rri bandung


Pemuda Harus Jaga Kondusifitas Politik

Tipe Berita = politik



RRI Bandung, (31/01/2013)

Sejak menjabat Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menegpora) RI, Kanjeng Raden Mas Tumenggung. Drs. Roy Suryo, MM, pada 11 Januari 2013 yang menggantikan Andi Malarangeng, melakukan terobosan baru, dengan mendatangi langsung ke hilir, guna dicarikan solusi permasalahan yang tengah terjadi dan dialami cabang-cabang olahraga dibawah induk organisasi KONI, termasuk bidang kepemudaan. Demikian juga yang dilakukan ke Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Barat, di Jl. Soekarno-Hatta Bandung, Kamis (31/1) siang untuk melakukan silaturahmi dan dialog langsung dengan para Organisasi Kepemudaan (OKP) di bawah organisasi KNPI.

" Kedatangan ke Kota Bandung ini merupakan Kunjungan ketiga kalinya, setelah KNPI DKI dan Yogyakarta, karena ingin mengetahui langsung dari hilir di semua sektor bukan hanya bidang kepemudaan tetapi juga bidang olahraga.Intinya saya ingin mendapat masukan, sekaligus menyemangati dan memberi motivasi.Selanjutnya menegpora akan memfasilitasi semua kegiatan," ungkap Roy Suryo kepada wartawan.

Disinggung tentang pesta demokrasi Pligub Jabar, terlebih memasuki masa kampanye yang rawan terjadi konflik. Roy Suryo Meminta, Pemuda di Jabar menjaga kondusifitas dan tidak bersinggungan. "Pemuda di Jabar harus bersatu, karena Pilgub merupakan satu rangkain saja dari semua kegiatan yang pasti melibatkan para pemuda.

Sementara, terkait kasus narkoba yang menjerat artis Raffi Ahmad dan teman-temannya beberapa waktu lalu, Roy Suryo yang pernah menjabat Konsultan Badan Narkotika nasional (BNN) itu mengungkapkan, begitu mendengar 17 generasi muda yang terlibat dan sembilan orang di antaranya saat ini sudah bebas, turun langsung dan berada paling depan. "Saya langsung berada paling depan, sekaligus melakukan kerjasama program dengan pihak terkait, serta penanganan dan mencari tahu letak permasalahannnya," tegas Roy Suryo. (dadi)


Nazarudin Bernyanyi di Luar Pengadilan

Tipe Berita = politik



Bandung,(11/08/2011) – Ada dua hal pen ting terkait dengan penangkapan Nazarudin,yakni Nazarudin bukan orang pertama yang bernyanyi di luar Pengadilan,permasalahannya preseden orang-orang terdahulu itu hanya nyaring sebelum di sidang,setelah itu lenyap,sehingga harapan public bahwa yang bersangkutan bisa membongkar kasus-kasus serupa dan tali temali dengan pihak lain menjadi sirna. Demikian diungkapkan Pakar Komunikasi Politik Universitas Pendidikan UPI Bandung Prof Karim Suryadi menanggapi tertangkapnya Nazarudin setelah beberapa bulan kabur ke luar negeri. Melalui dialog pagi RRI Bandung,Guru Besar UPI Bandung ini juga mengatakan harus ada penegakan dari pihak-pihak yang berkewajiban untuk menangani kasus Nazarudin dengan tulus dalam pengertian bahwa melaksanakan sebuah kewajiban adalah keharusan,sebab siapapun tidak berhak berharap,berkeingingan dan tidak berhak mencari pujian. Kewajiban itu tegas Prof Karim,semata-mata hanya perintah Undang-Undang yang telah disepakati sehingga jangan sampai dibelokkan. “Sebaik apapun produk hukum,kalau pelakunya tidak baik maka hasilnya tidak akan baik. Apalagi kasus Nazarudin ini kan sarat dengan kepentingan dan melibatkan orang-orang besar,justru menurut saya bagaimana nanti rancang bangun Pengadilan terhadap Nazarudin ini bergantung kepada kehendak pihak-pihak yang punya kepentingan,tapi kalau saya boleh memprediksi Nazarudin ini seperti film Indonesia,dalam pengertian cerita akhirnya amat mudah ditebak”. Karim Suryadi juga khawatir,Nazarudin akan benar-benar dibungkan dengan berbagai cara,apakah itu terror maupun segala macam cara,sebab semua bergantung kepada komitmen Nazarudin. “Sebab saya tidak sepenuhnya percaya bahwa yang dia katakan selama ini juga fakta hukum,meskipun kita harus juga bahwa itu peluang benar atau salah…itu kan 50-50 dan kebenaran itu harus dikonfirmasi di Pengadilan,bisa saja Nazarudin mengatakan itu karena dia menyaadari sedang berada dalam perang opini,sehingga dia membuat sensasi,padahal tidak seperti itu bisa juga,sehingga ini bisa melambungkan harapan public”. Melihat pola seperti itu juga dilakukan sebelumnya oleh tersangka lain,tegas Karim,maka wajar apabila public pesimis ataupun skeptic bahwa akhirnya akan anti klimaks.(lj)

Eep Hidayat Dituntut 8 Tahun Penjara

Tipe Berita = kriminal



Bandung,(05/08/2011) - Selain hukuman badan terdakwa juga dibebankan membayar denda 500 juta rupiah atau subsider 6 enam bulan. Tidak cukup disitu Jaksa Penuntut Umum Rahman Firdaus juga mewajibkan kepada Terdakwa Eep Hidayat menganti kerugian negara dua koma tiga miliar rupiah sesuai jumlah yang dikorupsi oleh Terdakwa. Dalam tuntutannya Jaksa Penuntut Umum Rahman Firdaus menyatakan Terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi melanggar pasal 2 ayat 1 junto pasal 18 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Bupati Subang non aktif Eep Hidayat oleh Jaksa dijerat tuduhan korupsi BP PBB dikabupaten subang pada tahun 2005 sampai dengan 2008 dengan nilai kerugian negara 14 miliar rupiah. Dalam persidangan terungkap bahwa dana BP PBB dibagikan kepada sejumlah pejabat di Kabupaten Subang. Perbuatan itu dianggap Jaksa melawan hukum karena surat keputusan bupati yang mengatur pembaagiaaanya tanpa persetujuan DPRD setempat. Sidang perkara eep hidayat kembali akan digelar pada Kamis minggu depan dengan agenda Pledoi atau pembelaan dari Terdakwa. Selain Bupati non aktif Eep Hidayat kasus ini juga menjerat mantan Kadispenda Agus Muharam yang sudah divonis 1 tahun penjara serta mantan Sekda kabupaten Subang Bambang Heryanto yang masih menjalani pemeriksaan ditingkat Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.(endang/lj)

100 Posko Kesehatan Dibuka di Jalur Mudi

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(13-08-2012), Anggota Komisi E DPRD Jawa Barat Yod Mintaraga mengungkapkan seluruh dinas instansi di Jawa Barat yang berkepentingan dalam pelaksanaan arus mudik dan balik Idul Fitri 1433 Hijriyah, harus memberikan pelayanan kepada pemudik termasuk pelayanan kesehatan.

Dalam dialog RRI,Yod Mintaraga juga mengatakan,untuk pelayanan kesehatan bagi pemudik,Dinas Kesehatan Jawa Barat selama arus mudik dan balik Idul Fitri 1433 Hijriyah membuka posko lebih dari 100 titik.<.p> Selain itu ungkap Yod,pihaknya juga mengimbau terhadap rumah-rumah sakit umum daerah di Jawa Barat untuk siap siaga mengantisipasi lonjakan arus mudik dan balik apabila pemudik membutuhkan pelayanan kesehatan pada pertolongan pertama.

Selain itu Yod Mintaraga juga berharap agar pemudik mengutamakan keselamatan,meskipun lambat nyampai ke tempat tujuan namun keselamatan harus diutamakan.

Keselamatan perjalanan mudik ungkap Yod Mintaraga ada pada pemudik itu sendiri,sehingga dirinya berharap agar pemudik patuh terhadap ketentuan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan,sebab seperti pepatah lebih baik terlambat dari pada mengalami kecelakaan dalam perjalanan mudik untuk bisa berkumpul dengan sanak saudara merayakan Idul Fitri di kampung halaman.//(lj)

Dada Tanggapi Kenaikan Gaji PNS

Tipe Berita = populer



Bandung, (17/08/2011) - Walikota Bandung Dada Rosada mengatakan, kenaikan gaji PNS bukan sebuah masalah jika diimbangi peningkatan kinerja dan kesiapan untuk meningkatkan target capaian PAD. "Akan menjadi beban apabila peningkatan seorang PNS tersebut malas-malasan ataupun datang hanya seminggu tiga kali," ujar Dada di Pendopo, Rabu (17/08). Dada mengatakan, APBD saat ini masih didominasi oleh pengeluaran untuk gaji, belanja barang dan jasa dan dialokasikan untuk pembangunan melalui belanja modal hanya berkisar 10 sd 15% saja. Sangatlah wajar jika alokasi untuk perbaikan dan penambahan infrastuktur sulit dilakukan. "Menjadi hal yang wajar saat presiden dalam pidato kenegaraan yang meminta kepala daerah harus bisa memperbaiki APBD, agar lebih pro rakyat," kutif Dada. (Dadi Mulyadi)

24 Skater Bandung Menuju Bangkok

Tipe Berita = olahraga



Bandung, (08/08/2011) - Dua empat atlet ice skating Kota Bandung dipastikan tampil pada Kejuaraan Ice Skating Asia 2011 yang akan berlangsung 11 hingga 18 Agustus, di Bangkok Thailand. Ke 24 Atlet ice skating terbagi ke dalam tiga kelas, masing-masing 4 atlet High level terdiri dari Natasha Scopien, Nuranisa Usman, dan Auditha Octaviana. Michelle Grisela. Kemudian Intermedit sebanyak 10 orang, yakni Tasya Putri, Rafaela Rahardja, Agnes Amelya Eltansi, Leonardo Permana, Ivana Angela, Nadia Lenggo, Lucia Nathania, Calvin Pratama, Adelia Khaerunisa, Vivian Christabel, serta Basic Level ada Kezia Lukman dan 10 siswa SMA 3 Bandung. Mereka akan bersaing dengan para peserta dari negara di antaranya Singapura, Malaysia, Hong Kong, Cina, dan Uni Emirat Arab dan tuan rumah Thailand. Tim Ice Skating Kota Bandung yang semuanya dari Gardenice tersebut akan didampingi 4 pelatih seperti Wiwid Salim, Jurri . M. Hendy dan Eldy Eka yang Minggu sore kemarin dilepas oleh Ketua Umum KONI Kota Bandung Aan Johana, Ketua Harian perserosi Jawa Barat Erry Sudrajat dan Manajemen Gardenice Lena Herawati dan Susan akan bertolak ke Bangkok Selasa 9 Agustus 2011. Usai melepas Tim Ice Skating, Aan Johana berharap semua atlet bisa berprestasi dan membawa harum nama Indonesia. Aan mengaku, meski belum memasyarakat, ice skating Kota Bandung telah beberapa kali meraih prestasi di tingkat internasional. Prestasi yang diraih belum lama ini menjadi runner-up pada kejuaraan ice skating di Malaysia Juli lalu. ” KONI Kota Bandung akan memberi bonus bagi atlet yang meraih emas. Namun kami minta atlet Kota Bandung bisa meraih prestasi di Bangkok nanti," pinta Aan. Sementara Erry Sudrajat menuturkan, perkembangan ice skating di Bandung cukup membanggakan dan selalu pulang membawa medali di setiap even yang diikutinya. Erry menilai, sangatlah wajar jika Porserosi mendukung perkembangan ice skating di Kota Bandung. ”Di Indonesia olahraga ice sakting memang belum memasyarakat dan hanya ada di Jakarta dan Bandung, itupun bagi segelintir orang. Mungkin yang menjadi penyebab karena untuk membangun sarana ice skating cukup mahal,” terang Erry. Terkait hal itu Erry mengatakan, perlu melibatkan pihak pemerintah dan swasta dalam perkembangannya, karena ini bisa dimanfaatkan untuk perkembangan pariwisata Kota Bandung juga,” jelas Erry. Sedangkan pelatih Wiwid Salim mengaku, ajang kali ini memang cukup berat, karena Kota Bandung hanya mengirimkan 24 atlet. Lain halnya dengan Jakarta yang mengirimkan 60 atlet. Namun demikian, Wiwid bertekad membawa Kota Bandung masuk 5 Besar dari peserta keseluruhan.” Untuk bisa meraih emas kami optimis, terutama pada nomor individual dan kelas kreativitas, sedangkan nomor tim masuk 5 besar aja kita sudah lumayan," ujar Wiwid. (Dadi Mulyadi)

Puluhan PSK Di Razia

Tipe Berita = kriminal



Bandung (7/8/2011) : Sedikitnya 23 orang Pekerja Seks Komersial -PSK, terjaring razia yang digelar Satpol PP kota Bandung pada Sabtu (6/8/2011) malam. Para PSK itu dijaring di sekitar jalan Braga, Otista, Banceuy dan ABC. Kebanyakan dari mereka, merupaqkan muka - muka lama. Menurut Kepala Seksi Pemberkasan Barang Bukti Bidang Penyidik Satpol PP kOta Bandung, Agus Herlambang, para PSk yang ditangkap itu kemudian di data serta di seleksi. "14 orang di kirim ke Panti Rehabilitasi di Palimnan Cirebon, sisanya hanya di beri pengarahan dan pembinaan karena usia mereka ada yang sudah tua dan hamil" Kepala Seksi Pemberkasan Barang Bukti Bidang Penyidik Satpol PP kOta Bandung, Agus Herlambang. Lebih lanjut Agus Herlambang mengatakan, pihaknya akan terus melakukan razia, khususnya pada bulan Ramadhan ini. Sebelumnya juga, Satpol PP kota Bandung menggelar razia yang sama, dan menangkap 9 orang PSK. Ternyata, razia yang digelar itu, tidak membuat kapok para PSk, dan masih beroperasi selama bulan Puasa.(Dadi/az).

Kabupaten Cirebon Layak Berbangga Diri

Tipe Berita = olahraga



Cirebon, (08/08/2011) - Menjadi kebanggan tersendiri bagi PBVSI Kab. Cirebon, karena dua pelatih yang ditunjuk menangani Tim Bola Voli Putra Jawa Barat maupun Kalimantan Barat, sukses mengantarkannya ke putaran final Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/ 2012 mendatang di Riau. Kuswiharso, salah seorang pelatih tersebut, saat ditemui RRI belum lama ini mengaku sangat bangga dirinya bisa mewujudkan target yang dibebankan oleh Pengda PBVSI Kalimantan Barat untuk meloloskan tim Bola Voli putra menuju PON Riau. Kuswiharso mengaku, kesuksesan tersebut tidak diraih dengan mudah, mengingat Kalimantan Barat sendiri sudah 2 kali gagal lolos ke PON. Motivasi dan tekanan untuk bisa lolos dari Pengurus Pengda PBVSI Kalimantan Barat cukup besar, sehingga dirinya bersyukur bisa mewujudkan target cukup berat yang dibebankan kepadanya. "Terus terang beban yang saya pikul cukup berat karena Kalbar sudah 2 kali gagal lolos ke putaran final, tapi alhamdulillah berkat kekompakkan tim saya bisa mewujudkan target tersebut,” ujar Kuswiharso. Menyinggung target di PON sendiri, Kuswiharso menegaskan, tidak berani sesumbar untuk bisa meraih, karena persaingan akan cukup berat terutama tim-tim kuat dari Pulau Jawa seperti Jawa Timur, Jawa Barat dan Yogyakarta. Namun demikian ia hanya berharap anak asuhnya bisa bermain maksimal dan tampil tanpa beban di putaran final nanti. " Saya tidak mau sesumbar di karena kekuatan lawan yang akan dihadapi cukup kuat terutama tim-tim asal Jawa", tambah Kuswiharso. Untuk melakukan TC atau Sentralisasi Latihan tim Kalimantan Barat sendiri Kuswiharso berharap banyak bisa dilaksanakan di Kab. Cirebon. “ Meski sampai saat ini belum ada kepastian dari Pengda PBVSI Kalbar , namun saya berharap untuk TC bisa kembali digelar di sini ( Kab. Cirebon, Red ). (Alex Sunardi/DM)

Kota Bandung Kehilangan PAD 6 Miliar

Tipe Berita = populer



Bandung, (08/08/2011) - Akibat digratiskannya Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan akte kelahiran sejak awal Januari 2011, menyebabkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung kehilangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 6 miliar. " Ini tidak terlalu masalah, karen bagi kami yang terpenting warga Kota Bandung terlayani dengan baik dan merasa puas dengan digratiskannya KTP, akte kelahiran dan kartu keluarga, "ujar Kepala Disduskcapil, Ema Sumarna di Bandung. Ema mengaku, dengan gratisnya KTP, kartu keluarga dan akte kelahiran, tidak lantas Disdukcapil tidak menghasilkan PAD sama sekali. "Target PAD Disdukcapil sebelumnya Rp 6 miliar tapi tahun 2011 hanya Rp 135 juta. Jumlah 135 juta rupiah ini untuk mendanai biaya restribusi akta pernikahan dan perceraian non muslim. (Dadi Mulyadi)

KONI Jabar Tambah Uang Insentif Atlet

Tipe Berita = olahraga



Bandung, (08/08/2011) - KONI Jawa Barat akhirnya menaikkan insentif uang makan atlet pelatda yang telah menjalani sentralisasi. Dari semula Rp 35.000 menjadi Rp 40.000 per hari. Dari 43 Cabang Olahraga (Cabor) baru 9 cabor yang sudah melaksanakan Pelatda sentralisasi. "Mulai Agustus 2011 uang makan naik Rp 5.000. Melalui pertimbangan matang KONI Jabar," ujar wakil Sekretaris KONI Jabar, Lili Rolina di Gedung KONI Jabar, Jl. Pajajaran. Lili menilai secara nominal, kenaikan uang makan tersebut memang masih kecil, namun untuk kebutuhan atlet, hal tersebut tidak tergantung pada nominal. Jumlah ini masih cukup, jika disiasati dengan benar. Lili menjelaskan, kenaikan uang insentif pun telah dikonsultasikan pada ahlinya. "Dengan jumlah yang besar sepertinta tidak bisa menjamin mencukupi asupan nutrisi para atlet. Jika nominalnya besar dan hanya untuk mencukupi kebutuhan lemak saja, juga tidak baik bagi atlet," jelas Lili Dengan adanya kenaikan ini, KONI Jabar diperkirakan harus memenuhi kebutuhan dana sebesar Rp 100 juta per bulan. Sehingga akhir tahun ini, KONI Jabar harus mengeluarkan dana tambahan sebesar Rp 500 juta. Sementara itu, salah seorang pelatih yang tak mau disebutkan identitasnya mengatakan, kenaikan Rp 5.000 tersebut tetap belum memenuhi kebutuhan atlet. Jumlah ini masih jauh dari yang diharapkan. Kebutuhan atlet itu tidak hanya makan dengan sayur dan daging, tapi juga membutuhkan susu dan vitamin. "Nilai Rp 40.000 itu masih belum cukup. Tetapi dinaikkan pun sudah lumayan," ujar pelatih tersebut. (Dadi Mulyadi)

Akte Kematian Memudahkan Urus Asuransi

Tipe Berita = populer



Bandung, (08/08/2011) – Permintaan akte kematian sangat jarang padahal akte kematian penting bagi keluarga yang ditinggalkan maupun Disdukcapil untuk mengurus surat ahli waris ketika akan mengurus asuransi. Mnurut Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung, Ema Sumarna, bagi warga Kota Bandung untuk melaporkan jika ada yang meninggal, dan semmuanya bisa dilayanai secara gratis "Disdukcapil tidak hanya membuat akte kelahiran tapi melayani akte kematian secara gratis," jelas Ema di ruang kerjanya. Ema menilai pendataan sampai saat ini belum ada kejelasan administrasi tentang jumlah penduduk di Kota Bandung. "Selama ini karena tak ada laporan kematian kadang yang sudah meninggal masih terhitung karena belum tercoret di daftar kartu keluarga," ujar Ema. (Dadi Mulyadi)

Malam Final Bintang Radio 2011 Korwil 3

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(30/09/2011)- 10 Finalis Bintang Radio 2011 jenis hiburan dan 6 peserta finalis jenis pop daerah RRI se Korwil III Jawa Barat yakni RRI Bandung,Bogor dan RRI Cirebon, malam ini(30/09) adu kebolehan untuk menampilkan suara emas mereka,langsung dari Gedung Lokantara Budaya RRI Bandung jalan Diponegoro 61. Malam Final yang juga sekaligus dirangkai dengan malam Gelar Budaya RRI se Korwil Jabar ini dibuka oleh Kepala Stasiun RRI Bandung Drs.Eddy Sukmana,SH.,MM. Dalam sambutannya Kepala RRI Bandung Eddy Sukmana menegaskan,gelaran Bintang Radio RRI ,merupakan momen yang penting karena menghadirkan penyanyi favorit yang dapat diandalkan Jawa Barat di tingkat nasional. Diharapkan, kedepan akan semakin meningkat di masa masa mendatang. Eddy yang juga memiliki hobby bermusik dan bernyanyi ini juga menegaskan,dirinya berharap dari Jawa Barat ini RRI akan menghasilkan para penyanyi berkualitas. Sebab pada masa-masa dahulu gelaran Bintang Radio RRI sudah banyak menelorkan penyanyi-penyanyi handal yang terkenal. Jawa Barat tegas Eddy, dahulu dikenal sebagai gudangnya penyanyi maupun grup-grup Band yang tidak kalah dengan daerah-daerah lain di nusantara. Oleh sebab itu,Eddy berharap kepada para finalis Bintang Radio RRI se Korwil III Jawa Barat 2011 malam ini akan menelorkan Bintang Penyanyi untuk mewakili Jawa Barat meraih prestasi gemilang 2011 tingkat Nassional yang akan berlangsung di Manado.(lj)

Qudrat Iswara Lepas Jabatan Sekum KONI

Tipe Berita = olahraga



Bandung, (08/08/2011) - Atas munculnya Surat Edaran Mendagri tangga 28 Juni 2011 lalu, KONI Jawa Barat telah menyiapkan pergantian dua wakil ketua dan sekretaris umum. Dalam surat edaran tersebut tercantum larangan rangkap jabatan pada kepengurusan KONI dengan jabatan struktural dan jabatan publik. Ketiga pengurus tersebut yaitu Sekum M.Q. Iswara, Wakil Ketua III Bidang Umum Koko Komarudin (DPRD), serta Prof. Dr. Yudha (Dekan FPOK UPI Bandung). Menjadi sebuah konsekuensi pemberlakukan Undang-Undang (UU) Nomor 3 Tahun 2005, tentang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN). " Dari tiga orang itu, baru Sekum M.Q. Iswara yang sudah menyampaikan surat pengunduran diri, tapi dua lainnya belum menyampaikan surat itu. Hingga Sabtu (06/08), posisi Sekum KONI Jabar masih kosong," kata Ketua Umum KONI Jabar, Azis Syarif di Gedung KONI. Azis mengaku penguduran diri tiga pengurus inti tidak mempengaruhi kinerja KONI Jabar dan kesiapan Kontigen PON XVIII/2011 Jawa Barat. KONI Jabar pun sudah mengantisipasi kemungkinan pemberlakukan UU SKN tersebut, sehingga tidak akan banyak berpengaruh terhadap kinerja maupun persiapan Pelatda PON XVIII. "Pengunduran diri ini untuk mengikuti UU, bukan karena sebuah perbedaan. Jadi saya pastikan tidak terganggu kinerja organisasi," katanya. KONI Jawa Barat membuka peluang bagi kalangan profesional untuk menempati jabatan sebagai Sekretaris Umum (sekum), mengisi kekosongan posisi yang ditinggalkan pengurus lama yang mengundurkan diri. Kriteria bagi posisi Sekum, Wakil Ketua II Bidang Pembinaan Prestasi dan Ketua III Bidang Umum, harus orang yang siap kerja membantu KONI Jabar. "Kita tidak asal comot memilih penggantinya. Tapi akan secara selektif. Kalau perlu sebelumnya dilakukan fit and proper test," tandas Azis. Sementara kepada dua pejabat KONI lainn yang belum mengundurkan diri, KONI Jabar hanya mengharapkan kesadaran kedua pengurus tersebut. (Dadi Mulyadi)

Penertiban Lemah,PKL Membandel

Tipe Berita = populer



Bandung,(08/08/2011) - Semakin membludaknya Pedagang Kaki Lima PKL di Kota Bandung pada bulan suci Ramadhan,dinilai Psikolog Sosial Universitas Pajajaran Bandung Sri Rahayu menjadi buah simalakama. Di di satu sisi pedagang PKL diusir petugas penertiban, namun di sisi lain terkait dengan penanganan,yakni jika dilihat pada saat ada razia,PKL ditertibkan,untuk beberapa waktu memang tertib, namun mereka tidak dipersilakan untuk mencari tempat lain dalam arti mereka dibiarkan berdagang di lokasi yang sama. Melalui dialog RRI,Sri Rahayu juga menegaskan,ketika satu PKL dibiarkan maka para PKL lainnya akan beramai-ramai ikut mangkal di lokasi yang sewajarnya sebagai kawasan bebas PKL. “Begitu satu dibiarkan,maka sebelahnya ikutan,dua dibiarkan,sebelahnya ikutan lagi. Nah ini dibiarkan terus sampai suatu kali setelah banyak mereka baru ditertibkan kembali,hal ini yang kemudian mereka merasa bahwa peraturannya juga tidak tepat,dan kalau kita lihat peraturan daerah mengenai PKL atau berkaitan dengan pemanfaatan lahan untuk keperluan umum,ada trotoar,taman,itu ternyata di Perda nya rancu”. Oleh sebab itu,masih diungkapkan Sri Rahayu,para pedagang Kaki Lima diijinkan sepanjang ada ijinnya. Permasalahannya,di satu sisi PKL dibolehkan berdagang namun di sisi lain para PKL ditarik uang keamanan. Hal ini,tegas Psikolog Sri Rahayu,membuat para pedagang kaki lima bermain untung-untungan. Selain itu para PKL kemudian diijinkan untuk mengambil kembali dagangannya dengan ditarik bayaran oleh petugas. Kondisi tersebut,akhirnya tidak akan membuat PKL pindah tempat,bahkan mereka berpendapat sepanjang mereka bisa membayar petugas,maka akan selesai urusannya.(lj)

Pangandaran Primadona Jawa Barat

Tipe Berita = populer



Pangandaran,(08/08/2011) - Kawasan obyek wisata Pangandaran Kabupaten Ciamis dengan jarak tempuh kurang lebih 223 Km jalan darat dari Kota Bandung dan 407 Km dari Jakarta, telah menjadi primadona pariwisata Jawa Barat. Kawasan Pangandaran yang juga ditetapkan sebagai kawasan strategi pariwisata nasional, banyak menyimpan beragam obyek daya tarik wisata yang tidak membosankan untuk dikunjungi. Kepala Bidang Kepariwisataan DISPARBUD Jawa Barat, Agus Saputra mengatakan, Pangandaran pantainya landai,dikenal dengan nama pantai pananjung dan cukup aman untuk berenang. Selain pantai pananjung, juga pantai pasir putih yang lokasinya berdampingan dengan Taman Wisata Alam Pangandaran, dengan beragam corak dan jenis ikan laut yang dapat dilihat dari atas perahu. Dikatakan Agus Saputra, Taman Wisata Alam Pangandaran berada dibawah perlindungan Departemen Kehutanan, memiliiki 3 (tiga) Kawasan Konservasi saling berdampingan dalam satu hamparan, terdiri atas daratan dan lautan. Kawasan daratan berupa Cagar Alam dengan luas sekitar 419,30 Ha, Taman Wisata Alam kurang lebih 37,70 Ha dan kawasan laut berbentuk Cagar Alam Laut seluas lebih kurang 470 Ha. Secara administrative Taman Wisata Alam Pangandaran berada di Desa Pangandaran Kecamatan Pangandaran Kabupaten Ciamis.(iwan/lj)

Benahi PKL,Perlu Kesadaran Semua Pihak

Tipe Berita = populer



Bandung,(08/08/201) - Para Pedagang Kaki Lima PKL termasuk kelompok penduduk yang kreatif berjualan dalam memanfaatkan peluang yang ada yakni sektor informal dalam mencari nafkah. Hal itu menurut Psikolog Sosial Universitas Pajajaran Bandung Sri Rahayu,merupakan satu hal yang positif. Namun disisi yang lain,tegas Sri Rahayu dalam Dialog RRI,apabila kita perhatikan di jalan Merdeka Bandung sebagai jalur utama kota,para PKL dari siang sudah berjejer di sepanjang jalan Merdeka. "Dulu sempat beberapa waktu disitu bersih tetapi begitu satu diberi kelonggaran dan mencari peluang setelah jam 4 sore atau setelah petugas tidak ada,lama-lama maju jam 15.30 mereka mulai pasang-pasang,sekarang dari siang mereka sudah ada." Menurut Sri Rahayu,untuk mengatasi para PKL,perlu adanya kesadaran dari semua pihak,sebab pembeli pasti mencari barang yang harganya lebih murah yakni di pedagang kaki lima jika dibandingkan dengan toko yang ada di sekitar keberadaan PKL.Melihat kondisi tersebut,masih diungkapkan Sri kesemrawutan PKL di kota Bandung akan dibenahi,maka harus dibenahi secara keseluruhan,baik pembeli maupun para pedagangnya.(lj)

Dana Stimulan Cabor di Kab Cirebon Cair.

Tipe Berita = olahraga



Cirebon, (08/08/2011) - Kabar gembira akan segera menghampiri semua cabang olahraga (Cabor) di Kab. Cirebon, Menyusul dalam waktu tidak lama lagi dana stimulan pembinaan tahun 2011 akan cair. Kepastian tersebut diungkapkan Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) KONI Kab. Cirebon Drs. Didin Jaenudin kepada RRI di Cirebon, (08/08). Terkait kepastian pencairan dana stimulan pembinaan tahun ini, menurut Didin Jaenudin, Pengurus KONI tidak ada niat sedikitpun untuk menunda-nunda pemberian dana stimulan bagi cabor. "Semuanya memang melalui ada prosedur yang harus ditempuh, khususnya dalam pencairan anggaran," jelas Didin. Didin Jaenudin menegaskan, dana stimulan pembinaan tahun 2011 sebesar 200 juta rupiah akan dibagikan kepada 26 cabang olahraga, dimana mekanisme pembagiannya sendiri akan dikategorikan dalam 4 kategori cabang olahraga. "Dana stimulan akan diberikan sesuai klasifikasi cabor yakni cabor berprestasi, cabor potensial, cabor biasa dan cabor yang belum berprestasi. Jadi nominalnya tidak akan sama badi semua cabor," ungkap Didin Jaenudin. Menyinggung waktu pencairan dana stimulan pembinaan ini akan diberikan, Didin Jaenudin mengatakan, pihaknya masih belum bisa memastikannya. Namun yang jelas dalam minggu-minggu ini anggaran pasti segera diberikan kepada semua cabang olahraga. "yang jelas minggu-minggu ini akan segera diberikan,"tegas Didin. Didin pun berharap, meski dana stimulan pembinaan tahun 2011 ini nominalnya masih tergolong cukup kecil, namun dirinya berharap hal ini tidak menyurutkan semangat cabang olahraga dalam melakukan pembinaan dan meningkatkan prestasinya. (Alex Sunardi/DM)

Daging Sapi Dan Ayam Aman Hingga Lebaran

Tipe Berita = populer



Bandung, (08/08/2011) - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Bandung mengimbau, agar masyarakat, khususnya warga Kota Bandung tak perlu khawatir, kesulitan untuk mendapatkan daging sapi dan daging ayam jelang lebaran dijamin aman baik kuantitas maupun kualitas. "Masyarakat tidak perlu khawatir daging sapi dan ayam jelang lebaran. Meski permintaan meningkat, tidak akan kehabisan stok" ujar Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Bandung Eli Siti Wasliah di Balai Kota, Senin (08/08). Eli mengatakan warga Kota Bandung setiap harinya membutuhkan daging sapi 120 -150 ekor, namun H-3 lebaran permintaan meningkat sampai 200 ekor/hari. "Permintaan daging sapi naik cukup tinggi sampai 80 ekor per hari tidak akan kosong, karena 7 pengusaha sapi potong yang ada di Kota Bandung sudah menyediakan stok jauh-jauh hari," tegas Eli. Eli mengatakan, selain daging sapi, daging ayam juga saat jelang lebaran, permintaan meningkat dari 200 ribu ekor 300 ribu per hari meningkat jadi 300 ekor per hari selama sepekan hari raya. "Ayam di Kota Bandung 96 persen dari luar Kota Bandung yaitu Ciamis dan Tasik," terang Eli. Sementara permintaan di Kota Bandung beras jelang lebaran tak ada peningkatan tetap dalam sebulan 24 ribu ton/bulan. "Dinas Pertanian tak ada rencana operasi pasar karena harga-harga sembako masih stabil," ujar Eli. Eli menegaskan, pihaknya akan melakukan operasi pasar, jika ada kenaikan harga sembako lebih dari 20 persen. (Dadi Mulyadi)

Kebijakan Impor Sayuran Untuk Cadangan

Tipe Berita = populer



Bandung,(07/10/2011) - Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia HKTI Jawa Barat Entang Sastraatmaja menilai,jika melihat kebijakan pemerintah yang akan mengimpor pertanian jenis sayuran ,intinya adalah untuk cadangan.

Namun jika dipandang dari sisi produksi,sebenarnya persediaan pertanian atau sayuran di dalam negeri ini sudah mencukupi,hanya karena kekhawatiran bahwa beras adalah komoditas politik,kemudian anomaly iklim yang tidak bisa dikendalikan,maka pemerintah terpaksa mengimpor sayuran hanya untuk cadangan.

Kepada RRI Entang juga mengungkapkan,dari cadangan itu rencananya akan digunakan untuk raskin,bencana alam dan lainnya.

Pertanyaannya,tegas Entang,mengapa kita tidak memupuk komoditas cadangan dengan lebih menjaga kualitasnya,agar jangan tiba-tiba sebab hasil penelitan dari Universitas Gajah Mada bahwa cadangan komoditas 1,2 juta ton dianggap sudah mencukupi untuk kebutuhan dalam negeri.

“ Tapi sekarang ada untuk mengingkatkan surplus kita 10 juta ton beras pada tahun 2014,padahal Bulog sebagai operator pemerintah sangat kesulitan mendapatkan gabah atau beras. Harganya memang lebih tinggi di pasar dari pada yang ditentukan oleh HPP. Jadi betul bahwa harga beras itu sudah baik tapi pertanyaannya siapa yang menikmati keuntungan dari pada harga beras yang tinggi”.

Menurut Entang, melihat kondisi tersebut,yang menikmati keuntungan bukan petani karena petani zaman sekarang tidak berujung diberas,tapi berujung pada gabah.

Sementara prosesnya dari gabah menjadi beras dilakukan oleh para pengusaha. Kondisi inilah tegas Entang,mereka para pengusaha bukan lagi dalam kualifikasi sebagai petani. (lj)

Pemudik Waspadai Titik Rawan Kecelakaan

Tipe Berita = populer



Bandung, (08/08/2011)- Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Agus Rianto mengungkapkan, para pemudik yang akan melintas di sejumlah wilayah Jawa Barat, dimbau extra hati-hati saat mengendarai kendaraan. Karena di wilayah Jawa Barat, terdapat beberapa titik rawan kecelakaan lalulintas. Polisi meminta pengendara waspada lokasi-lokasi rawan kecelakaan lalu lintas di jalur mudik. Menurut Agus Rianto, di Jabar ada sejumlah titik rawan kecelakaan terutama di jalur mudik. Diprediksi puncak arus mudik 2011 ini berlangsung pada H-4. "Jalur yang rawan lakalantas itu di jalur utara, jalur tengah, dan jalur selatan," ujar Agus Rianto di Mapolda Jabar, Senin (8/8/2011). Sedangkan untuk jalur tengah yang dinilai rawan yakni Cibatu, Cijeulak, Cikamurang, Sadang, dan Cikamurang. Untuk jalur selatan titik rawannya di Nagreg, Gentong, Ciloto, dan Puncak. "Sementara di Pantura terdapat di Gebang, Sukra, dan Kadunghaur," ucap Agus. Ia menjelaskan, pengendara sepeda motor dan mobil untuk mentaati rambu-rambu lalu lintas selama perjalanan. Serta dilarang ugal-ugalan yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain. Selain itu, pengemudi dianjurkan tak memaksakan diri bila kondisi lelah atau terganggu kesehatan.

Pasar Tumpah Jadi Titik Kemacetan

Tipe Berita = populer



Bandung, (08/08/2011)- Pasar tumpah yang berada di sepanjang jalur mudik maupun balik di Jawa Barat, masih menjadi salah satu titik rawan kemacetan. Dijalur Utara beberapa titik yang merupakan rawan kemacetan, Cikopo, Ciasem, Jatibarang dan Pamanukan. Pasar tumpah di jalur mudik itu antara lain di Pamanukan dan Sukra. Sementara jalur selatan berada di Kahatex Rancaekek, Cisarua, dan Padalarang dan Malangbong. Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Agus Rianto mengungkapkan, pemudik yang akan melewati jalur di wilayah Jawa Barat sebaiknya mengetahui titik-titik rawan kemacetan. Selain itu perlu diwaspadai pula pasar tumpah yang kerap menghiasi lokasi jalur mudik. "Titik kemacetan di jalur utara seperti Cikopo, Ciasem, Jatibarang, dan Pamnukan. Untuk jalur tengah berada di Kadipaten. Palimanan, dan Kalijati. Sementara jalur selatan di Nagreg, Taman Safari, dan Cileunyi," papar Agus di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Senin (8/8/2011). Agus menjelaskan, aparat kepolisian di masing-masing wilayah bakal bersiaga di jalur mudik terutama yang rawan kemacetan. Selain karena volume kendaraan yang meningkat saat mudik, kemacetan bisa dipicu pula karena kehadiran pasar tumpah. Selain it6u juga, Agus mengimbau para pemudik pada 2011 ini tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas sepanjang perjalanan. Pemudik yang menggunakan sepeda motor, diharuskan menyalakan lampu besar serta jangan lebih dari dua orang penumpang. Bagi pemudik yang memakai mobil, wajib mengenakan sabuk pengaman dan dilarang membawa barang di atas mobil.(az)

Atlet Cirebon Optimis Tatap PON Riau

Tipe Berita = olahraga



Cirebon, (09/08/2011) - Seluruh atlet Kota Cirebon yang dipercaya untuk masuk skuad Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) PON Jawa Barat harus benar–benar bersemangat dan selalu optimis untuk mampu menembus babak Utama PON XVIII/2012 mendatang, tegas Ketua Umum KONI Kota Cirebon Candra Lukita Kepada RRI di Cirebon, Senin (08/08). Menurut Candra, sekitar 23 Atlet yang telah terdaftar resmi menjadi Skuad Pelatda PON VIII Riau harus tampil meyakinkan dalam setiap tahapan PON, sehingga bisa menjadi tim Inti PON Jawa Barat. "Pada puncaknya semua atlet Kota Cirebon bisa membuktikan yang akan berlangsung di masing – masing Cabang Olahraga hingga menjelang Pelaksanaan PON Tahun 2012," harap Candra. Candra menuturkan, untuk bisa menjadi Juara, pada babak utama PON Riau tahun 2012 mendatang, atlet Kota Cirebon harus bisa membuktikan bahwa bisa menjadi yang terbaik di PON nanti. Sesi Latihan selama masa pelatda tandas Candra harus benar–benar dimanfaatkan dengan baik dan semaksimal mungkin, apalagi di beberapa Cabang Olahraga menggunakan Jasa Pelatih asing seperti dari Korea. Dengan kesungguhan tersebut tegas Candra, prestasi akan mudah diraih, apalagi Potensi setiap Cabang Olahraga dari Kota Cirebon yang masuk Skuad Pelatda PON Jabar. "Dengan kesungguhan semua pasti bisa, dan saya pun yakin beberapa Cabang Olahraga sepeti Tinju, Pencak Silat, Biliar, Atletik punya potensi besar " tutur Candra. Sementara itu, salah seorang Pesilat Kota Cirebon, Sani Yasonta mengatakan, atlet Kota Cirebon yang masuk Pelatda PON Jawa Barat dari Cabang Olahraga Pencak Silat optimis bisa mempersembahkan hasil yang terbaik bagi Kontigen PON Jawa Barat dan tentunya Kota Cirebon. " Saya Yakin bisa memberikan hasil yang membanggakan bagi Jawa Barat dan Kota Cirebon," ujar Sani. (Azi Satria/DM)

PSSI Kota Cirebon Siap Gelar Muscab

Tipe Berita = olahraga



Cirebon, (09/08/2011) - Pengurus Cabang PSSI Kota Cirebon usai Lebaran rencananya akan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) PSSI dengan agenda Pemilihan Ketua Umum. Menurut Ketua Harian PSSI Kota Cirebon Ali Senin (08/08) di Cirebon mengatakan, sejauh ini PSSI Kota Cirebon telah mengikuti Prosedural dari Pusat dan dan dilaksanakan sesuai dengan AD/ART yang berlaku untuk bisa menggelar Muscab. "Kita sudah tempuh semua Prosedural dan rencana yang sudah kita lakukan, dan kini Muscab pun siap kita gelar. Sebagai bahan persiapan awal," papar Ali. Sebelumnya, PSSI Kota Cirebon akan menggelar rapat antar jajaran pengurus PSSI Kota Cirebon pada pertengahan bulan Agustus 2011, untuk membicarakan mekanisme yang akan digunakanpada Muscab nanti. "Kita akan gelar Rakor sebagai persiapan awal pada 19 Agustus 2011, " tutur Ali. Lebih lanjut Ali Rahman mengatakan, selama bulan puasa Pengurus PSSI Kota Cirebon akan mempersiapkan terlebih dahulu Proses registrasi bagi Klub–klub Sepak Bola yang bernaung resmi di PSSI Kota Cirebon sebagai salah satu Syarat dari Muscab tersebut. "Pada tahap awal sebelum Muscab kami akan mendata dan regristasi ulang Klub Sepak Bola," jelas Ali. Sementara itu meski belum dibuka secara resmi pendaftaran bagi Calon Ketua Umum, tapi beberapa orang telah siap mengajukan diri sebagai Calon Ketua Umum. Terdapat nama-nama seperti Yayan Sofyan, Lili Eliyah, Edi Suripno yang ketiganya tercatat sebagai Anggota DPRD Kota Cirebon, serta dua nama yang masih tercatat sebagai Pengurus PSSI Kota Cirebon yakni Ali Rahman dan Didi Sunardi. (Alex Sunardi/DM)

Pembuatan e-KTP Butuhkan Dana 17 Milliar

Tipe Berita = populer



Bandung, (09/08/2011) - Dinas Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung Ema Sumarna, menjelaskan untuk menuju elektronik Kartu Tanda Penduduk atau e-KTP, pihaknya harus terlebih dahulu menyelesaikan proses pembersihan data. "Dari pembersihan data tersebut telah terjadi perbedaan. Jumlah penduduk Kota Bandung sebanyak 2.537.284 jiwa dengan jumlah kepala keluarga 728.128. Sementara data awal sebelum pembersihan, jumlah penduduk Kota Bandung mencapai 3.198.633," ujar Ema Sumarna, belum lama ini di salah satu acara. Ema mengatakan dari proses pembersihan data didapat hasil telah terjadi selisih jumlah penduduk sekitar 700.000-an. "Selisih ini terjadi karena adanya KTP ganda dan mutasi," terang Ema. Menurut Ema, selisih data saat kini tengah divalidasi pemerintah pusat. "Kita berharap validasi selesai secepatnya, tapi ternyata jumlah kab/kota lain pun cukup banyak sehingga belum selesai," jelasnya Sebelum melangkah pada e-KTP, saat ini Kota Bandung menggunakan KTP dengan sistem SIAK (sistem informasi adminitrasi kependudukan). "Bedanya e-KTP menggunakan chip, sementara SIAK tidak. Dengan adanya chip, maka dara diri akan diproteksi," ungkap Ema. Sementara itu Ema mengatakan program e-KTP membutuhkan dana cukup besar karena Kota Bandung mempunyai jumlah penduduk yang banyak. Sedikitnya, diperlukan anggaran sebesar Rp 17 miliar untuk penyuksesan program ini. "Saya kira ini akan memakan biaya cukup besar, apalagi jika ingin sesuai sesuai target pada 30 Juli 2011 program e-KTP," ujar Ema. Menurut Ema, pihaknya melakukan sosialisasi pada masyarakat terkait e-KTP karena pemahaman soal e-KTP di masyarakat masih beragam. "Agar program e-KTP ini berhasil, Disdkcapil saat ini terus melakukan sosialisasi e-KTP pada masyarakat. Kami tak mau disalahkan karena tidak ada sosialisasi. Karenanya kami akan berusaha keras melakukan sosialisasi pada masyarakat apalagi e-KTP ini harus dilaksanakan tahun 2012," tegas Ema. (Dadi Mulyadi)

Perda Miras Bertentangan Dengan Kepres

Tipe Berita = populer



Bandung, (09/08/2011) - Wali Kota Bandung Dada Rosada untuk mencabut perda miras karena dianggaap bertentangan dengan Keputusan Presiden (keppres) RI No 3/1997 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol sebelumnya akan melakukan pengkajian dan pembahasan kembali Perda No 11/2010 tentang Pelarangan, Pengawasan dan Pengendalian Minuman beralkohol. Dada Rosada menilai, Surat dari Mendagri terkait Perda Miras yang dianggap bertentangan dengan Kepres harus ditanggapi dengan cara dibahas bersama. "Untuk mengkaji Perda Miras yang baru diberlakukan tahun 2011 akan mengundang Ormas Islam, alim ulama dan anggota dewan. Jika warga Kota Bandung setuju dengan Perda Miras, maka saya akan laporkan ke Mendagri agar tidak dicabut," ujar Dada. Dada mengaku sampai saat ini belum ada rencana mencabut Perda Miras walau sudah ada surat dari Mendagryang. "Jika belum dicabut artinya Perda Miras masih berlaku dan harus dipatuhi," tegas Dada. Perda yang dinilai bertentangan dengan Kepres masalah minuman beralkohol golongan B dan C, produksi, pengedaran, dan penjualannya ditetapkan sebagai barang dalam pengawasan. Artinya Pemkot Bandung hanya berwenang mengatur peredaran penjualan minuman beralkohol golongan B dan C. Sementara Perda Miras yang diberlakukan di Kota Bandung mengatur tentang penjulan minuman beralkohol golongan A, B, C hanya boleh di hotel bintang itu pun harus minum di tempat. Sedangkan minuman beralkohol golongan A yang diperjualbelikan tidak termasuk sebagai barang dalam pengawasan sehingga merupakan barang bebas dalam produksi, pengedaran dan penjualan. (Dadi Mulyadi)

Melalui Diklat Lahirkan Atlet Potensial

Tipe Berita = olahraga



Bandung, (09/08/2011) - KONI Kota Bandung bersama Pengurus Cabang (Pengcab) PSSI Kota Bandung berharap, agar kembali dibuka Pendidikan dan Latihan (Diklat) Sepak Bola pada tahun ini. Sehubungan hal itu, KONI Kota Bandung dan sejumlah unsur terkait terus mengkaji kemungkinan dibukanya kembali Pengcab PSSI Kota Bandung. "Diklat sepak bola merupakan program yang terus KONI Kota Bandung bersama Pengcab PSSI Kota Bandung. Saya ? berharap diklat ini bisa melahirkan pemain andal," ujar Ketua Umum KONI Kota Bandung, Aan Johana, belum lama ini di Stadion Sepakbola Sidolig, Jl. Ahmad Yani Bandung. Aan Johana ? yang juga mantan Sekretaris Umum Pengcab PSSI Kota Bandung KONI Kota Bandung sangat mendukung terbentuknya diklat ini. Dukungan bahkan akan diberikan dalam bentuk anggaran. Karena diklat yang berada di bawah Pengcab PSSI juga merupakan anggota KONI. "Kota Bandung sangat potensi dan bisa melahirkan pemain muda sepak bola yang cukup andal. Mereka harus ditampung dan difasilitasi agar dapat terus berkembang dan bisa berlaga di sepak bola profesional seperti di Persib," kata Aan. Diklat sepak bola memang telah lama diwacanakan oleh Wali Kota Bandung, Dada Rosada yang ingin mengulangi sukses Diklat Persib pada 2007. Namun, diklat tersebut terhenti pada 2009. "Bukan hanya sepak bola, KONI Kota Bandung juga memungkinkan untuk membentuk diklat-diklat cabang olahraga lainnya," kata Aan, Salah satunya ? pengalihan Sekolah Atletik ? dari Pengda PASI Jabar yang kini dikelola Pengcab PASI Kota Bandung. (Dadi Mulyadi)

T.I Kab. Cirebon Road Show ke Sekolah

Tipe Berita = olahraga



Cirebon, (09/08/2011) - Kepengurusan Pengcab Taekwondo Indonesia -TI- Kabupaten Cirebon terus melakukan gebrakan untuk mengenalkan olahraga beladiri yang berasal dari Negeri Ginseng Korea ini, salah satunya dengan melakukan Road Show ke Sekolah-Sekolah yang ada di Kabupaten Cirebon. Sekretaris Umum Pengcab TI Kabupaten Cirebon Machmud Irawan kepada RRI mengatakan, kegiatan Road Show yang dilakukan TI Kab. Cirebon salah satu langkah untuk lebih mensosialisasikan dan mengenalkan olahraga beladiri Taekwondo, khususnya di tingkat Pelajar. Dalam setiap Road Show tersebut tegas Machmud Irawan, TI Kabupaten Cirebon melakukan atraksi dan pertunjukan Taekwondo dengan tujuan untuk menarik minat siswa dan siswi yang ada di Sekolah tersebut untuk belajar dan berlatih Taekwondo. "Tujuan utama untuk menarik minat agar siswa nantinya mau belajar dan berlatih Taekwondo," ujar Machmud Irawan. Machmud menambahkan, dengan dilakukannya Road Show ke Sekolah-Sekolah diharapkan akan lebih mempermudah Pengcab TI Kabupaten Cirebon dalam pencarian bibit-bibit atlet terutama di kategori pelajar, sehingga regenerasi atlet di Kabupaten Cirebon nantinya bisa berjalan dengan baik. "Dengan program ini nantinya regenerasi akan berjalan dengan baik," harap Machmud Irawan. Sementara waktu Road Show dilakukan di Wilayah sekitar Sumber, karena terbatasnya SDM Pelatih yang dimiliki, namun untuk kedepannya Road Show ini akan dilakukan di semua Sekolah yang ada di Kab. Cirebon. (Alex Sunardi/DM)

Kota Cirebon Siapkan 18 Taekwondoin

Tipe Berita = olahraga



Cirebon, (09/08/2011) - Usai sukses merengkuh Gelar Juara Umum pada ajang Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) Taekwondo Utara Pantura Jawa Barat Juli 2011 lalu di Kaupaten Bekasi, Pengurus Cabang (Pengcab) Taekwondo Indonesia (TI) Kota Cirebon saat ini telah menyiapkan 18 Taekwondoin Junior & Senior, pada ajang Kejuaran Daerah (Kejurda) Jawa Barat Oktober 2011 mendatang di GOR UPI Bandung. Selain Kategori Kyorugi pada tersebut juga akan mempertandingkan kategori Poomsae. Kepada RRI Manager Kontingen Taekwondo Kota Cirebon H. Lilik Budi Prasetyo mengatakan secara keseluruhan Kontingen Taekwondo Kota Cirebon siap menghadapi kejurda nanti. Sebagai ajang Persiapan saat ini seluruh Taekwondoin tengah menjalani sesi latihan standar selama bulan Puasa dan akan kembali menjalani Pemusatan Latihan atau Training Center usai Lebaran nanti hingga menjelang Pelaksanaan Kejuaraan. Pada ajang tersebut, Lilik Optimis bisa meraih hasil terbaik. "Meski masih ada dua bulan lagi sisa waktu, namun semua persiapan sudah matang dan Kontingen Taekwondo Kota Cirebon optimis bisa meraih hasil gemilang seperti yang dicapai kala Kejurwil Utara Pantura Jawa Barat tahun 2011 di Kabupaten Bekasi," tegasnya. (Azi Satriya/DM)

Terima Parcel,Pejabat Lapor

Tipe Berita = populer



Bandung,(11/08/2011) - Pejabat Pemprov Jawa Barat yang menerima parcel lebaran diwajibkan melapor ke Komisi Pemberantasan Korupsi. KPK akan mengirimkan surat edaran terkait pelarangan penerimaan parcel lebaran ,isi edarannya tentang kewajiban melaporkan adanya gratifikasi. Hal itu diungkapkan Kepala Satgas Pengendalian Gratifikasi KPK Dedi Hartono di Bandung. Bentuk laporannya antara lain menyebutkan apa yang diterima dan dari siapa. Saat ditanya apakah gratifikasi diperbolehkan asalkan melapor Dedi menjawab kalau di undang-undang aturannya hanya melaporkan saja. Sementara Gubernur Ahmad Heryawan mengaku kerap bingung jika menerima pemberian dari masyarakat apalagi aturan sekarang pemberian yang dinilai sebagai gratifikasi harus dilaporkan pada KPK. Ia pun menyatakan mendukung dan menyambut baik Jabar sebagai pilot project program KPK untuk Anti Gratifikasi. Dengan program tersebut lanjut Gubernur seluruh PNS di lingkungan Pemprov Jabar akan mendapat pelatihan membangun sistem penerimaan gratifikasi. Program-program pencegahan korupsi atau Antigratifikasi akan diberikan dalam bentuk pelatihan atau Training Of Trainer. Ia pun menampik bahwa program tersebut dibuat karena menjelang lebaran pengiriman parsel marak dilakukan.(endang/lj)

Selama Ramadan Lalin Kota Cirebon Padat

Tipe Berita = populer



Cirebon, (16/08/2011) - Keramaian di Kota Cirebon selama Puasa setiap harinya terus meningkat. Bahkan beberapa akses jalan-jalan Protokol di wilayah Kota Udang ini kerap mengalami kemacetan cukup parah. Tak ayal lagi kondisi menimbulkan antrian kendaraan cukup panjang. Seperti yang terlihat di beberapa ruas jalan seperti jalan Kartini, Cipto Mangunkusumo dan juga Jalan Siliwangi. Terlebih di alun–alun kejaksaan dan Masjid Raya At-Taqwa menjadi sentra keramaian utama di Kota Cirebon. Pengunjung pun bukan saja dari wilayah Kota Cirebon akan tetapi berbagai daerah seperti halnya di Kabupaten Cirebon, Kuningan, Indramayu dan juga Majalengka terlihat datang menyerbu Kota Cirebon. Hal tersebut akan lebih diperparah kala waktu libur menghadapi lebaran datang. Kepada RRI, salah seorang warga Ari Febri mengatakan, dengan kondisi lalu lintas di Kota Cirebon tidak biasanya. " Di bulan bulan lain selain Ramadhan, Kondisi Kota Cirebon tidak sepadat pada seperti puasa saat ini," ujar Ari. Sebagai pengguna jalan, Ari hanya bisa berharap pihak atau dinas instansi terkait bisa mengatur kepadatan arus lalu lintas tersebut, agar warga kota Cirebon yang beraktifitas tidak terlalu terganggu. (Azi Satriya/DM)

Bandung Kehilangan Jatidirinya

Tipe Berita = populer



Bandung,(09/08/2011) - Bandung sebetulnya membangun diri sesudah tahun 1906 dengan menjadi kota yang cantik, dan warga Bandung di masa kini mewarisi sisa-sisa kecantikannya dalam pengertian tata kota Bandung di masa kekinian sudah hampir habis,bangunan kunopun sudah menjelang habis,namun masih tertolong dengan terbitnya Peraturan Daerah tentang Bangunan Cagar Budaya. Namun demikian menurut Pengamat Kota Bandung David Bambang Sudiono untuk tata kota tidak ada upaya melestarikannya secara hukum. Kondisi tersebut menggambarkan Bandung kehilangan jatidirinya sebagai kota kecil yang cantik sebagai kota pegunungan yang kemudian mulai hilang jatidirinya. Melalui dialog RRI David Bambang menyatakan kekhawatirannya untuk jangka waktu lama Bandung tidak memiliki keunggulan apapun jika dibandingkan dengan kota-kota lainnya di Indonesia,belum lagi permasalahan pedagang kaki lima PKL. “Kalau masalah PKL saya pikir akar persoalannya adaalah di masalah social,jadi mereka tumpah ke kota untuk meraih rejeki yang barangkali lebih menjanjikan dari pada mereka didaerah asalnya. Ini terjadi kesenjangan perkembangan antara Bandung dan wilayah sekitarnya,atau barangkali wilayah yang jauh,Bandung adalah gula dan selalu digerubuti”. Terkait dengan maraknya pedagang kaki lima PKL yang membengkak jumlahnya di kota Bandung saat ini,David menegaskan kondisi itu muncul setiap bulan Ramadhan tiba. Selain itu,tegas David ada semacam etika di kalangan pejabat untuk tidak melakukan tindakan yang mengarah kepada kekerasan selama bulan suci. “Contohnya kalau ada eksekusi tentang sengketa tanah itu tidak pernah dilakukan pada bulan puasa,tetapi sebelum atau sesudah lebaran. Jadi saya mengambil kesimpulan bahwa selama bulan suci itu kita pantang melakukan hal hal yang berbau kekerasan apakah itu berdasarkan kebenaran atau bukan,tetapi itu kita hindari”. Hal itulah tegas Pengamat Kota Bandung David Bambang Sudiono,para pedagang kaki lima maupun masyarakat berpendapat,aji mumpung selagi bulan Ramadhan tidak ada tindakan dari petugas.(lj)

Kebakaran Landa Pemukiman Bandung

Tipe Berita = populer



Bandung,(09/08/2011) - Sedikitnya 4 rumah hangus terbakar dan 4 lainnya tersambar api pada bagian atap pada kebakaran yang terjadi di Bandung hari ini Selasa(09/08). 4 Rumah di Jl. Pasundan RT.04 RW.06 Kelurahan Lengkong Kecamatan Regol Kota Bandung dilalap si jago merah. Akibatnya 8 KK dan puluhanjiwa kehilangan tempat tinggal. Menurut Kiki 62 tahun saksi mata peristiwa itu menyebutkan saat itu dirinya sedang membuat kolak untuk jualan saat menjelang buka puasa nanti. Namun tiba-tiba api menyambar dari arah belakang dirinya sehingga ia pun sempat terjilat api. Ia membantah kalau kebakaran berawal dari Kompor Gas di dapurnya,karena api datangnya dari lantai dan tiba-tiba mengalir seperti air bah, dan saat itu tidak ada ledakan apapun. Sementara itu Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung Jhon Siregar menyatakan pihaknya sudah menyampaikan himbauan ke setiap kelurahan. Ditambahkannya Sejak awal Puasa sudah 7 kejadian kebakaran. Kebakaran yang terjadi selasa siang membuat arus jalan Pasundan arah Dalem Kaum tembus jalan Sasak gantung di tutup. Proses pemadaman berlangsung cepat karena Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung menurunkan 8 unit kendaraan pemadam dibantu warga sekitar. Namun banyak nya warga yang menonton membuat petugas kerepotan apalagi lalu lintas kota Bandung selasa siang cukup padat di beberapa tempat. Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah namun tidak ada korban jiwa hanya seorang petugas mendapat perawatan ringan oleh PMI Kota Bandung akibat tergores seng yang jatuh. (budi/lj)

Polsek Kircon Sita Puluhan Jerigen Tuak

Tipe Berita = kriminal



Bandung, (09/08/2011)- Puluhan jerigen tuak serta ratusan botol minuman keras, disita petugas Polsek Kiaracondong Bandung, dalam sebuah operasi penyakit masyarakat (Pekat) disejumlah titik kota Bandung. Kasubaghumas Polrestabes Bandung kompol Endang Sri Wahyu Utami kepada wartawan di mapolsekta Kiaracondong Bandung mengungkapkan, selain menyita barang bukti sebanyak 20 jerigen berisi tuak yang dijual di sebuah warung tenda biru, Jalan Jakarta, pihaknya juga menyita 120 botol miras dan ribuan butir petasan. "Tuak tersebut dijual secara eceran seharga Rp 3.000 per plastik yang ukurannya setengah liter. Minuman fermentasi itu biasa diproduksi dari daerah selatan Jawa Barat" ungkap Endang. Lebih lanjut Endang juga mengatakan, kegiatan Pekat 2011 di wilayah Polrestabes Bandung ini demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakan saat menjalankan ibadah puasa. "Botol miras yang disita dari daerah Jalan Ibrahim Adjie, Jalan PSM dan Jalan Binong Jati. Sementara petasan disita dari sejumlah pedagang yang berjualan di Pasar Cicadas dan Pasar Kircon," imbuh Endang. (az)

Dana Jamkesmas Disia-siakan

Tipe Berita = populer



Bandung, (09/08/2011) – Akibat kurangnya sosialisasi Petugas Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) kepada pengguna, sehingga dana Jamkesmas tidak terserap ke Dinas Kesehatan, dan akhirnya Dana Jamkesmas yang dikembalikan ke Pemerintah Pusat cukup besar sebanyak Rp 10,3 miliar. Demikian dijelaskan Ketua Panitia Khusus (Pansus) Laporan Kerja Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Bandung 2010 Riantono, saat membahas Raperda LKPJ di Hotel Homann, Selasa (09/08). Menurutnya, jika ada koordinasi antar penyusun anggaran dan pengguna anggaran, pengembalian anggaran tidak akan terjadi. "Harusnya Dinas Kesehatan menggunakan dana tersebut dengan maksimal, sehingga semua warga miskin bisa terlayani," ujar Riantono. Riantono mengatakan dana kesehatan orang miskin di Kota Bandung dibutuhkan Rp. 51 milliar. Terkait hal itu, mulai dari sekarang Pemkot harus menentukan rumah sakit untuk berobat orang miskin. "Adanya kejelasan rumah sakit untuk berobat warga miskin, tidak akan terjadi penolakan warga miskin berobat seperti yang terjadi selama ini," jelas Riantono. Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, A. Yani Raksanagara mengatakan, dana yang dikembalikan sebesar Rp 9,9 miliar. Dana tersebut sejak tahun 2006-2009 yang tidak dilaporkan karena belum diminta. "Pemerintah pusat baru minta laporan 31 Maret 2010 dan ketika diperhitungkan ternyata ada sisa hampir Rp. 10 miliar tidak terserap," ujar A Yani. Menurut A Yani, sesuai petunjuk Pemerintah dana Jamkesmas dari APBN tidak digunakan untuk pengobatan warga miskin tapi untuk penyuluhan dan sosialisasi kesehatan bagi warga miskin. Sedangkan untuk pengobatan orang miskin sudah ditanggung APBD melalui Bawaku Sehat. A Yani mengatakan dalam setiap tahun, warga miskin yang berobat ke Puskesmas hanya 8 persen dari 1,4 juta pasien. (Dadi Mulyadi)

Setiap WNI Wajib Dilindungi

Tipe Berita = kriminal



Bandung,(10/08/2011) - Apabila Nazarudin sudah dinyatakan sebagai tersangka,maka masuk dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara PIdana-KUHAP- sebagai bagian dari pelaku,bukan hanya saksi atau korban. Menurut Kriminolog Universitas Pajajaran Bandung Yesmil Anwar,orang yang dilindungi oleh hukum di Indonesia sebagai Negara hukum,bahwa seluruh warga apakah dia sebagai tersangka,saksi maupun korban harus dilindungi oleh hukum. Dalam dialog RRI,Yesmil menegaskan perlindungan diberikan sampai yang bersangkutan divonis bersalah oleh hakim. Yesmil Anwar mengatakan,meskipun tersangka sudah bersalah namun Nazarudin tidak boleh dihukum secara sewenang-wenang. Perlindungan saksi dan korban yang diinginkan oleh pihak-pihak tertentu menurut Yesmil, adalah sesuatu yang bukan istimewa,jadi sesuatu yang wajar saja,apalagi kalau melihat Undang-Undang Hak Azasi Manusia HAM maupun dari konvensi internasional mengenai perlindungan terhadap nara pidana dan tahanan maupun orang-orang yang dianggap sebagai criminal. “Ini menunjukkan bahwa dia memang wajib dilindungi,masalahnya sekarang perlindungan saksi dan korban yang kita rancang ini konteksnya adalah perlindungan hukum untuk kepentingan pelaku atau untuk kepentingan lain yang ada udang dibalik batu,udangnya gede,batunya kecil,jadi kita tahu tujuannya kearah mana,nah yang penting menurut saya harus didudukkan bahwa alat-alat bukti yang dibutuhkan oleh KPK itu akan menjadi alat bukti yang betul-betul tidak direkayasa dan bisa menjadi terang dan jelasnya perkara ini ”. Masih diungkapkan Yesmil Anwar, sebuah Negara hukum harus menjalankan hukum yang baik,sebab hukum hanya alat,yang penting adalah manusianya kalau manusianya tidak mau menjalankan hukum yang baik,seribu alat dibuat untuk apa,ujung-ujungnya akan direkayasa kearah kepentingan yang lebih tinggi. Apabila kepentingan politiknya lebih tinggi dengan mengatasnamakan Negara,maka semua permasalahan dihalalkan.(lj)

Petenis Meja Junior Bandung Tanding

Tipe Berita = olahraga



Bandung(10/08/2011) - Hampir 100 petenis meja kategori Kadet Junior hinga Veteran,mulai rabu malam (10/08) memulai pertarungannya dalam Kejuaraan Tenis Meja voor and voor Kang Dadang Cup III 2011 se Bandung Raya di GOR Tenis Meja Jaya Mekar Gang Saluyu jalan Pojok Kota Cimahi. Perwakilan kategori Kadet terdapat nama top seperti Lucky Octora,Daniel dari kategori junior terdapat nama-nama yang kini anggota Pelatda Jabar menuju PON 2012,seperti Fahmi,Derry dan Hendy,kalangan senior diwakili Sanny,Yudi dan Jawara veteran seperti Tito Siswandi,Edy Mahmud,Edy Rukafi,Adeng,Santo dan lain-lainnya. Penggagas Kejuaraan hingga yang ke 3 kalinya setiap bulan puasa ini,Dadang Sudrajat usai pertemuan tehnik Sabtu malam lalu menjelaskan,apabila pada voor and voor tahun lalu terdapat grid A-plus, untuk tahun ini karena peserta antara grid A dan B hampir merata,maka A-plus dihilangkan namun grid lainnya hingga E yang akan mendapatkan 5 point Cuma-Cuma setiap setnya jika melawan grid A. Petenis meja sebanyak itu,terbagi menjadi 32 pool kecil yang setiap malamnya selepas sembahyang tarawih atau pukul 20.30 Wib,akan memainkan 8 pool penyisihan sehingga diharapkan mulai Minggu malam 14 Agustus,pertandingan telah memasuki babak kedua.(Den/lj)

Unjukrasa Warga Citatah di PTUN

Tipe Berita = populer



Bandung,(11/08/2011) - Puluhan warga Desa Citatah Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat melakukan aksi unjukrasa di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung. Dalam aksinya mereka mereka meminta putusan hakim PTUN yang menyidangkan kasus gugatan tentang jalan yang menghubungkan Desa Citatah, Kecamatan Cipatat dengan Desa Cipangeran Kecamatan Batujajar Kabupaten Bandung Baratberpihak pada rakyat. Persidangan perkaranya di PTUN Bandung tertunda akibat saksi-skasi yang akan diperiksa tidak hadir kemuka persidangan. Intinya warga mengawal jalanya persidangan dan jika dalam kesimpulan nanti tidak berpihak kepada rakyat, maka rakyat Citatah dan Batujajar akan marah dan ribuan orang bisa datangmengepung PTUN Bandung kata Jajang Jarkasih, koordinator aksi yang juga Ketua LSM Forum Solidaritas Pekerja Tingkat Perusahaan se Bandung Raya saat ditemui disela-sela aksi unjukrasa. Sedangkan Ketua RW 17 Desa Cipatat Dadang Hermawan mengatakan warga sebenarnya tidak mempermasalahkan terkait HGU tetaapi jalan yang mereka anggap fasilitas ini sudah ada sejak jauh hari. Sidang gugatan sengketa tata usahanegara, antara warga yang diwakili PT Multi Marmer Alam yang menggugat Kepala Kantor BPN Kabupaten Bandung Barat. Hal yang menjadi objek gugatan yakni sertipikat HGU No.6 Desa Citatah dan Cipatat seluas 2.243.280 meter persegi atas nama PT Siwani Jaya Sakti. Menurut Jajang, dengan adanya sertipikat HGU itu masyarakat sekitar merasa dirugikan mengingat jalan yang selama ini merupakan fasilitas umum yang dipakai warga masuk dalam HGU tersebut sehingga pemiliknya, PT Siwani merasa memiliki. Padahal jalan tersebut sudah ada sejak jaman Belanda dan dibangun oleh warga bukan oleh PT Siwani. Begitu juga perusahaan yang mengangkut barang lewat jalan tersebut juga harus seizin PT Siwani tidka hanya itu, perusahaan juga harus membayar penggunaan jalan hingga besarannya bisa mencapai puluhan juta hingga ratusan juta rupiah.(endang/lj)

3 WNA Tewas

Tipe Berita = populer



Subang, (7/10/2011)

Sebuah mini bus pariwisata bernopol B 7917 ID, terguling di sekitar tanjakan Emen Subang, sekitar pukul 11.00 WIB, Jum'at (7/10). Akibat kecelakaan yang belum diketahui sebabnya tersebut, tiga orang penumpangnya yang merupakan WNA meninggal ditempat kejadian sedangkan lainnya menderita luka-luka.

Menurut Kasatlantas Polres subang AKP Agun Guntoro, kecelakaan terjadi beberapa kilometer dari Tangkuban Perahu. Awalnya, para penumpang mini bus yang merupakan turis mancanegara itu, hendak menuju Ciater Subang.

"11 orang penumpanngnya, 3 diantaranya meninggal di tempat kejadian" ungkap Agun.

Lebih lanjut Agun menjelaskan, kendaraan tersebut datang dari arah Bandung, dan hendak ke pemandian Ciater Subang. "Dari data sementara, 9 luka berat dan 2 luka ringan dan 3 meninggal dunia" ujar Kasatlantas Polres Subang Agun Guntoro.

Ia juga mengatakan, jenazah dan korban luka saat ini berada di Puskesmas Jalan Cagak, Subang. Pihaknya masih melakukan identifikasi para korban.(Ruslan/az)


Cetak Atlet Melalui Kegiatan Sekolah

Tipe Berita = olahraga



Cirebon, (07/10/2011) -

Kejuaraan Bolabasket se Wilayah III Cirebon bertajuk "Basketball Beber Competition -Babercom" Tingkat SMP dan SMA, bertempat di SMA Negeri 1 Beber Kabupaten Cirebon mulai Senin 10 Oktober mendatang.

Panitia Kejuaraan Bolabasket Babercom Dadang saat ditemui RRI Jum'at (07/10) mengatakan, kejuaraan Bolabasket ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun oleh SMA Negeri 1 Beber, dalam rangka turut mensukseskan program pembinaan yang dilakukan Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kab. Cirebon, Dadang berharap melalui Kejuaraan Bolabasket ini, bisa melahirkan bibit-bibit pebolabasket handal di Kab. Cirebon ketika menghadapi berbagai Kejuaraan bolabasket yanbg ada. "Mudah-mudahan Kejuaraan Bolabasket Babercom ini akan muncul bibit-bibit pebasket handal di Kabupaten Cirebon," ujar Dadang.

Sementara itu Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengcab Perbasi Kab. Cirebon Imam Gartina mengungkapkan, pihaknya merasa sangat terbantu dengan adanya sekolah - sekolah yang menggelar turnamen, sehingga pihaknya bisa memantau bakat-bakat atlet, khususnya di tingkat Pelajar.

"Kami sangat mendukung dengan adanya sekolah yang menyelenggarakan turnamen seperti ini, karena sangat membantu pembinaan olahraga Bolabasket di Kabupaten Cirebon. Selaku pengurus tentunya berterimakasih dengan adanya sekolah yang mengadakan kejuaraan seperti ini," tegas Imam Gartina.

Imam berharap, sekolah - Sekolah di seluruh Kab. Cirebon bisa mengikuti kegiatan Kejuaraan BolaBasket Babercom tahun 2011 tersebut, karena bisa dijadikan sebagai ajang tolak ukur hasil latihan yang selama ini telah dilakukan di sekolahnya masing-masing.

"Bagi Perbasi Kabupaten Cirebon sendiri tegas Imam Gartina, Kejuaraan Bolabasket Babercom ini akan dijadikan sebagai ajang seleksi atlet bolabasket pelajar Kabupaten untuk dipersiapkan menghadapi Kejuaraan Daerah Bolabasket Kelompok Umur Jawa Barat tahun 2011," ucapnya. (Alex Sunardi/DM)


Dana Besar, PKL Tetap Menjamur

Tipe Berita = populer



Bandung, (11/08/2011) - Jajaran Eksekutif Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, dalam waktu dekat akan dipanggil Anggota DPRD Kota Bandung. Pemanggilan tersebut berkaitan dengan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL), yang kini semakin menjamur di setiap titik di Kota Bandung. Dewan juga akan melakukan pemanggilan terhadap Sekda Kota Bandung Edi Siswadi dan jajarannya. Selain melakukan pemanggilan, sekaligus mendesak agar membuat Paraturan Wali Kota (Perwal) sebagai tindak lanjut Perda PKL yang baru ditetapkan. Pada Sidang yang dipimpin Tedy Setiawan, Kamis (11/08) di Gedung DPRD Kota Bandung berlangsung selama satu jam diwarnai kiritikan kinerja Satpol PP yang tidak optimal. Anggota DPRD Kota Bandung Tomtom Dabbul Qomar mempertanyakan dana penertiban PKL yang cukup besar, tapi tak ada hasilnya karena PKL tetap menjamur di badan jalan. "Di Surabaya dana penertiban PKL jauh lebih kecil dari Kota Bandung tapi PKL tertib tidak berjualan di badan jalan," terang Tomtom. Selain itu pihaknya menyesalkan seringnya saling lempar tanggungjawab antar dinas dengan menjamurnya PKL. "Antar Dinas sering saling menyalahkan, tentang PKL, padahal di setiap dinas ada dana untuk penertiban PKL," tambahTomtom. Yang lebih disayangkan lagi menurut Tomtom, dengan kebijakan Pemkot yang memberikan dana ke PKL untuk bekal pulang kampung, sehingga orang akan berbondong-bondong diberi bekal untuk pulang kampung dengan dana pemerintah, tapi masalah PKL tidak ada penyelesaian. Tak hanya Tomtom yang mencerca jajaran eksekutif masalah PKL, tapi anggota lainnya ikut mengkritik seperti Lia Noer Hambali minta agar anggaran penertiban PKL dihapuskan karena tak ada hasilnya. "Anggaran penertiban PKL lebih baik digunakan untuk pengangkutan sampah sehingga masalah sampah bisa selesai," ujar Lia. Lia minta bulan puasa ini sebagai tahun terakhir kesemrawutan PKL di Kota Bandung. "Pemkot sudah saatnya memberlakukan Perda PKL yang baru ditetapkan sehingga PKL ada kepastian hukum," tandas Lia. Menurutnya, Perda PKL dibuat untuk memanusiakan PKL agar tidak dikejar-kejar petugas karena memiliki zona masing-masing. "Dalam Perda PKL diatur lokasi- lokasi tempat berjualan, zona merah tidak boleh sama sekali untuk berjualan, zona kuning boleh berjualan tapi ada waktu tertentu sedangkan zona hijau bebas berjualan," ujar Lia. Menurut Lia dengan adanya zona-zona PKL harus dipatuhi seluruh pihak termasuk Pemkot harus mengawasi dan menjaga zona merah. "Adanya Perda PKL diharapkan tidak ada lagi saling salahkan antar dinas makanya perlu ada koordinator," tukas Lia. Menanggapi kritikan dewan yang menilai kerja Satpol PP tidak seimbang dengan dana penertiban yang cukup besar akan menjadi pertimbangan. Sekda Edi Siswadi menjelaskan, penanganan PKL tidak hanya tanggungjawab Satpol PP, tapi butuh dukungan semua pihak termasuk masyarakat. "Kesadaran PKL yang ditekankan karena dengan keterbatasan personil Satpol PP tidak mungkin menjaga semua lokasi," tegas Edi. Edi mengatakan masih banyak PKL yang bandel dan tak takut petugas, bahkan saat rombongan menteri datang pun tetap berjualan di badan jalan. "Saat bersama rombongan Menteri melintas Jalan Otto Iskandardinata, PKL malah menawakan barang daganganya tanpa rasa takut oleh patwal," ujar Edi. Edi menerangkan, jumlah PKL dari tahun ke tahun terus bertambah. Untuk saat ini tercatat ada sekitar 40 ribu, tapi di bulan Ramadan naik 50 persen. (Dadi Mulyadi)

Muslim Dan Non Muslim Berdampingan

Tipe Berita = populer



Cirebon, (11-08-2011) - Toleransi antar Umat beragama yang dilakukan warga Muslim dan Non Muslim termasuk yakni warga etnis Tionghoa yang terjadi di Kompleks Pemakaman Sunan Gunung Jati Cirebon Jawa Barat sangat tinggi. Dalam setiap harinya mereka berdampingan saat melakukan ziarah di Makan Sunan Gunung Jati Cirebon berhenti. Selain masyarakat di dalam Negeri, tidak terkecuali yang datang dari Luar Negeri seperti halnya Malaysia dan juga Brunei Darussalam, Para peziarah yang datang untuk berziarah ke Komplek leluhur yakni Syekh Syarif Hidayatullah atau yang lebih dikenal dengan Sunan Gunung Jati. Selain Warga Muslim, non Muslim asal warga keturunan Tiong-hoa juga berbondong-bondong berziarah, karena bukan hanya untuk berziarah kepada Sunan Gunung Jati, melainkan kepada Isteri Sunan Gunung Jati yakni Putri Ong Tien yang merupakan perempuan asal Negeri Tirai Bambu yang dipersunting oleh Sunan Gunung Jati dan diboyong ke Tanah Jawa. Meski tidak berdampingan karena letak Makam Putri Ong Tien berada di bawah sebelah kanan komplek pemakaman Utama Sunan Gunung Jati. Walhasil sejak diketahui bahwa Jasad Almarhum Putri Ong Tien dikebumikan di Komplek Pemakaman Sunan Gunung Jati Cirebon. Kepada RRI Salah seorang Juru Kunci Komplek Pemakaman Sunan Gunung Jati Cirebon H Mashuri, mengatakan para Peziarah dari warga keturunan etnis Tionghoa atau warga China tidak dilarang dan diperbolehkan untuk berziarah ke makam Leluhurnya. "Tidak ada larangan sama sekali bagi warga Etni Tionghoa atau China untuk berziarah ke Ong Tien yang dikebumikan di Komplek Pemakaman Sunan Gunung Jati Cirebon," ujar Mashuri. Mashuri menuturkan, toleransi bagi semua umat beragama untuk berziarah di Komplek Pemakaman Sunan Gunung Jati Cirebon diterapkan dengan baik, asalkan tidak mengganggu satu sama lain. Kita disini menerapkan sistem toleransi antar mat beragama yang tinggi dan saling menghormati. Toleransi yang diterapkan kepada para peziarah di Komplek Pemakaman Sunan Gunung Jati Cirebon akan tetap dipertahankan dan dijaga dengan baik, agar hubungan antar umat beragama di Indonesia khususnya di wilayah Cirebon lebih baik dan lebih harmonis lagi," tegas Mashuri. (azi satriya/dm)

PSSI Kota Cirebon Gelar Rakor

Tipe Berita = olahraga



Cirebon, (11-08-2011) - Guna membahas semua permasalahan dan wacana pada Musyawarah Cabang (Muscab) PSSI Kota Cirebon usai Lebaran, jajaran pengurus pada 19 Agustus 2011 mendatang, rencananya akan menggelar Rapat Kordinasi. Kepastian akan Rakor tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Umum PSSI Kota Cirebon Didi Sunardi, Kamis (11/08). Menurut Didi Sunardi, pada Rakor nanti akan membicarakan secara total perkembangan, permasalahan dan lain sebagainya yang menyangkut dengan PSSI Kota Cirebon, serta yang paling utama tentunya pembicaraan Wacana Muscab yang sudah hampir tertunda 4 Bulan tersebut. "Ya kita bahas total lah mas, mulai dari perkembangan, permasalahan dan utama Muscab PSSI Kota Cirebon biar cepat selesai," terang Didi. Selain itu bila dimungkinkan rakor akan dibahas mengenai mekanisme, tata cara dan proosedur Muscab mulai dari peraturan terkecil hingga yang paling besar yakni mekanisme Pemilihan Ketua Umum PSSI Kota Cirebon. "Nah kita juga sekalian bahas mekanisme Pemilihan pada Muscab itu," ujar Didi. Lebih lanjut Didi Sunardi berharap dari hasil Rakor antar jajaran Pengurus PSSI Kota Cirebon tersebut bisa membuahkan hasil yang terbaik bagi kemajuan Dunia Olahraga Sepak Bola Kota Cirebon untuk kedepannya. "Ya mudah-mudahan yang terbaik untuk PSSI Kota Cirebon," harap Didi. (azi satria/dm)

Indonesia Super Matic Race Siap Digelar

Tipe Berita = olahraga



Cirebon, (12-08-2011) - Kabupaten Cirebon mendapat kehormatan untuk menggelar salah satu seri Sirkuit Kejuaraan Balap Motor Nasional bertajuk“Indonesia Super Matic Race" (ISMR) yang rencananya akan digelar 22 dan 23 Oktober 2011 mendatang, di Sirkuit Semi Permanen Areal Perkantoran Pemkab Cirebon di Sumber. Menurut Ketua Korwil Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kab. Cirebon Mulyono Otong, ISMR awalnya dijadwalkan tanggal 17 dan 18 September di Bali, namun karena ketidaksiapan Bali untuk menggelar Seri Balap Motor tersebut, panitia memindahkannya ke Kab. Cirebon. "Awalnya akan dilaksanakan di Bali, tapi karena Bali tidak siap akhirnya dipindah ke Kab Cirebon", ujar Mulyono Otong. Mulyono menjelaskan, penunjukkan Kab. Cirebon menjadi tempat pelaksanaan ISMR 2011 merupakan kebanggaan tersendiri, karena bisa dijadikan sebagai ajang mempromosikan pariwisata Kabupaten Cirebon. "Kami tentu senang ditunjuk menjadi tempat penyelenggara ISMR, dan ini bisa dijadikan ajang promosi pariwisata Kab Cirebon", tegas Mulyono. Mulyono menuturkan, demi suksesnya pelaksanaan Seri ISMR 2011 ini, pihaknya berharap Pemerintah Kab. Cirebon bisa memberikan dukungan terutama kemudahan dalam proses perijinan untuk menggelar salah satu seri Kejuaraan Balap Motor Nasional. Harapan lainnya dengan digelarnya Seri ISMR 2011 di wilayahnya, kedepan Kab. Cirebon bisa mendapatkan kepercayaan untuk menggelar seri-seri balap motor tingkat nasional lainnya. (Alex Sunardi/DM)

Perbasasi Jabar Tempa Atlet Ala Militer

Tipe Berita = olahraga



Bandung, (13/08/2011) - Untuk lebih mempersiapkan diri di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012 di Riau, Tim sofbol dan bisbol Jawa Barat rencananya melakukan serangkaian uji coba dengan tim luar negeri,yakni dengan Negara Philipina dan Tim Pelatnas Sea Games Indonesia. "Pemilihan tim pelatnas dan tim dari luar negeri, karena di Indonesia Jawa Barat satu level dengan tim - tim terbaik di Indonesia seperti DKI dan Jawa Timur," ujar Ketua Umum Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Baseball Softball Seluruh Indonesia Perbasasi Jawa Barat, Setyawan Wangsaatmadja, di Hotel Cemerlang, Jl. Pasir Kaliki, Jum'at (12/08). Iwan, panggilan akrab Setyawan itu juga mengaku, secara teknik seluruh atlet sudah bagus, namun masih perlu dibenahi yakni fisik dan mental. Berkaitan dengan itu, Perbasasi Jabar akan mendatangkan Motivator termasuk menempa para atlet secara militer. "Kita coba libatkan militer untuk membina mental para atlet. Pasalnya dari hasil evaluasi babak kualifikasi, faktor mental masih menjadi salah satu kelemahan kita," terang Iwan. Sementara Penanggung Jawab Pelatda Bisbol Sofbol Jabar, Achmad Sofyan mengatakan, tim putra sofbol dan bisbol, pesaing Jabar saat ini hanya Jawa Timur dan DKI Jakarta. Sedangkan sofbol putri, selain kedua daerah tersebut, Papua Barat juga merupakan tim pesaing. Achmad menilai, dengan potensi yang ada saat ini, Perbasasi Jabar punya peluang bisa meraih dua emas pada PON mendatang. "Meski belum bisa memastikan emas tersebut dari bisbol atau sofbol, namun dua emas PON bisa kita raih," harap Achmad. (Dadi Mulyadi)

Isi Ramadan Ivoba Gelar Kejuaraan

Tipe Berita = olahraga



Bandung, (12/08/2011) - Mengisi kegiatan di bulan Ramadan, Ivoba menggelar Turnamen Bola Voli Piala Kapolrestabes Bandung 2011 sekaligus mengenang Alm. Tokoh Voli Jawa Barat Dedi Fingky. Turnamen yang digelar sejak Senin 8 Agustus 2011, hanya diikuti tim puteri. Sebanyak 9 Klub turut ambil bagian, meliputi Alko A, Alko B, Parahyangan A, Parahyangan B, Viku, NVC, Nensy's, Tectona, dan Bahana Bina Pakuan (BPPy. Hingga hari ke 4 Kamis (11/08) telah menyelesaikan Babak Penyisihan Grup. Pada pertandingan Kamis (11/08) yang berlangsung di Lapangan Samoja Asrama Polrestabes Bandung, Tuan rumah Alko harus menyerah kepada anak-anak (BBP) dengan skor telak 0-3 (20- 25, 22-25, 20-25). Dengan kemenangan tersebut, BPP yang diperkuat eks pemain Proliga, Dessy Saptiarini serta beberapa eks pemain PON, seperti Hesti Nursilah, memastikan diri melaju ke perempat final. Di pertandingan sebelumnya, BBP juga memetik kemenangan 3- 0 atas Parahyangan 1. Pada pertandingan tersebut sebenarnya Alko yang lebih diunggulkan memetik kemenangan, namun permainan apik BPP mampu menghadang perlawanan Alko. Sedangkan pada pertandingan lainnya, Viku memastikan diri melaju ke perempat final setelah mengalahkan NVC 3-0 (25-13, 25-19, 25-21). RAMADAN CUP Sementara itu, di tempat berbeda di Lapangan Kejora RW 02, Kel. Kebon Jayanti, Kec. Kiaracondong, berlangsung Turnamen Bola Voli Putera bertajuk Ramadan Cup ke XIX/2011. Kejuaraan yang telah memasuki satu pekan ini masih memainkan babak penyisihan grup. Pada pertandingan hari Kamis (11/08) Uninus meraih kemenangan perdana usai mengalahkan PSDA 3- 0 (25-14, 25-20, 25-12), Pada laga tersebut berjalan kurang seimbang. Uninus yang diperkuat sejumlah pemain klub Persada, lebih unggul dalam kekompakan tim. Sedangkan PSDA hanya mengandalkan serangan secara individual. Menurut pelatih Uninus, Mr. Su, tim lawan sebenarnya bermain cukup baik. Namun bekal kekompakkan tim Uninus bermain lebih baik," ujar Su. Sedangkan pemain PSDA, Wiwa Wahadha mengakui timnya baru terbentuk. Tim baru berkumpul jelang pertandingan, sehingga koordinasi dan komunikasi antarpemain masih minim. "Ini laga pertama kami. Dan belum terbiasa bermain bersama. Jikapun ada ide serangan, belum tentu bisa dipahami oleh pemain yang lain," ujar Wiwa. (Dadi Mulyadi)

Shaum Tingkatkan Kesalehan Sosial

Tipe Berita = populer



Bandung,(12-/08/2011) - Jawa Barat memiliki program”Shaum Meningkatkan Kasalehan Sosial”. Menurut Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf,penjabaran dari program tersebut adalah sebaik-baiknya pembangunan,masih lebih baik pembangunan manusia itu sendiri,artinya manusia dilihat sebagai bagian dari pembangunan dengan meningkatkan kesalehan social,mengembalikan semangat gotong royong atau saling membantu. Wagub Dede Yusuf mengutarakan hal itu dalam acara”Ngabuburit jeung Kang Dede” RRI Bandung yang didampingi Ustad Asep Toto Gojali. Menurut Dede Yusuf,penjabaran program tersebut antara lain bagaimana warga Jawa barat mampu menjadi manusia yang lebih profesional,namun tidak menjadi manusia yang egois atau hanya memikirkan diri sendiri. Salah satunya adalah mengutamakan zakat maupun mengutamakan membantu sesamanya,memberikan dukungan bantuan kepada masyarakat tidak mampu. “Dalam bulan Ramadhan ini saya melihat memang belakangan ini kita cenderung mulai lebih banyak memikirkan diri sendiri,kalau kita lihat tayangan televise,kemudian pemberitaan di mass media yang kebanyakan isinya tentang hal-hal kenaikan harga barang,penimbunan stok,penimbunan bahan-bahan baku,sementara kita sedang berupaya untuk membuat kondisi lebih aman lagi,lebih lancar tetapi ada saja orang-orang yang masih mencari keuntungan. Mungkin disinilah perlunya kita meningkatkan kepedulian kepada sesame”. Menanggapi kondisi tersebut,Ustad Asep Toto Gojali mengatakan bahwa di dalam agama kita dianjurkan untuk selalu menolong sesame apalagi di bulan suci Ramadhan. “Jadi sebelum datangnya bulan Ramadhan Rosulullah mengingatkan kepada kita semua,wahai manusia bersedakhlah kepada kaum fuqoroh dan masaqin,sayangi anak-anak yatim termasuk disitu sambungkanlah silaturahim bahkan juga kalau kita lihat dalam beberapa hadits Rasul ternyata ciri orang yang beriman kepada Allah dan kepada hari akhir itu tidak hanya ditandai dengan sholat,tapi justru Rasul mengungkapkan hal yang sifatnya kesalehan sosial”. Masih diungkapkan Ustad Asep Toto,bahwa yang dikatakan Rasul tidak dikatakan seseorang itu imannya sempurna apabila dia bisa tidur dengan nyenyak dan bisa makan dengan kenyang sementara tetangga tidak bisa tidur karena kelaparan.(lj)

Tertangkapnya Nazarudin Merupakan Hikmah

Tipe Berita = politik



Bandung,(12/08/2011) - Pakar Hukum Tata Negara Universitas Parahyangan Bandung Prof Asep Warlan Yusuf menilai tertangkapnya Nazarudin akan membawa hikmah luar biasa untuk pemberantasan korupsi yang sangat mendasar,terutama di tubuh partai politik sebab partai politik seringkali menggunakan dana sisa atau selisih dari proyek-proyek pemerintah. Selain itu eksekutif juga seringkali membutuhkan orang partai untuk meng Gol kan proyeknya di DPR. Melalui Dialog pagi RRI Bandung,Asep Warlan Yusuf juga mengatakan orang-orang DPR sendiri terutama di bidang anggaran atau di berbagai kegiatan yang persetujuan proyeknya ada di DPR serta di kalangan aparat penegak hukum yang notabene KPK juga disinyalir bertemu dengan pimpinan partai atau orang-orang yang terkait dengan persoalan pemilihan pimpinan KPK. “ Jadi itu sungguh merupakan awal yang bagus,yang baik untuk negeri ini dalam rangka pemberantasan korupsi apabila memang Nazarudin berani membuka itu semuanya. Kalau lihat partai,memang banyak kebutuhan yang tidak bisa dipenuhi oleh kantong partai yang Cuma dari iuran anggota,APBN/APBD yang diplot sesuai jumlah kursi dan dari usaha lain ,sumbangan lain yang juga dibatasi maksimal pemberiannya,karena kecil sekali kas nya partai politik”. Dalam undang-undang tentang partai politik tegas Asep Warlan tidak dibolehkan parpol melakukan kegiatan usaha,sehingga ketika kas parpol kecil sementara kebutuhan banyak maka orang-orang yang berkiprah di partai,eksekutif maupun parlemen mencoba mencari-cari proyek APBN. Masih diungkapkan Asep,persoalan partai politik memanfaatkan atau mengambil uang APBN sudah terjadi sejak zaman Orde baru. Namun sekarang tegas Asep,sekarang ini kondisinya lebih parah karena setiap orang juga ikut bermain.(lj)

IODI Kota Cirebon Siap Cetak Atlet Dansa

Tipe Berita = olahraga



Cirebon, (12-08-2011) - Setelah terpilih kembali sebagai Ketua Umum Pengurus Cabang (Pengcab) Ikatan Olahraga Dansa Indonesia (IODI) Kota Cirebon periode 2011-2015, Auk Hartono akan melakukan pembinaan Pedansa Muda berbakat, untuk menggantikan seniornya. Di kepengurusan yang baru Cabang Olahraga (Cabor) Dansa yang dibentuk dan resmi dilantik pada awal Minggu kedua Agustus 2011 siap melakukan berbagai gebrakan dan serangkaian program kerja untuk periode 4 tahun mendatang. Menurut Auk Hartono, sebagai Komando Utama IODI Kota Cirebon,di Kantor KONI Kota Cirebon, Kamis (12/08) kesuksesan berbagai program kerja dan prestasi yang direngkuh Atlet Dansa Kota Cirebon pada periode seelumnya akan menjadi tolok ukur dan barometer bagi kepengurusan IODI untuk periode 2011 – 2015 mendatang. " Dengan optimistis dan semangat baru menggapai prestasi tertinggi hingga ke level Internasional," ujar Auk. Untuk target awal Kepengurusan yang merupakan program dasar dari semua Cabang Olahraga termasuk IODI yakni akan melakukan regenerasi atlet dengan siap mencetak dan melahirkan pedansa–pedansa yang handal dari Kota Cirebon. "Kita siap lakukan regenerasi untuk cetak atlet dansa yang handal " kata Auk. Lebih lanjut Auk Hartono yang merupakan pedansa senior era tahun 1960 an ini menjelaskan upaya untuk melaksanakan program regenerasi tersebut akan dilakukan dengan berbagai cara mulai dari sosialisasi secara berjenjang di kalangan pelajar, masyarakat umum dan lain sebagainya sebagai langkah untuk terus memajukan Cabang Olahraga Dansa Kota Cirebon di pentas yang lebih tinggi lagi. " Kita siap gelar sosialisasi baik ke pelajar maupun masyarakat umum dan lainnya "? ungkap Auk. Bahkan kans untuk bisa meraih prestasi dansa hingga ke luar negeri terbuka lebar bagi semua atlet di daerah karena akses untuk mengikuti berbagai ajang kompetisi dansa Kaliber Internasional tersebut sangat banyak dan mudah. "Kans untuk ke luar negeri sebetulnya terbuka lebar, " tutur Auk. Untuk itu Auk berharap seluruh pengurus yang telah dilantik bisa menjalankan kerjanya dengan baik dan tentunya Pemerintah Kota Cirebon KONI dan juga berbagai instansi lainnya yang menangani bidang Olahraga bisa membantu secara maksimal dan optimal demi kemajuan prestasi Olahraga Kota Cirebon melalui Cabang Olahraga Dansa. " Saya minta Pengurus bisa profesional dalam bekerja dan Pemkot, KONI serta instansi terkait bisa membantu secara penuh," harap Auk. (Azi Satriya/DM)

KONI Wajib Patuhi Instruksi Mendagri

Tipe Berita = olahraga



Cirebon, (13/08/2011) - Menyusul pemberlakuan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri sesuai Undang-Undang Nomor 3 tahun 2005, tentang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN), yang melarang rangkap jabatan pejabat publik atau struktural, Ketua Umum KONI Kabupaten Cirebon Hj. Sri Heviyana Supardi mengatakan, tidak menjadi masalah bagi KONI Kabupaten Cirebon, karena masih banyak orang yang bisa menggantikan para Pengurus yang terbentur dengan aturan Undang-Undang Nomor 3 tahun 2005. Sri Heviyana menandaskan, perombakan Pengurus KONI Kab. Cirebon tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat, karena program pembinaan yang sudah terlanjur berjalan, namun KONI Kab. Cirebon akan mematuhi instruksi Mendagri, karena jika dilanggar KONI Kabupaten Cirebon akan terkena sanksi. "Yang jelas kami siap mematuhi instruksi tersebut, tapi pihaknya belum bisa langsung melakukan sekarang. karena program kami pun terlanjur telah berjalan", ujar Hj. Sri Heviyana Supardi. di Gedung KONI Kab. Cirebon, Sabtu (13/08). Sri Heviyana menambahkan, berdasarkan data yang ada Pengurus KONI Kab. Cirebon yang juga Pejabat Publik atau Struktural ada sekitar sepuluh orang diantaranya Ketua I KONI, Zaenal Abidin Rusyamsi yang juga menjabat sebagai Sekda, Kab. Cirebon. Sri Heviyana yang juga Istri Bupati Cirebon itu berharap, para Pengurus KONI Kabupaten Cirebon yang terpaksa harus mengundurkan diri karena terbentur aturan, tetap memberikan sumbangsih saran dan pemikirannya dalam memajukan prestasi olahraga Kabupaten Cirebon. "Harapan saya kalau pada akhirnya mereka harus mengundurkan diri, mereka tetap bisa untuk memberikan saran dan pemikirannya demi kemajuan olahraga Kabupaten Cirebon," pungkasnya. (Alex Sunardi/DM)

Proses Pemulangan Nazar Cukup Lama

Tipe Berita = politik



Bandung,(13/08/2011) - Kedatangan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazarudin dari Bogota ke Jakarta yang memakan waktu 38,5 jam menjadi perhatian masyarakat Indonesia meskipun hanya melalui pesawat televisi maupun media radio yang menyiarkan langsung laporan kepulangan Nazarudin. Kepulangan Nazarudin yang dinanti banyak orang ini sempat molor cukup lama. Kedatangan Nazarudin yang cukup lama ini dikomentari Pakar Hukum Tata Negara Universitas Pajajaran Bandung Indra Perwira dengan jawaban singkat yakni: “Kok lamaaaaaaaa……??? Kepada RRI Bandung melalui pesan singkatnya,Indra Perwira juga menyatakan,maksud dari kata lama tersebut mengandung makna bahwa sudah hampir 3 bulan Nazarudin kabur, mengapa baru bisa ditangkap malam ini(Sabtu,13/08). Indra yang seringkali berkomentar cukup pedas melalui RRI,malam ini masih melalui pesan singkatnya kepada RRI,dirinya mengira Nazarudin sudah melakukan face off alias ganti wajah. Namun ternyata ungkap Indra sekaligus mengakhiri pesan singkatnya,bahwa tampang Nazarudin ternyata tampangnya masih sama alias masih yang itu juga.(lj)

Kasus Nazarudin,Tak Perlu Didramatisir

Tipe Berita = kriminal



Bandung,(13/08/2011) – Wakil rakyat dari Fraksi PDI-P DPRD Jawa Barat Deden Darmansyah menilai,kasus yang menimpa Bang Nazarudin adalah tindak pidana biasa sehingga tidak perlu didramatisir oleh Media. Kang Deden,demikian panggilan akrabnya,kepada RRI melalui pesan singkatnya malam ini(13/08)mengatakan,kedatangan Nazarudin menunjukkan bahwa Negara dan Kepolisian kita sangat dihargai di Dunia Internasional,termasuk oleh Interpol. Deden juga menghimbau kepada semua pihak untuk tetap mendahulukan azas Praduga tak bersalah,sebab salah tidaknya Bang Nazar biarlah nanti Pengadilan yang menentukan,walaupun bagaimana Bang Nazar adalah saudara kita sebangsa dan beliau adalah pejabat Negara yang harus kita hormati. Menurut Deden,penyidik akan sangat teliti dan obyektif dalam melakukan pengembangan perkara,sepanjang tidak cukup alat bukti dan penyidikpun tidak akan menyeret pihak-pihak lain. Masih diungkapkan Deden melalui pesan singkatnya,semua pihak tak perlu khawatir dan ketakutan berlebihan. Sebaliknya Komisi Pemberantasan Korupsi KPK juga harus bijak dalam melakukan penyidikan. Penegakan hukum tegas Deden,substansinya adalah membuat seseorang kapok dan jera,oleh karenanya semua pihak harus bijak dalam menangani setiap kasus tindak pidana.(lj)

Ratusan Napi Dapat Remisi

Tipe Berita = kriminal



Bandung, (15/08/2011) -Sebanyak 621 narapidana yang menghuni di seluruh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Jawa Barat dipastikan akan mendapat remisi umum II atau bebas saat Idul Fitri dan HUT ke-66 Republik Indonesia pada 2011 ini. Mereka mayoritas narapidana yang tersangkut kasus kriminal. Hal tersebut diungkapkan Kepala Divisi Kemasyarakatan Kemenhum HAM Jabar Dedi Sutardi, kepada wartawan Senin (15/08/2011), di Bandung. Menurutnya, jumlah narapidana saat ini mencapai 15 ribu orang yang tersebar di 21 Lapas dan 2 Rutan. Berdasarkan catatannya 7.075 napi memperoleh remisi HUT RI, dari jumlah tersebut ada 6.138 napi mendapatkan juga remisi Idul Fitri. "Untuk HUT RI tahun ini, sebanyak 449 orang mendapat remisi bebas. Sementara remisi bebas untuk lebaran diberikan kepada 172 orang,"jelasnya. Ia menambahkan, remisi yang diperoleh narapidana itu beragam. Untuk HUT RI para napi diberi remisi antara 1 hingga 6 bulan, dan remisi Idul Fitri antara 15 hari hingga 2 bulan. Dedi juga menerangkan, kriteria napi mendapat remisi itu yakni berkelakuan baik serta minimal sudah menjalani masa hukuman selama enam bulan sejak ditahan. Misal, narapidana yang sudah ditahan enam bulan hingga satu tahun, maka remisinya satu bulan. "Mayoritas narapidana yang mendapat remisi berasal dari narpidana tindak kriminalitas. Sedangkan yang berasal dari narkoba, korupsi jumlahnya tidak terlalu banyak," ungkapnya. Sementara itu untuk pemberian remisi, akan diberikan secara simbolis pada upacara Hut R.I, di masing-masing lapas.(Endang/az)

Pencuri Benda Pusaka Berhasil Dibekuk

Tipe Berita = kriminal



Cirebon, (16/08/2011) - Dua orang pelaku tindak Pidana pencurian benda-benda pusaka yang tersimpan di dua keraton yakni Keraton Kasepuhan dan Keraton Keprabonan Cirebon berhasil dibekuk oleh Satreskrim Polres Cirebon Kota. Dari 2 orang tersangka tersebut yakni E.D dan R.S sebenarnya masih ada hubungan kekerabatan keraton, polisi berhasil menyita 4 senjata pusaka, masing masing, 1 Pucuk Pedang Portugis atau Pedang Senopati, 1 Pucuk Pedang Kayu atau pedang pengiring sultan dan 1 pucuk mata tombak Ki Sarotama atau mata Tombak. Kemudian Kemangmang dari Keraton Keprabonan dan 1 senjata milik keraton Kasepuhan Cirebon yakni 1 Pucuk Tombak Kinata. Kasat Reskrim AKP Agah Sonjaya, di Mako Polres Cirebon Kota Senin (15/08) mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada tanggal 4 Juni 2011 di Keraton Kasepuhan Cirebon dan pada tanggal 23 Juni 2011 di Keraton Keprabon Cirebon. Modus Operandi yang digunakan pelaku, kata Agah, para pencuri mengambil pusaka secara diam diam dan dimasukkan ke dalam pakaian lalu membawanya kabur dengan maksud untuk dijual. "Modusnya diambil terus diselapin ke pakaian dan di bawa kabur," terang AKP Agah. Salah satu pusaka yakni Tombak Cangak berhasil dijual kepada penadah barang pusaka seharga Rp 2 Juta. "Ada satu tombak yang sudah dijual seharga Rp.2 juta dan itu sudah kami sita " ungkap Agah. AKP Agah Sonjaya. Atas perbuatannya itu, ke 2 tersangka tersebut diancam pidana hukuman kurang lebih 10 tahun penjara dan denda 100 juta rupiah sesuai dengan peraturan perundang – undangan yang berlaku. " UUD Tentang Benda Cagar Budaya, Pasal 26 UUD 5 thn 1992, barang siap dengan sengaja merusak benda cagar budaya dan situs serta lingkungannya dan atau membawa memindahkan mengamil, mengubah bentuk dan atau warna memugar atau memisahkan benda cagar budaya tanpa ijin pemerintah dikenakan sanksi hukuman Pidana 10 tahun penjara dan denda Rp 100 juta," papar AKP Agah. Dari aksi pencurian di 2 keraton tersebut, masih tersisa 3 buah pusaka dari keraton keprabonan yang belum ditemukan yakni Satu buah pusaka cangak, Satu buah tombak dan satu buah keris. "Kita masih buru barang bukti 3 Pusaka yang masih hilang." tutur AKP Agah. Sementara itu satu tersangka lain yakni A.W Warga Karya Mulya Kota Cirebon masih belum tertangkap dan kini masih dalam pengejaran pihak kepolisian alias buron dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Pihak Kepolisian pun masih terus melakuka penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut untuk dapat mampu mengungkap Jaringan di balik peristiwa pencurian benda–benda pusaka yang terjadi di 2 Keraton di wilayah Kota Cirebon yakni Kasepuhan dan Keprabonan. (Azi Satriya/DM)

Puasa, Latihan Tetap Jalan

Tipe Berita = olahraga



Cirebon, (15/08/2011) - Pecatur Kabupaten Cirebon Agung intensifkan latihan menjelang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur tahun 2011 yang akan berlangsung di Palembang Sumatera Selatan 8 September 2011 mendatang. Meski di bulan ramadan, Pecatur Junior Kab. Cirebon terus mengintensifkan latihan. Sekretaris Umum Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Catur Seluruh Indonesia -(Percasi) Kab. Cirebon. Eka Wahidin yang ditemui Reporter RRI Cirebon, Alex Sunardi, Senin (15/08) mengatakan, puasa jangan dijadikan halangan bagi Agung untuk berhenti berlatih dan mengurangi porsi latihannya. Bahkan latihan harus semakin diperbanyak. " Jika biasanya seminggu 3 kali latihan di bulan ramadhan ini Agung berlatih 4 kali dalam seminggu, mengingat pelaksanaan Kejurnas Catur tahun 2011 di Palembang waktunya sudah semakin dekat," tutur Eka. Dengan latihan intensif, Eka optimistis pada Kejurnas Catur di Palembang nanti Agung bisa meraih hasil yang terbaik dan bisa membawa pulang medali, apalagi ditunjang dengan bakat dan kemampuan yang dimilikinya. "Dengan bakat dan kemampuan yang dimiliki Agung, saya optimis di Kejurnas nanti Agung bisa meraih hasil yang terbaik", ujar Eka Eka Wahidin menambahkan, meskipun diliputi rasa optimisme yang cukup tinggi untuk meraih hasil terbaik Pada Kejurnas Catur tahun 2011 nanti, namun dipastikan hal tersebut tidak akan diraih dengan mudah mengingat lawan-lawan yang akan dihadapi merupakan pecatur-pecatur terbaik Nasional. "Untuk bisa meraih juara seperti yang diinginkan, tentu tidak akan mudah. lawan yang dihadapi pun merupakan pecatur terbaik di Provinsinya masing-masing," katanya. Prestasi Agung sendiri, yakni berhasil menjadi salah satu wakil Jawa Barat yang akan berlaga pada Kejurnas Catur tahun 2011 setelah pada Kejurda Catur Jawa Barat tahun 2011 di Kab. Garut Mei lalu berhasil meraih Juara ke 2 di kelas F Yunior putra. (Alex Sunardi/DM)

Pengendara Keluhkan Kondisi Pantura

Tipe Berita = populer



Cirebon, (16/08/2011) - Beberapa ruas jalan di wilayah Pantura Cirebon kondisinya masih tidak layak mulai dari jalan yang bergelombang dan berlubang. Berdasarkan pantaun Reporter RRI Cirebon Azi Satrya di lapangan, ruas jalan yang tidak layak terutama di jalur Arjawinangun sampai Palimanan. Kemudian Palimanan, Jamblang, Plumbon dan juga Plered Kabupaten Cirebon. Demikian pula akses Jalur utama di Kota Cirebon juga bergelombang dan tidak sedikit yang berlubang seperti di jalan Diponegoro, Tuparev, Sisingamangaraja dan Yos Sudarso. Hendra, warga Kab. Cirebon yang sehari harimenggunakan akses jalan Pantura Cirebon mengatakan, meski saat ini ada banyak perbaikan jalan, namun beberapa ruas jalan di Pantura Cirebon masih dalam kondisi yang sama bergelombang dan juga berlubang. " Sebagai pengguna jalan yang aktif kondisi jalanan seperti ini akan membuat warga terganggu ketika berkendaraan," ujar Hendra. Hendra berharap besar ruas – ruas jalan yang masih mengalami kerusakan bisa secepatnya diperbaiki secara maksimal dan sebaik mungkin, agar para penguna jalan bisa nyaman dalam berkendaraan. (Azi Satriya/DM)

HMI Desak Bupati Tasikmalaya Mundur

Tipe Berita = populer



Tasikmalaya,(07/10/2011) –

Puluhan mahasiswa yang tergabung Himpunan Mahasiswa Islam HMI Tasikmalaya mendatangi Kantor Bupati Kabupaten Tasikmalaya meminta pertanggung jawaban Bupati H. Uu Ruzanul Ulum terkait penambangan pasir besi.

HMI mendesak pemerintah bersikap tegas untuk menghentikan penambangan pasir besi,terlebih setelah kasus kematian 2 orang siswa yang tenggelam di bekas galian pasir besi yang tidak direklamasi.

Menurut Koordinator aksi Ade Sandi Irawan,penambangan pasir besi sejak awal banyak pengusaha yang mengabaikan reklamasi dan reboisasi bekas lahan pertambangan yang menyebabkan kerusakan lingkungan bahkan korban jiwa.

Dijelaskannya,pemerintah seharusnya bisa peka terhadap permasalahan tersebut sehingga jika Bupati tidak mau menghentikan pasir besi Bupati dianggap sudah mendzolimi rakyat.

Selain itu Ade Sandi Irawan juga mengatakan,pemerintah Kabupaten Tasikmalaya sudah melakukan pembohongan publik karena kandungan uranium yang berbahaya bagi masyarakat tidak pernah disosialisasiskan kepasa masyarakat.

Oleh sebab itu pihaknya mendesak agar pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melakukan tindakan tegas dengan menghentikan pengusaha yang melanggar aturan.

Selain itu juga pihaknya meminta agar pemerintah daerah medmbuka informasi kepada masyarakat tentang pasir besi yang lengkap tanpa ada yang ditutupi,apabila Bupati tidak mampu melakukannya maka pihaknya mendesak agar Bupati H. Uu Ruzanul Ulum mundur dari jabatannya sebagai Bupati Tasikmalaya.(nova/lj)

Belum Dikukuhkan, Organisasi Tetap Jalan

Tipe Berita = olahraga



Cirebon, (16/08/2011) - Pelantikan Kepengurusan Cabang (Pengcab) Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kota Cirebon untuk periode 4 tahun ke depan masih belum ada kejelasan hingga saat ini. Ketua Umum Pengcab PJSI Kota Cirebon, Nasrudin Azis mengatakan, pelantikan tersebut belum bisa memberikan kabar kepastian tanggal dan waktunya. "Kita masih menunggu keputusan dari Pengda PJSI Jawa Barat mengenai berbagai hal," terang Nasrudin. Namun demikian tambah Nasrudin, pada prinsipnya meski belum dilantik akan tetapi seluruh pengurus PJSI Kota Cirebon berkomitmen untuk siap memajukan Cabang Olahraga (Cabor) Judo Kota Cirebon kedepannya. (Azi Satrya/DM)

Anggota DPR RI Adopsi Balita Lumpuh Otak

Tipe Berita = populer



Bandung, (16/08/2011) - Balita kurang gizi karena mengindap penyakit lumpuh otak, Keisha (4) akan mendapatkan 2 Ayah Angkat sekaligus. Kedua Ayah Angkat yang menyatakan kesiapannya yakni Anggota DPR RI Komisi VI Syarif Bastaman dan Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda. Hal tersebut diungkapkan Syarif kepada wartawan di hadapan kakek dari Balita tersebut Ayat Hidayat (65), setelah diajak Wakil Walikota Bandung Ayi Vivananda, Selasa (16/08) di rumah Bocah di Gang Afandi di Kelurahan Braga. Ketika melihat bocah perempuan yang hanya tinggal kulit dan tulang tergolek di kasur tipis lembab dan bau. Syarif hanya terdiam menatap Keisha dengan selang di hidung. "Kalau bisa makannya jangan melalui hidung, kasihan melihatnya," ujar Syarif sambil mengelus Keisha. Saat dielus, Keisha hanya terdiam dan matanya menatap Syarif seakan minta pertolongan. "Saya benar-benar kaget, terkejut dan prihatin kok masih ada anak kurang gizi di tengah kota besar seperti Bandung ini," tutur Syarif sambil matanya berkaca-kaca. Melihat kondisi tersebut, Syarif pun terenyuh dan menyatakan kesiapannya mengadopsi anak yang membutuhkan pertolongan itu. "Saya siap menjadi orangtua angkat Keisha, semata-mata karena kemanusiaan, tidak ada hubungannya dengan politik, apalagi daerah pemilihan saya Garut dan Tasik," tandas Syarif. Menurut Syarif masih banyak anak yang kurang gizi di Indonesia tercinta dikarenakan program kesehatan pemerintah belum berpihak ke rakyat miskin. "Saat ini dana kesehatan lebih banyak ke pembangunan fisik, sedangkan untuk pengobatan warga miskin sangat kurang, ini lah potret nyata bangsa kita," cetus Syarif. Syarif bersedia menanggung kesehatan Keisha sampai pulih termasuk kebutuhan nutrisi yang dikabarkan butuh dana Rp 406 ribu per hari. Berkaitan dengan itu Syarif mengajak para pengusaha Bandung untuk membantu warga miskin, karena masih banyak Keisha- Keisha lainnya. Sementara itu, Ayat Hidayat mengaku sangat senang dan bahagia karena cucu tercintanya ada yang membantu. "Alhamdullilah ada orang membantu untuk membelikan nutrisi, mudah-mudahan Keisha ada keajaiban bisa sembuh," harap Ayat. Ketika Ayat menjelaskan bahwa kebutuhan nutrisi Keisha hanya Rp 203 ribu/ minggu bukan Rp 406 ribu per hari, Sarif dan Ayi pun menyanggupinya.(Dadi Mulyadi)

Tes Kesehatan Gratis Bagi Pengemudi Bus

Tipe Berita = populer



Cirebon, (16/08/2011) - Pada Arus Mudik Balik Lebaran 1432 Hijriah Tahun 2011, PT Jasa Raharja (PERSERO) Perwakilan Cabang Cirebon menggelar pemeriksaan kesehatan kepada awak Bus, khususnya pengemudi di P.O Bhinneka Sangkuriang Kota Cirebon. Puluhan Awak Bus Antri Berobat. Hal itu dilakukannya sebagai upaya preventive atau pencegahan berbagai kemungkinan pada masa Arus Mudik Balik Lebaran. Kegiatan Pemeriksaan Kesehatan dilakukan Selasa (16/08) mulai pukul 09.30 WIB di Halaman P.O Bhinneka Sangkuriang di Jalan Pilang Cirebon. Puluhan Awak Bus yang sudah menunggu pun langsung antri untuk mendapatkan cek kesehatan gratis oleh pihak Tim Kesehatan POLRI yang sudah bekerja sama dengan PT Jasa Raharja. Para awak Bus yang sebagian besar laki-laki tersebut terlihat gembira bisa memeriksakan kesehatannya dengan baik.Bahkan mendapatkan obat- obatan langsung. Secara keseluruhan dari hasil pemeriksaan tersebut para awak Pengemudi Bus dari P.O Bhinneka Sangkuriang Cirebon dalam kondisi prima dan siap untuk membawa penumpang pada musim arus mudik Balik Lebaran 1432 H tahun 2011. Kepada RRI disela–sela pemeriksaan Kesehatan, Kepala Perwakilan PT Jasa Raharja Cabang Cirebon, Yatman Heryatman mengatakan kegiatan pemeriksaan ini salah satu agenda rutin yang dilakukan untuk meminimalisir berbagai hal atau kemungkinan yang tidak diinginkan ketika berkendaraan, baik sebagai pengemudi maupun seluruh keselamatan penumpang. "Ini menjadi agenda rutin mas, tapi hanya pada moment lebaran," ujar Yatman. Dijelaskannya, tujuan utama menggelar kegiatan tersebut agar seluruh awak bus bisa membawa seluruh penumpang selamat sampai ke tujuan baik itu yang di darat, laut dan juga Udara. " Ya, kita harapkan utamanya awak pengemudi sehat agar bisa membawa semua penumpang selamat sampai tujuan dan bisa berlebaran di kampung halamannya masing-masing," tutur Yatman. Sementara itu Pimpinan P.O Bhinneka Sangkuriang Cirebon Abdul Hamid, mengatakan pihaknya siap ikut mensukseskan Arus Mudik Balik Lebaran tahun ini dengan cara mengoptimalkan semua armada yang berjumlah 100 Bus dan juga kondisi awak Pengemudi, agar dalam keadaan sehat serta Prima sesuai dengan instruksi dari pihak Jasa Raharja. "Kita pokoknya siap melayani seluruh penumpang arus mudik Balik dengan semua kemampuan yang kita miliki, 100 armada pun kita siagakan," tegas Abdul Hamid. Pemeriksaan kesehatan bukan saja dilakukan di P.O Bhinneka Sangkuriang Cirebon, tapi juga secara berjenjang di wilayah Terminal Harjamukti Kota Cirebon, Kuningan dan Kabupaten Majalengka (Azi Satriya/DM)

Remisi Merupakan Berkah Bagi Napi

Tipe Berita = populer



Cirebon, (17-08-2011) - Sebanyak 455 Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Cirebon mendapat remisi pada peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 66, bukan saja menjadi kebangaan dan kegembiran bagi masyarakat yang bebas atau tidak terkena jerat hukum, akan tetapi Warga Binaan atau Napi yang menjalani masa tahanan di Lapas atau Rutan pun menikmati hal yang sama, Pasalnya setiap hari kemerdekaan warga binaan menerima remisi atau pengurangan masa tahanan, salah satunya di Lapas Narkotika Kelas IIA Kota Cirebon. Tercatat 455 Orang warga Binaanya mendapatkan Remisi. Untuk Remisi Umum 1 sebanyak 233 orang, Remisi Umum 2 sebanyak 24 Orang, 19 orang masih menjalani kurungan pengganti Denda, 198 Orang masih menunggu SK Remisi Umum 1 dari Pusat dengan rentan waktu 1 sampai 8 bulan serta 5 orang lainnya bebas langsung. Sedangkan untuk sisanya yakni 431 Warga Binaan tidak mendapatkan remisi karena sebagian besar belum menjalani 1 per 3 masa tahanan yang telah ditetapkan sesuai aturan perundang – undangan yang berlaku. Pemberian remisi dilakukan saat Upacara HUT Kemerdekaan RI ke 66, Rabu (17/08) di Aula Lapas. Wakil Bupati Cirebon H. Ason Sukasa usai memberikan secara simbolis Remisi Warga Binaan mengatakan, pemberian remisi kepada Warga Binaan tersebut merupakan bentuk perhatian dari Pemerintah Pusat. "Ini satu bentuk perhatian dari pemerintah pusat kepada warganya," ujar Ason Sukasa. Ason Sukasa berharap, agar seluruh warga binaan yang mendapat remisi memanfaatkannya dengan baik dan terus berperilaku yang baik pula. Jika sudah keluar tidak mengulangi tindak kejahatan yang akan membawanya ke hotel prodeo kembali. " Jangan sampai mengulangi tindak kejahatan kembali itu yang saya harapkan kepada Warga Binaan," ujarnya. Sementara itu saat dimintai komentarnya seusai kegiatan Upacara Pemberian Remisi, Kalapas Narkotika Kelas IIA Cirebon Amran Silalahi mengatakan pemberian remisi yang secara rutin dilakukan merupakan suatu berkah bagi para warga Binaan dalam menjalani masa hukumanya. " Itu suatu berkah bagi para warga Binaan di seluruh Indonesia bukan saja di Cirebon," kata Amran. Lebih lanjut Amran menegaskan warga binaan yang mendapatkan remisi baik yang belum bebas maupun sudah bebas untuk jangan mengulanginya kembali dan bisa hidup layak serta normal kembali di lingkungan masyarakatnya. "Remisi tersebut harus dimanfaatkan dengan baik dan jangan sampai mengulanginya lagi," tegas Amran. Seusai Kegiatan Upacara Pemberian Remisi seluruh Pejabat Pemerintahan Kabupaten Cirebon didampingi pejabat Lapas Narkotika Kelas II A Cirebon meninjau dan melihat–lihat hasil kerajinan para Warga Binaan berupa anyaman miniatur perahu dan lain sebagainya serta kerajinan bola sepak. (Azi Satrya/DM)

Cabor Kecewa Terkait Dana Stimulan

Tipe Berita = olahraga



Cirebon, (17-08-2011) - Dana Stimulan Pembinaan tahun 2011 yang diterima KONI Kabupaten Cirebon sebesar Rp. 200 juta yang akan dibagikan kepada 26 Cabang Olahraga (Cabor) dianggap masih sangat minim dan belum sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh cabor. Pernyataan tersebut diungkapkan Sekretaris Umum Pengcab Persatuan Bola Voli SeluruhIndonesia (PBVSI) Kabupaten Cirebon, Ahmad Jajuli, di Cirebon, Rabu (17/08). Ahmad menilai dengan hanya 200 juta, maka setiap cabor hanya akan mendapatkan Rp. 15 juta. "Ini sangat tidak mencukupi untuk melakukan proses pembinaan. Kita akan sulit melakukan pembinaan dalam satu tahun dengan anggaran cuma 15 juta," tandas Ahmad. Ahmad Jajuli menuturkan, untuk Bola Voli saja dalam satu tahun minimal membutuhkan anggaran pembinaan diatas 50 juta rupiah, apalagi jika banyak kejuaraan yang diikuti tentu anggaran yang dibutuhkan pun akan semakin besar pula. Terkait hal itu, dirinya sangat menyesalkan dan menyayangkan dengan kecilnya anggaran pembinaan ini. "Ini membuktikan KONI maupun Pemerintah Kabupaten Cirebon kurang serius memajukan prestasi olahraga di Kabupaten Cirebon," tegas Ahmad. Ahmad Jajuli mengaku heran dengan kebijakan Pengurus KONI Kabupaten Cirebon, karena anggaran kesekretariatan lebih besar daripada anggaran pembinaan, padahal seharusnya kebalikannya. Ahmad Jajuli berharap, kedepan KONI dan Pemerintah Daerah diharapkan bisa lebih serius lagi dalam memajukan prestasi olahraga tentunya dengan memberikan anggaran yang cukup proporsional, karena jika tidak harapan untuk melihat kemajuan prestasi olahragaKabupaten Cirebon hanya mimpi belaka. (Alex Sunardi/DM)

Hukum Tipikor Harus Ditegakkan

Tipe Berita = politik



Cimahi,(18/08/2011) - Mental korupsi harus dikikis habis melalui pendidikan anti korupsi dengan sasaran para pejabat negara baik legislatif maupun eksekutif termasuk partai politik. Hal itu disampaikan anggota DPRD Kota Cimahi dari Fraksi PKS Masrokan kepada RRI menanggapi pidato Kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudoyono dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun ke 66 Proklamasi Kemerdekaan RI. Menurut Masrokan tindak pidana korupsi di Indonesia saat ini sudah menjadi bahaya laten,sehingga hukum tindak pidana korupsi harus ditegakkan dengan benar agar menimbulkan efek jera. Masalah korupsi kata Masrokan sudah menjadi permasalahan bersama karena dampaknya membahayakan perekonomian negara dan rakyat. ” Ini untuk perbaikan bersama bukan hanya secara institusi tapi memang harus ada pembinaan bersama baik itu ditingkat pribadi maupun ditingkat institusi. “ Untuk anggota Dewan sendiri jelas Masrokan,peluang untuk melakukan korupsi cukup besar walaupun administrasi anggota Dewan tidak boleh bermain proyek oleh karenanya partai politik harus lebih selektif dalam memilih kadernya yang akan dipilih menjadi anggota anggota Dewan. Sementara Dedi Kuswandi anggota Dewan dari Partai Amanat Nasional mengatakan,secara substantif sambutan Kepala Negara itu cukup membangun sehingga harus mendapat dukungan dari pemerintah daerah baik eksekutif maupun legislatif. Namun biasanya kebijakan nasional bila dilaksanakan ditingkat daerah menjadi bias sehiangga harus dikawal oleh dewan.(amelia/lj)

VIKU Boyong Piala Kapolrestabes Bandung

Tipe Berita = olahraga



Bandung, (17/08/2011) - Berbekal pengalaman sejumlah pemain senior, seperti Susanti Martalia, Nenda, Ana dan Devota yang tergabung dalam Tim Bola Voli VIKU Ditajenan, tampil menjadi juara pertama Turnamen Bola Voli Kapolrestabes Cup I/2011, sekaligus mengenang Almarhum Tokoh Bola Voli Jabar Dedy Finky, yang berlangsung sejak 8 hingga 17 Agustus 2011, yang berlangsung di Lapangan Asrama Polisi, Jalan Samoja Bandung. Kemenangan VIKU pada final yang berlangsung Rabu, (17/08), dengan mengalahkan Tim Bahana Bina Pakuan (BBP) 3-0 (25-14, 25-23, 25-22). Pada awal pertandingan, BBP yang dimotori dua pemain Proliga Dessy Saptarini dan Shinta yang bertindak sebagai Libero sebenarnya sudah leading hingga kedudukan 9-3 untuk BBP. Namun faktor mental masih mempengaruhi anak-anak BBP yang menurunkan sebagian besar pemain muda dan belum banyak memiliki jam terbang bertanding, sehingga VIKU mampu mengejar. Bahkan jauh meninggalkan perolehan angka, hingga berakhirnya set pertama yang ditutup dengan skor 25-14 setelah Ana melancarkan smesh dan bola bergulir di tempat yang kosong. Dalam kondisi fisik yang kurang stamina karena sebagain pemain sedang menjalani puasa, untuk bisa meraih poin, kedua tim pun melakukan teknik permainan yang tidak terlalu menguras tenaga, seperti pressing atau bola-bola tipuan. Selain itu, perolehan poin juga dikumpulkan kedua tim akibat melakukan kesalahan. Buktinya Hesti dari BBP melakukan kesalahan umpan yang terlalu panjang dan bolapun jatuh di luar lapangan, sehingga VIKU tidak perlu berjuang keras untuk bisa memenangkan set kedua yang ditutup dengan skor 25-23. Memasuki set ketiga susul menyusul angka sempat terjadi hingga memasuki angka kritis. Posisi angka sempat sama 21. Dessy sebagai Kapten Tim BBP sebenarnya sudah menginstruksikan rekan setimnya untuk bermain tenang, agar bisa mencuri satu set kemenangan di set ketiga. Namun lagi-lagi mental kembali berbicara anak-anak asuhan pelatih Sugandi ini tidak mampu mengatasinya. Sebaliknya lawan merasa mampu menuntaskan partai final tersebut. Hal itu dibuktikan oleh sebuah smesh yang tidak terlalu keras dari Susanti dan bola jatuh ditempat yang kosong. Akhirnya set ketiga kembali dimenangkan VIKU, 25-22. sekaligus keluar sebagai kampiun Turnamen Bola Voli Kapolrestabes Bandung yang pertama dan hadian total uang Rp. 10 juta dan Piala Bergilir Kapolrestabes Bandung. Usai pertandingan, Sugandi mengaku, secara skill permainan anak-anak asuhnya tidak jauh berbeda dengan pemain VIKU, namun kekalahan ini lebih disebabkan faktor mental. "Mentalnya kurang siap, ya akhirnya di finishing banyak melakukan kesalahan. Selalu melakukan kesalahan di angka kritis, anak-anak jadi kelihatan tertekan," ujar Sugandi. Sementara Pelatih VIKU Ditajenan Adang Somantri menilai, VIKU ini memang senior tapi kita tetap waspada terhadap serangan-serangan BBP," Alhamdulillah anak-anak bisa bermain tenang, meski diawal selalu tertinggal dalam raihan poin. Ini karena mental anak-anak VIKU di atas BBP," katanya. (Dadi Mulyadi)

8501 Napi Jabar Mendapat Remisi

Tipe Berita = kriminal



Bandung,(18/08/2011) – Dari 15.975 penghuni Lapas dan Rutan di Jawa Barat,8.501 narapidana mendapatkan remisi atau pengurangan masa penahanan dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan RI ke 66. Dari jumlah tersebut 515 orang nara pidana diantaranya langsung bebas. Selain itu Kepala Kanwil Kantor Hukum dan HAM Jawa Barat Natsir Almi juga mengatakan pihaknya juga memberikan remisi umum susulan yang tahun sebelumnya tidak memperolehnya serta remisi umum berdasar PP tahun 2006 yang berkaitan dengan pidana khusus tertentu. Disinggung remisi yang diperoleh Poly Karpus 9 bulan Natsir Almi kurang memahaminya,namun dia menegaskan yang menjadi sorotan adalah Ariel Peterpan tahun ini tidak mendapatkan remisi karena belum mempunyai kekuatan hukum tetap. “Se Jawa Barat itu ada 8501 orang yang terdiri dari remisi umum 6841 orang dan remisi bebas murni se Jawa Barat 515 orang dan remisi berdasarkan PP 28/2006 ini khusus kasus-kasus tertentu itu 1108 orang dan remisi susulan itu 37 orang. Poli Karpus secara detailnya saya juga lupa,kenapa Ariel tidak dapat,itu juga sebabnya Ariel karena belum putus masih kasasi dia”. Dua nara pidana yang memperoleh remisi langsung bebas antara lain Kusrini warga Cilacap Jateng mengaku senang. Ia telah menghuni sel Lapas Wanita Bandung sejak 2 tahun lalu dengan kasus pencurian. Satu lagi yang mengaku senang atas keluarnya dari jeruji besi adalah seorang warga negara China yang dihukum 3 tahun 2 bulan dengan kasus Narkoba.(endang/lj)

Remisi Bagi Napi Berperilaku Baik

Tipe Berita = kriminal



Bandung,(18/08/2011) - Untuk memahami pengertian tentang pemberian remisi atau pengurangan masa tahanan kepada seseorang nara pidana,bukan berarti nara pidana tersebut kehilangan hak perdatanya. Oleh karena itu siapapun yang akan diberikan remisi,maka yang bersangkutan harus memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan,terutama terkait dengan perilakunya selama yang bersangkutan berada di Lembaga Pemasyarakatan-Lapas. Demikian diungkapkan Pakar Hukum Tata Negara Universitas Pajajaran Bandung Prof Panca Astawa dalam dialog pagi RRI Bandung menyoroti pemberian remisi kepada nara pidana dalam rangka Peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan RI ke 66 tahun 2011. Menurut Prof Panca Astawa, Siapapun dia sebagai nara pidana dan apapun tindak pidana yang dilakukannya sepanjang memenuhi persyaratan untuk memperoleh remisi maka tidak ada alasan tidak memberikannya. “Bukan persoalan dia seorang koruptor atau bukan,seorang maling atau seorang perampok atau pembunuh tidak melihat hal itunya,bagaimanapun juga dia sudah menjalani hukuman atas perbuatan yang dilakukan,dia sudah menjalani hukuman. Selama dia menjalani hukuman ada tidak perubahan,ya orang kan bisa aja berubah. Disitulah dia dipidana maksudnya untuk merenungkan hal-hal yang pernah dilakukan,kemudian barangkali disitu menjadi konsentrasi”. Persoalannya ungkap Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Pajajaran Bandung ini,bagaimana menyikapi keinginan masyarakat agar koruptor jangan diberikan remisi. Hal itu tegas Prof Panca,berarti kita mengabaikan norma hukum yang ada,apabila memang akan mengadopsi keingingan masyarakat tersebut,maka norma nya harus dihilangkan atau diperbaiki terlebih dahulu. Bagi Prof Panca, ketika seseorang dalam proses hukum didakwa melakukan satu perbuatan tindak pidana korupsi,maka aturannya kembali kepada proses hukum yang berlaku.(lj)

Pengcab Wushu Tagih Janji KONI

Tipe Berita = olahraga



Bandung, (19/08/2011) - Hasil kurang memuaskan pada Kejurnas Wushu yang berlangsung di Makassar Sulawesi Selatan, salah satu faktornya, akibat kurang optimalnya latihan. Tim Wushu Jabar yang sebagian besar diperkuat atlet Kota Bandung, pada Kejurnas sekaligus Babak Kualifikasi PON XVIII/2012 Riau hanya mampu meraih 1 medali emas lewat atletnya Indra Senduk. Menurut Ketua Umum Pengurus Cabang (Pengcab) Wushu Indonesia (WI) Kota Bandung, Andrias Wihardja khusus cabor wushu, gedung latihan merupakan hal yang vital, karena kalau berlatih diatas lantai (treck) di Lintasan Atletik Pajajaran yang selama ini digunakan, para atlet tidak bisa lepas untuk melakukan bantingan. " Untuk Wushu kita harus ada gedung latihan permanen, karena harus terpasang samsak dan karpet yang tidak perlu dibonngkar pasang," ujar Andrias, di sela-sela acara buka bersama. Di Hotel Cipaku, Jum'at (19/08). Andrias mengatakan, pada pelaksanaan PORDA IX/2006 Karawang, KONI Kota Bandung sempat menjanjikan akan memfasilitasi keinginan Pengcab WI Kota Bandung. " Saat itu, Ketua Umum KONI Kota Bandung sempat menjanjikan untuk membangun gedung representative, namun sampai saat ini sudah melalui satu PORDA kembali belum juga terealisasi," ucap Andrias. (Dadi Mulyadi)

Atlet Daerah Siap Raih Prestasi

Tipe Berita = olahraga



Cirebon, (20/08/2011) - Sebanyak 15 Atlet Kabupaten Cirebon yang saat ini tengah menjalani Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) PON Jawa Barat diharapkan bisa memberikan kontribusi maksimal bagi Kontingen Jawa Barat pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012 di Riau. Hal itu diungkapkan Ketua Umum KONI Kab. Cirebon Hj. Sri Heviyana Supardi saat ditemui RRI Sabtu (20/8). Saat dimintai komentar dan harapannya terhadap atlet Kab. Cirebon yang saat ini tengah menjalani Pelatda, menurut Sri Heviyana Supardi, menjadi kebanggaan tersendiri baik bagi atlet maupun daerah, karena hal ini merupakan tolak ukur keberhasilan suatu Daerah dalam melakukan pembinaan. Sri Heviyana menegaskan, guna memotivasi para atlet agar meraih yang terbaik, KONI Kab. Cirebon akan memberikan dana stimulan bagi atlet yang saat ini tengah mengikuti Pelatda Tim PON Jawa Barat. "Sebagai bentuk apresiasi juga untuk memotivasi atlet agar meraih hasil yang terbaik, sudah sewajarnya jika KONI memberikan dana stimulan untuk atlet dan kami pun siap memberikan dana stimulan tersebut," ujar Sri Heviyana Supardi. Ditambahkannya, para atlet diminta untuk mempersiapkan diri dengan baik dalam menghadapi Babak Kualifikasi di masing-masing cabang olahraga yang akan dilaksanakan setelah Bulan Ramadhan, untuk bisa lolos ke PON Riau. "Bagi semua atlet Kabupaten Cirebon agar mempersiapkan diri dengan baik untuk menyongsong babak kualifikasi agar bisa lolos ke babak utama PON," harap Sri Heviyana. 15 orang atlet yang berasal dari 5 cabang olahraga yakni Bola Voli, Menembak, Gulat, Tinju dan Atletik. (Alex Sunardi/DM)

500 Ribu Warga Subang Belum Merdeka

Tipe Berita = populer



Subang,(18/08/2011) - Kemerdekaan merupakan anugrah Tuhan YME dan berkat perjuangan gigih dari para pahlawan yang telah mendahului kita. Oleh karena itu pada 66 tahun Usia Proklamasi Kemerdekaan RI,bangsa ini hanya tinggal mengisi Kemerdekaan tersebut. Namun kenyataannya masih ada warga Kabupaten Subang yang belum menikmati makna dan hakekat Kemerdekaan tersebut. Demikian dikemukakan Ketua Fraksi Kebangkitan Peduli Amanat Persatuan FKPAP DPRD Subang Asep Nurhasan. Menurutnya ada sekitar 500 ribu lebih warga Kabupaten Subang yang saat ini masih hidup dalam belenggu kemiskinan. Indikasi ini kata Asep merupakan salah satu faktor belum dinikmatinya makna dan hakekat Kemerdekaan itu. Semestinya tegas Asep,di usia 66 tahun Proklamasi Kemerdekaan RI ini sudah tidak ada lagi yang namanya belenggu penjajahan selain itu masih ada indikasi lain yang masih membelenggu warga masyarakat Kabupaten Subang seperti runtuhnya moral dan terkikisnya jiwa patriotisme dan rasa nasionalisme. Asep juga menegaskan untuk memerdekakan kondisi tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah namun harus menjadi tanggung jawab semua elemen bangsa.(ruslan/lj)

10.000 Ton Beras Operasi Pasar

Tipe Berita = ekonomi



Bandung,(19/08/2011), - Bulog Divisi Regional Jawa Barat menyiapkan 10 ribu ton beras operasi pasar dan pasar murah. Beras sebanyak itu untuk operasi pasar selama bulan Agustus sampai akhir tahun 2011. Sebelumnya melalui pasar murah BUMN Peduli dan Operasi Pasar di Jawa Barat,Bulog Jawa Barat sudah menyalurkan 336 ton beras. Kepala Berum Bulog Divre Jawa Barat Usep Karyana mengatakan,pihaknya juga akan mempercepat penyakuran Raskin alokasi bulan September sebelum hari raya Idul Fitri. “Untuk Raskin alokasi September kita percepat sebelum hari raya Idul Fitri,tentunya ini adalah upaya dalam rangka pergerakan harga beras yang tentunya bisa dikendalikan,bahwa ada peran serta peduli dengan subsidi kemungkinan termasuk gula jika memungkinkan”. Menyinggung stok beras yang dimiliki Perum Bulog Divre Jawa Barat, Asep Karyana menyatakan cukup aman,saat ini stok beras untuk raskin yang ada di gudang-gudang Bulog Jabar 132 ribu ton aman hingga 3,3 bulan dengan asumsi 42 ribu ton per bulan.(ida/lj)

Tamu Hotel Ikut Donorkan Darah

Tipe Berita = populer



RRI Bandung (26/01/2013)

Lima puluh lebih masyarakat, melakukan donorkan darah, pada aksi sosial yang diselenggarakan Grup Dafam Hotel di Kota Bandung, Sabtu (26/01) ,ulai pukul 08.00-12.00 WIB. " kegiatan ini yang merupakan kegiatan corporate social responsibility (CSR) di grup hotel kami, yang rutin setiap tiga bulan sekali," ujar Personalia Manajer Hotel Vio,Gede Eka Sastrawan, di Jl Cimanuk Bandung.

Eka mengatakan, kegiatan tersebut melibatkan karyawan, serta para tamu hotel yang bersedia mendonorkan darahnya.

"meski meleset dari target, namun dengan jumlah setengahnya juga sudah mersa bersyukur, karena ini sebegai bentuk kepedulian pihaknya untuk membantu sesama yang sedang membutuhkan.

Eka Sastrawan menambahkan, melalui program CSR nya, selain aksi donor darah, kegiatan lainnya yaitu mendatangi korban bencana untuk memberikan langsung bantuan.(dadi)


Gubernur Ajak Warga Bangun Provinsi

Tipe Berita = populer



Bandung,(20/08/2011) – Untuk pertama kalinya Pemprov Jawa Barat menggelar upacara peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Barat ke 66 tahun 2011 tanggal 19 Agustus di Lapangan Gasibu Bandung. Menurut Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan diperingatinya Hari Jadi Provinsi Jawa Barat ini setelah Perda Penetapan Hari Jadi Provinsi Jawa Barat disahkan pada tahun 2010 lalu. “ 19 Agustus ini dinyatakan sebagai Hari Jadi Provinsi Jawa Barat dengan sebuah alasan bahwa PPKI itu melakukan sidang ke dua kalinya setelah Indonesia Merdeka pada 17 Agustus,nah pada sidang yang keduanya,kemudian salah satu keputusan penting adalah Bung Karno saat itu Presiden RI pertama mengumumkan provinsi-provinsi di Indonesia. Aada 8 Provinsi diumumkan,yang ke 1 Provinsi Jawa Barat nomor 1,yang ke 2 Provinsi Jawa Tengah,yang ke 3 Provinsi Jawa Timur,yang ke 4 Provinsi Sumatera,yang ke 5 Provinsi Sulawesi,yang ke 6 Provinsi Borneo,belum Kalimantan waktu itu namanya,yang ke -7 Provinsi Maluku dan yang ke 8 Provinsi Sunda Kecil Nusa Tenggara sekarang NTB dan NTT. Itu 8 Provinsi yang pertama kali diumumkan oleh Bung Karno di Sidang PPKI 1945”. Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Jawa Barat ini diikuti ratusan peserta upacara yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat,mulai dari PNS dilingkungan Pemprov Jabar,organisasi masyarakat,pelajar dan Resimen Mahasiswa.Selain itu tamu undangan yang ikut hadir beberapa Bupati/Walikota serta Anggota DPRD Jawa Barat,veteran dan sesepuh Jawa Barat. Seusai menjadi Inspektur Upacara Gubernur Ahmad Heryawan mengajak kepada warga Jawa Barat untuk bersama-sama membangun Provinsi Jawa Barat agar lebih baik lagi. “Kepada masyarakat Jawa Barat marilah kita bangun Provinsi yang kita cintai ini supaya menjadi provinsi yang maju di Indonesia,kita punya modal dasar yang sangat baik yaitu modal Sumber Daya Manusia yang paling besar, tentu SDM yang sangat besar jumlahnya paling besar diantara provinsi-provinsi lain kita ingin jadikan sebagai sebagai sebuah keunggulan”. Dalam pelaksanaan upacara peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Barat tidak ada pengibaran merah putih kecuali penghormatan kepada Pataka Jawa Barat. Rangkaian acara Peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Barat dilanjutkan dengan Sidang Paripurna Istimewa dimana seluruh yang hadir mengenakan pakaian adat sunda serta pemberian Penghargaan Anugrah Inovasi Jawa Barat kepada warega Jawa Barat berprestasi baik di tataran Nasional maupun Internasional. Rangkaian peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Barat diakhiri dengan acara ramah tamah dilanjutkan buka puasa bersama.(ritha/lj)

Wacana Pemisahan Jalur Mobil & Motor

Tipe Berita = populer



Cirebon, (25/08/2011) - Pada Musim Arusa Mudik. dan Balik Lebaran 1432 Hijriah Tahun 2011, arus mudik yang mulai melintasi Jalur Pantura Cirebon baik yang menggunakan sepeda Motor maupun Mobil Pribadi sudah mulai terlihat adanya peningkatan. Kapolres Cirebon AKBP Edy Mardiyanto, susana mudik sudah mulai ada geliat. "Saya lihat sudah ada geliat tapi belum terjadi lonjakan yang signifikan," ujar Edy. Disinggung mengenai solusi untuk mengatasi membludaknya pemudik, terutama mendekati waktu lebaran baik itu pada prediksi Puncak arus mudik yakni H – 4 atau H – 3 lebaran, Polres Cirebon akan memberlakukan jalur berbeda untuk Sepeda Motor dan Mobil dengan sistem yang telah ditetapkan melalui Cara Bertindak (CB) yang telah diinstruksikan kepada seluruh Petugas Kepolisian. "Kalau membludak di H - 4 atau H - 3 kita akan mulai pisahkan jalur untuk sepeda motor dan mobil mulai dari Wilayah Tegalkarang Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon dengan rute untuk mobil melalui Jalan Tol dan Motor langsung pantura " tutur AKBP Edy. Lebih Lanjut Kapolres Cirebon AKBP Edy Mardiyanto menegaskan, untuk para pemudik yang sudah melintasi wilayah Pantura Cirebon sebagian besar dari Wilayah Jakarta karena terlihat dari Plat Nomor Kendaraan bermotor baik Sepeda Motor maupun Mobil dan kebanyakan pemudik dari arah Jakarta, Sementara itu untuk angkutan kendaraan berat jenis truk mulai memadati Jalur Pantura, hal itu dikarenakan peraturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat yakni pada H – 4 Seluruh Kendaraan Berat Jenis Truk dilarang sementara untuk pperasionalnya hingga Musim Arus Mudik Balik Lebaran 1432 Hijriah Tahun 2011 selesai. 'Untuk Truk ada cukup banyak,karena sudah ada pembatasan jam Opersional mulai H - 4," tutur AKBP Edy. Selain itu Juga Pengamanan Maksimal akan diterapkan secara terkonsentrasi di beberapa ruas Jalur Pantura di Wilayah Kabupaten Cirebon yang kerap menimbulkan kemacetan Lalu Lintas seperti halnya di wilayah Pasar – Pasar Tumpah yakni Pasar Tegalgubug, Minggu Palimanan, Plered, Celancang dan Gebang. "Kita akan upayakan pengamanan semaksimal mungkin agar para pemudik bisa nyaman melintasi Pantura Cireebon," pungkas Edy. (Azi Satrya/DM)?

PT KAI Bandung Perketat Keamanan

Tipe Berita = populer



Bandung,(21/08/2011) – Mulai H-7 Lebaran PT Kereta Api Indonesia Daops II Bandung bakal memperketat keamanan di sekitar Stasiun Kereta Api. Menurut Kepala Humas PT KAI Daops II Bandung Bambang S Prayitno,upaya tersebut untuk meningkatkan rasa aman dan nyaman kepada para penumpang. Mereka yang tidak mempunyai tiket kereta tidak diperbolehkan melewati peron. Upaya tersebut menurutnya akan diberlakukan di seluruh Stasiun khususnya Stasiun keberangkatan. Nantinya petugas di sekitar stasiun akan menyampaikan pemberitahuan bagi penumpang sehingga keluarga yang mengantar hanya akan mengantar hingga peron. Hal itu diakui Bambang merupakan upaya baru dan dinilai akan memberi dampak positif. Penumpang akan mendapat kenyamanan baik saat di stasiun maupun saat dalam perjalanan.(ritha/lj)

Polda Jabar Amankan Jalur KA Rawan

Tipe Berita = populer



Bandung,(21/08/2011) – Untuk mengamankan jalur Kereta Api dari sabotase dan aksi kejahatan,Polda Jawa Barat akan menurunkan pasukan khusus. Re[orter RRI Bandung Azis Zulkarnain melaporkan,Polda Jabar akan melakukan pengamanan jalur Kereta Api yang dianggap rawan pada arus mudik maupuk balik Lebaran 2011 mendatang. Kapolda Jawa Barat Irjen Putut Eko Bayu Seno kepada wartawan di Bandung mengungkapkan,pihaknya telah menyiapkan pasukan dan strategi untuk mengamankan jalur kereta api dari aksi sabotase maupun aksi kejahatan lainnya. Dijelaskan Kapolda di wilayah Jawa Barat ada 4 jalur kereta api yang dinilai rawan,seperti jalur Kereta Api Sukatani Purwakarta,Rancaekek Cicalengka,Nagreg Cibatu,Rajapolah dan Banjar. Kerawanan tersebut ungkap Kapolda,bukan saja adanya aksi sabotase namun juga rawan longsor dan pencurian. Sebanyak 7 personil akan diturunkan ke setiap daerah rawan dan melakukan patroli baik menggunakan kendaraan maupun berjalan kaki. “ Kita kan untuk antisipasi sabotase rel kereta api,Polda Jabar akan menempatkan 70 personil yang dibagi menjadi 7 titik masing-masing 10 orang,mengadakan patroli sepanjang rel KA dengan menggunakan sepeda motor dan jalan kaki”. Sementara untuk pengamanan di jalur mudik maupun balik menurut Kapolda,pihaknya mendirikan 388 Pos Pengamanan dan 155 Pos Pantau yang tersebar di wilayah rawan kemacetan maupun kriminalitas,sedangkan personil yang disiagakan mencapai 18.367 petugas yang siap selama 24 jam selama 16 hari operasi ketupat lodaya 2011.(azis/lj)

Ayi Lakukan Sidak Ke Terminal

Tipe Berita = populer



Bandung, (22/08/2011) - Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda mendatangi terminal Bus Cicaheum untuk melakukan inpeksi mendadak (Sidak) dan memeriksa bus-bus pada musim mudik lebaran tahun ini. Saat sidak dan pemeriksaan bus di terminal Cicaheum Jum'at (22/08) Ayi menemukan bus tak laik jalan. Tak ayal Ayi pun langsung mengusir bus tersebut, karena kedapatan bannya gundul. "Bus MR terpaksa saya usir, karena kalau tetap dioperasikan dan jika diijinkan jalan akan membahayakan penumpang," ujar Ayi? Pemeriksaan bus yang dilakukannya itu untuk memberi rasa aman dan nyaman bagi warga Kota Bandung yang hendak mudik. Dikatakannya, uji kelayakan ini pun untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya ketika mengangkut penumpang. "Jika uji kelayakan sudah dilakukan, pemerintah menjamin mudik akan aman, terkecuali ada hal-hal diluar teknis," jelas Ayi. Sementara pada H-3 akan dilakukan tes urine terhadap para pengemudi untuk mengetahui kondisi supir. "Yang saya khawatir Sopir berada di bawahpengaruh alkhohol. Jangan sampai ada pengemudi yang membawa bus dalam keadaan mabuk, karena itu akan membahayakan keselamatan para penumpang," tandas Ayi. (Dadi Mulyadi)

Perusahaan Wajib Bayar THR

Tipe Berita = pendidikan



Tasikmalaya,(22/08/2011) – Perusahaan di Kabupaten Tasikmalaya wajib memberikan Tunjangan Hari Raya THR mulai H-7 Lebaran. Menurut Kepala Bidang Ketenaga Kerjaan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Tasikmalaya Nur Iriyani,sesuai dengan edaran Menteri Tenaga Kerja dan Tansmigrasi no 6/2011 tentang pembayaran THR,sebagai salah satu kebutuhan para tenaga kerja pada hari raya dikatakannya Perusahaan wajib memperhatikan THR dan diberikan kepada para pekerja yang sudah bekerja secara terus menerus selama 3 tahun kemudian bagi pekerja yang sudah bekerja selama 12 bulan secara terus menerus atau lebih diberikan tunjangan sebesar 1 bulan upah. Sementara bagi pekerja yang sudah bekerja kurang dari 12 bulan diberikan tunjangan secara proporsional sesuai dengan jumlah masa kerja dibagi 12 bulan kerja dikali 1 bulan upah. Sedangkan untuk pemberian THR sendiri,Nur Iriyani mengatakan selambat-lambatnya diberikan 7 hari sebelum hari raya. “Bagi pekerja yang diberikan upah sekali dalam setahun oleh pengusaha dan pembayarannya disesuaikan dengan hari raya keagamaan masing-masing dan selambat-lambatnya 7 hari sebelum hari raya keagamaan jadi diberikannya”. Sementara dengan ketentuan yang sudah ada maka kewajiban pemerintah daerah untuk memberikan ketegasan kepada para pengusaha untuk memberikan tunjangan sesuai dengan ketentuan tersebut. Selain itu Dia juga mengatakan bagi perusahaan yang tidak mematuhi aturan yang sudah ditetapkan maka perusahaan tersebut akan dikenakan sangsi administrasi berupa teguran. Sementara terkait dengan skala perusahaan yang wajib memberikan THR,dia mengatakan semua bentuk perusahaan wajib memberikan THR kepada para pekerjanya.(nova/lj)

Pasca Lebaran,PKL Bandung Ditertibkan

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(22/08/2011) – Kebijakan memberikan kelonggaran kepada Pedagang Kaki Lima PKL untuk berjualan di bulan ramadhan menurut Sekda Kota Bandung Edi Siswadi,bukan berarti Pemkot Bandung melegalkan keberadaan PKL tersebut. Setelah lebaran nanti para PKL akan kembali ditertibkan termasuk PKL yang ada di kawasan Gasibu. Kepada RRI Edi Siswadi mengakui dalam bulan ramadhan ini Pemkot Bandung tidak bisa menertibkan PKL secara ekstrim. “Rasanya tidak bijak kalau kita langsung di bulan ramadhan ini melakukan penataan-penataan PKL dengan ekstrim,tapi kami tetap menghimbau kepada seluruh PKL,tentunya memberikan toleransi waktu tidak berarti sampai membiarkan pedagang di jalan ditengah dan semrawut”. Dalam penertiban pedagang kaki lima PKL di kota Bandung khususnya yang ada Gasibu,seusai Lebaran nanti menurut Edi Siswadi,pihaknya telah membentuk Tim yang diketuai Asisten I Timbul Butar-Butar. Namun tim ini baru bisa bekerja secara efektif setelah peraturan Walikota tentang PKL dikeluarkan bulan September mendatang.(dani/lj)

Tegal Gubug Ditutup Mulai H-4 Lebaran

Tipe Berita = populer



Cirebon, (22/08/2011) - Untuk mengurangi kemacetan di Kabupaten Cirebon, Polres setempat akan melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas dengan optimal pada musim Arus Mudik Balik Lebaran 1432 Hijriah Tahun 2011. Hal itu dilakukan semata-mata demi memberi rasa nyaman para pemudik terutama yang melintasi Jalur – Jalur di Wilayah Pantura Cirebon. Kapolres Cirebon AKBP Edy Mardianto kepada RRI, Senin (22/08) mengatakan, jalur-jalur Pantura Cirebon menjadi salah satu jalur utama yang dilalui para pemudik memang kerap terjadi kemacetan oleh beberapa faktor. Edy Mardianto menuturkan, yang akan menjadi pemikiran utama Jajaran Polres Cirebon guna mencarikan solusi terbaik, agar para Pemudik yang melintas di Jalur Pantura Cirebon bisa dengan nyaman melaluinya tanpa adanya kemacetan. "Salah satu upaya yang akan dilakukan, yakni pada H – 4 hingga menjelang lebaran akan menutup sementara operasi Pasar Tegal Gubug yang kerap menjadi sumber kemacetan," ujar Edy Mardianto. Edy Mardianto menjelaskan bukan hanya Pasar Tegal Gubug yang akan menjadi titik sentral perhatian dari anggota Kepolisian Polres Cirebon dalam hal pengamanannya, akan tetapi beberapa lokasi seperti pasar Celancang dan Pasar Tegal Gebang yang juga menjadi titik-titik lokasi perhatian serius untuk mencegah Kemacetan atau penumpukan kendaraan bermotor. Sementara itu beberapa jalur alternative yang disiapkan kemballi untuk mengantisipasi membludaknya para Pemudik yang melintasi Jalur Pantura Cirebon tambah AKBP, yakni Jenun-Ciwaringin, Bunder-Budur, Beringin Luwungkencana, Plumbon-Kenanga, Warung Asem-Ciperna, Kanci–Sindang Laut, Sindang Laut-Pabuaran dan Jatiseeng-Pabuaran. (Azi Satrya/DM)

Warga Cirebon Serbu Pasar Murah

Tipe Berita = populer



Cirebon, (22/08/2011) - Sedikitnya 10 ribu Liter minyak goreng ludes terjual, pada Pembagian Sembako yang digelar dalam kegiatan Pasar Murah PBNU di Kampus Universitas N.U Cirebon, Senin (22/08). Tidak lebih dari satu Jam barang–barang yang dijual di Pasar Murah PBNU habis dibeli oleh warga Kota Cirebon dan sekitarnya. Ketua Umum PBNU, Prof. KH Said Aqiel Siraj mengatakan, kegiatan pasar murah tersebut merupakan bentuk wujud kepedulian dan kebersamaan keluarga Besar N.U untuk warga miskin dan anak – anak yatim piatu. "Dengan digelarnya pasar murah ini, bisa bermanfaat khususnya bagi warga miskin," harap Said Aqiel. Sementara itu Ketua Umum Pengurus Wilayah N.U Jawa Barat H. Eman Suryaman mengaku bangga bisa ikut meringankan beban masyarakat dengan mengelar pasar murah dan pembagian Sembako, serta santunan kepada orang-orang yang berhak menerima. Hal itu tentunya merupakan satu bentuk kepedulian dari Keluarga Besar N.U dan juga berbagai instansi serta perusahaan swasta dalam memperhatikan orang–orang yang membutuhkan. Selain menggelar pasar murah dalam kesempatan tersebut PBNU memberikan Santunan kepada 40 anak yatim piatu serta wakaf 500 Al-Quran. (Azi Satrya/DM)

Juli-Agustus,100 Rumah Terbakar di Garut

Tipe Berita = populer



Terhitung 2 bulan terakhir ini antara bulan Juli-Agustus 2011 dari puluhan kasus peristiwa kebakaran yang terjadi hampir di setiap Kecamatan di Kabupaten Garut,sedikitnya sudah meluluh lantakkan hampir 100 rumah dengan taksiran kerugian hampir Rp. 3 M. Kepala Seksi Bantuan Sosial dan Perlindungan Disnakertrans Kabupaten Garut Dadang mengungkapkan,untuk bulan Juli tercatat 66 rumah dari 32 kasus kebakaran dan Agustus tercatat sudah ada 30 rumah dari 14 kasus kebakaran. “Sebagaimana diketahui ini untuk bulan Juli sebanyak 66 rumah kasus kebakaran,dan untuk bulan Agustus yang terakhir terjadi di desa Pakenjeng itu 14 kasus,30 rumah dan alhamdulillah untuk tanggap darurat yang terakhir dari Sukamurni dan Pakenjeng telah kita salurkan melalui pak camat”. Dadang mengakui pihaknya juga menyuplai bantuan logistik untuk tanggap darurat yang diserahkan melalui kecamatan masing-masing,diantaranya untuk kejadian kebakaran di desa Sukawangi dan desa Pakenjeng yang meluluh lantakkan sedikitnya 8 rumah. Dari rangkaian peristiwa kebakaran tersebut satu kasus diantaranya telah menimbulkan korban jiwa. Pihaknya menghimbau kepada masyarakat di musim kemarau ini untuk selalu waspada dan berhati-hati terhadap seringnya terjadi kebakaran di Kabupaten Garut,akibat ketelodaran atau gejala alam.(irwan/lj)

Kapolsek Cicendo Ditahan

Tipe Berita = kriminal



Bandung (24/08/2011) - Kapolsek Cicendo Bandung Kompol Brusell Duta Samodra diamankan di mapolda Jawa Barat, terkait dugan adanya isu suap sebesar 1 milyar rupiah, melepaskan seorang warga negara Malaysia yang tertangkap tangan membawa sabu - sabu di Bandara Husein Sastranegara Bandung. Data yang dikumpulkan wartawan di lingkungan Polrestabes Bandung maupun Polda Jawa Barat menyebutkan, Brusel beserta beberapa perwira Polsek cicendo Bandung, setelah menjalani pemeriksaan langsung ditahan di rumah tahanan Mapolda Jawa Barat. Kasus tersebut berawal ketika petugas Bea Dan Cukai Bandara Husein sastranegara Bandung, menangkap seorang warga negara Malaysia berinisal A, yang di curigai membawa narkoba. Setelah melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap A, petugas Bea Dan Cukai Bandara Husein sastranegara Bandung menemukan 4 gram sabu - sabu di dalam dompet tersangka.Setelah diamankan, tersangka A kemudian diserahkan kepada pihak Polsek Cicendo Bandung, untuk penanganan proses hukum. Namun kabar yang tersiar, pihak Polsek Cicendo melepaskan tersangka A, dengan imbalan uang diduga sebesar 1 milyar. Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Widodo Prihastopo kepada wartawan di mapolrestabes Bandung, menyatakan, pihaknya telah menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus Kompol Brusell, kepada pihak polda Jawa Barat. "Kami telah menyerahkan kasus yang melibatkan Kapolsek Cicendo, Kompol Brusell ke Polda Jabar. Silahkan tanya ke Kabid Humas Polda Jabar," ujarnya Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Widodo Prihastopo di Mapolrestabes Bandung, Rabu (24/08/2011). Menurutnya, sebelum Kompol Brusel diserahkan ke Polda Jawa Barat, pihak Polrestabes Bandung juga telah melakukan sidang disiplin anggota polri, terhadap Brusel dan beberapa perwira Polsek cicendo. "Yang bersangkutan telah disidang kode etik yang dipimpin langsung oleh Wakapolrestabes AKBP Rhinto Prastowo, kategorinya penyalahgunaan wewenang," katanya.(az)

Polda Jabar Turunkan Brimob Awasi Jalur

Tipe Berita = kriminal



Bandung, (23/08/2011) -Tim Gegana Brimob Polda Jabar siap diterjunkan untuk mengamankan arus mudik Lebaran, khususnya di jalur kereta api (KA) di Jabar yang meliputi wilayah PT KAI Daop 2 Bandung dan Daop 3 Cirebon.Hal tersebut diungkapkan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Putut Eko Bayuseno kepada RRI, di Bandung. Menurutnya, tim khusus gabungan Brimob dan Polsuska PT KAI, akan melakukan pengawasan di jalur kereta yang dianggap rawan, baik sabotase, kriminalitas maupun bencana tanah longsor. "Kita turunkan sekitar 70 orang personil dalam satu regu, yang di bagi beberapa bit, untuk patroli baik dengan menggunakan sepeda motor maupun berjalan kaki" jelas Kapolda. Sementara itu Kasat Brimob Polda Jabar Kombes Pol A Rakhman mengungkapkan, sebanyak lima tim Gegana diturunkan untuk mengamankan jalur kereta di Jabar. tim tersebut mempunyai kemampuan yang berbeda, yakni anti teror dan penjinak bom (jibom). “Pengamanan pun memprioritaskan antisipasi ancaman teroris seperti sabotase rel KA, teror bom di stasiun, dan sebagainya,” ujar Rakhman usai gelar pasukan di Stasiun KA Kiaracondong, Jalan Kiaracondong Kota Bandung, Selasa (23/8/2011). Gelar pasukan itu diikuti 510 polisi gabungan dari Mabes Polri dan Polda Jabar. Mereka mulai bertugas di stasiun KA, di dalam KA, serta di sepanjang jalur KA mulai H-7 hingga H+7 Lebaran. Untuk wilayah Daop 2 Bandung, jelas Rakhman, pihaknya menerjunkan 240 anggota Brimob. Mereka ditempatkan di 15 pos. Sedangkan pengamanan di Daop 3 Cirebon dilakukan oleh 150 personel untuk menempati 9 pos. Tiap pos dijaga 15, 25, hingga 35 personel. Perhitungan tersebut berdasarkan panjang jalur KA yang dijaga. "Para personel akan disebar di dalam stasion untuk memantau penumpang, antrean pembeli karcis, dan penumpang yang nunggu keberangkatan. Sasaran pengamanan lainnya adalah melakukan pengawalan gerbong KA dengan cara menempatkan sejumlah personel dalam kereta. Ini dilakukan untuk mengantisipasi pelaku kejahatan di dalam KA," jelas dia. Personel kepolisian juga dibagi per Daop, di antaranya KA Ciamis dijaga 10 personel, Banjar 10 personel, Tasikmalaya 20 personel, Cipeundeuy 10 personel, Rancaekek 10 personel, Cicalengka 10 personel, Bandung 30 personel, Padalarang 25 personel, Purwakarta 20 personel.(az)

Dishub Tasikmalaya Siap Amankan Mudik

Tipe Berita = populer



Tasikmalaya,(23/08/2011) – Untuk mengantisipasi kemacetan akibat penyempitan jalan di wilayah Gentong-Ciawi melalui jembatan di wilayah tersebut,pembangunan jalur alternatif akan siap dipergunakan pada H-7 Lebaran,sehingga arus kendaraan tidak dalam posisi satu jalur namun akan terbagi dua kedalam jalur tersebut. Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kabuaten Tasikmalaya Oyeng Maryana jalur Gentong-Ciawi secara keseluruhan sudah siap dilalui para pemudik dan untuk menambah kenyamanan para pemudik serta membantu mengatur arus lalu lintas di jalur tersebut pihaknya juga menyiapkan 60 personil khusus yang akan ditempatkan di beberapa tempat. Sementara itu untuk pengalihan jalur melalui Garut- Singaparna dari arah Bandung,dia mengatakan hal itu bersifat situasional sehingga untuk saat ini jika memang nanti perlu pengalihan jalur maka arus tersebut kemungkinan akan dialihkan melalui jalur Garut-Singaparna. Dengan demikian pihaknya saat ini masih menunggu hasil kajian lebih lanjut bersama Polres Kabupaten Tasikmalaya,namun pihaknya berharap meski nantinya akan terjadi pengalihan jalur,diharapkan arus mudik di Kabupaten Tasikmalaya dapat berjalan aman dan lancar.(nova/lj)

Jalur Alternatif di Subang Belum Optimal

Tipe Berita = populer



Subang,(23/08/2011) – Berdasarkan hasil pantauan Polres Subang dan hasil rapat di Mapolda Jabar,bahwa ruas jalan Cipendeuy-Sarengseng-Patok Besi dan Sukamandi-Purwadadi-Kalijati diputuskan tidak dimanfaatkan lagi untuk jalur alternatif. Demikian dikatakan Kepala Bagian Operasi Polres Subang Kompol Purwito.Tidak digunakannya jalan tersebut karena kondisi fisik jalan tidak memadai dan tidak cukup layak untuk dilalui para pemudik. “Diputuskan tidak dipakai kemudian Sukamandi-Purwadadi-Kalijati juga demikian karena hasil pantauan terakhir dari kami termasuk dari Polda juga tidak layak untuk di pengalihan arus atau untuk jalur alternatif karena jalannya sangat rusak berat sehingga masyarakat apabila dialihkan itu bukan malah terima kasih tapi malah ke polisi nanti antipati”. Ia menegaskan meski kondisi arus kendaraan saat pelaksanaan mudik dan balik lebaran nanti terjadi kemacetan di jalur utama pantura dan jalur tengah maka pihaknya tidak akan memaksakan kedua ruas jalan itu untuk digunakan sebagai jalur alternatif.(Ruslan/lj)

Jelang Lebaran Pegadaian Bandung Ramai

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(23/08/2011) – Seminggu menjelang Hari Raya Idul Fitri 2011 Kantor-Kantor Cabang Pegadaian lebih banyak melayani nasabah yang akan menebus barang jaminan terutama untuk mas perhiasan. Peningkatan tebusan barang dikarenakan sebagian dari nasabah sudah menerima tunjangan hari raya THR,sekaligus perhiasan tersebut akan digunakan pada saat hari raya Idul Fitri. Budaya seperti itu terjadi hampir di seluruh Kantor Cabang Pegadaian. Di Kantor Cabang Pegadaian Pungkur penebusan barang mengalami peningkaan sekitar 15% dibanding kondisi normal. Kepala Cabang Perum Pegadaian Pungkur Hakim Setiawan mengatakan,mayoritas barang yang ditebus berupa emas dan perhiasan,karena 98% barang jaminan berupa emas perhiasan. Ia mengemukakan sehubungan dengan libur panjang hari raya Idul Fitri penebusan dan pinjaman akan dilayani sampai tanggal 27 Agustus 2011 dan buka kembali tanggal 5 Septmber 2011. “Pegadaian itu sampai hari Sabtu tanggal 27 Agustus kita sampai jam kerja kita hari Sabtu sampai jam 12.00,kemudian kita masuk kembali tanggal 5 Sepember,jadi kami melayani bapak atau ibu sekalian sampai tanggal 27 Agustus tapi himbauan kami biar tidak terjadi antrian barangkali ya awal-awal minggu depan lah kalau bisa jangan terlalu mepet ke tanggal 27,karena demi kenyamanan nasabah”. Menurut Hakim Setiawan setelah hari raya Idul Fitri umumnya nasabah akan kembali mendatangi kantor-kantor cabang Pegadaian untuk menggadaikan barangnya sementara untuk jasa titipan relatif kecil terutama untuk barang diluar emas perhiasan karena keterbatasan gudang. Jasa titipan diprioritaskan pada nasabah yang sudah menggadaikan barangnya,tapi tidak diambil walau barang tersebut sudah ditebus.(ida/lj)

Bak Terbuka Dilarang Bawa Penumpang

Tipe Berita = populer



Tasikmalaya,(23/08/2011) – Polres Kabupaten Tasikmalaya akan menindak tegas pengendara yang menggunakan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut para pemudik. Menurut Kasat Lantas Polres Kabupaten Tasikmalaya AKP Wan Sahbani, di Kabupaten Tasikmalaya mengangkut orang di saat hari raya untuk berkeliling silaturahmi menggunakan kendaraan bak terbuka memang sudah menjadi kebiasaan. Namun kebiasaan tersebut berbahaya dan membahayakan pengendara lain. Oleh sebab itu pihaknya tegas Kasat Lantas Polres Kabupaten Tasikmalaya menghimbau kepada para pemilik kendaraan bak terbuka tidak menyewakan dan mempergunakan kendaraannya untuk mengangkut orang disaat hari Raya Idul Fitri nanti. “Banyak sekali warga Tasikmalaya yang menggunakan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut orang terutama pada saat lebaran”. Sementara jika masih ditemukan ada kendaraan dengan bak terbuka mengangkut manusia atau orang,maka mereka akan dikenakan denda baik bagi pemilik kendaraan bak terbuka maupun pengendaranya. Dijelaskannya,lalu lintas arah selatan Kabupaten Tasikmalaya merupakan jalur yang sering ditemukan pelanggaran tersebut padahal kondisi jalan di jalur tersebut kondisinya banyak tikungan. Kepada para pemilik kendaraan bak terbuka agar tidak menyewakan kendaraannya tersebut untuk dipergunakan mengangkut penumpang terutama pada saat hari H Lebaran.(nova/lj)

Polda Jabar Kirim Tim Ke Jogja

Tipe Berita = kriminal



Bandung, (07/10/2011) - Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Putut Eko Bayuseno mengatakan, pihaknya telah mengirimkan tim untuk menyelidiki pelaku pembakaran ATM BNI di Jalan Affandi, Gejayan, Catur Tunggal, Depok Sleman, Jogjakarta, terkait dengan peristiwa pembakaran mesin ATM BNI di Jalan Dipati Ukur, Bandung, beberapa waktu lalu. Hal tersebut diungkapkan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Putut Eko Bayuseno, kepada wartawan usai sholat Jum'at, di mesjid Al Aman Polda Jawa Barat. "Kita telah mengirim 1 tim penyidik Dit Krimum kesana. Itu untuk mencari kesamaan apakah, pelaku ada kaitannya dengan pembakaran ATM di Bandung," jelas Putut usai menjalankan Shalat Jumat di Mapolda Jabar, Jumat (07/10/2011). Kapolda menjelaskan, pelaku pembakaran yang diketahui berinisial BLA (30), dan berdomisili di Dago, Bandung, diduga pelaku yang sama dengan kasus pembakaran ATM di Kota Bandung. "Mudah-mudahan yang di Jogja, ada kaitannya dengan yang di Bandung dan pelakunya sama," katanya. Sementa itu, disinggung mengenai perkembangan kasus pembakaran ATM BRI di Kota Bandung, Putut menerangkan, hingga kini masih dalam penyelidikan. "Untuk yang di Bandung, kita masih selidiki perkembangan kasusnya. Semoga dengan tertangkapnya pelaku di Jogja bisa menjadi titik terang," harapnya. (az)

Kab. Cirebon Macannya Voli Putra Jabar

Tipe Berita = olahraga



Cirebon, (23/08/2011) - Tim Bola Voli Putra Kabupaten Cirebon dipastikan akan menemui tantangan cukup berat untuk bisa mempertahankan medali emas yang diraih pada Pekan Olahraga Daerah (PORDA) Jawa Barat tahun 2010 lalu untuk PORDA berikutnya tahun 2014 yang akan berlangsung di Kabupaten Bekasi. Menurut Pelatih Kuswiharso Tim Bola Voli Putra Kab. Cirebon untuk mempertahankan akan lebih sulit daripada merebutnya, karena daerah lain sudah barang tentu akan mempersiapkan diri secara maksimal. " Untuk bisa mempertahankan medali emas perlu keseriusan dan persiapan matang menuju PORDA tahun 2014, karena tanpa itu semua akan sulit bagi Tim Bola Voli Putra Kabupaten Cirebon bisa mempertahankan medali emas. Intinya kita tidak boleh terlena dengan hasil yang diraih pada PORDA sebelumnya," ujar Kuswiharso. Kuswiharso menjelaskan, dengan materi pemain yang dimiliki saat ini ditambah adanya pembatasan usia yang akan diberlakukan pada PORDA tahun 2014 mendatang di Kab. Bekasi, dirinya optimis Kab. Cirebon bisa mempertahankan emas walaupun dipastikan tantangan yang akan dihadapi cukup berat. "Meskipun berat saya tetap yakin di PORDA tahun 2014 di Bekasi bisa mempertahankan medali emas", tambah Kuswiharso. Sebagai juara bertahan, Tim Bola Voli putra Kab. Cirebon mendapatkan tiket lolos otomatis ke putaran final PORDA tahun 2014 di Kabupaten Bekasi tanpa harus melalui Babak Kualifikasi terlebih dahulu. (Alex Sunardi/DM)

Akhirnya Edi Siswadi Diperiksa

Tipe Berita = kriminal



Bandung,(14-08-2012), Sekretaris Daerah Kota Bandung Edi Siswadi hari Selasa sore(14/08) akhirnya diperiksa sebagai saksi kasus korupsi Bansos Kota bandung di Pengadilan Tipikor Bandung.

Dalam kesaksiannya Edi menerangan terkait mekanisme mulai pengajuan hingga pencairan dananya.

Ketentuan prosedur itu dijelaskannya sudah diatur dalam Peraturan Walikota Bandung nomor 170 tentang Juklak dan Juknis Bantuan Sosial.

Saat ditanya oleh Hakim Ketua Setyabudi Tejocahyono terkait penerima bansos Saksi Sekda Kota Bandung menerangkan, sebagian besar disalurkan kepada ormas dan sejumlah parpol.

Diakuinya pula bahwa kasus ini pernah diperiksa BPK dan ditemukan adanya puluhan milyar yang tidak dilengkapi pertanggung jawaban oleh si penerima dana Bansos.

Pada bagian lain Saksi Edi Siswadi juga menegaskan sejak 2010 mekanisme pengajuan dana Bansos diperketat meliputi penerima daan alamat pemohon harus jelas termasuk realisasi dan pertanggung jawaban harus dilaporkan.

Sekda Kota Bandung Edi Siswadi memberikan kesaksianan terhadap tujuh terdakwa korupsi Bansos Kota Bandung yang merupakan PNS dilingkungan Pemkot Bandung.

Terdakwa dijerat Korupsi sehubungan ditemukan adanya dugaan tindak pidana korupsi yang merugikan uang Negara 60 milyar rupiah.

Tindakan itu dijelaskan dalam dakwaan jaksa penuntut dilakukan para terdakwa antara tahun 2008 hingga 2010.(lj/end)

PBSI Kota Bandung Gelar Kejurcab

Tipe Berita = olahraga



Masih tersisa waktu 3 tahun, PBSI Kota Bandung mulai lakukan seleksi Pelatcab PORDA XI/2014

Bandung, (11/10/2011)

Dalam rangka seleksi atlet yang akan dipersiapkan menghadapi kejuaraan nasional (kejurnas), November mendatang, Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Bandung pada 25 hingga 28 Oktober 2011 mendatang, rencananya akan menggelar Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Bulu Tangkis Antarklub, di GOR Bandung, Jln. Jakarta.

Pelaksanaan kejurcab yang waktunya bersamaan dengan kejuaraan daerah (kejurda), sehingga akan disatukan, apalagi Pengda PBSI Jabar telah menyerahkannya kepada PBSI Kota Bandung.

"Kejurcab waktunya bersamaan dengan pelaksanaan kejurda. Kejurda ini untuk persiapan kejurnas, karena kejurnasnya tinggal satu bulan lagi, kata Ketua Panpel, Endi Adam Maksum, di Gedung KONI Kota Bandung awal pekan ini.

Endi Adam menjelaskan, para peserta yang akan diikutsertakan pada kejurnas nanti, merupakan atlet yang masuk tiga besar dalam setiap nomor yang dipertandingkan.

Sedangkan nomor yang dipertandingkan pada kejurda meliputi tunggal putra dan putri, ganda putra dan putri. "Delapan besar atlet ranking nasional, secara otomatis atlet tersebut mendapat wild card ke kejurnas tanpa harus mengikuti kejurda," terang Endi.

Seleksi Pelatcab PORDA

Sementara kejurcab, kata Endi, digelar untuk menjaring atlet potensial yang akan disiapkan menghadapi Pekan Olahraga Daerah (Porda) XII/2014 di Kabupaten Bekasi.

"Meski masih 3 tahun lagi menuju Porda, namun tak ada salahnya kita mempersiapkan atlet jauh-jauh hari, salah satunya melalui gelaran kejurcab nantin,"ujar Endi.

Pengcab PBSI Kota Bandung sendiri pada kejurcab nanti akan menjaring 32 orang yang masuk menjadi tim Pelatcab Kota Bandung. Selanjutnya pada Desember, jumlah akan diciutkan menjadi 16 orang. "Bagi ke 16 orang tersebut, akan ditetapkan menjadi 100% Pelatcab Kota Bandung. Kita akan melakukan pembinaan hingga pelaksanaan Porda,"ucapnya.

Namun demikian, pihaknya akan menerapkan promosi dan degradasi. "Jika ada atlet di luar pelatcab yang lebih potensial, tentunya akan dipromosikan," tandas Endi Adam. (Dadi Mulyadi)


Pabrik Kasur Gelapkan Pajak

Tipe Berita = kriminal



Bandung, (23/08/2011) -Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jabar I-Bandung mengadukan sebuah perusahaan industri kasur (PT GMW) kerena diduga telah melakukan tindak pidana perpajakan yaitu menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) yang isinya tidak benar. Kepada wartawan di Gedung Kejati Jabar Bandung, Kepala Kanwil DJP Jawa Barat I-Bandung Dedi Rudaedi menuturkan, wajib pajak perusahaan tersebut diduga tidak melaporkan seluruh kegiatan usahanya ke kantor pajak. "Hanya sebagian kecil saja omzet perusahaanya yang dilaporkan dalam SPT, yaitu sekitar 10% dari omzet perusahaan yang sebenarnya," ujarnya. Penggelapan pajak tersebut, kata Dedi, menimbulkan kerugian pada pendapatan negara sekurang-kurangnya sekitar Rp.32 miliar. Angka itu merupakan akumulasi dari pajak yang digelapkan sejak 2002 hingga 2008, baik pajak penghasilan (PPh) maupun pajak pertambahan nilai (PPN). "Setelah dilakukan penyidikan sebenarnya wajib pajak telah berupaya membayar kerugian tersebut meski sampai saat ini baru sekitar Rp2,35 Miliar. Pembayaran ini tentu saja tidak dapat menghentikan penyidikan," tandasnya. Dia mengungkapkan, pembayaran kerugian bisa menghentikan penyidikan bila memenuhi Pasal 44B KUP. Yakni telah melunasi jumlah pokok pajak terhutang beserta sanksi sebesar 400%. Dua tersangka yakni pemilik dan direktur PT GMW berinisial AS dan WD diadukan dalam perkara tersebut. Menurut Dedi, tersangka AS tidak memisahkan keuangan perusahaan dengan pribadinya. AS diduga menggunakan rekening pribadinya untuk menampung sebagian uang pembayaran dari pelanggan-pelanggannya yang sengaja tidak melaporkan pajaknya. "Tidak hanya AS, tersangka lainnya WD selaku direktur perusahaan terlibat dengan kasus penggelapan pajak ini," terang Dedi. Keduanya terjerat Pasal 9 ayat 1 huruf d UU No. 28/2007 jo UU No. 16/2000 jo UU No.6 /1983 tentang ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) dengan ancaman pidana penjara tentang ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP). Merekan terancam hukuman 6 tahun penjara dan denda maksimal 4 kali jumlah pajak terhutang yang tidak atau kurang dibayar. "Bekas perkara atas masing-masing tersangka sudah dinyatakan lengkap (P-21) oleh Jaksa Penuntut Umum. Hari ini diilakukan penyerahan tahap dua, yakni penyerahan tanggung jawab tersangka dan barang bukti di Kejaksaan Negeri Bandung," ujar Dedi.(Endang/az)

Korban Tewas Di Bawa Ke RSHS

Tipe Berita = populer



Bandung, (07/10/2011) -Korban meninggal dunia kecelakaan tunggal lalu lintas di Jalan Raya Tangkubanparahu-Subang, Kabupaten Subang, sekitar pukul 16.00 WIB, tiba di Kamar Mayat Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Para korban meninggal dunia tersebut, merupakan penumpang mikro bus B 7917 ID yang hendak ke pemandian Ciater kab. subang. Korban tewas yang sebelumnya berjumlah 3 orang dan merupakan WNA, bertambah seorang lagi yang diketahui Sandra Malisa warga Kebayoran Jakarta, pemandu wisata. Sedangkan 3 turis mancanegara yang tewas, masing - masing Mr WJ Oomen, Mrs A Lambertz, dan Mrs ECM Engelen. Menurut Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat Komisaris Besar Bimo Anggoro Seno, kendaraan naas yang terguling itu, membawa turis asal Belanda dan Belgia. Pihaknya menduga, kendaraan mengalami rem blong, sehingga tidak bisa menguasai laju saat menuruni tanjakan Emen, dan akhirnya terguling setelah menabrak tebing. "Diduga rem blong, karena lokasi kejadian, tidak terlihat bekas rem," jelasnya di Kamar Mayat RSHS Bandung, Jum'at (07/10/2011). Lebih lanjut Bimo menjelaskan, pihaknya juga telah memeriksa dua orang saksi. "Kita periksa dua orang saksi, dan langsung ditangani Polres Subang" ungkap Bimo. Sementara itu korban lainnya yang mengalami luka - luka dalam kecelakaan tunggal tersebut, masih dirawat di Rumah Sakit Subang dan Santosa. Korban yang mengalami luka berat berjumlah 8 orang masing - masing, Edi Siswanto (kru bus), Agung Palung Jalo (sopir), Mr Berlee, H Riswick, Mrs Joosten, Mrs K Matshushita, Mr F Myvis dan Mr BA Van Der Zouwen. Sedangkan yang mengalami luka ringan, berjumlah 4 orang, masing-masing, Mr GJPH Oors, Mrs IE Plokker, Mr RJB Ten Veen serta Somantri Sashi Smith.(Azis Zulkarnaen )

Bus Dan Truk Tidak Boleh Lalui Gentong

Tipe Berita = populer



Bandung, (23/08/2011) -Direktur Direktorat Lalulintas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Bimo Anggoro Seno mengungkapkan, pihaknya akan melakukan pengalihan jalur bagi bus AKAP dan truk pengangkut, yang menuju ke wilayah Selatan. Hal tersebut diungkapkan Bimo kepada RRI, di mapolda Jawa Barat. Menurutnya, bus AKAP yang biasanya melalui jalur Malangbong - Tasikmalaya, akan dialihkan menuju jalur Garut - Singaparna - Tasikmalaya, selama arus mudik maupun balik Lebaran 2011. Upaya itu dilakukan, karena bus antar kota yang melintasi jalur Selatan, dinilai dapat menghambat ketika masuk ke wilayah tanjakan Gentong Malangbong. "Khusus bus AKAP dan truk angkutan barang, kita alihkan jalurnya ke arah Garut - Singaparna. Karena bus besar itu dapat menghambat arus lalulintas ketika masuk ke wilayah tanjakan Gentong" jelasnya kepada RRI, Selasa (23/08/2011), di Mapolda Jawa Barat. Diakui Bimo, tanjakan Gentong di wilayah Malangbong memiliki tanjakan patah, sehingga bus maupun truk besar sering menghambat laju kendaraan lainnya. " Memang tidak seterjal tanjakan Nagreg, tapi di Gentong tanjakannya terdapat tikungan yang cukup tajam, sehingga kendaraan besar terseok ketika naiknya" ungkap Bimo. Selain melakukan pengalihan jalkur bus AKAP dan angkutan barang yang menuju ke Selatan selama arus mudik maupun balik, Direktorat lalulintas Polda Jawa Barat juga telah menyiapkan mobil derek untuk membantu kendaraan yang tidak mampu menaklukan tanjakan Gentong. "Kita siagakan mobil derek di Gentong dan Nagreg, untuk antisipasi kendaraan yang mogok maupun yang tidak mampu menanjak" ujarnya. (az)

Arus Mudik di Tol Cikopo Masih Sepi

Tipe Berita = populer



Purwakarta,(25/08/2011) – Kamis pagi,arus kendaraan di depan pintu tol Cikopo Cikampek belum menunjukkan peningkatan signifikan,arus lalu lintas terpantau relatif lancar baik kendaraan yang menuju ke arah Jomin maupun kendaraan yang menuju ke arah Purwakarta.Kontributor RRI Bandung dari Purwakarta Esa Wicaksono melaporkan,kepadatan arus lalu lintas ini justru terlihat dini hari pada hari kamis hingga pukul 04.00 yakni kendaraan yang keluar pintu tol Cikopo selain didominasi oleh kendaraan pribadi juga dipadati kendaraan truk. Namun untuk pagi sekitar pukul 06.45 WIB kendaraan truk tidak lagi memadati pintu rol Cikopo sebab sejak pukul 00.00 tidak diperbolehkan keluar masuk melalui pintu tol Cikampek. Sementara itu arus lalu lintas di depan pintu tol Sadang Purwakarta kamis pagi tidak jauh berbeda dengan tol Cikopo,Cikampek yakni arus lintas terpantau lancar belum terlihat kepadatan kendaraan menuju kearah Subang. Sementara cuaca cukup cerah sehingga mendukung perjalanan para pemudik.(esa/lj)

Kendaraan Roda Dua Mulai Lewati Subang

Tipe Berita = populer



Subang,(25/08/2011) –Informasi mudik dari wilayah Ciasem Subang sejak rabu sore hingga kamis pagi(25/08),didominasi oleh kendaraan roda,begitu juga kendaraan pribadi yang melintasi jalur pantura. Kontributor RRI Bandung dari Subang Ruslan Efendi melaporkan dari jalur tengah yang menjadi jalur utama di Kabupaten Subang lancar. Bagi pemudik khususnya yang melintasi wilayah Kabupaten Subang baik yang di jalur utara maupun jalur tengah,pihak Kepolisian sudah menempatkan beberapa personilnya di sejumlah pos keamanan untuk mengamati dan mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2011. Begitu pula untuk para pemudik yang membutuhkan informasi tentang SPBU di jalur utara tersedia sekitar 9 SPBU.sedangkan di jalur tengah wilayah Subang terdapat 6 SPBU. Volume kendaraan yang melintasi jalur mudik di wilayah Subang rata-rata per menit sekitar 20-50 kendaraan,baik roda dua maupun roda empat.(ruslan/lj)

Dishub Jabar Siapkan 7450 Armada Bus

Tipe Berita = populer



Bandung,(24/08/2011) - Dinas Perhubungaan Jawa Barat sudah melakukan beberapa langkah untuk operasi angkutan Lebaran 2011 di Jawa Barat diantaranya kesiapan armada angkutan arus mudik dan balik. Untuk angkutan jenis bus,Dinas Perhubungan sudah menyiapkan 7450 armada yang diharapkan dapat mengatasi jumlah pemudik,selain mengurangi pemudik untuk menggunakan kendaraan roda dua yang rentan terjadi kecelakaan. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dicky Saromi kepada RRI melalui dialog pagi RRI Bandung. Dicky juga menyarankan kepada pemudik untuk tidak menggunakan kendaraan roda dua,apalagi untuk mudik jarak jauh,namun disarankan pemudik menggunakan moda transportasi umum,baik kereta api,bus bahkan kapal laut,sebab pada saat arus mudik balik Lebaran tahun ini jumlah angkutan yang disediakan Dinas Perhubungan Jawa Barat lebih banyak dibandingkan lebaran tahun lalu. “Memang ada peningkatan untuk perjalanan yang menggunakan moda darat ya,kurang lebih diperkirakan meningkat sampai dengan hampir 5%,kemudian kalau kita lihat terjadi peningkatan di angkutan sungai dan penyeberangan serta yang paling luar biasa meningkatnya untuk Jawa Barat ini terutama dari dan ke Bandung,ini adalah yang menggunakan moda udara karena Bandara Husen ini sudah memperluas beberapa peningkatan,yakni mengoptimasi beberapa sarana prasarana udaranya dan sekarang sudah memperluas beberapa Maskapai penerbangan dari dan ke Bandara Husen baik ke luar negeri maupun di luar provinsi Jawa Barat,kurang lebih 101% akan terjadi peningkatan di moda udara”. Meski demikian,diungkapkan Kepalaa Dinas Perhubungan Jawa Barat Dicky Saromi,moda kereta api terjadi penurunan,bukan karena tidak ada minat penumpang terhadap kereta api,tetapi karena pihak PT Kereta Api yang lebih mengedepaankan keselamatan,yakni tidak boleh satu gerbong mengangkut lebih dari 150%,dan itu diperkirakan akan turun sekitar pada angka 3%.(lj)

POPKOTA, Barometer Pengembangan Olahraga

Tipe Berita = olahraga



Cirebon, (25/08/2011) - Kesuksesan ajang Pekan Olahraga Antar Pelajar (POPKOTA) Kota Cirebon tahun 2010 menjadi Barometer tersendiri bagi UPTD Pengembangan Olahraga Sekolah (PORS) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon selaku Penyelenggara Utama POPKOTA untuk pelaksanaan POPKOTA tahun 2011 yang rencananya akan berlangsung Oktober 2011 mendatang. Menurut Kepala UPTD PORS Disdik Kota Cirebon, Unang Kusnaeni, selaku penyelenggara salah satu ajang kejuaraan Olahraga Multi event tahunan terbesar di wilayah Cirebon, UPTD PORS akan mempersiapkan semaksimal mungkin ajang POPKOTA Cirebon tahun 2011. "Kita akan siapkan secara matang untuk persiapan menuju POPKOTA nanti, " Ujar Unang. Dikatakannya, pada tahap awal, pihaknya akan melakukan Rapat Kordinasi usai lebaran nanti untuk memilih panitia inti dan berbagai persiapan lainnya. "Usai lebaran nanti kita akan melakukan Rapat Kordinasi untuk memilih Panitia inti. Selain itu melakukan tahapan Rapat Kordinasi untuk memmilih sejumlah Panitia Inti," terangnya. Unang menambahkan, UPTD PORS Disdik Kota Cirebon selaku Komando Utama Pelaksanaan POPKOTA juga akan melakukan Rapat Kordinasi antar jajaran Pengurus Klub Olahraga Pelajar (KOP) sebagai Leading sektor dari semua Cabang Olahraga yang sah bernaung di bawah binaan UPTD PORS Disdik Kota Cirebon untuk membahas Cabang–Cabang Olahraga, termasuk nomor pertandingkan yang secara resmi masuk dalam pertandingan di POPKOTA 2011 mendatang. " Kita juga akan agendakan rapat dengan seluruh Pengurus KOP Cabang Olahraga untuk membahas Cabang Olahraga apa saja yang akan resmi dipertandingkan nanti," tegasnya. (Azi Satrya/DM)

H-5 Nagreg Masih Sepi

Tipe Berita = populer



Nagreg, (25/08/2011) - Memasuki H-5 Idul Fitri 1432 Hijriah, hingga pukul 13.00 wib, Kamis (25/08/2011)kondisi arus lalulintas yang melalui jalur Nagreg, masih terlihat normal. Dari pantauan RRI, di posko liputan Lebaran Bersama RRI di Nagreg, kepadatan arus lalulintas kendaraan dari arah Bandung maupun selepas pintu tol Cileunyi, tidak tampak sekali. Bahkan jalur Nagreg yang biasanya mulai dipadati pemudik ke arah Tasikmalaya maupun Garut, tampak lenggang pada H-5 ini. Hal tersebut menurut salah seorang petugas Dishub Kab. Bandung, dikarenakan mulai H-7 lalu, jalur Nagreg yang menuju arah Tasikmalaya maupun Garut, di satu jalurkan. "Jalur Nagreg mulai sebelum pintu Kereta Api Pamucatan, jadi satu jalur menuju ke Tasik atau Garut. Sedangkan dari Tasik atau Garut, arus lalulintas diarahkan ke jalan Lingkar Nagreg, menjadi satu jalur juga" ungkapnya kepada RRI, Kamis (25/08/2011), di posko Nagreg Dishub Kab. Bandung. Kondisi serupa juga terjadi pada arus lalulintas dari arah Tasikmalaya atau Garut, menuju Bandung. Kendaraan dengan leluasa melaju di jalan Lingkar Nagreg, dengan kecepatan 60 hingga 80 km/jam. Sementara itu, meski jalur Nagreg masih normal, petugas terkait terlihat bersiaga, di poskonya masing-masing. (az)

Arus Mudik Mulai Meningkat

Tipe Berita = populer



Nagreg, (25/08/2011) -Nuansa arus mudik Idul Fitri 1432 H di jalur selatan, khususnya yang melewati jalur Nagreg, selepas berbuka puasa, sudah mulai terasa.Hingga pukul 20.00 wib, Kamis (25/08/2011), gerombolan kendaraan baik sepeda motor, mobil pribadi maupun bus reguler, dari arah Bandung maupun pintu tol Cileunyi, dengan kecepatan cukup tinggi melintas di kawasan Nagreg. Pantauan RRI di Nagreg, bus reguler maupun kendaraan pribadi, seperti berlomba melintas di kawasan Nagreg, setelah diberlakukannya arus satu jalur bagi kendaraan yang menuju Tasikmalaya maupun Garut. Sementara kondisi di sekitar pintu keluar tol Purbaleunyi, kondisi serupa juga terjadi. Meski adanya kenaikan volume kendaraan yang menuju timur, namun arus lalulintas dapat berjalan lancar. Sedangkan kendaraan yang hendak ke arah Bandung maupun tol Purbaleunyi yang memlalui jalur Lingkar Nagreg, meski terjadi peningkatan, namun kendaraan dapat di pacu cukup kencang. (az)

Kapolda: Usut Tuntas Kasus Suap

Tipe Berita = kriminal



Bandung, (25/08/2011) -Kapolda Jabar Irjen Pol Putut Eko Bayuseno secara tegas menyatakan, pihaknya tidak bakal pandang bulu atau memberi ampun terhadap anak buahnya yang tersandung kasus pidana atau melanggar hukum. Ancaman pencopotan jabatan hingga pemecatan, akan diberlakukan kepada oknum polisi yang melanggar aturan. Hal tersebut diungkapkan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Putut Eko Bayuseno, melalui Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Agus Rianto saat ditemui wartawan di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Bandung, Kamis (25/8/2011). Menurut Agus, Kapolda sangat prihatin menanggapi kasus dugaan suap yang melibatkan Kapolsek Cicendo Kompol Brusel Duta Samodra. "Kapolda tidak mentolelir bila ada anggota di jajaran Polda Jabar yang terbukti melanggar hukum. Tidak melihat pangkat atau jabatan apapun, kalau bersalah akan harus ditindak tegas," ucap Agus. Untuk itu menurut Agus, Kapolda mengimbau anak buahnya jangan bertindak menyimpang yang keluar dari aturan hukum yang berlaku. Ia pun menegaskan ungkapan Kapolda Jabar itu bukan sekadar gertak sambal. "Kapolda juga memerintahkan agar kasus dugaan suap tersebut segera dituntaskan," ujarnya. Seperti yang diberitakan sebelumnya, Kapolsek Cicendo Bandung Kompol Brusell Samodra, diduga menerima uang suap 1 milyar, untuk membebaskan seorang warga Malaysia tersangka kasus sabu, yang ditangkap petugas bandara Husein Sastranegara Bandung. Brusell dan beberapa perwira Polsek Cicendo, kemudian diperiksa oleh propam Polrestabes Bandung, dan kemudian menjalani sidang kode etik profesi polri. Kasus tersebut kemudian dilimpahkan ke Polda Jawa Barat untuk proses hukum. Brusell juga kini sudah ditahan di rumah tahanan Polda Jawa Barat.(az)

Disnaker Bandung Sulit Bantu TKW di Arab

Tipe Berita = populer



Bandung,(08/10/2011) – Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bandung merasa kesulitan memberikan bantuan dan advokasi kepada TKW asal Kabupaten Bandung Siti Rahma yang saat ini di penjara di kota Riyad Arab Saudi.

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bandung Dadan Supardi mengatakan,Siti Rahma diberangkatkan ke Rab Saudi melalui PJTKI Jakarta sehingga pihaknya kesulitan memberikan bantuan dan advokasi. Meski demikian Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bandung,kata Dadang Supardi dipastikan pihaknya akan memberikan bantuan seraya berharap pihak keluarga TKW Siti Rahma segera amemberikan laporan ke Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bandung di Soreang.

Dadang Supardi menuding,banyaknya kasus yang menimpa TKW karena pihak BNP2TKI juga disinyalir merekrut tenaga kerja sendiri di luar jalur yang resmi.

“Banyak kekecewaan yakni data di Kabupaten/Kota sekian tapi ternyata di BNP2TKI datanya banyak seperti itu,jangan-jangan dia kan mencari sendiri saja kan gitu melegalkan dsb nya gitu. Seharusnya Kabupaten/Kota jangan menerima”.

Seperti diberitakan sebelumnya Siti Rahma (25th) warga desa Talun Kabupaten Bandung mendekam di Penjara Arab Saudi di perkosa dan melahirkan bayi.

Informasi yang diperoleh RRI Siti Rahma diperkosa oleh sopir majikannya yang warga negara India. Namun entah kenapa setelah bayi hasil diperkosa lahir justru Siti Rahmalah yang harus meringkuk dibalik terali besi.

Agar kasus ini bisa ditindak lanjuti Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bandung Dadang Supardi berharap pihak keluarga segera memberikan laporan yang resmi kearena kalau tidak ada laporan resmi sulit memberikan bantuan mengingat keberangkatan Siti Rahma ke Arab Saudi itu tidak pernah didaftarkan sebelumnya ke Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bandung di Soreang.(didi/lj)

Prabowo Bersedia Jadi Jurkam Dede-Leks

Tipe Berita = politik



RRI Bandung, (02/02/2013)

Ketua Partai Gerindra, Prabowo Subianto, bersedia menjadi Juru Kampanye (Jurkam) untuk pasangan Cagub/Cawagub, Dede Yusuf-Leks Laksmana, pada kampanye Pilgub Jabar 2013, yang akan dimulai tanggal 7 hingga 20 Pebruari 2013 mendatang.

"Saya bersedia jadi jurkam jika diminta pak Leks dan Dede," singkatnya, usai menjadi pembicara, pada Dialog Nasional Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jabar di Hotel Grand Preanger, Jalan Asia Afrika, Sabtu (2/2/2013) siang.

Sebagaimana diketahui, majunya pasangan dengan nomor urut tiga itu merupakan gabungan dari empat partai di parlemen, yakni Partai Demokrat, Gerindra, PAN dan PKB pada Pilgub 2013.

Sementara disinggung tentang kesiapan maju pada Pilpres 2014 mendatang, Prabowo yang mendapat dukungan dari ICMI, menyatakan bersedia. Termasuk menjawab empat tantangan Bangsa Indonesia dalam 20 tahun ke depan, seperti mencari solusi atas kondisi menipisnya cadangan Sumber Daya Energi, menekan ledakan penduduk, kemudian mengubah sistem pemerintahan yang lemah, tidak efsien dan korup, serta menyeimbangkan struktural perekonomian.

" Dalam menjawab tantangan itu, diperlukan pemimpin negara yang bisa membawa Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang modern, maju dengan ekonomi berkelanjutan. Tentunya dengan dukungan ICMI sebagai konsultan, karena ICMI merupakan wadah guru-guru besar," paparnya.

Prabowo mengutarakan, perubahan-perubahan besar dalam kehidupan suatu bangsa selalu datang dari kaum cendekiawan. " Guru besar merupakan otak terbaik. Saya meyakini dengan guru besar banyak pemahaman tentang kedaulatan ekonomi untuk nuju ke arah perbaikan," puji Prabowo. (dadi)


Jalur Barat Padalarang Padat Lancar

Tipe Berita = populer



Padalarang,(25/08/2011) – Jalur lalu lintas di jalur barat Padalarang Kabupaten Bandung Barat.kamis malam(25/08) cukup padat tetapi masih lancar. Kendaraan daru arah barat menuju timur lancar,begitu pula kendaraan yang dari arah timur menuju barat. Sementara itu di jalur barat Padalarang terdapat daerah rawan kecelakaan lalu lintas yakni di Rajamandala,Cipatat,tanjakan wado,Cibogo,Lembang. Sementara daerah rawan macet lalu lintas di pasar Cipatat,pasar Cikalong wetan,pertigaan Tagog Padalarang,pasar stasiun Padalarang,pertigaan Cimareme,pertigaan Kebon kopi. Sementara daerah rawan longsor di sekitar jalur barat ini masing-masing di kampung Tagog Cipatat,kampung Cibogo Cipatat dan kampung Tagog Cikalong wetan. Sementara arus mudik di wilayah hukum Polres Cimahi bisa dipantau melalui trafic managemen center di Markas Kepolisian Resort Cimahi di Cipatat.(amelia/lj)

Kejati Jabar Tetapkan 4 Tersangka Bansos

Tipe Berita = kriminal



Bandung, (07/10/2011) - Kejaksaan Tinggi Jawa Barat telah menetapkan empat tersangka baru pada kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) Kota Bandung tahun 2010 sebesar Rp 40 miliar.

Keempat tersangka baru yang merupakan ajudan pejabat tinggi Kota Bandung tersebut berinisal YS, AS, LB, dan MR.

Asisten Pidana Khusus Kejati Jabar, Fadil Zumhanna menjelaskan, YS, AS, dan LB berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Pemkot Bandung.

Sementara MR merupakan anggota Polri dari jajaran Polda Jabar, yang diperbantukan menjadi ajudan walikota.

Menurut Fadil, YS berperan dalam kasus pidana korupsi ini ketika dia menjadi ajudan walikota. Kini YS bertugas di Dinas Pendapatan Daerah Kota Bandung. Sementara AS dan LB, adalah ajudan Sekretaris Daerah Kota Bandung.

"MR adalah anggota kepolisian yang diperbantukan menjadi ajudan walikota. Masalah penyidikan kasus MR, kami serahkan ke Polda Jabar, sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 03 tahun 2003 tentang pelaksanaan teknis institusional peradilan umum bagi anggota Polri.

Peran keempat orang ini sangat terang atas keterlibatannya dalam kasus tindak pidana korupsi ini. Karena tanpa peran mereka tindak pidana ini tidak akan sempurna," tutur Fadil kepada wartawan, di kantor Kejati Jabar, Jalan RE Martadinata Kota Bandung, Jumat (07/10/2011).

Dia menjelaskan, apa yang para tersangka lakukan itu merupakan tindakan di luar kewenangan mereka. Pasalnya, para tersangka tidak memiliki kapasitas dalam proses pencairan dana bansos.

Para tersangka baru itu ungkap Fadil, akan segera dipanggil untuk diperiksa.

"Penyidikan kasus ini akan terus dilakukan dan tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru. Kita lihat saja hasilnya nanti, yang jelas proses penyidikan untuk kerugian negara ini sudah mencapai 85 persen," ungkapnya.

Sementara mengenai barang bukti dugaan korupsi tersebut, Fadil menjelaskan, sebagian telah dipilah untuk menjadi alat bukti hukum di persidangan.

Pihaknya pun telah menyerahkan sebagian barang bukti berupa dokumen dan surat itu ke Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk dilakukan audit.

Ia juga menegaskan, kasus tersebut akan dipercepat penanganannya sesuai dengan arahan Jamwas

Sementara sebelumnya, pihak Kejati Jabar juga telah menetapkan 3 orang tersangka pada kasus Bansos kota Bandung. Sehingga sampai saat ini, jumlah tersangka menjadi 7 orang.(Endang/az)

Pagi Hari Terminal Cicaheum Masih Sepi

Tipe Berita = populer



Bandung,(26/08/2011) – Di tengah cuaca cerah namun dingin di sekitar terminal Cicaheum Bandung,suasana pagi ini ramai penumpang yang akan menuju ke berbagai kota baik di Jawa Barat maupun ke kota-kota di Jawa Tengah maupun Jawa Timur dan Denpasar. Penumoang sudah berdatangan menuju ke Terminal Cicaheum dengan membawa berbagai barang kemasan yang sengaja dibawa ke kampung halamannya sudah dibawa ke bus-bus yang akan ditumpanginya. Informai yang diperoleh reporter Agus Purwanto, bahwa penumpukan penumang terjadi Kamis sore hari kemarin, namun penumpang masih bisa terkendali bahkan tersedia bus-bus dengan kondisi kendaraan cukup bagus yang ada di terminal Cicaheum,sehingga penumpang masih bisa mendapatkan kendaraan karena kendaraan cukup tersedia di Terminal Cicaheum. Suasana pagi di terminal Cicaheum pada H-4 ini diperkirakan lonjakan penumpang akan terjadi hingga sore hari. (agus/lj )

Dini Hari Pantura Subang Padat

Tipe Berita = populer



Subang,(26/08/2011) - Arus mudik di Sukamandi Ciasem Subang,Jumat dini hari padat, sehingga terjadi pengalihan jalur di jalur tengah, yakni ke jalur tengah Sadang-Cipendeu-Subang dan dari Subang ke Cikamurang. Dengan demikian arus lalu lintas di jalur utama utara Subang terkendali. Sementara dengan diberlakukannya larangan beroperasi angkutan barang,selain BBM dan Sembako pada H-4,maka angkutan barang tersebut sudah tidak nampak lagi melewati jalur jalur pantura Subang. Diperkirakan pada H-3 akan terjadi puncak kepadatan,Polres Subang akan mengantisipasi dengan memberlakukan tiga jalur sebagai antisipasi kemacetan di jalur Pantura yakni dari arah Jakarta menuju Cirebon. Berdasarkan hasil pantauan jalan alternati Patok Besi-Sarengseng-Cipendeuy dan jalan alternatif Sukamandi-Purwadadi-Kalijati sudah tidak layak dilalui kendaraan,kecuali jalan alternatif Pamanukan-Pagaden-Subang atau Subang-Cikamurang bisa dilalui pemudik. Sementara polisi juga mengantisipasi kemacetan lainnya di sekitar pasar Sukamandi Ciasem yang diakibatkan oleh penyeberang jalan,dengan menerapkan buka tutup arus kendaraan dari arah Jakarta-Cirebon dan sebaliknya.(ruslan/lj)

Jalur Padalarang Ramai Lancar

Tipe Berita = populer



Bandung Barat,(26/08/2011) - Arus mudik pada H-4 di Tagog Padalarang ramai lancar baik dari arah timur menuju barat begitupun dari arah barat. Kendaraan dominasi kendaraan besar yakni bus,truk,mobil pribadi maupun angkot namun kendaraan pemudik roda dua terlihat masih sedikit yang melintas. Apabila dibanding dengan H-5 kemarin belum terjadi lonjakan arus mudik. Bagi pemudik yang menggunakan sepeda mootor atau kendaraan roda dua,diharapkan memeriksa kondisi kendaraannya supaya terhindar dari kecelakaan,apalagi jalur barat Padalarang mulai dari Cipatat hingga Padalarang maupun Cikalong wetan menuju Padalarang rawan kecelakaan diantaranya sekitar Rajamandala-Cipatat-Pamusatan Padalarang-Tanjakan Cikubang. Sementara untuk mengantisipasi kemacetan di jalur Tagog-Padalarang,puluhan m puluhan polisi dari Polres Cimahi diturunkan untuk mengatur lalu lintas di beberapa lokasi potensi kemacetan.Sampai jumat pagi,Satlantas Polres Cimahi belum memberlakukan jalur buka tutup di sekitar Padalarang Kabupaten Bandung Barat.(amel/lj)

Lalu Lintas di Pintu Tol Cikampek Padat

Tipe Berita = populer



Purwakarta,(26/08/2011) - Situasi arus lalu lintas di pintu tol Cikampek jumat malam(26/08) padat merayap. Kondisi seperti itu terjadi sejak sore hari sehingga untuk mengatasi agar tidak terjadi penumpukan kendaraan kearah utara,rekayasa lalu lintas telah dilakukan dengan cara mengalihkan kendaraan dari pintu tol Cikampek ke jalur tengah. Akibat pengalihan arus lalu lintas tersebut jalur Sadang menuju Subang mengalami kepadatan kendaraan.Reporter RRI Bandung Esa Wicaksono dari pintu tol Cikampek melaporkan,bahwa menurut Kasatlantas Polres Purwakarta AKP Herbas Sudewo mengatakan,pengalihan arus lalu lintas dari tol Cikopo menuju jalur tengah akan terus dilakukan jika kendaraan ke arah utara mengalami penumpukan. Namun jika arus lalu lintas dari pintu tol Cikampek menuju Mutiara sudah normal kembali maka kendaraan para pemudik akan dibuka lagi ke arah Jomin menuju ke arah Pantura. Selain pengalihan arus lalu lintas,rekayasa lalu lintaspun dilakukan dengan cara memasang trailing kearah Mutiara agar tidak terjadi pemotongan jalan. Hal itu dilakukan mengingat para pemudik lebih memilih jalur Mutiara-Jomin dari pada harus menggunakan jalur tengah padahal jalur Mutiara akan dihadapi dengan kemacetan.seperti yang diungkapkan Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Herbas Sudewo kepada RRI. Kepadatan arus lalu lintas diprediksi akan terjadi mulai jumat malam terlihat dari frekuensi kendaraan yang terus meningkat. Para karyawanpun mulai sabtu sudah libur bersama dan perlu diketahui apabila pemudik tidak ingin terjebak di jalur Mutiara simpang Jomin,Polres Purwakarta menyarankan untuk memilih jalur tengah keluar pintu tol Sadang menuju Kalijati Subang. Namun perlu diingat juga di Kecamatan Campaka jalan yang akan dilalui berkelok-kelok hingga ke Subang. Selain jalur Sadang arah Kalijati pemudik bisa memilih jalur alternatif lain yaitu jalur Wanayasa menuju ke Subang.(esa/lj)

Jalur Cikamurang Sumedang Sempat Macet

Tipe Berita = populer



Sumedang,(26/08/2011) – Arus mudik di jalur Cikamurang-Cijelag-Kadipaten Sumedang sempat terjadi kemacetan selama satu jam di siang hari jumat,hal ini terjadi karena pengguna jalur tengah dari Subang melalui Cikamurang jumat siang cukup padat disamping dari arah Bandung menuju ke Sumedang juga cukup ramai. Kemacetan mencapai 5 KM dan kembali lancar lepas jam 13.00 Wib. Sementara di jumat sore hari saat menjelang berbuka puasa jalur Jatinangor-Tanjung sari juga mengalami kepadatan hingga ke Sumedang kota dari ke dua arah. Sementara jumat malam,jalur Cirebon ke arah Bandung cukup ramai sama halnya dari arah Bndung ke Cirebon. Sementara jalur Subang-Cijelag melalui Cikamurang ke arah Cirebon juga padat,berbeda dengan arah sebaliknya. Sampai jumat malam arus lalu lintas padat namun tetap lancar dan hingga H-4 Lebaran berdasarkan catatan pihak keamanan di wilayah Sumedang situasinya aman tidak ada catatan terjadinya kecdelakaan lalu lintas,namun demikian para pengemudi disarankan hati-hati khususnya pengguna jalur Subang-Cikamurang-Cijelad yang melewati pada malam hari karena minimnya penerangan jalan disamping kondisi jalan yang bergelombang.(asep/lj)

Malam Hari Jalur Cileunyi Mulai Padat

Tipe Berita = populer



Bandung,(26/08/2011) – Seiring hari jumat(26/08) merupakan hari terakhir masuk kerja,terlihat arus mudik yang melintasi jalur Cileunyi sudah mulai terus meningkat walaupun situasinya masih bisa dikendalikan. 10% menurut petugas Kepolisian,jumlah kendaraan naik dibandingkan dengan siang atau kondisi jumat sore. Sedangkan jumat malam berdasarkan laporan reporter RRI Didi Maenaki dari jalur mudik Cileunyi baik kendaraan roda 4 dan roda 2 terus bertambah yang menuju ke arah selatan maupun ke arah jalur tengah yakni Sumedang dan Cirebon. Satu hal yang ironis meskipun arus lalu lintas jumat malam sudah mulai ramai namun para sopir angkutan umum belum sepenuhnya merasakan saat-saat marema atau mendapatkan penghasilan lebih. Pantauan RRI di Cileunyi hingga jumat malam masih nampak banyak kendaraan umum baik itu bus maupun mikro bus yang masih tambah belum membawa penumpang dalam jumlah banyak. Bahkan tidak jarang beberapa kendaraan diantaranya terpaksa harus ngetem cukup lama di Cileunyi sekadar untuk mencari tambahan penumpang.(didi/lj)

Pemkot Kesulitan Menata PKL

Tipe Berita = populer



Bandung, (11/10/2011)

Meskipun Pemerintah Kota Bandung telah menetapkan 7 titik bebas dari keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) di titik titik jalan tertentu, namun keberadaan PKL semakin menjamur dan kurangnya kesadaran untuk menata barang dagangannya, sehingga mengakibatkan kemacetan dan kesemrawutan lalu lintas. Selain itu juga mengganggu kenyamanan, kebersihan dan keamanan pengguna jalan.

Terkait hal itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) Kota Bandung melakukan Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) sebagai upaya meningkatkan pengetahuan hukum aparatur di lingkungan Pemkot Bandung, khususnya para penegak hukum.

"PKL harus ditempatkan sebagai subyek yang bermartabat, melalui pendekatan dan dialog tidak hanya kegiatan yang sifatnya represif," ujar Wakil Walikota Bandung, Ayi Vivananda saat membuka sosialisasi Peraturan Daerah Kota Bandung No. 4 tahun 2011, tentang penataan dan pembinaan Pedagang kaki lima di Kota Bandung, di Graha Kadin, Jl. Talaga Bodas, Selasa (11/10).

Ayi menjelaskan, Perda tersebut merupakan inisiatif dan upaya DPRD dan pemerintah kota bandung untuk melakukan penataan dan pembinaan PKL di Kota Bandung. "Sebagai pelaku usaha disektor informal yang memberikan kontribusi secara ekonomis, sosiologis dan kreatifitas kota.

Sementara, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bandung, Ferdi Ligaswara menuturkan, Perda ini menjadi penting sebagai acuan untuk menciptakan situasi kondusif bagi penertiban dan pembinaan PKL, agar tidak bertentangan dengan tata ruang wilayah Kota Bandung dan tetap selaras dengan aturan yang tertuang dalam Perda 11 tahun 2005 tentang keindahan, kebersihan dan ketertiban.

Ferdi menegaskan, perda K3 No. 11 tahun 2005 tidak akan digantikan dengan Perda No. 4 tahun 2011 tetapi sebagai pendukung, "Dengan perda sebelumnya berkolaborasi, artinya penanganan PKL tidak hanya melalui perda K3 tetapi secara kongkrit dilapangan melaui tahapan dimulai pendekatan pembinaan, penataan, dan akhirnya represif apabila tidak bisa ditata dan dibina,"tegasnya. (Dadi Mulyadi)


Jalur Cikampek Padat Merayap

Tipe Berita = populer



Purwakarta,(27/08/2011) – Situasi arus mudik di Sabtu pagi(27/08) di jalur tol Cikampek padat merayap dan untuk Sadang dibuka satu jalur seperti yang dituturkan petugas Kepolisian dari Polres Purwakarta Sugino kepada reporter RRI Esa Wicaksono. Menurut Sugino peningkatan arus kendaraan terjadi sejak jumat malam sekitar ukul 22.00 WIB arus dari arah Jakarta baik dari tol Cikampek-Jakata atau tol Purbalenyi mengalami kepadatan. Sabtu pagi tegas Sugiono arus mudik dialihkan dengan sistem buka tutup karena dari arah jalur Subang mengalami kepadatan sehingga dialihkan ke jalur alternatif dari Cikopo-Sadang-Purwakarta-Wanayasa-jalan Cagak-Subang-Kadipaten-Cirebon-Jawa Tengah. Untuk jalur Sadang sebagai jalur tengah dari Sadang –Kalijati-Subang-Cikamurang-Kadipaten-Cirebon-Jawa tengah. Sugiono menghimbau kepada pemudik agar berhati-hati di sepanjang jalan karena kondisi jalur di Subang jalan bergelombang,kemudian jalan sempit dari jalan 18 meter,9 meter kemudian terakhir di jalur Subang hanya 7 meter. Apabila pemudik lelah Sugino menyarankan untuk istirahat di kantong-kantong peristirahatan.Sementara untuk pemudik yang akan melalui jalur tengah-jalur alternatif Wanayas-Subang-Cirebon di jalur alternatif ini akan bertemu dengan dua pasar tumpah yakni pasar Rebo dan pasar Simpang sehingga kemacetan akan mengganggu pemudik.(esa/lj)

Jalur Tengah Subang Mulai Padat

Tipe Berita = populer



Subang,(27/08/2011) - Arus kendaraan di jalur tengah melalui jalan Sadang-Cipendeuy –Subang dan Subang-Cikamurang mengalami peningkatan. Pantauan RRI sejak jumat malam hingga Sabtu dini hari mengalami lonjakan karena adanya kepadatan arus kendaraan yang keluar dari pintu tol Cikopo-Cikampek-Karawang sehingga arus kendaraan tersebut dialihkan ke jalur tengah tidak diarahkan ke jalur pantura. Sementara arus kendaraan sabtu pagi di jalur tengah menurun tidak seperti malam atau dini hari,namun kemungkinan akan terjadi lonjakan kembali pagi menjelang siang di jalur tengah. Kepadatan arus diprediksi bakal terjadi pada siang hingga dini hari besok dan pada H-3 ini diperkirakan menjadi puncak arus mudik. Bagi pemudik yang menggunakan jalur tengah untuk ekstra hati-hati karena kondisi jalan mulai dari Sadang-Cipendeuy meski lurus namun ada tanjakan dan turunan,dan ketika memasuki Kecmatan Kalijati pemudik akan terjebak kemacetan yang diakibatkan oleh pasar Kalijati. Sementara kondisi jalan berkelok-kelok memasuki kecamatan Dawuhan dan kota Subang terdapat turunan dan tanjakan. Dengan kondisi jalan bergelombang maka pemudik lebih berhati-hati.(ruslan/lj)

Nagreg Macet 20 Km

Tipe Berita = populer



Nagreg, (27/08/2011) - Arus lalulintas dari arah Bandung maupun pintu tol Purbaleunyi di Cileunyi, sejak Sabtu,(27/08/2011) dini hari, sudah di padati kendaraan pemudik. Arus lalulintas sempat terhenti, hampir satu jam, sehingga menimbulkan antrian yang cukup panjang. Kondisi ini terjadi sejak pukul 00.45 wib, Sabtu dini hari. Petugas terkait terpaksa mengalihkan arus lalulintas yang datang dari arah Bandung maupun pintu tol, ke jalur jalan Tasikmalaya via Garut. Sedangkan jalur jalan Tasikmalaya via Malangbong, ditutup, karena adanya penumpukan kendaraan di wilayah Limbangan. Menurut Kasat Lantas Polres Bandung AKP Eka Permatasari, kepadatan arus tersebut akibat peningkatan volume kendaraan yang cukup tinggi, dari arah Bandung. "Peningkatan kendaraan cukup tinggi, sehingga ruas jalan tidak mampu menampung membludaknya arus lalulintas" ungkap Eka, saat di hubungi RRI, Sabtu, (27/08/2011). Selain peningkatan volume kendaraan pemudik, keluar masuk kendaraan di kantong-kantong parkir serta adanya kendaraan yang mogok, menjadi salah satu faktor terhambatnya arus lalulintas. Sementara itu, arus lalulintas dari arah Tasikmalaya via Malangbong, sempat terhenti, karena petugas memprioritaskan arus yang datang dari arah Bandung.(az)

Cadas Pangeran Diramaikan Sepeda Motor

Tipe Berita = populer



Sumedang,(27/08/2011) - Situasi arus mudik di Cadas Pangeran Kabupaten Sumedang sabtu pagi(27/08) sudah mulai diramaikan trerutama pengendara roda dua melintasi jalur Bndung-Sumedang melalui Cadas Pangeran. Dalam pantauan RRI di jalur tengah Subang-Cikamurang-Cijelag sejak jumat malam mulai padat namun menjadi alternatif ketika jalur pantura macet. Jalur ini dapat dilalui melalui pintu Sadang ke arah Subang kota kemudian lurus ke timur ke arah Cikamurang. Dari Cikamurang masuk wilayah Sumedang ke Cijelag ujung Jaya kemudian Kadipaten. Jalur tersebut relatif memiliki ruas jalan yang lebar tetapi di beberapa titik terjadi penyempitan dan jalannya bergelombang. Jalan tersebut jumat malam terjadi kepadatan namun sabtu pagi meski ramai namun tetap situasi lancar. Jalur tengah kedua adalah melalui jalur Cileunyi ke arah Sumedang melalui Cadas Pangeran. Jalur ini cukup padat dengan titik rawan macet di Tanjungsari dan hati-hati di titik rawan bencana di jalan Cadas Pangeran. Sementara bagi pemudik yang mengambil jalur ke kota Sumedang memungkinkan mengambil dua arah yakni ke Cimalaka untuk tujuan ke Cirebon atau dari kota Sumedang ke arah Wado keluar di Malangbong. Jalur ini jalur Sumedang-Kota meskipun ramai tetapi masih tetap lancar. Kesiapan aparat di jalur melalui Sumedang sendiri mulai dari Jatinangor-Sumedang-Wado-Malangbong atau dari Sumedang ke arah Cijelag menuju Cirebon telah disiagakan banyak pos jaga baik dari Kepolisian,mobil Ambulance,pos jaga kesehatan bahkan dari PU juga menyediakan alat berat di titik rawan bencana.(asep/lj)

Pertigaan Cileunyi Padat Lancar

Tipe Berita = populer



Bandung,(27/08/2011) – Sabtu pagi(27/08) di pertigaan Cileunyi Bandung kepadatan arus lalu lintas kepadatannya sudah terasa,arus kendaraan yang keluar dari mulut tol Purbaleunyi sudah mulai terus mengalir menuju ke arah selatan sebagian dan ada yang menuju ke arah Sumedang. Reporter RRI Didi Maenaki melaporkan,kendaraan roda dua juga sepanjang jalur by pass Sukarno Hatta terus menyemut mendatangi jalur ke jalur selatan dan ke jalur tengah menuju ke Sumedang. Menurut petugas Satlantas dari Polres Bandung Suharyono,peningkatan arus mudik melalui pertigaan Cileunyi terjadi sejak jumat malam tapi belum terlalu padat,namun sabtu pagi kepadatan sudah meningkat dari tol terjadi antrian kurang lebih 1 Km tetapi untuk ke arah timur tidak ada kendala,dan kendala mungkin dari Limbangan dan sekitarnya namun petugas siap melaksanakan tugasnya untuk mengantisipasi kemacetan. Menurut Suharyono,kepadatan paling tinggi pemudik yang keluar tol atau keluar dari Bandung dibandingkan yang menuju ke arah selatan,lebih banyak yang menuju ke Tasik dan kearah Jawa Tengah langsung Jawa Timur. Bagi pengguna jalan untuk parkir,Suharyono menghimbau agar parkir kendaraan tidak terlalu memakan bahu jalan dan hati-hati di perjalanan karena turunan Nagreg cukup tajam. Sementara jalur tengah sabtu pagi masih terkendali karena sejak H-7 kendaraan besar sudah dilarang beroperasi. Sampai sabtu pagi di jalur Cileunyi tidak terjadi kecelakaan lalu lintas. Kondisi ini diharapkan berlangsung seterusnya sehingga suasana mudik dan balik lebaran tahun ini berjalan lancar,aman terkendali.(didi/lj)

H-3 Leles Garut Mulai Padat

Tipe Berita = populer



Garut,(27/08/2011) – Dari titik pantau Leles Garut pada H-3 kepadatan sudah mengalami peningkatan kendaraan dari arah Bandung menuju ke arah Kabupaten Garut melalui Kadongora-Leles. Pantauan RRI dari simpang lima Tarogong yang merupakan salah satu titik sentral kemacetan di wilayah jalur utama Kabupaten Garut. Pada Sbtu pagi kemacetan didominasi kendaraan ber plat mobil dari luar daerah Bandung,diantaranya dari Jakarta,Cianjur bahkan dari luar Jabar dengan tujuan ke Jawa Tengah melalui Tasikmalaya melalui Tarogong- Leles dan beberapa jalur untuk menghindari kemacetan. Kepadatan lalu lintas tersebut menurut petugas di Pospam simpang lima Tarogong merupakan peralihan dari Bandung dialihkan ke Garut yang biasanya melalui jalur Limbangan,karena diperkirakan jalur Limbangan terjadi kemacetan sehingga dialihkan ke jalur Kadungora-Leles dan simpang lima Tarogong. Selain roda 4 kendaraan roda 2 pun sudah memadati jalur Tarogong. Pemudik diharapkan tetap berhati-hati melalui jalur Kadungora karena Sabtu pagi terjadi kecelakaan antara mini bus menabrak pengendara roda dua,namun tidak menimbulkan luka berat.(irwan/lj)

Kendaraan Antri Di Nagreg

Tipe Berita = populer



Nagreg, (27/08/2011) - Kepadatan arus lalulintas di jalur Nagreg kab. Bandung, kembali terjadi. Pantauan RRI di Nagreg, sejak pukul 09.00 wib hingga 10.45 wib Sabtu (27/08/2011), arus lalulintas dari arah Bandung maupun pintu tol Cileunyi, memadati ruas jalan Nagreg. Antrian kendaraan yang menuju Tasikmalaya - Garut, berhenti di jalur Nagreg, hingga ketika memasuki persimpangan jalan Lingkar Luar Nagreg. Kepadatan arus lalulintas juga terjadi di wilayah Limbangan kab. Garut. Antrian mengekor sekitar 5 km, mulai dari sekitar pasar Limbangan hingga Cibatu. Sedangkan arus lalulintas di Nagreg, mengekor hingga 8 km, mulai dari jalan Cagak Nagreg hingga Pamucatan Nagreg. Untuk mengantisipasi adanya penumpukan kendaraan, petugas kemudian mengarahkan kendaraan kecil yang akan menuju Tasikmalaya, ke arah jalur alternatif Wado - Malangbong. Menurut Kasat Lantas Polres Bandung AKP Eka Permatasari, pengalihan itu untuk mengurangi volume kendaraan, yang masuk ke wilayah Nagreg. "Kita buka tutup arus lalulintas di jalan Cagak, dan berkoordinasi dengan Polres Garut, untuk mengatur arus agar tidak terhenti", ujarnya ketika dihubungi RRI, Sabtu (27/08/2011). Sementara dari pantauan RRI, untuk arus lalulintas dari arah Tasikmalaya maupun Garut, juga sedikit tersendat, akibat adanya gelombang arus lalulintas dari arah Bandung.(az)

4 KA Diberangkatkan Ke Jawa Tiap Hari

Tipe Berita = populer



Bandung,(27/08/2011) –Stasiun Kereta Api Kiara Condong Bandung pada H-3 melayani pemudik sesuai dengan kapasitas angkutan yang tersedia. Menurut Kepala Stasiun Kereta Api Kiara Condong Bandung P Wibow, dalam satu rangkaian kereta pihak PT Kereta Api menjual tiket sekitar 970 penumpang.Dalam sehari dari Stasiun Kiara Condong tegas Wibowo memberangkatkan 4 kereta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur terdiri 2 Kereta Api reguler dan 2 kereta api Lebaran. Sampai H-3 Lebaran,PT KAI melalui Stasiun Kiara Condong masih bisa melayani pemudik karema dengan adanya 2 kereta api tambahan lebaran ini sangat membantu PT KAI untuk memberikan pelayanan kepada pemudik yang akan merayakan Hari Raya Idul Fitri di kampung halamannya baik di daerah Jawa Tengah maupun Jawa timur.(agus/lj)

Nagreg Padat !

Tipe Berita = populer



Nagreg, (28/08/2011) - Kepadatan arus kendaraan pemudik yang melalui wilayah selatan di jalur Nagreg, kembali mengalami kepadatan. Gelombang arus kendaraan yang keluar dari arah pintu tol Cileunyi maupun kota Bandung, peningkatannya sudah terasa sejak pukul 09.00 wib, Minggu, (28/08/2011). Dari pantaun RRI di Nagreg, kepadatan membentuk antrian yang cukup panjang, ketika memasuki kawasan puncak Nagreg, mulai dari perlintasan KA di Pamucatan Nagreg kab. Bandung. Kondisi tersebut diperparah, dengan adanya penyempitan arus kendaraan yang akan menuju Tasikmalaya - Garut ini, di sekitar jalan Cagak Nagreg dan Cikaledong. Antrian kendaraan juga terjadi mulai pasar Limbangan kab. Garut, dan mengekor mendekati wilayah perbatasan kab. Garut dan Bandung. Kondisi serupa juga terjadi di wilayah Garut, kendaraan dari Tasikmalaya atau Garut menuju Bandung, merayap dan sesekali terhenti di sekitar Kadungora Garut, dan membuat antrian hingga wilayah Garut kota. Sementara menurut petugas di Posgatur "Tangan" di Nagreg, aparat terkait terpaksa melakukan sistem buka tutup dan one way arus lalulintas yang datang dari arah Bandung, sebelum memasuki pertigaan jalur antara Tasikmalaya via Malangbong dan jalur Garut maupun sebaliknya.(az)

Bandung International Challenge 2012

Tipe Berita = olahraga



Jambore Sepeda Padukan Olahraga, Wisata Dan hobi

Bandung,(15/10/2011)

PD Jasa dan Kepariwisataan Provinsi Jabar bekerjasama dengan Pengurus Daerah (Pengda) Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) Jawa Barat, rencananya awal 2012 akan menggelar Bandung International Challenge 2012, pada 13-15 Januari 2012 mendatang di Lembang Kabupaten Bandung Barat.

Pemilihan Olahraga khususnya Cabang olahraga Sepeda dalam hal ini nomor MTB Downhill (Sepeda Gunung) karena saat ini tengah menjamur, di samping ada sisi hobi yang menjadi kaderisasi untuk sisi lainnya yakni olahraga prestasi.

Selain itu Cabor Sepeda Nomor MTB jarang digelar, serta ada peluang untuk dilakukan. "Ketiga hal tersebut yang memprakarsai untuk menggelar even ini," ujar Ketua Pelaksana Deni Yustiana pada Pre Event Launching Bandung International Challenge 2012 Downhill xcountry Jambo Free, di Hotel Grand Preanger, Sabtu (15/10). Deni menjelaskan, rencananya gelaran Jambore sepeda, para peserta akan bersepeda dengan start depan rumah dinas Gubernur sekaligus melepasnya dan berakhir di lokasi wisata Kampung Gajah.

Menurut Deni, panitia memperbolehkan bagi para peserta Jambore Sepeda, tidak perlu mengendarai sepeda, namun berhak mendapatkan kupon undian untuk mendapatkan hadiah utama 1 unit mobil proton.

Sedangkan bagi juara dari unsur prestasi MTB, baik peserta Cross Country maupun Downhill, juara pertamanya akan mendapat hadiah uang total 1500 Dollar US.

Sementara dari pihak PD Jasa dan Pariwisata Provinsi Jabar yang langsung dihadiri Direktur Utamanya, Syamsudin menyebutkan, kegiatan yang pertama kali digelar di Indonesia dan sifatnya internasional ini merupakan bagian dari pariwisata. Syamsudin berharap, kegiatan serupa akan kontiunitas, karena sudah dimasukkan sebagai agenda Pengda ISSI Jabar.

Sedangkan Teknikal Commisaire, Sondy Sampurno mengatakan, ada tiga unsur sebuah even bisa berjalan, yakni even tersebut berkualitas, pemberitaan yang gencar dan dukungan materi.

Sondy mengungkapkan, kegiatan yang memadukan wisata kuliner dan olahraga sepeda sangatlah tepat, pasalnya pada cabor sepeda menyatukan antara hobi, pariwisata dan prestasi. "Penataan even itu sendiri harus dilakukan secara optimal," kata Sondy.

Rancangan even di Lokasi. Saung Cikole Lembang KBB untuk Jambore tanggal 15, di Kampung Gajah yang bisa menampung 10 ribu peserta. Target peserta 1500 untuk jmabore.

Sedangkan MTB, baik Crosscountry maupun Downhill 350-400 peserta. Lima negara yang sudah dipastikan mengirimkan peserta, terdiri dari, Malaysia, Singapura, Brunei Dariussalam, dan Vietnam. Termasuk sejumlah Provinsi di Indonesia.

Turut hadir pada Pre Launching Bandung International Challenge 2012 Downhill xcountry Jambo Free, perwakilan Malaysia yang juga turut mensponsori yaitu dari perusahaan Maskapai Penerbangan Marina Airlane dan perusahaan produk Jersey Balap Sepeda. (Dadi Mulyadi)


Jalur Sumedang Lancar

Tipe Berita = populer



Sumedang,(28/08/2011) – Pantauan RRI dari Cijelag Sumedang pada H-2 sejak minggu siang hingga malam terus mengalami penurunan di jalur rawan macet seperti Tanjungsari,Sumedang Kota,Cimalaka dan Cijelag memang mengalami kepadatan tetapi arus tetap masih lancar. Hal itu berbeda dengan kondisi hari sabtu yang sempat macet total sehingga kendaraan sulit bergerak. Dengan situasi yang lancar pada Sabtu malam,justru pemudik yang melewati daerah Cijelag harus ekstra hati-hati dan warpada sebab dari Subang hingga Cikamurang sampai Cijelag sulit menemukanpenerang jalan,begitupun dari arah Bandung disepanjang jalur hutan lindung minim penerang jalan umum,padahal jalan yang dilalui banyak tikungan tajam sehingga pengemudi dituntut waspada. Minggu malam jalur Cijelag Sumedang arus lalu lintas sudah berkurang kepadatannya. Mengenai penggunaan roda dua sejauh ini sejak H-5 hingga H-2 tampak mendominasi dan untuk perjalanan jarak dekat tidak menjadi masalah,namun untuk jarak jauh perlu dipertimbangkan kemampuan daya tahan tubuh maupun kemampuan kendaraan itu sendiri.(asep/lj)

Penyelundupan Imigran di Cianjur

Tipe Berita = kriminal



Cianjur - Tertangkapnya hampir sekitar 80 orang imigran gelap asal Irak, Iran, dan Pakistan di Pantai Jayanti Cisela Kecamatan Cidaun Kabupaten Cianjur minggu(19/8/2012,baru pertama kali terjadi.

Dari Cianjur Kontributor RRI Yan Sofyan melaporkan,menurut Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik Kesbangpol Kabupaten Cianjur Tom Dani Gardiat, kasus penyelundupan imigran gelap via Cianjur merupakan kali pertama terjadi.

Diungkapkannya,dengan disahkannya surat keputusan Bupati Cianjur perihal Tim Pengawasan Orang Asing,diharapkan akan menjadi pedoman untuk pengawasan orang asing di Kabupaten Cianjur.

Menurutnya, Tim ini merupakan lintas sektoral.

Tim tersebut melibatkan jajaran Polres, Kodim, dan Intelijen Kejaksaan Negeri Cianjur.

Secara umum SK ini mengatur Tupoksi tim dalam pengawasan orang asing.(lj/yans)

H+5,H+6 Pangandaran Diperkirakan Padat

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(21-08-2012),-Puncak arus kunjungan wisatawan ke kawasan Wisata Pantai Pangandaran, Ciamis,diperkirakan akan terjadi pada H+5 hingga H+6 mendatang.

Menurut Kepala UPTD Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pangandaran, Endang Sukirna,diprediksi Puncak kunjungan wisatawan ke Pangandaran diprediksi akan terjadi pada H+5 atau H+6.

Menurutnya, puncak kunjungan wisatawan pada H+5 dan H+6 tersebut, bertepatan dengan malam Sabtu dan malam Minggu,mengingat,wisatawan memilih liburan pada hari-hari tersebut

Sementara pada H+1 Idul Fitri, pengunjung hanya didominasi oleh kendaraan roda dua.

(lj)

Warga Miskin Bogor Dapat Jatah Raskin

Tipe Berita = pendidikan



Bogor,(20/08/2011) – Untuk meringankan beban warga miskin selama Ramadhan dan Lebaran,Pemerintah Kota Bogor membagikan beras Raskin jatah dua bulan sekaligus. Total beras yang dibagikan pada bulan Agustus ini sebanyak 1 juta 269 ribu 840 kg. Raskin bulan Agustus dibagikan sebanyak 634ribu 920 kg,sementara untuk bulan September pembagian dipercepat pada akhir Agustus 2011 sebanyak 634ribu 920 kg. Menurut Kasi Distributor Kantor Ketahanan Pangan Kota Bogor Wawan,meskipun pembagian raskin dibagi sekaligus namun stok raskin sampai akhir 2011 dijamin aman,malahan raskin ke 13 pun akan tetap dibagikan. “Tidak ada masalah untuk September hingga Desember raskin di seluruh kota Bogor tidak ada masalah”. Pemberian raskin ke 13 pada bulan Desember nanti akan diberikan kepada kelurahan yang telah melunasi pembayaran raskin 2011,paling lambat minggu pertama Desember sudah dilunasi. Sedangkan untuk percepatan pelunasan raskin ke Bulog bulan September 2011 akan dikucurkan dana talangan dari APBD Kota Bogor 2011 sebesar Rp.500 juta,namun dana tersebut harus kembali ke kas daerah pada akhir bulan Desember 2011.(Anisa/lj)

Minggu Malam Kawasan Cileunyi Lancar

Tipe Berita = populer



Bandung,28/08/2011) – Suasana arus lalu lintas di kawasan Cileunyi Bandung minggu malam(28/08) sangat lancar,aman dan terkendali. Tidak terlihat antrian kendaraan baik yang keluar dari pintu tol Cileunyi maupun dari jalan raya Cibiru yang datang dari arah jalan Sukarno Hatta maupun dari arah Ujung berung karena biasanya arus mudik identik dari barat ke timur. Selain itu pada minggu malam tidak lagi nampak iring-iringan kendaraan baik itu roda 4 maupun roda dua meskipun sekali-sekali terjadi antrian di pintu tol Cileunyi ini yang disebabkan karena adanya penghambatan dari angkutan kota yang ngetem di depan rumah sakit AMP dan juga sedikit terhambat ketika mereka berputar terutama yang dari arah tol menuju arah jalur ke Tasikmalaya harus memutar dulu sehingga sedikit menghambat,namun secara umum arus kendaraan sangat lancar.(didi/lj)

Pengusaha Oto Bus Jabar Bangkrut

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(26/09/2011) – Akibat krisis ekonomi tahun 1998 lalu dan maraknya sepeda motor saat ini usaha di bidang angkutan umum di Jawa Barat mengalami keterpurukan. Okupansi penumpang bus rata-rata kurang dari 50% sehingga tidak dapat menutupi biaya operasional. Ketua DPD Organda Jawa Barat Aldo Fantianus mengatakan,sejak tahun 2001 tidak ada pengusaha oto bus baru yang muncul justru banyak PO mengalami kebangkrutan. Apalagi untuk trayek dengan jarak pendek dikhawatirkan akan mati,karena masyarakat akan lebih memilih menggunakan sepeda motor atau elf Bodong. Ia mengharapkan Pemerintah dapat menertibkan elf bodong atau angkutan umum liar tersebut untuk mengatasi masalah yang dihadapi para pengusaaha bus yang melayani trayek pendek. Menurut Aldo,harga satu bus ac saat ini lebih dari Rp. 1 Milyar sedang bus non ac sekitar Rp. 700 juta. Invertasi untuk kendaraan baru akan kembali dalam waktu 9 tahun,sedangkan sebelumnya hanya 5 tahun bahkan 2 tahun.Oleh karenanya usaha di bidang transportasi umum saat ini tidak menarik lagi karena investasinya besar dan harga spare part terus melambung.(ida/lj)

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp.100 T

Tipe Berita = pendidikan



Berdasarkan hasil pertemuan forum zakat internasional,secara nasional potensi zakat di Indonesia mencapai sekitar 100 trilyun rupiah,namun saat ini baru terserap sekitar 3% saja itupun hasil dikumpulkan dari seluruh lembaga zakat yang ada di Indonesia,sehingga masih banyak potensi zakat di negeri ini yang masih belum tergali. Demikian diungkapkan Tofik Hidayat pengurus Dompet Dhuafa Jawa Barat. Melalui RRI Tofik Hidayat juga mengungkapkan,khusus untuk Jawa Barat dirinya berharap di tahun ini Dompet Dhuafa bisa menghimpun zakat dari warga Jawa Barat sekitar 5 milyar rupiah dalam satu bulan ini. Masih minimnya zakat yang belum tergali di Indonesia ini tegas Tofik karena terkendala oleh proses Kebijakan,artinya seharusnya pengelolaan zakat ini adalah oleh negara,karena negara mempunyai fungsi penyelenggara yang bisa membuat kebijakan yang mengharuskan secara regulasi bagi setiap wajib zakat untuk menyerahkan zakatnya yang tidak tersimpan. Selain itu tegas Tofik,proses edukasi juga perlu terus dikembangkan dan diberikan pemahaman kepada masyarakat tentang hakekat kewajiban zakat. “Sosialisasi ini tentunya harus secara maksimal dilaksanakan tidak hanya di tataran kelompok tertentu,tentunya diregulasikan secara besar-besaran. Selama ini memang undang-undang kita masih hanya bersifat tidak langsung bisa menekan secara keseluruhan seperti di negara-negara tetangga,contohnya Singapura.” Menurut Tofik Hidayat Undang-Undang tentang zakat di negeri ini masih bersifat tidak langsung bisa menekan secara keseluruhan. Sampai saat ini tentang zakat tegas Tofik masih mengacu kepada peraturan lama yang saat ini sedang diproses untuk diperbaiki. Tofik juga berharap kebijakan tersebut cepat selesai tentang pengelolaan zakat,infaq dan pengelola zakat diberi keleluasaan bentuknya seperti apa sehingga para pengelola zakat lebih nyaman untuk memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus menjadikan kebijakannya.(lj)

Idul Fitri Momen Meningkatkan Ketaqwaan

Tipe Berita = populer



Bandung, (31/08/2011) - Sebanyak 1.472 titik di Kota Bandung menjadi tempat menggelar Shalat Ied pada Idul Fitri 1432 H, dengan lokasi di masjid maupun lapangan. Untuk Masjid sebanyak 936 dan 536 di lapangan. Masjid-masjid yang digunakan shalat Ied merupakan masjid jami yang biasa digunakan untuk shalat Jumat, seperti Masjid Raya Jawa Barat dan Masjid Agung Al-Ukhuwah. Di Masjid Raya Jawa Barat yang berlokasi di Alun-alun Bandung, menjadi tempat Walikota Bandung Dada Rosada melaksanakan shalat ied. Sedangkan area terbuka yang dipakai antara lain di Lapang Gasibu, merupakan tempat Gubernur Ahmad Heryawan melaksanakan Shalat Ied. Selain Lapangan Gasibu, tempat lainnya yakni Stadion Siliwangi, dan Stadion Persib serta beberapa tempat lainnya. Sementara itu. hampir seribu Umat Islam di RW 08 Kel. Kebon Gedang, Kec. Batununggal melaksanakan shalat ied di Masjid Al-Ikhwan. yang masih dalam tahap pembangunan. Di Masjid tersebut baik di dalam maupun luar hampir semuanya terisi Jamaah. Bertindak selaku Khatib dan Imam yakni, H. Dadang Suherman. Dalam khutbahnya, Khatib menuturkan, sebulan lamanya melaksanakan shaum diibaratkan pesantren untuk melakukan kegiatan yang maslahat. " Dengan melaksanakan itu semua diharapkan akan lahir insan-insan mutaqqin dan mampu meninggikan derajatnya di hadapan Allah SWT," ujar Dadang Suherman. Memaknai Idul Fitri, Khatib Dadang menerangkan, harus ada perubahan akhlak yang signifikan, karena sebulan lamanya seluruh umat Islam mendapat gemblengan melalui berbagai kegiatan keagamaan, Sementara itu keramaian pun juga nampak di Taman Pemakaman Umum - TPU Maleer. Sebagai salah satu TPU cukup besar di Kota Bandung, di TPU Maleer pada hari lebaran tahun ini sejak pagi hingga menjelang petang, tidak henti-hentinya masyarakat yang melakukan nyekar ke makam saudaranya. Moment lebaran seperti biasa dimanfaatkan warga sekitar untuk mencari rejeki, seperti menggelar parkir dadakan, ataupun berjualan bunga rampai serta membersihkan makam. (Dadi Mulyadi)

Disdukcapil Razia Pendatang

Tipe Berita = populer



Bandung, (03/09/2011) - Tidak sedikit dari para pendatang yang turun dari Bus di terminal Cicaheum kaget. Pasalnya ketika turun dari Bus langsung digiring Satpol PP untuk diperiksa yang akan disesuaikan dengan identitas yang dimiliki. Kegiatan yang digelar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung berupa Operasi Simpatik terhadap pendatang di terminal Cicaheum, pada Sabtu (3/9). Memang rutin dilaksanakan setiap kali musim arus balik lebaran berlangsung. Operasi dengan cara mendata pendatang baru dimulai pukul 11.30 dengan cara memeriksa Kartu Tanda Penduduk (KTP) penumpang yang baru turun dari Bus berbagai jurusan seperti Cirebon, Tasikmalaya, Ciamis dan semua daerah lainnya. Operasi dipimpin Kepala seksi Pengawasan dan Yustisi kependudukan Taspen Effendy. Dalam kegiatan tersebut petugas terpaksa banyak nganggur karena bus yang datang ke terminal Cicaheum terlambat. Selain itu, banyak dari penumpang turun sebelum masuk terminal. "Kita akan melakukan kembali operasi Yustisi bukan hanya untuk kali ini, namun kita akan melakukannya setelah arus balik nanti, dengan mendatangi kostan ataupun rumah kontrakan, termasuk operasi ke mall-mall ataupun berbagai tempat lainnya," ujar Taspen. (Dadi Mulyadi)

Jelang POPNAS Jabar Survey Ke Riau

Tipe Berita = olahraga



Bandung, (30/08/2011) - Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) yang akan berlangsung 26 September hingga 6 Oktober 2011 mendatang di Provinsi Riau, pihak Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Provinsi Jawa Barat telah melakukan survey ke Riau, terkait kesiapan tuan rumah untuk mengecek seluruh kondisi, mulai penginapan, venue pertandingan, termasuk mapping untuk membuat pola penempatan atlet Jabar. Persipaan lain yang telah dilakukan menurut Wakil Ketua Kontingen POPNAS Jabar, Nandang Rukanda,di sela-sela buka bersama di D'Plam, Jl. Lombok, Jum'at (26/08) selama lima hari pada 23- 28 September mendatang di Bandung akan melakukan tahap sentralisasi. Nandang menjelaskan, Kontingen POPNAS Jabar akan diperkuat 537 orang, terdiri dari 303? atlet, 54 pelatih dan ? 50 official. Cabang olahraga yang akan dipertandingkan sebanyak 17, termasuk sepakbola yang baru diiikuti oleh kontingen Jawa Barat ditambah cabang eksibishi yakni Tinju. "Untuk Cabang Taekwondo yang pada pelaksanaan POPNAS sebelumnya di Jogjakarta baru eksibishi, dan untuk di Riau kini dipertandingkan," terang Nandang. Menanggapi belum adanya kepastian atlet pelatnas boleh turun pada POPNAS, Nadang Rukanda bersama dengan seluruh Dinas terkait se-Indonesia telah menggelar rapat untuk menegaskan bahwa atlet pelatnas boleh tidaknya tampil. " Kami ingin kepastian apakah atlet Pelatnas boleh tampil atau tidak. Kita tidak menginginkan kejadian di PON Kaltim akan terjadi di POPNAS Riau nanti," tegas Nandang. Disinggung target Jabar pada POPNAS kali ini Nandang menuturkan bisa memperbaiki capaian prestasi POPNAS sebelumnya di Yogyakarta yang hanya menempati peringkat 4. Nadang mengatakan Jawa Barat bisa meraih medali cukup signifikan? di cabang olahraga renang. "Pada Cabang renang Jabar akan diperkuat empat atlet andalannya yang kini sedang berada di Pelatnas, jika nantinya mereka diperbolehkan tampil," harapnya. Namun demikian kata Nandang, Jabar tidak berharap demikian, karena itu batas maksimal. Sedangkan pihaknya hanya mempersiapkan batas minimal, yang berlaku untuk semua Cabang olahraga. (Dadi Mulyadi)

Dongkrak Prestasi Harus Berkompetisi

Tipe Berita = olahraga



Bandung, (30/08/2011) - Untuk bisa meningkatkan prestasi olahraga tidak bisa hanya dilakukan secara instan dengan melakukan praktek jual beli atlet, ketika akan menghadapi sebuah multi event olahraga seperti PORDA dan PON. Namun akan lebih baik jika menyiapkan atlet-atlet potensial dengan melakukan pembinaan sejak usia dini. Terkait hal itu, Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Jawa Barat telah melakukannya dengan memfasilitasi berupa pendanaan dari APBD untuk menggelar kompetisi secara rutin. "Sebenarnya yang lebih berperan mengani hal itu yakni KONI, tapi tidak ada salahnya hal ini dilakukan oleh Disorda dengan membuat kompetisi sebagai tahapan pembinaan yang bekerjasama dengan Pengurus Provinsi Cabang Olahraga," ujar Kepala Disorda Jawa Barat Daud Ahmad dalam sebuah acara buka bersama di Bandung, Jum'at (26/08). Daud Ahmad mengatakan, menyusul keterbatasan dana untuk sementara ini baru empat cabang olahraga yang diberikan fasilitas berupa bantuan dana pembinaan untuk menggelar kompetisi yakni Bola Voli, Basket, Hockey dan Sofball. Daud menjelaskan, besaran bantuan dana untuk masing-masing cabang olahraga sebesar Rp. 200 juta. Daud berharap, dengan adanya program tersebut Disorda bisa dilibatkan dalam mendongkrak prestasi olahraga di Jabar. "Atlet-atlet yang saat ini tengah dibina akan memasuki golden age pada 2016 mendatang, bersamaan saat Jabar menjadi tuan rumah PON XIX," kata Daud. Daud Ahmad menambahkan, pada tahun depan satu cabang olahraga lagi yakni Sepakbola akan mendapat bantuan dana dari Disorda seperti halnya empat cabang yang terlebih dahulu mendapatkan untuk menggelar kompetisi secara rutin. (Dadi Mulyadi)

Lebaran Diundur, Sebuah Keuntungan

Tipe Berita = populer



Bandung, (30/08/2011) - Setelah pemerintah menetapkan 1 Syawal 1432 H jatuh pada hari Rabu 31 Agustus 2011, melalui Sidang Isbat sejumlah Tokoh Agama Islam, Senin (29/08), sebagian besar Umat Islam yang mengikuti ketetapan itu kembali harus menjalankan ibadah puasa sehari lagi. Namun tidak demikian halnya dengan Warga Muhammadiyah, tidak terkecuali di Kota Bandung yang merayakan Hari Kemenangan bagi Umat Islam yakni Idul Fitri 1432 H, hari ini Selasa (30/08). Dari pantauan RRI di sejumlah tempat di Kota Bandung, Warga Muhammadiyah terlihat membludak dan memadati lapangan sofball di Jalan Lodaya untuk melaksanakan Shalat Ied. Selain di tempat tersebut, titik-titik di Kota Bandung yang digunakan Shalat Ied oleh Warga Muhammadiyah diantaranya, SD Awi Gombong, di Jalan Awi Bitung Cicadas, Halaman STT YPKP, Jl Surapati dan di Plaza Monumen Perjuangan Jl. Dipatiukur. Dengan pengunduran hari Lebaran setidaknya menguntungkan sejumlah orang, seperti warga yang sehari-hari berjualan di TPU Maleer, karena saat ini masih menantikan suaminya yang belum bisa pulang ke rumah.Rencananya Sang Suami akan pulang malam takbiran Selasa (30/08) malam "Akhirnya bisa juga berlebaran bersama suami dan anak-anak, dan berbelanja keperluan lebaran esok, itu juga kalau masih ada toko yang buka," ungkap Umi yang ditemui RRI di TPU Maleer, Selasa (30/08). Sementara itu, ketika RRI memantau Taman Pemakaman Umum (TPU), salah satunya TPU Maleer, suasananya seperti hari-hari biasa. Hanya nampak petugas Pemakaman dan beberapa warga yang diperkirakan warga Muhammadiyah untuk melakukan nyekar ke makam saudara atau kerabatnya. Begitupun warung-warung dadakan yang dibangun khusus setiap lebaran hanya beberapa saja yang menjajakan dagangan berupa bunga rampai dan minuman ringan. (Dadi Mulyadi)

1,2 Juta Kendaraan Bergerak di Bandung

Tipe Berita = populer



Bandung,(30/08/2011) - Saat ini tercatat ada 1,2 Juta kendaraan yang bergerak di jalan-jalan kota Bandung,sementara kapasitas jalan di Bandung hanya mampu menampung 360 kendaraan. Dengan kondisi tersebut,menurut Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung Priyo Subiandono kota Bandung sulit terhindar dari kemacetan. Meskipun demikian Pemerintah Kota Bandung bekerjasama dengan Polrestabes Bandung terus berupaya bagaimana supaya Kota Bandung tidak terlalu macet,diantaranya mengatur pola pergerakan lalu lintas di lapangan. Kepada RRI,Priyo Subiandono juga mengungkapkan,ada beberapa kunci penyebab kemacetan yakni jika pagi hari biasanya kemacetan terjadi di setiap depan pasar. “Ini yang membuat kemacetan betul,abis itu di depan Sekolah,kalau sekolah libur seperti ini banyak sekali orang berhenti menurunkan pelajar di depan sekolah,itu juga membuat kemacetan karena memang sekolah kita tidak ada tempat parkir,tidak ada tempat menurunkan siswa,jadi mereka di badan jalan semuanya" Terkait rencana pembangunan jalan layang di Kota Bandung, masih diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung Priyo Subiandon,diharapkan tahun 2012 mendatang sudah bisa dimulai. “ Jalan layang itu sebetulnya hanya memecahkan dari pasopati dari pasteur itu kan melayang diatas turun di Gasibu,terus naik lagi nanti di Pusdai ke jalan layang itu sampai ke ujung berun, dari ujung berung dia pecah satu ke Cileunyi satu lagi masuk ke area Gedebage. Itu rencana jalan layang dan itu memang sudah viks.” Selain itu tegas Priyo,ada beberapa jalan layang yang akan dibangun di Kota Bandung yakni dari jalan Sukarno Hatta atau pada setiap persimpangan yang mengganggu trafic light,seperti jembatan layang di Kiara Condong. Kemacetan lalu lintas di kota Bandung terjadi hampir di semua sisi simpang jalan yang selalu padat apalagi di pagi hari.(lj)

DPRD Kota Bandung Akan Punya Gedung Baru

Tipe Berita = populer



Bandung, (13/08/2012)

DPRD Kota Bandung dalam setahun ke depan, akan mempunyai gedung baru, karena gedung yang ada di Jl. Aceh sekarang ini dinilai sudah tidak representatif. Pembangunan gedung yang ditaksir akan menelan biaya Rp. 65 miliar itu diawali dengan peletakkan batu pertama oleh Walikota Bandung Dada Rosada, didampingi ketua DPRD Erwan Setiawan, Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda, Sekretaris Daerah Kota Bandung Edi Siswadi di Jalan Sukabumi No. 30, Kelurahan Kacapiring, Kecamatan Batununggal, Senin (13/08).

Pembangunan dibagi dalam dua Untuk tahap pertama sekitar 40% direncanakan selesai pada akhir tahun 2012, dengan biaya sekitar Rp. 26,8 M. Gedung ini rencananya terdiri dari empat lantai plus satu semi basement yang berdiri di atas lahan seluas 10.378 M2, dengan luas persil 9.365 M2, luas tapak 2.748 M2. Rancangan gedung tersebut, merupakan hasil dari sayembara yang di adakan pada tahun 2007.

gedung Dewan tersebut di bangun didasarkan kepada kebutuhan gedung yang representatif, karena yang ada selama ini masih menyatu dengan gedung eksekutif dengan kapasitas yang relatif terbatas," tuturnya.

Dada meminta, bentuk bangunan tersebut akan disesuaikan dengan rencana kota, yakni tidak melampaui batasan koefisien dasar bangunan (KDB) maksimal 70%, KLB (koefisien Luas Bangunan) maksimal 2,1 dan tidak melewati rencana garis sempadan bangunan.

" fasilitas gedung tersebut dilengkapi sesuai kebutuhan anggota dewan dan masyarakat seperti, Mushola, toilet atau lahan parkir yang memadai,” jelasnya.

Dada juga menyebutkan persyaratan untuk pembangunan gedung ini sudah sesuai dengan aturan, sehingga diharapkan tidak akan terjadi permasalahan. “Setiap pembangunan biasanya suka ada masalah, tetapi saya harap pembanguan gedung ini, apalagi oleh pemerintah, dan syarat-sayaratnya sudah dipenuhi, jangan sampai timbul permasalahan. Termasuk menyediakan lahan terbuka hijau,” jelas Dada.

Sementara Ketua DPRD Kota Bandung Erwan Setiawan mengatakan, pembangunan Gedung dewan untuk membuat Peraturan Daeran dan menampung aspirasi bukan tempat bisnis. " tak akan ada fasilitas tambahan kecuali untuk perkantoran dan bekerja," tandas Erwan. (Dadi)


Di Subang Banyak Galian C Tanpa Izin

Tipe Berita = politik



Subang,(08/10/2011) -

Masih banyaknya perusahaan galian C yang beroperasi tanpa izin maka Ketua Komisi C DPRD Subang Bambang Irmayana mengatakan,pelanggaran tersebut diduga adanyaketridak tegasan dan ketidak mampuan Dinas Pertambangan dan Energi bahkan yang lebih memprihatinkan lagi ada sebuah perusahaan galian C yang saat ini sedang beroperasi dan disinyalir belum memiliki izin prinsip dari Pemkab Subang.

Sungguh ironis letak galian C itu jaraknya dari kantor Pemkab Subang hanya beberapa ratus meter saja,dan lokasi itu berada tepat di sekitar Sidodadi di belakang BTN Cieheleut,padahal menurut Bambang berdasarkan ketentuan yang ada bahwa di kota Subang tidak diperkenankan berdirinya perusahaan galian C,sebab kota Subang merupakan daerah resapan air untuk wilayah pantura. Ia menyatakan pihaknya akan melayankan surat teguran ke 1,2 dan ke 3.

“Insya Allah saya akan coba ke teguran 1,2 bicara,kalau tidak ya itu berarti kita tinggal bicara dengan unsur pimpinan”.

Bambang menegaskan jika sudah dilayangkan surat teguran itu hingga surat yang ke 3,tidak ada tanggapan positif dari Distamben,Komisi C tidak akan segan akan memberikan vanismen terhadap Distamben tersebut.(ruslan/lj)

Sholat Ied Warga Muhammadiyah di Bandung

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(30/08/2011) - Hari ini Selasa(30/08) warga Muhammadiyah Kota Bandung merayakan Idul Fitri 1432 H,dengan ditandai sholat Ied di beberapa tempat. Ada 20 lokasi Solat Ied yang digelar Muhammadiyah, yaitu Halaman Masjid Muhajirin Blok 13 Sarijadi, Jalan Sukajadi No 1, PCM Cicendo, SD Raya Barat, Jalan Jendral Sudirman, Monumen Perjuangan Jawa Barat, Halaman STIE YPKP, Jalan Surapati, SDN Awi Gombong, Halaman SD Muhammadiyah Leuwipanjang, Lapangan Tegallega, Lapangan Lodaya, PSAA Putera Harapan, Jalan Pasir Jaya, Parkir Metro Indah Mal, BTPN Jalan Ahmad Yani, Halaman SD Muhammadiyah Antapani, PSAA Jalan Cigending, SMK Muhammadiyah Jalan Cilengkrang, PCM Arcamanik Jalan Sumbersari, Masjid Al Hikmah Gedebage Selatan, BPP Jalan Kartini dan PCM Bandung Wetan. Pada Shalat Ied di Lapangan Sofbol Lodaya, Kota Bandung, bertindak sebagai Imam dan khotib, Profesor Hidayat Salim. Dalam khutbahnya Hidayat Salim menyampaikan ceramah bertema "Sisi Kehidupan Dunia Yang Menghancurkan Martabat Kemanusiaan". Hidayat mengajak jemaah merenungkan tentang kemajuan suatu bangsa yang selalu berkaitan dengan kemakmuran bangsa di dalamnya. Selain itu, Hidayat Salim juga mengajak jemaah untuk lebih meningkatkan keimanan dan ketakwaan pasca-Ramadhan.(lj)

Malam Takbir di Kota Bandung

Tipe Berita = populer



Bandung,(30/08/201)1- Suasana malam Takbir di kota Bandung Selasa Malam(30/08) terutama di pusat-pusat kota,masyarakat nampak tumpah ruah ke jalan-jalan setelah selama satu bulan penuh menjalani ibadah Shaum. Terlebih setelah sehari sebelumnya Pemerintah mengumumkan bahwa Idul Fitri 1432 H,ditetapkan pada hari Rabu,31 Agustus 2011.Pantauan reporter RRI Bandung Wawan Ruswana,di beberapa ruas jalan-jalan kota Bandung dipadati warga,diantaranya mulai dari jalan Pasteur, Wastu Kencana hingga Alun-Alun Kota Bandung ramai dipadati warga baik yang menggunakan kendaraan roda 2 maupun roda 4. Walikota Bandung Dada Rosada bersama rombongan,pada malam takbir ini juga melakukan pantauan keliling kota ke beberapa ruas jalan yang ramai dipadati warga baik yang melakukan takbir maupun yang hanya sekadar keliling kota setelah sebulan lamanaya menjalankan ibadah puasa.Rombongan Walikota bersama jajarannya termasuk pihak Kepolisian,terbagi 3 kelompok atau grup. Rombongan 1 dipimpin langsung Walikota Dada Rosada. Rombongan 2 dipimpin Wakil Walikota Bandung Ayi Vivananda,dan rombongan 3 dipimpin oleh Edi Siswadi Sekretaris Daerah Kota Bandung. Rombongan akan memanta dibagi 3 wilayah masing-masing khusus untuk memantau suasana keramaian kota,suasana peredaran zakat fitrah. Malam ini juga rombongan Walikota Bandung mengunjungi Mesjid Raya Propinsi Jabar untuk memantau sekaligus melihatpembagian zakat fitrah kepada yang berhak menerima. Rombongan Walikota juga melakukan Sidak terhadap para petugas Kebersihan kota Bandung ,karena petugas malam ini dikhususkan di jalan-jalan protokol dikerahkan untuk melakukan gerakan kebersihan agar saat pelaksanaan Sholat Ied maupun suasana Idul Fitri di Kota Bandung bersih dan rapi.(wawan/lj)

PT.KAI Evaluasi Pelayanan Kereta Ekonomi

Tipe Berita = populer



Bandung, (06/09/2011) - Guna memberi kenyamanan dalam perjalanan kepada masyarakat yang menggunakan transportasi favorit kereta api, untuk lebaran tahun depan, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) II Bandung akan memberlakukan penomoran tempat duduk pada kereta api ekonomi, seperti halnya yang diberlakukan pada kereta api komersil. Wakil Direktur PT KAI Darmawan Daud mengungkapkan, hal tersebut untuk memberi pelayanan optimal kepada masyarakat, PT. KAI tak henti-hentinya melakukan perubahan terbaik, seperti untuk tahun ini dengan memfasilitasi reservasi tiket dan pembatasan kapasitas 150% untuk penumpang. Selain itu, Daop II Bandung juga merencanakan menyediakan 106% tempat duduk dari 150% kapasitas penumpang. "Ini artinya dari daya tampung 150 orang per gerbong sebanyak 106, akan mendapatkan tempat duduk," ujar Darmawan di Posko Pengamanan Lebaran Stasiun Bandung, Senin (05/09). Sementara pada arus balik H+5 lebaran 1432 H, baik kereta ekonomi maupun komersil jumlah penumpang yang akan menuju ke timur sudah mendekati normal seperti hari-hari biasanya. Kondisi tersebut terlihat pada Kereta Bisnis Mutiara Selatan, di mana kursi -kursi penumpang setiap gerbongnya tidak semua terisi. Sedangkan informasi yang didapat RRI dari Posko Pengamanan Lebaran 1432 H di Stasiun Besar Bandung, menurut Petugas kepolisian Briptu Mulyono selama arus lebaran cukup terkendali. Ia pun mengaku, tingkat keamanan khususnya di stasiun Bandung sudah optimal. "Alhamdulillah selama mudik dan sampai sekarang tidak ada kejadian yang signifikan. Dan semuanya dapat diatasi dengan baik," ujar Briptu Mulyono. (Dadi Mulyadi).

Penumpang Pesawat Meningkat Pada Lebaran

Tipe Berita = populer



Bandung, (05/09/2011) - Kondisi arus balik lebaran 1432 H, pada H+4 Senin (05/09) di Bandara Husein Sastranegara Kota Bandung, jumlah penumpang domestik yang masuk ke bandara lebih sedikit dibanding arus mudik. Berdasarkan data di Posko Monitoring Angkutan Lebaran Bandar Udara Husein Sastranegara, jumlah penumpang yang datang mencapai 1.086 orang. Sementara jumlah penumpang yang masuk saat arus mudik lebih besar dari jumlah arus balik Menurut salah seorang staf Posko Monitoring Angkutan Lebaran Bandara Udara Husein Sastranegara Bandung Gugun Gunawan, kebanyakan penumpang yang masuk berasal dari Denpasar. Gugun mengatakan, sistem bandara berbeda dengan stasiun dan terminal. " Jika di stasiun dan terminal jumlah penumpang yang datang lebih banyak pada saat arus balik, sedangkan di bandara jumlah penumpang yang masuk lebih banyak pada saat arus mudik," ujar Gugun. Gugun menjelaskan, pada arus lebaran tahun ini tidak ada tambahan pesawat terbang, jumlah pesawat yang disiapkan pada kedatangan mencapai 14 pesawat dari berbagai maskapai penerbangan. Untuk puncak arus balik di Bandara Husein Sastranegara terjadi pada Sabtu (03/09) lalu atau H+2, dengan jumlah pebalik yang masuk ke Bandara Husein mencapai 5.648 orang untuk penerbangan domestik, sedangkan penerbangan internasional 104 penumpang. Salah satu penerbangan yang sempat ditemui RRI di area Bandara Husein Sastranegara melalui stafnya Wawan Hermawan mengaku, meski ada kenaikan jumlah penumpang, namun tidak terlalu signifikan peningkatannya. "Dari jumlah penumpang yang menggunakan maskapai kami boleh dibilang lumayan. Sebagai pemain baru di bidang transportasi itu cukup memenuhi target. Karenanya Dari pengalaman arus lebaran tahun ini, akan kami jadikan evaluasi untuk musim lebaran ke depan," ujar wawan, selaku Distric Manager PT. Sky Aviation, di ruang kerjanya, Senin (05/09). (Dadi Mulyadi)

Bandung Tuan Rumah Gelaran LPI 2011

Tipe Berita = olahraga



Bandung (07/09/2011) - 24 tim sepak bola masing-masing 8 tim SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi dari seluruh Wilayah di Indonesia akan tampil pada Liga Pendidikan Indonesia (LPI) tingkat nasional tahun 2011. Gelaran LPI yang akan dilaksanakan pada tanggal 14-28 September 2011 tersebut akan memperebutkan Piala Presiden RI. Menurut Koordinator Wilayah Jabar, Bambang Sukowiyono, selain Stadion Siliwangi, sejumlah lapangan yang akan digunakan pada putaran final kali ini yakni lapangan Brigief dan Pusdikpom Cimahi. "Panitia Lokal sudah siap untuk menggelar putaran final LPI, dan tinggal menunggu kepastian para peserta dari pusat datang ke Bandung," ujar Sukowiyono di Gedung Disorda Jabar, Rabu (07/09). Sukowiyono yang mantan Pemain Persib itu menyebutkan, sebelumnya Kota Bandung juga menjadi tuan rumah babak penyisihan nasional bagi grup C dan D. "Selain Kota Bandung juga ditunjuk tiga kota lainnya yaitu Banten untuk grup A dan B. Kemudian Surabaya Grup E dan F, serta Makassar Grup G dan H," terang Suko. Bagi para juara grup nantinya yang akan berlaga di putaran final di Kota Bandung. Menurut Sukowiyono, pertandingan final akan digelar di Stadion Siliwangi yang disaksikan langsung oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono. " Sampai saat ini kita masih menunggu keputusan dari panitia LPI pusat yang rencananya minggu ini kita akan melakukan audiensi dengan Panitia. Sukowiyono menambahkan, drawing tingkat SMP sederajat, Jabar berada di grup D bersama dengan Jawa Tengah, Sumatera Selatan dan DKI. Di tingkat SMA, Jabar satu grup dengan Lampung, Kalimantan Barat, dan DKI Jakarta. Untuk tingkat Perguruan Tinggi, Jawa Barat berada di Grup C bersama Jawa Tengah, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Selatan. Pada penyelenggaraan LPI tingkat nasional sebelumnya, Jawa Barat diwakili SMPN 51 Bandung dan berhasil meraih juara ketiga. Sementara Ketua Bidang Keolahragaan Disorda Jabar, Tries M. Hafied berharap, dengan menjadi tuan rumah, Jabar bisa lebih berprestasi. " Satu keuntungan bagi Jabar dengan adanya dukungan dari masyarakat. Mudah-mudahan tahun ini ada perwakilan Jabar yang menjadi juara di tingkat nasional," harap Tries. (Dadi Mulyadi)

Keamanan Stasiun Kiaracondong Kondusif

Tipe Berita = populer



Bandung, (07/09/2011) - Stasiun Kiaracondong yang merupakan Stasiun awal pemberangkatan awal Kereta Api (KA) ekonomi, di antaranya KA. Pasundan dan Kutojaya Selatan rentan terjadinya tindak kejahatan. Namun pada arus lebaran 1432 H, sejak arus mudik hingga saat ini, pihak stasiun belum menerima laporan adanya peristiwa kejahatan seperti pencopetan ataupun kejahatan lainnnya. Menurut Kepala Stasiun KA Kiaracondong, Pranoto Wibowo saat RRI menemuinya si Posko Lebaran Stasiun Kiaracondong, dari segi keamanan cukup kondusif. "Untuk mengamankan arus lebaran tahun ini menerjunkan personil dari TNI dan POLRI, seperti dari Brimob, Gegana, POM AU dan POM AD termasuk Polsuska yang ditugaskan mengawasi keamanan selama perjalanan kereta mulai dari stasiun pemberangkatan awal hingga stasiun tujuan," terang Pranoto. Sementara itu, Humas Daerah Operasional (Daop) II Bandung, Bambang Setyo Prayitno. mengatakan, pada arus mudik dan balik tahun ini, keterlambatan kereta api yang datang ke stasiun untuk memberangkatkan pemudik tidak mencapai lebih dari 2 jam. Hal itu terjadi, karena penerapan pembatasan kapasitas yang biasanya mencapai 200%, namun pada musim lebaran tahun ini hanya 150% pada kereta api ekonomi. " Tingginya jumlah penumpang yang tidak dibatasi menyebabkan laju kereta api terlambat. Karenanya Daop II Bandung untuk arus lebaran tahun depan akan menerapkan pembatasan kapasitas khususnya kelas ekonomi, agar tidak lagi terjadi desak-desakan saat memasuki gerbong," terang Bambang. (Dadi Mulyadi)

Kebun Binatang Primadona Wisatawan

Tipe Berita = populer



Bandung, (01/09/2011) - Kota Bandung kerap menjadi pilihan sebagai berlibur dan berbelanja, terlebih pada libur Idul Fitri. Berbagai tempat rekreasi, seperti wisata alam wisata kuliner, dan wisata belanja terhampar di sejumlah ruas jalan strategis, menjadi daya tarik tersendiri. Di Ibukota Provinsi Jawa Barat, tersebut dalam mengisi libur Lebaran, salah satunya Kebun Binatang Bandung yang berlokasi di Jalan Tamansari. Menurut Koordinator Keamanan Kebun Binatang Bandung, Agus Tatang, setiap libur lebaran Kebun Binatang Bandung selalu dipadati para pengunjung. Pengunjung yang datang bisa mencapai lebih dari 20.000 dalam setiap harinya. Agus mengaku, cukup kewalahan dengan membludaknya jumlah pengunjung Kebun Binatang. Mengantisipasi hal ini pihak Kebun Binatang Bandung membuka satu tiket box dan menambah pintu gerbang khusus keluar area wisata. "Kita cukup kewalahan, untuk itu kami tambah satu tiket box dan pintu gerbang khusus, bagi pengunjung yang mau meninggalkan lokasi wisata," ujar Agus, saat diminta tanggapannya, di pintu masuk Kebun Binatang, Kamis (01/09). Setiap pengunjung pada libur idul fitri ini dikenakan tarif Rp. 20 ribu/orang. Agus menambahkan, untuk keamanan selama lebaran, pihak Kebun Binatang melibatkan pihak kepolisian dari Polsek Coblong termasuk Polrestabes dan Polda. Sementara, di luar lokasi wisata Kebun Binatang masih banyak antrean pengunjung, akibat membludaknya jumlah masyarakat yang ingin menghabiskan liburan hari ke-2 lebaran 1432 H. Bahkan tidak sedikit dari pengunjung yang mengurungkan niatnya masuk lokasi wisata. Kondisi tersebut juga telah menyebabkan jalur di sekitar lokasi wisata Kebun Binatang, yakni Jalan Tamansari dan jalan Ganesha menjadi macet. (Dadi Mulyadi)

Hari Kedua Lebaran Pengunjung Serbu FO

Tipe Berita = populer



Bandung, (01/09/2011) - Meski masih dalam suasana silaturahmi Idul Fitri 1432 H, Factory Outlet (FO) pada hari ke-2 lebaran diserbu warga maupun wisatawan. Tidak terkecuali Distro dan Toko Grosir pakaian dipadati pengunjung. Di pusat perbelanjaan seperti Pasar Baru Trade Center Bandung di jalan Otto Iskandardinata, kerap menjadi pilihan warga maupun wisatawan, karena di tempat yang merupakan pusat perbelanjaan cukup lengkap, mulai pakaian, sepatu, aksesori, serta perabotan rumah tangga dengan harga yang ditawarkan cukup terjangkau. Itupun masih bisa melakukan adu tawar. Selain pasar baru tempat belanja yang menjadi primadona kota kembang ini, yakni FO dan Distro. Di sepanjang jalan Dago dan Riau menjadi kawasan populer yang dikunjungi. Selain sebagai Kota Wisata Belanja, Bandung merupakan Kota Wisata Kuliner. Karenanya, para pengunjung setelah lelah berjalan-jalan dan berbelanja bisa mencicipi aneka kuliner. Berbagai kuliner khas Kota Bandung banyak tersaji diantaranya serabi, cireng, colenak, dan baso yang saat ini makin banyak tersaji di setiap tempat di Kota Bandung, termasuk yang berada di sekitar FO. (Dadi Mulyadi)

Bus Telat Masuk Terminal Cicaheum Sepi

Tipe Berita = populer



Bandung, (03/09/2011) - Para penumpang yang akan melakukan perjalanan ke kota-kota di wilayah timur terpaksa harus bersabar menunggu kedatangan bus yang akan masuk ke Terminal Cicaheum, pada Sabtu (03/09). Menurut Kepala Terminal Cicaheum Jujun Juanda keterlambatan bus, akibat terhambat macet di arah timur dan selatan yaitu Malangbong, Nagreg, gentong dan sejumlah titik lainnya. "Bus yang datang ke terminal Cicaheum dari arah Selatan pada H+1 sebanyak 3.400 orang di H+2 sebanyak 5.900 orang dan hari ini diprediksi bisa mencapai hampir sepuluh ribu penumpang, dan pada puncaknya Minggu besok, jumlahnya tentu akan meningkat," terang Jujun. Jujun menjelaskan, adanya di sejumlah titik, biasanya bus yang masuk sampai pukul 14.00 mencapai 340 bus tapi saat ini baru 70 bus. " Perjalanan Tasik-Bandung biasanya ditempuh 3 jam menjadi 7 jam sehingga terminal kosong," jelas Jujun. (Dadi Mulyadi)

Peringatan Haornas Dihujani Penghargaan

Tipe Berita = olahraga



Bandung, (08/09/2011) - Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) pada tahun ini Barat akan dilaksanakan pada 9 September 2011 bertempat di GOR Pajajaran Bandung, mulai pukul 08.00 WIB. Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Prov. Jabar Daud Ahmad, di sela-sela halal bihalal, Rabu (07/09) di Halaman Kantor Disorda Jawa Barat, Jl. Dr. Radjiman menuturkan Haornas bisa menjadi moment untuk memasyarakatkan dan mensosialisasikan olahraga. Karenanya mengisi rangkaian peringatan Haornas 2011 akan digelar senam massal dan aerobic. Selain itu pada 25 September mendatang akan dilaksanakan lomba lari 10 K, di Kompleks Perumahan Kota Baru Parahyangan KBB. "Yang terpenting, Haornas bisa menjadi moment untuk lebih mengenalkan kepada masyarakat akan pentingnya olahraga bagi kehidupan," ujar Daud Ahmad. Daud mengatakan, penyelenggaraan Haornas untuk tingkat Jawa Barat , Disorda tidak bekerja secara sendiri, tapi melibatkan pihak terkait, di antaranya KONI, Cabang Olahraga, dan FORMI. Seperti biasanya setiap peringatan Haornas, akan diserahkan penghargaan kepada insan-insan olahraga, mulai atlet berprestasi, termasuk daerah yang dinilai berhasil membina olahraga. " Pada Haornas tahun ini akan dibagikan lebih dari 40 penghargaan, di antaranya 11 atlet berprestasi, wasit dan pelatih masing-masing dua orang. Kemudian 15 mantan Atlet dan 14 orang insan olahraga, termasuk di antaranya wartawan," terang Daud. Daud berharap, peringatan Haornas Tingkat Jabar Tahun ini akan berlangsung dengan khidmat, tanpa meninggalkan kesan meriah. Sementara untuk tingkat Kota Bandung, peringatan Haornas tahun 2011 menurut Ketua Umum KONI Kota Bandung Aan Johana, Rabu (07/09) akan mengikuti Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung, dengan sebuah acara yang akan digelar di Plasa Balai Kota. Aan Johana pun mengatakan, pada upacara nanti akan diberikan penghargaan kepada atlet berprestasi, serta insan olahraga yang telah mampu membawa harum nama kota Bandung, baik di level lokal, regional termasuk internasional. Pemberian penghargaan ini melalui kriteria-kriteria tertentu berdasarkan penilaian yang dilakukan Binpres," kata Aan. (Dadi Mulyadi)

Mudik Tanggung Jawab Pemerintah

Tipe Berita = populer



Bandung,(08/09/2011) - Penyebab terjadinya kecelakaan ada 3 faktor,yakni faktor pengendara,kendaraan,dan jaringan jalan atau infrastruktur. Jika dikaitkan dengan tingginya angka kecelakaan lalu lintas pada saat arus mudik dan balik Lebaran 2011,bisa disebabkan oleh kombinasi ke 3 faktor tersebut. Bahkan menurut Pengamat Transportasi Institut Teknologi Bandung Prof Ofyar Tamin,sebagian besar kecelakaan pada saat arus mudik dan balik Lebaran 2011 penyebabnya sebagian besar karena faktor pengemudinya terutama pengendara sepeda motor.Melalui dialog RRI Ofyar Tamin juga menegaskan, pemudik yang menggunakan sepeda motor untuk perjalanan jauh pasti menimbulkan kelelahan,dan dampaknya terjadi kecelakaan yang seringkali korbannya langsung meninggal dunia atau luka berat. Permasalahannya ungkap Ofyar, mengapa pemudik menggunakan sepeda motor, karena tidak ada kepastian pemudik untuk memperoleh kendaraan umum. “Sepeda motor adalah jawaban dia lari mencoba menjawab permasalahannya ketidak pastian menggunakan angkutan umum dan kepastian mendapagt tempat,kepastian sampai di tempat. Itu dijawab oleh sepeda motor,dengan sepeda motor itu di tempat dia bisa langsung dapat menggunakann kendaraan pribadi,kalau menggunakan angkutan umum dia tidak punya kendaraan pribadi disana. Kita lihat sekarang,betul tidak mereka menggunakan sepeda motor sebagai jawaban terhadap permasalahan yang ada sekarang”. Prof Ofyar Tamin juga mengatakan,mudik ke kampung halaman di saat Idul Fitri adalah hak semua orang. Pada masa mudik lebaran 5 tahun silam,masih dikatakan Ofyar,masalah mudik bukan masalah kecelakaan,namun yang ada adalah masalah kemacetan. Sekarang ini,di masa mudik identik dengan kemacetan an kecelakaan. Disebutkannya,jika macet maka angka kecelakaan rendah,namun sekarang ini tingginya kecelakaan saat mudik disebabkan oleh tingginya pemudik yang menggunakan sepeda motor. Terhadap permasalahn ini,Ofyar menegaskan bahwa mudik adalah tangung jawab pemerintah bukan tanggung jawab pribadi,karenanya Pemerintah wajib menyediakan sarana transportasi umum lebih dari cukup dan nyaman sehingga masyarakat tidak lagi menggunakan sepeda motor saat mudik ke kampung hakamannya.(lj)

KONI Ajukan Anggaran 10 M

Tipe Berita = olahraga



Bandung, (07/09/2011) - Menurut Ketua Umum KONI Kota Bandung Aan Johana, Rabu (07/09), rencana pemberian insentif bagi atlet Kota Bandung yang tergabung dalam Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) PON XVIII, anggarannya direncanakan dimasukan pada APBD Perubahan 2011 Kota Bandung. "Kami telah ajukan dana sebesar Rp 10 miliar pada anggaran perubahan 2011 ini," ujar Aan Johana, di Gedung KONI Kota Bandung, Rabu (07/09). Mengenai pengajuan termasuk jumlah yang akan diberikan. kata Aan, masih dibahas oleh DPRD Kota Bandung. Aan menambahkan, pemberian insentif kepada para atlet Pelatda PON merupakan lanjutan dari pemberian tahap sebelumnya. Pemberian insentif kepada para atletnya akan diberikan hingga pelaksanaan PON XVII/2012 Riau mendatang. "Ini merupakan bentuk perhatian KONI Kota Bandung kepada para atletnya. Pemberian insentif bukan hanya diberikan saat berlatih tetapi juga saat berlaga di PON mendatang," terang Aan. Aan menambahkan, KONI Kota Bandung juga akan memberikan insentif khusus kepada atlet yang ditangani oleh pelatih asal Korea Selatan. " Insentif tersebut untuk tambahan nutrisi bagi para atlet. Karena berdasarkan hasil monitoring sebelumnya, para pelatih Korea Seatan memang sempat mengeluhkan tentang minimnya nutrisi yang diberikan kepada para atlet Pelatda," ujar Aan. Khusus untuk insentif nutrisi bagi atlet tersebut, KONI Kota Bandung pun masih belum menetapkan bentuknya. Karena masih dalam tahap pembahasan. "Ada dua pilihan yaitu kita memberikan dananya langsung ke atlet atau akan ada pemberian dalam bentuk vitamin," jelas Aan. Aan mengungkapkan, seluruh atlet Kota Bandung yang berada di Pelatda jumlahnya akan sama dengan jumlah yang diterima sebelumnya, yaitu Rp 400.000 per bulan. "Pada APBD 2012 mendatang, KONI Kota Bandung kembali menganggarkan dana untuk insentif atlet kembali. Karena biasanya dana yang diberikan tentunya jauh dari jumlah ideal," tandas Aan. (Dadi Mulyadi)

Dishub Jabar Tak Temukan Pelanggaran

Tipe Berita = populer



Bandung,(08/09/2011) – Selama masa penyelenggaraan angkutan Lebaran 2011,Dinas Perhubungan Jawa Barat tidak menemukan adanya pelanggaran tarif diatas ketentuan yang berlaku terutama untuk tarif bus ekonomi antar kota dalam Provinsi. Humas Dinas Perhubungan Jawa Barat Supiriyatna Turhy mengatakan,laporan yang diterima dari penumpang Bus antar kota dalam Provinsi umumnya tidak dilengkapi dengan data yang akurat sehingga tidak dapat ditindak lanjuti. Ia mengatakan laporan pelanggaran tarif lebih banyak ditujukan kepada bus yang melayni trayek antar provinsi. “Sampai saat ini laporan-laporan pelanggaran tarifpun di Kabupaten/Kota itu yang masuk hanya sebegitu,artinya mereka melakukan tindakan sendiri apabila kendaraan yang di Terminal itu menaikkan tarif dilaporkan tinggi tidak sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan”. Menurut Supriyantna Turhy, pada masa mudik lebaran tahun ini arus kendaraan di jalur utama dari arah timur ke barat menunjukkan peningkatan sekitar 3,5% dibanding tahun lalu dari 7 juta kendaraan menjadi 7,4 juta kendaraan. Sebaliknya dari arah barat ke timur arus kendaraan naik 5% dari 4,8 juta kendaraan menjadi 5,1 juta kendaraan. Rencananya kamis malam(08/09) Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dicky Saromi membuka rapat evaluasi angkutan Lebaran 2011,dan menutup posko angkutan Lebaran Dishub Jawa Barat yang dipusatkan di Cirebon sekaligus membuka kembali operasional 8 jembatan timbang. Selama masa angkutan lebaran ke 8 jembatan timbang tersebut ditutup dan difungsikan sebagai rest area bagi para pengendara terutama pengendara kendaraan pribadi.(ida/lj)

SMKN 2 Subang Diadukan ke Mendikdas

Tipe Berita = pendidikan



Subang,(08/09/2011) – Meski kasus penelantaran siswa SMK Negeri 2 Sudah di mediasi oleh Komisi D DPRD Kabupaten Subang,namun kasus tersebut hingga kini belum ada penyelesaian secara tungtas. Hal itu diungkapkan oleh Ricky Hermawan orang tua dari Muhamad Firdausa siwa SMKN 2 Subang. Proses mediasi yang dilakukan oleh Komisi D DPRD Subang guna mencari titik temu atau solusi terbaik bagi ke dua belah pihak yakni pihak orang tua siswa dengan pihak Sekolah,namun titik temu sampai saat ini tidak ada kelanjutannya. Menurut Ricky pihaknya akan terus berupaya memperjuangkan hak-hak anaknya tersebut dari Sekolah,karena pihak Sekolah sudah menelantarkan anaknya dengan cara sepihak tanpa melalui prosedur dan mekanisme yang berlaku sesuai undang-undang nomor 20 tahunn 2003 tentang sistem pendidikan nansional,bahkan tidak sampai disitu,pihak Sekolah sudah melanggar undang-undang no 23/2002 tentang perlindungan anak. “ Ya anak saya sekarang kan jadi terbengkalai ,selama 3 tahun kasihan,saya sendiri tersita aktu biaya dan sebagaianya,belum ada titik temu dengan pihak sekolah,sebab sekolah merasa benar dalam hal ini”. Sementara itu pihak sekolah yang diwakili oleh Ketua Komite Sekolah Deni Rudiono yang juga selaku Ketua Dewan Sekolah SMKN 2 Subang pihak Sekolah akan memberikan uang ganti rugi atau uang kadeudeuh kepada pihak orang tua senilai Rp. 20 juta,namun niat baik dari Sekolah dengan memberikan sejumlah uang itu ditolak sehingga kata Deni pihak Sekolah sudah lepas tangan.(ruslan/lj)

Angkutan KA Lebaran Membaik

Tipe Berita = populer



Bandung,(08/09/2011) – Sejak PT KAI membatasi kapasitas angkut kereta api ekonomi jarak jauh, penumpang menjaddi lebih nyaman dalam perjalanan karena tidak lagi harus berdesak-desakan. Apalagi untuk kereta api ekonomi juga mulai diberlakukan reservasi tiket untuk seminggu sebelum pemberangkatan,sehingga saat masuk Stasiun sudah memegang tiket perjalanan. Wakil Direktur Utama PT Kereta Api Darmawan Daud kepada RRI mengatakan,mulai Lebaran tahun ini kapasitas pada setiap gerbong KA Ekonomi dibatasi 150 orang sehingga hanya 40 orang yang tidak mendapat tempat duduk. Pembatasan jumlah penumpang yang diangkut tidak hanya memberikan kenyamanan tetapi juga dapat menekan kelambatan kedatangan kereta api yang selama ini banyak dikeluhkan. Ia mengatakan dengan pembatasan kapasitas angkut kereta jumlah “Kalau dari sisi volume penumpang dibanding tahun lalu memang lebih kecil,tapi itu kan disebabkan karena kita menciptakan sistem keselamatan yang lebih baik dengan menggunakan aling-aling artinya preventive kalau terjadi apa-apa si penumpang ini lebih aman. Kedua kita melakukan pembatasan dari kapasitas tiap gerbong,khususnya kereta ekonomi yang tahun lalu tidak terbatas pokoknya masuk semua,sekarang kita batasi sesuai dengan ketentuan pemerintah yaitu 150 orang /gerbong”. Sementara itu data dari posko PT Kereta Api di Stasiun Bandung menunjukkan jumlah penumpang yang diangkut selama masa arus mudik sejak 20 Agustus hingga rabu(07/09) tercatat lebih dari 700 ribu orang. Menurut Humas PT Kereta Api Daerah Operasi II Bandung Bambang S Prayitno penumpang sebanyak itu termasuk penumpang kereta api lokal yang diberangkatkan dari seluruh stasiun se wilayah Daop II Bandung.(ida/lj)

11 Pengedar Kupon Judi Ditangkap

Tipe Berita = populer



Cimahi,(08/09/2011) – Sebanyak 11 orang pengedar judi toto gelap rabu malam(07/09) diringkut aparat Polres Cimahi dari 3 lokasi di Kabupaten Bandung Barat. Petugas berhasil meringkus 2 tersangka masing-masing Yana(35th) dan Tuti(48th) dengan barang bukti 6 buah buku kupon togel Shianghai cobra,2 lembar kertas rekapan dan uang tunai Rp.121 ribu. Dari daerah Cipatat polisi menangkap 4 orang tersangka masing-masing E.Pasaribu(40th),Rujito(42th),Andri(38th) dan Jaja(33th). Dari ke 4 tersangka petugas menyita barang bukti antara lain 1 buku kupon,uang Rp.354 ribu dan 2 HP. Sementara dari Parongpong 5 warga diciduk karena menjadi agen judi togel kupon shanghai cobra masing-masing J. Hidayat(34th),Iwan(35th),Ikin(38th),Asep(33th. Dari para tersangka petugas menyita barang bukti 56 buku kupon dan uang Rp. 1 Juta 406 ribu. Kapolres Cimahi AKBP Rudi Heriyanto Adinugroho kepada wartawan menjelaskan penangkapan para pengedar kupon shanghai cobra tersebut dilakukan setelah mendapat informasi dari warga bahwa didaerahnya marak penjualan kupon judi toto gelap. Sehari sebelumnya anggota Polres Cimahi juga menangkap 2 orang penjual kupon togel dari jalan Cihanjuang Cimahi. “Kemarin kan baru dua kemudian dikembangkan lagi ternyata masih banyak,semoga kita bisa melakukan penangkapan dan bisa membantu keamanan wilayah Polres Cimahi”. Kapolres Cimahi menegaskan pihaknya perang terhadap aksi perjudian karena merupakan tindak pidana yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat. Kapolres juga menghimbau masyarakat agar segera melaporkan ke polisi apabila menemukan adanya kasus tindak pidana perjudian dilingkungannya masing-masing. Para tersangka yang diamankan itu kata Kapolres akan dijerat dengan pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.(amel/lj)

PRT Belum Dapat Perhatian Pemerintah

Tipe Berita = populer



Bandung, (08/09/2011) - Keberadaan Pembantu Rumah Tangga (PRT) selama ini belum mendapatkan perhatian hak dan kesejahteraannya. Hal tersebut dikarenakan, PRT posisinya bukan berada di bawah Disnaker, sehingga tidak ada aturan perundang-undangannya. "Pembantu rumah tangga termasuk tenaga non formal jadi tidak dibawah Disnaker," terang Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung Hibarni A Dewi di Balaikota, Kamis (08/09). Menurut Hibarni, jika ada masalah dengan PRT misalnya ada penganiayaan ditangani Dinas Sosial, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Kepolisian, karenanya PRT di Kota Bandung tidak diketahui jumalahnya. Sementara, Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung Achmad Nugraha, PRT jangan sampai tidak mendapat perhatian pemerintah. "Dengan alasan tak ada perlindungan Undang-undang, sehingga tidak ada perhatian terhadap mereka," tegas Achmad. Achmad mengatakan, PRT yang berada diluar negeri saja mendapat perlindungan apalagi bekerja di dalam negeri wajib mendapat perhatian termasuk bidang kesejahteraannya. "Harus ada minimal gaji PRT di dalam negeri khususnya di Bandung agar majikan tidak semena-mena memberijan gaji," tandas Achmad. Achmad meminta, agar Pemkot mendata keberadaan PRT agar diketahui jumlah dan asal usulnya. "Jika terjadi penganiayaan terhadap PRT, Pemkot harus turun tangan jangan sampai dibiarkan dengan alasan PRT tenaga non formal," tukas Achmad. Menanggapi gaji minimal bagi PRT di Kota Bandung, Achmad mengungkapkan minimalnya mereka menerima Rp. 600 ribu ditambah dengan makan dan penginapan harus ditanggung majikan. "Jika hanya diberi gaji Rp 600 ribu tanpa diberi makan dan penginapan tak akan bisa menabung, karena habis untuk makan dan kontrak rumah," kata Achmad. (Dadi Mulyadi)

Pembangunan Shelter TMB Kacau Balau

Tipe Berita = populer



Bandung, (08/09/2011) - Atas terhentinya pembangunan Shelter Bus Trans Metro Bandung (TMB), Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung, Entang Suryaman melakukan pemanggilan terhadap Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung dan Manajemen PT Horizon dan PT Arkondo, Kamis (08/09). Dari hasil pertemuan tersebut terhentinya pembangunan shelter karena PT Horizon tidak membayar kewajibannya. Menurut Entang pembangunan 32 shelter Trans Metro Bandung (TMB) sepanjang Jalan Soekarno Hatta kerjasama antara Dishub Kota Bandung dan PT Horison Komunika. "Sebagai pemenang tender PT Horizon menyerahkan pembangunan proyek ke kontraktor PT Arkindo, " ujar Entang. Entang mengatakan PT. Arkindo sudah menyelesaikan pekerjaannya 53 persen sampai Juli, namun hingga saat ini tidak dilanjutkan, karena PT Horizon belum membayar satu senpun. "Satu Persenpun PT Horizon belum membayar pada PT Arkindo yang telah menyelesaikan pembangunan shelter 53 persen," ujar Entang. Entang mengatakan, PT. Horizon tidak datang sehingga belum tahu alasannya tidak membayar dana proyek sebesar Rp 9,9 miliar. Entang menjelaskan, kewajiban PT. Horizon bulan sampai Juli untuk sementara membayar dana proyek sebesar 30 persen yaitu sebesar Rp 2,9 miliar tapi sampai pembangunan selesai 53 persen tak dibayar sehingga PT Arkindo sebagai kontraktor menghentikan pembangunannya, yang saat ini baru 53 persen bukan 80 persen. Terkait hal itu, Komisi C DPRD Kota Bandung mendesak Dishun agar menegur PT Horizon Komunika dan menyelesaikan kewajibannya jangan sampai merugikan masyarakat. Entangpun minta ke Pemkot jangan memikirkan TMB Koridor II jalur Cicaheun-Cibeureum, karena Koridor I jalur Cibiru-Cibeureu masih carut marut. "Kita jangan berkhayal untuk bisa membangun koridor II karena Koridor satu juga kacau balau," terang Entang. Menurut Entang, jika PT Horizon tidak sampai membayar ke PT Arkindo tidak menutup kemungkinan shelter akan dibongkar kembali dan jika terjadi jelas akan mencoreng wibawa Pemkot. Sementara Kepala Dishub Kota Bandung Prijo Soebiandono mengaku belum tahu alasan terhentinya pembangunan shelter TMB dengan alasan belum mendapat jawaban dari PT Horizon. " Saya hanya sebentar dalam pertemuan tadi, karena PT Horizon tidak datang. Namun saya bisa menangkap intinya Dewan minta agar pembangunan shelter dilanjutkan dan dituntaskan, " jelas Prijo. Menanggapi surat yang dilayangkan mempertanyakan penghentian pembangunan shelter belum mendapat balasan" Kami tunggu sampai 10 September jika masih tak ada jawaban akan kami datangi," tandas Prijo. (Dadi Mulyadi)

Dua Pemadam Terperangkap Api

Tipe Berita = populer



Bandung, (14/10/2011) -Dua pemadam Dinas Kebakaran (Diskar) Kota Bandung, Ica Sumpena (45) dan Syahrudin (35), terjatuh dari lantai dua dan terperangkap api saat sedang bertugas. Keduanya mengalami luka bakar serius.

Peristiwa naas itu terjadi, ketika petugas Diskar Kota Bandung, tengah melakukan tugasnya, memadamkan api yang melalap sebuah rumah kos di Gang Arohman RT 1 RW 5, Kelurahan Cibaduyut, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Jumat (14/10/2011).

"Keduanya luka bakar. Tadi melepuh tubuhnya," ucap Wakil Komandan Regu (Wadanru) Rescue Diskar Kota Bandung, Totoy Yuhasmana, saat ditemui di lokasi kejadian.

Menurutnya, kedua petugas yang sudah menjadi PNS diskar Kota Bandung itu, tengah berada di lantai dua rumah kost yang terbakar. Lantai yang terbuat dari papan di lantai dua itu, terbakar dan akhirnya ambrol mengakibatkan kedua petugas terjatuh dan terkurung api di lantai satu.

Melihat kejadian tersebut, beberapa orang petugas pemadam pun kemudian menolong keduanya, yang langsung melarikan korban ke Rumah sakit Imanuel Bandung.

Sementara menurut Kadiskar Kota Bandung Jhon Siregar mengatakan, anak buahnya dibekali perlengkapan keselamatan kerja. Namun karena terjatuh dan terkurung api selama hampir 10 menit, keduanya menderita luka bakar.

"Murni kecelakaan kerja, petugas tidak menyangka lantai tersebut terbuat dari papan. Mereka konsentrasi untuk memadamkan api," jelasnya.

Sementara kedua petugas diskar, telah menjalani operasi di Rumah Sakit Imanuel Bandung.(Azis Zulkarnaen)

Santunan Jasa Raharja Turun

Tipe Berita = populer



Bandung,(08/09/2011) – Total dana santunan yang dibayarkan PT Jasa Raharja untuk korban kecelakaan lalu lintas di Jawa Barat selama masa angkutan Lebaran 2011 diperkirakan turun dibanding tahun lalu. Kepala PT Jasa Raharja Cabang Jawa Barat Edward Robani mengatakan,jumlah dana santunan yang akan dibayarkan tahun ini diperkirakan turun 10% dibanding tahun lalu yang tercatat Rp.1,5 Milyar lebih. Sampai hari rabu(07/09),santunan yang telah dibayarkan mencapai Rp.1,3 Milyar lebih. Untuk korban meninggal dunia dan biaya perawatan korban. Ia mengatakan,korban kecelakaan tunggal termasuk Virginia istri penyanyi Saipul Jamil yang tewas dalam kecelakaan di tol Purbaleunyi tidak mendapat santunan dari PT Jasa Raharja. “ Nah untuk yang Laka tunggal ini UU mengatakan orang yang disebabkan yang didalam tidak kecuali penumpang umum,karena penumpang umum itu dari UU disebutkan bahwa ongkos angkut itu sudh termasuk iuran wajib jasa raharja yang mereka bayar,baik itu darat,laut dan udara,yang kita jamin untuk penumpang umumnya”. Ia yang yang didampingi Humas PT Jasa Raharja Cabang Jawa Barat Hadi Syaifulhadi menghimbau masyarakat untuk melaporkan setiap kecelakaan lalu lintas sekecil apapun kecelakaan yang terjadi. Laporan tersebut sangat diperlukan agar prosesnya berlanjut ke Jasa Raharja sehingga mendapat pertanggungan asuransi. Sementara itu Koordinator PAM Lebaran 2011 PT Jasa Raharja Cabang Jawa Barat Eri Sudrajat mengatakan,sebagian besar atau sekitar 70% korban kecelakaan lalu lintas di Jawa Barat merupakan pengendara sepeda motor. Untuk korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada tanggal 23-30 Agustus 2011,santunan paling lambat dibayarkan tanggal 12 September 2011,sedangkan untuk kasus yang terjadi pada 31 Agustus-06 September dibayarkan selambat-lambatnya pada tanggal 19 September 2011.(ida/lj)

Perpolitikan Indonesia dilanda konflik

Tipe Berita = politik



Bandung,(14/10/2011) -

Pengamat Politik Universitas Pajajaran Bandung Samugyo Ibnurejo mengatakan ,kondisi politik di Indonesia sedang dilanda musim konflik atau bentrok.

Disebutkannya,bentrok antara KPK dengan DPR,antara Komisi Yudicial dengan Mahkamah Agung dan masih banyak lagi konflik di negeri ini.

Melihat kondisi tersebut,ungkap Samugyo dalam dialog RRI,seharusnya mereka para elit politik berfikir lebih jauh ketimbang sekadar bentrok untuk kepentingan mereka hanya sekedar kepentingan sesaat ,padahal seharusnya mereka lebih banyak untuk kepentingan rakyat,sehingga rakyat bingung mau kemana arahnya dan rakyat tidak mendapat tempat di hati para politisi padahal mereka para politisi dipilih oleh rakyat.

“Kalau saya menilai mereka menciptakan sendiri masalah itu dan sebenarnya mereka buat-buat untuk pentingan mereka sendiri dan supaya dapur mereka tetap ngebul,sementara dapur rakyat makin susah. Kita lihat di kota saja sekarang yang minta-minta tambah banyak. Kemudian orang yang kaya juga tambah banyak”.

Disebutkan Samugyo,sebenarnya masyarakat tidak mau pusing dengan kondisi negeri sekarang ini,sehingga Samugyo tetap mengajak masyarakat untuk menikmati apa yang sedang terjadi di negeri ini akibat ulah para politisi,jangan terlalu dibawa serius.

Terkait data yang ada saat ini bahwa sejak 2006-2010 anggaran Negara dialokasikan untuk pemberantasan kemiskinan naik lebih 2 kali lipat yakni dari 42 trilyun menjadi 94 trilyun rupiah.

Melihat kondisi tersebut,Samugyo dengan tegas menyatakan hal itu terjadi hanya diatas kertas,bukan dalam kenyataan.

Lalu pertanyaannya ungkap Dosen Ilmu Politik Universitas Pajajaran Bandung ini,kemana dana sebesar itu, ke rakyat kah atau ke kantong-kantong politisi karena birokrasi terlalu panjang untuk sampai kepada rakyat.(lj)

2011 Pemkab Subang Mendapat DAK Rp.4 M

Tipe Berita = pendidikan



Subang,(09/10/2011) – Pada 2011 Pemerintah Kabupaten Subang mendapat kucuran dana dari pusat berupa dana alokasi khusus DAK sebesar Rp.4 milyar yang diperuntukkan bagi Dinas Peretanian.

Terkait dengan hal itu Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Subang Sarmita Yusuf menginginkan anggaran tersebut bisa direalisasikan dengan baik,mengingat infrastruktur pertanian berupa saluran irigasi saat ini kondisinya sangat memprihatinkan.

Dengan anggaran Rp.4 Milyar tersebut kata Sarmita,semua saluran air yang ada yang saat ini tidak berfungsi segera bisa berfungsi untuk mengairi lahan pertanian di daerah tersebut.

Sementara itu masih diungkapkan Sarmita, uang sejumlah Rp.4 Milyar harus melalui tender ulang proyek yang bisa dimenangkan oleh pengusaha yang mumpuni dan memiliki kejujuran.

Selain itu ada proyek perbaikan dan pembangunan saluran air maupun irigasi dapat memberikan dampak positif terhadap pertanian di Kabupaten Subang.(ruslan/lj)

Harga Kebutuhan Pokok Masih Tinggi

Tipe Berita = populer



Purwakarta,(09/09/2011) – Masih banyaknya distributor dan para pedagang di pasar induk Leuwipanjang Kabupaten Purwakarta yang belum memulai aktifitas berjualan pasca lebaran memicu harga-harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional masih bertahan di angka yang cukup tinggi. Menurut Kepala UPTD Pasar Leuwipanjang Kabupaten Purwakarta Yanis Lapotama masih adanya para pedagang yang belum membuka kiosnya dikarenakan sebagian pedagang masihmenikmati libur lebaran dan belum kembali dari kampung halamannya ikut mempengaruhi harga-harga kebutuhan masyarakat,sebab barang-barang yang dijual merupakan stokl sebelum lebaran dan sudah menipis. Pihaknya berharap setelah para pedagang dan distributor kembali berjualan harga akan kembali normal,karena distribusi barang dari para distributor akan lancar kembali. “Industri barang yang dipasok dari pasar induk leuwipanjang belum normal yang baru sekitar 10-20 % kebutuhan yang dipasok”. Masih menurut Yanis Lapotama,harga akan kembali normal jika para pedagang yang jumlahnya lebih dari 500 pedagang kembali berjualan,sementara itu harga-harga kebutuhan pokok pasca lebaran setiap tahunnya yang selalu mengalami kenaikan didominasi oleh komoditas pertanian seperti sayur mayur dan komoditas perikanan. Khusus untuk perikanan harga ikan asin setelah lebaran selaluy mengalami peningkatan dan harga tersebut akan bertahan cukup lama juka dibandingkan dengan kenaikan harga daging sapi dan daging ayam.(esa/lj)

Kelemahan Proses Administrasi Raskin

Tipe Berita = pendidikan



Tasikmalaya,(09/10/2011) -

Setelah ditemukan dugaan kasus penyimpangan dana beras miskin raskin di Kecamatan Cisayung Kabupaten Tasikmalaya,Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya saat ini sedang mengupayakan monitoring di setiap Kecamatan dan langsung mencocokkan data tiap Kepala Seksi Kesra di setiap Kecamatan.

Dengan demikian menurut Kepala Bagian Ekonomi dan Penanaman Modal Setda Kabupaten Tasikmalaya Wawan R Efendi,berdasarkan hasil pemantauan di lapangan diakuinya masih ada kelemahan dalam proses adminstrasi yakni desa menyetorkan uang raskin ke BRI namun pada kenyataannya masih ada yang disetorkan melalui Kasi Kesra sehingga berpotensi untuk diendapkan dan disalah gunakan

Selain itu diakuinya di beberapa desa terjadi keterlambatan pembayaran sementara dari masyarakat sendiri sudah disetorkan.

Dengan demikian maka Bupati Tasikmalaya mengeluarkan Surat teguran kepada Kecamatan yang diduga terdapat penyalah gunaan raskin.

“ Kami beserta Bulog mengadakan langsung jemput bola monitoring ke masingmasing Kecamatan dan langsung mencocokkan data yang ada di Kasi Kesra di tiap Kecamatan. Berdasarkan hasil pemantauan kami di lapangan diakui ada beberapa kelemahan pertama masalah proses adminstrasi,seharusnya desa itu menyetorkan ke BRI,nah bukti resi setoran dusampaikan ke Kasi Kesra,ternyata ada yang diambil oleh Kasi Kesra dan disetorkan ke pihak pihak BRI,masih beruntung disetorkan ke BRI memang diakui di beberapa desa ada keterlambatan pembayaran. “

Sementara itu Wawan juga mengatakan,monitoring dilakukan hingga hari senin(10/10),sehingga diharapkan pada bulan Desember pagu anggaran di masing-masing kecamatan tersebut dapat terserap oleh masyarakat.

Selan itu untuk kecamatan yang sudah menyelesaikan pagu raskin hingga bulan Desember 2011,kecamatan yang bersangkutan dapat mengambil raskin ke 13 namun dengan catatan harus dilakukan dengan pembayaran langsung.,sedangkan untuk kecamatan Cisayung pemerintah Kabupaten Tasikmalaya kini sudah mengirimkan kem bali beras miskin kepada masyarakat.(nova/lj)

Ratusan Guru Tuntut Pencairan Dana Hibah

Tipe Berita = populer



Bandung Barat,(09/09/2011) – Ratusan pendidik dan tenaga kependidikan honorer Kabupaten Bandung Barat kamis(08/09) mendatangi kantor Dinas Pendidikan dan Olah Raga setempat untuk meminta penjelasan atas kepastian pencairan dana hibah bagi 7 ribu 791 guru honor swasta. Ketua Paguyuban Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Honorer Kabupaten Bandung BaratBudiana mengatakan,persyaratan untuk pencairan dana hibah itu secara normatif telah dipenuhi oleh para guru honor sesuai permintaan Disdikpora Kabupaten Bandung Barat. Sementara itu salah seorang guru honor bernama Yuli dari desa Pakuhaji Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat mengatakan,dana hibah tersebut harus segera dicairkan karena sudah dianggarkan sejak 2010. Yuli juga menuntut agar Pemerintah segera melakukan pengangkatan guru honor untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil PNS. Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Olah Raga Kabupaten Bandung Barat Agustin Triyanti mengatakan,pencairan dana hibah tersebut terhambat akibat adanya sekelompok guru honor yang belum menanda tangani MOU. Mereka baru menanda tangani MOU setelah pihaknya memanggil mereka ke kantor Disdikpora sehingga bisa segera direalisasikan. Meunrut Agustsin dana hibah untuk guru honor tersebut akan segera ditransfer ke rekening masing-masing guru honorer.(amel/lj)

Resa & Muthia Atlet Terbaik Kota Bandung

Tipe Berita = olahraga



Bandung, (09/09/2011) - Enam orang terpilih mendapatkan penghargaan pada puncak peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2011 tingkat Kota Bandung. Keenam orang tersebut, masing-masing dua orang atlet, pelatih dan pembina. Kategori atlet diberikan kepada atlet renang puteri Resa Kania Dewi dan Muthia (Panahan). Untuk Pelatih yakni Yoso (PABBSI) dan Andre (Ski Air). Kemudian pembina diserahkan kepada Cucu Nurdin (Atletik), dan Edi Haryadi (Pencak Silat). Pemilihan insan-insan olahraga tersebut, menurut Ketua Umum KONI Kota Bandung, Aan Johana, berdasarkan penilaian binpres dan mereka telah memenuhi kriteria tertentu, sehingga berhak mendapatkannya, "Mereka adalah insan-insan olahraga yang telah membawa harum kota Bandung, baik pada level lokal, regional dan internasional," ujar Aan Peringatan Haornas tingkat Kota Bandung dipusatkan di Plasa Balai Kota, Jum'at (09/09). Mengisi rangkaian peringatan Haornas tingkat Kota Bandung, digelar senam massal yang dipimpin Wakil Walikota Bandung, Ayi Vivananda. Dihadiri pula Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung, Ebet Hidayat, dan sejumlah Kepala Dinas di Lingkungan Pemerintah Kota Bandung. (Dadi Mulyadi)

Revolusi Indonesia Bisa Saja Terjadi

Tipe Berita = populer



Bandung,(09/09/2011) - Pengamat Politik Universitas Pajajaran Bandung Samugyo Ibnurejo mengatakan,system yang ada di Indonesia tidak jelas mau kearah mana,sehingga tanpa rasa malu orang di negeri ini mengambil hak orang lain dan bangga dengan apa yang dilakukannya. Menurut Samugyo dalam dialog RRI,jika kita menengok apa yang sedang terjadi yakni revolusi Rusia atau revolusi cina,awalnya adalah mereka melakukan tindakan seperti yang sedang terjadi di Indonesia. Oleh sebab itu,Samugyo memprediksi ke depan Indonesia bisa saja terjadi seperti apa yang dialami Rusia maupun Cina,yakni revolusi Indonesia. Terkait tindak pidana korupsi yang semakin banyak terungkap,tegas Samugyo korupsi terjadi karena ada pihak-pihak lain yang memungkinkan terjadinya korupsi,sementara yang paling besar peranannya adalah aspek hukum. “Aspek hukum kita ini tidak jelas,misalkan ada orang korupsi atau apapun dia tiba-tiba ada remisi,saya sedih juga yang korupsi tiba-tiba diremisi. Memang di masyarakat kita memungkinkan hal itu terjadi karena ketidak jelasan hukum yang ada. Ketidak jelasan,kewenangan dan kekuasaan yang ada. Pada akhirnya orang-orang berduyun-duyun untuk korupsi,kalau dulu orang korupsi ada efeknya ke masyarakat,kalau sekarang korupsi sendirian,efeknya tidak ada ke masyarakat,itu persoalannya,Negara maling ya seperti ini”. Dengan kondisi tersebut menurut Samugyo, elit politik yakni orang-orang yang seharusnya menjadi teladan tidak melakukan korupsi tetapi justru malah melakukan tindak pidana korupsi. Indonesia dalam kondisi sekarang ini,tegas Samugyo politik sudah menjadi panglima bukan ekonomi yang menjadi panglimanya. Kondisi inilah yang membuat orang berduyun-duyun aktif di politik. Dicontohkan Samugyo,sekarang ini ada 44 partai politik,dari situlah banyak orang yang ingin berpolitik,sehingga mereka menjadikan partai politik sebagai ladang ekonominya.(lj)

Kota Bandung Akan Tambah Prasarana OR

Tipe Berita = olahraga



Bandung, (09/09/2011) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Kota Bandung menganggarkan dana pada APBD Perubahan 2011, untuk menambah prasarana olah raga di enam Kecamatan. "Prasarana yang akan dibangun lapangan futsal di Cipadung Kecamatan Cibiru dan lapangan futsal di Kordon Kecamatan Bandung Kidul," ujar Ebet usai memperingati Hari Olahraga Nasional di Balaikota, Jumat (9/9). Sedangkan lapangan volly di Kecamatan Sukajadi dan di komplek Griya Caraka Kecamatan Arcamkanik, lapangan sepakbola Ciujung Kec Bandung Wetan dan trek lari (Gasibu Mini) di Kecamatan Antapani. Ebet menuturkan, kebijakan pembangunan enam prasarana olah raga merupakan amanat dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bandung 2009-2013, berkaitan dengan program peningkatan sarana dan prasarana olah raga di Kota Bandung. Peringatan Haornas ditandai penyerahan peralatan olah raga kepada 30 kecamatan se Kota Bandung berupa 177 meja tennis, bola volly (177), bola sepak (177) net ? volly (20), ? bola futsal (69), ? bola basket (37), papan catur (59), ring basket/net ring (8), alat fitnes (1) dan net bulu tangkis (5), diserahkan langsung Ayi Vivananda. Pada Kesempatan itu juga, Ayi melepas peserta Liga Pendidikan Indonesia (LPI), diwakili SMAN 25 yang akan bertanding di tingkat Nasional mulai 14 hingga 28 September mendatang. (Dadi Mulyadi)

Arus Mudik Balik Lebaran RRI Dievaluasi

Tipe Berita = populer



Bandung,(09/09/2011) – Siaran Informasi arus mudik dan balik Lebaran yang menjadi kalender event RRI tahun ini ada sedikit perubahan dibandingkan tahun sebelumnya,namun perubahan tersebut baru sebatas peningkatan kinerja. Menurut Direktur SDM LPP RRI Dadi Sumihardi,program siaran informasi arus mudik dan balik Lebaran yang telah selesai dilaksnakan akan dievaluasi serta hasilnya sebagai bahan acuan pelaksanaan tahun depan. Sementara peningkatan kinerja dalam informasi arus mudik dan balik Lebaran 2011 antara lain melalui inovasi-inovasi baru dan kreatifitas baru yaitu dalam penyampaian laporannya banyak melibatkan masyarakat. Berkaitan dengan anggaran operasional ditegaskan Dadi Sumihardi untuk tahun depan diupayakan ada peningkatan. “ Biaya operasional inilah yang tentunya akan memberikan kesejahteraan kepada pelaksana yang ada dibawah,kemudian mudah-mudahan apalagi nanti dengan kita memasuki memiliki mata anggaran sendiri tentu peningkatan kepada anggaran biaya operasional itu akan lebih baik tidak seperti yang sekarang ini”. Direktur SDM LPP RRI Dadi Sumihardi menjelaskan sekarang ini anggaran tersebut kebanyakan kepada anggaran belanja pegawai,sehingga kedepan anggaran operasional akan kita tingkatkan,tetai semua target untuk meningkatkan kesejahteraan tersebut bukan hanya tanggung jawab Direksi tetapi tanggung jawab semua. Semoga!(iwan/lj)

Mundurnya Diki Harus Jelas Alasannya

Tipe Berita = politik



Bandung,(10/09/2011) - Pengamat Politik Herman Ibrahim mengatakan,mundurnya Diki Chandra sebagai Wakil Bupati Garut harus jelas alasannya,harus mempunyai argumentasi politik,hukum maupun argumen administratif dan harus punya manfaat bagi rakyat. Apabila hanya sekadar mengikuti emosi pribadi,maka tidak berharga.Dalam dialog RRI Herman Ibrahim juga mengatakan,apabila alasan Diki mundur sebagai wakil Bupati karena tidak adanya kecocokan,maka hal itu tidak perlu terjadi,sebab pasangan Kepala Daerah tidak perlu harus cocok.Pertanyaannya tegas Herman,jJika pasangan Kepala Daerah,salah satunya mundur,manfaatnya apa bagi masyarakat. Dikatakannya,jika Mohamad Hatta ketika itu mundur sebagai Wakil Presiden,alasannya jelas sebab Moh Hatta mempunyai konsep ekonomi dan ingin dijalankan,sementara Soekarno mempunyai konsep berbeda yang dapat merusak tatanan ekonomi. Artinya jika dikaitkan dengan mundurnya wakil Bupati Garut Diki Chandra tegas Herman ,harus jelas motifnya seperti apa. “ Beginilah kalau artis itu mundur semacam Diki Chandra itu tetap saja ada tuntutan dari masyarakat,jangan-jangan dia mundur itu karena keartisannya saja,dia seorang yang populer kemudian dia akan mendapat fasilitas baru lagi dan dia punya tampilan yang bagus dan dia menaikkan daya tawar tidak hanya pada tingkat Kabupaten tetapi menjadi tingkat propinsi. Apabila dia mempunyai konsep misalnya untuk Garut seperti ini,dan tidak ingin dijalankan karena tidak ingin bertanggung jawab kecuali Garut mundur,itu kan lain “. Herman Ibrahim juga mengatakan,membangun budaya mundur memang perlu,dan dirinya menghargai mundurnya Diki Chandra dari Wakil Bupati Garut sebagai contoh awal, tetapi Herman juga menginginkan alasan yang lebih jauh dan jelaskan kepada masyarakat,mengapa dia mundur serta manfaatnya bagi masyarakat. Dijelaskannya,dimanapun yang namanya Wakil tidak mempunyai kewenangan apapun,sehingga Bupati tidak perlu merasa disaingi oleh Wakilnya,sebab kewenangan tetap ada di Bupati.(lj)

Dinkes Subang Turunkan Tim Periksa Hewan

Tipe Berita = populer



Subang,(09/10/2011) -

Meski Kabupaten Subang sudah dinyatakan bebas dari penyakit hewan yang membahayakan namun Dinas Peternakan Kabupaten Subang akan menurunkan Tim untuk mengantisipasi penyebaran penyakit hewan ke sejumlah pasar maupun tempat-tempat yang dijadikan transaksi jual beli hewan qurban.

Demikian dikatakan Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas PeternakanKabupaten Subang Agus Sukama.

Dengan menyebar para mantri hewan ke lapangan merupakan upaya untuk mendeteksi adanya indikasi penyakit hewan,karena dikhawatirkan masih ada hewan qurban atau hewan potong yang belum diberi vaksinasi,sehingga jika terjadi terjangkit penyakit maka hewan tersebut akan menularkannya ke hewan sehat lainnya.

"Pemeriksaannya dilakukan di pasar hewan ataupun yang dijual di luar pasar hewan".

Sementara itu menurut Agus,label yang diberikan oleh Dinas Kesehatan untuk hewan qurban yang hendak dijual itu sebagai legalitas bahwa hewan yang bersangkutan dalam kondisi sehat atau terbebas dari penyakit.

Namun Ia juga meminta kepada pembeli agar berhati-hati dengan label sehat,sebab label itu bukan suatu jaminan hewan yang bersangkutan sehat,dan pembeli harus menanyakan surat keterangan tentang kesehatan hewan selain label. (ruslan/lj)

Akibat Moratorium,Masyarakat Dirugikan

Tipe Berita = pendidikan



Tasikmalaya,(10/09/2011) – Akibat moratorium yang diberlakukan Pemerintah Daerah,sebagian aparat dan masyarakat desa Kalapa Genap Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya merasa dirugikan. Menurut Kepala Desa setempat Munir Rasiwa,sejak diberlakukannya moratorium desanya tidak lagi menerima kompensasi dari para pengusaha pasir besi,karena menurutnya dari hasil perusahaan pasir besi yang diperoleh desa sebesar Rp.32 juta pada bulan Agustus lalu setidaknya mampu menutupi operasional aparat desa yang rata-rata hanya menerima 300 ribu dari Pemerintah. Selain itu kontribusi pasir besi yang diberikan Perusahaan juga mampu menutupi kebutuhan masyarakat. Dikatannya dengan diberlakukannya moratorium kini kebutuhan operasional desa dipenuhi dengan urunan desa atau patungan warga desa. Apalagi kondisi saat ini para petani mengalami gagal panen berakibat banyaknya pengangguran. Sementara itu Ia juga berharap Pemerintah Daerah segera menyudahi pemberlakuan moratorium pasir besi,meskipun niat pemerintah memberlakukan moratorium untuk menertibkan para pengusaha pertambangan,namun jika moratorium diberlakukan terlalu lama tanpa batas waktu yang jelas maka masyarakat di lokasi penambangan akan semakin terpuruk termasuk aparat desa.(nova/lj)

Tol Cipali Bisa Atasi Kemacetan

Tipe Berita = populer



Subang ,(10/09/2011) – Meski masih harus menunggu 2 atau 3 tahun ke depan selesainya jalan tol Cikampek-palimanan yang melintasi sebagian wilayah Kabupaten Subang yang diharapkan mampu mengantisipasi lonjakan arus kendaraan saat terjadinya arus mudik dan balik Lebaran. Pihak Kepolisian harus tetap sigap dalam mengamankan arus mudik dan balik tersebut. Demikian diungkapkan Kepala Bagian Operasi Polres Subang Kompol Purwito. Dengan adanya jalan tol Cipali nanti secara teknis sangat membantu mengatasi kemacetan,tapi di sisi lain angka kecelakaan lalu lintas patut diwaspadi,sebab jalur jalan tol semua kendaraan selalu dipacu dengan kecepatan tinggi. Menurut Purwito,konsentrasi pengamanan yang dilakukan jajaran Polres Subang akan semakin bertambah. Sementara itu Purwito juga mengatakan persoalan lain yang dihadapi adalah mengatasi kendaraan roda dua yang dipastikan akan melintasi jalur utara dan tengah,bahkan angka pemudik saat Lebaran cenderung meningkat yang mencapai angka rata-rata 15%/tahun. Purwito menyatakan jika Pemerintah bisa mengatur cuti bersama libur Lebaran antara pegawai swasta dan pegawai Negeri dibedakan maka akan berdampak terhadap volume pemudik.(ruslan/lj)

PNPM Mandiri Bawa Perubahan Masyarakat

Tipe Berita = populer



Bandung,(10/09/2011) – Sejak Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat PNPM Mandiri Pedesaan digulirkan Pemerintah pusat,telah memberikan perubahan yang signifikan bagi masyarakat desa yang sebelumnya masuk kategori tertinggal. Tidak bisa dipungkiri PNPM Mandiri Pedesaan yangdiluncurkan pemerintah tersebut telah membuat wajah desa tertinggal kearah kemajuan. PNPM Mandiri Pedesaan,lebih cenderung kepada perubahan perbaikan fisik desa,terlebih melalui program ini masyarakat tidak hanya sekedar merespon tetapi terbangun sikap dan sifat kegotongroyongan dan swadaya masyarakat seperti di wilayah Kecamatan Harjasari Kabupaten Bandung melalui dukungan PNPM Mandiri Pedesaan sejak 2008 hingga 2011 wajah-wajah desa yang tersentuh program ini mulai berubah ke arah yang lebih baik. Jalan-jalan desa sebagai sarana transportasi masyarakat saat ini mulai ada warna betonisasi sehingga memudahkan masyarakat untuk bersosialisasi ke masyarakat lainnya bahkan melalui program ini pula telah memberikan tambahan pengetahuan masyarakat terutama dalam menciptakan kehidupan yang sehat. Fasilitas mandiri,cuci,kakus MCK yang memanfaatkan sumber mata air yang ada tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat desa Malakasari namun juga bagi masyarakat di desa-desa tetangganya. Salah seorang warga desa Malakasari Cibodas sangat terbantu dengan PNPM Mandiri Pedesaan ini dengan sarana MCK nya,karena sebelumnya di desanya belum ada sarana MCK yang memadai.(dani/lj)

Majelis Hakim Harus Periksa Bukti-Bukti

Tipe Berita = kriminal



Bandung,(12/10/2011) -

Majelis hakim harus memeriksa bukti demi bukti terhadap kasus yang ditanganinya sebelum memutuskan satu kasus dan harus mempertimbangkan dari segala sisi termasuk bukti-bukti yang berasal dari masyarakat.

Sebab rasa keadilan masyarakat menurut Hakim Agung ad hoc Tipikor Mahkamah Agung Prof Krisna Harahap,harus menjadi bahan pertimbangan Majelis Hakim dalam menangani satu kasus dan tidak bisa hanya bertumpu kepada bukti-bukti yang diajukan.

Dalam dialog pagi RRI,Prof Krisna Harahap menegaskan,bagaimanapun majelis hakim adalah bukan hanya sebagai corong undang-undang,namun rasa keadilan masyarakat harus dipertimbangkan dan dimasukkan dalam putusan majelsi hakim.

Selain itu Jaksa Penuntut Umum JPU dikatakan Prof Krisna Harahap, mempunyai hak untuk mengajukan permohonan kasasi dan harus membuktikan bahwa putusan tersebut bukan merupakan putusan bebas murni.

Hal itu diungkapkan Prof Krisna Harahap menyoroti putusan bebas terdakwa kasus korupsi Wali Kota non-aktif Bekasi Mochtar Mohammad dari jerat hukum.

“ Kalau memang tidak terbukti apa yang dimohonkan oleh jaksa penuntut umum maka majelis tingkat kasasi tetap berpendapat bahwa itu prisprah kalau prisprah berarti dia tetap bebas ,tapi kalau di tingkat kasasi majelis berpendapat sama dengan jaksa penuntut umum bahwa itu tidak murni maka dia akan diperiksa lagi perkaranya itu didalam majelis kasasi”.

Disinggung tentang seleksi dan pengawasan para hakim ad hoc selama ini,Krisna Harahap mengungkapkan ,pengawasan eksternal dilakukan oleh Komisi Yudisial,sedangkan seleksinya semua pihak mengharapkan yang hakim-hakim yang terbaik,sebab hakim ad hoc adalah hakim yang mewakili masyarakat.

Melihat kondisi tersebut,maka Praktisi hukum Krisna Harahap mengatakan bahwa banyak sekali perkara korupsi yang justru hukumannya diperberat,artinya tergantung banyak dari pendapat majelis kasasinya.

Sementara kasus yang terjadi di PN Bandung yakni tentang putusan bebas Wali Kota non-aktif Bekasi Mochtar Mohammad,menurut Krisna Harahap tergantung dari jaksa penuntut umumnya.

Selain itu Ia juga menyarankan mereka mengajukan permohonan kasasi dan bisa membuktikan bahwa putusan itu bukan bebas murni.

Apabila tidak ada pengajuan permohonan dan diam saja,maka mereka mengamini putusan majelis di tingkat pertama tersebut.

Hal itu tegas Krisna,membawa tanda Tanya besar bagi masyarakat mengapa jaksa penuntut umumnya diam saja,sehingga akan berdampak terhadap munculnya prasangka yang lain lagi.(lj)

Kontingen PORSENI MI Kab.Bandung Dilepas

Tipe Berita = olahraga



Kabupaten Bandung,(09/10/2011) -

Kontingen Porseni Madrasah Ibtidaiyah MI Kabupaten Bandung minggu pagi(09/10) dilepas Kabag Kesejahteraan Sosial HM Toni menuju Kota Bogor.

Tim berkekuatan 106 atlet akan bertanding di 12 cabang olah raga.

Ke 106 atlet personil Porseni MI Kabupaten Bandung tersebut menurut HM. Toni telah dipersiapkan secara matang dan diharapkan membawa harum nama Kabupaten Bandung dalam ajang tersebut.

Sementara itu Bupati Bandung Dadang Nazer dalam amanat tertulis berpesan agar para atlet bertanding dengan jujur.

Selain pembinaan fisik,siswa Madrasah Ibtidaiyah harus memiliki kelebihan terutama dalam hal ahlak dan keagamaan.

Bupati juga berpesan agar para peserta menjunjung tinggi semangat sportifitas,mematuhi semua aturan dan menumbuhkan persahabatan,karena tujuan Porseni tidak sebatas berlomba melainkan juga persaudaraan diantara siswa.

Pelepasan kontingen Kabupaten dilakukan di Wisma Haji secara khidmad. Pembukaan lomba sendiri dilaksanakan pada minggu sore,sedangkan cabang olah raga yang akan menjadi andalan bagi Kabupaten Bandung diantaranya futsal,sepakbola,pencak silat dan bulutangkis,sedangkan untuk seni masih mengharapkan cabang Kaligrafi dan Qasidah menjadi unggulan.

Beberapa daerah akan menjadi pesaing utama Kabupaten Bandung seperti Kota Bandung dan Kota Bogor sebagai tuan rumah.

Sementara menurut Ketua Kontingen Porseni Kabupaten Bandung H Sefroni Hidayat,Kabupaten Bandung memiliki banyak talenta di bidang seni dan olah raga,hanya tinggal pembinaannya yang harus dilakukan secara berkesinambungan. Porseni Madrasah Ibtidaiyah di Kota Bogor akan berlangsung hingga rabu mendatang.(budi/lj)

Cimahi Tolak Buang Sampah ke Legok

Tipe Berita = populer



Cimahi,(11/09/2011) – Walikota Cimahi Itoc Tohiya mengakui pihaknya menolak rencana pemindahan TPA Terpadu Sarimukti Kecamatan Cipatat Kabupaten Bandung Barat ke daerah Legok Nangka Nagreg Kabupaten Bandung. Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah menyiapkan lokasi Legok Nangka untuk menjadi tempat pembuangan akhir TPA Sampah Terpadu karena masa pemakaianTPA Terpadu Sarimukti Cipatat sudah akan segera berakhir. Hal itu dikemukakan Walikota Cimahi Itoc Tohiya kepada wartawan. Menurut Itoc pembuangan untuk sampah warga Cimahi masih terlalu mahal karena pendapatan masyarakat cukup rendah. Apalagi harga TPP sampah nantinya berkisar antara 50 ribu-70 ribu rupiah/kubik karena hampir 70% sampah di Cimahi berasal dari berasal dari masyarakat kurang mampu. Saat ini untuk mengatasi kendala yang dihadapi Pemerintah Kota Cimahi untuk menggalakkan komposing,bahkan menurut Itoc Cimahi bekerjasama dengan ITB berupaya mencari metode yang sederhana dalam mengelola sampah sehingga operasional kolektifitas pengelolaannya bisa lebih murah dan terjangkau. Untuk upaya kompossing sendiri jelas Itoc harus ada mekanisme antara produsen dan konsumen karena pembuatan kompossing belum termasuk kategori usaha yang menguntungkan.(amel/lj)

Wisata Alam Tasikmalaya Dikembangkan

Tipe Berita = populer



Tasikmalaya,(11/09/2011) – Kabupaten Tasikmalaya akan memprioritaskan wisata alam guna menarik wisatawan dari luar,hal itu dilakukan berdasarkan evaluasi kunjungan wisata pada Lebaran 2011 dimana kunjungan terbanyak terjadi di obyek wisata Galunggung dan obyek wisata Cipatujah yangmerupakan obyek wisata alam. Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tasikmalaya LZ Alfian pada tahun mendatang pihaknya akan lebih memfokuskan kepada pembangunan obyek wisata alam sebab dengan daya tarik yang dimiliki obyek wisata alam di Kabupaten Tasikmalaya mampu menyedot kunjungan wisatawan terutama dari luar. Dengan demikian maka tahun depan obyek wisata seperti Galunggung dan laut Selatan akan menjadi fokus utama. Sementara itu untuk mengoptimalkan kunjungan wisatawan.pembangunan infrastruktur jalan menuju obyek wisata seperti Galunggung dan obyek wisata laut selatan menjadi prioritas. Selain itu pihaknya juga sudah membuat perencanaan bahwa tahun depan pihaknya akan membangun beberapa obyek wisata yang ada sehingga diproyeksikan tahun depan pihaknya akan memeroleh PAD lebih dari tahun ini meskipun belum secara serempak obyek wisata yang ada akan dibangun. Namun demikian dengan pembangunan yang dilakukan secara bertahap diharapkan akan menjadi titik awal pembangunan obyek wisata di Kabupaten Tasikmalaya.(nova/lj)

Mayat Perempuan Terapung di Laut

Tipe Berita = populer



Garut, (11/09/2011) - Masyarakat dan nelayan di kawasan Kecamatan Cikelet, Minggu (11/9) dikejutkan dengan ditemukannya sesosok mayat perempuan yang terapung di laut antara perbatasan Pantai Santolo dan Pantai Rancapadu. Camat Cikelet, Rosyidin didampingi Kabag Informatika Setda Garut, Dikdik Hendrajaya menyebutkan, mayat perempuan berusia sekitar 60 tahunan tersebut ditemukan nelayan yang tengah mencari ikan sekitar pukul 07.30 pagi. Mayat tersebut saat itu langsung dievakuasi ke Puskesmas Cikelet dengan swadaya masyarakat. "Selain itu, warga juga langsung menyebarluaskan informasi penemuan mayat tersebut ke seluruh wilayah Kecamatan Cikelet, Pameungpeuk dan sekitarnya. Hal itu mereka lakukan untuk memberitahukan warga kalau-kalau ada yang telah kehilangan anggota keluarganya dengan ciri-ciri seperti mayat yang mereka temukan," katanya, Minggu (11/9). Namun demikian diakuinya, hingga berita ini dibuat, belum ada satupun warga yang mengakui mayat tersebut sebagai anggota keluarganya.(PR/lj)

RRI Bandung Juara I Trophy Suara Kencana

Tipe Berita = populer



Bandung,(11/09/2011) – RRI Bandung kembali meraih prestasi dengan menjadi juara pertama Trophy Suara Kencana untuk produksi investigasi dengan judul ”Dibalik Kilau Pasir Besi”. Keberhasilan ini diumumkan Direksi pada Upacara Prosesi Penyulutan Obor Tri Prasetya di RRI Jakarta minggu siang(11/09). Meskipun hanya memperoleh satu gelar juara dalam lomba bergengsi antar RRI seluruh Indonesia namun penghargaan kali ini menurut Kepala Bidang Siaran RRI Bandung Drs. Sulaiman menggembirakan karena kali ini giliran Bidang Pemberitaan RRI Bandung. Prestasi sebelumnya lebih banyak diraih oleh Bidang Siaran. Penghargaan diterima utusan RRI Bandung H Wawan Rusmana yang juga Kepala Seksi Liputan Berita Dokumentasi Bidang Pemberitaan mewakili Kepala RRI Bandung dari Direktur LPP RRI. Kepala RRI Bandung Drs Edi Sukmana MM,Msi menyatakan,penghargaan ini cukup membanggakan dan berharap dilain waktu prestasi RRI Bandung terus meningkat. ”Bandung ya meraih penghargaan tertinggi di RRI investigasi reporting ,ini luar biasa bagi RRI Bandung dan kedepan RRI Bandung akan lebih baik lagi,jadi benar-benar kita harus lebih serius lagi bidang siaran,Pemberitaan dan seluruhnya,Teknik supaya RRI Bandung semakin dikenal. Saya bersyukurlah jadi selamat untuk seluruh kita atas penghargaan ini”. Sementara itu Peringatan Hari Radio atau Hari Bhakti RRI ke 66 tahun 2011 juga dilaksanakan minggu pagi(11/09) oleh seluruh angkasawan RRI Bandung dan komunitas RRI di halaman RRI jalan Diponegoro 61 Bandung. Pada kesempatan Apel Peringatan Hari Bhakti RRI,Kepala RRI Bandung membacakan Sambutan Dirut LPP RRI Niken Widiastuti. Dirut RRI menyatakan,RRI adalah satu-satunya radio yang menyandang nama negara yang siarannya ditujukan untuk kepentingan bangsa dan Negara. RRI merupakan Lembaga Penyiaran Publik yang Independen, Netral dan Tidak Komersial,berfungsi memberikan pelayanan siaran informasi, pendidikan, hiburan yang sehat,kontrol sosial serta menjaga citra positif bangsa dimata Dunia Internasional. Tema Hari Ulang Tahun LPP RRI ke 66 tahun 2011 yaitu “Penguatan RRI Sebagai Media Utama Pembangun Karakter Bangsa”menurut Direktur LPP RRI berharap tema ini menjadi salah satu implementasi dari Visi LPP RRI dalam mewujudkan RRI sebagai Radio Berjaringan Terluas,Membangun Karakter Bangsa dan Berkelas Dunia. Berkaitan dengan Hari Ulang Tahun RRI ke 66,Dirut LPP RRI Niken Widiastuti mengajak seluruh angkasawan/angkasawati LPP RRI untuk memastikan bahwa semua unsur dapat bekerja dengan kinerja maksimal dan terbaik untuk memastikan bahwa LPP bermanfaat bagi masyarakat,bangsa dan negara.(budi/lj)

Pantai Pisangan Tercemar Limbah Minyak

Tipe Berita = populer



KARAWANG,(11/09/2011) - Minyak mentah yang bergumpal dengan pasir di sepanjang Pantai Pisangan, Desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya, Kab. Karawang diresahkan warga. Pencemaran laut oleh gumpalan minyak tersebut diduga warga limbah buangan dari perusahaan minyak dan gas. "Sudah tiga hari ini kondisinya memang ada seperti minyak yang bergumpal dengan pasir. Tapi kami tidak tahu berasal dari mana. Kami hanya menduga buangan limbah perusahaan ya jelas, migas. Namun sekarang mulai berangsur hilang," ucap salah seorang nelayan setempat, Amin (45), Minggu (11/9). Amin dan rekan-rekannya hanya khawatir adanya limbah di laut bisa membuat ikan-ikan mati hingga perolehan ikan saat melaut menajdi berkurang. "Yang paling kami khawatirkan habitat ikan menjadi pindah dan kami akan lebih sulita mencari ikan," tuturnya. Warga lainnya, Amad (37) mengatakan, gumpalan minyak yang terbawa ombak sampai ke sisi pantai, bila sengaja di bakar menggunakan korek api bisa menimbulkan bara api. Itu pun, gumpalan minyak yang sudah mencair dan kering dengan sendirinya oleh panas matahari, "Saya khawatir gumpalan mninyak itu masuk ke wilayah pertambakan melalui pintu air di dua muara yang ada di Cibuaya. Ini berbahaya untuk lahan penghasilan kami," tuturnya. Hal senada dikatakan Kepala Desa Sungai Buntu, Tata Husain. Ia mengatakan kondisi serupa juga pernah terjadi satu tahun lalu, namun tidak ada tindak lanjut dan hilang dengan sendirinya. Untuk itu, pihaknya telah mengumpulkan gumpalan minyak tersebut dalam beberapa karung sebagai bukti terjadinya pencemaran di kelautan Kab. Karawang, "Kalau warga disini menyebut gumpalan minyak itu dengan nama ter (limbah). Kalau minyak minyak ini sudah muncul sejak liburan kemarin sangat berbahaya bagi pengunjung yang sengaja berenang di laut," katanya.(PRLM/lj)

Tasikmalaya Berlakukan Hari Tanpa Nasi

Tipe Berita = populer



Tasikmalaya,(09/10/2011) - Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya sedang memprogramkan diversifikasi pangan dengan progam "Satu Hari Tanpa Nasi".

Menurut Kabag Humas Setda Kabupaten Tasikmalaya Dedi,program tersebut merupakan tindak lanjut program Gubernur Jawa Barat agar masyarakat dalam satu minggu satu harinya mengkonsumsi ubi atau makanan pengganti lain selain beras.

Dikatakannya hal itu dilakukan bukan atas kekurangan pangan di Kabupaten Tasikmalaya,namun hal itu dilakukan atas upaya hanya untuk mengajak masyarakat mengganti agar mempermudah masyarakat dalam bercocok tanam,sehingga ada pergantian pola tanam yang mudah terlebih konsumsi beras di Kabupaten Tasikmalaya saat ini jumlahnya tidsk sedikit.

"Apa yang diinginkan oleh Gubenur Satu Hari Tanpa Nasi,Bupati juga sebagai tindak lanjut dari agar masyarakat Kabupaten Tasikmalaya paling tidak ya kalau 3x makan dalam sehari,satu hari atau satu kali makan mengkonsumsi ubi-ubian yang sama sumber karbohidrat,seperti jagung,singkong,dsb nya. Pak Bupati sering mengatakan penanaman umbi-umbian itu relatif lebih mudah dibandingkan dengan menanam padi,dalam artian ada penggantian atau perputaran pola tanam karena konsumsi berat di Kabupaten Tasikmalaya justru tidak sedikit".

Sementara itu Dedi mengatakan program tersebut saat ini secara sosialisasi sudah dilakukan oleh masyarakat termasuk pelaksanaannya saat ini di beberapa daerah dilakukan secara bertahap.

Dengan program tersebut masyarakat mau melaksanakan program tersebut guna membantu pengembangan komoditas pangan lain seperti jagung serta jenis pangan lainnya di Kabupaten Tasikmalaya.(nova/lj)

Masa Moratorium Belum Ditentukan

Tipe Berita = populer



Tasikmalaya,(12/09/2011) – Hingga saat ini proses moratorium pasir besi di Kabupaten Tasikmalaya masih belum dapat ditentukan batas waktu pemberlakuannya,sebab hingga kini Perusahaan yang ada masih belum mampu menyelesaikan persyaratan yang diberlakukan Pemerintah Daerah.Menurut Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya Abdul Kodir,meskipun sudah berjalan dua bulan diakuinya belum ada satupun Perusahaan yang sudah menyelesaikan persyaratan yang diwajibkan Pemerintah Daerah. Namun demikian saat ini meskipun belum ada Perusahaan yang menyelesaikan proses perbaikan dalam masa pemberlakuan moratorium,beberapa Perusahaan saat ini sedang memproses untuk menyelesaikan persyaratan tersebut. Sementara itu tegas Abdul Kodir,pihaknya berharap para pengusaha mengapresiasi sikap Pemerintah secara positif sebab jika memang mereka berniat baik untuk membangun sesuai dengan aturan maka para pengusaha tidak akan merasa keberatan dengan apa yang telah ditetapkan oleh Pemerintah. Pihaknya juga berharap pengusaha segera menyelesaikan semua persyaratan agar pengusaha dapat melanjutkan usaha mereka,sedangkan pemerintah daerah juga akan mampu memanfaatkan potensi tersebut bagi kepentingan masyarakat.(nova/lj)

Rakercab PBSI Soroti Mutasi Atlet

Tipe Berita = olahraga



Soreang, RRI Bandung (27/01/2013)

Seluruh cabang olahraga di bawah induk organisasi Kota Bandung menjadikan tahun 2013 sebagai tahun pemantapan, jelang bergulirnya multi event olahraga tertinggi di Jabar, yakni Porda XII, yang akan berlangsung di Kabupaten Bekasi akhir 2014 mendatang. Begitupun dengan cabang olahraga Bulutangkis, Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Bandung, pada rakecab yang digelar di Soreang Kabupaten Bandung, lebih membahas kepada persiapan Porda nanti, sesuai tema pada rakercab yaitu 'Bangkit Prestasi Bulutangkis Raih Emas Di Setiap Event' menjadi acuan untuk PBSI Kota Bandung mempersiapkan berbagai hal.

"Pengcab sudah menyiapkan atlet potensial yang saat ini sudah tercatat 27 dari berbagai klub di Kota Bandung, seperti SGS, Mutiara dan Gunadharma dan Kotab," ujar Ketua Umum Pengcab PBSI Kota Bandung, H. Tjetje Soebrata," usai rakercab, Minggu (27/01) siang.

Tjetje mengatakan, beberapa tahun silam Kota Bandung merupakan kawah candradimuka untuk cabor bulutangkis, yang mana dari aspek apapun tidak pernah kekuaranga, mulai Sekolah, GOR, pelatih maupun klub di Bandung. Namun saat ini prestasi Bulutangkis sedang meredup, akibat minimnya dukungan finacial, sehingga berdampak terhadap prestasi nasional," katanya.

Karenanya melalui rakercab PBSI Kota Bandung tahun ini, diharapkan muncul konsep dan program-program dalam mendukung pendanaan dalam mengembalikan prestasi bulutangkis di Kota Bandung khususnya.

Disinggung tentang mutasi atlet, tegas Tjetje, sudah tidak, karena pada Desember 2012 waktu terkahir untuk hal itu. Tjetje pun meminta kepada klub-klub untuk melaporkan database atlet, jika masih dihadapkan terkait mutasi atlet. "Di samping itu, klub memberi dukungan kepada pengcab ketika memberi arahan terhadap atlet-atletnya," pinta Tjetje.

Tjete menjelaskan, dalam waktu dekat pihaknya akan membentuk Pelatcab yang dilalui dengan tiga tahapan. " Untuk Pelatcab, kita akan memulai dengan 200 persen, selanjutnya 150 dan 100 persen sebelum porda," jelasnya.

Dua permasalahan yang sampai saat ini belum ada kejelasan, yaitu batasan usia serta, boleh tidaknya atlet pelatnas memperkuat di Porda nanti. "Sampai saat ini, kami belum mengetahui, usia maksimal atlet yang boleh tampil di Porda, termasuk belum adanya kepastian tim pelatnas bisa memperkuat," kata Tjetje.

Terkait permasalahan mutasi atlet juga diungkapkan, Ketua I KONI Kota Bandung Tjetje Nurdin, mewakili Ketua Umum Aan Johana yang berhalangan hadir, agar semua cabang olahraga lebih memperhatikan hal itu. " Kendati mutasi sudah diakhiri pada Desember 2012, namun cabor untuk tetap mengantisipasinya," tegasnya.

Sementara, dengan Rakercab itu sendiri menurut Tjetje Nurdin, merupakan pondasi awal untuk kegiatan dan menjalankan program, agar dapat menghasilkan konsep dan pedoman untuk organisasi ke depan.

Pada rakercab itu, dihadiri 50 peserta, terdiri dari pengurus Pengcab PBSI dan KONI Kota Bandung serta klub-klub bulutangkis. (dadi)


Kawasan Hutan Jabar Miliki Potensi Air

Tipe Berita = populer



Bandug,12/09/2011) – Hasil hutan dari luar kayu akan menjadi icon Perum Perhutani sehingga pendapatan dari sektorini dapat mengimbangi pendapatan dari kayu yang merupakan usaha utama BUMN tersebut. Usai melepas ekspor perdana Air Minum Dalam Kemasan AMDK Perhutani di Bogor,Direktur Utama Perum Perhutani Bambang Sukmananto mentargetkan pada tahun 2015 mendatang pendapatan dari kayu dan non kayu bisa berimbang. Sektor non kayu yang saat ini dapat diandalkan antara lain getah madu serta air minum dalam kemasan,apalagi potensi sumber mata air dalam kawasan cukup besar terutama di Jawa Barat. Ia menjamin pengelolaan potensi hutan dari non kayu tidak akan merusak lingkungan karena penanaman akan terus dilakukan apalagi ketersediaan air sangat tergantung pada tanaman. “Selama ini kita memberika atensi yang cukup terhadap sumber-sumber air sehingga orang lain yang memanfaatkan,coba kalau kita lihat berapa ribu truk tiap hari yang keluar dari Bogor ke Jakarta yang membawa air dari sumber-sumber kita sebagian”. Pada kesempatan yang sama Kepala Perum III Perhutani Unit III Jawa Barat dan Banten Bambang Setiabudi mengatakan,dalam kawasan hutan yang dikelolanya terdapat sekitar 618 titik mata air. Dari hasil penelitian Badan POM dan Sucofindo,kualitas air perhutani mulai dari mata air sampai produk akhirnya jauh lebih baik dibanding produk merk lainnya termasuk merk yang sangat terkenal di dalam negeri. “Untuk memasuki pasar Jepang ini tidak gampang,tidak mudah karena tuntuan persyaratan tentang kualitas demikian tinggi bahkan pada saat kita melakukan penjajakan,tim dari Jepang bahkan mengaudit mata air dan kita lolos”. Menurut Bambang Setiabudi peluang pasar air minum dalam kemasan cukup besar karena ketersediaan air untuk minum dari sumber-sumber alami berkualitas baik menjadi tuntutan bagi kehidupan. Dalam 10 tahun terakhir permintaan air minum kemasan naik antara 10-12,5% per tahun.(ida/lj)

DPRD Kota Bandung Akan Punya Gedung Baru

Tipe Berita = populer



Bandung, (13/08/2012)

DPRD Kota Bandung dalam setahun ke depan, akan mempunyai gedung baru, karena gedung yang ada di Jl. Aceh sekarang ini dinilai sudah tidak representatif. Pembangunan gedung yang ditaksir akan menelan biaya Rp. 65 miliar itu diawali dengan peletakkan batu pertama oleh Walikota Bandung Dada Rosada, didampingi ketua DPRD Erwan Setiawan, Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda, Sekretaris Daerah Kota Bandung Edi Siswadi di Jl. Sukabumi No. 30, Kelurahan Kacapiring, Kecamatan Batununggal, Senin (13/08) siang.

Pembangunan dibagi dalam dua Untuk tahap pertama sekitar 40% direncanakan selesai pada akhir tahun 2012, dengan biaya sekitar Rp. 26,8 M. Gedung ini rencananya terdiri dari empat lantai plus satu semi basement yang berdiri di atas lahan seluas 10.378 M2, dengan luas persil 9.365 M2, luas tapak 2.748 M2. Rancangan gedung tersebut, merupakan hasil dari sayembara yang di adakan pada tahun 2007.

gedung Dewan tersebut di bangun didasarkan kepada kebutuhan gedung yang representatif, karena yang ada selama ini masih menyatu dengan gedung eksekutif dengan kapasitas yang relatif terbatas," tuturnya.

Dada meminta, bentuk bangunan tersebut akan disesuaikan dengan rencana kota, yakni tidak melampaui batasan koefisien dasar bangunan (KDB) maksimal 70%, KLB (koefisien Luas Bangunan) maksimal 2,1 dan tidak melewati rencana garis sempadan bangunan.

" fasilitas gedung tersebut dilengkapi sesuai kebutuhan anggota dewan dan masyarakat seperti, Mushola, toilet atau lahan parkir yang memadai,” jelasnya.

Dada juga menyebutkan, persyaratan untuk pembangunan gedung ini sudah sesuai dengan aturan, sehingga diharapkan tidak akan terjadi permasalahan. “Setiap pembangunan biasanya suka ada masalah, tetapi saya harap pembanguan gedung ini, apalagi oleh pemerintah, dan syarat-sayaratnya sudah dipenuhi, jangan sampai timbul permasalahan. Termasuk menyediakan lahan terbuka hijau,” jelas Dada.

Sementara Ketua DPRD Kota Bandung Erwan Setiawan mengatakan, pembangunan Gedung dewan untuk membuat Peraturan Daerah dan menampung aspirasi bukan tempat bisnis. " tak akan ada fasilitas tambahan kecuali untuk perkantoran dan bekerja," tandas Erwan. (Dadi)


7 Kios Terbakar

Tipe Berita = populer



Bandung, (9/10/2011)

-Sedikitnya 7 kios Rt 6 RW 9 Kelurahan Samoja Kecamatan Batu Nunggal Kota Bandung sekitar pukul 20.35 WIB, Minggu (9/10/2011) hangus terbakar.

Menurut Teguh (28), salah seorang pegawai di kios milik Edo yang hangus terbakar, api berasal dari kios fotokopi yang berada sekitar 20 meter atau terhalang 2 kios milik Edo.

"Api cukup besar dan dengan cepat merembet ke kios lain. Selain angin, bangunan kios yang sebagian besar terbuat dari kayu, membuat api semakin membesar dan tidak terkendali"

Ungkapnya kepada RRI di lokasi kejadian, Minggu (9/10/2011).

Teguh juga mengatakan, selain meluluhlantakan kios milik majikannya tersebut, api juga menghanguskan kios beras berserta isinya.

Sedangkan menurut Mimi (46), pemilik kios kelontongan, saat kejadian ia mendengar suara jeritan. Saat keluar dari kios, ia melihat api sudah berkobar di kios fotokopi.

"Waktu kejadian, tiba-tiba di dalam warung panas, pas keluar orang sudah menjerit dan api berkobar di kios fotokopi", ungkapnya.

Sementara itu pihak pemdam kebakaran kota Bandung yang menerima laporan , langsung mengerahkan 6 unit armadanya, untuk memadamkan api, sehingga tidak merembet ke kios lainnya yang belum terbakar.

Ipin, salah seorang petugas kebakaran menuturkan, api diduga berasal dari kios fotokopi, akibat hubungan pendek listrik, dan merembet ke kios lainnya yang berdekatan.

"Api akhirnya dapat dipadamkan sekitar pukul 21.30 WIB, dan langsung kita dinginkan" jelasnya.

Dari peristiwa kebakaran tersebut, belum diketahui persis kerugian yang diderita para korban. Selain itu juga, tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun luka-luka.(Azis Zulkarnaen)

Ratusan Buruh Unjukrasa

Tipe Berita = pendidikan



Bandung, (10/10/2011)

-Ratusan buruh yang tergabung dalam Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) 1992, menggelar unjukrasa di halaman gedung Sate Bandung, Senin (10/10/2011).

Ratusan buruh itu meneriakan yel - yel dan menggelar poster, menolak dan meminta pemerintah untuk mencabut sistem kontrak dan Outsourcing.

Ketua DPP Konsolidasi Nasional Asep Jamaludin mengatakan, pihaknya akan tetap menyeruakan penolakan tersebut secara nasional.

" Selama 732 hari atau sekitar 2 tahun, kita akan terus menyuarakan hal ini ", ungkapnya disela aksi unjukrasa, Senin (10/10/2011).

Asep juga dengan tegas mengancam, akan melakukan mogok nasional, apabila pemerintah dalam jangka waktu 732 hari tidak serius mengupayakan kesejahteraan buruh dan mencabut serta menghapuskan sistem outsourching.

Selain itu juga jelas Asep, SBSI akan terus konsisten memperjuangkan kesejahteraan buruh,di antaranya mengajukan yudisial review UU No 13/2003 serta membentuk Aliasnsi Penolakan Kerja Kontrak dan Outsourcing.

Sementara itu selain menuntut penghapusan outsourcing, para pengunjukrasa juga menuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menyeret pelaku korupsi di tubuh Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans), serta mengecam segala bentuk pemberangusan serikat pekerja atau union busting.

"Adanya sistem kerja kontrak dan outsourching sejak 2003 lalu, membuat buruh menjadi pihak yang sangat dirugikan. Aturan ini membuat para buruh tidak ada bedanya seperti budak bagi pengusaha. Buruh disewa tenaganya dengan kurun waktu tertentu. Sementara hak-hak normatifnya tidak pernah dipenuhi,” ujar Asep.(Azis Zulkarnaen)

Pengembalian Uang Paspor Haji di Cimahi

Tipe Berita = populer



Cimahi,(12/09/2011) – Kantor Kementerian Agama Kota Cimahi akan mengembalikan uang paspor kepada 89 jemaah haji asal kota Cimahi yang berangkat menunaikan ibadah haji pada tahun 2009. Kepala Seksi Urusan Agama Islam dan Penyelenggaraan haji Kantor Kementerian Agama Kota Cimahi H Wawan Kustiawan kepada RRI mengatakan,masing-masing jemaah tersebut akan mendapatkan uang pengembalian sebesar Rp.270 ribu sesuai jumlah yang dikeluarkan mereka saat pengurusan paspor di kantor Imigrasi Kelas I A Bandung. Menurut Wawan,saat pembuatan paspor haji surat penunjukan dari Kementerian Agama belum keluar sehingga mereka menggunakan dana pribadi. Dana tersebut kemudian dikembalikan karena biaya pembuatan paspor sudah termasuk dalam biaya perjalanan ibadah haji yang sudah mereka lunasi. Dana tersebut menurut Wawan sudah dapat diambil di Seksi Urusan Agama Islam dan Penyelenggaraan Haji Kantor Kementerian Agama Cimahi dengan membawa surat tanda bukti berupa paspor atau bukti lainnya. Sementara itu pelunasan ongkos naik haji bagi calon jemaah haji 2011 untuk tahap 2 sudah berakhir. Menurut Wawan dari 550 calon Jemaah Haji asal kota Cimahi yang sudah mendaftar ulang atau melunasi BPIH sebanyak 534 orng,sedang sisanya sebanyak 17 orang merupakan jemaah haji waiting list tahun 2012 yang dapat berangkat di tahun 2011. Apabila jatah tersebut tidak diambil calon jemaah,maka kouta 17 orang tersebut akan hangus dan menjadi kouta nasional.(amel/lj)

Maesatro Sunda Fenomenal Itupun Pergi

Tipe Berita = populer



Bandung, (13/09/2011) - Innalillahi Wainallilahi Roziun. Masyarakat Kota Bandung kembali kehilangan Sang Maestro Sunda Darso di usia 66 tahun, Senin (12/9) di Rumah Sakit Soreang. Menurut salah seorang kerabat almarhum Nara, sekitar pukul 11.00 WIB, dengan Darso mengunjungi rumah sopir pribadinya Wawan yang tak jauh dari rumah anaknya di Jalan Warung Lobak Kampung Cibisoro Desa Gandasoli Kecamatan Katapang Kabupaten Bandung dengan mengendarai mobilnya sendiri. Menjelang sore. Darso sempat berkumpul dengan kerabatnya di rumah Wawan, sebelum tak sadarkan diri karena tak bisa bernafas. Kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Soreang, sebelum menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 15.00 WIB. Almarhum meninggalkan. 6 orang anak dari 2 istri. Atas meninggalnya Sang Maestro Sunda itu, Wali Kota Bandung Dada Rosada mengaku sangat merasa kehilangan, karena Darso termasuk warga Kota Bandung yang berprestasi dan berpotensi. "Almarhum bukan hanya sekedar penyanyi tapi pengarang lagu yang memiliki karakter dan unik bagi para penggemarnya," ujar Dada. Dada juga mengaku sangat dekat dengan Darso dan memiliki kenangan tersendiri, karena telah memberikan lagu-lagu tentang pembangunan Kota Bandung. "Lagu yang diciptakan khusus almarhum untuk Kota Bandung ada empat lagu diantaranya tujuh program prioritas. Lagu-lagu itu enak didengar dan gampang dihapal," kata Dada. Kesan lain yang selalu tersirat ungkap Dada, Almarhum berbuat selalu ikhlas. Hal itu terbukti jika mengarang lagu tanpa memasang tarif begitu juga ketika diundang tak pernah menanyakan honor. "Semoga almarhum diberi tempat yang nyaman dan diterima iman Islamnya, Saya akan menemui keluarganya besok, karena hari ini sedang tak enak badan," tutur Dada. Rencananya Almarhum akan dimakamkan di belakang rumah anak pertamanya, Asep Darso, Selasa (13/9/2011) pagi. (Dadi Mulyadi)

Manfaat Pasir Besi 50 Tahun Kedepan

Tipe Berita = pendidikan



Tasikmalaya,(13/09/2011) – Manfaat positif penambangan Pasir Besi di Kabupaten Tasikmalaya baru akan dirasakan masyarakat secara menyeluruh dalam waktu 50 tahun mendatang. Menurut Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya Ruhimat,manfaat positif penambangan pasir besi saat ini memang sudah dirasakan namun manfaat tersebut baru bisa dinikmati sebagian masyarakat. Dikatakannya,hal itu terjadi sebab saat ini Kabupaten Tasikmalaya belum mempunyai teknologi dan data base yang akurat terkait pasir besi. Apalagi kondisi teknologi yang dibutuhkan sangat mahal dan pengolahan data base yang perlu dikelola secara matang. “Kalau pertanian berarti kan jelas melibatkan masyarakat,kesadaran masyarakat,kalau soal pertambangan soal eksploitasi tentunya itu wilayah pertambangan kalau bicara wilayah pertambangan harus dikuasai oleh Bappeda. Sekarangpun sudah banyak yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat hanya memang belum menyeluruh”. Sementara itu Dia mengatakan manfaat positif dari sumber daya yang baru bisa dirasakan masyarakat saat ini hanyalah dari pertanian,dalam pertanian masyarakat Kabupaten Tasikmalaya terlibat langsung sehingga bisa langsung menikmati manfaatnya. Namun demikian potensi pertambangan akan terus diperbaiki salah satunya dengan pemberlakuan moratorium dimana hal itu dilakukan untuk memperbaiki sistem yang ada sehingga manfaat pasir besi dapat dirasakan. Maka dari itu meskipun anggaran yang dimiliki Kabupaten Tasikmalaya sangat minim namun dengan potensi yang ada Kabupaten Tasikmalaya dapat menjadi Kabupaten yang maju asal pengelolaan potensi diatur sesuai aturan yang ada.(nova/lj)

Kurir Sabu Di Cokok Di Lapas Banceuy

Tipe Berita = kriminal



Bandung, (13/09/2011) - Seorang oknum anggota Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Jawa Barat, AS, ditangkap petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Barat, karena menyelundupkan sabu sabu ke Lapas Narkoba Banceuy Bandung. Tersangka ditangkap beserta barang bukti sabu seberat 22,5 gram senilai Rp 40 Juta pada Sabtu (10/9) lalu. "Awalnya kami mendapat informasi dari warga binaan bahwa akan ada sabu yang masuk kedalam lapas, kemudian petugas lapas berkoordinasi dengan kami," ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Jabar, Kombes Pol Hafriyono kepada wartawan di Mapolda Jabar, Selasa (13/09/2011). Dari informasi tersebut, pihaknya lantas meringkus tersangka AS beserta barang bukti dua paket plastik sabu seberat 21,7 gram dan 0,8 gram. Kepada polisi tersangka mengaku bekerja sebagai anggota Komisi Penaggulangan Aids (KPA) Jawa Barat, dan bertugas sebagai pedamping Napi yang menderita AIDS/HIV di Lapas Banceuy. Menurut Hafriyono, tersangka mengambil barang haram tersebut dari Cipaganti Travel, yang merupakan pesanan salah seorang napi lapas Banceuy. Sebelum menyelundupkan narkoba itu ungkap Hafriyono, tersangka membongkar paket yang berbentuk kado yang berisi sabu, dan membungkusnya serta menyimpan dalam dompet serta lipatan kaos kaki. Namun, sebelum menyerahkan barang titipan tersebut, tersangka ditangkap oleh petugas gabungan, dan ketika digeladah ditemukan sabu tersebut. Lebih lanjut Hafriyono juga mengungkapkan, dari keterangan tersangka, petugas pun kemudian mengembangkan kasus dan melakukan razia. Diperoleh keterangan, sabu tersebut merupakan pesanan salah seorang napi bernama Kresno, yang menghuni lapas Banceuy. "Diduga dari tersangka itu sabu diserahkan kepada Kresno, dan kemungkinan besar akan di edarkan di dalam lapas" jelas Hafriyono. Sementara kepada wartawan, AS mengaku sebelum aktif di KPA dirinya pernah bekerja di Impact (Integrated Management Prevention And Care & Treatment of HIV/AIDS) selama empat tahun. Kemudian, dirinya pindak ke KPA terhitung sejak Juli lalu. "Saya baru pertama kali jadi kurir," katanya. Menurut AS, dirinya terpaksa jadi kurir karena terdesak kebutuhan ekonomi. Pasalnya, upah sebagai aktifis tidak mencukupi kebutuhan istri dan dua orang anaknya. "Saya butuh buat bayar kontrakan. Apalagi saya punya dua orang anak, umur empat bulan dan yang duduk dikelas dua SD," ungkapnya. Selain sabu, Dir Narkoba Polda Jabar juga berhasil menyita ganja seberat 15 Kg. Barang haram itu disita dari 17 tersangka menjelang dan sesudah Operasi Ketupat Lodaya 2011.(az)

UMK Subang Masih Rendah

Tipe Berita = pendidikan



Subang,(10/10/2011) -

Upah Minimum Kabupaten UMK di Kabupaten Subang masih rendah,karena beberapa faktor yang menjadi pertimbangan Dewan Pengupahan Kabupaten.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Subang Ade Rusmana.

Menurut Ade,penyebab utama rendahnya UMK tersebut diakibatkan masih rendahnya kemampuan Perusahaan jika kebutuhan para pekerja dan produktifitas. Oleh karenanya,membuat UMK di Kabupaten Subang masih dibawah Kabupaten Bekasi,Karawang dan Kabupaten Purwakarta.

"Kenapa di Subang dibanding dengan yang lain itu rendah,yang pertama memang untuk ukuran dengan penentuan upah minimum itu yang menjadi patokan adalah indikasi kebutuhan hidup layak. Kebutuhan itu di Subang dibanding Purwakarta,dibanding Karawang,Bekasi itu dibawah. Kemudian disamping itu,selain dari pada yang memang harus dilihat juga untuk upah minimum itu kemampuan Perusahaan juga kebutuhan pekerja juga produktifitas."

Selain itu kebutuhan hidup layak KHL pun menjadi salah satu pertimbangan bahwa UMK di Kabupaten Subang tidak bisa melebihi UMK di Kabupaten/Kota lainnya di Jawa Barat.

Ade mengatakan,untu UMK Subang pada 2011 masih berkutat pada angka Rp. 791 ribu 200 untuk yang bergerak dalam bidang garmen dan Rp.1 Juta 023 ribu bagi perusahaan non marginal atau perusahaan jenis usaha.

Dengan UMK sebesar itu dinilainya masih cukup memadai untuk memenuhi kebutuhan hidup layak para pekerja. (ruslan/lj)

Pengrajin Keramik Plered Untuk Lokal

Tipe Berita = pendidikan



Purwakarta,(10/10/2011) -

Untuk tetap bisa bertahan dan bersaing,para pengrajin keramik di Kecamatan Plered Kabupaten Purwakarta dirahkan memproduksi keramik hias untuk konsumsi lokal saja.

Hal tersebut dilakukan mengingat permintaan keramik untuk pasar lokal cukup tinggi,dibandingkan dengan pasar ekspor.

Demikian dikatakan Kasubag TU UPTD Keramik Purwakarta Bambang Wahyu.

Menurutnya,karena kebutuhan ekonomi para pengrajin kebanyakan untuk kehidupan sehari-hari mengandalkan penjualan dari hasil produksi keramik,maka bila pengrajin memproduksi keramik hias untuk pasar lokal akan lebih cepat laku dan memperoleh uang,dibandingkan dengan membuat keramik untuk dijualke manca negara yang memerlukan waktu lebih lama.

Selain itu juga jumlah penduduk yang ada turut mendukung permintaan keramik Plered.

Untuk itu UPTD Keramik menyarankan kepada pengrajin Keramik Plered yang ada 70% memproduksi keramik untuk pasar lokal dan sisanya untuk manca negara.

" Yang paling pertama untuk pengrajin keramik ini paling utama lokal,karena kita lihat dari jumlah penduduk, kalau ekspor jangka waktunyalama,pesanannya juga kalau kita mengejar ekspor sedangkan pengrajin itu kebanyakan barang hari ini harus bisa makan,itu seharusnya lokal. Jadi saran saya pengrajin silahkan untuk lokal 70%,kalau ekspor 30% nya."

Dingkapkan Bambang Wahyu,agar para pengrajin keramik tetap eksis dan tidak gulung tikar,hasil produksi keramiknya tetap disenangi oleh masyarakat maka perlu ada inovasi dari para pengrajin sehingga desain keramik Plered setiap saat bisa menghasilkan motif-motif terbaru.

Sementara itu untuk mengembalikan kejayaan keramik Plered,selain inovasi dari para pengrajin juga didukung semua pihak baik dari Pemkab Purwakarta maupundari pihak lainnya melalui pelatihan dan pembinaan yang diberikan kepada pengrajin keramik oleh Tim dari Institut Teknologi Bandung ITB,Universitas Indonesia UI dan Balai Besar Keramik Bandung.

Bambang menegaskan,untuk menghasilkan keramik berkualitas perlu memperhatikan beberapa faktor diantaranya unsur warna,pemilihan bahan berkualitas,serta pembakaran maksimal.

Berbeda dengan keramik kasongan,khusus untuk keramik Plered,pembakaran mencapai 950 hingga 1000 derajat Celcius.(esa/lj)

Bhagasasi Boyong Piala Gubernur

Tipe Berita = olahraga



Bandung, (10/10/2011)

Keberhasilan Klub sepatu Roda Bhagasasi Speed Club (BSC) Kota Bekasi tampil sebagai juara umum pada Kejuaraan Sepatu Roda B-Blade's Open Piala Gubernur Jabar di Trek Sepatu Roda, dengan mengumpulkan 20 medali, terdiri dari 13 medali emas, 3 perak, dan 4 perunggu.

Hari pertama kejuaraan yang berlangsung di Trek Sepatu Roda Saparua Kota Bandung, selama dua hari, 8 dan 9 Oktober 2011 itu, BSC memimpin dalam raihan medali dengan 7 emas, 2 perak, dan 1 perunggu. Sedangkan 6 tambahan medali emas di hari kedua di antaranya didulang dari nomor 1.000 m sprint D speed putra, melalui Syah Arya Fikri.

Sedangkan Jurnalis Nur Hakim berhasil menyumbang dua medali emas di nomor 1.000 m sprint A speed dan 500 m sprint A speed putra. Medali emas lainnya disumbangkan Elvio Augurius Laksono yang turun di nomor 1.000 m sprint C speed putra, serta Tasya Faradilla Ali nomor 5.000 m eliminasi C speed putri dan Nafi'an Pradipta di nomor 5.000 m eliminiasi D speed putra.

Sementara posisi dua, ditempati klub tuan rumah B-Blade's asal Kota Bandung, memperoleh 11 medali emas, 3 perak, dan 4 perunggu. Disusul tempat ketiga, Klub Star Kota Bekasi, atas 9 medali emas, 16 perak, dan 14 perunggu.

Menurut Ketua BCS Kota Bekasi Iyan Rasyad, perkembangan sepatu roda di Jabar, khususnya Kota Bekasi terus mengalami peningkatan. Iyan yang juga Wakil Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Perkumpulan Olahraga Sepatu Roda (Porserosi) Kota Bekasi itu bertekad, akan terus memajukan olahraga sepatu roda di daerahnya, menyusul pesatnya perkembangan sepatu roda di Jabar saat ini.

"Speed memang menjadi unggulan kami. Ada 12 atlet yang mendapat medali emas di nomor speed, satu emas di nomor standar,"ujar Iyan.

Iyan mengakui, klub yang dipimpinnya berhasil mempertahankan gelar juara umum yang pernah diraih pada Festival Saparua beberapa waktu lalu.

Menurutnya, hasil dari dua kali kejuaraan akan dijadikan modal pada pelaksanaan Porda 2014 mendatang. "Ini menjadi modal bagi Kota Bekasi di Porda 2014 mendatang. Selain itu juga melalui ajang ini sekaligus mencari atlet muda potensial untuk diikutkan pada kejuaraan daerah maupun nasional," tandas Iyan. (Dadi Mulyadi)


Kemarau Panjang Dapat Sebabkan Penyakit

Tipe Berita = populer



Garut,(21/09/2011) - Berdasarkan laporan masyarakat dan Puskesmas yang tersebar di Kabupaten Garut,hingga saat ini belum mengindikasikan adanya peningkatan kasus penyakit yang disebabkan oleh factor lingkungan terkait musim kemarau yang berdampak terhadap kekeringan saat ini. Namun demikian menurut Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Garut Dede Rohmansyah,pihaknya terus mengembangkan system survey penyakit terpadu dalam menelusuri penyakit yang disebabkan oleh kemarau panjang yang biasanya berpotensi penyakit berbasis pengaruh lingkungan. Dede Romansyah juga mengemukakan,hingga saat ini peningkatan kasus yang disebabkan oleh factor lingkungan seperti diare,ispa,penyakit kulit dan penyakit sejenisnya belum menandakan adanya peningkatan yang signifikan,meskipoun diakui Dede ada beberapa penyakit diare ringan yang berdasarkan hasil laporan dari masyarakat setempat. Ditegaskan Dede bahwa jika ada perkembangan kasus penyakit berbasis lingkungan seperti diare,ispa ataupun penyakit kulit,namun hal itu sudah diantisipasi oleh Puskesmas di wilayah masing-masing sesuai fungsi dan kewenangannya. Di musim kemarau ini diakui Dede memang bisa muncul penyakit diare ringan namun tidak mewabah,sehingga pihaknya terus mengembangkan system kewaspadaan dini di lingkungan masyarakat Kabupaten Garut.(irwan/lj)

Darso Dewa Calung

Tipe Berita = populer



Ribuan pelayat turut mengantar pemakaman jenazah legenda penyanyi pop Sunda, Darso (66), ke pemakaman di Kampung Mulyasari, Desa Gandasari, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, Selasa (13/09/2011). Tidak hanya keluarga dan kerabat dekat, namun kesedihan juga dirasakan sejumlah insan seni di Bandung dan sekitarnya, setelah kepergian maestro calung yang berjuluk "The Phenemenon" tersebut. Pantauan RRi di lokasi pemakaman, ribuan pelayat yang menyemut itu, sudah menunggu sejak pukul 06.00 wib. Ketika usungan jenasah Darso tiba, para pelayat pun berdiri dan gema takbir pun berkumandang. Menurut salah seorang sahabat Darso yang juga seniman dan komidian Ki Daus, banyak hal yang patut di contoh dari sosok Darso. Salah satunya adalah sosoknya yang bisa bergaul dengan semua kalangan. "Hidupnya, pribadinya itu sangat fer, dengan siapapun orang dari segala kalangan"ungkapnya kepada RRI, Selasa (13/09/2011), di lokasi pemakaman. Lebih lanjut diungkapkan Ki Daus, karena gaya dan suaranya yang banyak ditiru saat ini maka Ki Daus pun menjuluki Darso sebagai Dewa Calung. Meninggalnya penyanyi bernama lengkap Hendarso memang cukup mengejutkan. Apalagi, almarhum sebelumnya tidak memiliki catatan penyakit yang kronis. Sebelum menghembuskan napas terakhirnya, Darso menjalani aktivitas seperti biasa. Namun, setelah mengalami sesak napas dan terjatuh, nyawa Darso tak tertolong saat perjalanan menuju RSUD Soreang. Darso bukan nama asing lagi bagi penggemar lagu-lagu sudah. Tidak heran, saat pemakamannya, banyak penggemarnya yang meneteskan air mata. Pihak keluarga almarhum sempat menyediakan dua tenda besar untuk menampung para pelayat. Kira-kira pukul 10.00 WIB jenazah Darso akhirnya dikebumikan.(Didi/az)

Ribuan KK di Cimahi Utara Butuh Air

Tipe Berita = populer



Cimahi,14/09/2011) – Akibat kemarau yang berkepanjangan ribuan Kepala Keluarga di Kelurahan CibabatKecamatan Cimahi Utara Kota Cimahi membutuhkan suplai air bersih. Bantuan air bersih yang selama ini disuplai oleh Pemkot Cimahi dinilai belum memadai. Chotijah(75th) warga Kampung Cibabat Sentral RT 04/RW 05 Kelurahan Cibabat mengatakan,sejak 2 bulan terakhir sumur pompa milik warga mengalami kekeringan sehingga mereka terpaksa antri di sumur artesis yang berlokasi di RT 2 yang dibangun Pemkot Cimahi pada 2009,namun air yang keluar sangat kecil dan tidak mencukupi kebutuhan warga di RW 05. “ Mohon ke bapak setempat yang bertanggung jawab,mohon dikasih air untuk masyarakat disini yang kekurangan karena masyarakatnya ya banyak,penduduknya banyak airnya kurang,mohon minta pertolongan kepada bapak yang punya wewenang menolong masyarakat yang kekurangan air”. Menurut Khotijah selama ini memang pemerintah kota Cimahi secara rutin mengirim bantuan air bersih tetapi tidak bisa memenuhi kebetuhan warga. Sementara Ketua RT 02/RW 05 Ridwan(37th) mengatakan sumur artesis yang ada di wilayahnya saat ini hanya mampu mememenuhi kebutuhan sekitar 600 KK di RW 05,itupun mereka harus antri dari pukul 03.00 dini hari hingga pukul 12.00 siang serta pukul 15.00 hingga 22.00. Oleh karenanya Ia berharap Pemkot Cimahi menambah satu unit sumur artesis guna memenuhi kebutuhan warga. Kepala Bidang Air Bersih dan Limbah Domestik Dinas Penyehatan Lingkungan dan Kebersihan Kota Cimahi Zani Ahmad Nurjani ketika dikonfirmasi wartawan menjelaskan,Pemkot Cimahi dalam tahun anggaran ini hanya memiliki anggaran untuk membangun 5 sumur artesis itupun harus dioptimalkan karena keterbatasan anggaran. Menurut Zani pihaknya dalam 2010 menerima proposal permintaan pembangunan sumur artesis dari 24 RW di Kelurahan Cibabat,namun yang bisa direalisasikan hanya satu unit yakni di RW 08 Kelurahan Cibabat. Zani menyebutkan pengurangan debit air di kota Cimahi saat ini hampir merata,akibat adanya penggundulan vegetasi didaerah hulu serta peralihan fungsi lahan pertanian menjadi lahan perumahan.(amel/lj)

Warga Kalapa Genep Tasikmalaya Nganggur

Tipe Berita = pendidikan



Tasikmalaya,(14/09/2011) – 200 lebih warga desa Klapa Genep Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya menganggur akibat pemberlakuan moratorium yang tidak jelas waktu pemberlakuannya. Hal itu terjadi sebab masyarakat yang semula bekerja di tambang pasir besi tidak dapat melakukan aktifitas kerja termasuk menggarap lahan pertanian mereka akibat musim kemarau panjang dan gagal panen. Menurut Kepala desa setempat Munir Rahiwa dengan pemberlakuan moratorium yang tidak jelas batas waktunya tidak hanya membuat warganya menjadi penganggur,namun kesejahteraan aparat desa serta pembangunan kepentingan desa juga menjadi terhambat. Dikatakannya desa yang hanya memperoleh pendapatan dari swadaya desa sangat terbantu dengan kontribusi yang diberikan pengusaha pasir besi. Namun dengan moratorium rencana pembangunan jalan desa serta infrastruktur lainnya menjadi terhenti. Sementara itu Ia juga mengatakan pemberlakuan moratorium perlu dilakukan untuk penertiban para pengusaha pasir besi,namun sebaiknya pemerintah juga memikirkan masyarakat yang bergantung kepada penambangan tersebut. Pihaknya berharap batas waktu pemberlakuan moratorium dapat segera ditentukan sehingga masyarakat di sekitar wilayah pertambangan tidak menganggur,selain itu juga kesejahteraan aparat desa serta pembangunan desa dapat berjalan dengan cepat.(nova/lj)

Panitia LPI Siapkan 4 Tiket Ke Madrid

Tipe Berita = olahraga



Bandung, (13/09/2011) - Melalui penilain cukup ketat empat pemain terbaik Liga Pendidikan Indonesia (LPI) 2011 untuk tingkat SMP mendapat kesempatan menimba ilmu sepakbola di Madrid, Spanyol. "Empat orang terbaik akan kami berangkatkan, melalui seleksi cukup ketat," ujar Yeyen Tumena, pada konferensi pers LPI, di Sekretariat Pengda PSSI Jabar, Jl. Lodaya, Selasa (13/09). Menurut Yeyen, sebelumnya mereka akan menjalani Lipiocamp atau semacam pemusatan latihan, di Sekolah Ragunan, Jakarta. Ke-4 Siswa SMP yang akan diberangkatkan ke Spanyol bukan hanya siswa dari sekolah yang sempat mengikuti LPI dan lolos ke babak utama, tapi juga siswa yang sekolahnya hanya sampai di babak penyisihan pun punya kesempatan sama. Tim dari LPI sudah melakukan penilaian terhadap para pemain. Hasilnya. Selanjutnya akan mengumpulkan sekitar 132 orang untuk menjalani Lipiocamp di Sekolah Ragunan, Jakarta. Yeyen menjamin, proses penilaian terhadap para pemain akan berjalan fair. Untuk menjaringnya kami juga sudah menugaskan talent scouter atau pencari bakat. (Dadi Mulyadi)

Kasus SMAK Dago Terkesan Dipetieskan

Tipe Berita = kriminal



Bandung, (14/09/2011) - Anggota Komisi A DPRD Kota Bandung Lia Noer Hambali, mengatakan kasus SMAK Dago yang sempat menjadi perhatian publik harus dituntaskan, dan berharap Polrestabes Bandung tidak memandang sepele kasus tersebut. Sehubungan hal itu DPRD Kota Bandung meminta polisi terbuka ke publik dalam menangani penyidikan insiden rusuh SMAK Dago yang ditangani Polrestabes Bandung. "Hasil penyidikan harus diketahui kepada publik, karena hampir dua bulan kasusnya tak terdengar lagi, meski empat orang sudah ditetapkan tersangka tapi seperti tidak ditindaklanjuti," tandas Lia di gedung DPRD Kota Bandung, Jalan Aceh, Rabu (14/09). Untuk mengetahui tindaklanjut kasus SMAK Dago, Lia Noerhambali akan mengusulkan ke Ketua Komisi A untuk menjadwalkan memanggil Kapolrestabes Bandung. "Jika tidak dituntaskan, yang artiannya perkara tidak sampai ke tingkat pengadilan akan menjadi preseden buruk bagi aparat kepolisian,"terang Lia. Lia mengatakan pihaknya akan terus memantau perkembangan insiden SMAK Dago melalui pemberitaan di media massa. "Apabila Kapolrestabes tak ada waktu ke Gedung dewan, maka anggota Komisi A yang akan mendatangi Polrestabes. "Kedatangan kami hanya sekedar bertanya kelanjutan kasus SMAK Dago," tegasnya. (Dadi Mulyadi)

Dinkes Tasikmalaya Antisipasi Flu Burung

Tipe Berita = populer



Tasikmalaya,(14/09/2011) – Meskipun belum ada laporan penularan flu burung ke manusia setelah ditemukannya kematian ratusan unggas di kampung Cikatulampah Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya,Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya tetap melakukan antisipasi agar virus tersebut bermutasi ke manusia. Menurut Kepala Bidang Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit P2P Dinas Kesehatan Tasikmalaya Dadan Hamdani pihaknya sudah menginstruksikan kepada Puskesmas di wilayah tersebut jika menemukan warga yanng terserang demam tinggi dan influenza serta batuk pilek dengan riwayat kontak dengan unggas agar ditanggulangi dengan perlakuan penanganan antisipasi flu burung,termasuk bagi warga,pihaknya juga menghimbau agar lebih aktif jika mengalami kasus dengan gejala tersebut untuk memeriksakan ke Puskesmas. Selain itu juga pihaknya akan terus melakukan pemantauan termasuk melakukan penyuluhan kepada masyarakat di wilayah tersebut. “ Bila menemukan masyarakat yang mengalami gejala flu influenza batuk pilek sudah menyentuh ayam,nah itu harus segera berobat ke Puskesmas dan selanjutnya untuk makanan kita tahu bahwa kalau untuk pil flu burung itu masih diatas suhu 65 derajat. Apabila telah ayam atau kontak dengan ayam ya tidak lupa untuk segera cuci tangan”. Sementara itu Dia juga mengatakan,pada waras bukan merupakan daerah zona merah kasus flu burung,namun demikian pihaknya tetap melakukan langkah antisispasi agar tidak terjadi mutasike manusia,sedangkan terkait dengan persediaan obat yang ada Ia mengatakan obat sudah tersedia termasuk di Puskesmas setempat sehingga pihaknya tidak perlu melakukan pencegahan sebelum ada temuan kasus dengan ciri flu burung.(nova/lj)

Disdukcapil Perlu 9 M Untuk Proyek e-KTP

Tipe Berita = populer



Bandung, (14/09/2011) - Dana sebesar Rp. 9 miliar yang dianggarkan untuk proyek Elektronik Kartu Tanda Penduduk (E-KTP) tersebut telah dialokasikan pada APBD 2012. "Dari jumlah Rp 9 miliar hanya dialokasikan Rp 2,2 miliar sehinggga kekurangan Rp 6,8 miliar," ujar Kepala Disdukcapil Kota Bandung Ema Sumarna saat rapat dengan Komisi A DPRD Kota Bandung, Rabu (14/09). Ema Sumarna mengaku, tidak terpenuhinya kebutuhan dikhawatirkan proyek E-KTP tidak akan maksimal khususnya untuk sosialisasi. Selain perangkat E-KTP yang harus dipenuhi, juga tidak kalah pentingnya tenaga IT. " Saat ini baru ada 44 orang, sedangkan kebutuhan tenaga operator komputer sebanyak 120 untuk mengcover 30 kecamatan," terang Ema. Ema menjelaskan, kekurangan personil 76 orang sudah diusulkan ke Badan Kepegawaian Daerah tapi belum dipenuhi. Untuk penerbitan e-KTP, sepenuhnya melalui anggaran Kementrian Dalam Negeri. Anggaran tersebut meliputi pengadaan blangko e-KTP, penyediaan jasa jaringan koneksi, stimulan alat sidik jari, dan stimulan alat deteksi retina mata (iris scanner). Menanggapi hal itu, Ketua Komisi A Haru Suandharu mengimbau, agar Disdukcapil kembali mengirimkan surat ke Walikota dan Dewan, terkait kekurangan dana. Sehingga proyek E-KTP berjalan sesuai yang diharapkan. "APBD belum ditetapkan dan baru akan dibahas dewan. Untuk yang mengajukan masih ada kesempatan, jika diperlukan untuk menambahnya," tandas Haru. (Dadi Mulyadi)

BEM Jabar Minta Banggar DPR Dibubarkan

Tipe Berita = politik



Bandung,(20/09/2011) - Badan Eksekutif Mahasiswa BEM se Jawa Barat meminta agar Badan Anggaran DPR dibubarkan. Menurut Eki, Perwakilan BEM se Tasikmalaya merasa prihatin terhadap situasi bangsa di negeri ini terlebih ketika ada kecurigaan sebuah konspirasi besar yang dibangun di tingkatan elit Pemerintah pusat maupun di daerah. Kepada RRI usai melakukan aksi unjuk rasa mendesak Bubarkan Badan Anggaran dan Tangkap Mafia Anggaran di Halaman Gedung Sate Bandung,Eki menyatakan bahwa mahasiswa di Jawa Barat tidak akan terlepas untuk memantau dinamika social maupun politik yang terjadi saat ini. Dua tuntutan besar yang disuarakan para mahasiswa se Jawa Barat ini tegas Eki,yakni ketika dibentuknya Badan Anggaran seolah-olah Badan Anggaran menjadi ruang kompromi para elit penguasa dari keseluruhan partai yang punya kepentingan sehingga menjadi sebuah ruang untuk pembagian atau ruang korpsi baru bagi para elit penguasa. “Dan saat ini kita semua sudah melihat bahwa di tingkatan Kementerian baik itu Kementerian Pemuda dan Olah Raga,dan sekarang Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi dengan anggaran pembangunan infrastruktur yang seolah-olah dikorupsi atau bahkan ada dugaan suap,terus ada kecurigaan di Kementerian di Kementerian Dalam Negeri,ini menjadi sebuah contoh nyata bagi kami sehingga menggerakkan kami untuk menuntut kepada Pemerintah Pusat”. Di kesempatan yang sama Heri Kurniawan Dewan Mahasiswa Universitas Islam Nusantara Uninus Bandung, menilai,masalah anggaran yang dikelola oleh DPR,menjadi persoalan mengapa Pemerintah selalu menantang kepenasaran para mahasiswa yang kritis. “Ini menjadi persoalan kenapa SBY begitu sulitnya untuk memberantas korupsi,sekarang sudah ada wacana baru,wahana baru untuk menantang kembali kepada masyarakat dan mahasiswa,bukannya kami tidak berani,bukannya kami takut tapi kalau seperti ini bangsa ini tidak akan berkembang atau sejahtera,justru yang kaya semakin meningkat dan yang miskin semakin tak berdaya”. Heri Kurniawan juga menilai ada indikasi bahwa kebijakan yang dilontarkan DPR maupun elit politik menjadi tanda Tanya besar bagi masyakat,dan tidak ada kebersihan Kebijakan, padahal mereka sudah diberi opsi masing-masing ketika ada proyek maupun ketika ada anggaran. Aksi Forum BEM se Jabar yang diikuti ratusan mahasiswa tersebut dimulai dari halaman Gedung Sate dilanjutkan menyampaikan aspirasi secara langsung melalui RRI Bandung di jalan Diponegoro.(lj)

Kekeruhan Air PDAM Akibat Fenomena Alam

Tipe Berita = populer



Bandung, (10/10/2011)

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung kembali menerima keluhan dari konsumen, akibat air yang dialirkan ke konsumen keruh dan agak kehijauan.

Menurut Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirtawening kota Bandung, Pian Sopian, kekeruhan terjadi untuk kedua kalinya dan diakibatkan kemarau panjang, yang sekaligus mengurangi debit air. "Selain itu adanya pengendapan tanah, serta banyaknya ganggang yang membuat air menjadi hijau,"terang Pian di kantor PDAM jalan Badaksinga, Senin (10/10).

Pian mengatakan, air baku yang biasa diolah di Pengolahan Badaksinga yang berasal dari Sungai Cisangkuy, menurun drastis akibat kemarau.

Untuk air keruh yang disebabkan kerusakan unit pipa, pihaknya sudah memperbaikinya dan saat ini kembali normal. "Namun untuk kekeruhan yang ditimbulkan akibat adanya penyumbatan karena ganggang, kami saat ini masih sedang menanganinya dengan cara membersihkan ulang filternya," ujar Pian.

Menurutnya, kejadian yang dialami saat ini dinilai langka, karena sebelumnya tidak pernah terjadi. "Kami sarankan, kalau saat ini masyarakat merasakan dampak dari air PDAM yang keruh, agar tidak mengkonsumsinya untuk air minum,"tandas Pian.

Pian menerangkan, wilayah-wilayah seperti Turangga, dan sebagian Bandung Timur, jika masih terjadi kekeruhan, diharapkan dalam waktu 3 hari kedepan, air yang keruh tersebut bisa jernih kembali. "Kami himbau kepada masyarakat untuk mencatat kejadian kekeruhan, dan segera melaporkannya, agar kami mengetahui waktu terjadinya kekeruhan,"ujarnya. (Dadi Mulyadi)


Masa Depan Persib Di Mata Ajat Sudrajat

Tipe Berita = olahraga



Bandung, (14/09/2011) - Menjelang perhelatan Liga Super Indonesia (LSI) 2011-2012, Tim Maung Bandung perlu meningkatkan komunikasi antar pemain. Hal itu mempunyai peran sangat penting, agar terbentuk tim yang lebih solid. Hal tersebut diungkapkan mantan pemain Persib era 80-an, Adjat Sudrajat saat ditemui di Sekretariat Pengda PSSI Jabar, Jalan Lodaya, Bandung, Selasa (13/09). Menurutnya, komunikasi baik antar pemain maupun pelatih termasuk asisten pelatih dapat berjalan beriringan, sehingga bisa terjalin keharomisan di dalam tim. "Salah satu contohnya Asisten Pelatih (dalam hal ini Robby Darwis) seharusnya mampu berbicara, karena merupakan kepanjangan tangan dari pelatih kepala. Jika pelatih absen, otomatis asisten pelatih yang harus bisa menjalankan program pelatih," jelasnya Ajat mengatakan, selain komunikasi yang harus diperbaiki Persib dalam menghadapi musim depan yakni pertahanan pemain belakang. Pasalnya daerah pertahanan tersebut, belum mampu menahan serangan lawan, yang akhirnya gawang Persib sering kebobolan. Melihat materi tim Persib, Ajat menilai, pilihan pelatih maupun pemain yang direkrut oleh manajemen cukup bagus. "Perekrutan pemain timnas, ditambah pemain lama, dan pemain muda. Persib pasti akan lebih solid," terang Ajat. Menanggapi sejumlah pemain muda yang dilepas Persib, Adjat mengaku sangat menyayangkannya, mengingat para pemain muda tersebut Merupakan pemain hasil binaan Persib seperti Dias, Yudi, dan Munady. "Sebenarnya tidak perlu dicoret, karena mereka merupakan pemain masa depan Persib,"tegas Ajat. Ajat menambahkan, Pelatih harus memberikan kesempatan yang lebih banyak kepada pemain muda ini untuk tampil, karena kalau pemain itu skillnya berkembang pesat, yang untung pastinya Persib juga. " Program awal sekarang, ya bentuk pemain muda untuk menambah jam terbang bertanding. Dan perlu diingatkan jangan bicara dulu target," tandasnya. (Dadi Mulyadi)

Bupati Garut Diminta Untuk Mundur

Tipe Berita = politik



Garut, (15/09/2011) -Massa dari Pemberontakan Rakyat Garut untuk Keadilan (PRGK) mendatangi gedung DPRD kab. Garut dan meminta jajaran dewan menurunkan Bupati Garut Aceng HM Fikri. Pasalnya, Aceng dianggap sebagai biang kerok permasalahan di Pemkab Garut hingga menyulut pengunduran diri Rd Diky Chandra dari jabatan sebagai Wakil Bupati Garut. Aspirasi itu disampaikan massa di hadapan gedung DPRD Kab. Garut Jln. Patriot Kab. Garut, Kamis (15/09/2011). Massa yang dihadang masuk ke gedung dewan memaksa anggota DPRD Kab. Garut menerima mereka di luar pagar. Para pengunjukrasa juga mempertanyakan alasan Wabup Garut Diky Chandra meminta mundur dari jabatannya. "Tentu ada permasalahan besar hingga memancing Diky mundur dari jabatannya. Makanya, dewan harus mengungkap permasalahannya," ungkap salah seorang pengunjukrasa. Belum usai aksi yang dilakukan massa dari PRGK, massa Himpunan Mahasiswa Islam HMI cabang Garut pun, menggelar unjukrasa di depan gedung dewan. Dalam tuntutannya, mahasiswa HMI cabang Garut itu meminta agar pihak DPRD kab. Garut mengevaluasi kinerja pemkab Garut. Karena pengunduran diri wakil bupati Garut, diduga terkait dengan kisruh di dalam pemerintahan pemkab Garut. Sementara itu juga, massa dari Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Garut (APMG), juga melakukan unjukrasa. Mereka menyatakan dukungan atas sikap DPRD Kab. Garut yang menyetujui permohonan pengunduran diri Wabup Garut Diky Chandra. "Kami menuntut Gubernur Jawa Barat segera menyetujui permohonan Diky mundur dari jabatan Wabup Garut, serta Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) agar mengeluarkan surat keputusan atas permohonan Diky," kata koordinator aksi, Immawan Rijal Nur Rahman. Sementara itu juga, akibat unjukrasa yang digelar beberapa elemen masyarakat dan mahasiswa itu, jalan disekitar degung DPRD kab. Garut mengalami kemacetan. Sedangkan pihak Polres Garut, menurunkan pasukannya, untuk mengawal unjukrasa yang kian memanas.(Irwan/az)

35 Keluarga Tak Mampu Mendapat Santunan

Tipe Berita = populer



Ngamprah, (15/09/2011) -Sebanyak 35 keluarga penghuni rumah tak layak huni (RTLH) di Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat mendapatkan bantuan dari Kementerian Sosial RI masing-masing Rp 10 juta. Pemberian bantuan diserahkan secara simbolis oleh Menteri Sosial (Mensos) RI, Salim Segaf Al Jufri di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesos, Lembang kab. Bandung Barat. "Bantuan ini hanya bersifat stimulan karena tidak mungkin cukup. Kami harap ada partisipasi juga dari masyarakat yang mampu untuk membantu keluarga yang tidak mampu," ujar Salim. Bantuan yang sama juga diberikan bagi 20 keluarga penghuni RTLH di Kabupaten Kuningan, Ciamis dan Garut masing-masing Rp 10 juta. Selain itu, juga diberikan bantuan untuk beberapa yayasan dan panti asuhan anak yatim di Kabupaten Garut. Sementara itu dalam sambutan gubernur Jawa Barat Ahmad heryawan yang dibacakan Kepala Dinas Sosial Jawa Barat Tati Iriani mengungkapkan, sebanyak 6,7 juta penduduk Jawa Barat saat ini merupakan penyandang kerawanan sosial, 4,46 juta di antaranya berada di bawah garis kemiskinan. Sejumlah penduduk itu tersebar di 26 kota/kabupaten di seluruh Jawa Barat. Data itu menunjukkan bahwa 10,5 persen dari 43 juta penduduk Jawa Barat merupakan warga miskin. "Meskipun jumlahnya berkurang dari tahun lalu, tetapi jumlah ini masih banyak. Jadi, kami harap bantuan dari pemerintah pusat lebih ditingkatkan," ujarnya. Bantuan itu, kata dia, bertujuan untuk mengurangi kesenjangan sosial di antara masyarakat. (Amelia/ az)

Dishub di Jabar Krisis SDM

Tipe Berita = populer



Bandung,(20/09/2011) – Karyawan Dinas Perhubungan Jawa Barat Senin(19/09) memperingati Hari Perhubungan Nasional 2011 dalam suatu upacara dengan Pembina Upacara Kepala Dinas Perhubungan Jawa barat Dicky Saromi. Pada kesempatan itu dibacakan sambutan Menteri Perhubungan Fredy Numberi,yang meminta aparatur untuk mengutamakan keselamatan para pemakai jasa angkutan umum. Usai upacara dilanjutkan dengan halal bi halal Idul Fitri yang dihadiri stake holder dan para pensiunan serta mantan Kepala Dinas Perhubungan Jawa barat. Ketika menyampaikan sambutannya Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dicky Saromi mengungkapkan krisis SDM di lingkunan Dinas Perhubungan Propinsi maupun Kabupaten/Kota di Jawa Barat. Ia juga sempat curhat mengenai banyaknya kritikan dansediikit pujian terhadap apa yang sudah dilakukan oleh Dinas Perhubungan. “Dinas Perhubungan itu kecil sekali dengan pujian,jarang sekali kita mendapatkan pujian,tetapi kalaulah kita ada pekerjaan yang lali oleh kita,atau yang tidak kita lakukan bahkan lebih dari pada itu yang kita dapatkan yaitu kritik bahkan caci maki yang kita dapatkan dibandingkan apa yang telah kita lakukan. Saya malah merasa kayaknya kiita sudah berbuat keras luar biasa kerjanya tetapi kalaulah ada sedikit yang tidak baik ,kita mendapatkan sesuatu yang tidak baik juga,ya itulah resiko yang kita hadapi”. Menurut Dicky Saromi,Dinas Perhubungan baik Kabupaten/Kota maupun Propinsi,saat ini sedang dihadapkan pada krisis SDM baik secara kuantitas maupun kualitas. Padahal rintang kendali dan tantangan yang akan dihadapi jauh lebih besar. Rata-rata setiap tahun 20 orang karyawan Dinas Perhubungan Jawa barat memasuki masa pensiun,sementara karyawan yang masuk ke Dinas ini tidak lebih dari satu sampai 2 orang bahkan tidak ada sama sekali. Ia mengatakan bela kondisi ini dibiarkan tugas pokok dan fungsi Dinas Perhubungan tidak akan didukung oleh SDM yang berkualitas dan memiliki keahlian.(ida/lj)

Mensos Serahkan Bantuan Rehabilitasi

Tipe Berita = populer



Bandung Barat,(16/09/2011) – Sebanyak 35 unit rumah tidak layak huni yang tersebar di Kabupaten Bandung Barat kamis siang(15/09) mendapat bantuan dana rehabilitasi rumah tidak layak huni dari Kantor Kementerian Sosial masing-masing sebesar Rp.10 jt. Bantuan tersebut diserahkan oleh Menteri Sosial Salim Zegaf Al Jufri dalam kunjungannya di Balai Besar Pendidikan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial Bandung di Maribaya Lembang.Selain untuk Kabupaten Bandung Barat,pada kesempatan yang sama Menteri Sosial juga menyerahkan bagi rumah tidak layak huni di Kabupaten Kuningan,Ciamis,dan Tasikmalaya. Menteri juga menyerahkan bantuan sembako dan makanan anak yatim untuk Yayasan Darul Hikam Al Bayyinah di Kabupaten Garut dan bantuan kelompok usaha bersama untuk Yayasan Al Mussadat Garut. Pada kesempatan itu Menteri mengatakan,di Indonesia saat ini terdapat 2,3 juta jiwa penduduk yang hidup pada rumah yang tidak layak huni. Menurut Menteri pemberian bantuan itu diamaksudkan untuk memotivasi Pemerintah Daerah agar lebih peka untuk membantu warganya dengan melibatkan masyarakat. Selain itu mneurut Menteri,perlu persiapan SDM yang profesional yang memahami dalam bidang sosial. Hal itu sangat penting mengingat kemampuan pemerintah untuk membantu rehabilitasi rumah tidak layak huni per tahun nya hanya 100 ribu unit. Sementara Kepala Dinas Sosial Jawa Barat Tati Iryani pada kesempatan itu mengharapkan agar Kementerian Sosial memprioritaskan bantuan sosial untuk Jawa Barat mengingat jumlah penduduk miskin di Jawa Barat mencapai 4,6 juta jiwa, dengan jumlah penyandang masalah sosial mencapai 6,7 juta jiwa.(amel/lj)

Ribuan Polisi Amankan Tunza

Tipe Berita = populer



Sedikitnya 1.775 personel dari jajaran Polrestabes Bandung disiagakan dalam pengamanan kegiatan Tunza International Children and Youth Conference On The Environment 2011, di Sabuga Bandung. Acara yang diikuti seribu orang anak dan remaja dari 150 negara, berlangsung mulai hari ini hingga Sabtu 1 Oktober 2011 mendatang. "Jumlah personel tersebut sudah termasuk pengamanan RI 2 (Wakil Presiden Boediono) serta para tamu undangan yang hadir pada kegiatan," jelas Kasubaghumas Polrestabes Bandung Kompol Endang Sri Wahyu Utami kepada RRI di Bandung, Selasa (27/09/2011). Menurutnya, kekuatan personel dengan jumlah itu bakal diberlakukan satu hari atau saat pembukaan acara. Bukan hanya itu, hotel tempat tamu menginap serta jalur perjalanan juga akan mendapat pengawalan. "Anggota ditempatkan di sekitar kawasan Sabuga, Babakan Siliwangi, hotel-hotel tempat tamu menginap, serta jalur perjalanan kedatangan Wapres. Sementara tamu dari hotel ke tempat acara juga diberikan pengamanan," terang Endang. Ia menambahkan, hari berikutnya jumlah personel yang dikerahkan tidak sebanyak saat pembukaan. Mulai Rabu hingga Sabtu mendatang, jumlah yang mengamankan sebanyak 300 personel. Jumlah tersebut bisa bertambah sesuai kebutuhan di lapangan.(Az)

Sampah Menjadi Barang Bermanfaat

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(16/09/2011) - Berawal dari kelompok yang memperhatikan masalah lingkungan terutama di sekitar obyek pariwisata, Lembaga Masyarakat Desa Hutan LMDH bekerjasama dengan Perhutani KPH Bandung Selatan mengelola limbah plastik. Seperit diketahui ada beberapa obyek wisata di Jawa Barat yang dikelola Perhutani dan tidak sedikit pula limbah atau sampah terutama plastik yang dibuang para pengunjung obyek wisata. Menurut Ketua LMDH I Ketut Bambang Sudiatnika,limbah sampah berpengaruh besar terhadap lingkungan terutama didaerah pariwisata. Meskipun sampah menjadi masalah kebersihan di lingkungan,namun khusus limbah sampah yang berceceran di kawasan obyek wisata sebagai paru-paru kota Bandung terutama di lingkungan Kesatuan Pengelolaan Hutan KPH Bandung Selata,n banyak sekali sampah-sampah ditinggalkan para pengunjung, yang berdampak terhadap tingkat kesuburan tanah serta meningkatkan resiko terjadinya kebakaran hutan. Melalui Dialog RRI, I Ketut Bambang Sudiatnika juga menyatakan,dampak lain dari sampah tersebut antara lain dampak kimia dalam jangka panjang bisa menjadi racun. Kondisi tersebut,tegas I Ketut Bambang menjadi persoalan yang sangat spesifik terutama masalah sampah yang tidak bisa terurai,diantaranya sampah plastik maupun sampah organik. Mengatasi hal itu,menurutnya LMDH atas inisiatif dari beberapa pihak,sampah-sampah organik tersebut dikumpulkan kemudian dibuat kompos dengan menggunakan mesin kompos. Namun untuk sampah non organik seperti plastik harus menggunakan alat yang spesifik untuk mengelolanya menjadi barang-barang yang bermanfaat. “ Jadi diaur ulang karena konsep go green itu kita memanfaatkan barang-barang berupa limbah itu seperti bukan untuk yang makanan,seperti kita tahulah ada ballpoint,sisir itu tidak bersentuhan dengan makanan,map atau tempat-tempat yang memerlukan media yang tidak khusus boleh menggunakan fasilitas daur ulang supaya plastik itu termanfaatkan kembali tidak menjadi limbah berbahaya dan susah terurai”. Sampai saat ini dikatakan I Ketut Bambang Sudiatnika,Lembaga Masyarakat Desa Hutan LMDH yang dikordinirnya,masih menggunakan teknologi sederhana untuk memproses limbah-limbah plastik menjadi biji-biji plastik. Kemudian biji plastik tersebut bisa digunakan menjadi bahan ballpoint dan barang-barang lainnya yang tidak lagi dipergunakan untuk keperluan makanan. “ Seperti kita lihat keranjang sampah,itu bisa dari plastik yang tidak harus bahannya dari bahan yang baru,kalau dari bahan biji plastik yang baru itu sangat tidak efisien,apalagi kalau kita pakai limbah itu bermanfaat mengurangi sampah-sampah yang ada di lingkungan kita”. I Ketut Bambang Sudiatnika juga mengungkapkan,pihaknya melalui LMDH membina masyarakat yang ada di sekitar hutan agar tertarik memandang sampah atau limbah plastik yang bertebaran di kawasan obyek wisata hutan,bahwa hal itu sebagai potensi yang bisa mereka olah untuk meningkatkan kesejahteraan ekonominya.(lj)

Dugaan Penyelewengan Raskin di Tasik

Tipe Berita = pendidikan



Tasikmalaya,(21/09/2011)- Kejaksanaan Negeri Singaparna Kabupaten Tasikmalaya saat ini sedang menyelediki dugaan kasus penyelewengan beras miskin Raskin yang sudah didistribusikan oleh Bulog pada bulan Juni 2011 lalu namun kenyataannya tidak sampai kepada masyarakat. Menurut Kepala Kejaksaan Negeri SIngaparna Kabupaten Tasikmalaya Hermansyah,penyeleiikan tersebut berdasarkan laporan masyarakaty penerima raskin di Kecamatan Salawu yang tidak menerima raskin pada bulan Juni. Berdasarkan penyelidikan,raskin yang seharusnya diterima masyarakat Kecamatan Salawu totalnya 70 ton tidak diterima. Oleh karenanya setelah dilakukan penyelidikan di lapangan,beras miskin tersebut sudah didistribusikan ke desa-desa di Kecamatan Salawu,namun masyarakat tidak pernah menerimanya. Terkait dugaan kemungkinan aparat pemerintahan maupun desa setempat dalam pendistribusian raskin tersebut, Hermansyah menegaskan saat ini pihaknya belum mengetahui siapa yang harus bertanggung jawab dalam kasus penyelewengan raskin itu. Dengan penyelidikan yang dilakukan saat ini dapat diketahui siapa yang harus bertanggung jawab. Ia juga mengatakan jika kasus ini terungkap tidak menutup kemungkinan dugaan penyelewengan beras miskin di daerah lain akan terbuka.(nova/lj)

Jalan Braga Akan Di Tutup

Tipe Berita = populer



Bandung, (20/09/2011) -Satuan lalulintas Polrestabes Bandung, akan melakukan penutupan, pengalihan serta rekayasa jalur jalan terkait dengan digelarnya Braga Festival 2011 di jalan Braga Bandung pada 23 hingga 25 september 2011 menadatang. Kepala satuan lalulintas Polrestabes Bandung AKBP Sambodo Purnomo kepada wartawan, Selasa (20/09/2011), di mapolrestabes Bandung mengungkapkan, dengan di tutupnya akses jalan Braga pihaknya menyiapkan pengalihan jalur jalan. Menurut Sambodo, jalan Braga merupakan jalur utama bagi pengguna jalan, yang akan menuju wilayah Utara. " Dengan ditutupnya jalan Braga, kita harus menyediakan akses bagi masyarakat yang hendak menuju wilayah utara, khususnya yang dari arah Selatan" ujar Sambodo kepada wartawan. Pengalihan dan rekayasa jalur jalan tersebut antara lain, jalan Naripan mulai dari persimpangan jalan Braga sampai dengan persimpangan jalan Tamblong akan dibuat menjadi satu arah atau one way ke arah Timur. Arus lalulintas yang biasanya menuju jalan Viaduck via jalan Braga, akan dialihkan menuju jalan Naripan,Tamblong, Lembong, Suniaraja – Viaduck. Mulai dari Tamblong – Naripan sampai dengan jalan Lembong – Braga, akan di buatkan menjadi dua jalur. Sedangkan arus lalulintas dari arah jalan Lembong yang akan menuju jalan Asia Afrika/ akan diluruskan melalui jalan Veteran – A. Yani, kemudian Simpang lima – Asia Afrika. Sementara apabila terjadi kepadatan di sepanjang jalan Naripan, maka arus lalulintas dari arah jalan Banceuy akan diluruskan melalui jalan Suniaraja – Otista – Statsiun Timur kemudian Viaduck. Penutupan jalan Braga pendek dan jalan Cikapundung timur serta pengalihan arus lalulintas dijelaskan Sambodo, akan dilakukan mulai Rabu malam 21 September 2011 pukul 23.00 WIB. Sedangkan untuk penutupan total jalan Braga mulai dari persimpangan jalan Naripan hingga Suniaraj, akan dilakukan pada Kamis 22 September 2011 sore sekitar pukul 15. 00 wib. Selain melakukan penutupan dan pengalihan serta rekayasa jalan/ pihak Satlantas Polrestabes Bandung juga mempersiapkan sekitar 12 titik kantong parkir, bagi para pengunjung Braga Festival. Ke 12 kantong parkir tersebut tersebar di sekitar jalan Naripan, jalan kejaksaan,jalan Suniaraja, Asia Afrika, jalan ABC dan jalan Braga.(az)

Prestasi PASI Kab. Cirebon Masih Buruk

Tipe Berita = olahraga



Cirebon, (10/10/2011)

Prestasi cabang olahraga (cabor) Atletik Kabupaten Cirebon saat ini masih belum bisa berbicara banyak baik di tingkat Daerah maupun di tingkat Nasional.

Untuk bisa meningkatkan prestasi cabor Atletik Kabupaten Cirebon di masa mendatang, menurut Ketua III Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kab. Cirebon Didin Jaenudin kepada RRI Senin (10/10), prestasi cabor Atletik Kab. Cirebon yang saat ini masih tertinggal, jika dibandingkan dengan daerah lainnya di Jawa Barat.

Didin mengaku, banyak faktor di balik masih mandeknya prestasi Atletik di wilayahnya antara lain, minimnya sarana dan pra sarana yang mutlak harus dimiliki, termasuk letak Geografis Wilayah Kab. Cirebon cukup luas, sehingga pembinaan yang dilakukan belum bisa menyeluruh ke semua Wilayah yang ada di Kabupaten Cirebon.

"Luas wilayah Kabupaten Cirebon yang terdiri dari 40 Kecamatan, menjadikan kami kesulitan dalam melakukan pembinaan. Disamping juga sarana dan prasarana yang masih cukup terbatas," ujar Didin.

Meski demikian tegasnya, dengan sarana dan prasarana minim bukan menjadi alasan untuk tidak bisa berprestasi, karena Kab. Cirebon bisa meniru langkah yang diambil Kabupaten Kuningan dengan menitipkan atlet untuk dibina di tempat lain. "Saya kira kalau kita mau berusaha dan berniat mnemajukan prestasi olahraga Atletik di Kabupaten Cirebon, sarana yang minim bukan menjadi kendala untuk berprestasi," ujar Didin.

Selain itu kata Didin, untuk menjadikan prestasi cabor Atletik Kab. Cirebon bisa bersaing dengan daerah lain di Jawa Barat, bahkan di tingkat nasional, perlu dukungan penuh baik dari KONI maupun Pemerintah Daerah terutama masalah pendanaan. "Tanpa dukungan itu semua akan sangat mustahil prestasi suatu cabang olahraga bisa berkembang," tegas Didin. (Alex Sunardi/DM)


Indonesia Bersepeda RRI Bandung

Tipe Berita = olahraga



Bandung,(18/09/2011) - Ratusan peserta sepeda santai dan jalan santai RRI Bandung dalam rangka Indonesia bersepeda yang digelar serentak di seluruh Indonesia dan dilepas dengan Komando Menpora Andi malarangeng di depan RRI Jakarta, berhasil mencapai garis finis seluruhnya. Kepala RRI Bandung Drs. Eddy Sumakna MM MSi menyatakan kegiatan ini dalam rangka Hari Jadi RRI yang jatuh tanggal 11 September lalu. di usianya yang ke 66 Tahun RRI bertekad makin mendekatkan diri dengan masyarakat. Kepsta RRI Bandung juga menyatakan salut kepada Panitia yang mampu menyelenggarakan acara ini meski hanya memiliki waktu 5 hari. Sejumlah pendukung acara sepeda santai dan jalan santai seperti Komunitas DJ School Pro 2 FM, Komunitas sepeda ontel bandung, komunitas sepeda fixy, komunitas pendengar pro 1 kemudian komunitas ceramah subuh/ berbaur menjadi satu dalam acara yang menurut Kepala RRI bandung sebagai sarana silaturahmi mempererat persahabatan. Rute yang ditempuh untuk sepeda santai mencapai 10 KM melewati Jl. Supratman, Ahmad Yani, Jl.Sunda, Jl. Banda, Jl. Citarum dan kembali ke RRI Bandung di Jl. Diponegoro/ sedangkan Jalan santai menempuh jarak 5 Km melalui jl. Supratman. Jl. Pramuka, Jl. RE Martadinata dan Jl.Citarum sebelum kembali di RRI Bandung. Panitia sendiri membagikan puluhan door prize dengan hadiah utama Mesin Cuci, TV plat,disamping hadiah hiburan lainya. Untuk Hadiah utama berupa TV diraih oleh nomor undi 115 Jejen warga Sukabumi dalam dari komunitas Goes bandung……sedangkan Mesin cuci jatuh ke tangan nomor undi 129 atas nama Tohari warga Cicaheum. Kepala RRI bandung Eddy Sukmana berencana membuat acara jalan santai dan sepeda santai sebagai agenda rutin dengan hadiah yang lebih banyak dan lebih mahal dan dibuka oleh pejabat Propinsi.(budi/lj)

TMB Alami Kerugian

Tipe Berita = populer



Bandung, (17/09/2011) - Pemerintah Kota Bandung mensubsidi anggaran sebesar Rp. 2,3 miliar untuk biaya operasional dan pemeliharaan 10 unit bus Pengoperasian Trans Metro Bandung (TMB) Koridor I, karena dalam tiga tahun terakhir selalu tekor. Demikian diungkapkan staf Dinas Perhubungan Kota Bandung Ricky Gustiadi di Balaikota Bandung, Jum’at (16/09). Ricky menjelaskan, dari biaya operasional TMB 2,3 miliar, hanya kembali Rp. 700 juta yang didapat dari hasil tiket TMB. Guna menutupi kekurangan tersebut Ricky mengatakan, jika tarif TMB 4.000, sehingga pendapatan akan imbang dengan dana subsidi. “ Saat ini tarif TMB Sedangkan hanya tiga ribu untuk umum dan seribu lima ratus untuk pelajar,” ujar Ricky. Sednagkan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Prijo Soebiandono mengatakan, untuk memberi pelayanan maksimal kepada masyarakat, idealnya jalur koridor I bisa menyediakan 39 unit TMB. “ Saat ini baru ada sekitar 29 armada, dan itu ternyata kurang sehingga masyarakat pengguna TMB harus lam menunggu dari satu bus ke bus selanjutnya, “ papar Prijo. Guna menutupi kekuarangannya, Dishub akan menambahnya melalui konsorsium, dengan melibatkan pengusaha angkutan kota. Sementara, TMB Loridor II jalur Cicaheum-Cibeureum masih dalam proses pemerintah pusat. Rencananya Pemerintah pusat akan menghibahkan 10 unit Bus untuk pengadaan bus TMB Koridor II. (Dadi Mulyadi)

Braga Festival 2011 Tampil Beda

Tipe Berita = pendidikan



Bandung, (20/09/2011) -Penyelenggaraan Braga Festival tahun 2011, diupayakan berbeda dengan penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya,yang sering terjebak dan akhirnya memunculkan penilaian sebagai pasar malam di Jalan Braga. Sehubungan dengan itu, Forum Estetika Kota FESTA Bandung dalam penyelenggaraan tahun ini tidak merangkul dari sisi bisnisnya,tetapi dari sisi kreatifitas yang bisa memunculkan bisnisnya atau sumber ekonominya,tetapi tidak di Braga Festivalnya. Muhamad Haniep selaku Ketua Pelaksana Braga Festival 2011 menjelaskan,materi pada pelaksanaannya nanti akan dibagi 3 area,yaitu area biru Braga Panjang atau Kontemporer,area Hijau adalah Braga Pendek,serta area Kuning adalah Cikapundung Timur. Di area Biru Braga Panjang, akan tampil 5 orang perupa Indonesia yang sudah terkenal didunia Internasional,siap memamerkan karya-karya instalasinya. "Mereka akan buat sepanjang jalan Braga Panjang itu adalah instalasi. Di Braga Panjang itu lebih kepada Kontemporer gitu,artinya mulai dari fashionnyapun fashion kontemporer. Nah utk Braga pendek kita namakan area hijau itu adalah khusus utk kita bikin sawah dan itu kesenian-kesenian tradisi yang buhun.Pembukaanpun akan dilakukan disawah,dengan bersila ditengah-tengah sawah" ungkapnya. Area Kuning atau Cikapundung Timur adalah untuk stand penjualan berbagai produk,mulai dari Kuliner,Cinderamata sampai pakaian. Sehubungan dengan itu mulai tanggal 22 sampai dengan 25 September 2011, jalan Braga Panjang dan Pendek,serta Cikapundung Timur akan ditutup untuk semua jenis kendaraan. (Iwan/az)

Harapan Adang Darodjatun Terhadap Jabar

Tipe Berita = olahraga



Bandung, (19/09/2011) -

Penurunan prestasi olahraga di tanah air akibat minimnya dukungan baik pendanaan termasuk sosialisasi untuk memasyarakatkan suatu cabang olahraga yang dinilai kurang populer. Seperti halnya Cabang Olahraga (Cabor) yang tergabung dalam wadah Persatuan Angkat Berat, Angkat Besi dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI). Terkait hal itu, Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PABBSI Adang Darodjatun meminta pihak swasta turut mendukung untuk menjadi sponsor, termasuk pemerintah daerah agar bersama-sama membantu, ketika akan dilaksanakan sebuah event kejuaraan. "Swasta atau orang-orang yang mempunyai rejeki lebih untuk turut mendukung olahraga di daerahnya. Kita harus rereoangan(bersama-sama, red) bersama pemerintah daerah, Pengda, maupun PB termasuk KONI nya sendiri," kata Ketua Umum PB PABBSI, Adang Darodjatun di sela-sela pembukaan Kejurnas dan Babak Kualifikasi (BK) PON XVIII/2012 Riau, di GOR Pajajaran, Minggu (18/09).

Adang Darodjatun yang kini menjabat sebagai Presiden Angkat Besi seluruh Asean sejak sebulan yang lalu itu meminta seluruh daerah, untuk tidak henti-hentinya melakukan pembinaan terhadap calon-calon atlet, karena selama ini regenerasi dinilanya masih minim.

Namun demikian Adang mengaku bangga terhadap Pengurus Daerah (Pengda) PABBSI Jawa Barat atas usahanya untuk mencetak atlet–atlet muda dengan predikat juara dunia. "Saya yakin regenarasi akan muncul di Jawa Barat, walaupun dengan terseok-seok," ujar Adang.

Sementara itu, hari pertama pelaksanaan Kejurnas yang juga BK PON XVIII untuk cabor Angkat Berat dan Angkat Besi yang berlangsung di GOR Pajajaran, Minggu (18/09), Jawa Barat berhasil merebut 3 medali emas, 6 perak, dan 4 perunggu, sekaligus mengantarkan Jabar di peringkat dua klasemen.

Menyusul tempat ketiga Kalimantan Timur, 3 medali emas. Posisi 1 Lampung dengan raihan 6 emas, 2 perak, 1 perunggu. Ke-3 medali emas Jawa Barat, disumbangkan lifter putri, Masitah. yang turun di kelas 48 kg, yang dihasilkan dari jenis angkatan snatch dan berhasil melakukan angkatan seberat 75 kg. Kemudian jenis clean and jerk, Masitah merebut emas dengan angkatan seberat 87 kg, serta emas terakhir dari total angkatan seberat seratus 62 kg. (Dadi Mulyadi),


Komitmen Erwan Melegakkan Aan

Tipe Berita = olahraga



Bandung, (19/09/2011) - Ketua DPRD Kota Bandung Erwan Setiawan mengatakan, selama ini dukungan yang telah diberikan DPRD kepada KONI telah diimplementasikan dengan baik. "Sebagai contoh Kota Bandung menjadi penyumbang atlet yang dipersiapkan untuk PON XVIII/2012 di Riau sebanyak 60 %," ujar Erwan, usai acara halal-bihalal KONI Kota Bandung, bersama Induk Cabang Olahraga dan Badan Fungsional, di Rumah Makan Sari Sunda, Jum'at (17/08). Sehubungan hal itu, dalam upaya membantu meningkatkan prestasi, pada APBD perubahan tahun ini akan mengupayakannya. "Saya tidak menandatangani APBD perubahan nanti, jika di dalamnya tidak ada anggaran untuk KONI," gurau Erwan, Sementara itu, Ketua Umum KONI Kota Bandung Aan Johana mengungkapkan, dari anggaran murni yang sudah diterima bukan berarti tidak merencanakan dari awal ketika di tengah perjalanan banyak hal di luar dugaan, sehingga memerlukan adannya revisi berupa dana tambahan di antaranya, keperluan nutrisi, termasuk hal-hal lainnya. "Tadinya Kita pesimis, menyusul rencana Pemkot Bandung yang akan lebih memfokuskan untuk mempercepat pembangunan SUS Gede Bage. Namun sekarang kita merasa lega dan bersyukur adanya kepedulian Dewan, Walikota dan Sekda, yang memberi kesempatan bagi KONI mendapatkan hibah angaran tambahan pada APBD perubahan tahun ini, "ujar Aan. Meski jumlah yang akan diterimanya jauh dari yang diajukan, tapi dirinya cukup memahami dengan kebutuhan Pemkot Bandung. "Kita akan menyesuaikan program ataupun keperluan dengan anggaran yang ada," tandas Aan. (Dadi Mulyadi)

Bandung Gelar Tunza world City Forest

Tipe Berita = populer



Bandung, (19/09/2011) - Pemerintah Kota Bandung dalam waktu dekat akan menggelar sebuah acara Tunza world City Fores (acara deklarasi hutan kota sedunia) yang melibatkan anak-anak dari 150 negara. Acara tunza international children youth conferensi on the exvironment 2011 rencananya akan digelar di Babakan Siliwangi 27 September sampai 1 Oktober 2011 mendatang. Sehubungan hal itu, Wali Kota Bandung Dada Rosada minta seluruh dinas dan jajaran Pemkot Bandung untuk mempersiapkan seluruh kebutuhkan demi suksesnya acara tersebut. "Acara Tunza akan dihadiri 160 negara dan 1.600 anak dari berbagai negara jadi jangan sampai menjadi pembicaraan jeleknya dan menimbulkan penyesalan bagi Kota Bandung," ujar Dada pada rapat koordinasi persiapan Word City Fores di Kantor Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Jabar, Senin (19/09). Dada mengimbau kepada Binamarga untuk segera menyelesaikan perbaikan jalan, menyusul masih banyaknya jalan yang belum diperbaiki, terurtama jalan-jalan yang nantinya akan dilalui peserta Tunza. "Perbaikan jalan terkesan lamban dan tidak selesai-selesai, Jadi mulai hari ini agar dipercepat jangan sampai kedatangan tamu jalan masih rusak," ujar Dada. Atas rencana acara tersebut Dada sangat menyambut baik, karena akan membantu pelestarian lingkungan di Kota Bandung. Sementara dari pihak keamanan, Wakasat Intelpam Polrestabes Bandung Kompol Adi Nugraha minta agar panitia selalu koordinasi dengan pihak keamanan. "Kami siap mengamankan pelaksana word city fores tapi minta panitia untuk selalu berkoordinasi dengan keamanan mengenai detail jumlah orang asingan penginapan yang jelas," ujar Adi. Adi mengingatkan agar panitia memberikan informasi dengan lengkap, karena mulai saat ini berbagai kelompok sudah menggelar unjukrasa, untul menyambut kedatangan Wakil Presiden yang akan membuka acara di Babakan Siliwangi. Adi memminta panitia mengurungkan niat gelar bersepeda bersama, karena jalur sepeda di Kota Bandung kurang nyaman, "Saya telah merasakan sendiri Ketika bersepeda di jalur biru selalu diklason mobil dari belakang," tutur Adi.

Komentar RRI Bandung

Tipe Berita = pendidikan



(21/09/2011) - Topik : “Pemerintah Jawa Barat akan Membangun 6 Ribu Ruang Kelas” Banyak sekolah di Jawa Barat tidak dapat melaksanakan kegiatan belajar-mengajar secara optimal karena berbagai factor seperti bangunannya rusak, rubuh oleh bencana, keterbatasan fasilitas, dan lokasi sekolah yang jauh dari rumah siswa. Meski upaya dilakukan persoalan sekolah terus terjadi dan silih berganti di tempat yang berbeda, sehingga pembangunan pendidikan tampaknya perlu ditangani secara intensif. Sekolah hendaknya dibangun untuk mengatasi berbagai persoalan terkait kebutuhan sumber daya manusia yang berkualitas sehingga faktor pendukungnya perlu terpenuhi secara baik. Pemerintah bukannya mengabaikan penanganan penyelenggaraan sekolah ini tetapi keterbatasan anggaran masih menjadi alasan yang menghambat realisasinya. Sekalipun ada upaya dilakukan secara terpilah-pilah. Tahun 2012, misalnya, pemerintah Jawa Barat berencana membangun enam ribu ruang kelas baru dengan dana sekitar 6 miliar rupiah. Daya tampung sekolah yang terbatas dan minimnya bantuan baik sekolah negeri maupun swasta membuat pembangunan ruang kelas terfokus pada dua-duanya dengan mayoritas tingkat sekolah menengah atas. Terkait besaran anggaran menurut Gubernur Ahmad Heryawan tidak jauh berbeda dengan tahun ini yaitu sekitar 95 juta rupiah untuk setiap ruang kelas baru. Dalam hal penyaluran uang pembangunan yang seringkali rawan penyalahgunaan Dinas Pendidikan selaku pelaksana diharapkan mengawasi, sejak penerimaan hingga penggunaannya agar tidak ada lagi laporan dana fiktif. Tahun lalu pemerintah Jawa Barat menyatakan akan membangun 27 ribu kelas dalam tiga tahun mulai tahun 2011 hingga 2013 dengan rincian setiap tahun akan dibangun 9 ribu kelas dengan dana berasal dari APBD Jawa Barat untuk 6 ribu kelas, sedangkan 3 ribu kelas bantuan pemerintah pusat dan sejumlah perusahaan wasta . Total biaya pembangunan 27 ribu kelas mencapai 600 miliar rupiah yang dianggarkan setiap tahun sesuai dengan alokasi dana pendidikan. Anggaran sebesar itu diharapkan dapat meningkatkan kualitas bangunan kelas agar mampu bertahan dalam puluhan tahun ke depan yang akan berdampak pada kelangsungan belajar-mengajar secara aman dan nyaman. Secara umum perhatian dan konsekuensi pembangunan pendidikan kelak akan menghasilkan kondisi sumber daya manusia yang lebih bermutu dan membuat bangsa kita maju. Untuk itu persoalan anggaran terbatas yang masih menahan laju pembangunan pendidikan seyogianya teratasi. Tahun 2011 anggaran pendidikan Jawa Barat naik 21 persen dari satu koma 4 miliar rupiah menjadi satu koma 8 triliun rupiah. Selain tambahan bangunan kelas penerima beasiswa juga meningkat menjadi 2 koma 93 juta siswa dengan anggaran APBN 946 koma 5 miliar rupiah. Kita berharap kebijakan ini mampu menurunkan angka putus sekolah di Jawa Barat serta mengubah sumber daya manusianya menjadi lebih menjanjikan masa depan yang cerah.(ika/lj)

Calhaj Diharapkan Bawa Barang Secukupnya

Tipe Berita = populer



Bandung,(27/09/2011) – Jemaah calon haji asal Jawa Barat mulai 2 Oktober 2011 secara bertahap akan diterbangkan menggunakan perawat Saudi Air line menuju tanah suci mekah dan sehari sebelumnya jemaah calon haji kloter 1 asal Kabupaten Tasikmalaya ini harus sudah masuk asrama haji Jawa Barat di Bekasi untuk mengecek administrasi dan kesehatan. Melalui RRI Kepala Kantor Kementerian Agama Jawa Barat Saeroji mengharapkan para jemaah calon haji sebaiknya tidak membawa kebutuhan yang berlebihan,sebab secara akomodasi baik makanan maupun transportasi selama menunaikan ibadah haji sudah disediakan pemerintah mulai dari berangkat dari daerah menuju asrama haji hingga di tanah suci. Sementara itu mengenai kesiapan panitia penyelenggara ibadah haji PPIH Embarkasi Jakarta menurut Saeroji saat ini sudah siap melayani para jemaah calon haji. Sementara itu mengenai keluhan Jemaah yang setiap tahun mengemuka seperti halnya pondokan selama di tanah suci menurut Kakanwil Kementerian Agama Jabar Saeroji untuk kali ini pondokan atau penginapan jemaah,93% jaraknya 2,3 km dari Masjidil Harom dan 7% berjarak 2,5 km. Hal ini sudah terbilang dekat dengan masjidil harom bila dibandingkan djarak pondokan tahun sebelumnya.(dani/lj) Bandung,(27/09/2011) – Jemaah calon haji asal Jawa Barat mulai 2 Oktober 2011 secara bertahap akan diterbangkan menggunakan perawat Saudi Air line menuju tanah suci mekah dan sehari sebelumnya jemaah calon haji kloter 1 asal Kabupaten Tasikmalaya ini harus sudah masuk asrama haji Jawa Barat di Bekasi untuk mengecek administrasi dan kesehatan. Melalui RRI Kepala Kantor Kementerian Agama Jawa Barat Saeroji mengharapkan para jemaah calon haji sebaiknya tidak membawa kebutuhan yang berlebihan,sebab secara akomodasi baik makanan maupun transportasi selama menunaikan ibadah haji sudah disediakan pemerintah mulai dari berangkat dari daerah menuju asrama haji hingga di tanah suci. Sementara itu mengenai kesiapan panitia penyelenggara ibadah haji PPIH Embarkasi Jakarta menurut Saeroji saat ini sudah siap melayani para jemaah calon haji. Sementara itu mengenai keluhan Jemaah yang setiap tahun mengemuka seperti halnya pondokan selama di tanah suci menurut Kakanwil Kementerian Agama Jabar Saeroji untuk kali ini pondokan atau penginapan jemaah,93% jaraknya 2,3 km dari Masjidil Harom dan 7% berjarak 2,5 km. Hal ini sudah terbilang dekat dengan masjidil harom bila dibandingkan djarak pondokan tahun sebelumnya.(dani/lj)

Garut Rentan Penularan Campak

Tipe Berita = populer



Garut,(22/09/2011) - Akibat cakupan imunisasi camak dan polio masih dibawah 85% sehingga Kabupaten Garut dinyatakan cukup rentan terhadap penularan kasus penyakit campak terhadap bayi dan balita. Hal itu dibuktikan dengan jumlah penderita penyakit campak di Kabupaten Garut mencapai 830 kasus sepanjang 2011 dan masuk dalam Kejadian Luar Biasa KLB. Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Menular P2M Dinas Kesehatan Kabupaten Garut Dede rohman mengatakan,tingginya kasus campak di Kabupaten Garut menjadi prioritas dalam upaya antisipasi dan penanganannya termasuk mengikuti kebijakan pemerintah pusat yang berencana akan melakukan kampanye campak dan polio yang digelar tanggal 18 September hingga 18 November 2011,serempak di seluruh Indonesia tidak terkecuali di Kabupaten Garut. Khusus di tingkat Jawa Barat,kampanye campak dan polio itu memasuki tahap ke 3. Dede juga mengatakan dari total 830 kasus penyakit KLB campak polio tersebut tersebar di 4 Kecamatan di 5 desa diantaranya yang terparah dan terbanyak di desa Samarang dan Pasirwangi. Secara klinis rentannya terjadi penularan itu akibat bayi atau balita tidak memiliki kekebalan tubuh akibat tidak tersentuh imunisasi. Dampak dari penyakit tersebut bisa menyebabkan berbagai penyakit kronis seperti kelumpuhan,radang otak hingga kebutaan.(irwan/lj)

Unjukrasa Miss Universe Belum Lapor

Tipe Berita =



Bandung, (10/10/2011) - Pro dan kontra mengenai kedatangan Miss Universe ke Bandung besok, terus bergulir. Beberapa aliansi maupun elemen masyarakat kota Bandung, mengancam akan melakukan aksi unjukrasa mengenai kedatangan Miss Universe.

Namun hingga Senin (10/10/2011) petang, belum ada satupun laporan izin demo ke Kepolisian Resor Kota Besar Bandung terkait kedatangan Miss Universe 2011, Miss Universe 2011, Leila Luliana da Costa Vieira Lopes (25), ke Kota Bandung, Selasa (11/10/2011).

Menurut Kasubag Humas Polrestabes Bandung, Endang Sri Wahyu Utami, sesuai standar operasi (Sop), laporan izin demo, setidaknya sudah tiga hari sebelum pelaksanaan diserahkan kepada kepolisian. Namun, dirinya tidak memungkiri, kerap terjadi ada yang baru melapor, pada malam, atau tengah malam keesokannya demonstrasi.

"Kita siap melakukan pengamanan. Nantinya, pengamanan secara terbuka dan tertutup," ucapnya, di Mapolrestabes Bandung, Senin (10/10/2011).

Sementara itu, Miss Universe Leila Luliana da Costa Vieira Lopez, akan berada di kota Bandung pada Selasa (11/10/2011) besok, selama 2 jam. Agenda Lopez pada hari itu, mendatangai Imah Seniman di Jalan Raya Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, serta di Factory Outlet Fashion World, Jalan Setiabudi Bandung. (Azis Zulkarnaen)


500 Polisi Kawal Miss Universe

Tipe Berita = populer



Bandung, (10/10/2011)

Polrestabes Bandung akan menurunkan sedikitnya 500 orang personil, untuk melakukan pengamanan kunjungan Miss Universe 2011 ke kota Bandung, Selasa (11/10/2011), besok.

Kabag Humas Polrestabes Bandung Kompol Endang Sri Wahyu Utami menjelaskan, selain melakukan pengamanan, pihaknya juga akan menempatkan personil lalulintas, di jalur jalan yang akan dilalui oleh Miss Universe 2011, Leila Luliana da Costa Vieira Lopes.

"Kita sudah siapkan pengamanannya, mulai dari pintu gerbang kota Bandung, lokasi kunjungan dan jalur jalan yang akan dilalui" jelas Endang, di Mapolrestabes Bandung, Senin (10/10/2011).

Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya juga akan melakukan pengalihan maupun rekayasa jalan, apabila kondisinya harus dilakukan. Sementara untuk pengamanannya sendiri ungkap Endang, selain diturunkan anggota berseragam, pihak kepolisian juga akan menurunkan anggota pengamanan tertutup.

Miss Universe 2011, Leila Luliana da Costa Vieira Lopes, rencananya Selasa (11/10/2011), besok, akan berada di kota Bandung dari pukul 13.30 WIB sampai pukul 16.00 WIB jam lebih. Dua tempat yang akan di kunjungi Miss Universe asal Angola itu, yakni Imah Seniman di jalan Raya Cisarua kabupaten Bandung Barat, serta Factory Outlet Fashion World, Jalan Setiabudi, Kota Bandung.(Azis Zulkarnaen)


Rp.22 M Untuk Perbaiki Ruang Kelas

Tipe Berita = pendidikan



Tasikmalaya,(22/09/2011) – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menyiapkan 22 milyar rupiah untuk memperbaiki seribu ruang kelas dari 1095 Sekolah di Kabupaten Tasikmalaya. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya Mohamad Zein untuk memperbaiki kondisi kerusakan ruang kelas pihaknya sudah menyiapkan anggaran bagi perbaikan ruang kelas yang baru diantaranya 2 milyar dari dana bencana alam 20 milyar lainnya merupakan dana alokasi khusus. Dikatakannya,dengan anggaran yang sudah disiapkan tersebut pada tahun ini ditargetkan setengah dari jumlah kerusakan yang ada dapat diselesaikan,sehingga pada tahun 2012 mendatang di Kabupaten Tasikmalaya tidak ada Sekolah yang rusak. Menurut Mohamad Zein,sebenarnya pada tahun 2009 lalu seharusnya sudah tidak ada lagi kerusakan ruang kelas,kalaulah akibat bencana gempa yang terjadi kerusakan yang yang semuanya berjumlah 1000 ruang kelas menjadi bertambah dua kali lipat hingga mencapai 2000 lebih. Dengan demikian target untuk menyelesaikan kerusakan tersebut menjadi tertunda. Dikatakannya meskipun masih banyak ruang kelas yang sdalam keadaan rusak bahkan masih ada yang belajar menggunakan tenda,namun proses kegiatan belajar mengajar tidak terganggu bahkan kualitas pendidikan tetap dalam keadaan baik.(nova/lj)

Garuda Bandung Juara 3 Pra Musim NBL

Tipe Berita = olahraga



Malang, (02/10/2011) -

Usai alami kegagalan untuk bisa melaju ke Babak Final Pre Season Nastional League Basket (NBL) 2011, Tim Basket Garuda Bandung akhirnya cukup terhibur, setelah Vinton Nolland dan kawan-kawan berhasil meraih tempat ketiga setelah pada pertandingan perebutan tempat ketiga, Minggu (02/10) di GOR Bima Sakti Malang, dengan mengalahkan Pelita Jaya Esia Jakarta, 49-41.

Di awal kuarter pertama, Garuda, tampil dengan kekuatan penuh. Point guard, Wendha Wijaya yang turun sebagai starter mengatur cukup baik serangan-serangan Garuda.

Kemudian pemain baru Garuda, Vinton Nolland yang biasanya bermain di bawah ring, kali ini sedikit keluar bahkan menyarangkan dua kali tembakan tiga angka tanpa cela. Sebaliknya, serangan Pelita Jaya sangat buruk dengan field goals hanya delapan persen. Garuda unggul sementara 16-4.

Di kuarter kedua, pertandingan berjalan seimbang. Pertahanan Garuda tidak lagi sekokoh kuarter pertama. Pelita Jaya berhasil meningkatkan field goals hingga 30 persen. Kelly Purwanto bermain dengan sangat baik dan membawa Pelita Jaya unggul satu poin di kuarter kedua, 17-16.

Permainan kedua tim memburuk di kuarter ketiga. Garuda hanya mampu menambah 12 angka sementara Pelita Jaya sembilan angka. Meskipun demikian, harus diakui permainan Pelita Jaya membaik dan sedikit banyak menguasai pertandingan. Field goals Pelita Jaya naik menjadi 50 persen. Namun akhir kuarter Garuda masih unggul 44-30.

Garuda hanya mampu menyarangkan lima angka di kuarter terakhir. Para pemain Garuda terlihat buru-buru dalam menyerang dan sangat ragu-ragu ketika mengeksekusi bola. Di kubu Pelita jaya pun hanya Haris Sogirin yang bermain gemilang dengan tambahan enam angka. Vinton Nolland menjadi top scorer Garuda dengan 17 poin dan memastikan double-double dengan tambahan 12 rebound.

Sementara, CLS Knights Surabaya keluar sebagai juara Flexi NBL Indonesia Preseason Tournament 2011 setelah dalam laga final yang sangat ketat, mengalahkan Dell Aspac Jakarta, 59-50.(Humas NBL/DM)


Kenaikan Tarif Tol Belum Ada keputusan

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(22/09/2011) – Meski Kementerian Pekerjaan Umum memutuskan akan menaikan tarif tol mulai 28 September 2011,namun PT Jasa Marga selaku pengelola jalan tol belum menerima Keputusan tersebut. Humas PT Jasa Marga Wangsa Gunadi kepada RRI mengatakan,pihaknya belum melakukan sosialisasi karena belum ada pemberitahuan dari Kementerian Pekerjaan Umum. Ia mengatakan apabila sudah ada keputusan,PT Jasa Marga terlebih dulu akan melakukan sosialisasi kepada pengguna jalan tol di setiap pintu gerbang. Sebelumnya Menteri Pekerjaan Umum Joko Kirmanto mengatakan di Jakarta,tarif 10 ruas tol akan naik pada 28 September mendatang. Besarnya kenaikan antara 7,58 sampai dengan 12,48% dari tarif tol yang berlaku saat ini. Ke 10 ruas tol yang akan dinaikkan tarifnya termasuk ruas tol Jagorawi,Cipularang dan Padaleunyi. Sementara untuk ruas tol Kanci-Palimanan kenaikan tarifnya ditunda karena belum memenuhi standart pelayanan minimal yang ditetapkan oleh Badan Pengatur Jalan Tol.(ida/lj)

Penentuan Kloter Calhaj Subang

Tipe Berita = populer



Subang,(27/09/2011) – Meski saat ini masih ada 3-4 calon jemaah haji yang belum menyelesaikan pelunasan ongkos naik haji namun panitia pemberangkatan ibadah haji PPIH sedang membagi kloter bagi 1137 calon jemaah haji asal Kabupaten Subang. Demikian diungkapkan Kepala Seksi Urusah haji dan umroh Kantor Kementerian agama Subang Umayah,penentuan kloter tersebut berdasarkan hasil rapat dari propinsi,calon jemaah haji asal Kabupaten Subang sudah diplot dalam 3 kloter pemberangkatan. “Hasil rapat dari kanwil propinsi Jawa Barat kita akan diberangkatkan di kloter 15 yang akan diberangkatkan pada tanggal 7 oktober, kloter 63 akan diberangkatkan tanggal 24 Oktober,dan kloter 82 akan diberngkatkan 30 Oktober. Sementara persiapan pengkloteran ini kita kendalanya adalah karena banyak ada beberapa calon susulan yang belum menyelesaikan dokumen administrasi”. Sementara menurut Umayah pihaknya baru bisa Menentukan calon jemaah haji dari kecamatana mana yang akan masuk dalam kloter yang sudah ditentukan. Bagi jemaah haji yang hingga kini belum melunasi ONH diharapkan segera menyelesaikannya agar pengelompokan kloter bisa segera dilakukan.(ruslan/lj)

Masyarakat Waspadai Terorisme

Tipe Berita = kriminal



Purwakarta,(27/09/2011) – Aksi bom bunuh diri yang terjadi di sebuah Gereja di Solo Jawa Tengah telah menyedot perhatian semua apihak termasuk Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Dedi prihatin melihat teroris yang masih berkeliaran di Indonesia karena keberadaan nya sangat mengkhawatirkan semua pihak karena melukai masyarakat yang tidak berdosa. Untuk mencegah agar terorisme tidak terjadi di Kabupaten Purwakarta.selain meningkatkan pengamanan pihaknya juga meminta kepada RT dan RW serta semua masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitarterutama kepada warga pendatang. Dengan adanya kebijakan kependudukan yang baik serta adanya kerjasama antara petugas dengan polisi dan masyarakat diharapkan dapat mencegah terjadinya aksi terorisme. Dedi menilai, keberadaan teroris saat ini selain dikarenakan regulasi kependudukan yang kurang baik dimana masyarakat pendatang dengan mudah dapat membuat kartu tanda penduduk KTP dengan tanpa membawa persyaratan yang ditetapkan. Selain itu juga karena ditunjang dengan sistem IT kependudukan yang belum maksimal. Masih menurut Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi,KTP sering dianggap hal sepele padahal hampir semua kejahatan dimulai dari KTP termasuk aksi kejahatan perbankan,padahal KTP seharusnya mempunyai standar pengamanan dan standar kerahasiaan. Ketidak pedulian masyarakat terutama masyarakat perkotaan kepada warga sekitar dapat memberi peluang kepada para teroris untuk berkembang. Selain itu juga tumbuhnya rumah-rumah kos dan kontrakan dengan tidak menerapkan sistem selektif terhadap orang yang akan kos oleh para pemiliknya juga dapat mempermudah keberadaan treroris. Dedi berharap bercermin dari beberapa peristiwa yang terjadi di beberapa kota serta pasca bom bunuh diri di Solo kewaspadaan dan pengamanan dapat lebih ditingkatkan. Warga segera melapor kepada polisi jika menemukan orang-orang yang mencurigakan,dengan demikian Purwakarta akan terbebas dari aksi terorisme.(esa/lj)

Generasi Muda Harus Nikmati Lingkungan

Tipe Berita = populer



Bandung,(28/09/2011) - Generasi muda berhak menikmati lingkungan di masa mendatang,oleh karenanya generasi muda masa kini harus mempunyai pandangan yang benar dan baik tentang lingkungan. Terkait konferensi Tunza 2011 yang sedang berlangsung di Bandung,yang merupakan kerjasama antara Kementerian Lingkungan Hidup Indonesia dengan United Nations Environmental Programme adalah pertemuan internasional yang diikuti oleh anak-anak berusia 10 sampai 14 tahun, dan pemuda berusia 15 sampai 25 tahun, diikuti hampir 1.500 peserta dari 180 negara di seluruh dunia. Menurut Pengamat Lingkungan Mubyar Purwasasmita,bebicara masalah lingkungan,sebenarnya konsep lingkungan dipertentangkan dengan konsep ekonomi,sehingga seolah-olah untuk kepentingan ekonomi boleh-boleh saja mengorbankan lingkungan. Melalui Dialog pagi RRI,Mubyar yang juga aktifis Dewan pemerhati Kehutanan dan Lingkungan tatar Sunda DPKLTS menegaskan,ada hal mendasar untuk bisa mengubah konsep lingkungan menjadi konsep ekonomi,padahal dari berbagai pengalaman yang terjadi tegas Mubyar konsep lingkungan tidak bisa didiskusikan pada tingkat akar sekalipun. “Barangkali memang perlu disiapkan pandangan generasi muda untuk hal-hal yang sangat fundamentalis. Betul,bukan hanya kebijakan malah hasil pemikiran yang mendasari kebijakan itu. Jadi kadang-kadang kita mengatakan ya kalau ingin membangun ekonomi boleh-boleh saja sedikit merusak lingkungan,nah sekarang konsep yang baru tidak akan ada katebelece ekonomi kalau prinsip-prinsip lingkungan tidak didukung”. Masih diungkapkan Mubyar,pesan TUNZA sebenarnya tidak hanya untuk anak-anak atau pemerintah melainkan untuk semua kalangan termasuk bagi kalangan pengusaha,sebab berbicara masalah lingkungan ada sesuatu yang perlu diselamatkan oleh semua pihak untuk kepentingan generasi mendatang. Oleh sebab itu,tegas Mubyar, untuk mengatasinya kita tidak harus berdebat sampai final dalam pemahaman kekinian tetapi menyiapkan pemikiran yang dilandasi oleh konsep lingkungan,sebab lingkungan adalah kehidupan dan kehidupan adalah tanaman.(lj)

TKI Bermasalah Terbanyak dari Jabar

Tipe Berita = populer



Bandung,(23/09/2011) - Selama bulan Januari sampai Agustus 2011,75 orang Tenaga Kerja Indonesia TKI asal Jawa Barat yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga bermasalah di negara tempat mereka bekerja. Sementara tahun lalu jumlah TKI yang dihadapkan pada berbagai kasus tercatat 92 orang. Kasubag Tata Usaha Balai Pelayanan TKI Terpadu Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa BArat Mohamad Qorid mengatakan,tenaga kerja wanita bermaalah paling banyak berasal dari Cirebon,Indramayu,Cianjur dan Sukabumi. Ke 4 daerah tersebut merupakan lumbung TKW terutama yang bekerja di sektor informal seperti pembantu rumah tangga atau penata laksana rumah tangga.Sebagian besar dari mereka bekerja di Arab Saudi,Yaman dan Kuait. "Mayoritas yang bermasalah itu antara lain TKW nya sendiri artinya dari tingkat pendidikan dan wawasan sehingga mereka mengikuti aturan yang disampaikan oleh sponsor,mereka tidak sepenuhnya mengerti bagaimana prosedur yang betul,sehingga mereka untuk penguasaan bahasa di luar negeri belum memahami dengan waktu pendidikan hanya sekitar 2 minggu,sehingga dengan tingkat pendidikan yang rendah mereka belum memahami apa yang disampaikan oleh majikan". Untuk meminimalisir kasus yang dihadapi para TKI di luar negeri Balai Layanan TKI Terpadu melakukan sosialisasi cara pendaftaran dan perekrutan TKI ke luar negeri. Pendaftaran calon TKI juga dilakukan secara on line di Kabupaten/Kota setempat langsung datanya tercatat di BNP2TKI. Berdasarkan laporan dari Kabupaten/Kota yang diterima Balai Layanan TKI Terpadu pada tahun 2010 dari 92 TKW bermasalah paling banyak tersandung kasus penganiayaan disekap majikan dan pelecehan seksual sedang TKI yang meninggal 6 orang.(ida/lj)

Kejuaraan Tenis Bupati Cup Siap Digelar

Tipe Berita = olahraga



Empat Petenis Kabupaten Cirebon siap berlaga di Kejuaraan Tenis Bupati Indramayu Cup tahun 2011

Cirebon, (12/10/2011)

Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (Pelti) Kab. Cirebon akan mengirimkan 4 petenisnya untuk mengikuti Kejuaraan Tenis Bupati Indramayu Cup tahun 2011, pada 15 dan 16 Oktober mendatang di Lapangan Tenis BP Pertamina Balongan Indramayu.

Ke 4 petenis yang akan diturunkan merupakan petenis putra, terdiri dari Cahyadi, Ibnu Hanafi, Ian Febrianto, dan Askhar Abriantoro.

Pelatih Tenis Kab. Cirebon Suyatna mengatakan, persiapan yang dilakukan petenisnya dalam menghadapi kejuaraan sudah maksimal, termasuk saat ini terus meningkatkan mental dan fisik sekaligus kemampuannya. "Semua petenis sudah siap tempur di Kejuaraan Bupati Indramayu Cup", ujar Suyatna, kepada RRI, Rabu (12/10).

disinggung target pada ejuaraan Tenis Bupati Indramayu Cup 2011, Suyatna optimis petenis Kab. Cirebon memiliki peluang cukup besar untuk bisa berprestasi. "Target tidak muluk-muluk, tapi saya optimis petenis Kab. Cirebon bisa berprestasi," ujar Suyatna.

Kejuaraan Tenis Bupati Indramayu Cup bagi petenis Kab. Cirebon merupakan ajang yang bagus guna menambah jam terbang dan meningkatkan mental bertanding, khususnya bagi pemain yang mayoritas masih berusia muda.

Dengan sering diikutkan ke berbagai pertandingan, Suyatna berharap, para petenis Kab. Cirebon yang diproyeksikan untuk menghadapi Pekan Olahraga Daerah (PORDA) XI/2014 Jawa Barat, di Kabupaten Bekasi, bisa menjaga tradisi merebut medali seperti yang diraih pada PORDA sebelumnya di Bandung. (alex sunardi/dm)

Polda Jabar Tingkatkan Kewaspadaan

Tipe Berita = kriminal



Bandung, (27/09/2011) -Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Putut Eko Bayuseno, telah memerintahkan jajaranya untuk mengantisipasi serta meningkatkan kewaspadaan, terkait terjadinya aksi bom bunuh diri di Solo. Hal tersebut diungkapkan, Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Agus Rianto kepada RRI. Menurut Agus, selain meningkatkan kewaspadaan, diteksi dini dan pengaman di gereja maupun objek vital lainnya, dilakukan pihaknya. "Kita upayakan peningkatan kewaspadaan dan diteksi dini, sehingga peristiwa di Solo tidak terjadi di Jabar" ungkap Agus, melalui pesan singkatnya kepada RRI. Lebih lanjut Agus menjelaskan, selain pengamanan terhadap gereja, pihaknya juga meningkatkan frekwensi patroli, khususnya penyekatan di wilayah perbatasan Jawa Barat dengan propinsi lainnya. "Untuk menyempitkan ruang gerak orang atau pun kelompok yang dicurigai, kita lakukan operasi baik terbuka maupun tertutup, khususnya di daerah perbatasan" jelasnya. Sementara itu Polrestabes Bandung, melakukan pengaman di 25 gereja terbesar kota Bandung. Setiap gereja menurut Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Widodo Eko Prihastopo, ke 25 gereja tersebut dipasang sekitar 10 orang personil, baik dari Polsek maupun Polrestabes. "Bukan berarti gereja kecil tidak kita amankan. Semua gereja di Bandung kita amankan, namun prioritasnya berbeda" ungkap Widodo. Selain iti juga menurut Widodo, pihaknya kini melakukan kerjasama dan koordinasi dengan berbagai tokoh ulama dan agama, agar dapat melakukan diteksi dini.(Az)

Ambisi Andra Di Ajang Balapan Formula

Tipe Berita = olahraga



Bandung, (11/10/2011)

Pembalap wanita Indonesia Alexandra Asmasoebrata memasang target pada ajang balapan formula untuk bisa merebut kembali posisi pertama Asian Formula Renault (AFR), yang akan dijalani pada race 9 dan 10 di Shanghai Audi International Circuit China, 21-23 Oktober 2011 mendatang. "Posisi pertama pada putaran kelima AFR menjadi bekal, yang sempat saya pertahankan hingga race ke-6 di Zuhai, Juni 2011 lalu," ujar Alexandra Asmasoebrata saat menghadiri conferensi pers di Kantor Junjunan Motor Sport Bandung, Selasa (11/10).

Balapan AFR diakui Andra menjadi salah satu agenda lomba yang akan diikutinya, selain Balapan Filota Asia Championships (FAC).

Andra yang saat ini menempati posisi dua asia dibawah Yuki asal Jepang, pada ajang balapan kali ini mematok target bisa menjuarainya. Andra berharap saat berlangsungnya balapan nanti, tidak turun hujan, karena jika kondisi ini terjadi dirinya diakuinya kurang optimal untuk balapan. "Selama ini saya kurang maksimal saat hujan. Terlebih Shanghai bukan sirkuit yang saya sukai, selain tikungan tajam termasuk ada perasaan trauma karena di sirkuit tersebut saya sempat mengalami kecelakaan. Namun demikian akan berupaya untuk bisa naik podium," tegas Andra.

Gadis cantik berambut panjang yang pada balapan dunia mendapat dukungan sejumlah sponsor seperti, PT Pertamina, Adaro Energy, Telkomsel, Bank Mandiri, termasuk dari Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, Kepala BKPM Gita Wiryawan serta Ibu Negara Hj. Ani Soesilo Bambang Yudhoyono itu akan mendapat saingan pembalap profesional dari berbagai negara seperti Thailand, Macau, Hongkong, China, Venezuela, Jepang, Singapura, Malaysia dan Amerika Serikat.

Andra mengungkapkan dengan rasa bangga, karena telah sembilan trophy di Formula Renault pada 2011 diperoleh. Untuk itu ia pun bertekad bisa mempertahankan poin terbaik, kendati dirinya akan memfokuskan diri di Formula Abarth yang untuk pertama kali digeluti.

"Awalnya Formula Renault merupakan ajang pemanasan, tapi ternyata pointnya cukup bagus, dan akhirnya diteruskan di Formula Abarth, walaupun dinilai cukup berat," tandas Andra.

Menjelang keberangkatan ke Shanghai China 19 Oktober mendatang, Brand Ambasador for Youth Telkomsel itu, tengah mempersiapkan diri fisik dan mental, dan melakukan adaptasi di lintasan basah yang selama ini menjadi kendala. "Saya cukup berambisi untuk balapan di lintasan Eropa. Persaingan balapan sangat berbeda, karenanya saya akan mewujudkan impian untuk bisa melaju dengan puluhan pembalap-pembalap Eropa yang punya talenta besar nanti," harap Andra.

Menanggapi semangat juang tinggi putrinya, yang juga Manajer Alexandra Motor Sport, Alex Asmasoebrata menuturkan, akan senantiasa mendukung semangat dan performance Alexandra, Salah satunya meningkatkan performance mobil balapan yang digunakan Andra. "Saya berharap Andra bisa memaksimalkan performance di seri mendatang, sehingga bisa tampil lebih bagus," ucap Alex. (Dadi Mulyadi)


Walikota Bekasi Nonaktif Bebas

Tipe Berita = kriminal



Bandung, (11/10/2011) -Majelis hakim Pengadilan Tipikor Bandung, akhirnya membebaskan Walikota Bekasi nonaktif Mochtar Mohammad, dari dakwaan tindak pidana korupsi.

Dalam sidang yang digelar diruang sidang utama Pengadilan Tipikor Bandung, Selasa, (11/10/2011), Mochtar Mohammad dinyatakan bebas murni.

Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Bandung Azharyadi Priakusumah dalam sidang putusan vonis mengatakan, terdakwa tidak bersalah dalam kasus dugaan korupsi 5,5 milyar.

"Menyatakan terdakwa tidak bersalah dan membebaskan terdakwa dari segala dakwaan," ungkap majelis hakim dalam putusannya.

Putusan hakim tersebut, sontak disambut tepuk tangan para pendukung Mochtar, yang sejak pagi sudah memenuhi ruang sidang.

Menurut Azharyadi, vonis tersebut sangat jauh dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU), yang menuntut 12 tahun penjara dan denda Rp. 300 juta.

"Mochtar tidak terbukti atas tuntutan yang didakwakan JPU," jelasnya.

Sebelumnya JPU menuntut Mochtar 12 tahun penjara dan denda Rp 300 juta. Selain itu, jaksa juga menuntut agar Mochtar mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 639 juta.

Politisi PDIP ini didakwa empat kasus korupsi, yang masing - masing suap anggota DPRD Rp 1,6 miliar untuk memuluskan pengesahan RAPBD menjadi APBD 2010, penyalahgunaan dana anggaran makan minum sebesar Rp 639 juta, suap untuk mendapatkan piala Adipura tahun 2010 senilai Rp 500 juta dan suap Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) senilai Rp 400 untuk mendapat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).(Endang Taryana/az)


Tarif Tol Naik,Jalan Harus Diperbaiki

Tipe Berita = populer



Bandung, (24/09/2011) – DPD Organda Jabar Harapkan Pemerintah terlebih dahulu mengevaluasi kondisi jalan tol sebelum menaikkan tarif jalan tol yang rencananya akan diberlakukan pada 28 September mendatang. Ketua DPD Organda Jawa Barat Aldo F Wiyana mengatakan,selama ini belum pernah dilakukan kajian terhadap kondisi jalan tol. Jalan tol ruas Tangerang-Merak merupakan salah satu ruas jalan tol terjelek,karena permukaan jalan yang dibuat dari beton itu kasar. Kondisi jalan seperti itu membuat ban kendaraan cepat aus hingga mencapai 30%. Ia mengatakan angkutan umum ada umumnya melayani masyarakat berpenghasilan menengah kebawah,karena itu pemerintah seharusnya memberikan dispensasi terhadap angkutan ini dengan tidak menaikan tasrif tol bagi angkutan umum agar tidak membebani penumpang. “Mungkin yang ada efeknya besar adalah yang kendaraan dengan jumlah penumpang kecil kan,matematisnya kenaikan itu harus dibagi kan. Itu sesuatu kenaikan yang tingi,tapi kalau kendaraan itu besar dibaginya banyak mungkin tidak signifikan. Pada dasarnya yang kita sayangkan adalah kitapun sebenarnya tidak pernah protes juga kalau jalan-jalan itu sebenarnya memang jelek”. Menurut Aldo,bila pemerintah tetap akan menaikkan tarif tol pengusaha angkutan umum juga terpaksa harus menaikkan tarif penumpang. Pengusaha travel,menurut rencana akan menaikkan tarif sekitar 5% sedangkan tarif bus naik antara 2-5% dari tarif yang berlaku saat ini.(ida/lj)

Baksil Jadi Hutan Dunia

Tipe Berita = populer



Bandung, (1/10/2011) -Menteri Negara Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta menyatakan mendukung agar kawasan Babakan Siliwangi (Baksil) tetap jadi hutan kota. Apalagi, Baksil sudah ditetapkan sebagai hutan kota dunia. "Nanti kita semua bersama dengan Kementerian LH akan terus memantau Baksil," tegas Hatta. Hal itu dikemukakan Hatta dalam konferensi pers di sela acara TUNZA International Children & Youth Confrence on The Environmet 2011 di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Sabtu (1/10/2011). Menurutnya, keberadaan hutan kota khususnya Baksil, sangat besar manfaatnya seperti mengurangi pencemaran udara, menyerap air dan segi positif lainnya. Ia berharap, keberadaan hutan kota jangan hanya jadi diperhatikan saat ada acara seperti TUNZA. "Kita harus sama-sama menjaganya. Keberadaan hutan kota harus dipertahankan," tegasnya. Sementara itu disela - sela penanam pohon di Babakan Siliwangi (Baksil), Ketua Bandung Creative City Forum (BCCF) Ridwan Kamil menuturkan, hutan kota Babakan Siliwangi merupakan milik warga bukan merupakan Pemerintah Kota Bandung. "Warga punya hak terhadap hutan kota ini, karena kita bayar pajak. Kita sebagai warga Kota Bandung ingin generasi penerus nanti tetap memiliki hutan kota," ungkap Ridwan Kamil kepada wartawan di sela-sela acara penanaman pohon oleh peserta TUNZA International Children and Youth Conference on Teh Environment 2011 di areal Babakan Siliwangi, Jalan Tamansari Kota Bandung, Sabtu (1/10/2011). Untuk itu, Ridwan berharap Pemkot Bandung mendengar suara aspirasi dari rakyat tentang harapannya terkait keberadaan hutan kota Babakan Siliwangi. Tidak hanya warga Bandung, warga dunia juga berharap Babakan Siliwangi tetap menjadi hutan kota yang 100% ditanami pepohonan. "Acara penanaman pohon oleh peserta TUNZA kali ini merupakan simbol dari harapan warga dunia yang dipelopori anak-anak dan remaja dari 180 negara," tambahnya. Pihaknya pun mengaku siap terus mempertahankan keberadaan hutan kota dunia Babakan Siliwangi. Bahkan usai pelaksanaan konferensi TUNZA, pihaknya dan komunitas lainnya akan terus melakukan advokasi jika rencana Pemkot Bandung membangun restoran di areal Babakan Siliwangi tetap dilaksanakan.(az)

Dinkes Utamakan Layanan Kesehatan Gakin

Tipe Berita = populer



Bandung, (24/09/2011) - Meski penyerapan anggaran rendah, namun Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung seluruh program telah dan akan terlaksana sesuai target. "Tahun 2011 untuk ? anggaran belanja langsung Dinkes sebesar Rp . 52.542.050.000 dan baru terealisasi ? Rp. 1.117.105.867 atau 2,13 persen," ujar Kepala Dinkes Kota Bandung Ahyani Raksa Nagara di Balaikota. Disinggung dengan rendahnya penyerapan APBD 2011 yang baru 2 persen, Ahyani menerangka, kendati dana belum terserap, tapi ? program akan terus berjalan seperti pelayanan kesehatan dan pengadaan obat. "Program akan berjalan sesuai target. Untuk pembayarannya akan dilakukan belakangan, sehubungan keterlambatan penetapan APBD,"jelas Ahyani. Namun demikian Ahyani mengungkapkan, pengobatan warga miskin menjadi prioritas utama. (Dadi Mulyadi)

PDAM Kota Bandung Butuhkan Dana 70 M

Tipe Berita = populer



Bandung, (24/09/2011) - Untuk bisa memenuhi target 70 persen pemasangan pipa sambungan air kotor/limbah hingga tahun 2015 mendatang, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Wening Kota Bandung membutuhkan dana cukup besar yakni Rp. 70 milliar. "Saat ini baru terpasang sekitar 58 persen. Terkait hal itu PDAM Kota Bandung memerlukan kerjasama dengan Pemerintah pusat dan Provinsi," ujar Dirut PDAM Tirtawening, Pian Sopian di Balaikota. Pian menjelaskan, dana sebesar itu untuk pemasangan sekitar 6 KM. Pian mengatakan, Kota Bandung sudah mendapat bantuan hibah untuk pemasangan air kotor dari Australian Agency for International Development (AusAid). "Bantuan dari AusAid sebesar 7,5 miliar untuk pemasangan air kotor di wilayah padat penduduk di Kiaracondong, Cicadas. Pian menerangkan, pekerjaan sambungan air limbah rumah tangga sudah selesai dan kini sedang dalam proses pencairan uang dana hibah. "Bantuan dan hibah 7,5 miliar belum diterima, karena tidak diberikan dalam bentuk uang tunai, tapi bantuan diberikan setelah ada hasilnya," jelas Pian. Pian mengungkapkan, biaya untuk mengerjakan proyek sambungan air limbah menggunakan dan talangan dari Pemkot Bandung. "Jika dana hibah dari ? AusAid sudah cair akan? dimasukan ke kas Pemkot Bandung lagi," tutur Pian. (Dadi Mulyadi)

PGSI Kab. Cirebon Perlu Segera Pemimpin

Tipe Berita = olahraga



Cirebon, (24/09/2011) - Pasca ditinggalkan Almarhum Drs. Sukanda, kursi Ketua Umum Pengurus Cabang Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kabupaten Cirebon hingga saat ini masih kosong dan belum terisi. Tentu saja hal itu membuat program kerja dan pembinaan pada cabang olahraga Gulat menjadi sedikit terhambat. Bahkan beberapa waktu lalu nyaris berhenti latihan, karena keterbatasan anggaran yang dimiliki. Salah seorang atlet Gulat Kabupaten Cirebon Hendri Sapta Kusumah yang saat ini tengah menjalani Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Tim PON XVIII, mengatakan, dirinya sangat prihatin dengan kondisi yang terjadi di cabang olahraga Gulat saat ini, membuat program kerja dan pembinaan menjadi nyaris tidak berjalan. Hendri mengatakan, PGSI Kabupaten Cirebon membuka kesempatan kepada yang berminat untuk menjadi Ketua Umum PGSI Kabupaten Cirebon. Untuk sementara dirinya yang memegang kendali di tubuh PGSI. "Saya berharap akan segera ada Ketua Umum, sehingga untuk mengurusi hal-hal non tekhnis bisa dilakukan oleh Ketua Umum, karena saat ini saya sedang memfokuskan diri di Pelatda," terang Hendri di Cirebon, Jum'at (23/09). Hendri Sapta Kusumah pun berharap, sosok yang nantinya akan memimpin PGSI Kab. Cirebon memiliki komitmen kuat untuk terus memajukan prestasi olahraga Gulat di wilayahnya, sehingga tradisi medali emas yang selalu diraih cabang Gulat untuk dua kali penyelenggaraan PORDA Jawa Barat sebelumnya bisa dipertahankan pada PORDA di Kabupaten Bekasi tahun 2014 mendatang. "Sosok Ketua Umum nanti agar mampu memajukan prestasi olahraga Gulat Kabupaten Cirebon lebih baik lagi," harap Hendri. (Dadi Mulyadi)

Garuda Bandung Tanpa Denny Sumargo

Tipe Berita = olahraga



Malang, (24/09/2011) - Cedera Lutut yang dialami Pebasket dari Tim Garuda Bandung, membuat Denny Sumargo terpaksa absen di Turnamen Pramusim National Basket League (NBL) 2011/2012. Sebelumnya Garuda Bandung juga tidak diperkuat pemain inti musim lalu seperti I Made‘Lolik’Sudiadnyana dan Cokorda Raka. Denny mengaku kecewa tidak bisa beraksi bersama timnya pada turnamen pramusim yang dimulai 23 September 2011, di GOR Bimasakti Malang. "Kami sangat ingin memuaskan penggemar dan tampil maksimal, sehingga keputusan untuk absen di turnamen pramusim ini sangat berat. Terlebih, saya dan tim sudah mempersiapkan diri sejak empat bulan lalu. Pada akhirnya, keputusan tersebut harus saya ambil, tentunya setelah melalui pertimbangan yang matang. Saya minta maaf kepada seluruh penggemar Garuda," ungkap Denny. Selama absen di Preseason Tournament, Denny akan menjalani masa penyembuhan. "Saya yakin, tim tetap akan tampil maksimal. Kalau lolos final, saya bakal usahakan datang ke Malang, nonton pertandingan serunya dan pastinya menyapa para penggemar. Doakan saja," tandas Denny. Sementara Gagan Rachmat selaku Manager Garuda mengatakan, absennya Denny merupakan kesempatan baik bagi para pemain junior. "Mereka perlu menjajal kekuatan lawan. Turnamen pramusim inilah saatnya. Kami tidak ingin memaksa Denny untuk bermain. Akan lebih baik jika dia rehat sekarang, dan siap tanding saat seri regular nanti," papar Gagan. Gagan menjelaskan, Garuda sudah mempersiapkan diri untuk tampil di Preseason Tournament dengan atau tanpa Denny. "Kami sangat menyayangkan absennya Denny. Tapi, suka atau tidak, kali ini tim akan bermain dengan skenario tanpa Denny. Kami akan tetap melakukan yang terbaik. Itu pasti," ujar Gagan. NBL Indonesia Preseason Tournament 2011 yang telah digelar di GOR Bimasakti Malang, 23 September hingga 2 Oktober 2011. Meskipun kehilangan Denny, tim besutan Wan Amran tersebut akan berkesempatan menjajal amunisi baru mereka, Vinton Nolland yang sebelumnya bermain untuk Aspac Jakarta. (Dadi Mulyadi)

Tarung Derajat Sudah Mendunia

Tipe Berita = olahraga



Bandung, (02/10/2011) -

Komunitas Cabang Olahraga Beladiri Tarung Derajat akhirnya lega , karena cabor asli Indonesia ini mampu berbicara di level dunia, seiring akan mulai ditampilkan pada pelaksanaan Seagames XXVI/2011 Indonesia, kendati hanya sebagai cabang ekshibisi.

Kepada RRI, Sekretaris Jenderal PB Tarung Derajat Indonesia, Boyke Permadi mengatakan, kekuatan Tarung Derajat di tingkat ASEAN sudah merata.

Hal ini tentu sangat menggembirakan bagi pemassalan Tarung Derajat di tingkat dunia. Bahkan secara resmi Tarung Derajat akan mulai ditampilkan pada ajang Sea Games. "Dalam waktu setahun tarung derajat dinilai berhasil disosialisasikan. Sehingga kami optimis, pada SEA Games 2014 di Myanmar, Tarung Derajat secara resmi sudah dipertandingkan," kata Boyke, di Hotel Nyland, Jl. Cijagra, Minggu (02/10).

Boyke mengaku, meratanya kekuatan tiap negara peserta karena para petarung berlatih di Perguruan Pusat.

Selain itu, para petarung dari luar negeri sebelumnya memiliki latar belakang beladiri, sehingga tidak terlalu sulit untuk mengembangkan kemampuan mereka. "Mereka memiliki dasar beladiri yang kuat. Sehingga tidak terlalu sulit untuk beradaptasi dengan tarung derajat," jelas Boyke.

Pada SEA Games 2011 ini, tarung derajat hanya bersifat eksebisi, dengan jumlah yang dipertandingkan 10 nomor.

Menurut Boyke, meski hanya eksebisi, pertandingan tetap akan dilaksanakan sesuai aturan resmi. Termasuk juga wasit dan juri yang akan bertugas di pertandingan nanti. "Meski eksebisi, tidak akan ada rekayasa. Semua berjalan normal sesuai aturan," tegas Boyke.

Jika pada SEA Games 2014 Myanmar sudah dipertandingkan maka tarung derajat tidak menutup kemungkinan bisa dipertarungkan di Asian Games. "Kami cukup optimistis bisa dicapai oleh tarung derajat. Ini menunjukan olahraga asli Indonesia juga bisa mendunia," katanya.

Sementara melihat dari hasil Pre Seagames yang berlangsung di Jakarta (29/09) lalu, Atlet Tarung Derajat Indonesia diprediksi akan memperoleh perlawanan yang ketat di SEA Games XXVI/2011 mendatang.

Dari 3 nomor yang dipertandingkan, Indonesia hanya mampu meraih peringkat I di kelas 52 kg putri oleh Sri Nurhayati. Di kelas ini, Sri Nurhayati harus bertarung sengit dengan atlet Thailand, Yupaphon. Sedangkan di dua nomor lainnya dikuasai oleh Thailand dan Laos. Di kelas 52-55 kg putra, dikuasai oleh Anuchit Sathit (Thailand). Anuchit berada di peringkat I setelah mengalahkan Nguyen Dang Khoa (Vietnam). Disusul oleh Dani M Iqbal (Indonesia). Di nomor 55-58 kg putra, petarung Laos, Thongbang berhasil menaklukan Tun Lea Aung (Myanmar). Sedangkan peringkat III ditempati oleh Pikun Homtong (Thailand). (Dadi Mulyadi)


KPI Terima 6000 Pengaduan Masyarakat

Tipe Berita = populer



Bandung,(28/09/2011) - Jumlah Pengaduan Masyarakat terkait tayangan media televisi sejak Januari hingga pertengahan September 2011 tercatat 6 ribu pengaduan. Dari jumlah tersebut tayangan yang paling banyak diadukan masyarakat adalah tayangan mistik yang dikemas dengan format baru serta tayangan kekerasan. Kepada RRI Ketua Komisi Penyaran Indonesia KPI Pusat Dadan g Rahmat mengatakan,pihaknya akan terus memproses laporan dari masyarakat tersebut,apabila dalam proses kajian ditemukan adanya pelanggaran maka kepada stasiun televise yang bersangkutan akan diberikan sangsi sesuai dengan aturan yang berlaku. Meskipun demikian Ketua KPI Pusat Dadang Rahmat mengharapkan kepada para orang tua untuk mendampingi anak-anaknya ketika menonton televise serta memberikan pemahaman tentang tayangan apakah bisa ditonton oleh anak-anak atau tidak.(dani/lj)

Penyewaan Sepeda Bagi Warga Dan Tamu

Tipe Berita = populer



Bandung, (28/09/2011) - Dalam rangka memasyarakatkan penggunaan alat transportasi yang bebas polusi, Pemerintah Kota Bandung akan membangun 40 shelter sepeda di beberapa lokasi keramaian seperti tempat wisata, hotel dan pusat perbelanjaan. "Shelter sepeda merupakan tempat mangkal sepeda yang bisa disewa untuk jalan-jalan di Kota Bandung," kata Kepala ? Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung Prijo Soebiandono, Rabu (28/09). Prijo mengatakan, shelter sepeda untuk warga atau tamu yang ingin berkeliling di Kota agar tidak terjebak macet dan mengurangi polusi udara. "Tahap pertama akan dibangun 40 selter dan dua shelter ? sudah terbangun di Babakan Siliwangi dan Parisj Van Java lainnya akan dibangun di ? sekitar FO Jalan Riau termasuk di sejumlah tempat lainnya," jelas Prijo. Prijo menuturkan, pengadaan selter sepeda bekerjasama dengan Bandung Creative City Forum (BCCF). "Saat ini sudah ada 500 unit sepeda hasil sumbangan dari acara Tunza. Jika masih kurang Kementerian Perhubungan siap membantu, karena memiliki program pencanangan transportasi sepeda,"terang Prijo. Menurut Prijo jika shelter sepeda terwujud di tahun 2011, maka Kota Bandung yang pertama memiliki shelter sepeda. "Bagi warga yang ingin menyewa dikenakan taruf ? Rp 2.000 per jam," tutur Prijo (Dadi Mulyadi)

Air PDAM Tak Layak Diminum

Tipe Berita = populer



Bandung, (28/09/2011) -

Akibat kerusakan di saluran pompa dossing yaitu pompa yang berfungsi untuk mengalirakan zat pembersih, air yang mengalir ke rumah dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Wening Kota Bandung dalam sepekan terakhir ini keruh. " Saat ini sedang dalam perbaikan dilakukan manual dulu dan kualitas air dipengolahan sudah berangsur jernih," ujar Direktur Utama PDAM Tirta Wening Kota Bandung Pian Sopian, di Balaikota, Selasa (27/09).

Pian Sopian mengatakan, saat ini air masih kotor karena ada air sisa yang ada di pipa distribusi yang masih kotor dan kemungkinan masuk ke konsumen. "Pompa penjernih rusak baru kemarin dan hari ini sudah normal kembali. Jika ? air keruh selama sepekan kemungkinan ? hanya di saluran didistribusinya setempat dan besok diharapkan sudah jernih kembali, tinggal membuang air sisa yang keruh," ujar Pian.

Berkaitan dengan itu, Pian menyampaikan ? permohonan maaf atas kurangnya pelayanan atas kualitas air yang diterima para pelanggan.

Menurut Pian, kerusakan sudah diperbaiki saat itu juga dan sudah berfungsi kembali. Sementara, Salah seorang konsumen, Nunung warga Kelurahan Kebon Gedang Kecamatan Batununggal mengatakan, sejak Minggu (25/09) air keruh sehingga kalau mau dipakai untuk memasak terpaksa harus disaring. "Air. Hanya bisa dipakai untuk mandi, cuci pakaian dan perabotan rumah tangga," ujar Nunung. (Dadi Mulyadi)


200 Fakir Miskin Dapat Bantuan Usaha

Tipe Berita = populer



Bandung, (28/09/2011) - Dalam menangani masalah sosial, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung pada tahun ini tengah menangani 22 masalah sosial satu diantaranya penanganan fakir miskin. " Pada tahun 2011 Dinsos Kota Bandung sudah menyalurkan bantuan Rp 475 juta untuk 200 orang pakir miskin warga Kota Bandung," ujar Kepala Dinsos Kota Bandung Siti Masnun di Balai Kota, Rabu (28/09). Menurut Masnun, bantuan diberikan kepada 200 orang pakir miskin tidak berbentuk uang, tapi berupa barang dagangan dan diberikan secara kelompok. "Tiap kelompok ada 5 orang dan mendapat jatah barang dagangan untuk warung senilai Rp 9 juta," ujar Masnun. Masnun mengatakan, tahun 2011 yang mendapat bantuan hanya ? 8 Kelurahan dan setiap kelurahan terbagi 5 kelompok yang setiap kelompoknya terdiri dari 5 orang. "Kelurahan yang mendapat bagian adalah Kelurahan Batununggal, Binong, Kebun Pisang, Cicadas, Situ Saeur, Cibuntu dan Pajajaran, " terang Masnun. Menurut Masnun, para penerima bantuan sebelumnya diberikan latihan wira usaha agar bantuan yang diterimanya bisa dikelola dan berkembang. "Setiap kelompok harus mengelola warung. Isi warung disediakan pihak ketiga," jelas Masnun. Masnun berharap bantuan yang diberikan bisa mengentaskan kemiskinan. "Bantuan yang diberikan ada yang berhasil untuk meningkatkan kesejahteraan tapi ada juga yang tidak berkembang karena modal habis dipakai untuk keperluan sehari-hari," ungkap Masnun. (Dadi Mulyadi)

Malam Final Bintang Radio RRI Bandung

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(29/09/2011) - Juara pertama pop daerah Bintang Radio RRI Bandung,pada tanggal 30 September 2011 atau pada malam Final, juara pertama pria dan wanita pop daerah akan diseleksi dengan para juara Bintang Radio dari RRI Bogor dan RRI Cirebon,berlangsung di Gedung Lokantara Budaya RRI Bandung,jalan Diponegoro 61 Bandung. Menurut Seksi Acara Panitia Bintang Radio RRI Bandung Dedi Riantama, yang lolos seleksi rekaman ,audionya akan dikirim ke Jakarta untuk kembali diseleksi dengan para juara dari RRI seluruh Indonesia lainnya. Sementara yang lolos dalam malam Final baru akan di lombakan di tingkat nasional di Menado. Pergelaran malam Final Bintang Radio RRI Bandung pada tanggal 30 september 2011 pada pukul 19.30 hingga selesai, selain menampilkan para finalis dan seleksi pop daerah, juga akan di persembahkan Gelar Budaya berjaringan RRI Bandung, Bogor dan RRI Cirebon. Dari RRI Bandung menurut Dedi,akan menampilkan “Opera Sang Bintang” dengan bintang tamu ki Daus, sedangkan dari Bogor, Tari Budaya dan Cirebon Tari Topeng. Para Juri yang menilai pada malam Final Bintang Radio, Ketua Pudja Kusumah, Anggota Yuyu Koswara dan Dedi Odoy. Para finalis Wanita Jenis Hiburan dari RRI Bandung masing-masing Intan Chaerunisa, Jessy Anggrainy Rian,Fasya Maudya,Yusiana Aryani dan Cindy Tambunan. Finalis Pria Jenis Hiburan,Muhammad Ilham Pamuji,Hendri,Reza Zakaria,Rachmat F dan Irsha Cendikiawan. Untuk Juara Pop Daerah Wanita,Eva Purnama Dewi,Aneu Dian Nafisa dan Bella Anggita Putri. Juara Pop Daerah Pria,Shandy Asma,Gan Gan Gumilar. Para juara pertama Final Bintang Radio pop Hiburan Pria dan Wanita akan menjadi Duta RRI Bandung ke tingkat Nasional di Menado pada Oktober mendatang.(lj)

Terlanjur Pesan Tiket, THR Dikorbankan

Tipe Berita = populer



Empat ABG Lebih Memilih Mudik Ketimbang Mendapatkan THR Dari Perusahaan

Bandung, (13/08/2012)

Kebijakkan PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daops) II Bandung, terkait pemberlakuan tiket kereta khusus kelas ekonomi yang bisa dipesan sambil menyertakan kartu identitas banyak manfa'at yang bisa dirasakan bagi para penumpang yang melakukan mudik lebaran 1433 H, tahun 2012. Seperti penumpang tidak akan khawatir untuk mendapatkan tempat duduk, karena sudah mengantongi tiket yang dipesannya jauh-jauh hari. Kendati pas hari keberangkatan terjadi penumpukkan penumpang.

Namun manfa'at dari kebijakkan itu tidak dirasakan sejumlah penumpang. Seperti yang dialami empat anak remaja belasan tahun atau ABG, masing masing Marvin (20), Aan (15) Ari (17) dan Wahid (16) yang ke empatnya warga Kebumen dan Banyumas, namun dalam tiga bulan terakhir mereka bekerja di salah satu perusahaan jasa pengantaran di Kota Bandung.

Saat berbincang-bincang dengan RRI yang tengah meliput arus mudik Lebaran di Stasiun KA Kiaracondong Bandung , Senin (13/08) sore, salah seorang dari mereka mengatakan, terpaksa pulang kampung tanpa membawa uang THR dari perusahaan tempatnya bekerja. Alasannya pihak perusahaan baru akan memberi THR dua hari menjelang Idul Fitri, tetapi karena terlanjur mendapatkan tiket KA. Pasundan pada hari Senin 13 Agustus 2012 atau H-6 lebaran 1433 H, mereka lebih memilih untuk tidak mendapat THR, daripada tidak bisa berlebaran di kampung halaman saat lebaran nanti.

" Ya, kami terpaksa pulang tanpa membawa uang THR dari perusahaan, karena pihak perusahaan hanya mau memberikan pada hari Kamis atau H-3 lebaran," ungkap Marvin, sambil memperlihatkan mimik wajah sedih.

Marvin meminta, pemerintah mau peduli akan hal tersebut, dan mendesaknya untuk bisa memperjuangkan hak mereka. "Kami telah mengemis untuk bisa membawa uang lebih, agar bisa berlebaran dengan orang tua, atau setidaknya bisa memberi hasil jerih payah selama bekerja di Bandung," tegasnya. (Dadi)


Mobil Baru Bagi 30 Camat Di Kota Bandung

Tipe Berita = populer



Bandung, (02/10/2011) -

Seluruh Camat di Kota Bandung akan mendapat mobil baru, menyusul disetujuinya dana pembelian mobil sebesar Rp 7,5 miliar sudah disetujui DPRD dan sudah ditetapkan di APBD Perubahan 2011.

Ketua Komisi A DPRD Haru Suandharu mengatakan, sebanyak 30 unit mobil baru tersebut akan diserahkan bagi 30 camat. "Eksekutif mengajukan Rp 9 miliar tapi disetujui Rp 7,5 miliar," ujar Haru.

Menurut Haru, sudah tidak ada masalah tentang pengadaan mobil baru bagi camat, karena permintaan mobil sama seperti kenaikan gaji dan tunjangan beras PND. "Sepanjang diikuti dengan peningkatan kinerja dan pelayanan para camat kepada masyarakat, tidak ada masalah," tandas Haru.

Namun demikian tambah Haru, jika tidak ada perubahan atau bahkan kinerja menurun dengan mobil barunya , ini yg kemudian akan menjadi negatif.

Haru juga mengatakan DPRD menyetujui permintaan para camat ingin mobil baru dengan catatan, kinerja dan pelayanan harus ditingkatkan.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Camat Iwan Setiawan mengungkapkan sangat berterima kasih atas disetujuinya mobil baru.

Menurut Iwan, para camat mengajukan mobil baru, karena mobil yang kini dimilikinya keluaran tahun 2002, sehingga sering mogok dan menganggu kinerja. "Adanya mobil baru sudah dipastikan kinerja akan meningkat," ungkap Iwan.

Menanggapi hal itu. Wali Kota Bandung Dada Rosada menegaskan, dengan mobil baru, para camat mengambil alih kerja binamarga, untuk turut memelihara trotoar dan jalan. "Sebagai ucapan terima kasih dengan disetujuinya mobil baru di trotoar dan pohon jangan sampai ada tumpukkan brangkal," tegas Dada di Pendopo.

Dada mengatakan seharusnya sudah kewajiban camat memelihara trotoar jangan hanya mengandalkan Dinas Binamarga. (Dadi Mulyadi)


GCB Tidak Cukup Satu Kali Gebrakan

Tipe Berita = populer



Sebagai Denyut Kehidupan Kota Bandung, Program Gerakan Cikapundung Bersih (GCB) harus dilakukan berkelanjutan

Bandung, (12/10/2011)

Penyelamatan Sungai Cikapundung harus dilakukan secara revolusioner, yakni serentak, massal dan berkesinambungan, dengan melibatkan seluruh komponen pemerintahan, masyarakat dan dunia usaha, dengan didasari pemahaman bahwa sungai ini merupakan salah satu alat yang memompa denyut nadi kehidupan Kota Bandung.

Hal itu dikemukakan oleh Walikota Bandung Dada Rosada dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Bandung Ahmad Rekotomo, pada acara Gerakan Cikapundung bersih dalam rangka hari jadi ke-201 Kota Bandung, di Parkir timur Cikapundung, Rabu (12/10).

Mengembalikan Sungai Cikapundung sesuai fungsinya yang hakiki, menurutnya tentu saja bukan pekerjaan yang mudah, dalam arti butuh waktu dan proses yang cukup panjang pula.

" Dengan kenyataan tersebut, saya menetapkan tahapan-tahapan penataan, yang secara berurut dilakukan melalui kegiatan bakti sosial, pengerukan sungai, inventarisasi bangunan di bantaran sungai dan perubahan tata letak bangunan yang semula membelakangi sungai menjadi menghadap sungai, penatan sempadan, pembangunan bangunan air, serta penghijauan, pelepasan burung dan menebar ikan,"jelas Dada.

Meski tahapan-tahapan tersebut cukup berat, namun walikota optimis akan berjalan secara konsisten karena warga Kota Bandung memiliki budaya juang seperti kegigihan para pahlawan ketika melawan kaum penindas melalui peristiwa Bandung Lautan Api 1946 dan Konferensi Asia-Afrika 1955.

Sementara itu menurut Ketua Tim Gerakan Cikapundung Bersih (GCB), Gunadi Sukma Bhinekas, kegiatan pembersihan Sungai Cikapundung sudah dilakukan sejak hari senin sampai dengan hari Selasa di 13 Lokasi dengan melibatkan sekitar 2.000 personel dari SKPD terkait, TNI dan Polri, Komunitas pencinta Cikapundung dan masyarakat sekitarnya.

"Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, yang biasanya kegiatan ceremonial dulu baru turun ke sungai, untuk tahun ini, kegiatan cikapundung bersih sudah dilakukan 2 hari sebelumnya, yaitu di 13 titik lokasi diantaranya, daerah sabuga, Pelesiran, Pulosari, unisba, Viaduct, PLN, Unpas, pasar Kordon, curug ece, dan Jalan Soekarno Hatta,” ujar Gunadi.

Menurutnya, program GCB sudah tampak hasilnya, ketika kegiatan GCB tahun 2010 saat pengerukan sampah yang ada di sungai, terangkut sekitar 108 m3, sedangkan untuk tahun ini hanya sekitar 56 m3 sampah. "Dari jumlah sampah yang ada di sungai dan terangkut dapat terlihat adanya penurunan sampah yang ada di sungai Cikapundung, sehingga dapat dikatakan kegiatan Cikapundung bersih ini cukup berhasil,"papar Gunadi. (Dadi Mulyadi)


Hari Ini Deklarasi " TUNZA" Di Bacakan

Tipe Berita = populer



Bandung, (1/10/2011) -Para peserta Konferensi Anak-anak dan Remaja Internasional Tunza (Tunza International Children and Youth Conference) 2011, Sabtu (1/10/2011) ini, akan mendeklarasikan sikap mereka dalam menjaga kelestarian lingkungan. Deklarasi sikap kepedulian lingkungan yang dikenal dengan istilah "Bandung Declaration" itu merupakan hasil kesepakatan dari para peserta konferensi selama mereka mengikuti perhelatan internasional tentang lingkungan hidup di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Instritut Teknologi Bandung (ITB), yang dimulai sejak Selasa hingga Jumat, (27/30/9), dan akan dibacakan di Gedung Merdeka Bandung. "Malam Sabtu ini akan ada keputusan kesepakatan yang berisi gagasan para generasi muda dalam menjaga lingkungan hidup, terutama masalah hutan. Kesepakatan ini merupakan salah satu bahan rekomendasi yang akan diajukan pada konferensi internasional yang akan digelar di Brasil tahun depan," kata Deputi Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat pada Kementerian Lingkungan Hidup, Ilyas Asaad saat ditemui seusai penanaman pohon di Babakan Siliwangi yang dideklarasikan menjadi hutan kota dunia. Dia menambahkan, rekomendasi tersebut merupakan salah satu bukti peran serta generasi muda saat ini juga turut diperhitungkan tanpa mengesampingkan gagasan yang disampaikan "generasi tua". "Sudah tidak jamannya lagi hanya mendengar gagasan yang tua. Justru paradigma itu yang harus diubah. Generasi muda ini kan calon pemimpin di masa depan, maka seyogianya gagasan generasi muda pun turut diperhitungkan. Gagasan anak muda tidak kalah cemerlangnya dengan yang tua," ungkapnya. Tinggal ke depannya, langkah nyata seperti apa yang akan dilakukan oleh generasi muda untuk mewujudkan gagasannya itu, tambah dia.(az)

Penertiban Pasar Modern di Kab. Bandung

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(13/10/2011) -

Dinas Koperasi,Perindustrian dan Perdagangan-Diskoperindag Kabupaten Bandung segera akan berkoordinasi dengan pihak Satuan Polisi Pamong Praja Satpol PP untuk merazia dan menertibkan pasar-pasar modern atau mini market yang buka melebihi batas waktu yang ditentukan.

Kepala Dinas Koperindak Kabupaten Bandung Bambang Budi Raharjo menjelaskan,pihaknya tidak memungkiri kalau saat ini masih banyak mini market yang beroperai hingga larut malam.

Bebeberapa diantaranya terutama yang ada di wilayah perkotaan,seperti di Cileunyi disinyalir bahkan ada mini market yang buka 24 jam.

Langkah yang ditempuh kata Bambang Budi Raharjo,program revitalisasi pasar-pasar tradisional saat ini mulai diwujudkan untuk menjawab stigma yang melekat hingga saat ini kalau pasar-pasar tradisional itu identik dengan kumuh dan kotor.

Selain itu pihaknya juga segera akan berkoordinai dengan Satpol PP seraya memastikan razia atau penertiban mini market yang buka melebihi batas waktu yang ditentukan akan segera dilakukan.

" Kita ingin sekarang merevitalisasi pasar,dan selama ini pasar tradisional ini kesannya kumuh dan becek. Kita sekarang ada pasar sehat,diharapkan pasar sehat ini merupakan jawaban dengan banyaknya mini market yang ada di Kabupaten Bandung. Mengenai yang melanggar,kami dari Diskoperindag sudah melakukan upaya pembinaan dan nanti mungkin sesuai dengan Tupoksi nanti disini tugas Satpol PP lah untuk pengamanan".

Dijelaskan Kadis Koperindag Kabupaten Bandung,Bambang Budi Raharjo sudah sejak lama peraturan daerah yang mengatur jam operasional mini market sudah ada.

Lewat Perda itu,selain mengatur jam bukanya juga dijelaskan jarak antara mini market dengan pasar-pasar tradisional yang harus dipatuhi. Penegasan Kepala Diskoperindag Kabupaten Bandung ini terdengar ironis.

Masih banyaknya mini market yang buka melebihi ketentuan dan jaraknya yang hampir berdekatan dengan pasar tradisional,menunjukkan Pemkab Bandung tidak punya gigi dalam menerapkan aturan yang ada.(didi/lj)

Dokumen Calhaj Kota Bandung 99% Selesai

Tipe Berita = populer



Dokumen Calhaj Kota Bandung 99% Selesai Bandung,(30/09/2011) – Persyaratan berkas keberangkatan jemaah calon haji kota Bandung sudah 99% memenuhi persyaratan. Pihak Imigrasi dan Kantor Kementerian Agama Kota Bandung terus bekerjasama dalam mengurus persyaratan jemaah calon haji tersebut. Dari kuota 37 ribu 363 untuk Jawa Barat,terdapat 2 ribu 636 jemaah calon haji kota Bandung yang akan diberangkatkan tahun ini. Kepada RRI Kasi Haji Kantor Kementerian Agama Kota Bandung H.Amar,untuk kloter pertama kota Bandung akan diberangkatkan tanggal 3 Oktober menuju asrama haji Jawa Barat. Kepada para jemaah calon haji, H Amar mengharapkan untuk tetap menjaga kesehatan. “Dihimbau calon jemaah jangan capai,jangan bawa barang bawaan berlebihan,kemudian jaga kebersamaan,jangan jemaah kesasar tercecer arus tetap utuh”. Ke 2 ribu 636 jemaah calon haji kota Bandung yang akan diberangkatkan tahun ini secara resmi akan dilepas oleh Walikota Bandung Dada Rosada pada jumat(30/09) di Mesjid Al Ukuwah Kota Bandung.(dani/lj)

Dana Stimulan Atlet Pelatda Tertunda

Tipe Berita = olahraga



Cirebon, (02/10/2011) -

Dana stimulant atau “uang kadeudeuh”yang dijanjikan KONI Kabupaten Cirebon bagi atlet asal Kabupaten Cirebon yang tengah mengikuti Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Tim PON Jawa Barat, hingga saat ini masih belum ada kepastian.

Ketika dikonfirmasi RRI terkait kepastian waktu pencairan dana tersebut, Ketua Bidang Pembinaan dan Pretasi KONI Kabupaten Cirebon Drs. Didin Jaenudin mengatakan, secepatnya dana stimulant ini akan segera diberikan, karena ini merupakan bentuk apresiasi KONI Kabupaten Cirebon kepada atlet yang selama ini telah mengharumkan nama Daerah.

Menurut Didin, belum diberikannya dana stimulant ini bukan anggarannya tidak ada, karena sudah sudah cair sejak beberapa waktu lalu, tapi hanya tinggal menunggu waktu luang dari Ketua KONI Kabupaten Cirebon untuk memberikan dana stimulant tersebut. "Pemberian dana stimulant tinggal menunggu kesiapan Ketua umum KONI Kab. Cirebon, karena anggarannya sendiri memang sudah ada", ujar Didin.

Ditambahkannya, atlet Kabupaten Cirebon yang saat ini tengah mengikuti Pelatda Tim PON Jawa Barat berjumlah 15 orang atlet yang berasal dari 5 cabang olahraga yakni Tinju, Menembak, Bola Voli, Atletik, dan Gulat.

Didin Jaenudin berharap, dengan pemberian dana stimulant ini bisa menambah motivasi para atlet agar dapat mempersembahkan yang terbaik bagi Kontingen Jawa Barat. "Mudah-mudahan ini bisa memotivasi para atlet untuk berjuang maksimal di PON Riau nanti", tambah Didin Jaenudin. (Alex Sunardi/DM)


Kota Bandung Berangkatkan 3.687 Calhaj

Tipe Berita = populer



Bandung, (02/10/2011) -

Dari Jumlah tersebut masing-masing 2.671 orang yang berasal dari Kota Bandung, sedangkan sisanya 958 orang merupakan calon jemaah haji dari Kota/Kabupaten sekitar Kota Bandung, yang tergabung dengan rombongan calon jemaah haji Kota Bandung.

menurut Kepala Kementrian Agama Kota Bandung Diding, terbagi dalam 10 Kloter penerbangan, 7 diantaranya kloter utuh asal Kota Bandung dan sisanya bergabung dengan asal daerah lain. "Kloter pertama dari Kota Bandung yang berangkat adalah kloter 05, yang akan berangkat hari Senin, 3 Oktober, pukul 17.00 dari mapolda Jabar,”kata Diding.

Diding juga menyampaikan para calon Jemaah Haji Kota Bandung memberikan zakat dan infak sebesar Rp. 24. 837.000. Kemudian pendistribusiannya akan bekerjasama dengan Badan Amil Zakat (BAZ) Kota Bandung.

Selain itu, menurutnya, mereka juga memberikan Wakaf Al-Quran sebanyak 1.720 yang akan disalurkan kepada DKM-DKM yang membutuhkan. "Dalam upaya ikut membantu program Bandung Hijau, mereka juga memberikan Wakaf pohon sebanyak 250 buah yang akan diserahkan kepada Dinas Pertamanan dan Pemakaman Kota Bandung,"jelas Diding.

Sementara itu Walikota Bandung Dada Rosada mengungkapkan, ibadah haji merupakan gladi resik manusia menempuh perjalanan menuju sang Khalik, mencari Ke-ridho-an Allah "Ibadah Haji sebagai penyempurna kelima rukun Islam, syahadat, shalat zakat dan shaum di bulan Ramadhan, agar membekas dalam hati dan berwujud dalam perilaku yang dalam konteks kehidupan sosial,"terang Dada usai melepas calon jemaah haji asal Kota Bandung, di Mesjid Al Ukhuwah.

Dada mengatakan, dalam sudut pandang sosial, ibadah haji merupakan perjalanan menuju sebuah martabat, yakni posisi kehidupan yang menjadi citra kualitas tinggi, baik dalam sudut pandang sesama manusiam maupun di hadapan Allah SWT. " Selain itu ibadah haji merupakan perjalanan menuju martabat kesehatan, karena berbeda dengan ibadah lain, ibadah haji harus dilakukan di Tanah Suci Mekah dengan iklim dan cuaca yang berbeda, sehingga dibutuhkan kualitas kesehatan yang perima agar bisa beradaptasi di sana," pesan Dada.

Dalam kesempatan itu juga walikota Bandung secara simbolis menerima Wakaf pohon, Al-Quran dan zakat dari calon jemaah haji Kota Bandung. (Humas Pemkot Bdg/DM)


Kepelatihan Drumband Kab. Cirebon Minim

Tipe Berita = olahraga



Sumber, (15/10/2011)

Guna mendapatkan sertifikasi kepelatihan serta penyamaan persepsi tentang tekhnik latihan drum band, dalam rangka keragamanan terkait tekhnik dalam melatih drum band dimasa mendatang, Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Drumband Indonesia (PDBI) Kabupaten Cirebon akan melaksanakan penataran pelatih bagi pelatih drum band yang ada di wilayah Kab. Cirebon.

Tentang rencana menggelar penataran bagi seluruh pelatih Cabang Olahraga (Cabor) Drumband merupakan program jangka pendek di masa kepemimpinan H. Ono Subawono, setelah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pemgcab PDBI Kab. Cirebon periode 2011-2015. "Saya berencana akan menggelar penataran bagi para pelatih drum band yang bertujuan agar ada kesamaan bagi seluruh pelatih tentang teknik-teknik drumband," ujar Ono Subawono usai penunjukkan dirinya pada Muscab PDBI, Sabtu (15/10) di Sekretariat KONI Kab. Cirebon di Sumber.

Sementara pada pemilihan atas dirinya, majunya Ono Subawono menjadi orang nomor 1 di Kepengurusan Pengcab PDBI Kab. Cirebon, menggantikan Ketua Umum PDBI periode sebelumnya yakni Hj. Sri Bendera Murni.

Ono Subawono tak lupa mengucapkan rasa terimakasihnya kepada seluruh insan drum band Kabupaten Cirebon yang telah memberikan kepercayaan kepada dirinya untuk memimpin PDBI Kab. Cirebon periode empat tahun mendatang.

Ono Subawono menegaskan, siap menjawab amanah yang diberikan untuk membawa cabang olahraga drum band Kabupaten Cirebon untuk lebih berprestasi lagi. "Kepercayaan ini merupakan amanah bagi saya, dan saya siap menjawab amanah ini untuk membawa drum band Kab. Cirebon lebih berprestas," tandasnya. (Alex Sunardi/DM)


Mabes Polri Siapkan Surat Ralat

Tipe Berita = kriminal



Lembang, (13/10/2011) -Terkait adanya kesalahan pengetikan pada Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) status Hafiz Anshary yang dikirim ke Kejaksaan Agung, Mabes Polri akan menyiapkan surat ralat.

Hal tersebut diungkapkan Kabag Penum Div Humas Mabes Polri Kombes Boy Rafly Amar, kepada wartawan disela-sela Seminar Independensi Polri Dalam Penegakan Hukum, di Sespimpol Lembang, Kamis (13/10/2011).

"Kita sudah siapkan surat ralat. Jadi kalau ada kekeliruan, biasanya diusulkan dibuat surat ralat redaksional,"ujarnya.

Lebih lanjut Boy menjelaskan, surat ralat administrasi itu akan disusulkan, untuk nantinya di lampirkan dalam SPDP.

"Surat ralat itu berisi penjelasan kesalahannya dimana," jelas Boy.(Azis Zulkarnaen)


Tersangka Pembakaran ATM Bukan Teroris

Tipe Berita = kriminal



Bandung, (13/10/2011) - Kabag Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar menegaskan, dua pelaku pembakar anjungan tunai mandiri (ATM) yang ditangkap di Yogyakarta bukan berasal dari kelompok teroris.

Namun pihaknya masih melakukan penyelidikan, terkait dengan kejadian serupa di Kota Bandung.

"Para pelaku pembakaran tersebut bukan merupakan kelompok teroris, akan tetapi perbuatan itu bisa dikategorikan sebagai teror karena membuat masyarakat ketakutan," tegas Boy kepada wartawan usai seminar 'Indenpendensi Polri dalam Penegakan Hukum 'di Sespimen Polri, Kamis (13/10/2011).

Menurutnya, sampai saat ini penyidik kepolisian masih mendalami motif tersangka, termasuk apakah ada kaitannya dengan pembakaran ATM di Kota Bandung.

"Kita masih mendalami motifnya, belum ditemukan ada kaitan langsung dengan yang di Bandung. Kedua pelaku adalah kumpulan orang-orang terpelajar," jelasnya.

Lebih lanjut Boy menjelaskan, meski polisi menangkap salah seorang tersangka yang berdomisili di Bandung, pengembanga penyidikan terus berlanjut.

"Yogya kan merupakan daerah pelajar, nanti kita liat apakah tersangka yang berasal dari Bandung itu sedang belajar di sana atau tidak,"ungkapnya.(Azis Zulkarnaen)

RSU Tasik Belum Maksimal Layani Pasien

Tipe Berita = populer



Tasikmalaya,(03/10/2011) – Rumah Sakit Umum RSU Kota Tasikmalaya hingga kini masih belum maksimal dalam memberikan pelayanan operasi. Hak itu terjadi akibat pemenuhan alat bedahbaru mampu memenuhi 80% kebutuhan operasi. Namun demikian menurut Direktur RSU Kota Tasikmalaya Wasisto Hidayat,pihaknya akan terus mengupayakan bantuan dari Pemerintah Provinsi dan bantuan lainnya agar mampu memenuhi pelayanan pasien operasi. Dikatakannya,RSU Kota tasikmalaya saat ini tengah mengembangkan 2 kamar baru untuk membantu 5 kamar lainnya yang dimiliki yang saat ini tidak mampu bekerja secara maksimal. Dengan demikian diharapkan jika dengan tambahan 2 kamar baru tersebut mampu memberikan pelayanan yang maksimal. “ Peralatan kita sedang mengembangkan untuk alat-alat bedah itu sudah relative lumayan cukup walaupun masih pada angka 80% kecukupan. Kita sedang terus mengusahakan untuk bantuan dari provinsi maupun bantuan dari pusat. Kami mempunyai pengembangan 2 kamar oka sehingga rumash sakit membangun 2 kamar lagi”. Sementara itu Wasisto juga mengatakan,atas permintaan dan kebutuhan dalam persalinan kini pihaknya juga akan mengembangkan satu kamar baru khusus untuk ruang bersalin dan Kebidanan,namun untuk kamar operasi di ruang bersalin tersebut saat ini infra strukturnya baru tersedia lampu operasi saja,sehingga masih belum bisa dioperasikan secara maksimal. Dikatakannya, RSU Kota Tasikmalaya kini masih perlu melakukan upaya keras agar pelayanan terhadap pasien dapat terpenuhi.(nova/lj)

Polisi Harus Anti KKN

Tipe Berita = politik



Bandung, (13/10/2011) - Wakapolri Komjen Pol Nanan Soekarna mengungkapkan Polisi harus mau diaudit dan anti-Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN) dalam pengambilan keputusan. "Polisi harus berani mengambil keputusan bukan karena intervensi, harus transparan, menerima masukan, mau diaudit dan anti KKN," ujar Nanan kepada wartawan di sela acara 'Seminar Indenpendensi Polri dalam Penegakan Hukum' di Sespimen Polri, Lembang, Kamis (13/10/2011). Dia mengungkapkan, penerapan indenpendensi dalam kepolisian itu sangat penting agar penerapan hukum dilakukan secara serius oleh anggota Polri. "Tapi bukan indenpenden yang arogan, Indenpenden polisi itu harus transparan," jelas Nanan yang menjadi pembicara dalam seminar tersebut. Sedangkan menurut Penasehat Indonesian Police Wacth IPW, Jhonson Panjaitan, indenpendensi Polri dalam masalah penegakan hukum saat ini, harus terbuka dan institusi polisi harus mau di kritik. Sehingga dengan keterbukaan dan "Kelegoan" Polri ketika di kritik, menjadikan polri semakin kuat. "Kasus salah ketik SPDP merupakan salah satu contoh," ujarnya ketika memberikan paparan dalam seminar. Sementara itu menurut Kabag Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar mengatakan, selain Komjen Nanan Soekarna yang hadir sebagai pembicara pada seminar tersebut, hadir pula sebagai pembicara diantaranya Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Untung S. Radjab, pengamat Hukum Administrasi UNPAD Bandung Prof. Romli Atmasasmita serta Praktisi hukum yang juga Penasehat Indonesian Police Wacth IPW, Jhonson Panjaitan.(Azis Zulkarnaen)

Penerapan IPTEK Jawaban Capai Prestasi

Tipe Berita = olahraga



Bandung, (03/10/2011) -

KONI Kota Bandung secara berkesinambungan melakukan upaya dalam menjaga atau meningkatkan prestasi olahraga, baik prestasi di tingkat lokal seperti PORDA maupun ketingkat nasional bahkan level asia.

Salah satu upaya yang dilakukannya yaitu akan mencoba negara-negara maju yang terlebih dahulu menerapkan Iptek dan saint di bidang olahraga, karena tanpa IPTEK tak akan mampu untuk bersaing. "Minat para praktisi olahraga dewasa ini cukup tinggi, efek positifnya telah terbukti seperti yang dilakukan oleh negara-negara maju. Kita di Indonesia ketinggalan 10-15 tahun," ujar Ketua Bidang Litbang KONI Kota Bandung, Tomtom Dabul Komar, pada Workshop Penerapan IPTEK, Guna Peningkatan Prestasi Atlet Menuju PORDA XII/2014, di Hotel Homman, Senin (03/10).

Tomtom mengatakan, kegiatan ini juga akan diterapkan kepada atlet, karena tidak cukup hanya dengan berolahraga. "Dari waktu ke waktu terlihat, bahwa penerapan IPTEK OR untuk cabang olahraga terukur banyak tercetak rekor-rekor baru. Sedangkan untuk olahraga tidak terukur terlihat dari teknik permainan,"jelasnya.

Sementara, Sekda Kota Bandung, Edi Siswadi menyebutkan, kegiatan workshop tersebut merupakan langkah strategis, karena bisa menjadi sarana untuk bertukar pikiran antar cabang olahraga. "Selain itu untuk memelihara dan konsistensi untuk meraih prestasi olahraga Kota Bandung sampai ke tingkat nasional ataupun asian," terang Edi Siswadi.

Edi Siswadi yang juga sempat menjabat Ketua Umum KONI Kota Bandung itu juga mengaku, peta persaingan di tiap provinsi saat ini sudah merata. "Untuk bisa meraih prestasi perlu proses cukup panjang. Di samping harus membina kualitas dan mental dari seorang atlet, termasuk kompetensi seorang pelatih. Hal itu guna menjaga hegemoni prestasi Kota Bandung, di ajang PORDA," tandasnya.

Pada Workshop Penerapan IPTEK, Guna Peningkatan Prestasi Atlet Menuju PORDA XII/2014 diikuti seluruh Pengurus Cabang Olahraga di bawah induk KONI Kota Bandung, serta pihak-pihak yang terlibat langsung dalam memberikan pembinaan olahraga. (Dadi Mulyadi)


Pemkot Batasi Jam Buka Mini Market

Tipe Berita = populer



Bandung, (03/10/2011) -

Atas rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung yang akan membatasi jam operasional minimarket mendapat dukungan berbagai pihak, salah satunya dari Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Jawa Barat.

Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) APPSI Jawa Barat, Nandang Sudrajat, di Balaikota, Senin (03/10) mengatakan, kebijakkan tersebut untuk mengantisipasi terjadinya tindak kriminal yang terjadi di minimarket belakangan ini.

Di samping untuk membantu menyelamatkan pedagang pasar tradisional di Kota Bandung. "Sudah seharusnya ada pembatasan jam operasional mini market. Mulai buka jam 10.00 wib dan tutup jam 22.00 WIB," ujar Nandang.

Nandang juga mengatakan, kebijakan dan langkah Pemkot Bandung bisa dijadikan contoh yang patut ditiru oleh pemerintah daerah Kab /Kota yang ada di Jawa Barat," paparnya

Nanang menuturkan, pihaknya siap mendorong upaya setiap Dewan Pimpinan Daerah (DPD) APPSI Kab/Kota, guna mendesak penghentian ijin minimarket dan supermarket di setiap daerahnya. "Kami sudah berulangkali mengingatkan, agar jam operasional minimarket tidak 24 jam," tegas Nandang.

Keberadaan ritel saat ini sudah tidak lagi menghiraukan kaidah zonasi. Bahkan banyak diantaranya yang beroperasi dengan jarak yang sangat dekat dengan pasar tradisional (Dadi Mulyadi).


TI Tasik Temukan Pelanggaran Lelang

Tipe Berita = pendidikan



Tasikmalaya,(03/10/2011) – Transparansi Institut TI Tasikmalaya menemukan beberapa pelanggaran aturan dalam pelepasan aset di Kabupaten Tasikmalaya. Menurut Ketua TI Tasikmalaya Jamaludin,dalam pelepasan dan pelelangan aset yang dilakukan pemerintah terjadi pelanggaran. Diungkapkan Jamaludin,seharusnya proses lelang aset dilakukan atas persetujuan pengelola barang yaitu Sekretaris Daerah,namun Sekda tidak dilibatkan dalam proses pelepasan aset tersebut. Selain itu Permendagri yang digunakan adalah Permendagri nomor 17 tentang pedoman bukan pengelolaan tentang teknis. Jamaludin juga mengatakan pemerintah daerah dalam melaksanakan lelang yang seharusnya melakukan survei harga,hal itupun tidak pernah dilakukan,sehingga terjadi kerugian negara pada pengurangan tonase dari 19 item Seperti alat berat penghancur batu serta kendaraan angkut yang dilelangkan yang seharusnya bisa mencapai 200 juta,sementara Pemerintah Daerah hanya menjualnya dengan harga 57 juta rupiah. Oleh sebab itu TI mengadukan hal tersebut ke DPRD untuk segera ditindak lanjuti.(nova/lj)

Coreta Bantah Isu 750 Juta

Tipe Berita = populer



Bandung, (3/10/2011) -Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Jawa Barat Coreta Putut Bayu Seno membantah pihaknya harus menggelontorkan Rp 750 Juta, untuk bisa mendatangkan Miss Universe Leila Lopes. Bahkan istri Kapolda Jabar itu mengaku 'nebeng' pihak Yayasan Putri Indonesia supaya bisa menghadirkan miss asal Angola itu pada 11 Oktober 2011 mendatang. Hal tersebut diungkapkan Coreta kepada wartawan di gedung Bhayangkari Polda Jawa Barat Senin, (3/10/2011), terkait adanya kabar sumbangan wajib bagi Perwira Menengah – Pamen Polda Jawa Barat, untuk mendukung acara tersebut. Lebih lanjut di ungkapkan Coreta pihaknya, tidak pernah memungut biaya apapun untuk acara tersebut. "Kita tidak pernah minta pada anggota, silakan tanya sendiri. Berita itu tidak benar, saya membantahnya" tegasnya. Dijelaskan Coreta, Miss Universe sengaja diundang untuk mendukung acara amal yang akan digelar sekaligus menyambut Hari Kesatuan Gerak Bhayangkri (HKGB). Dalam acara tersebut, pihaknya membagikan bantuan kepada anak yatim, anak cacat serta pensiunan polri. Pihaknya aku Coreta, hanya mengeluarkan dana untuk makan malam bagi sekitar 250 undangan. Sementara dana kegiatan lain, pihaknya mendapat dukungan dari berbagai sponsor. Coreta juga mengungkapkan ada tiga EO yang mendatangkan Miss Universe yakni EO Viseta, Bentuk Management dan Run Way yang ke tiganya dari Jakarta. Miss Universe hanya akan hadir selama dua jam saja, dalam acara yang sekaligus mempomosikan budaya Jawa Barat, di gedung Graha Bahayangkara Cicendo Bandung. "Rencananya Miss Universe akan mengenakan kebaya,yang nantinya disambut dengan kesenian Jaipongan, Rampak Kendang dan Sisingaan. Kita juga sekaligus mempromosikan budaya Jawa Barat" ujarnya. Selain itu papar Coreta, pihak Bhayangkari juga akan memberikan batik asli sunda kepada Miss Universe. Seperti diketahui, sejumlah Perwira Menengah (pamen) di jajaran Polda Jabar diwajibkan menyumbang untuk mendukung biaya mendatangkan Miss Universe 2011, Leila Lopes ke kota Bandung senilai Rp 750 Juta. Miss asal Angola itu sengaja diundang Bhayangkari Polda dalam Rangka Hari kesatuan Gerak Bhayangkri (HKGB) ke 59. Rupanya, intruksi tersebut dikeluhkan oleh beberapa pamen kepolisian di jajaran Polda Jabar yang enggan disebutkan namanya. Mereka menilai uang tersebut lebih bermanfaat disalurkan pada acara-acara amal.(az)

Edi Siswadi Tak Penuhi Sidang

Tipe Berita = kriminal



Bandung,(14-08-2012), Sekretaris daerah Kota Bandung Edi Siswadi tidak penuhi panggilan sidang untuk dijadikan saksi kasus Bansos kota Bandung di Pengadilan Tipikor.

Terungkapnya ketidak hadiran Sekda Kota bandung Edi Siswadi atas pemanggilan menjadi saksi korupsi Bansos dipersidangan dijelaskan Jaksa Emanuel Ahmad karena yang bersangkutan memberitahukan sedang menjalankan dinas keluar kota sesuai perintah pimpinan.

Sambil memperlihatkan suratnya dimuka sidang yang dipimpin Ketua Majelis Setyabudi Tejocahyono Sekda awalnya diminta menjadi saksi korupsi Bansos kota Bandung untuk lima terdakwa.

Kepada jaksa Hakim Pengadilan Tipikor Bandung Setyabudi memerintahkan supaya menghadirkan Sekda Edi Siswadi untuk didengar keterangannya pada siding hari jumat minggu ini.

Sedianya Sekda akan diminta keterangan seputar mekanisme dana bansos yang berujung dugaan korupsi.

Karena tidak datang ahirnya sidang dilanjutkan dengan memeriksa saksi Dadang Supriatna Asda tiga Kota Bandung yang sebelumnya pernah menjabat Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah.

Dalam pengakuannya Saksi dadang mengakaui mengetahui ada anggarannadana bansos kota Bandung ditahun 2010.

Namun saksi menerangkan realisasi yang tercapai dibawah anggaran yang tercatat sekitar 60 milyar rupiah(lj/end)

PPIH Subang Siapkan Armada haji

Tipe Berita = populer



Subang,(04/10/2011) - Sesuai jadual,450 jemaah calon haji asal Kabupaten Subang yang tergabung dalam kelompok terbang kloter 15 akan diberangkatkan dari Islamic Center Kabupaten Subang menuju Wisma Haji Bekasi. Terkait dengan hal itu menurut Kepala Seksi Urusan Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Subang H.Umaya,pihaknya sudah menyiapkan sekitar 10 unit armada bus untuk mengangkut para jemaah calon haji. Selain itu juga disediakan 2 unit armada bus yang disiagakan sebagai armada cadangan. Sementara itu kelaikan kendaraanpun,beberapa jam sebelum pemberangkatan,tegas Umaya,dilakukan pengecekan oleh Dinas Perhubungan. Dengan pengecekan armada bus tersebut diharapkan tidak menimbulkan masalah saat dalam perjalanan dari Islamic Center Kabupaten Subang menuju Wisma Haji Bekasi. (ruslan/lj)

Ribuan Bobotoh Hadiri Launching PERSIB

Tipe Berita = olahraga



Bandung, (14/10/2011)

Launching Persib Bandung untuk musim kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) 2011/2012 yang digelar di Cafe Persib, Jalan Sulanjana, Kamis (13/10) malam, berlangsung sederhana, tanpa meninggalkan kesan meriah dengan kehadiran ribuan BOBOTOH yang menyemut, di halaman Cafe Persib hingga menutup sebagian jalan Sulanjana.

Wali Kota Bandung Dada Rosada yang hadir pada acara tersebut mendapat sambutan para petinggi PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), seperti Dirut Glen Sugita, Komisaris Zainuri Hasyim dan Manajer Umuh Muchtar.

Dalam sambutannya Walikota mengatakan, Setelah 17 tahun, tepatnya tahun 1994 lalu, saat Liga Dunhill, PERSIB berhasil menjadi juara. Untuk itu pada musim kompetisi LSI kali ini, tentunya predikat tersebut akan kembali diraih Persib. " Selaku urang Jawa Barat dan urang Bandung asli, saya bersama Bobotoh mendukung sepenuhnya Persib bisa jadi juara," ujar Dada.

Sementara salah seorang pemain yang akan memperkuat Persib, pada musim kompetisi LSI 2011-2012, M. Ilham berjanji, akan berusaha memberi yang terbaik bagi Persib.

Ilham mengaku, selama bermain di tim lain saat berhadapan dengan Kesebelasan PSP Padang yang akan menjadi rival perdana Persib di Kompetisi LSI 2011-2011 putaran I, Sabtu (15/10) belum pernah kalah. "Mudah-mudahan saat bermain di Persib bisa menang, "ujar M. Ilhan, saat ditemui sejumlah wartawan seusai launching.

Pada LSI 2011-2012, Mitre selaku produk apparel yang bermarkas di London, Inggris resmi menjadi official apparel Persib Bandung. Mitre bakal menggantikan apparel Joma yang musim lalu dipakai 'Maung Bandung'. (Dadi Mulyadi/Foto Humas Pemkot Bdg)


Polisi Gagalkan Penyelundupan Manusia

Tipe Berita = kriminal



Bandung, (4/10/2011) -Jajaran Polda Jabar dan Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi, menggagalkan pemberangkatan 44 warga negara Iran dan Irak menuju Australia dari kawasan Palabuhanratu, Sukabumi, Selasa (4/10/2011). Rombongan itu terdiri atas 32 laki-laki, dan 12 perempuan. Sepuluh di antaranya anak-anak berusia di bawah 10 tahun. Polisi juga menyita pelampung dan dua perahu sebagai barang bukti, serta mengamankan 10 unit kendaraan yang di pakai untuk mengantar para imigran gelap tersebut. "Ada dua perahu yang menunggu rombongan ini di kawasan Palabuhanratu. Dari 10 mobil yang mereka sewa, kami mendapati sejumlah pelampung dan logistik makanan," ujar Komisaris Fatmah Noer, Komandan Satgas Penyelundupan Manusia Polda Jabar, ketika di hubungi RRI. Fatmah menyebutkan, dari 44 orang itu, 16 di antaranya telah menyerahkan paspor. Sisanya masih menunggu pendamping yang mereka percayai, namun mengaku memiliki paspor. Fatmah menduga, mereka bukanlah pengungsi, karena masuk ke wilayah Indonesia secara resmi. Sementara itu menurut pengakuan Lilik (45) tahun warga Cikidang Bogor yang merupakan sopir mobil rental, ia awalnya hanya disuruh menjemput warga Irak dan Iran itu di beberapa hotel Jakarta. Bersama 10 orang temannya, Lilik diberi uang sebesar Rp. 700 ribu, untuk biaya bensin dan sisanya merupakan uang lelah. "Kita ga tau, hanya suruh jemput orang itu di hotel Jakarta terus mengantarnya ke Pelabuhanratu. Saya sendiri menjemput 7 orang itu di hotel Melawai Jakarta, atas suruhn Lukman" ungkapnya kepada RRI di Mapolda Jawa Barat, Selasa, (4/10/2011). Menurut Lilik, ia bersama temannya tidak tahu bahwa yang mereka antar tersebut adalah imigran gelap, yang akan menyebrang ke Australia. " Dari Jakarta saya langsung menuju ke Pelabuhan ratu, ee ditengah jalan dicegat polisi", ujarnya. Sementara itu pihak Polda Jawa Barat mengamankan barang bukti 10 unit mobil rental beserta sopirnya. Sedangkan 44 orang imigran gelap tersebut, langsung diserahkan kepada pihak Imigrasi Jakarta. (az)

Miss Universe Jadi Ke Bandung

Tipe Berita = gosip



Bandung, (4/10/2011) -Leila Lopes, Miss Universe 2011, dipastikan berkunjung ke Kota Bandung pada Selasa 11 Oktober 2011 nanti. Rencananya, Miss Universe asal Angola itu, akan mendatangi tiga tempat di Kota Bandung dan Cimahi. Pihak kepolisian sendiri, menggelar rapat koordinasi dengan pihak Event Organizer (EO) serta Pemerintah Kota Bandung dan Cimahi. Menurut Kasubag Humas Polrestabes Bandung Kompol Endang Sri Wahyu Utami, di Kota Bandung Miss Universe akan mengunjungi FO Fashion Wolrd dan acara HUT Bhayangkari di Gedung Graha Bhayangkara Cicendo Bandung. Sedangkan di kota Cimahi, Miss Universe akan menyambangi Imah Seniman. "Dipastikan Miss Universe 2011 hadir ke Kota Bandung. Dia nantinya akan mengunjungi dua tempat di wilayah Polrestabes Bandung, dan satu tempat di wilayah Polres Cimahi," ucap Kasubag Humas Polrestabes Bandung Komisaris Endang Sri Wahyu Utami,kepada wartawan seusai rapat koordinasi, Selasa (4/10/2011), di mapolrestabes Bandung. Dikatakanya, pada rapat tersebut, hanya mendengarkan pemaparan dari pihak EO, terkait jadwal kedatangan Leila Lopes. Endang juga mengungkapkan, Miss Universe nanti selain akan berkunjung ke Factory Outlet (FO) Fashion World di Jalan Setiabudhi, dan Graha Bhayangkara, di Jalan Cicendo, juga singgah di Hotel Hilton, di Jalan Hos Cokroaminoto (Jalan Pasirkaliki). Sementara itu, untuk di wilayah Polres Cimahi, rombongan Miss Universe akan mengunjungi Imah Seniman, di Jalan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Sementara itu untuk pengamanan dan pengawalan, dilakukan oleh Polda Metro Jaya dan polda Jabar. Miss Universe dari Bandara Cengkareng, akan dikawal hingga kota Bandung. (az)

Jam Buka Mini Market Harus Sesuai Perda

Tipe Berita = populer



Bandung, (05/10/2011) -

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam waktu dekat akan membatasi jam operasional mini market mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB, disesuaikan dengan Perda No. 2/2009 tentang Penataan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan, dan Toko Modern.

Kepala Bagian Ekonomi Pemkot Bandung Dody Ridwansyah mengatakan, ada Perda tahun 2009 yang melarang mini market operasional 24 jam. "Saat ini di Kota Bandung membutuhkan minimarket yang buka 24 jam. Jika tengah malam ada yang membutuhkan makanan sudah siap," ujar Dodi, di Balaikota, Selasa (04/10).

Dodi menegaskan, Pemkot akan mengevaluasi izin mini market yang 24 jam. "Di sisi lain jam operasional minimarket yang buka 24 jam dibutuhkan, karenanya harus ada tim untuk mengevaluasi," tandas Dody. (Dadi Mulyadi)


Keluharan Kelola Sepenuhnya Dana P2KB

Tipe Berita = populer



Bandung, (05/10/2011) -

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung pada Tahun Anggaran 2011 kembali meluncurkan program Percepatan Pembangunan Kelurahan Bermartabat (P2KB)yang dipercayakan kepada Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan.

Melalui program berbasis partisipatif tersebut diharapkan bisa mendorong masyarakat kelurahan untuk lebih memberdayakan diri secara mandiri. "P2KB diharapkan bisa meningkatkan kemitraan Pemerintah dengan LPM. P2KB replika PNPM Mandiri di tingkat daerah yang terfokus dalam menanggulangi kemiskinan," ujar Wali Kota Bandung, H Dada Rosada dihadapan di sela-sela peluncuran program di Pendopo, Jl. Dalem Kaum, Selasa (04/10).

Penyerahan dana hibah dari APBD Murni Kota Bandung senilai Rp 30,4 milyar yang diserahkan secara simbolis kepada perwakilan 30 kelurahan dari 30 kecamatan. Dada berharap, Program P2KB bisa meningkatkan kemampuan masyarakat kelurahan untuk mengidentifikasi isu-isu sentral pembangunan, menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapinya, menyediakan stimulasi untuk membangun fasilitas publik meski berskala kecil, mengembangkan jiwa kewirausahaan serta sekaligus memantapkan proses pembelajaran pengelolaan pembangunan.

"P2KB membantu percepatan pembangunan di kelurahan, seperti peningkatan kualitas ? infra struktur jalan, kesehatan, pendidikan dan bidang lainnya termasuk bantuan permodalan untuk produktivitas usaha. Besarannya berbeda tergantung banyaknya masyarakat miskin dan luas wilayah. Kisarannya antara Rp 200 juta, tapi ada juga yang Rp 350 juta,”terang Dada.

Pelaksanaan P2KB imbuh Dada, nantinya di tiap kelurahan akan dibagi dalam tujuh kelompok kerja kegiatan (pokja) sesuai tujuh agenda prioritas pembangunan Kota Banjdung. Ketujuh pokja itu, antara lain ? pokja pendidikan, kesehatan, kemakmuran, lingkungan hidup, seni budaya, olah raga, dan pokja agama. "Per kelompok beranggotakan 64 orang, sehingga di 151 kelurahan nantinya akan dibantu tidak kurang dari 9 ribuan kader P2KB, Keuangan dan pertanggungjawaban, nantinya juga langsung oleh kelompok Diaudit.

Semua yang dilakukan harus sesuai dengan dana yang dikeluarkan, dipertanggungjawabukan dalam laporan tertulis. Setidaknya ini akan mencegah terjadinya penyimpangan,” tutur Dada.

Meski aturan menyatakan hibah diperbolehkan hanya satu kali, namun Dada akan melihat kemungkinannya program bisa berlanjut. "Sepanjang ini akan mensejahterakan warga, dan pemerintah masih mampu, kenapa hanya boleh satu kali, tandas Dada (Dadi Mulyadi).


DPRD Apresiasi Gubernur Raih Penghargaan

Tipe Berita = populer



Bandung,(05/10/2011) - DPRD Jawa Barat memberikankan apresiasi kepada Gubernur Jawa Barat, H. Ahmad Heryawan atas diraihnya penghargaan Adiupaya Puritama dari Menteri Negara Perumahan Rakyat dan Penghargaan Ganesha Praja Manggala Bakti Utama dari Rektor ITB. Apresiasi DPRD Jawa Barat disampaikan oleh Ketua DPRD Jawa Barat, Irfan Suryanagara pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Jawa Barat dengan agenda Pengucapan Sumpah/Janji Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Pengganti Antar Waktu yang berlangsung di Ruang Sidang DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Bandung, Selasa (4/10). Seperti diketahui,Penghargaan Adiupaya Puritama dari Menteri Perumahan Rakyat diterima Gubernur pada tanggal 22 September 2011. Menurut Irfan, Gubernur Jabar H. Ahmad Heryawan dinilai sebagai salah seorang Kepala Daerah yang berhasil membina pembangunan dan penyelenggaraan perumahan untuk skala kota menengah dan kecil. Sementara penghargaan Ganesha Praja Manggala Bakti Adi Utama dari Rektor ITB diterima Gubernur pada tanggal 23 September 2011 lalu, yakni sebuah penghargaan bagi keberhasilan Gubernur Ahmad Heryawan dalam melakukan perubahan bermakna bagi pembangunan dan pendidikan di Jawa Barat. Dengan diraihnya dua penghargaan tersebut,pihaknya berharap dapat memacu Jawa Barat dalam memberikan dorongan kepada masyarakat untuk menciptakan pemukiman yang nyaman serta dapat meningkatkan pelayanan dalam bidang pendidikan di Jawa Barat.(lj)

Stasiun KA Kiaracondong Jadi Tertib

Tipe Berita = populer



Bandung, (13/08/2012)

Pemberlakuan sistem pembelian tiket Kereta ekonomi yang menyertakan bukti identitas KTP saat memesan tiket membuat suasana jadi lebih tertib, karena tidak ada lagi penumpukkan calon penumpang.

"Dengan kebijakkan ini telah meringakan tugas kami yang terlibat pada arus lebaran 1433 Hijriah di Stasiun Kereta Api Kiaracondong," ujar Danru II IPTU Darmawan kepada RRI, di Posko Keamanan Lebaran Stasiun Kiaracondong, Minggu (12/08) malam.

Iptu Darmawan mengaku pada mudik tahun ini suasana di Stasiun Kiaracondong cukup tertib, serta tidak ada penumpukkan penumpang, baik dalam stasiun maupun di luar atau peron. Selain itu tidak dipusingkan dengan praktek percaloan, karena orang yang masuk ke dalam stasiun harus menunjukkan tiket sesuai dengan nama yang tertera sesuai KTP. " Namun demikian upaya prefentif tetap dilakukan secara rutin. Personil keamanan setiap saat melakukan kontrol ke dalam stasiun, maupun ke gerbong kereta api," tandasnya.

Iptu Darmawan menerangkan dalam setiap harinya, melibatkan lima belas personil keamanan yang terbagi ke dalam tiga shift. " petugas yang terlibat, selain dari Polsek Kiaracondong, dibantu juga dari POM, Komdam, BKO dari Polres serta dibantu 48 personil dari Brimob Kedung Halang Bogor," papar Darmawan. (Dadi)


Guru Dilarang Terima Parsel

Tipe Berita = pendidikan



Guru Dilarang Terima Parsel Bandung,(13-08-2012), Para guru di kota Bandung dilarang menerima parsel atau hadiah dari para orang tua siswa menjelang Hari Raya Idul Fitri 1433 Hijriyah dalam bentuk apapun.

Demikian antara lain isi himbauan Kepala Dinas Pendidikan kota Bandung kepada para guru di kota Bandung.

Menurut Ketua Forum Aksi Guru Independen FAGI kota Bandung Iwan Hermawan,larangan tersebut diberlakukan bagi para guru yang berstatus pegawai negeri sipil PNS,sebab dalam peraturan pemerintah nomor 54 tahun 2012 tentang disiplin PNS disebutkan,bahwa seorang PNS dilarang menerima hadiah yang berkaitan dengan tugas pelayanannya.

Dalam dialog RRI,Iwan Hermawan mengungkapkan,pemberian parsel atau THR tersebut dikhawatirkan akan dikaitkan dengan pemberian nilai siswa apabila orang tuanya memberikan bingkisan atau apapun bentuknya yang berupa hadiah kepada para guru dengan satu harapan guru tersebut bisa memberikan nilai subyektif.

Menurut Iwan,apabila kebaikan-kebaikan tersebut terus dilakukan oleh para orang tua siswa kepada guru di suatu sekolah,maka tidak menutup kemungkinan membuat seseorang guru akan mendapatkan tekanan psikologis.

Ditambahkan Iwan Hermawan,karena larangan pemberian parsel atau THR bersifat himbauan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, maka apabila terbukti ada pemberian parsel kepada guru dan guru yang bersangkutan memberikan pelayanan khusus atau memberi nilai subyektif terhadap siswa tersebut,maka hal itu sudah dapat dikategorikan gratifikasi.(lj)

Ancaman Pembakaran Rumah Walikota

Tipe Berita = kriminal



Bandung, (05/10/2011) -

Pemerintah Kota Bandung dikejutkan, terkait beredarnya selebaran bernada provokasi yang ditempelkan di beberapa tembok di kawasan Balaikota, sejak Selasa (04/10) kemarin.

Ada dua selebaran yang beredar dengan isi berbeda namun keduanya dengan ancaman yang sama. Diantaranya. Pemkot tidak perduli kepada masyarakat yg mengkonsumsi makanan kadaluarsa di Pasar Kosambi. Jika Wali Kota tidak bertindak menertibkan makanan import kadaluarsa di pasar Kosambi, masyarakat akan membakar rumah Wali Kota!!" Sedangkan selebaran satu lagi berisi, "Walikota, Kadishub anda pencipta terminal bayangan di Leuwi Panjang, jika Wali Kota tidak bertindak, maka masyarakat akan membakar rumah Wali Kota!!"

Ancaman tersebut kemudian direspon oleh SKPD terkait dengan langsung melakukan inpeksi mendadak ke Pasar Kosambi Bandung. Kepala Satpol PP Kota Bandung Ferdy Ligaswara membenarkan hal tersebut. "Kita harus berbaik sangka sajalah. Kita sesuaikan tupoksinya dan dikoordinasikan dengan dinas terkait, termasuk dengan pihak Kepolisian," ujar Ferdy kepada wartawan seusai sidak di Pasar Kosambi.

Disinggung mengenai ancaman untuk membakar rumah dinas Wali Kota, Ferdy menegaskan pihaknya sudah menyerahkan kepada pihak kepolisian. "Itu kewenangannya kepolisian, namun kita bersama-sama menyelidikinya," tegas Ferdy.

Terkait isi selebaran Ferdy mengungkapkan, didalamnya berisi keluhan makanan kadaluarsa di Pasar Kosambi dan masalah terminal bayangan yang ditunjukan kepada Dinas Perhubungan Kota Bandung. "Aspirasi harus dilakukan secara proposional tentang Dishub itu mengenai terminal bayangan," tandasnya.

Ferdy menyebutkan, ancaman tersebut bisa digolongkan perbuatan teror, jadi masuk katagori terorisme. "Siapapun yang melakukan hal itu akan berhadapan dengan aparat berwajib dan hukum," tegasnya.

Ferdy menambahkan, pihaknya akan lebih waspada dalam bertugas di lingkungan Pemerintah Kota Bandung termasuk rumah dinas para pejabatnya. "Secara Tupoksi tentu saja kewaspadaan akan kita tingkatkan, mari kita ciptakan suasana nyaman, aman dan kondusif di kota Bandung," harap Ferdy.

Ferdy meminta masyarakat untuk selalu meningkatkan partisipasinya, agar melapor kepada berwajib jika menemukan hal-hal yang mencurigakan. "Laporkan saja langsung, jika menemukan hal-hal yang mencurigakan agar segera ditangani,"tegas Ferdy. (Dadi Mulyadi)


Pembinaan Basket Kab. Cirebon Terhambat

Tipe Berita = olahraga



Cirebon, (05/10/2011) -

Dengan alasan keterbatasan dana, Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Basket Seluruh Indonesisa (Perbasi) Kabupaten Cirebon dipastikan hanya akan mengikuti salah satu Kejuaraan Daerah (Kejurda) yang diagendakan Pengurus Daerah (Pengda) Perbasi Jawa Barat, yakni Kelompok Umur (KU) 14 tahun yang akan berlangsung di Kabupaten Cianjur, November mendatang.

Menurut Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengcab Perbasi Kabupaten Cirebon Imam Gartina Yuliandri, saat ditemui RRI, Rabu (05/10) mengatakan, banyak pertimbangan yang diambil Perbasi Kab. Cirebon dengan hanya akan mengikuti satu kejuaraan dari beberapa agenda yang ada, salah satunya adalah faktor pendanaan yang terbatas.

Selain itu tegas Imam Gartina, pembinaan KU 14 yang sudah berjalan dengan baik di Kab. Cirebon, ditambah Kejurda KU 14 tahun ini menjadi agenda wajib yang harus diikuti Pengcab Perbasi di seluruh Kota/Kabupaten di Jawa Barat.

"Ini alasan kami dari Pengcab Perbasi Kabupaten Cirebon yang hanya mengikuti Kejurda KU 14 dibandingkan KU yang lainnya, karena KU 14 ini agenda wajib, jadi kita putuskan untuk ikut di KU tersebut, sehubungan pembinaan pada KU 14 sudah berjalan cukup baik," ujar Imam Gartina.

Imam Gartina mengatakan, melihat peta kekuatan pada KU 14 di Jawa Barat saat ini masih cukup merata dan berimbang. Karenanya ia optimistis pada Kejurda nanti, Tim Bolabasket Kab. Cirebon bisa bersaing untuk memperebutkan gelar Juara. "Saya optimis di Kejurda Ku 14 ini Kabupaten Cirebon bisa berprestasi dan tidak menutup kemungkinan untuk meraih gelar juara," tutur Imam Gartina.

Rasa optimis tersebut tegas Imam Gartina, berkaca dari hasil O2SN beberapa waktu lalu di Bandung, Kab. Cirebon mampu bersaing dan menembus peringkat 4 Besar. " Pada Kejurda Kelompok Umur 14 tahun nanti bisa kita sangat berharap bisa mengulang prestasi yang diraih di ajang O2SN," pungkasnya. (Ilyas/DM).


Sekitar Balaikota Dikotori Kupon Togel

Tipe Berita = kriminal



Bandung, (05/10/2011) -

Lembaran Kupon toto gelap (togel) yang diperkirakan berjumlah ratusan berserakan di jalur sepeda jalan Wastukancana dan Jalan Aceh atau sekitar Balaikota dan Gedung Dewan, Rabu (05/10).

Lembaran kupon judi bertuliskan "Shanghai" lengkap rekapan angka, jumlah uang dan paraf dari agen.

Kupon togel tertanggal 27/9/11, bertuliskan angka -angka dan nilai nominal transaksi dan nomor seri kupon yang sudah mencapai 100 ribu lebih.

Menyikapi hal itu, Ketua Fraksi Gerinda Damai DPRD Kota Bandung Cecep Hendarwan mengaku prihatin. Karena berserakannya kupon togel menunjukan saat ini togel kembali marak di Kota Bandung.

Terkait hal itu, Cecep minta polisi untuk segera memberantas judi togel, karena jika dibiarkan akan membuat warga terlibat bisa menyengserakannya. "Di tengah gencarnya untuk menjadikan Bandung Kota Agamis, janganlah sampai dirusak dan dikotori oleh judi gelap ini," ujar Cecep.

Hal senada dikatakan, Ketua Komisi A Haru Suandharu, seraya mendesak pihak kepolisian menyelidiki peredaran judi kupon yang diduga kembali marak di Kota Bandung. " Pihak kepolisian untuk secepatnya melakukan pendalaman terkait masalah kupon judi ini. Jangan sampai keberadaannya meresahkan masyarakat," tegas Haru.

Selain itu, Haru juga meminta kepolisian mengambil tindakan serius terhadap maraknya peredaran kupon judi ini, karena sasaran judi togel ekomoni menengah ke bawah.

Haru mengaku khawatir, jika ini terus dibiarkan, maka masyarakat bawah akan lebih sengsara lagi dan jika sudah merebak luas sulit mengatasinya.

Disinggung tentang rencana mengundang pihak kepolisian mempertanyakan judi togel Haru akan mengagendakannya. "Komisi A sudah mengagendakan kunjungan balasan ke Polrestabes karena Kapolrestabes sudah ke Komisi A," tandasnya.

Dalam kunjungan nanti, selain membahas judi togel, juga sejumlah agenda permasalahan pengamanan minimarket, miras, geng motor, serta masalah ketertiban. (Dadi Mulyadi)


Problem TKI Tak Terbangun Baik

Tipe Berita = populer



Bandung,(05/10/2011) - Anggota Komisi 9 DPR RI Ledia Hanifah Amalia menilai,tidak adanya keberpihakan pemerintah terhadap Tenaga Kerja Wanita TKW korban traffiking di luar negeri,karena problemnya masih berkutat pada hal yang sama yakni kepekaan terhadap pengelolaan perlindungan TKI masih belum terbangun dengan baik,terutama bagi pihak-pihak yang seharusnya memberikan perlindungan di luar negeri,baik korban traffiking maupun korban kekerasan. Menurut Ledia dalam dialog pagi RRI,kasus traffiking pada dasarnya problemnya masih berkutat pda hal yang sama yakni kepekaan terhadap pengelolaan perlindunganTKI masih belum terbangun dengan baik terutama bagi pihak-pihakyang seharusnya memberikan perlindungan di luar negeri. Seharusnya tegas Ledia,seharusnya ketika penempatan harus ada semacam pelatihan,pembangunan kesadaran bahwa hal ini bagian dari warga negara Indonesia yang harus dilindungi,mengingat di Kemeterian Luar Negeri di perwakilan luar negeri memiliki anggaran khusus untuk perlindungan WNI,sebab TKI,TKW adalah bagian dari Warga Negara Indonesia . “Kita punya beberapa problem yang masih harus diselesaikan seperti pembagian tugas antara BNP2TKI dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi seta Kementerian Luar Negeri di luar negeri. BNP2TKI dengan pemerintah daerah di dalam negeri punya tanggung jawab untuk menyediakan fasislitas administrasi juga pelatihan,itu tanggung jawab BNP2TKI yang kalau di daerah BP3TKI dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi di propinsi maupun Kabupaten/kota”. Kemudian tegas Ledia,orang yang diitempatkan sebagai atase di luar negeri adanya di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Sementara ketika Atase atau perwakilan yang mengurus ketenagaan kerjaan berarti dibawah duta besar,sehingga ungkap anggota Komisi 9 DPR ini ada 3 lembaga yang mengurus hal yang sama. Namun demikian belum berjalan sesuai peruntukkan,sehingga para wakil rakyat saat ini sedang mengamandemen revisi terhadap UU nomo 39/2004 tentang perlindungan dan penempatan TKI di luar negeri,sehingga yang terjadi selama ini terkait perlindungan para TKI yang terjadi sudah bertahun-tahun lamanya problemnya karena ada dualisme di Kementerian dan BNP2TKI.(lj)

Ratu Sejagad Batal Hadir

Tipe Berita = gosip



Bandung, (5/10/2011) -Miss Universe 2011, Leila Luliana da Costa Vieira Lopes, dipastikan batal menghadiri acara HUT Bhayangkari Polda Jabar ke 59, Jalan Cicendo, Kota Bandung, pada Selasa (11/10/2011) depan. Menurut Megy Theresia dari pihak Manajemen PT Viseta Global Utama salah satu event organizer EO yang mendatangkan Leila, batalnya Leila pada acara HUT Bhayangkari tersebut, untuk menghindarkan pikiran negatif yang selama ini berkembang. “Acara kunjungan Miss Universe 2011 Leila Lopes acara malam charity HUT Bhayangkari kami batalkan, setelah kami melakukan rapat dengan EO lainnya” tegasnya ketika dihubungi RRI, Rabu (5/10/2011). “Alasan pembatalan, kami dari EO berpikir, ngapain harus dilajutkan kalau akhirnya, orang berpikiran yang macam-macam. Padahal kami bermaksud baik untuk mendatangkan dia itu,” ucapnya. Megy mengungkapkan, keputusan pembatalan tersebut, diakuinya menuai reaksi dari banyak pihak. Salah satunya dari orang yang menyayangkan batalnya Miss Universe 2011 ke rangkaian acara HUT Bhayangkari. Batalnya kedatangan Miss Universe ke acara HUT Bhayangkari Polda Jabar tersebut, setelah tersiar kabar adanya patungan pamen di jajaran Polda Jabar untuk " ongkos " ratu sejagad tersebut sebesar Rp. 750 juta. Namun adanya patungan tersebut, kemudian di bantah oleh Ketua Bhayangkari Polda Jabar.(az)

Pecat Oknum TNI Terlibat Geng Motor

Tipe Berita = populer



Bandung, (5/10/2011) - Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Mohamad Munir menegaskan, pihaknya akan melakukan tindakan tegas, terhadap oknum TNI di jajaran kodam III Siliwangi yang terbukti terlibat geng motor. Tindakan tegas tersebut, bisa sampai pemecatan. Hal tersebut diungkapkan Pangdam III Siliwangi Mayjen Mohamad Munir kepada wartawan, usai upacara HUT TNI ke 66, Rabu (5/10/2011), di makodam III Siliwangi Bandung. "Oh, kalau memang terlibat kita tindak tegas. Bukan saja terlibat geng motor, tapi jika terbukti melakukan aksi kriminal serta melanggar aturan yang ada". ungkap Pangdam. Lebih lanjut Pangdam mengatakan, pihaknya memang prihatin dengan adanya aksi kegiatan geng motor yang mengarah kepada krimilitas, akhir - akhir ini di kota Bandung. Menurutnya, sebagai generasi muda seharusnya tidak melakukan kegiatan yang merugikan serta meresahkan masyarakat. Sementara pada HUT TNI ke 66 tersebut, Pangdam juga meminta agar seluruh prajurit Kodam III Siliwangi untuk senantiasa meningkatkan kemampuan, pengetahuan serta keprofesionalismenya, untuk menghadapi tantangan tugas saat ini. "Kita bersyukur, pemerintah telah menaikan anggaran bagi TNI, dan itu harus dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan meningkatkan kinerja, serta memoderinisasi alutista" ujar Pangdam. Sedangkan untuk Jawa Barat sendiri, Pangdam telah memerintahkan seluruh jajaran Kodam III Siliwangi, untuk terus mendekatkan diri kepada masyarakat. Bagaimanapun menurut Pangdam, Siliwangi tidak bisa lepas dari masyarakat, sesuai dengan motto Siliwangi adalah masyarakat Jabar-Banten, dan Masyarakat Jabar-Banten adalah siliwangi. Pendekatan diri tersebut ungkap Pangdam, berupa kegiatan-kegiatan positif yang dapat disinergikan dengan masyarakat.(az)

TNI Harus Profesional Jaga Keutuhan NKRI

Tipe Berita = populer



Bandung,(05/10/20111) – Upacara peringatan HUT TNI ke 66 yang bertempat di Lapangan Markas Komando Daerah III Siliwangi jalan Aceh Kota Bandung,dipimpin Letkol P Wisnu dan Pangdam III Siliwangi Mayjend Mohamad Munir sebagai Inspektur Upacara. Upacara diawali dengan pembacaan Sumpah Sapta Marga oleh perwakilan tiga gabungan satuan TNI yaitu Angkatan Laut,Angkatan Darat dan TNI Angkatan Udara. Hadir dalam upacara tersebut Muspida terdiri Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan,Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Leks Laksamana,wakil Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Brigjen Yovi S Mahar dan Kapolrestabes Bandung Widodo Eko Prihastopo. Pangdam III Siliwangi Mayjen Mohamad Munir menyampaikan amanat Panglima TNI yang menyatakan bahwa TNI sekarang ini sudah profesional dan dengan postur yang ideal dan solid. TNI Bersama Komponen bangsa saat ini siap menjaga dan menegakkan kedaulatan serta keutuhan NKRI dan dengan tema tersebut diharapakan seluruh keliuarga besar TNI dapat berbuat dan berkarya dengan lebih baik di masa mendatang.(budi/lj)

Polrestabes Usut Selebaran Ancaman

Tipe Berita = kriminal



Bandung, (5/10/2011) - Polrestabes Bandung melakukan penyelidikan, terkait adanya selebaran yang mengancam keamanan walikota Bandung Dada Rosada.Dalam selebaran yang disebar di kompleks perkantoran Pemkot Bandung, tertulis rasa kekecewaan, yang akhirnya mengancam akan membakar rumah walikota. Menurut Kabag Humas Polrestabes Bandung Kompol Endang Sri Wahyu Utami, pihaknya memang belum menerima laporan, namun polisi tetap mengantisipasinya dengan meningkatkan pengamanan dan patroli. "Kita tingkatkan patroli, karena ini menyangkut keamanan pejabat publik. Walikotakan pejabat publik, yang perlu kita amankan" ungkapnya kepada RRI di mapolrestabes Bandung, Rabu (5/10/2011), ketika ditanya tanggapanya mengenai ancaman tersebut. Lebih lanjut Endang mengatakan, pengamanan dan pengawalan walikota memang merupakan protap dan sudah diatur dalam SOP. Namun dengan adanya ancaman, maka polisi akan meningkatkan kewaspadaan. Sementara dalam selebaran itu, tertulis rasa kekecewaan kepada walikota Bandung Dada Rosada. Berikut petikan tulisan yang tertuang dalam selebaran tersebut. "Pemkot tidak perduli kepada masyarakat yang mengkomsumsi makanan kadaluarsa di pasar Kosambi. Jika walikota tidak bertindak menertibakn makanan import kadaluarsa di pasar Kosambi, masyarakat akan membakar rumah walikota!!. Walikota , Kadishub anda pencipta terminal bayangan di Leuwipanjang " Sementara itu juga, pihak Polrestabes Bandung telah mengamankan 4 lembar selebaran ancaman tersebut. Namun hingga kini belum diketahui pasti, sang penyebarnya. (az)

Vonis Guru Vini Tidak Adil

Tipe Berita = kriminal



Garut,05/10/2011) - Diiringi isak tangis ratusan siswa SD Regol III Garut kota bersama seluruh guru termasuk turut hadir Ketua Konsorsium Peduli Untuk Mereka Rani Permata Dicky Chandra menggelar doa bersama atas kasus yang menimpa guru Sekolah setempat Vini Sumiati yang saat ini tengah menjalani proses hukum di Lembaga Pemasyarakatan Banyuresmi Garut.

Rani Permata mengungkapkan keprihatinannya terhadap Vini yang terlibat adu cekcok dengan salah satu pemilik Pengembang perumahan saat si Pengembang tersebut menagih tunggakan perumahan atas kepemilikan rumah Vini yang belum dilunasi,namun berujung di Lembaga Pemasyarakatan karena dijemput paksa oleh pihak Kejaksaan Negeri Garut atas laporan pihak pengembang.

Kini Vini divonis Pengadilan Negeri Garut selama 2 tahun 8 bulan tanpa dasar hukum yang jelas.

"Saya ikut prihatinlah terhadap yang menimpa ibu Vini,kita harus tegas melihat istilahnya ada sebab akibat ya,kalau menurut saya pasal 351 itu siapapun orangnya mendapat perlakuan seperti itu,sehingga semua pihak hendaknya dapat melihat historisnya jangan hanya memutuskan sesuatu yang menurut mereka saja".

Rani menilai penegakan hukum bagi kaum lemah seperti ini sangat tidak adil dan lebih berpihak kepada orang yang memiliki kekuasaan serta uang sehingga diharapkan para penegak hukum di Kabupaten Garut bisa menegakkan keadilan sehingga tidak terjadi diskriminasi terhadap kaum lemah.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap Vini,Konsorsium Peduli Untuk Mereka akan mengadakan koin peduli Vini untuk meringankan beban yang ditanggung oleh keluarga guru SD yang masih status honorer tersebut yang kini mendakam di LP Garut.(irwan/lj)


Lagi, Pelaku Pengeroyokan Ditangkap

Tipe Berita = kriminal



Bandung, (5/10/2011) - Petugas Polsek Coblong Bandung, kembali menciduk tiga pelaku yang terlibat mengeroyok Marianus hingga tewas dan melukai Stephetius pada Jumat dini hari (30/9/2011) lalu. Sedangkan dua pelaku lainya masih diburu. Ketiga pelaku yang ditangkap yakni Ikit Rodiana (23), Fery Maulana (22), dan Dono (25). Para pemuda itu diringkus di tempat kediamannya di wilayah Kota Bandung, belum lama ini. Dengan hasil tersebut, polisi telah mengamankan 4 orang pelaku, termasuk pelaku utama. "Kedua pelaku itu ditangkap di rumahnya masing-masing. Kalau dua lagi DPO," ujar Kapolsek Coblong Kompol Hendral Veno kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung, Rabu (5/10/2011). Hendral menuturkan, tersangka Ikit diringkus di kawasan Dago Atas, dan Fery ditangkap di kawasan Padasuka. Ketiganya kini meringkuk di ruang tahanan Mapolrestabes Bandung. Mereka dijerat Pasal 170 KUHPidana tentang Pengeroyokan yang ancaman hukumannya lima tahun penjara. Salah satu pelaku, Fery, tak membantah ikut serta mengeroyok dua korban tersebut. Tetapi Fery dan Ikit membantah sebagai anggota geng motor. "Saya enggak ikut geng motor. Kalau (tersangka) lainnya iya," papar Fery. "Masalahnya saat itu korban bilang perek sama cewe teman saya. Lalu teman saya berkelahi sama salah satu korban, terus saya ikut mengeroyok korban," tambahnya lagi. Aksi brutal diduga pelakunya geng motor menewaskan Marianus B (23) dan melukai Stephentus Mezrid Miza (24). Kedua korban saat itu sedang nongkrong di minimarket Cicrle K tiba-tiba diserang gerombolan pria yang menunggangi sepeda motor.(az)

Dada Tanggapi Positif Ancaman Selebaran

Tipe Berita = kriminal



? Bandung, (06/10/2011) -

Adanya selebaran yang bernada provokasi bertuliskan“Pemkot tidak peduli kepada masyarakat yang mengonsumsi makanan kedaluwarsa di Pasar Kosambi,jika Wali Kota tidak bertindak menertibkan makanan impor kadaluwarsa di Pasar Kosambi, masyarakat akan membakar rumah Wali Kota,”yang ditempel orang tak dikenal di Kantor Pemerintah Kota Bandung Jalan Wastukancana No 2, Walikota Bandung, Dada Rosada menganggap hal itu bukan sebagai serangan, namun bentuk koreksi dari warga Kota Bandung yang baik. asalkan menurutnya niatnya juga baik dan benar. Hal tersebut diungkapkan Dada Rosada di Pendopo Kota Bandung, Jl. Dalem Kaum No.56 seusai memimpin rapat koordinasi, Kamis (06/10).

Walikota juga merasa diingatkan terkait hal itu, tetapi alangkah lebih baik bila tidak bernada ancaman. "Saya merasa diingatkan dengan selebaran itu, karena memang kalau daging-daging impor tersebut kadaluarsa tentu saja akan merusak kesehatan, tetapi saya kira ya lebih baik jangan dengan ancaman lah,” tandas Dada.

Dada Rosada mengakui dirinya mengetahui informasi itu pada malam sebelumnya. Menurutnya untuk menyelesaikan semua itu tentu perlu waktu, sehingga tidak terselesaikan keesokan harinya. "Saya baru dapat informasi tersebut kemaren malam, terus menurut selebaran itu apabila tidak diselesaikan rumah saya akan dibakar, padahal kita kan perlu waktu untuk mengecek kebenarannya,”jelas Dada.

Dada mengungkapkan, dirinya langsung menugaskan Dinas terkait, seperti Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM dan Satpol PP, serta melakukan koordinasi dengan Kapolrestabes dan Dandim 0618/BS untuk mengeceknya ke lapangan. "Ternyata setelah ditelusuri oleh dinas terkait, bukan hanya ke pasar Kosambi tetapi ke beberapa pasar, apa yang disebutkan di selebaran itu tidak benar. Bahkan menurut pedagang di sana hal itu sama saja dengan menuduh kami, para pedagang, menurutnya kami ini melakukan usaha yang prosedural dan tidak akan merusak pelanggan,”tegas Dada.

Meskipun dirinya tidak membuat laporan secara tertulis, tapi Dada yakin pihak kepolisian tidak akan tinggal diam, karena dirinya sudah berkoordinasi dengan Kapolrestabes. "Saya yakin kepolisian tidak akan tinggal diam, meskipun saya tidak membuat laporan secara tertulis,"ungkapnya.

Sementara itu, adanya ancaman akan membakar rumahnya, Dada mengaku hanya menginstruksikan para satpol pp yang biasa bertugas di rumahnya maupun pejabat yang lain agar lebih meningkatkan kewaspadaan. "Saya telah menyuruh satpol pp yang biasa bertugas di rumah saya atau pejabat lainnya agar meningkatkan kewaspadaannya, kalaupun mau tidur agar bergantian, sehingga selalu ada yang terjaga,”pungkasnya. (Humas Pemkot Bdg/DM)


Atlet Pelatda Asah Kemampuan

Tipe Berita = olahraga



Bandung, (06/10/2011) -

Sekitar 300 peserta dari berbagai klub di sejumlah provinsi dipastikan turut ambil bagian pada Kejuaraan Terbuka Sepatu Roda B-Blade's 2011, pada 8-9 Oktober 2011 di trek sepatu roda Saparua Kota Bandung.

Para peserta yang akan tampil di kejuaraan ini, selain dari klub Kota Bandung, juga berasal dari beberapa daerah di Jabar, bahkan luar Jabar. Seperti, Kota bekasi (3), Kab. Bekasi (1), Kab. Karawang (2), DKI Jakarta (3 klub), Malang (2), Yogyakarta (1), Bontang (1), Balikpapan (1), Samarinda (1), dan Purwokerto (2 klub).

Ketua Panpel, Erry Sudrajat mengungkapkan, jumlah peserta yang ikut kejuaraan terbuka ini cukup membeludak terutama dari Kota Bandung. Hal itu disebabkan jarangnya kejuaraan sepatu roda digelar di Kota Bandung dan beberapa daerah lainnya.

"Di Kota Bandung yang diikuti tiga klub jumlah peserta yang cukup banyak. Mereka tahu dari mulut ke mulut, karena pengumuman kejuaraan ini hanya melalui e-mail,"ujar Erry kepada wartawan, usai melakukan pertemuan teknik di Gedung KONI Kota Bandung, Jln. Jakarta.

Menurut Erry, tadinya satu nomor ditetapkan hanya diikuti dua peserta, namun karena peserta membeludak, jumlahnya terpaksa melebihi aturan semula. "Di kejuaraan nanti ada 3 nomor yang akan dipertandingkan, yakni standar, pemula, dan speed. Untuk standar dan pemula jumlah pesertanya kita bebaskan. Tapi untuk speed kita batasi karena ada aturan baku," jelas Erry Sudrajat.

Erry menuturkan, kejuaraan yang sekaligus untuk mencari bibit potensial ini, akan disiapkan untuk mengikuti kejuaraan, baik kejuaraan daerah maupun nasional. "Sekarang ini sejumlah daerah mulai menunjukkan perhatiannya terhadap sepatu roda. Ini sinyal positif untuk terus menggali potensi atlet yang ada di daerah," imbuhnya.

Erry juga mengatakan akan menurunkan semua atlet Pelatda PON 2012 untuk menambah pengalaman sekaligus uji coba. "Kejuaraan ini sekaligus untuk mengintip kekuatan daerah. Sebab daerah lain juga akan menurunkan atlet Pelatda," mengakhiri wawancara dengan sejumlah wartawan. (Dadi Mulyadi)


Tambahan 350 M, SUS Gedebage Rampung

Tipe Berita = populer



Bandung, (06/10/2011) -

Guna merampungkan seratus persen pembangunan Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage, masih diperlukan anggaran besar yakni Rp. 350 miliar. Terkait hal itu Sekda Pemkot Bandung Edi Siswadi mengatakan, Pemkot Bandung akan menambah dana dari Pemprov Rp 25 miliar dan dari Pemkot Rp 73 miliar yang dialokasikan sebesar di APBD Perubahan.

"Dengan tambahan dari APBD Perubahan 2011 maka SUS Gedebaghe rampung 52 persen, yang semula target 62 persen. Padahal target akhir 2011 pembangunan 62 persen, namun kekurangan dana hanya 52 persen. Kekurangan 10 persen masih batas toleransi jadi tidak masuk wanprestasi," ujar Edi, di Gedung DPRD, Kamis (06/10).

Edi mengatakan, total pembangunan Sus Gedebage sudah Rp. 278 miliar dari kebutuhan Rp. 600 miliar. "Jadi kekurangannya harus diselesaikan di tahun 2012. Jika ditanggung Pemkot seluruhnya maka akan menyita anggaran lain sehingga tidak mungkin dilakukan," tandas Edi.

Edi berharap Pemprov bisa membantu menyelesaikan pembangunan SUS. Kalau susah selesai, Toh! stadion milik warga Jabar, bukan untuk warga Kota Bandung. "Pemprov agar bisa membantu lagi sebesar Rp, 250 miliar, karena saat ini baru menyalurkan dana Rp. 143 miliar," harap Edi.

Edi Siswadi mengaku, tanpa dibantu Pemprov, dikhawatirkan pembangunan SUS Gedebage molor hingga 2013. "Masyarakat dihimbau jangan mendesak stadion cepat selesai. Jika ingin cepat selesai, Pemprov harus mengalokasikan bantuan di tahun 2012 sesuai kebutuhan," tegas Edi.

Edi meminta ketegasan Pemprov, mengenai bantuan yang akan disalurkan. "Biar ada kepastian dan jangan hanya tarik ulur, karena bisa menghambat pembangunan,"tegas Edi. (Dadi Mulyadi)


Leila Batal Hadir

Tipe Berita =



Bandung, (6/10/2011)

Miss Universe 2011 Leila Lopez batal menghadiri HUT Bhayangkari ke 59 yang rencananya digelar 11 Oktober 2011, di Gedung Graha Bhayangkara jalan Cicendo Bandung. Hal tersebut juga di tegaskan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Putut Eko Bayuseno kepada wartawan Kamis (6/10), usai acara donor darah dalam rangka HUT Bhayangkari/ di markas Pam Obvit Polda Jawa Barat. Namun Kapolda tidak secara rinci membeberkan alasan Ratu Sejagad tersebut, batal hadir dalam acara HUT Bhayangkari. "Ya.. dibatalkan, pokoknya batal" ungkap Putut.

Sementara itu event organizer EO Viseta Global Utama yang mengurus kehadiran Leila Lopez pada acara Bhayangkari, menurut salah seorang manajemennya Megi Theresia, alasan pembatalan Leila menghadiri acara tersebut diambil setelah pihak manajement melakukan rapat. Dari hasil rapat tersebut, manajemen sepakat untuk membatalkan kunjungan Leila Lopez, karena adanya reaksi dari berbagai pihak.

"Untuk apa kita lanjutkan kalau akhirnya orang berpikiran macam-macam. Banyak yang menyesalkan pembatalan ini" jelas Megi ketika dihubungi RRI.

Menurut Megi, padahal dalam acara nanti, akan diangkat sekaligus promosi budaya Jawa Barat. "Nanti, akan ditampilkan berbagai budaya Jawa Barat. Kan itu sekaligus menangkat nama Jawa Barat dari masalah kebudayaan" jelasnya.

Namun meski Leila Lopez batal hadir, dikatakan Megi, berbagai kegiatan amal yang sudah diagenda oleh Bhayangkari, terus akan tetap berjalan.

Seperti dikabarkan sebelumnya, kehadiran Ratu Sejagad tersebut dalam acara HUT Bhayangkari Polda Jabar, menuai pro dan kontra, khususnya setelah tersiar kabar para pamen di jajaran Polda Jawa Barat harus patungan untuk mendanai kedatangan Miss Universe sebesar Rp.750 juta rupiah.(az)


Dada Optimis Raih Adi Upaya Puritama

Tipe Berita = populer



Jakarta, (09/08/2012)

Kota Bandung menjadi salah satu nomine peraih penghargaan "Adi Upaya Puritama 2012, sebagai bentuk penghargaan di Bidang Lingkungan dan Perumahan dari Kementrian Perumahan Rakyat Kemenpera RI bidang lingkungan dan perumahan.

Untuk bisa meraih penghargaan tersebut, pimpinan ketiga kota yang dikategorikan sebagai kota metropolitan di Indonesia yakni Kota Makassar, Padang dan Kota Bandung, Kamis (09/08) siang mempresentasikan program-program yang telah dan akan dilakukan, di hadapan tim penilai, yang diwakili dari Kemenpera, akademisi dan elemen masyarakat.

"dalam upaya menata lingkungan, pemukiman dan perumahan di Kota Bandung, saya telah melakukan terobosan dan inovasi bantuan rumah tidak layak huni, pembangunan rumah susun, bantuan modal pedagang kecil dan penataan Jamika, termasuk rencana lanjutan pembangunan rumah susun di 10 lokasi," papar Dada kepada wartawan.

Upaya lainnya untuk menata Kota Bandung dengan cara memperbaiki trotoar dan sebagian diperlebar. " trotoar di Kota Bandung dibuat nyaman memakai keramik merah dan bisa digunakan penyandang cacad. Selain itu Pemkot Bandung melalui dins terkait siap untuk membuat lingkungan sehat setiap hari minggu di tiga lokasi digelar car free day," terang Dada.

Sementara itu juga, Kota Bandung yang memiliki poupulasi jumlah penduduk hampir 2,5 juta jiwa, dengan jumlah 613 ribu lebih KK, belum semuanya terpenuhi, dan masih kekurangan sekitar 18.843 unit rumah. "untuk Rumah tinggal di Kota Bandung terbagi rumah permanen 71,4 persen, rumah semi permanen 21,41 persen, dan rumah tidak permanen skitar 7,19 persen. Sedangkan rumah tidak layak huni sekitar 10.338 unit," jelas Dada.

Dada optimis dengan terwujudnya sepuluh lokasi rumah susun maka perumahan akan tertata dan ruang terbuka hijau akan bertambah. Rumah susun tersebut akan dibangun di kawasan padat penduduk, diantaranya di Tamansari, Jamika dan Sadang Serang. (Dadi)


Pemudik Dihimbau Rekam e KTP

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(22-08-2012),-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandung memanfaatkan momentum mudik lebaran untuk perekaman data e-KTP atau KTP elektronik bagi perantau yang masih terdaftar di kota Bandung yang saat ini sedang berlibur di kota Bandung.

Menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bandung Meivy Adha Krisna,pihaknya menghimbau kepada pemudik saat libur panjang Idul Fitri ini bisa memanfaatkan kesempatan untuk mengurus pembuatan e KTP atau merekam data pembuatan KTP elektronik tersebut.

Kepada RRI,Meivy juga menghimbau pemudik yang belum membuat KTP elektronik untuk segera mendatangi Kantor Kelurahan di sekitar tempat tinggal pemudik.

Momentum pulang kampung Idul Fitri kali ini ungkap Meivy,bisa dimanfaatkan para perantau yang masih terdata sebagai warga kota Bandung untuk segera merekam data KTP elektronik,dengan mendatangi kelurahan setempat dimana pemudik tercatat sebagai warga kota Bandung.

Seperti diketahui, bagi masyarakat yang merekam data e KTP dalam tahun ini, mereka tidak akan dipungut biaya apapun,namun apabila warga merekam data e KTP di tahun depan maka warga akan dikenai biaya.

Kegunaan KTP elektronik menurut Meivy sangat besar karena akan menjadi salah satu syarat dalam mengurus keperluan pribadi, anak, keluarga baik urusan pendidikan, pekerjaan maupun usaha lainnya.(lj)

H+2 Leuwi Panjang Alami Lonjakan

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(22-08-2012), - Pada H+2,Terminal Leuwi Panjang mengalami Lonjakan penumpang.

Lonjakan di Terminal Leuwi Panjang ini antara lain untuk tujuan beberapa daerah, baik untuk jenis AKAP maupun AKDP sudah nampak diserbu calon penumpang.

Sebagaimana diketahui,hari Kamis(23/08)sudah saatnya para karyawan mulai masuk kerja di sejumlah instansi.

Menurut Kepala Terminal Leuwi Panjang, Erick Sujana, diprediksi hari ini rabu (22/8) akan terjadi lonjakan penumpang.

Erick juga mengungkapkan,lonjakan pemudik pada H+2 di terminal Leuwipanjang ini berkaitan dengan esok hari kamis,sebagian para karyawan sudah mulai masuk kerja dari beberapa instansi.

Karenanya pihaknya memprediksi hari ini,terminal Leuwipanjang berpeluang terjadi puncak arus balik.

Sementara terkait dengan mulai masuknya sekolah pada tanggal 27 Agustus 2012,maka puncak arus balik diprediksi akan terjadi pula pada hari nggu (26/8).

Untuk memfasilitasi pemudik pada arus balik tersebut,pada H+2 dan H+3,pihak Terminal Leuwipanjang telah menyiapkan 700 bus dan 956 bus untuk H+7.

Apabila jumlah bus tersebut masih kurang,pihak Terminal juga menyediakan bus cadangan sebanyak 40 bus.lj)

Obyek Wisata Kab. Bandung Ramai

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(22-08-2012),- Pada musim liburan Idul Fitri, beberapa objek wisata di Kabupaten Bandung menjadi tujuan ribuan pengunjung.

Membludaknya pengunjung obyek wisata didaerah tersebut membuat kemacetan di beberapa ruas jalan menuju objek wisata tersebut.

Selain mengunjungi objek wisata, dalam sepekan ini masih banyak keluarga yang bersilaturhami antar daerah, sehingga jumlah kendaraan meningkat.

Beberapa titik kemacetan itu antara lain berada di jalur Bandung-Banjaran di daerah simpangan Arjasari, dan Pameungpeuk, jalur Wahid Hasim (Kopo), jalur Majalaya-Cicalengka, dan jalur Soreang-Ciwidey.

Selain karena volume kendaraan yang meningkat,kemacetan di sekitar obyek wisata itu juga karena banyak simpangan di sepanjang jalur tersebut, sehingga arus kendaraan tersendat.

Beberapa jalur alternatif sebenarnya bisa digunakan, namun ruas jalan yang sempit ditambah dengan kurangnya petunjuk arah, membuat para pengguna jalan terpaksa menggunakan jalur utama.(lj)

RRI/TVRI Berperan Strategis

Tipe Berita = populer



Bandung,(27-08-2012),-Berdasarkan undang-undang nomor 32/2002, TVRI sebagai Lembaga Penyiaran public memiliki peran strategis dan penting sebagai media alat pemersatu bangsa.

Menurut Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pajajaran Bandung Dede Mulkan,sejauh ini dalam beberapa hal TVRI sudah banyak berperan sebagai Lembaga Penyiaran Publik,namun dalam beberapa hal lainnya,program TVRI masih harus ditata ulang, karena masih ada program yang belum mengarah kepada fungsi dan peran sebagai Lembaga Penyiaran Publik sesuai undang-undang.

Kepada RRI berkaitan dengan 50th usia TVRI pada tahun 2012 ini, Dede Mulkan mengungkapkan,permasalahan klasik yang dihadapi TVRI adalah berkaitan dengan masalah dana,padahal dalam undang-undang nomor 32 tersebut,sebagai LPP, TVRI maupun RRI menjadi lembaga yang didirikan oleh Negara.


BPBD terus pantau Tangkuban Perahu

Tipe Berita = populer



Bandung,(27-08-2012),Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Jawa Barat terus mengamati selama 24 jam terkait dengan status Gunung Tangkuban Parahu dari normal menjadi waspada sejak Kamis pekan lalu.

Menurut Kepala BPBD Jawa Barat Ujwal Prana Sigit, selain memantau kondisi lapangan, pihaknya juga memberikan sosialisasi dan informasi kepada masyarakat yang berkunjung ke lokasi wisata tersebut.

Diungkapkannya,status waspada Tangkuban Parahu mengharuskan pengunjung dilarang mendekati kawah Ratu dan Upas dalam radius 1,5 KM.

Selain itu pengecekan sarana dan kemampuan prasarana untuk keperluan evakuasi juga dilakukan,sebagai antisipasi kemungkinan terjadi hal yang terburuk.(lj)

Lebaran,Penggunaan Listrik Jabar Turun

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(27-08-2012),Deputi Manager Komunikasi PT PLN Distribusi Jawa Barat-Banten, Adang Djarkasih mengungkapkan, selama H-7 sampai H+7 Idul Fitri 1433 Hijriah, penggunaan listrik masyarakat mengalami penurunan sekitar 30%.

Menurutnya, beban puncak pemakaian listrik masyarakat di Jabar-Banten ini mencapai diatas 6 ribu Mega Watt.

Diungkapkannya,selama pelaksanaan cuti Idul Fitri, industri di Jawa Barat hampir seluruhnya berhenti berproduksi,sehingga penggunaan listrik mengalami penurunan.

Namun sejak Kamis ketika usai cuti bersama,tegas Adang, penggunaan listrik kembali naik setelah industri dan perkantoran kembali aktif.

Turunnya pemakaian beban puncak tersebut,ungkap Adang, karena tidak ada aktivitas produksi pabrik pada industri di Jawa Barat.

selama industri di Jawa Barat berkontribusi besar dalam menurunkan beban puncak.

Sebab, sebanyak 54,9% konsumsi listrik di daerah ini berasal dari kalangan industri.

Menurut Adang,33,02% berupa kalangan rumah tangga.

Sisanya, 7,69% merupakan kalangan bisnis.(lj)

Dada Batal Hadiri Sidang Kasus Bansos

Tipe Berita = kriminal



Bandung,(28-08-2012), Ketidak hadiran Wali Kota Bandung, Dada Rosada di Pengadilan Tipikor Bandung untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi perkara dugaan korupsi dana Bansos karena yang bersangkutan saat bersamaan sedang melakukan perjalanan dinas keluar kota.

Jaksa Penuntut Umum Apriliana Purba kepada Ketua Majelis Hakim Setyobudi Tejocahyono mengungkapkan,pihaknya sudah melakukan panggilan kepada orang nomor satu di Kota Bandung untuk menjadi saksi korupsi bansos kota bandung pada siding hari selasa 28 Agustus.

Jaksa juga akan berupaya memanggil ulang Walikota Dada Rosada / pada jadual sidang berikutnya.

Menanggapi keinginan JPU, majelis hakim mempertimbangkan keinginan Wali Kota Bandung Dada Rosada, supaya Berita Acara Pemeriksaan saat penyidikan dibacakan di persidangan tanpa harus dihadiri.

Pertimbangan itu juga disambut baik oleh Penasihat hukum ketujuh Terdakwa Korupsi Bansos Kota Bandung.

Pasalnya, dalam BAP Dada Rosada sudah disumpah.

Dugaan korupsi Bansos Kota Bandung yang dianggap merugikan uang Negara 66 milyar rupiah itu telah menyeret 7 orang PNS Kota bandung menjadi terdakwa yaitu Rohman, Lutfan Barkah, Yanos Septadi, Lutfan Barkah, Uus Ruslan, Havid Kurnia dan Ahmad Mulyana.

Dalam korupsi ini sebelumnya, sejumlah pejabat dan staf telah dihadirkan menjadi saksi dalam persidangan termasuk Sekda Kota Bandung Edi Siswadi.(lj/end)

Tim Jihandak Temukan Granat

Tipe Berita = kriminal



Bandung,(28-08-2012), Tim Jihandak Brimob Polda Jabar menemukan granat dan bahan peledak dalam kantong plastic di jalan Natuna Kecamatan Sumur Bandung hari selasa pagi(28/08)

Dibeberkan Kabid Humas Polda Jabar Kombespol Martinus Sitompul,bahan berbahaya itu ditemukan oleh saksi Asep Supriadi seorang Pemulung yang tergeletak dalam tong sampah.

Setelah mendapat laporan, Tim Jihandak Polda jabar memeriksa kantong plastic dan ditemukan dua buah granat nanas, satu TNT, satu buah bahan peluncur, dua pak peluru ukuran 5,56 MM, peluru yang terbuka sekitar 15 butir, peluru ukuran besar 15 butir, serta kabel penghubung yang masih tergulung.

Saat temuan bahan peledak itu dikaitkan dengan rencana kedatangan Presiden SBY ke Bandung hari Kamis(30/08),Kabid Humas Polda Jabar Kombespol Martinus enggan memberikan keterangan lebih jauh.

Sementara Kasatreskrim Polrestabes bandung AKBP Wijonarko menegaskan, mengamati temuan bom rakitan itu pihaknya menduga jika sudah terangkai kemungkinan daya ledaknya besar.(lj/end)

Waspada Gunung Tangkuban Parahu

Tipe Berita = populer



Bandung,(28-08-2012),Sehubungan aktivitas gunung Tangkuban Parahu meningkat,pemerintah Kabupaten Bandung Barat terus menjalin koordinasi dan komunikasi dengan Dinas instansi terkait.

Ditegaskan Bupati Bandung Barat, Abubakar, pihaknya konsentrasi sehubungan ada sebagian warganya yang masuk ke area wana wisata gunung Tangkuban Parahu yang posisinya diantara dua wilayah antara lain Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Subang.

Salah satu instansi yang dipilih jelas Bupati Abubakar, adalah dengan BPBD baik Kabupaten dan Provinsi.

Ia juga memerintahkan jajaranya untuk bekerja maksimal sesuai protap.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Jawa Barat Ujwalprana Sigit mengatakan, pihaknya terus berupaya mengimbau Penduduk dan pengunjung Gunung Tangkuban Parahu untuk menjauhi lokasi dengan radius minimal 2 Km terkait status waspada gunung tersebut

Sigit mengakui di lapangan masih ditemukan wisatawan atau pengunjung mendekati kawah.

Untuk itu pihaknya akan menggandeng penduduk dan pedagang sekitar untuk ikut mensosialisasikan peringatan ini dengan baik.

Meski gunung Tangkuban Parahu dalam status waspada, pungkas Ujwalprana Sigit tetap berkonsentrasi penuh mencermati pergerakan secara intensif sesuai tugas pokoknya memberi rasa aman dan tenang kepada masyarakat.(lj/end)

Kemarau Pengaruhi Ketersediaan Air Waduk

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(29-08-2012),Musim kemarau yang melanda Jawa Barat sekarang ini berpengaruh besar terhadap ketersediaan air di Danau yakni pada posisi 95 hingga 97 meter kubik.

Kondisi ini menurut Direktur Perum Jasa Tirta 2 Jatiluhur Edi Jayadireja,ketersediaan air di Jawa Barat ini akan disalurkan pada sector irigasi,sebab dibangunnya irigasi oleh Belanda kala itu adalah untuk daerah irigasi yang kini luasnya sekitar 200 ribuan hektar.

Dalam dialog RRI Edi Jayadireja juga mengungkapkan dalam kondisi musim kemarau saat ini sangat berpengaruh terhadap upaya Perum Jasa Tirta untuk membagi air atau mengoperasikan system jaringan irigasi yang ada di daerah irigasi Jatiluhur,karenanya Ia berharap agar masyarakat sudah siap dalam mengantisipasi kekeringan di musim kemarau ini.

Sementara itu jika dibandingkan musim kemarau tahun lalu,menurut Edi Jayadireja ada perbandingan yang tidak begitu jauh,namun pihaknya tetap mengkhawatirkan karena berdasarkan pantauan BMKG Bandung,tahun depan musim kemarau akan berpotensi lebih panjang. Karenanya,Edi berharap semua pihak mempersiapkan diri dengan menabung air supaya bisa dipergunakan pada musim kemarau di tahun mendatang.(lj)

Makanan Berbahaya Tanggungjawab Bersama

Tipe Berita = kriminal



Bandung,(29-08-2012),Peredaran makanan mengandung bahan berbahaya menjadi tanggung jawab semua pihak untuk menanggulanginya.Menurut Kepala Bidang Sertifikasi dan Pelayanan Informasi Konsumen,Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan POM Bandung Ujang Supriatna, pihaknya melakukan koordinasi dengan instansi terkait apabila menemukan produk makanan/minuman yang mengandung bahan berbahaya.Diungkannya,berdasarkan Peraturan Pemerintah No.28,masalah makanan tidak sepenuhnya tanggung jawab Badan POM,melainkan melibatkan instansi lain, seperti perindustrian dan pertanian. Dicontohkan untuk area bahan baku makanan ada keterkaitan dengan pertanian, perindustrian, perdagangan serta perikanan dan elautan. Ia juga menyatakan selain instansi yang berwenang melakukan pengawasan,perlu peran serta aktif masyarakat dalam melakukan pemantauan serta mewaspadai peredaran makanan yang mengandung bahan berbahaya. Karenanya masyarakat harus segera melaporkan kepada instansi terkait, diantaranya ke Balai POM jika menemukan adanya makanan yang mengandung bahan berbahaya,sehingga bisa segera ditindaklanjuti(lj)

Ariel,Akhirnya ke Bapas Bandung

Tipe Berita = populer



Bandung,29-08-2012),Nazriel Irham yang akrab disapa Ariel Peterpen,ahirnya datang ke Balai Pemasyarakatan Bapas Bandung pada rabu siang(29/08) untuk melaksanakan wajib lapor.

Pasca dibebaskan bersyarat pada 23 juli lalu, Ariel yang saat ini menjadi andalan grup band Noah diwajibkan lapor sebulan sekali. Apabila hal itu diabaikan maka pria yang pernah merasakan hidup dalam penjara terkait kasus penyebaran video porno,terancam akan dimasukan kembali ke dalam penjara. Kedatangan Ariel di Bappas Bandung sekitar 30 menit itu, mendapat sambutan dari karyawan-karyawati Bappas untuk mengajak foto bareng. Usai menemui Kepala Bappas Bandung Nurudin Umar, Ariel tidak terlau banyak memberi komentar kepada sejumlah awak media yang telah menunggu sejak pagi. Mantan kekasih Luna Maya itu hanya memberitahukan bahwa rencananya ia akan mengeluarkan album bersama grup band barunya Noah pada pertengahan September mendatang. Selain melaksanakan wajib lapor ke Bappas Bandung, Nazriel Irham alias Ariel juga melakukan kewajiban sama ke kantor Kejaksaan Negeri Bandung.(lj/end)

RRI Ikuti Keinginan Masyarakat

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(03-09-2012),Di Tahun 2012 Radio Republik Indonesia RRI memasuki usia yang ke 67 tahun tepatnya pada 11 September mendatang. Di usia yang tak muda lagi,RRI dipandang Neneng Athiatul Farhani Ketua Komisi Penyiaran Indonesia KPI Daerah Jawa Barat,RRI sudah mulai mengikuti keinginan pasar atau pendengarnya. Kepada RRI,Neneng juga mengungkapkan,acara yang menarik disajikan RRI saat ini antara lain citizen journalism yang di era RRI kekinian sudah menjadi ciri khas dan dinikmati oleh public. Selama ini,tegas Neneng,public masih bingung untuk siapa sebenarnya keberadaan Radio Republik Indonesia. Meskipun demikian,keberadaan RRI di era kekinian ungkap Ketua KPID Jabar Neneng Athiatul Farhani,RRI harus memiliki kreatifitas yang lebih ditingkatkan lagi dalam arti untuk hal-hal tertentu yang seyogyanya bisa dilakukan dan bisa dilihat RRI,selain itu RRI harus bisa mengambil sesuatu yang tidak diambil oleh media lain. Sementara itu untuk memeriahkan Hari Radio tahun ini,berbagai kegiatan dilaksanakan di lingkungan RRI Bandung,diantaranya Donor Darah,Bakti social,ziarah ke Taman Makam Pahlawan serta berbagai pertandingan olah raga dan jalan sehat yang diikuti karyawan karyawati RRI Bandung dan peserta umum.(lj)

Pimpinan Jabar Harus Junjung Kelokalan

Tipe Berita = politik



Bandung,(30-08-2012),Warga Jawa Barat sebagai wilayah heterogin dan kemasyarakatan atau sosiologi tidak bisa menghindarkan diri dari proses akulturasi. Hal itu menurut tokoh Jawa Barat Memet Hamdan,tidak menjadi persoalan selama warga Jawa Barat dibawa oleh pemimpin untuk tidak meminggirkan nilai-nilai kelokalan tersebut. Sebab bagaimanapun juga,meskipun Jawa Barat sudah menjadi wilayah yang heterogen namun sebagian besar wilayah pedesaan masih lebih homogin dalam kebudayaannya.Dalam dialog RRI mengupas topic mencari sosok pemimpin mumpuni untuk Jawa Barat,Memet Hamdan juga mengungkapkan, Negara harus mampu menyediakan fasilitas di ruang-ruang yang nyaman bagi seluruh warganya,sebab sebagai NKRI ada resiko bahwa semua daerah tidak tertutup kemungkinan terjadinya sebuah cross komunikasi diantara masyarakat. Memet Hamdan mengungkapkan,siapapun pemimpin Jawa Barat,mereka wajib menjunjung tinggi nilai-nilai kelokalan,sebab di ranah sunda masih ada demokrasi. Menjelang pemilihan Gubernur Jawa Barat pada 2013 mendatang,Memet Hamdan juga menegaskan, para calon dari kalangan manapun,politisi maupun selebriti sah-sah saja maju dalam ajang pemilihan kepala daerah,yang penting mereka memiliki kemampuan yang mumpuni untuk kepentingan rakyat Jawa Barat.(lj)

TVRI Siarkan Seri A Liga Italia

Tipe Berita = olahraga



Bandung, (31/08/2012)

Setelah mendapat lisensi untuk menyiarkan siaran secara penuh gelaran Seri A Liga Italia musim ini Stasiun TVRI akan menggelar Nonton Bareng (nobar) pada hari Minggu, (02/09). " secara serentak seluruh stasiun TVRI akan menyiarkan langsung pertandingan antara Udinese melawan Juventus. Di TVRI Jawa Barat sendiri akan menggelarnya di halaman Kantor Stasiun TVRI Jabar, Jl. Cibaduyut Raya mulai pukul 21.50," ujar Kepala Stasiun TVRI Jabar Banten, Drs. Eka Muchamad Taufani, di ruang kerjanya, Jum'at (30/08).

Taufani menerangkan, TVRI Jabar seperti stasiun TVRI di seluruh daerah di Indonesia siap mendukung semua program dari direksi, yang salah satunya menggelar nobar. " ini merupakan program yang baru dan sebuah progres. Tentunya melalui program ini juga akan muncul nilai-nilai sportifitas dalam memacu perkembangan olahraga di Jawa Barat," jelasnya.

Muchamad Taufani menuturkan, jumlah pemirsa TVRI dalam setiap tahunnya mengalami peningkatan. Dengan adanya hak siar gelaran Liga Italia bisa menjadi lokomotif, untuk menarik minat pemirsa lebih banyak lagi. " Untuk nobar silang liga italia yang digelar TVRI akan dimasukkan dalam rekor MURI," tandas Taufani.

Disinggung rating siaran untuk gelaran siaran liga italia ini, Taufany menjelaskan, bisa menyamai rating siaran olimpiade. " Saat siaran olimpiade, pemirsa di Kota Bandung masuk top ten, berada di urutan ke-8," ungkapnya

Sementara Humas Nobar Liga Italia Komarudin mengatakan, untuk nobar kali pertama ini menargetkan 200 Penonton dari komunitas Juvetini , Viking dan masyarakat umum. "Kami juga akan mengundang komentator, serta tokoh-tokoh sepakbola di Kota Bandung, Kemudian Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Jabar Otji Wiraharjadi, Ketua Umum KONI Kota Bandung, Aan Johana, serta Bombers," tutur Komarudin.

Ditambahkannya, TVRI akan menyelenggarakan silang Seri A Liga Italia sampai bulan Juli 2013. Untuk gelaran nobar nanti, panitia akan memasang layar ukuran 3X4 meter. (Dadi)


KONI Kota Bandung Support Dengan Do'a

Tipe Berita = olahraga



Bandung, (31/08/2012)

Ketua Umum KONI Kota Bandung Aan Johana Berikan Dukungan Do'a untuk Kontingen PON XVIII Jabar

Bertepatan dengan moment halal bihalal Idul Fitri 1433 H, sekaligus kesempatan untuk memberi dukungan do'a bagi para atlet PON 18 Jabar, khususnya atlet-atlet asal Kota Bandung. Selain mendo'akan para pahlawan olahraga dari Kota Bandung, pada ajang PON XVIII Riau, namun halal bihalal tersebut juga untuk membangun kelembagaan KONI Kota Bandung bisa tercipta kebersamaan dan semakin kondusifitas antar semua pengurus.

"Alhamdulillah Kota Bandung terwakili sekitar 300 orang, terdiri dari atlet pelatih dan mekanik. Mudah-mudahan Kota Bandung bisa memberi kontribusi raihan medali untuk kontingen Jabar," harap Ketua Umum KONI Kota Bandung, Aan Johana, usai halal bihalal, yang berlangsung di Aula KONI Kota Bandung, Jl. Jakarta, Jum'at (31/08) sore.

Aan Johana mengatakan, dengan jumlah peserta yang tetbanyak di antara 26 Kab/Kota di Jawa Barat lainnya, atlet-atlet Kota Bandung bisa meraih medali emas minimal 25 persen dari semua yang didulang kontingen Jabar. "semoga kuantitas atlet yang dikirim ke Riau bisa sebanding dengan kualitas," tandas Aan.

Aan berharap, Kota Bandung bisa meraih prestasi signifikan bagi Jabar dalam mendukung program Jabar Kahiji. Aan Johana mengatakan, guna memotivasi para atlet yang berlaga di PON Riau, jajaran pengurus KONI Kota Bandung akan meninjau langsung, yang terbagi ke dalam dua gelombang.

"Untuk gelombang pertama dipimpin Walikota Bandung Dada Rosada sehari menjelang pembukaan PON XVIII. Sedangkan gelombang kedua menjelang penutupan," ujar Aan.

Dalam kegiatan halal bihalal KONI Kota Bandung itu seluruh yang hadir mendapat siraman rohani dari Ustadz Asep Anom. (Dadi)


Warga Harus Giliran Dapatkan Air PDAM

Tipe Berita = populer



Bandung, (01/09/2012)

Warga Kota Bandung, khususnya yang bermukim di daerah timur, dihimbau untuk menghemat air PDAM, menyusul telah terjadinya pengurangan debit air terutama yang bersumber dari sumber air Cisurupan.

Pengurangan debit air di sumber air tersebut, akibat kemarau panjang yang sudah berlangsung sejak 2-3 bulan, meski Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening Kota Bandung, Pian Sopian menyebutkan kemarau belum pada puncaknya. " di Panjalu yang terletak di Ujungberung terjadi perubahan signifikan. Biasanya mengalir 20 liter perdetik, tapi pada kemarau seperti sekarang ini hanya 2,5 liter perdetik, " terang Pian, di sela-sela Acara Halal Bihalal Jajaran Pengurus KONI Kota Bandung, Jum'at (31/08) sore.

Pian mengatakan, akibat terjadi penurunan debit air Cisurupan. Pian mengatakan, Di wilayah Ujungberung melayani 2800 pelanggan, 600 pelanggan di gilir 14 jam, dibantu mata air dari cisurupan, sehingga aliran air PDAM untuk wilayah Ujungberung terjadi giliran, masing-masing 14 Jam dalam sehari. " Untuk pelanggan di kawasan AH. Nasution sebanyak 2800 akan terjadi giliran aliran air, yang biasanya mengalir setiap hari, tetapi untuk saat ini jika hari ini mengalir, harus menunggu sampai lusa untuk mendapatkan aliran air PDAM lagi," jelas Pian.

Sementara untuk wilayah lain di Kota Bandung, aliran air PDAM terbilang masih normal, terutama yang diproduksi di Pakar dan Badak Singa, belum kelihatan ada penurunan dari air permukaan. (Dadi)


RRI Harus Jembatani Kebutuhan Publik

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(03-09-2012),Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia LPP RRI tahun ini memasuki usia yang ke 67 tahun, tepatnya pada 11 September mendatang. Berbagai tanggapan masyarakat disampaikan kepada RRI demi kemajuan media milik rakyat ini. Seperti halnya warga Bandung Dedi Gustiar,RRI Bandung menurutnya masih kurang menggigit dalam menyajikan materi maupun kontennya belum memenuhi tuntutan informasi yang actual. Kepada RRI,Dedi Gustiar juga mengungkapkan,RRI juga belum menjembatani kebutuhan public terutama dalam memberikan solusi yang dihadapi public. Hubungan emosial yang perlu dilakukan oleh RRI menurut Dedi Gustiar,antara lain perlu dibuka lebar-lebar kran-kran untuk interaktif antara pendengar dengan nara sumber dalam sebuah Dialog. Selain itu,dirinya juga merasa miris,ketika akhir-akhir ini dominasi musik atau lagu-lagu yang disajikan RRI Bandung lebih ,sementara tuntutan kondisi kekinian atau tuntutan masyarakat sedang menghadapi berbagai persoalan baik perosalan kehidupan pribadi,masyarakat maupun dalam bernegara. Seharusnya,ungkap Dedi Gustiar,sebagai Lembaga Penyiaran milik public,RRI harus lebih banyak memberikan informasi actual,selain itu RRI lebih banyak menjadi fasilitator atau menjembatani persoalan yang sedang dihadapi oleh negeri ini.(lj)

39 Atlet KBB Perkuat Jabar Di PON Riau

Tipe Berita = olahraga



Padalarang-KBB (03/09/2012)

KONI Kabupaten Bandung Barat akan wujudkan kepedulian terhadap atlet yang memperkuat Jabar di ajang PON XVIII/2012 di Riau dengan memberi insentif termasuk jaminan asuransi. Bukan hanya atlet, asuransi juga diberika kepada juri dan wasit.

"tim pelatda PON XVIII asal KBB semunya dimasukkan ke dalam asuransi kesehatan dan kecelakaan jiwa. Sebab mereka bisa saja sakit atau kecelakaan saat latihan. Ini untuk meringankan beban mereka juga," ujar Ketua II Binpres KONI KBB, H. Sumardiyanto, di Kota Baru Parahyangan, Senin (03/09) siang.

Selain itu Jajaran pengurus juga rencananya akan memantau langsung ke Riau, guna memotivasi kepada para atlet yang sedang berlaga di PON nanti. " selama pelatda, banyak pengurus kita yang masuk official Jabar. Jadi atlet kita bisa terpantau terus. bahkan dalam pelaksanaan PON, kita juga akan langsung melakukan pemantauan ke Riau," tegasnya.

Sumardianto menuturkan, jumlah atlet PON XVIII Jabar asal KBB ada 39 atlet, mereka akan turun di beberapa cabor, seperti terjun payung, dayung, anggar, base ball, dan gulat. " bahkan untuk cabor Gulat, Dayung dan Terjun Payung, atlet KBB berpotensi meraih emas untuk Jabar," ujar Sumardiyanto. Penilaian itu dengan mengacu hasil PORDA kesebelas tahun 2010 lalu, serta pada babak kualifikasi - BK PON.

Sementara Ketua UmumKONI Kabupaten Bandung Barat, Hj. Erni Rusyani Ernawan menuturkan, sebelum masuk ke pelatda pihaknya sudah memberikan arahan kepada para atlet, agar bisa berprestasi dalam PON nanti dan mengharumkan Jabar.

Erni mengatakan, atlet-atlet KBB yang diperkuat sekitar 18 persen dari jumlah keseluruhan atlet Jabar bisa meraih emas. " mudah-mudahan atlet-atlet KBB yang memperkuat Jabar di PON Riau nanti bisa memberi prestasi terbaik. Dan hal itu nantinya bisa menjadi modal KBB di ajang PORDA XII tahun 2014, melalui atlet-atlet yang turun di PON Riau ini," harap Erni. (Dadi)


Peran RRI Harus Pro Aktif

Tipe Berita = politik



Bandung,(04-09-2012), Peran media seperti Radio Republik Indonesia RRI harus lebih pro aktif dalam mengupas satu permasalahan yang sedang terjadi di satu daerah. Hal itu diungkapkan Pemerhati Jawa Barat Soleh Sugiarto dalam dialog RRI berkaitan Radio Republik Indonesia tahun ini menginjak usia yang ke 67 tahun. Menurut Soleh Sugiarto,permasalahan infra struktur seperti jalan yang tidak layak,akan menyebabkan kemacetan yang fatal di Kota Bandung maupun daerah-daerah lain di Jawa Barat. Permasalahan ini,ungkap Soleh harus ditangkap media seperti RRI untuk menginformasikan kepada masyarakat Jawa Barat dan sekitarnya terlebih RRI sebagai Lembaga Penyiaran milik public. RRI ungkap Soleh,harus mencari informasi penyebab kemacetan untuk dikembangkan informasinya kepada public. Menurut Soleh yang juga mantan anggota DPRD Jawa Barat ini,di era kekikinian sajian siaran RRI Bandung diakuinya sudah mengalami kemajuan,tinggal memoles acara-acara yang perlu disempurnakan.Soleh Sugiarto juga berharap,agar Radio Republik Indonesia bisa menjadi media yang menyajikan informasi cerdas dan menarik dalam membangun Jawa Barat,diantaranya di bidang pertanian.(lj)

Kritikan Jelang 67 Tahun RRI

Tipe Berita = populer



Bandung,(04-09-2012),Menjelang hari Radio ke 67 tahun 2012,berbagai kritikan,sanjungan maupun saran disampaikan masyarakat terhadap RRI Bandung sebagai media milik public. Salah satunya disampaikan pendengar setia RRI Bandung seperti bapak Saca. Dalam dialog RRI,sosok pak Saca yang rajin memberikan masukan maupun pertanyaan dalam setiap Dialog RRI Bandung,kali ini dalam rangka hari Radio yang ke 67,Pak Saca menyampaikan beberapa masukan demi kemajuan RRI. Secara umum ungkap Pak Saca,pesan-pesan yang disampaikan RRI Bandung kepada pendengar,pada umumnya sudah memadai sesuai yang diinginkan pendengarnya. Meskipun demikian,pak Saca juga menyayangkan di dalam dialog ada pendengar yang mengkritik pemerintah seringkali dipotong. Hal ini menurut pak Saca sangat disayangkan,karena hal itu masukan dari public. Selain itu,pak Saca juga meminta agar setiap Dialog RRI,dirinya meminta agar presenter atau pemandu acara dialog selalu netral, tidak berpihak kepada nara sumber atau berpihak kepada kepentingan pemerintah semata tetapi harus bisa berpihak kepada masyarakat atau pendengarnya.(lj)

Kajati Jabar, Cegah Pelanggaran Hukum

Tipe Berita = populer



Bandung,(06-09-2012- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meminta pejabat Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat yang baru bisa menciptakan cara pencegahan supaya orang tidak berbuat melanggar hukum Kepada pelanggar hukum Ahmad Heryawan setuju harus diberikan penindakan dan hukuman supaya yang bersangkutan jera.Namun disisi lain Gubernur tetap berharap kepada penegak hukum tetap mengedepankan azas praduga tidak bersalah bukan sebaliknya semangat memenjarakan orang yang tidak berdosa.Pernyataan Gubernur Ahmad Heryawan itu disampaikanya saat menghadiri pisah sambut kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat di Bandung. Sementara itu mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Yuswa Kusumah mengakui dirinya selama bertugas diJawa barat tidak pernah mendapat tekanan atau pesanan perkara. Resepnya kata Yuswa semua tokoh mayarakat Ia ajak bicara dan semua laporan indikasi pelanggaran hukum di akomodir sekaligus ditindak lanjuti. Meski demikian dirinya terus terang mengaku ada beberapa kasus korupsi besar yang belum dilimpah kepengadilan untuk disidangkan, diantaranya dugaan korupsi di kabupaten Cianjur. Mantan Kepala Kejati Jabar Yuswa Kusumah dipercaya menempati jabatan baru sebagai Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan di Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Sedangkan pejabat yang baru, Sumarno sebelumnya sebagai Inspektur satu pada jaksa Agung bidang Pengawasan.(lj/end)

Ayi Bersaksi Kasus Korupsi Bansos

Tipe Berita = kriminal



Bandung,(05-09-2012),Wakil Walikota Bandung memberi kesaksian dalam perkara dugaan korupsi Bansos.sementara Walikota Bandung keterangannya dibacakan jaksa. Wakil Walikota Bandung Ayi Vivananda dijadikan saksi dalam perkara dugaan korupsi Bansos Kota Bandung di pengadilan tipikor Bandung. Dalam kesaksiannya dihadapan Majelis Hakim Setyobudi Tejocahyono, Ayi menyatakan dirinya tidak pernah mengetahui berapa besaran jumlah keseluruhan dana bansos tahun anggaran 2009-2010. Selain itu saksi juga menerangkan tidak tahu adanya kerugian Negara hasil dari pemeriksaan. Ketika Hakim Tipikor bertanya apakah saksi menerima aliran dana tersebut Ayi Vivananda mengakui dengan jujur. Ia mendapat bantuan dana operasional dan dana triwulan tetapi yang mengurus bukanlah dirinya melainkan sekretarisnya berikut membuat pertanggung jawabanya.Sementara itu Wali Kota Bandung Dada Rosada batal memberi kesaksian di depan persidan Tipikor Bandung hari selasa.Menurut Jaksa Penuntut Umum Apriliana Purba, orang nomor satu di kota Bandung saat bersamaan sedang melakukan tugas kedinasan diluar kota. Mendapat keterangan tersebut,Majelis Hakim Setyobudi Tejocahyono memerintahkan supaya keterangan saksi Dada Rosada dibacakan sesuai BAP hasil penyidikan di Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.Dalam keterangan yang dibacakan Jaksa Saksi Walikota Bandung membenarkan,realisasi dana Bansos tahun 2009 – 2010 jumlahnya cukup besar. Kemudian diterangkan tidak ada aturan jelas larangan si penerima untuk mengajukan bantuan social lebih dari satu kali dalam tahun anggaran.Pada sisi lain diterangkan bahwa bantuan social diberikan untuk meningkatkan kesejahtraan social. Aturan pemberian Walikota. Perkara dugaan korupsi Bansos Kota bandung ini telah menjerat tujuh orang PNS Kota Bandung menjadi Terdakwa.(lj/end)

Masyarakat Dilarang Dekati T. Parahu

Tipe Berita = populer



Bandung,(05-09-2012) Sehubungan Aktivitas kegempaan Gunung Tangkuban Parahu meningkat Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi bencana Geologi, Surono meminta agar Pemerintah setempat dapat memastikan pada radius satu setengah 5 kilometer dari kawah ratu. Menurutnya,tidak diperbolehkan seorangpun berada disana hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Dijelaskannya,waspada gunung Tangkuban Parahu , bukan dikarenakan kawah itu segera meletus tetapi kehawatiran Gas Beracun di lokasi Kawah Ratu sudah diambang batas. Sementara itu terkait dengan himbauan yang disampaikan Surono Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di gedung Pakuan Bandung berjanji segera menindaklanjutinya. Sementara itu Kepala BPBD Jawa Barat , Ujwalaprana Sigit mengemukakan saat diingatkan meningkatnya status gunung tangkubanparahu pihaknya langsung mengumpulkan para pengusaha dan pedagang disekitar gunung termasuk untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar gunung. Pada bagian lain Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah – BPBD Jawa Barat , Ujwalaprana Sigit , mengemukakan terkait meningkatnya status Gunung Tangkubanparahu seluruh aktivitas di lokasi untuk sementara ditutup.(lj/rit).

Jabar Siaga Darurat Kekeringan

Tipe Berita = populer



Bandung,(05-09-2012) Sejak 4 Mei hingga 4 Oktober 2012, pemerintah Jawa Barat menetapkan status siaga darurat kekeringan, bagi seluruh kabupaten kota di Jawa Barat. Menurut gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dikeluarkannya penetapan status siaga darurat kekeringan merupakan langkah antisipasi menghadapi kekeringan. Gubernur Ahmad Heryawan memperkirakan musim kemarau ini akan berakhir pada akhir Oktober 2012, oleh sebab itu masyarakat Jawa Barat harus mewaspadainya jangan sampai kekurangan air bersih disisi lain gubernur juga berharap masyarakat petani dapat mengatur penggunaan air. Seiring dengan ditetapkannya status siaga darurat kekeringan pemerintah Jawa Barat kata gubernur Ahmad Heryawan berupaya memberikan solusi antara lain mensuplai air bersih di daerah yang sangat kekeringan membangun jejaring dengan para petani agar mampu membagi-bagi air, membangun sumur artesis , memperbanyak pembagian pompa air , membuat hujan buatan dan dalam waktu dekat ini akan juga melaksanakan sholat Istisqo. Menyinggung tentang pengaruh kekeringan terhadap produksi padi Jawa Barat , menurut Gubernur Ahmad Heryawan pengaruhnya ada tetapi tidak terlalu banyak. Meski agak sulit mengatasi kekeringan ini , namun gubernur yakin produksi padi dapat tercapai sesuai target karena cara penghitungannya tidak dilakukan per musim akan tetapi digabung antara musim rendeng dengan musim gadu.(lj/rit)

4 Mei-4 Oktober Siaga Kekeringan

Tipe Berita = populer



Bandung,(05-09-2012)- Jawa Barat sudah menetapkan status siaga bencana kekeringan untuk kurun waktu 4 Mei hingga 4 Oktober 2012 termasuk menyiapkan langkah-langkah yang diperlukan. Selain itu juga Pemprov Jabar juga menyiapkan anggaran antisipasi kekeringan sebesar 15 milyar rupiah. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah – BPBD Jawa Barat , Ujwalaprana Sigit , mengemukakan anggaran antisipasi kekeringan itu setiap saat siap digelontorkan untuk penanganan bencana kekeringan seperti menyediaan air bersh maupun penanganan kekeringan lahan pertania. Lebih lanjut Sigit mengemukakan ditetapkannya siaga bencana kekeringan merupakan langkah antisipasi Pemprov Jabar,jika daerah kabupaten kota mengalami darurat kekeringan di musim kemarau ini. Lebih lanjut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah – BPBD Jawa Barat , Ujwalaprana Sigit menyebutkan kalau Jawa Barat memiliki karakter bencana alam yang signifikan akibat musim hujan dan rawan kekeringan di musim kemarau. Berdasarkan pemetaan yang dilakukan BPBD Jawa Barat 14 kabupaten kota diantaranya rawan kekeringan antara lain kabupaten karawang, sukabumi , cianjur , bekasi , bandung raya , tasikmalaya , Majalengka , indramayu dan ciamis. Di 14 daerah ini sudah mengalami kekeringan terutama di lahan pertanian dan sebagian sudah tidak bisa melakukan penanaman padi. Terkait hal tersebut , BPBD Jawa Barat sudah membuka Posko Bencana kekringan di kantor BPBD Jawa Barat di Gedung Arsip Daerah jalan Soekarno Hatta.(lj/rit)

PON Riau Rentan Gangguan Non Teknis

Tipe Berita = olahraga



Aan Johana Ingatkan Atletnya Tidak Terpengaruh Gangguan Non Teknis

Jl. Jakarta (05/09/2012)

Ketua KONI Kota Bandung Aan Johana mengingatkan kepada seluruh atlet Jabar yang berlaga di ajang PON XVIII Riau untuk tetap fokus pada pertandingan, dan jangan sampai terpengaruh dengan gangguan non teknis yang tidak menutup kemungkinan akan menimpa. " khusus kepada atlet Kota Bandung yang memperkuat Kontingen Jabar di ajang PON Riau bisa memberi kontribusi maksimal, dalam menunjang program Jabar Kahiji pada pelaksanaan PON kali ini," himbau Aan di ruang kerjanya, Rabu (05/09).

Keinginan pria yang mempunyai kesan ramah dan baik hati kepada semua kalangan itu cukup beralasan, karena upaya yang telah dilakukan KONI maupun pemprov Jabar dan Pemkot Bandung sudah optimal, dalam hal pemberian insentif, termasuk kesempatan bagi sebagian atlet untuk berlatih di luar negeri. "Saatnya para atlet untuk memberi yang terbaik bagi daerahnya, karena semua pemimpin daerah, termasuk KONI Jabar dan KONI Kota Bandung sudah berupaya memberikan semua sesuai kemampuan," harap Aan.

Sementara untuk memacu semangat para atlet Kota Bandung meraih prestasi dan bisa menyumbangkan emas bagi kontingen Jabar, jajaran pengurus KONI Kota Bandung dan unsur birokrat termasuk Walikota Dada Rosada, Wakil Walikota Ayi Vivananda, Ketua DPRD Erwan Setiawan dan Sekda Kota Bandung Edi Siswadi secara bergilran akan meninjau langsung ke Riau. "di Riau nanti kita sekaligus memberi uang secara spontan kepada atlet Kota Bandung peraih medali emas," ujar Aan.

Selain memberi dukungan dan bonus spontan, KONI Kota Bandung dan rombongan yang berkunjung ke Riau akan mengundang seluruh atlet Kota Bandung dalam satu acara di Riau nanti.

Adapun jadwal keberangkatan rombongan akan dilakukan dalam dua gelombang, yang pertama pada 10 September atau menjelang upacara pembukaan PON dipimpin Walikota. Kemudian gelombang dua menjelang penutupan tanggal 18 September dipimpin Ayi Vivananda. (Dadi)


Ke Khasan RRI Harus Dipertahankan

Tipe Berita = populer



Bandung,(07-09-2012)- Teknologi akan terus berkembang sehingga wajib dijadikan sebagai cara bagi setiap orang untuk mengefektifkan komunikasi dengan public. Meskipun teknologi begitu canggih,menurut Prof Asep Warlan pakar hukum tata Negara Universitas Parahyangan Bandung,tetap saja substansinya atau kekhasannya bagi sebuah radio seperti Radio Republik Indonesia harus tetap ada,tidak boleh berkurang dan tidak boleh ditingggalkan,karena unsure tersebut menjadi memori atau kenangan bagi masyarakat pendengarnya. Melalui RRI dalam dialog jelang Hari Radio ke 67,Prof Asep Warlan mengungkapkan hal-hal tersebut harus menjadi symbol antara kemajuan teknologi maupun kemajuan substansi RRI yang dibawakan RRI kepada public dan ke tingkat kecerdasan masyarakat yang semakin meningkat. Para tokoh Radio Republik Indonesia menurut Prof Asep Warlan,sangat berpengalaman,punya pengetahuan dan pengaruh serta memiliki keberpihakan terhadap public. Untuk kemajuan RRI Dosen Fakultas Hukum Unpar Bandung ini juga mengharapkan agar RRI bisa mendengar apa yang dibutuhkan masyarakat atau pendengarnya. Radio Republik Indonesia,harap Prof Asep Warlan, di usia ke 67 tahun, RRI harus menjadi media yang multiguna dan terus hadir di tengah-tengah masyarakat yang membutuhkan informasi.(lj)

Imas Dianasari Divonis 6 th

Tipe Berita = kriminal



Bandung,(07-09-2012) - Mantan Hakim PHI Bandung Imas Dianasari yang divonis enam tahun penjara pada kasus suap secara terus terang mengaku dirinya menerima uang ratusan juta rupiah dari PT Onamba Indonesia. Pengakuan itu diterangkan dihadapan Hakim Sinung Hermawan dan Jaksa KPK dalam sidang dipengadilan Tipikor Bandung hari kamis. Imas Dianasari dihadirkan sebagai saksi untuk terdakwa Shiokawa Tachio yang merupakan Bos PT Onamba Indonesia. Saksi Imas juga mengaku beberapa kali menggelar pertemuan dengan Odih Juanda HRD PT Onamba yang dalam perkara ini Odih dihukum empat tahun penjara. Ketika Hakim mempertanyakan aliran uang yang diterima mantan hakim PHI bandung lagi-lagi Imas Dianasari dengan suara agak melemah dengan air mata terus mengalir menceritakan bahwa uang tersebut dibagi-bagi termasuk majelis hakim dalam perkara itu kebagian. Kepada hakim Saksi Imas yang awalnya bungkam secara terang-terangan menjelaskan bahwa uang yang diterimanya itu dibagi dalam tiga tahap. Uang suap itu diterimanya sebelum perkara gugatan PT Onamba Indonesia diputus oleh PHI Bandung. Praktik jual beli hukum ini terbongkar saat KPK menangkap Imas dan Odih Juanda dengan barang bukti uang 200 juta. Uang tersebut diakui Imas, untuk mengatur Kasasi ditingkat Mahkamah Agung atas perkara PT Onamba Indonesia.(lj/end)

Dada:"Mega Proyek MRT Terwujud 4 Tahun"

Tipe Berita = populer



Bandung,(07-09-2012) - Walikota Bandung Dada Rosada berharap mega proyek MRT atau sarana transpormasi missal bisa terwujud 4 tahun mendatang. Proyek transportasi massal MRT yang akan dibangun pemerintah kota Bandung diterangkan Walikota Bandung Dada Rosada perlu diantisipasi terkait tata ruang dan masalah lingkungan. Rencananya proyek tersebut akan dibagi dalam dua tahap,yakni dalam kota Bandung hingga tembus ke Soreang Kabupaten Bandung. Dada Berharap proyek yang akan digarap oleh Panghegar Grup bersama perusahaan dari China bisa rampung dalam kurun empat tahun. Dikatakan walikota, tahap pertama proyek MRT akan dibangun mulai Dago hingga Pasir Luyu berjarak 12 kilometer dengan total dana hingga 4 triliun. Sedangkan pembangunan tahap kedua akan sampai ke Soreang hingga Jatinangor dan Kota Cimahi. Penanda tanganan kerjasama pengerjaan proyek ini dilakuakan di Jakarta pada akhir Agustus disaksikan Menko Perekonomian Hata Rajasa dan beberapa pihak terkait, termasuk Walikota Bandung. Saat itu Hata rajasa berharap proyek itu dapat segera direalisasikan dengan cepat di kota Bandung. Ia optimistis apabila semua pihak bekerja secara profesional maka semua hambatan dapat diatasi.(lj/end)

Bandung Digoncang Aksi Teror

Tipe Berita = kriminal



Bandung,(07-09-2012) - Aksi teror yang merebak akhir-akhir ini disejumlah kota besar sudah sangat meresahkan masyarakat. Tidak hanya di Kota Solo dan Jakarta yang dijadikan sasaran rentetan pelaku tero,melainkan Kota Bandung pada beberapa hari lalu, tepatnya 30 Agustus dihebohkan dengan penangkapan MK oleh Densus 88 Anti Teror Mabes Polri dalam aksi penggerebegan sebuah rumah dikawasan Kelurahan Cisaranten Kulon Arcamanik. Selain itu penemuan sejumlah alat peledak dalam tong sampah di bilangan jalan Rakata Bandun. Atas peristiwa itu, Walikota Bandung Dada Rosada angkat bicar. Ia berharap warga untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar termasuk koordinasi dengan ketua RT dan RW setempat serta memberitahukan kepada aparat jika menemukan suatu kegiatan yang menncurigakan. Sementara itu petugas sampai saat ini masih memeriksa terduga teroris firman yang ditangkap perumahan Anyelir Depok apakah ada keterlibatan dengan serangkaian aksi teror di Solo. Tim Densus bersama Tim Polda Jawa Barat dan Polres Bandung pada hari rabu lalu juga mendatangi dan menggeledah rumah orang tua firman di kampung Sangkan Hurip Kecaamatan Katapang Kabupaten Bandung.lj/end)

RRI Dituntut Pro Aktif

Tipe Berita = populer



Bandung,(07-09-2012) - Peran media seperti Radio Republik Indonesia – RRI dituntut lebih pro aktif dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat. Menurut Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, selama ini media hanya mengangkat sisi tertentu saja dari perjalanan pembangunan yang dilaksanakan pemerintah itupun kalau menjadi sorotan, RRI diharapkan tidak seperti itu. RRI ungkap Gubernur Ahmad Heryawan harus menjadi corong pemerintah dalam artian positif atau dengan kata lain tidak mempropagandakan hal-hal yang buruk, akan tetapi sebaliknya , informasi mengenai pembangunan serta apapun yang dilakukan pemerintah secara obyektif harus diinformasikan kepada masyarakat. Lebih lanjut Gubernur Ahmad Heryawan mengungkapkan, suatu yang sangat membahayakan jika informasi apapun yang dilakukan pemerintah tidak disampaikan secara obyektif, bisa-bisa pemerintah kehilangan kepercayaan dari masyarakat. Sementara kritik apapun yang ditujukan kepada pemerintah , harus diterima pemerintah namun disisi lain objektivitas terhadap apapun yang terjadi harus dikemukakan. Sekarang ini ujar Gubernur Ahmad herywan , tidak ada media yang mengabarkan secara detail program pemerintah sehingga akhirnya Kepala Daerah melakukan sosialisasi sendiri , seperti memasang iklan hingga membuat balihgo. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan juga berharap RRI mampu menjadi media public yang berimbang sesuai jatidirinya sebagai radio public.(lj/rit)

Keindahan Pantai Selatan Jabar Rusak

Tipe Berita = populer



Bandung,(07-09-2012) - Akibat kerakusan perusahaan tambang mengeruk pasir besi dengan membabi buta keindahan pesisir pantai selatan Jawa Barat kini tak tampak lagi. Wajah pesisir selatan Jawa Barat kini sudah berubah total. Sejumlah perusahaan tambang tanpa tedeng aling-aling mengeksploitasi pasir besi di bibir pantai. Tidak hanya keindahan pantainya yang rusak infrastruktur jalan yang menjadi urat nadi akses perekonomian rakyat pun rusak parah. Kondisi jalan bergelombang akibat beban berat truk-truk pengangkut pasir besi. Masyarakat mengeluhkan hal ini karena aktivitas mereka menjadi terhambat. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya tidak berdaya untuk memperbaikinya, bukan saja karena keterbatasan dana akan tetapi jalan tersebut merupakan jalan Provinsi. Ketika hal ini dikonfirmasi kepada Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dengan tegas Gubernur mengatakan tidak akan memperbaiki jalan provinsi itu sebelum ada kesepahaman diantara mereka. Tingkat eksploitasi perusahaan tambang di beberapa wilayah di Tasikmalaya seperti Kecamatan Cipatujah, Karangnunggal, dan Cikalong sudah sangat parah. Jika eksploitasi ini tidak dibatasi atau dihentikan maka dikhawatirkan akan berdampak pada terpuruknya kehidupan generasi warga selanjutnya. Pasalnya , lokasi penambangan tersebut menyisakan persoalan, seperti butiran debu yang beterbangan menimbulkan penyakit bagi warga. Wilayah pantai yang sudah dikeruk sulit untuk direklamasi karena sudah berlubang-lubang. Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ullum sudah mengeluarkan Surat Keputusan tentang Moratorium Penambangan Pasir Besi pada 27 Juni 2011 untuk jangka waktu satu tahun. Tetapi hal itu sepertinya tidak diperdulikan perusahaan tambang pasir besi yang ada sebaliknya , mereka justru semakin giat mengeksploitasi. Berdasarkan data yang dimiliki Penyelamat Lingkungan Hidup Jabar, terdapat 23 perusahaan tambang pasir besi yang beroperasi di pesisir Tasikmalaya Selatan.(lj/rit)

Deden: ”RRI Semakin Dewasa”

Tipe Berita = populer



Bandung,(10-09-2012) - Eksistensi Radio Republik Indonesia di usianya yang ke 67 sudah semakin dewasa dan survive bisa bertahan terus ideologinya dengan perannya sehingga RRI bisa menjadi alat komunikasi yang efektif baik dengan masyarakat pendengarnya maupun dengan pemerintah provinsi Jawa Barat maupun dengan para wakil rakyat. Demikian diungkapkan Anggota Komisi A DPRD Jawa Barat Deden Darmansyah dalam Dialog RRI dalam rangka menyambut usia ke 67 Radio Republik Indonesia. Menurut Deden,melalui RRI,masyarakat pendengarnya sudah memahami tentang peran dan fungsi DPRD maupun fungsi pemerintah Daerah Jawa Barat.Di mata Deden,RRI sebagai Lembaga Penyiaran Publik tetap menjaga keseimbangan antara keinginan masyarakat dengan keseimbangan bagaimana pemerintah bisa menyeimbangkan sesuatu permasalahan.Sementara itu menurut Ibu Nani, salah seorang pendengar setia RRI yang diakuinya sejak kecil sudah mendengarkan RRI,sementara saat ini dirinya sudah berusia 70 tahun namun tetap masih setia untuk mendegarkan RRI khususnya RRI Bandung. Pendengar,Sejak lahirnya tahun 1945 semboyan RRI adalah " Sekali Di Udara Tetap Di Udara ". Semboyan itu menjadi sesuatu yang sakral bagi insan RRI sehingga tidak pernah mengalami perubahan apapun sampai dengan tahun 2005 . Pada 5 tahun pertama 2005-2010 RRI menjadi Lembaga Penyiaran Publik semboyan itu ditambah beberapa kata sehingga menjadi " Sekali Di Udara Tetap Di Udara Unggul dan Sejahtera ". Namun di era sekarang semboyan itu dikembalikan seperti semula yakni" Sekali Di Udara Tetap Di Udara ". (lj)

Polda Jabar Antisipasi Teroris

Tipe Berita = kriminal



Bandung,(10-09-2012) - Polda Jawa Barat meningkatkan berbagai upaya untuk mengantisipasi tindakan teroris.Upaya tersebut antara lain menggiatkan operasi razia di 75 titik lokasi di Jawa Barat. Operasi Gabungan dilakukan bersama dengan TNI yang ada di Jawa Barat. Menurut Kepala Bidang Humas Polda Jabar Komisaris Besar Martinus Sitompul,operasi dilakukan di 74 titik di wilayah hukum Polda Jabar. Operasi dilakukan secara serentak di jajaran wilayah hukum Polda Jabar bekerjasama dengan TNI. Dalam operasi itu,petugas berhasil mengamankan 3 senjata tajam. Operasi tersebut ungkap Kombespol Martinus Sitompul,sebagai upaya mengantisipasi adanya aksi terorisme. Dalam operasi tersebut petugas mengeluarkan 412 lembar surat tilang dan Teguran 29 kali.Selain itu,juga berhasil menjaring kendaraan roda dua sebanyak 65 yang kemudian diamankan petugas. Personel yang diturunkan dalam operasi tersebut dari seluruh Polres/Polrestabes dan Polsek yang mencapai Seribu 902 Polri dan 90 personel TNI.(lj)

Pemerintah Ganti Rugi Lahan Puso

Tipe Berita = populer



Bandung,(10-09-2012) - Menteri Pertanian Suswono menyatakan akan memberikan bantuan ganti rugi kepada petani yang mengalami puso senilai Rp 3,7 juta per hektare. Menurut Menteri Pertanian Suswono, pihaknya menyiapkan dana untuk lahan puso. Saat membuka acara September Horti Ceria di Lapangan Gasibu hari senin(10/09),Menteri Pertanian Suswono mengungkapkan, secara nasional bantuan ganti rugi kepada petani tersebut nilainya mencapai Rp 199 miliar. Dana tersebut,ungkap Menteri Pertanian, digunakan untuk membeli bibit atau benih serta membeli pupuk. Dana itu akan diberikan melalui kelompok tani yang terdaftar secara resmi oleh pemerintah di Kabupaten dan Kota. Meskipun demikian,ungkap Suswono, harus ada ferivikasi siapa saja petani yang mengalami puso, agar bantuan tepat sasaran diberikan kepada yang berhak. Secara nasional, lahan yang sudah mengalami puso mencapai 32.000 hektar. Diakuinya, musim kemarau tahun ini diprediksi akan lebih lama satu bulan, atau baru akan turun hujan lebat diperkirakan pada bulan Oktober mendatang.(lj)

Dada Rosada Tampung Keluhan Atlet

Tipe Berita = olahraga



Pekanbaru, (11/09/2012)

Official termasuk atlet PON XVIII Jawa Barat, khususnya dari Kota Bandung dihinggapi kekecewaan, sehubungan tidak adanya kesempatan untuk bertemu dengan Walikota Bandung, H. Dada Rosada beserta jajaran pengurus KONI Kota Bandung, pada Senin (10/09) malam. " Saya menerima aspirasi dari para pembina official dan atlet. Mereka banyak yang mengeluh, karena di PON Riau ini, antara dari tempat ke tempat berpencaran cukup jauh, sehingga ketika ada acara serupa sedikit kesulitan," ujar Dada Rosada, usai menggelar silaturahmi dengan atlet Kota Bandung, di Rumah Makan Kampung Nelayan, Jl. Sukarno-Hatta, Riau.

Seperti halnya dalam kesempatan tersebut hanya dihadiri kurang dari 50 orang di antaranya atlet-atlet dari cabang bola voli Indoor dan. Bowling, sehingga rencana untuk memberikan uang kepret hanya dilakukan secara simbolis. Berkaitan dengan itu, Dada tidak menginginkan, ketika PON XIX/2016, di mana Jawa Barat bertindak selaku tuan rumah semua tempat bisa tersentralisasi.

"Saya berkehendak dengan teman-teman di Dewan dan KONI untuk mensentralisasi kegiatan maupun tempat tinggalnya. Contohnya di Jakabaring Palembang di sekitarnya dibangun rumah-rumah atlet, dan setelah selesai rumah itu kan bisa di jual. Begitupun kita ingin melakukan hal yang sama, ketika Stadion Utama Sepak bola (SUS) Gedebage sudah berdiri," harap Dada.

Walikota berharap, mudah-mudahan 4 tahun ke depan, pemimpin yang akan datang bisa mewujudkannya, karena hal itu merupakan kesatuan sikap, termasuk kesatuan pembiayaan dalam membangun sentra olahraga, sehingga Kota Bandung sebagai salah satu Kota di Jabar akan lebih siap, ketika berlangsung PON pada tahun 2016 mendatang.

Pada kunjungan ke Riau tersebut, Walikota didampingi Ibu Nani Dada Rosada, Ketua DPRD Kota Bandung, Erwan Setiawan, Sekda Edi Siswadi dan Ibu, Kadispora Ebet Hidayat, serta Jajaran Pengurus KONI Kota Bandung yang dipimpin Ketua Umum, Aan Johana.

Sementara, Ketua DPRD Kota Bandung, Erwan Setiawan mengungkapkan, maksud kunjungan ke Riau ini tiada lain untuk memberi dukungan semangat para atlet Jabar, khususnya atlet Kota Bandung, guna meraih prestasi terbaik, sekaligus pemberian bonus langsung atau uang kepret bagi atlet yang meraih medali emas.

Selain uang kepret, pihaknya juga akan menyiapkan bonus kepada atlet setelah usai PON nanti. " DPRD mendukung, akan mengusulkan anggaran pada perubahan, jika pada APBD 2012 belum dianggarkan untuk Bonus Atlet PON asal Kota Bandung," tandasnya.

Sedangkan Ketua Umum KONI Kota Bandung Aan Johana dalam menerangkan, jumlah tim dari Kota Bandung sebanyak 300 lebih terdiri dari, 217 atlet dan pelatih 87. " jumlah tersebut merupakan terbanyak dari segi kuantitas dibanding Kota/Kabupaten lain di Jabar, sehingga harapannya kuantitas terbanyak bisa mengimbanginya untuk berkontri busi signifikan dalam raihan prestasi," ucapnya. (Dadi)


Ketua KONI Jabar Sebar Uang Kepret

Tipe Berita = olahraga



Pekanbaru (11/09/2012)

Meski secara resmi pembukaan baru akan dilakukan hari Selasa (11/09), namun beberapa cabang olahraga di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012 Riau sudah memperebutkan medaali. Cabang-cabang olahraga yang telah mendulang medali untuk Kontingen Jabar, di antaranya Renang, Dayung, Balap Sepeda dan Beladiri Karate. Dua cabor yang menjadi andalan dan terbanyak untuk medali yang diperebutkan Kontingen Jabar sudah mengumpulkan 14 medali emas, 7 Perak dan 6 Perunggu.

Dari 14 emas yang berhasil diraih Jabar, 7 emas dari Cabang renang yang digelar di Kolam Renang Rumbai Riau, seluruhnya disumbangkan atlet-atlet kota Bandung, seperti Ressa Kania Dewi, Yessy V. Yosaputra dan Glen viktor, dari nomor perorangan putri dan estafet 4 X 200 meter putra-putri.

Sementara dari Cabang Dayung yang berlangsung di Danau Kebun Nopi, Kuantang Singingi, 2 dua emas direbut Jabar melalui Nomor Kayak II atas nama Asep Hidayat - Daslin dan satu medali emas melalui nomor Kayak I putri jarak 500 meter, melalui pedayung Masrifah. Dua medali emas lainnya dari Cabang Balap sepeda di Sirkuit Kerinci Kanan, Siak, Pekanbaru. Bandi Sugito, nomor "Cross Country. Pebalap dengan nomor start 23 itu mampu menyelesaikan lintasan sebanyak 30,96 km yang terbagi dalam sembilan lap dengan catatan waktu 1.31.42. Sebelumnya Kusmawati Yazid menyumbangkan medali emas untuk kontingen Jawa Barat setelah menjadi yang tercepat pada cabang balap sepeda nomor lintas alam (cross country). Yanti mampu menyelesaikan lintasan sepanjang 24,08 km yang terbagi dalam delapan lap dengan catatan waktu 1 jam 27 menit 43 detik. Satu medali kembali diraih yang berhasil kami himpun dari Cabang Karate, di GOR Tribuana Pekanbaru. Karateka Jabar Putri Yulianti, usai menggungguli lawannya dari DKI Jakarta Dewi PK, pada nomor Kata perorangan. Semua atlet yang mendapat medali emas langsung mendapatkan uang kepretan dari Ketua Umum KONI Jawa Barat, H. Azis Syarief.

Azis mengatakan, selain uang 'kepretan' diserahkan juga simbolis kunci rumah sebagai bonus. Untuk nilai uang kepretan bagi peraih emas Jawa Barat itu bervariasi, untuk emas perorangan Rp. 10 juta, dua orang Rp.15 juta, tiga orang Rp.20 juta, serta untuk kategori tim empat orang atau lebih sebesar Rp. 25 juta. Menanggapi perkembangan peraihan medali emas Kontingen Jabar, H Azis Syarif menyatakan masih dalam rel yang sesuai dengan skenario, meski belum ada medali emas kejutan dari atlet muda. " pencapaian medali emas masih 'on the track' namum kecenderungannya akan terus positif," ujar Aizs di POSKO Kontingen PON XVIII Jabar, di Hotel Furaya, Jl. Sudirman Pekanbaru.

Sementara itu, sehari sebelum pembukaan PON XVIII, atau Senin (10/09) sekitar pukul 10.30 WIB, rombongan Walikota Bandung Dada Rosada dan rombongan KONI Kota Bandung tiba di Pekanbaru untuk meninjau langsung ke arena pekan Olahraga PON XVIII. Selain rom bongan walikota Bandung dan Jajaran pengurus KONI Kota Bandung. Saat yang bersamaan juga Komandan Kontingen Jabar yang juga Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Sonny Widjaya tiba di Pekanbaru. Rombongan Pangdam III Siliwangi dan Wali Kota Bandung serta KONI Kota Bandung itu disambut dengan aktraksi pencak silat dan tarian tradisional Riau.

Sonny melakukan pertemuan dengan pimpinan Satgas PON XVIII/2012 Jabar, termasuk membahas peraihan medali emas yang telah dicapai Jabar. Pangdam tiga Siliwangi akan memimpin Kontingen PON XVIII Jabar pada defile. Sementara itu Gubernur Jawa Barat H Ahmad Heryawan dijadwalkan bergabung bersama Kontingen PON bersamaan dengan hari dilangsungkannya Upacara Pembukaan PON XVIII yang rencananya digelar Selasa (11/09) mulai pukul 15.00 WIB, di Stadion Utama Riau, yang dibuka langsung oleh Presiden RI, Soesilo Bambang Yudhoyono. (Dadi)


RRI Memiliki 67 Stasiun Penyiaran

Tipe Berita = populer



Di usianya yang ke-67 tahun Radio Republik Indonesia RRI, telah memiliki 67 stasiun penyiaran dan 10 stasiun produksi. Bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang jatuh pada 11 September juga sekaligus diresmikan Stasiun Penyiaran yang baru di ujung barat Jawa yaitu RRI Banten. Demikian sambutan Direktur Utama LPP RRI R.Niken Widyastuti disampaikan Kepala RRI Bandung Edi Sukmana pada Apel Hari Radio ke-67 di Bandung hari Selasa. Meski sudah memiliki puluhan Stasiun Penyiaran dikatakan Dirut RRI, pihaknyapun saat ini sedang merintis untuk membuka Stasiun produksi baru yaitu di Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat, Seram Timur dan Kabupaten Mappi.Untuk mendukung peningkatan disain program baru, selain terus memaksimalkan pemanfaatan teknologi penyiaran juga mengasah SDM melalui penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan.Salah satu tugas yang sudah didepan mata menurut Direktur Utama LPP RRI,adalah mempersiapkan menjadi media peliput Pemilu tahun 2014. Pada Bagian lain dijelaskan Dirut LPP RRI Niken Widyastuti Dewas dan Direksi terus memaksimalkan mendorong diselesaikannya pembahasan undang-undang penyiaran dan undang-undang lembaga penyiaran public.Dengan demikian pungkasnya,masalah SDM dan Asset segera memperoleh kepastian termasuk peningkatan status dan kesejahteraan pegawai. Sementara Apel Hari Radio di-RRI Bandung ditandai pemberian santunan kepada yatim piatu dan bea siswa kepada putra-putri karyawan karyawati RRI Bandung serta pembagian hadiah pemenang perlombaan dalam rangka Hari Radio ke-67 tahun 2012. (lj/end)

RRI Besar Manfaatnya

Tipe Berita = populer



Bandung,(11-09-2012) - Peran media elektronik, seperti RRI dirasakan besar manfaatnya untuk menyampaikan sejumlah program rencana kerja dan hasil pembangunan. Asisten Bidang Kesra Setda Jawa Barat Aip Rivai menegaskan keberadaan RRI Bandung saat ini sangat berbeda dengan beberapa tahun silam. Masyarakat menurut AiP, sangat dimanjakan dengan memilih sesuai program yang diminatinya. Tidak hanya informasi dan hiburan serta hasil pembangunan Jawa Barat yang bisa diakses dari RRI Bandung. Menurutnya,hasil kegiatan wakil rakyat di DPRD Jawa Barat dan aspirasi lainnya dapat di perolehnya di RRI Bandung. Menurut Aip, keberadaan RRI dan Radio di Jawa Barat menjadi bagian yang dapat mencerdaskan masyarakat dan mendorong kemajuan industri media untuk terciptanya demokrasi di kawasan Jawa Barat. Asda Bidang Kesra Setda Jawa Barat Aip Rivai menghadiri acara hari Radio ke-67 di RRI Bandung, mewakili Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.Lebih lanjut Gubernur Ahmad Heryawan mengungkapkan,sesuatu yang sangat membahayakan jika informasi apapun yang dilakukan pemerintah tidak disampaikan secara obyektif , bisa-bisa pemerintah kehilangan kepercayaan dari masyarakat. Sementara kritik apapun yang ditujukan kepada pemerintah , harus diterima pemerintah, namun di sisi lain objektivitas terhadap apapun yang terjadi harus dikemukakan . Sekarang ini ,ungkap Gubernur Ahmad Heryawan , tidak ada media yang mengabarkan secara detil program pemerintah yang akhirnya Kepala Daerah melakukan sosialisasi sendiri , seperti memasang iklan hingga membuat baliho. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan berharap RRI mampu menjadi media public yang berimbang sesuai jatidirinya sebagai radio public.(lj/rit)

PON Harus Menjadi Ajang Pererat Bangsa

Tipe Berita = olahraga



Saat Prosesi Upacara Pembukaan PON XVIII Riau Sejumlah Atlet Lebih Memilih Untuk Menikmati Suasana Malam Di Pekanbaru

Pekanbaru, (11/09/2012)

Pelaksanaan Upacara Pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012 Riau, resmi dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang berlangsung di Stadion Utama Riau Kaharudin Nasution Kota Pekanbaru, Selasa (11/09) malam.

Berbagai acara kesenian dari warga Riau disuguhkan, termasuk penampilan artis lokal Bumi Melayu Lancang Kuning dan sejumlah penyanyi Ibukota, di antaranya Judika Idol dan Rosa. Yang Istimewa pada PON kali ini dihadiri saksi sejarah selama berlangsungnya PON dengan kehadiran enam mantan atlet yang pernah berlaga di PON I/1948 silam yang digelar di Solo Jawa Tengah.

Dalam kesempatan itu, penyanyi Rosa menyanyikan sebuah lagu karya Presiden SBY berjudul 'Together We Can Rise'. Sedangkan pembukaan PON XVIII ditandai dengan atraksi dan tari-tarian yang menampilkan kesenian dan budaya Provinsi Riau, termasuk kesenian dari Bali. Tidak ketinggalan penyanyi Ibukota jebolan Indonesia Idol, Judika menyanyikan lagu 'Selamat Datang Sang Juara' seperti sebuah slogan pada billboard dan spanduk yang terpampang di hampir semua tempat dan sudut-sudut jalan serta Gedung di seluruh Kota/Kab di Provinsi Riau.

Seluruh kontingen yang terlibat pada PON XVIII/2012 Riau berjumlah 17.521, terdiri dari atlet dan official dari 33 provinsi yang akan mengikuti 39 cabang olahraga yang dipertandingkan atau dilombakan, untuk memperebutkan 1200 medali.

Atlet Jabar sendiri berjumlah 659, merupakan kontingen yang menurunkan atlet terbanyak. Saat pelaksanaan PON XVII Kaltim 2008 lalu, menduduki peringkat keempat dengan perolehan 101 emas, 84 perak dan 132 perunggu.

Pada PON XVIII Riau ini, Jabar mencanangkan juara umum atau 'Jabar Kahiji'. Jumlah kontingen yang sama besar dengan Jabar yakni juara bertahan Jawa Timur melibatkan 1204 atlet dan official. Sedangkan tuan rumah provinsi Riau melibatkan 850 atlet dan official, saat pelaksanaan PON XVII Kaltim berada di posisi 10 dengan raihan 16 emas, 14 perak dan 23 perunggu. Tuan rumah bertekad bisa masuk ke-5 besar. Bahkan bisa menjadi juara umum.

Bertindak selaku Komandan Kontingen Jabar yaitu Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Sonny Widjaya berada di barisan terdepan untuk Kontingen Jabar pada defile Upacara Pembukaan PON XVIII.

Sementara, Presiden dan Ibu Ani Yudoyono termasuk Menegpora, Andi Malarangeng dalam kesempatan itu mengenakan pakaian khas Riau. Ucapan selamat datang dari Presiden tidak lupa disampaikan kepada seluruh kontingen seraya mengatakan selamat bertanding secara sportif, termasuk kepada pimpinan daerah, Gubernur dan Ketua DPRD di seluruh tanah air. Tidak ketinggalan ucapan selamat juga bagi suporter yang sengaja dihadirkan dari daerah-masing-masing, di samping yang telah berada di Bumi Melayu Lancang Kuning Riau.

" ajang PON bisa memperat tali persaudaraan dan mengukir prestasi bisa dimulai malam ini. PON juga bisa jadi momntum persatukan bangsa di seluruh nusantara, sekaligus mengukir prestasi gemilang bisa dilahirkan atlet dari 39 cabor yang dipertandingkan dimulai melalui kompetisi nasional menuju prestasi di level internasional, sehubungan semakin ketat dan kerasnya persaingan. Dan itu hanya dengan keuletan dapat kita wujudkan," tandas Presiden dalam sambutannya.

Presiden mencontohkan, prestasi saat pelaksanaan Seagames 2011 lalu di Palembang Suymatera Selatan dan DKI Jakarta bisa dipertahankan. Bahkan lebih ditingkatkan. " PON merupakan ajang puncak prestasi dan hasil pembinaan serta menjadi barometer mengukur keberhasilan pembinaan setiap daerah yang dipertandingkan secara nasional," tutur SBY.

Presiden menambahkan, keberhasilan pembangunan bukan hanya di bidang politik, ekonomi, sosial dan budaya, tetapi juga bidang olahraga menjadi salah satu faktornya.

Dua orang wakil masing-masing wasit dan atlet bertugas untuk membacakan janji. Sementara untuk Obor PON XVIII apinya diambil dari ladang minyak Chavron, yang dibawa oleh enam atlet, lalu diserahkan kepada Pahlawan Bumi Lancang Kuning, Tuanku Tambusai. Selanjutnya dengan menunggangi Kuda Putih, Tuanku Tambusai menuju Kwaldron utama dan menyerhkan kepada atlet binaraga legenda Riau, Zarmi Bachtiar untuk dinyalakan ke kwaldron utama, dengan cara dilempar. Saat yang bersamaan penyalaan kembang api mewarnai kemeriahan upacara pembukaan PON XVIII. (Dadi).


Wasit Karate Tidak Fair

Tipe Berita = olahraga



Karateka Jabar Korban Kecurangan Wasit Di Ajang PON Riau

Pekanbaru, (12/09/2012)

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan hari ini, Rabu (12/09) mengunjungi arena PON XVIII Riau, untuk menyaksikan atlet-atlet Jabar yang tengah berlaga. Salah satu di antaranya venue yang dikunjungi yakni Cabang Olahraga Karate, di GOR Tribuana Kota Pekanbaru. Pada Cabang tersebut, Kontingen Jabar hanya berhasil mendapatkan medali perak, dari Nomor Kata Beregu putri melalu Trio Ayu, Siti dan Eva, setelah pada final harus mengakui keunggulan Trio Karateka Sulawesi Selatan, kendati kemenangan tersebut dibantu salah seorang wasit yang tidak konsisten untuk mengibaskan bendera kemenangan bagi tim. Sedangkan perunggu oleh DKI dan Jawa Timur. Di bagian putra kelas yang sama, Trio Karateka Jabar Sandy Wirawan, M. Irvan dan Geovany harus puas mendapatkan perunggu.

Menanggapi ketidak konsistenan wasit yang lebih menguntungkan Sulsel, Gubernur hanya bisa mengatakan, semuanya diserahkan kepada orang tersebut, karena bagaimanapun nurani tidak bisa dibohongi. " sportifitas harus dijunjung tinggi, karena itu merupakan moralitas dan kejujuran yang harus dilakukan di setiap lini kehidupan," ujar Heryawan.

Sementara pada saat yang bersamaan, Ketua Umum KONI Kabupaten Bandung Barat (KBB) Hj. Erni Ernawan juga mengunjungi venue yang sama. Tujuannya datang ke Riau ini menengok atau menyaksikan para atlet KBB yang sedang berlaga di ajang PON Riau ini. Menanggapi kesuksesan para atlet KBB yang menjadi penyumbang emas pertama dan kedua di ajang PON XVIII Riau, Erni mengaku sangat bangga seraya mengatakan, sebenarnya salah satu penyumbang emas di Cabang dayung atas nama Masrifah.

Untuk menambah motivasi dan semangat atlet meraih prestasi dalam kunjungannya ke Bumi melayu Lancang Kuning itu Erni memberikan bonus termasuk dukungan do'a khususnya kepada atlet KBB. Disinggunng nilai uang yang diberikan secara langsung, Erni mengaku jumlahnya tidak begitu besar, namun demikian jangan dilihat dari jumlah nominal. tetapi lebih kepada perhatian. "jangan dilihat jumlah nya lah, tapi lebih kepada perhatian sebagai pengurus KONI atau Pemkab Bandung Barat bagi para atletnya," ungkap Erni.

Sementara untuk mencegah atlet hengkang ke daerah lain pasca PON, KONI KBB tentunya akan mencoba mengikat atlet-atlet potensial untuk tetap mencintai daerah asalnya. tidak tergiur dengan iming-iming bonus yang dijanjikan daerah atau kabupaten kota lain, karena KONI KBB juga sejak 2009 hingga saat ini tidak henti-hentinya memberikan insentif, termasuk jaminan asuransi kesehatan dan kecelakaan bagi atlet pelatih dan wasit. "Saya minta dan selalu menekankan kepada para atlet untuk lebih mencintai daerah sendiri, di banding janji- bonus yang tinggi dan pekerjaan yang belum tentu," tandasnya.


Pilkada Tidak Perlu di Indonesia

Tipe Berita = politik



Bandung,(12-09-2012) - Pemilihan Kepala Daerah Pilkada seharusnya tidak perlu ada di masyarakat Indonesia. Sebab masyarakat Indonesia bisa disebut sangat sulit untuk berbeda pendapat. Demikian diungkapkan Pengamat Politik Universitas Pajajaran Bandung Samugyo Ibnurejo menanggapi proses pilkada kota Cimahi yang baru saja usai digelar. Dalam dialog RRI,Samugyo juga mengungkapkan masyarakat Indonesia adalah masyarakat mudah dipengaruhi,misalnya dengan uang 50 ribu ataupun 10 ribu rupiah,masyarakat mudah berubah pendapat,artinya perilaku politik bangsa ini sangat mudah dipengaruhi,sehingga Samugyo menegaskan bahwa bangsa ini adalah bangsa yang abnormal.Dengan kondisi masyarakat tersebut,ungkap Samugyo dirinya menilai betapa sulitnya bangsa ini untuk damai yang kemudian diharuskan berkompetisi ,berbeda pendapat serta diharuskan untuk memilih pemimpin. Melihat hasil perolehan suara dalam Pilkada kota Cimahi menurut Samugyo, tidak ada yang meraih suara mencapai 50%,maka dengan kondisi itu akan terjadi Pilkada ulang. Kondisi itu tegas Dosen Unpad Bandung ini,maka rakyat kota Cimahi harus memilih siapa pasangan pasti yang dipandang public bisa memimpin kota Cimahi.(lj)

Sidang Pembunuhan Bos Jasa Pengamanan

Tipe Berita = kriminal



Kejaksaan Negeri Bandung hari kamis,(13/09) ini akan melimpahkan berkas perkara kasus pembunuhan bos jasa pengamanan Red Guard, Husein Komara ke Pengadilan Negeri Bandung. Kasus penembakan yang berujung kematian korban Husen Komara itu disinyalir melibatkan istri korban Husen Komara, bernama Rebecca Inggrid Gunawan, yang merupakan desain muda ternama di Indonesia. Salah seorang Jaksa yang akan menangani perkaranya, Darwis Burhansyah mengungkapkan,dalam kasus ini telah ditetapkan 4 tersangka yaitu Rebecca Inggrid Gunawan istri korban, Agustinus,Dadang Solihin dan Hendi. Inggrid dan Agustinus akan dijerat pasal 340 KUHP dan 338 jo 55 ayat 1 tentang pembunuhan berencana,sedangkan 2 tersangka lain didakwa karena turut serta membantu perbuatan. Kasus ini terjadi pada awal Mei 2012 di Hegarmanah Bandung. Saat itu korban Husen Komara yang sedang mengemudi kendaraan roda empat, diberondong timah panas oleh para tersangka. Akibat tembakan itu peluru menembus bagian dada sebelah kanan dan leher bagian kiri, sehingga korban Bos jasa pengamanan itu Husen Komara meninggal seketika dibalik kemudi mobil yang sedang dikendarainya. Untuk menangani perkara yang menghebohkan ini pungkas Jaksa Darwis akan dilibatkan 4 orang Jaksa untuk menyidangkan perkaranaya di Pengadilan, masing-masing Lia Pratiwi Alven Oktarisah, Darwis Burhansah dan Abun Hasbuloh Kasi Pinada Umum Kejaksaan Negeri Bandung.(lj/end)

Dinasti Kepemimpinan Untuk Rakyat

Tipe Berita = politik



Bandung,(13-09-2012) - Dinasti kepemimpinan di Indonesia tidak menjadi masalah asalkan tujuannya untuk kepentingan kehidupan rakyat bukan untuk kepentingan pribadi. Demikian diungkapkan Anggota DPR RI Rieke Dyah Pitaloka dalam dialog RRI bertema “Menggugat Dinasti Kepemimpinan”. Menurut Rieke,contoh tradisi kepemimpinan dunia yang cukup baik adalah Dinasti kekuasaan keluarga Gandhi maupun Aquino di Philipina, dinilai generasinya sudah dipersiapkan matang dengan pendidikan dan kemampuan politiknya maupun nasionalisme nya. Sementara itu menurut Firdaus Arifin,dosen Ilmu Hukum Universitas Pasundan Bandung,Dinasti Kepemimpinan merupakan sebuah kemunduran bangsa,dan merupakan anomaly di satu Negara yang berbentuk pemerintahan republic dengan corak demokrasi. Jika terjadi Dinasti Kepemimpinan,ungkap Firdaus,yang akan terjadi adalah oligarki kekuasaan yang hanya dimiliki oleh sekelompok atau golongan orang-orang tertentu. Dengan kondisi tersebut,tegas Firdaus akan tumbuh praktek-praktek korupsi.(lj)

Sidang Lanjutan Kasus Suap di PN Bandung

Tipe Berita = kriminal



Sidang lanjutan kasus suap dengan terdakwa Presiden Direktur PT Onamba Indonesia Shiokawa Tachio di Pengadilan Tipikor Bandung hari Kamis(13/09) menghadirkan saksi dari Mahkamah Agung dan jurusita Pengadilan Hubungan Industrial PHI Bandung. Saksi Sudaryo dari Direktorat Pranata Perkara pedata Mahkamah Agung RI menjelaskan, Ia mengaku menerima berkas Kasasi PT Onamba dari PHI Bandung. Setelah ditelaah, kata Saksi berkas tersebut diserahkan ke bagian Perdata Khusus. Saat Hakim Tipikor PN Bandung Sinung Hermawan bertanya tentang penentuan majelis Hakim kasasi di MA, saksi menjawab tidak tahu. Urusan tersebut bukan tanggung jawabnya melainkan wewenang Ketua Muda Perdata Khusus. Ketika ditanya tentang uang suap yang diamankan KPK dalam perkara ini, Saksi Sudaryo sama sekali tidak mengetahui. Bahkan kepada Majelis dan Jaksa KPK, saksi mengatakan tidak mengenal dengan Hakim Imas Dianasari dan HRD PT Onamba Indonesia Odih Juanda yang telah divonis penjara dalam perkara ini. Sedangkan saksi lain Karyat, Juru sita Pengadilan Hubungan Industrial PHI Bandung mengaku, Ia membagikan sisa uang pendaftaran perkara dan biaya pemanggilan puluhan juta rupiah dengan Ike Wijayanto Panitera Muda PHI Bandung. Kepada Hakim dan Jaksa KPK Saksi Karyat menerangkan PT Onamba menyetorkan uang perkara 96 juta 726 ribu rupiah sedangkan dana yang terpakai hanya 48 juta rupiah. Untuk mengklarifikasi kebenaran ucapan saksi karyat, Ketua Majelis hakim Sinung Hermawan, memerintahkan kepada jaksa KPK untuk menghadirkan Hakim non aktif PHI Bandung Imas Dianasari, Ike Wijayanto, Odih Juanda dan Eka Suryani Bendahara PHI bandung pada sidang tanggaal 27 September mendatang untuk mengetahui jumlah dan aliran uang.(lj/end)

Momen PON, Warga Jabar Serbu Riau

Tipe Berita = populer



Pekanbaru, (19/09/2012)

Warga Jawa Barat khususnya para pedagang panganan dan cendera mata memanfaatkan PON XVIII untuk berjualan di sejumlah tempat pertandingan, Pekanbaru dan Rumbai Riau.

Salah seorang di antaranya Lili (30) datang khusus ke Riau untuk jualan tahu Sumedang. "Saya ikut dengan majikan yang sudah lama buka pabrik tahu di Pekanbaru," ujarnya.

Selain Lili, warga Lembang bernama Atang (45) tahun bersama-sama teman-temannya berjualan cendera mata seputar PON, mulai gantungan kunci, hingga kaos.

Atang menyebutkan, dua hari sebelum pembukaan PON sudah berada di Bumi Lancang Kuning untuk menjajakan barang dagangannya di Kompleks GOR Tribuana, di Jalan Diponegoro Kota Pekanbaru. "Alhamdulillah selama PON mengalami barang dagangannya nyaris habis, termasuk omset juga meningkat," ucapnya.

Sedangkan Dani Sogek (37) warga asli Kiaracondong Bandung, sengaja datang ke Riau di pada moment PON kali ini, untuk berjualan alat-alat olahraga yakni Raket. Sama dengan para pengais rejeki di ajang PON Riau, Dani pun mengaku jualannya cukup laku. "pada hari biasa hanya mampu menjual satu atau dua buah raket saja dalam seminggu, tapi saat ini bisa 10 buah yang terjual dalam waktu satu minggu.

Dani menambahkan, konsumen yang membelinya merupakan warga di Riau yang tertular demam PON, dengan melakukan olahraga badminton. (Dadi)


Perpustakaan Tingkatkan Pendidikan

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(14/09/2012) - Pengamat Pendidikan Fahmi Lukman mengungkapkan,tingkat kepedulian dan kesukaan masyarakat untuk membaca di Indonesia masih rendah. Melalui Dialog RRI,Fahmi Lukman mengatakan,kondisi tersebut menandakan bahwa belum setiap orang Indonesia mau membaca.Padahal membaca bukan harus selalu kontennya buku tetapi membaca bisa melalui berbagai macam media. Artinya ungkap Fahmi,dari segi aspek sumber daya manusia SDM di negeri ini bisa ditebak seperti apa?. Fahmi Lukman juga mengatakan,di wilayah Jawa barat perlu ditumbuhkan minat dan kesadaran masyarakat untuk membaca,karenanya perlu adanya edukasi public yang intens sehingga kemudian tumbuh minat masyarakat untuk membaca menjadi lebih tinggi. Diungkapkan Fahmi, Keberadaan Perpustakaan di Indonesia saat ini sangat penting dan strategis dalam rangka meningkatkan kualitas manusia Indonesia.Seperti diketahui,Jawa Barat akan segera memiliki Perpustakaan bertaraf Internasional,yang berlokasi di lingkungan Kantor Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah di jalan Kawaluyaan Bandung. Menanggapi keberadaan perpustakaan tersebut,Fahmi berharap masyarakat Jabar harus menyambutnya karena standart internasional perpustakaan paling tidak minimal memiliki sekitar 4 juta eksemplar buku,sedangkan saat ini buku yang dimiliki Perpustakaan di Jawa Barat ini baru mencapai sekitar 250 ribu buku.(lj)

Cagub-Cawagub Sepakati Surat Suara

Tipe Berita = politik



RRI Bandung (26/01/2013)

Pada hari Sabtu (26/01) Sekitar pukul 11.00, tim kampanye dan kandidat pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur (cagub/cawagub) yang akan maju pada Pilgub Jabar 2013 mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar, di Jl. Garut Bandung, untuk mengecek desain kertas suara.

Pemanggilan kelima pasangan tersebut, menurut Sekretaris KPU Jabar Heri Suherman, guna meminta pernyataan terkait surat suara pilgub nanti. " jika merasa ada yang tidak cocok dari desain yang dikeluarkan KPU, seperti ada kesalahan nama, kesalahan foto dan kesalahan nomor urut, sehingga kalau tidak cocok akan dilakukan koreksi," ungkap Heri kepada wartawan di Ruang kerjanya.

Heri menjelaskan, untuk kertas suara pada Pilgub Jabar 2013,untuk surat suara ini KPU Jabar mengambil foto dan nama lengkap pasangan calon yang diserahkan oleh pasangan calon dan tim suksesnya pada saat pendaftaran beberapa bulan lalu.

" surat suara berukuran 42 cm x 24 cm itu, dengan menggunakan lima pengamanan pada jernis kertas. Desain kertas suara yang dibuat KPU itu dikerjakan oleh tiga perusahaan yang sudah ditunjuk langsung KPU," terang Heri .

Pada surat suara semua pasangan calon mencantumkan nama mereka secara berjejer. Bahkan pasangan nomor urut 1,2, dan 3 juga mencantumkan titel mereka masing-masing. Namun dari 10 orang Cagub-Cawagub Jabar, hanya calon dari Partai Golkar yaitu Irianto MS Syafiuddin yang mencantumkan nama alias yang ditulis dalam kurung, bertuliskan Yance.

Heri mengatakan, KPU Jabar member waktu sampai dengan pukul 16.00 WIB bagi tim kampanye kandidat untuk melakukan hal tersebut," Jika tim kampanye tidak hadir sesuai waktu yang ditetapkan, dianggap menyetujui desain yang ada," tegas Heri.(dadi)


Akhirnya Jabar Terkejar

Tipe Berita = olahraga



Setengah Perjalanan PON XVIII Jabar Terlibas DKI Dalam Perolehan Medali

Pekanbaru, (16/09/2012)

Wagub Jabar Dede Yusuf dan Isteri Sendy Yusuf pada Sabtu (15/9) hadir di arena PON XVIII, sekaligus mengunjungi venue taekwondo, termasuk Posko Kontingen Jabar, di Hotel Furaya, untuk mengetahui secara langsung seluruh kegiatan termasuk perjuangan seluruh kontingen. " maksud kedatangan ke arena PON Riau tersebut, tiada lain untuk memotivasi dan memompa atlet-atlet kita, agar lebih semangat bertanding, sehingga bisa menghasilkan prestasi gemilang dalam mewujudkan Jabar sebagai juara umum di PON XVIII Riau," ujarnya.

Selain itu maksud kedatangannya ke Bumi Melayu Lancang Kuning ini, karena sudah dinantikan para atlet Jabar, termasuk warga Jabar yang berada di Riau, seperti halnya Aktor Rano Karno yang kini menjabat Wagub Banten di awal-awal pelaksanaan PON sudah mengunjungi kontingen Banten, diserbu masyarakat Riau untuk melihat dari dekat termasuk ada yang memintanya foto bareng.

Disinggung hasil cabor tekwondo yang pernah digelutinya saat menjadi atlet, Dede Yusuf menuturkan, secara kasat mata banyak tendangan yang masuk, namun sistem penilaian elektrik tidak merubah poin bagi Jabar. "Ditambah lagi faktor non teknis dari perangkat pertandingan," tandas wagub.

Jika melihat atlet tambah Dede sudah maksimal dan bertanding secara fight dan memberikan yang terbaik dengan kemampuan terbaiknya. Selain mengunjungi atlet Taekwondo, Dede yang juga mantan taekwondoin nasional itu juga akan bertandang ke sejumlah tempat pertandingan di Pekanbaru, Rumbai serta di sejumlah tempat lainnya di Riau.

Sementara sampai dengan pukul 23.00 WIB, Sabtu (15/9) Kontingen Jawa Barat akhirnya tersalip oleh DKI Jakarta dalam perolehan medali. Meski untuk emas, keduanyanya sama mengantongi 59 medali, namun terjadi perbedaan pada medali perak, Jabar 46 sedangkan DKI 58,

Berikut perolehan medali lima teratas :

1. DKI Jakarta : Emas 59, Perak 56, Perunggu 51

2. Jawa Barat : Emas 59, Perak 43, Perunggu 56

3. Jawa Timur : Emas 50, Perak 49, Perunggu 37

4. Jawa Tengah : Emas 25, Perak 23 Perak, Perunggu 27

5. Riau, Emas 24, Perak 20, Perunggu 28

Sedangkan dua provinsi yang belum mendapat medali baik emas perak dan perunggu yakni Kepri dan Sulawesi Barat. (Dadi)


Erwan Siap Pimpin Tarung Derajat Jabar

Tipe Berita = olahraga



Bengkalis, Riau (19/09/2012)

Ketua DPRD Kota Bandung menyatakan kekagumannya terhadap perjuangan duta-duta olahraga Jawa Barat, khususnya atlet Kota Bandung yang telah memberi sumbangsih perolehan medali bagi Kontingen Jabar pada Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012 Riau.

Kekaguman Erwan tersebut cukup beralasan, karena hingga setengah perjalanan penyelenggaraan multi even olahraga empat tahunan di Indonesia itu, masih kokoh di puncak klasemen dengan perolehan medali terpaut jauh dari dua daerah pesaing terberatnya, yakni DKI dan Jatim.

"Alhamdulillah lebih dari 50 persen medali Jabar diraih atlet kota Bandung, Ini sangat membanggakan dan memperlihatkan pembinaan olahraga di Kota Bandung khususnya sudah bagus. Namun tentunya kita juga harus mempersiapkan bonus lebih besar lagi. Tapi hal ini tidak jadi masalah," ungkap Erwan.

Erwan yang juga Ketua Umum Pengurus Cabang (Pengcab) Tarung Derajat itu minta, Performa atlet untuk terus , bahkan dipertahankan hingga berakhirnya PON nanti, agar Jabar bisa leading. " Biasanya menjelang akhir akan terjadi persaingan ketat, namun mudah-mudahan cabang-cabang olahraga lain yang masih bertanding bisa memberikan kontribusi untuk raihan medali seperti halnya di renang," harap Erwan.

Disinggung tentang prestasi Tarung Derajat di ajang PON Riau ini, Erwan mengaku kekuatannya sudah merata. "Seharusnya Jabar dominan untuk tarung derajat, tetapi di PON ini malah daerah lain yang lebih bagus. Hal ini diakibatkan minimnya kompetisi yang diselenggarakan Pengda. Padahal di Pengcab Kota Bandung sendiri bisa menggelar tiga kali dalam setahun," terang Erwan.

Menurut Erwan, Sang Guru Ahmad Derajat merasa kecewa dengan perkembangan tarung derajat di Jabar saat ini yang Sang guru menilai faktor konsolidai dan koordinasi yang jadi penyebab gagalnya pembinaan olahraga asli Jawa Barat itu. " Dengan akan berakhirnya masa kepengurusan Pengda Tarung Derajat pada tahun ini, saya siap untuk maju menjadi orang nomor satu pada cabor Tarung Derajat di Jabar, jika saya dikasih kesempatan dan kepercayaan atas restu sang guru," pungkasnya. (Dadi)


Dada Raih Penghargaan Adiupaya Puritama

Tipe Berita = populer



Dada Rosada : Dibandingkan Kota Padang dan Makassar, Kota Bandung Lebih Baik Dalam Melayani Kebutuhan Perumahan Bagi Warga

Jakarta, Jum'at (05/10/2012)

Walikota Bandung H. Dada Rosada, salah satu kepala daerah sebagai penerima penghargaan Adiupaya Puritama dari Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpara). Penghargaan tersebut, karena Dada Rosada dinilai berhasil sebagai Penyelenggara Perumahan dan Kawasan Permukiman, kategori Pemerintah Kota Metropolitan/Besar yang meraih peringkat pertama, dengan menyisihkan dua Kepala Daerah yaitu, Walikota Padang, H Fauzi Bahar dan Walikota Makassar, H. Ilham Arief Sirajudin. Pemberian penghargaaan diserahkan langsung Deputi Bidang Pengembangan Pengawasan Hasadin Sitepu, pada malam resepsi Hari Perumahan Nasional (Hapernas) 2012, di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (05/10) malam.

Selain Dada Rosada, dua Kepala Daerah di Jawa Barat lainnya, yakni Walikota Cirebon Subardi sebagai penyelenggara Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kategori Pemerintah Kota Menengah/Kecil. Kemudian Bupati Bandung, H. Dadang Naser, untuk kategori Pemerintah Kabupaten.

Bersamaan itu juga, Gubernur Jabar, H. Ahmad Heryawan meraih tiga gelar sebagai Pembina untuk ketiga penghargaan kategori yang diraih tiga kepala daerah di Jabar tersebut. Dalam kesempatan itu masih terdapat 8 kategori lain yang terbagi ke dalam empat kelompok, di antaranya Kategori Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Mahasiswa jatuh kepada pengelola Rusunawa IAIN Sunan Ampel Surabaya.

Kemudian Rusunawa Panggulharjo Kab. Bantul sebagai peringkat pertama, peringkat pertama kategori Rusunawa TNI/POLRI terbaik yaitu Pengelola Rusunawa Subdit Dalmas Dit. Satbhara, Polda Metro Jaya. DKI Jakarta.

Sedangkan Kelompok II, yaitu Pelaku Pembangunan Rumah Sejahtera Untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah, kategori Rumah Sejahtera Tapak Berubsidi/FLPP Kelompok Perumahan 100-350 peringkat pertama diraih PT. Graha Agung Kencana, Perumahan Green Hill, Kab. Gresik, Prov Jawa Timur. Untuk Kelompok tiga, yakni Bank Pelaksana Realisasi KPR Sejahtera melalui Program FLPP diraih Bank BTN.

Peringatan Hapernas tahun ini yang bertema "Dengan Momentum Hari Perumahan Nasional Tahun 2012, Kita Tingkatkan Pembangunan Perumahan Untuk Kesejahteraan Rakyat. Diharapkan bisa memicu sekaligus memberi pemahaman, untuk memenuhi kebutuhan rumah layak dan terjangkau dalam mewujudkan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Sementara, Walikota Bandung Dada Rosada, usai menerima penghargaan Adiupaya Upakarti kepada wartawan mengatakan, melalui peghargaaan ini, yang dilaksanakan Kemenpera dan Kementerian PU, mudah-mudahan pemerintah bisa lebih bagus lagi memberi pelayanan maksimal kepada masyarakat. "ini merupakan pembangunan berkelanjutan berbasis lingkungan hidup yang sudah dilakukan. Tentu saja saya sangat berbahagia dan tak lupa mengucapkan terimakasih kepada warga kota atas penghargaan yang pertama ini. Kita sudah dapat mengiplemantasikan program berkelanjutan yang sudah dibuktikan dan ini hasilnya," ujarnya.

Dada menambahkan, penghargaan ini telah melalui proses penilaian dari tim penilai dari berbagai elemen masyarakat. "Jika dibandinkan Padang dan Makassar kita lebih bagus, Kota Bandung lebih bagus," ucap Dada dengan bangga. (Dadi/foto Humas Pemkot)


Lifter M.Yusuf Pecahkan Rekor Asia

Tipe Berita = olahraga



Pekanbaru, (17/09/2012)

Cabang Angkat Berat Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012 Jabar pada hari kedua sumbang dua medali emas dari lifter putra yang disumbangkan Lifter Putra M. Yusuf kelas 93 Kg dan Asep setiawan yang turun di kelas 105 kg untuk Jabar. M. Yusuf yang berhasil mengangkat barbel seberat 350 kg, sekaligus pecahkan rekor asia atas lifter Kazakstan 317 kg, pada angkatan deadlift.

Berbeda halnya di bagian putri, peluang untuk meraih medali emas diakuinya cukup berat, mengingat lifter daerah lain menonjol kemampuanya. Bahkan dua di antaranya berhasil memesahkan rekor nasional. " Tapi kita akan tetap berusaha semaksimal mungkin, meski asupan vitamin kepada atlet di banding daerah lain sangat berbeda jauh untuk meningkatkan staminan para lifter Jabar," tegas Sugito.

Saat berlangsung pertandingan, sempat diwarnai insiden, karena tuan rumah melakukan protes, setelah mengetahui Lifter Kalimantan Barat atas nama Tika Anggraeni yang berhasil mengangkat barbel seberat 242 Kg. Namun setelah dilakukan pemeriksaan usai lomba, Tika diketahui menggunakan korset dan celana khusus lifter secara bersamaan, padahal dalam angkat berat telah ditetapkan harus menggunakan salah satunya.

"jika pada awal official melaporkan bahwa lifter yang akan tampil menggunakan perlengkapan doble, mungkin masih memberi toleransi," ujar salah seorang wasit cabor angkat berat PON XVIII, Sugito, di sela-sela pertandingan, di Ballroom Hotel Ratu Mayang Garden, Senin (17/9) siang.

Terkait hal itu, tim Riau yang menurunkan lifternya Tya yang gagal untuk kelas sama, meminta hasil lifter Kalbar didiskualifikasi. Atas insiden tersebut pertandingan dihentikan sampai 15 menit, karena kedua kontingen saling beragumentasi. Namun setelah berembuk Dewan Juri yang diketuai Sinatra Kaeses menyatakan, Tika harus mengulang, yang akhirnya tetap mengangkat ulang barbel dengan berat yang sama dan berhasil.(Dadi)


Jabar Tekuk Papua

Tipe Berita = olahraga



Tim Voli Putri PON Jabar Obati Kekecewaan Saat PON Kaltim Dengan menghentikan Langkah Papua Ke Final PON Riau

Pekanbaru, (16/0 9/2012)

Tim Bola Voli Putri PON Jabar lolos ke semifinal, usai mengalahkan Papua 3-0 (30-28, 35-13, 25-17) pada pertandingan perempatan final yang berlangsung di venue Voli Indor, di Kompleks Kampus Universitas Islam Riau (UIR), Minggu (16/9). Di semifinal sudah menanti lawannya Jawa Tengah usai mengalahkan Sulawesi Utara pada laga sebelumnya. Pada laga Jabar kontra Papua kedua tim sama-sama mendapat dukungan suporter yang memenuhi seluruh tribun di GOR tersebut.

Di Set pertama laga sangat alot, di mana kedua tim ingin memenangkan pertandingan. Kejar mengejar angka terus terjadi, bahkan angka jus berulangkali terjadi hingga poin 30-28, yang dimenangkan Jabar. Memasuki set kedua, Papua yang diperkuat salah seorang pemain Proliga Sulis nampaknya performanya down, usai kalah di set awat. Sebaliknya Jabar bermasin sedikit santai telah membuat tim asuhan trio Nurhariri, Octavian dan Agus itu leading dalam perolehan skor. Pada set kedua, Pemain Jabar yang tercatat di Pelatnas SeaGames Agustin Wulandari beberapa kali mencetak poin melalui serve yang gagal diterima anak-anak dari Bumi Cendrawasih itu. Akhirnya set kedua dimenangkan Jabar dengan skor terpaut jauh 25-13.

Di set ketiga, perolehan ketat poin antar kedua tim kembali terjadi. Di mana para pemain Papua kembali ke perporma saat set pertama, dan mengikuti instruksi sang pelatih mantan pemain Proliga yang kerap membela Jakarta Elektirk dalam tiap musim kompetisi voli tertinggi di tanah air ini, Bertha Kaize.

Tidak ingin berlama-lama bermain berlama-lama Novriali Yami dkk terus melancarkan serangan untuk memperlebar jarak perolehan angka. Alhasil Jabar leading saat angka-angka kritis, hingga akhirnya menutup set ketiga dengan kemenangan 25-17.

Usai pertandingan Pelatih Kepala Tim Voli Putri PON XVIII Jabar, Nurhariri mengatakan, set pertama merupakan awal, tim asuhannya kaget karena terus menerus mendapat preshing bola tik atau bola tipuan, sehingga pihaknya menginstrusikan para pemainnnya untuk konsen pada posisinya masing-masing. " Pemain Papua mayoritas tinggi-tinggi, kadi dengan mudah melakukan bola tipuan. Jadi sebenarnya bukan serangannya yang keras, tapi lebih banyak kaget strategi yang dilancarkan pemain papua, akhirnya kita mati," tutur Nurhariri.

Sementara menghadapi Jateng di semifinal akan menggunakan strategi yang dipakai saat melawan Papua untuk mengantisipasi bola - bola tipuan lawan yang dipastikan bisa mematikan Jabar. "permainan Papua tadi dengan bola tik akan menjadi modal bagi anak-anak untuk menghadapi lawan di semifinal nanti," terangnya. (Dadi)


Warga Riau Rindukan PON Lagi

Tipe Berita = populer



Pekanbaru, (20/09/2012)

Penyelenggaraan Pekan Olahraha Nasional (PON) yang melibatkan kampus yang dijadikan area kampus telah memberi keuntungan lebih besar, dibanding kerugian. Keuntungannya beberapa fasilitas di kampus direnovasi, serta jika tidak ada kelas bisa menonton. Sedangkan kerugiannya suasana kampus menjadi hiruk-pikuk, sehingga hal itu sedikit menganggu proses belajar mengajar, kendati hal itu tidak terlalu menganggu.

"Meski demikian seluruh civitas akademi Universits Islam Riau (UIR) mendukung demi suksesnya pelaksanaan PON di Riau ini, " ujar Ihsan Rahmat (19) yang tercatat sebagai mahasiswa semester III di Kampus itu, saat berbincang-bincang dengan RRI di Venue Voli Indor, Kampus UIR, Rabu (19/9).

Senada dengan Ihsan, temannya Beby Raymon warga Pekanbaru kelahiran Cirebon Jawa Barat 19 tahun lalu menambahkan, setiap pertandingan khususnya yang digelar di area kampus menjadi kebanggaan tersendiri. "kampus kami jadi dikenal masyarakat di seluruh tanah air," ujarnya.

Di sekitar Kampus UIR sendiri ada tiga cabor yang digelar, yakni Panahan, Gulat dan Voli Indor.

Sementara Warga Pekanbaru Andre 30 tahun kepada Reporter RRI Bandung Dadi Mulyadi yang Meliput langsung kegiatan PON Riau mengatakan, engan adanya pesta olahraga terakbar di tanah air ini turut bangga, karena Provinsi Riau bisa mengangkat ke permukaan dan tidak kalah dengan kota-kota besar lain di Indonesia.

Andre yang juga salah soerang karyawan sebuah Toko Pakaian di Kawasan Hotel Berbintang di Pekanbaru mengaku, pendapatan selama berlangsung PON telah terjadi peningkatan dengan banyaknya tamu-tamu dari seluruh Indonesia. "Alhamdulillah omset toko kami mengalami peningkatan, karena setiap harinya selama PON selalu dikunjungi konsumen dari berbagai provinsi," kata Andre Andre pun mengharakan, dalam waktu dekat PON kembali bisa digelar di Riau. (Dadi)


Kontingen PON XVIII Jabar Ungguli Jatim

Tipe Berita = olahraga



Pekanbaru, (20/09/2012)

PON XVIII/2012 di Riau, khususnya yang digelar di Pekanbaru yang dijuluki sebagai Kota Bertuah benar-benar menjadi tuah bagi Jabar dalam mendongkrak prestasi raihan medali. Dengan misi "Jabar kahiji" yang dicanangkan KONI Jabar memiliki arti luas, selain berupaya meraih hasil maksimal dengan target "juara umum" juga menjadi yang terunggul dalam sportifitas dan kebersamaan.

Gubernur Jawa Barat H Ahmad Heryawan menyatakan keberhasilan Kontingen Jabar menempati peringkat dua besar klasemen sementara perolehan medali PON XVIII/2012 sebuah kemajuan. " perjuangan atlet dan Kontingen Jabar sudah sangat maksimal dan apapun hasilnya kami terima secara fair," ujar Heryawan, ketika mengunjungi Posko Kontingen PON XVIII Jabar, di Hotel Furaya, Jl. Sudirman Pekanbaru, Rabu (19/09) malam.

Heryawan menyebutkan, pada PON XVIII/2012 ini Jabar menargetkan gelar juara umum dengan minimal meraih 117 medali emas. " dengan dinamika dan perkembangan daerah lain, plus pengurangan sejumlah cabang olahraga dan nomor pertandingan, hasil yang diraih Jabar saat ini sudah maksimal," tandasnya.

Gubernur menambahkan, program pembinaan yang telah digulirkan KONI Jabar akan dilanjutkan dengan pembinaan jangka panjang dan mendorong atlet muda untuk regenerasi.

Sementara Ketua KONI Jawa Barat Azis Syarif mengatakan, sebenarnya Jabar bisa juara, namun karena ada beberapa faktor non teknis, ditambah ada beberapa cabang olahraga yang tidak konsisten sesuai janjinya sebelum berlaga di PON," cetus Azis.

Perolehan medali Jawa Barat hingga berkahirnya PON XVIII Riau, 99 medali emas, 79 perak dan 101 perunggu. Sementara DKI Jakarta meraih 104 medali emas, 101 perak dan 110 perunggu di posisi pertama, serta Juara bertahan Jatim berada di peringkat ketiga dengan 86 medali emas, 83 perak dan 85 perunggu.

Azis menambahkan, sukses Jabar menggapai dua besar, perolehan per cabang juga relatif lebih merata. " meski di beberapa cabang pertandingan ada yang pulang tanpa emas sekepingpun seperti dayung, layar, sepatu roda dan karate, tetapi tidak terlalu signifikan,'' ujarnya. Namun demikian peningkatan prestasi cabang olahraga seperti menembak, panahan, bulutangkis, squash, kempo, taekwondo serta sejumlah cabang lainnya sangat memberi kontribusi optimal, guna mewujudkan program Jabar kahiji. "kesuksesan ini pastinya akan menjadi bahan evaluasi KONI Jabar seusai PON," kata Azis. (Dadi)


Tim Basket Putra PON Jabar Peluang Emas

Tipe Berita = olahraga



Rumbai, Pekanbaru (18/09/2012)

Cabang Bola Basket yang digelar di Sport Centre Rumbai, tim basket putri Jabar pada pertandingan semifinal dikalahkan Jateng (61-67), sehingga harus puas untuk memperebutkan perunggu, pada pertandungan semifinal Cabang Basket PON XVIII/2012, di Sport Centre Rumbai Pekanbaru, Riau Selasa (18/9) sore. Lawan yang akan dihadapi di semifinal Basket Puteri yaitu DKI. Sedangkan medali emas akan diperebutkan antara Jateng melawan Jatim.

Menanggapi kekalahan tim asuhannya, Pelatih Basket PON XVIII Jabar, Firmansyah sudah menduga sebelumnya, kalau Jawa Tengaj tim kuat, karena didominasi pebasket Sritex Solo. "Untuk menghadapai memang berat tapi lain ceritanya kalau di lapangan. Anak-anak sudah berusaha menampilkan segenap kemampuannya untuk bisa melaju ke final, meski akhirnya harus mengakui keunggulan lawan," ujar Firmansyah yang mantan pemain NBL itu, seusai pertandingan.

Kekalahan di tim putri, terbayar dengan kemenangan di kubu putra, meski Jabar harus melalui perjuangan keras untuk kalahkan.

Dalam pertandingan yang disaksikan para pendukung kedua tim ini, Jabar akhhirnya menang atas DKI dengan skor 88-83, sekaligus merebut satu tiket ke final. Di final Jabar akan bertemu Jateng, setelah Jateng mengandaskan Jatim di semifinal.

Pelatih tim basket putra Jabar, Ricky Gunawan menuturkan, jalannya pertandingan semifinal ini sangat menegangkan. Terlebih penampilan anak-anak DKI sangat bagus dan mampu menyusul raihan angka ketika mereka tertinggal cukup jauh. "DKI mampu menyusul raihan angka kita karena 2 pemain kita foul trouble hingga harus keluar. Tapi kita bersyukur bisa menang," katanya. (Dadi)


Dukungan KONI Kota Bandung Terus Ngalir

Tipe Berita = olahraga



Pekanbaru, (19/09/2012)

Bersamaan dengan pemulangan sebagian kontingen PON XVIII Jawa Barat, hari Selas (18/9) rombongan dari KONI Kota Bandung, berjumlah hampir 40 orang dipimpin Wakil Walikota Bandung Ayi Vivananda, sekitar pukul 11 siang tadi sudah berada di Riau, untuk mengunjungi atau menengok serta memberi support kepada Kontingen Jabar, khususnya cabang olahraga yang diikuti atlet asal Kota Bandung. Selain Jajaran pengurus KONI, Juga nampak Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung Ebet Hidayat. Rombongan KONI Kota Bandung pada gelombang dua dipimpin Wakil Walikota Bandung Ayi Vivananda, setelah sebelumnya menjelang Pembukaan PON XVIII/2012 dipimpin langsung Walikota Dada Rosada.

Sekretaris Umum KONI Kota Bandung, Asep C. Cahyadi mengatakan, maksud kedatangan ke Riau ini sama halnya dengan yang dilakukan rombongan pertama, yakni untuk memberi motivasi kepada para atlet yang masih berlaga termasuk menjadi suporter dan memberi uang kepret bagi atlet yang meraih emas. " Ketua mengutus kepada saya dan juga pengurus cabor ke Riau ini, sekaligus memberi dukungan kepada atlet Kota Bandung dan uang kepret. Di samping itu juga melakukan evaluasi dari apa yang kami ketahui dalam kunjungan kita ini," ujar Asep saat ditemui di venue Catur, di Hotel Pangeran, Jl. Sudirman Pekanbaru, Selasa (18/9) sore.

Dalam kunjungan ke arena PON rombongan meninjau ke Venue Cabor Judo di GOR Tribuana, Jl Diponegoro Pekanbaru. Kemudian Hari Rabu (19/9) ke venue Bulutangkis di GOR Gelanggang Remaja, Jl. Jendral Sudirman, menyaksikan partai final perorangan, dilanjutkan ke venue Bola Voli Indor di Kampus Universitas Riau (UIR), Jl Kaharudin Nasution, untuk memberi dukungan kepada Intan dan kawan-kawan yang lolos ke final.

Sementara perolehan medali hingga hari ke-10 PON XVIII/2012 lima besar hingga pukul 23.00 WIB :

1. DKI Jakarta : 93 emas, 81 perak, 74 perunggu

2. Jawa Barat : 88 emas, 67 perak, 87 perunggu

3. Jawa Timur : 81 emas, 65 perak, 55 perunggu

4. Jawa Tengah : 42 emas, 42 perak, 45 perunggu

5. Riau : 39 emas, 31 perak, 40 perunggu. (Dadi)


Wapres Boediono Tutup PON XVIII Riau

Tipe Berita = olahraga



Panam, Riau (20/09/2012)

Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012 Riau yang dimulai sejak 9 dan berakhir Kamis, (20/9). Kontingen Jawa Barat menduduki dua besar dalam perolehan medali, yakni 99 medali emas, 79 perak, 101 perunggu.

Sedangkan Kontingen DKI Jakarta keluar sebagai juara umum, yang pada PON sebelumnya disandang Jatim di Kalimantan Timur, dengan mengantongi medali emas 106, perak 101 dan perunggu 110. Juara bertahan Jawa Timur harus puas di peringkat tiga dengan 86 emas, 86 perak, 84 perunggu. Jawa Tengah posisi empat dengan raihan 47 emas, 52 perak, 68 perunggu. Kalimantan Timur pada akhir pelaksanaan PON naik satu peringkat ke posisi lima dan menggeser tuan rumah Riau, setelah mengumpulkan 44 emas , 45 perak, 50 perunggu. Riau melorot ke posisi enam hingga berakhirnya PON 18, dengan raihan 43 emas, 39 perak dan 51 perunggu.

Tercatat 147 rekor baru terpecahkan pada PON Riau ini, baik rekor PON, rekor nasional, rekor SeaGames, maupun rekor Asian Games, di antaranya dari Cabang Atletik Nomor Jalan Cepat 20 KM, melalui atlet Hendro asal Jabar. Kemudian nomor Estafet 4 X 100 meter putri oleh atlet-atlet Jatim. Dari Angkat Berat juga, dua lifter Jabar M Yusuf dan Asep Setiawan memecahkan rekor PON dan Rekor Asia. Dari Akuatik Renang, para perenang Jabar berhasil memecahkan rekor terbanyak, seperti Yessy V. Yosaputra, Ressa Kania Dewi, Glenn Victor dan Triadi Fauzy.

Upacara penutupan PON 18 Riau yang digelar di Stadion Utama Riau sejak pukul 19.00 WIB, Kamis (20/9) malam selain barisan defile barisan yang diawali cabang olahraga oleh atlet-atlet dari seluruh kontingen peserta PON XVIII. Berbeda halnya dalam acara pembukaan, defile diawali barisan setiap kontingen, yang dimulai sesuai abjad.

Berbagai atraksi yang ditampilkan, dibawakan seniman dan Budayawan dari Bumi Melayu Lancang Kuning tersebut. Selain itu masyarakat pedalaman yang disebut sebagai suku asli Riau yakni Sakai dan Talang Mamak dilibatkan sebagai bentuk representasi dari wujud peradaban Melayu Riau yang dikemas melalui berbagai unsur seni seperti sastra, musik, tari, serta teather, yang melibatkan sekitar 2000 orang seniman dan pelajar.

Pergelaran budaya Riau pada penutupan ini, sebagai lanjutan dari pergelaran budaya pada Pembukaan PON 11 September 2012 lalu berjudul Dalam Kasih Sayang Air I dan II, selanjutnya pada acara penutupan PON XVIII Riau menjadi dalam Kasih Sayang Air III.

Tema yang diusung yaitu Air dan perdaban lain, karena air merupakan awal dari reproduksi manusia yang meliputi sebagian besar bumi termasuk provinsi Riau.

Sementara dengan diusungnya masyarakat Sakai dan Talang Mamak menjadi satu kesatuan dalam gelar budaya pada penutupan PON 18 ini. Pasalnya melalui pergelaran itu sekaligus menggambarkan perjalanan suatu peradaban dua suku asli Riau tersebut.

Wapres RI, Boediono dalam sambutannya mengatakan, setelah dua belas hari penuh ujian untuk meraih prestasi, kini telah tiba di penghujung pesta olahraga PON ke XVIII, ditandai dengan penurunan bendera PON dan pemadaman api di kwaldorn. " Meskipun api di kwaldron sudah dipadamkan, tapi semangat di dada para atlet terus berkobar, untuk bisa meraih prestasi mengobarkan semangat dari seluruh komponen bangsa mulai Sabang sampai Merauke," pinta Boediono.

Dalam kesempatan itu juga Boediono menyampaikan dua buah pantun yang menggambarkan tentang selamat tinggal PON Riau dan siap songsong PON selanjutnya di Jawa Barat.

Selanjutnya PON XIX/2016 akan berlangsung di Jawa Barat. Sebagai orang nomor satu di Jabar, Gubernur Jawa Barat   Ahmad Heryawan  menerima  Bendera PON  pada acara penutupan pesta olahraga terakbar di Indonesia itu di Stadion Utama Pekanbaru.

Bendera PON diserahkan secara estafet oleh Gubernur Riau, Rusli Zainal kepada Ketua Umum KONI Pusat, Tono Suratman, sebelum diserahkan kepada Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan.

Turut memeriahkan acara penutupan PON XVIII, dengan penampilan sederet artis ternama, seperti Dani Ahmad dengan Grup bandnya T.R.I.A.D. Selain itu ada Ari Laso, Cici Faramida, Ruth Sahanaya dan Titi DJ. Tidak ketinggalan grup band serta penyanyi asal Pekanbaru, Steven Jam dan Geisha turut pula memeriahkan upacara pentupan multi event olahraga empat tahunan terakbar di tanah air ini.

Selamat Tinggal PON XVIII Riau, Untuk PON selanjutnya ke XIX/2016 mendatang akan digelar di Tanah Pasundan. (Dadi)


Tegar Dan Shena Moka Pinilih 2012

Tipe Berita = pendidikan



Bandung, Minggu (07/10/2012)

Pasangan Mojang Jajaka (Moka) Shena Dea Ananda Putri- Tegar Aji Sukma berhasil menyisihkan 11 pasangan Moka 2012, pada Malam Final Pasanggiri Pemilihan Moka Tingkat Kota Bandung 2012, yang berlangsung di Krakatau Convention Hall, Hotel Horizon Bandung, Sabtu (06/10) malam. Sebelumnya kedua belas finalis pasangan moka tersebut terpilih usai melakukan dua tahapan, dari 50 pasangan ke 24 pasangan.

Berdasarkan penilaian lima orang dewan juri di antaranya, Uu Rukmana yang juga Wakil Ketua DPRD Jabar dan Pendiri Yayasan Atikan Sunda, serta Miss Zimbabwe 2008 dan Miss Tourism Queen Internasional, pasangan moka pinilih 2012 itu dinilai memiliki penampilan terbaik, serta tingkat intelektual yang bagus, di samping mempunyai kecintaan terhadap budaya sunda yang tinggi.

Sedangkan juara Wakil I dimenangkan pasangan Shinta Nursafira Azzahra-Reza Alhadithia, serta pemenang Moka Wakil II pasangan Amanda Oktriana-Rahman Dwi Cahyo. Selain juara I,II dan III, dipilih juga Moka Mimitran, jatuh kepada pasangan Ririn Susilawati-Rizal Ahmad Fauzi. Kemudian Moka Kameumeut dipilih melalui Jejaring Sosial, jatuh kepada pasangan Firda Fauzia Rakhman-Mohammad Indra Nugraha.

" pasanggiri Moka tahun ini sebuah garapan unggulan rutin tahunan yang dilakukan Paguyuban Moka dan alumni Moka. Di samping itu menjadi acara untuk milangkala Kota Bandung 202," kata Ketua Panpel Pemilihan Moka 2012 Tingkat Kota Bandung, Hery, dalam laporannya.

Sementara, Walikota Bandung Dada Rosada usai membuka resmi final pasanggiri moka 2012 Tingkat Kota Bandung mengatakan, melalui kegiatan tersebut yang rutin digelar setiap tahun, diminta untuk dibarengi peningkatan. Selain itu Dada juga mengatakan, dari beberapa moka ada yang mengajukan protes, agar Moka selalu dilibatkan dalam berbagai kegiatan. " untuk ke depan Pemkot Bandung telah mempersiapkan sebuah tugas yang melibatkan para moka. Selanjutnya mereka juga sebagai bentuk dukungan dalam meningkatkan pariwisata di Kota Bandung," tandas Dada.

(Dadi)

FORKI Jabar Dukung Karate Ke Olimpiade

Tipe Berita = olahraga



Lembang, Minggu (07/10/2012)

Dalam mendukung Cabang Olahraga (cabor) Karate dimasukkan dalam Olimpiade, seluruh Federasi Olahraga Karate Indonesia (FORKI) di Indonesia, termasuk Badan Karate Dunia World Karate Federation (WKF) secara serentak menggelar latihan bersama pada Minggu, (07/10).

Di Jawa Barat sendiri, latihan bersama diikuti sekitar 250 Karateka dari Kota/Kabupaten di Jabar, di Gedung Serbaguna BP-PLSP Reg. II Jayagiri, Jl. Jayagiri Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Pada acara yang bertajuk ' The K, Is On The Way Karate 2020' atau Karate masuk menjadi kandidat cabor yang dipertandingkan di Olimpiade 2020, diawali dengan berjalan kaki, dari Ciumbuleuit menuju Jayagiri, dilanjutkan upacara, dipimpin Ketua Harian FORKI Jabar, Sugiyanto.

Menurut Sugiyanto, latihan bersama itu digelar secara serempak oleh karateka di seluruh dunia. Sedangkan untuk tingkat nasional, kegiatan dipusatkan di Candi Borobudur, Jawa Tengah. "Kegiatan yang digelar ini akan dilaporkan ke Badan Karate Dunia Karate, sebagai bentuk dukungan agar cabang olahraga karate dipertandingkan di Olimpiade 2020," ujar Sugiyanto.

Dijelaskannya, di Indonesia sendiri terdapat sebanyak 25 perguruan Karate yang terdata di PB FORKI. Sementara di Jabar, tercatat 18 perguruan yang aktif melakukan pembinaan. "Selain untuk mendukung cabang olahraga Karate dipertandingkan di Olimpiade 2020, latihan bersama ini juga untuk menyeragamkan gerakan-gerakan karate serta aturan. Di samping itu juga untuk menumbuhkan kebersamaan diantara perguruan," katanya. (Dadi)


Gigi Berlubang Menyebabkan Kecacatan

Tipe Berita = pendidikan



Bandung, Senin (08/10/2012)

Masyarakat awam menganggap sepele, permalahan gigi, terutama gigi yang berlubang, tetapi jika dibiarkan akan berakibat fatal. Awalnya gigi yang berlubang dianggap sederhana, kendati menimbulkan rasa sakit. "Jika tidak diperiksakan segera, kuman di gigi yang berlubang akan membusuk, kemudian masuk ke dalam sarap, ke aliran darah dan nyangkut di mana-mana, seperti menyerang klep jantung," jelas Dekan FKG Universitas Padjadjaran (Unpad) Prof. Dr. H. Eky S. Soeria Soemantri, di sela-sela acara Sikat Gigi bersama, Senin (08/10).

Dr. Eky mengatakan, selain gigi, permasalahan gusi yang telah terkena ekses, apabila dibiarkan akan berakibat buruk terhadap kualitas hidup. "contohnya bagi ibu yang hamil terinfeksi, berat badan bayi akan kecil ketika lahir," ujarnya.

Bertepatan dengan peringatan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional, Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), 15 Universitas di Indonesia menggelar pemeriksaan gigi gratis bagi masyarakat secara roadshow. Untuk pelaksanaan tahun ketiga ini, FKG Unpad, menjadi perguruan tinggi ke delapan yang berlangsung selama tiga hari, Senin (8/10) sampai Rabu (10/10). Pada pelaksanaan di FKG Unpad diikuti ratusan Siswa SD Sekeloa dan masyarakat umum.

Sementara dari pihak PT. Unilever Indonesia, Drg. Ratu Mirah mengatakan, melalui kegiatan ini, bisa memberikan edukasi kepada masyarakat, seraya menyampaikan pesan-pesan seperti anjuran untuk melakukan pemeriksaan gigi setiap 6 bulan sekali atau setidaknya setahun dalam sekali. Terutama kepada orang tua untuk mengantarkan anak-anak memeriksakan gigi.

" melihat antusiasme masyarakat sangat tinggi. Berdasarkan dari hasil BKGN 2011 di 14 FKG dan 7 PDGI cabang, jumlah pengunjung yang mengalami permasalahan gigi juga tinggi, mencapai 94 persen, dan sebagian besar pasien anak-anak," ungkap Mirah.

Dalam kegiatan pemeriksaan gigi tersebut di FKG Unpad melibatkan yang 120 dokter gigi, dibantu 350 mahasiswa dan 25 perawat gigi, pengunjung mendapat pelayanan berupa penambalan sederhana, pencabutan tanpa komplikasi gigi sulung atau gigi tetap, pembersihan karang gigi dan perawatan pencegahan gigi berlubang dengan aplikasi Fluoride atau Fissure Sealant. (Dadi)


KONI Kota Bandung Siapkan Konsep PON XIX

Tipe Berita = olahraga



Bandung, Selasa (09/10/2012)

Tidak ingin kejadian serupa akibat kurangnya persiapan saat pelaksanaan PON XVIII/2012 di Provinsi Riau, di mana seluruh venue yang digunakan untuk pertandingan cabang olahraga kurang maksimal, KONI Kota Bandung memiliki inisiatif dengan membuat konsep untuk memberi gambaran sarana olahraga yang akan dibangun menjelang pelaksanaan PON XIX/2016 mendatang.

"Kami punya inisiatif yang akan diajukan baik kepada Pemkot Bandung melalui Dinas Pemuda Dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung dan Dinas Olahraga Jawa Barat (Disorda), menyusul kedua dinas itu belum mempunyai gambaran yang jelas, sehingga kita akan menginventarisirnya," ungkap Ketua Umum KONI Kota Bandung, Aan Johana kepada wartawan, pada ekspose Persiapan Kota Bandung menjelang PON XIX/2016, di Gedung KONI Kota Bandung, Selasa (09/10) sore.

Aan mengatakan, konsep tersebut atas permintaan Pemkot Bandung, seperti merenovasi sarana yang sudah ada ataupun membangun yang baru. "Beberapa usulan yang akan diajukan terkait upacara pembukaan dan penutupan PON, agar bisa digelar di Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage, termasuk penambahan venues, baik yang dibangun dalam Kompleks maupun diluar SUS Gedebage," harap Aan.

Aan menginginkan, untuk yang dibangun dalam kompleks SUS Gedebage meliputi Lintasan Atletik, kendati saat ini sudah ada di Pajajaran, namun belum memenuhi standar. Kemudian gedung untuk cabor beladiri, Aquatik, GOR Senam, Lapangan Panahan dan Futsal, Trek Motor dan Hall Indoor untuk cabor Bola Voli, Basket, Wisma Atlet dan Trek Motor. Sedangkan untuk cabor yang digelar di luar kompleks SUS Gedebage seperti Bowling dan Biliar, agar dibangun di mall. "Khusus dua cabang itu lebih baik disediakan di mall, seperti halnya arena ice skating di PVJ, karena salah satu olahraga hiburan, sehingga masyarakat umum bisa menggunakannya," ujar Aan.

Selanjutnya untuk cabor yang dilakukan di perairan, yakni Dayung dan Ski Air, serta cabor dirgantara meliputi Gantole, Paralayang dan Terjun Payung dan Sepeda Gunung (MTB) biar sepenuhnya diserahkan kepada kabupaten dan Kota yang telah siap. Sementara, sarana-sarana yang perlu dibangun menurut Aan yaitu GOR Pajajaran dan Trek Sepatu Roda. " Kami menginginkan yang terbaik, karena PON sifatnya nasional, sehingga bisa menyiapkan sarana prasarana yang representatif. Intinya tegas, sekitar 60 persen pertandingan bisa digelar di wilayah Kota Bandung dan sekitarnya," tegasnya.

Disinggung dana untuk semua itu, akan dialokasikan dari anggaran tahun jamak atau multi years yaitu pada APBD 2013, 2014 dan 2015, termasuk bantuan dari Pemprov maupun PB PON "setiap akan digelar multi event seperti PON ini tentunya akan ada bantuan anggaran dari Pemprov dan PB PON, serta pihak swasta," pungkas Aan.(Dadi)


Semarak Festival Indonesia

Tipe Berita = populer



Soreang, Sabtu (13/10/2012)

Mengisi rangkaian Jelajah Mahakarya Indonesia (JMI) 2012 yang diselenggarakan Djisamsoe dengan menggelar Djisamsoe Festival Indonesia, di Lapangan Udara (Lanud) Sulaiman, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (13/10) malam.

Dalam gelaran tersebut Vicky Sianipar selaku music director, dengan memadukan musik unsur modern dan tradisional sunda, yang dibawakan sejumlah penyanyi, seperti Ian Kasela (Radja), Anji (Drive) dan penyanyi dangdut Ira Swara, Grup Band J'Rock dan /rif.

Kepada wartawan di media centre sebelum pentas Vicky Sianipar mengatakan, dengan memadukan musik unsur modern dengan tradisional dimaksudkan untuk mendorong generasi muda untuk tetap mencintai musik daerah asli, sehubungan saat ini generasi muda Indonesia sudah terbius aliran musik dari luar negeri. " Kita memasukan bunyi-bunyiaan alat musik tradisional dari berbagai daerah di Indonesia dan memadukan dengan musik modern dan kelihatannya lebih tetap keren," kata Vicky.

Sementara itu, Brand Manager Djisamsoe, Robert Gautama mengaku selama 99 tahun keberadaan Djisamsoe tetap eksis. Dan untuk kali dengan Tagline Mahakarya Indonesia dnegan memberi apresiasi masyarakat dalam mengingatkan dan selalu konsisten dengan kebudayan asli, dengan melihat ke depan menggelar unsur kontemporer. Hal ini dilakukannya agar Djisamsoe tetap terlihat baru dan fresh.

" Saat ini masyarakat Indonesia banyak melirik budaya luar, padahal masih banyak yang bisa ditampilkan di Indonesia," ungkap Robert. Robert mengatakan, pada Djisamsoe Festifal Indonesia, menampilkan 13 lagu, 10 lagu Indonesia yang biasa dibawakan masing-masing penyanyi, serta 3 lagu daerah sunda masing-masing Manuk Dadali, Es Lilin dan Neng Geulis. "Semua lagu repackage dengan aransemen kontemporer, perpaduan musik modern dan tradisional sunda," jelasnya.

J' Rock tampil sebagai openning dengan membawakan beberapa buah lagu, seperti Fallin In Love, serta lagu nostalgia Madu dan Racun. Tak ketinggalan J'Rock juga menyajikan satu lagu yang musiknya memadukan antara musik modern dan tradisional Lampung dengan lagu daerah sunda 'Tokecang'.

Penampilan ke enam perosenel itu mendapat apresiasi dari puluhan ribu penonton datang ke Lanud Sulaiman secara gratis, dengan syarat berusia 18+ dan dibuktikan dengan menunjukkan identitas KTP ataupun SIM, sehingga bisa berdekatan ke panggung, sedangkan yang tidak bisa menunjukkan serta penonton anak-anak hanya diperbolehkan menyaksikan agak berjauhan dari panggung utama.

Trio Ira Swara, Anji dan Ian Kasela tampil dengan membawakan lagu ' Garuda Di Dadaku'. Sedangkan penyanyi dangdut Ira Swara, dalam kesempatan tersebut bersama Ian Kasela tampil duet, membawakan lagu Ikke Nurjanah 'Terlena dan lagu sunda Es Lilin.

Penampilan Ian Kasela yang membawakan hit's Grup Band Peterpan' Topeng' diawali dengan sebuah tarian kolosal oleh para penari laki-laki dan wanita. Alunan lagu sunda juga dinyanyikan Ian Kasella berjudul 'Neng Geulis'. Trio Ira Swara, Anji dan Ian Kasela tampil di penghujung acara dengan membawakan lagu karya Alm. Gomloh 'Kebyar-Kebyar. Sebelumnya sebuah lagu Iwan Fals' Bento' yang dinyanyikan dengan mengajak mendapat sambutan dari penonton yang turut bernyanyi bersama, menambah kemeriahan susana di malam Minggu yang cerah dan sejuk itu.

Di Penghujung acara, tidak ketinggalan grup band dari Bandung /rif turut menghibur penonton, dengan beberapa nomor lagu salah satunya lagu yang pernah hit's 'Raja'. Selain itu, sang vokalis dalam kesempatan tersebut memperkenalkan satu buah lagu yang albumnya akan dirilis bulan depan berjudul 'Aku Ini Cinta', tak ketinggalan Andi juga menyanyikan lagu Lo To Ye dan lagu sunda 'Euis' yang merupakan ciptaan Ibu Kandungnya secara medley.(Dadi)


Penjualan Hewan Kurban Diperketat

Tipe Berita = populer



Untuk menghindari Penjualan Hewan Kurban Tidak Layak Kurban Pada Idul Adha 1433 H, Dinas Pertanian dan Ketahanan (Distan) Kota Bandung Menurunkan Satgas Untuk Memeriksa Hewan Kurban Mulai H-4 hingga H+3

Bandung, Selasa (16/10/2012)

Menjelang  Idul  Adha 1433 H/ 2012, Pemkot Bandung mengerahkan enam tim Satgas Pemeriksa Hewan Kurban 2012, guna mengecek kelayakan hewan kurban ke seluruh wilayah Bandung. "para  petugas tersebut akan  mulai bekerja 22 Oktober hingga 25 Oktober, untuk memeriksa hewan yang belum dipotong atau Anteumorteun. Kemudian pada hari H, sampai H+3 Idul Adha memeriksa daging hewan kurban  yang telah dipotong oleh posmorteun," ujar Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan)  Kota Bandung Deddy Mulya usai  melepas tim satgas  di Kantor Distan Kota Bandung, Jl. Arjuna, Selasa (16/10) siang.

Deddy Mulya mengatakan, satu tim ada enam orang, dan akan dibantu petugas gabungan totalnya 55 orang, terdiri dari petugas monitoring, petugas pemeriksa hewan kurban, petugas pengelola data, dokter hewan dan petugas Distan Pemprov Jabar.

Deddy menjelaskan,  pemeriksaan hewan kurban merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya. Para petugas itu menyisir dan menginventarisasi semua pedagang yang berjualan di jalan-jalan. Tim memeriksa kesehatan hewan kurban. "Jika hewan kurban layak, sehat dan sesuai syariat Islam petugas akan memberikan ciri berupa kalung Sehat dan Layak," tandasnya.

Distan  Kota Bandung menyiapkan 30 ribu kalung bertanda 'Sehat dan Layak'' bagi hewan kurban yang layak dan sehat dijual pedagang untuk kebutuhan Idul Adha 2012. Karenanya  Distan menghimbau kepada masyrakat  yang akan melakukan kurban, untuk membeli sapi dan kambing kurban yang terpasang label.

"pada tali kalung label itu menggunakan kertas bulat yang bagian depan dan belakang ini bertulis 'SEHAT' dan 'LAYAK', dimana kalung itu hanya  dibuat oleh Distan Kota Bandung," papar Deddy.

Sementara Kepala Bidang  Distan Kota Bandung, Drh. Sudarmaji mengungkapkan,  untuk hewan layak dikurbankan itu berkelamin jantan, dan cukup umur.

"kategori cukup umur ini bisa dilihat dari kondisi gigi hewan. Untuk sapi dan kerbau berumur di atas dua tahun yang ditandai sudah tumbuhnya lebih dari sepasang gigi tetap, sedangkan domba dan kambing berumur di atas satu tahun yang tanda-tandanya sudah tumbuh lebih dari sepasang gigi tetap," jelasnya (Dadi)


KONI Kota Bandung Ingin Berguru Ke China

Tipe Berita = olahraga



Bandung, Selasa (16/10/2012)

Prestasi para atlet Kota Bandung di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII September 2012 lalu mendapat sorotan positif dari KONI Kota Pekanbaru. Hal itu dibuktikan para pengurus inti KONI Kota Pekanbaru di antaranya Biro Umum, Biro Hukum dan Biro Pembibitan Atlet, dengan datang langsung ke KONI Kota Bandung, guna melakukan studi banding. "dengan kunjungan KONI Pekanbaru itu merupakan satu kehormatan,  sehingga pihaknya tidak keberatan memberi ilmu, terkait upaya mebentu atlet yang berpotensi emas," ungkap Ketua Binpres KONI Kota Bandung, Nurhasan, di Gedung KONI Kota Bandung, Jl. Jakarta belum lama ini.

Dikatakan Nurhasan, kedatangan KONI Pekanbaru itu untuk mengetahui tentang program KONI Kota Bandung dalam melahirkan atlet emas. "Kedatangan KONI Kota Bandung kerap dikunjungi KONI dari provinsi lain bukan kali ini saja, beberapa waktu lalu, KONI Tarakan Kalimantan Timur juga pernah melakukan hal serupa," jelasnya.

Dengan adanya pengakuan dari KONI-KONI di luar provinsi itu,  tidak serta merta membuat KONI  Kota Bandung puas dengan yang pembinaan atlet yang saat ini sudah dilakukan. Sebaliknya KONI Kota Bandung masih ingin belajar lagi ke daerah bahkan ke luar negeri yang pembinaannya lebih hebat dari Kota Bandung.

"jika KONI daerah lain menjadikan KONI Kota Bandung sebagai salah satu yang dipilihnya untuk mengadopsi pembinaan. Namun KONI Kota Bandung lebih memilih  Cina untuk mengatahui pembinaan bagi atlet Kota Bandung agar meraih hasil sempurna," tandas Nurhasan.

Sementara Ketua Bidang Pembibitan Atlet KONI Kota Pekanbaru Mallihudin Nasution mengungkapkan, Kota Bandung merupakan icon olahraga di Jawa Barat,  sehingga KONI Pekanbaru lebih memilih Kota Bandung, dibanding KONI Jabar baik dalam membina cabang olahraga dan atlet termasuk roda organisasi.

Mallihudin mengaku, meski di Pekanbaru agenda olahraga seperti Porda sudah berjalan, namun belum optimal dalam melahirkan atlet yang bisa mengharumkan nama Kota Pekanbaru di bidang prestasi olahraga, terutama dari even level nasional.

"Berbeda dengan Kota lain, KONI Kota Kembang sudah mempunyai agenda pembinaan yang jelas. Bahkan mereka sudah memproyesikan atlet emas dari empat tahun. Untuk itu kejelasan tentang program pembinaan ini harus ditiru Pekanbaru," katanya. (Dadi)


PBSI Jabar Tak Khawatir Kekurangan Atlet

Tipe Berita = olahraga



Bandung, Selasa (16/10/2012)

Dari 16 pebulutangkis Jabar yang turun di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012 bulan September lalu, sekitar 60 persen di antaranya masih akan memperkuat tim bulutangkis Jabar pada PON XIX/2016 mendatang. Untuk menutupi 40 persennya, Pengda PBSI Jabar  tidak terlalu mengkhawatirkannya, karena masih punya pemain lapis dua yang kemampuannya tidak jauh beda. " Meski masih punya tim bayangan setelah Porda 2012 nanti, pihaknya kan melakukan seleksi untuk tim bayangan lagi. Dengan demikian Jabar tidak kekurangan atlet bulutangkis untuk mengganti para seniornya," ujar Sekretaris Umum Pengda PBSI Jabar, Herman Subarjah, di sela-sela pembagian bonus kepada para atlet peraih medali PON Riau,Jl. Hegarmanah Bandung, belum lama ini.

Sementara Manajer Tim Bulu tangkis Jabar,  Lili M. Kurnia menuturkan hasil yang diraih para pebulutangkis Jabar dalam PON Riau cukup menggembirakan, karena  bisa melebihi target dalam raihan medali, di samping untuk pertama kalinya tim beregu putri  meraih medali emas. " sebelumnya tim beregu putri tidak pernah meraih emas, tetapi dalam PON Riau ternyata mereka bisa berprestasi dan menyumbangkan satu medali emas," kata Lili dengan bangga.

Pada pelaksanaan PON XVIII Riau, Tim Bulutangkis Jabar awalnya menargetkan meraih satu emas. Namun akhirnya  bisa meraih 2 medali emas, 2 perak dan 3 perunggu. Kedua medali emas itu diperoleh dari nomor beregu putri dan ganda campuran. Untuk cabor bulutangkis di PON Riau juara umum diraih Jateng dengan meraih 3 medali emas, disusul Jabar dan DKI yang meraih 2 medali emas. "Jabar unggul atas  DKI dengan  raihan perak, sedangkan DKI hanya mampu meraih  satu medali perak," ungkapnya. Dadi


Bursa Kerja Solusi Tekan Pengangguran

Tipe Berita = populer



Untuk mempermudah bagi penyedia kerja dan pencari kerja, Bursa Tenaga kerja menjadi sarana yang tepat, karena melalui kesempatan itu keduanya akan saling bertemu. "dengan adanya bursa kerja, penyedia kerja bisa mengkordinasikannya dengan tujuan membantu para penyedia dan pencari kerja, sekaligus mengurangi angka pengangguran. Selaku penyedia kerja tentunya ingin mendapat karyawan yang kualified sesuai yang dibutuhkan, sehingga akan terwujud ketenagakerjaan terbaik. Tentu saja bagi para pencari kerja bisa mendapatkan gaji layak," ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung, Karmalia.

Sementara Walikota Bandung Dada Rosada mengatakan, untuk bisa meningkatkan kualitas mensejahterakan hidup bagi warga, " hari ini dengan adanya bursa tenaga kerja menjadi salah satu jawabannya. Ini upaya pemerintah dalam melindungi dan mensejahterkan warganya," ujar Dada, usai membuka resmi Bursa Kerja II/2012.

Bursa Kerja berlangsung selama dua hari, 17 dan 18 Oktober 2012, di Lucky Square, Jl. Ters Jakarta. Pada Bursa kerja kali ini diikuti 34 perusahaan, dengan penawaran lowongan kerja sebanyak 2316. Dalam kesempatan itu juga, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung, yang menyediakan pembuatan surat AKA I atau kartu kuning, yang merupakan salah satu persyaratan melamar pekerjaan. (Dadi)


Tim Basket Kota Bandung Tak Terkalahkan

Tipe Berita = olahraga



Tim Basket Putra-Putri Kota Bandung Lolos Ke Semifinal Kejurda Basket KU-15

Bandung, (19/10/2012)

Tim Basket Putra-Putri Kota Bandung lolos ke semifinal dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Basket Kelompok Usia (KU) 15, yang akan berlangsung Sabtu, (20/10) mulai pagi hingga sore, di GOR Tri Lomba Juang, Jl. Padjadjaran Bandung.

Pasangan tim tuan rumah sukses sapu bersih atas lawan-lawannya di babak penyisihan dalam tiga laga yang dilakoni. Bahkan kedua Pasangan tim kota kembang ini menjadi pemuncak klasemen di masing-masing full. Pada laga yang dijalani tim Putra, Kota Bandung menghapus impian Kota Depok, pada pertandingan hari Jum'at (19/10) sore, dengan skor terpaut jauh. 69-22.

Dalam empat kuarter yang dilakoni Kota Bandung terus memimpin dalam perolehan poin masing-masing, (18-6) kuarter I, (33-17) kuarter II,(44-19) kuarter III dan kuarter IV (69-22). Jack yang bernomor punggung 9 tiga kali sukses menjaringkan bola dengan tiga angka, disusul Hary bernomor kostum, 13 dua kali berhasil mencetak di posisi tiga angka.

Usai pertandingan, Pelatih Tim Kota Bandung Ovin mengungkapkan, dengan kemenangan tersebut sangat puas, karena semua pemain yang memang sengaja di rotasi berkontribusi menyumbang poin." Kami sengaja merotasi semua pemain, untuk melihat kemampuan yang dimiliki, dan itu akan menjadi bahan evaluasi tim kami, siapa saja yang akan menjadi pemain inti di babak selanjutnya," ujar Ovin.

Disinggung strategi yang dipaki di babak semifinal, Ovin yang dibantu mantan pemain NBL, Andre Tiara sebagai Asisten Pelatih menuturkan tidak terlalu berbeda dengan yang dilakukan di babak penyisihan, karena hingga berita ini disusun, belum mengetahui lawannya di semifinal.

Sementara Pelatih Tim Kota Depok, Teguh W. Putra mengatakan, kekalahan timnya lebih disebabkan faktor mental. Padahal sebelum bertanding anak - anak asuhanya sangat optimis akan mampu mengimbangi permainan Kota Bandung. "Ya kembali faktor mental, anak-anak tidak bisa dibohongin. Meskipun pertandingan hari ini sudah bisa terbaca," ungkapnya.

Teguh menambahkan, meski tim putra gagal, tapi Kota Depok bisa terwakil oleh tim putri yang berhasil melaju ke semifinal. "Alhamdulillah, Kota Depok masih ada tim putri yang bisa melaju ke semifinal, untuk mengobati kegagalan di tim putra," tuturnya.

Pada pertandingan lain, meski Kota Bekasi berhasil memenangkan atas Kota Sukabumi skor 62-33, namun karena dua kali menelan kekalahan sebelumnya, terpaksa harus menghentikan langkahnya.

Tim - tim yang lolos ke semifnal di sektor putri yakni, Kota Bandung, Kota Depok, Kab. Karawang dan Kab.Bandung Barat. Sedangkan di kelompok putra masing-masing Kota Bandung, Kota Bogor, Kab. Indramayu dan Kab.Sukabumi. (Dadi)


Otonomi Perguruan Tinggi Masih Dikekang

Tipe Berita = pendidikan



Bandung, Sabtu (20/10/2012)

Kebebasan akademik dan kebebasan mimbar akademik yang diberikan kepada perguruan tinggi, seiring diberlakukannya otonomi perguruan tinggi sangat disayangkan belum bisa diwujudkan secara optimal dalam aktivitas pengembangan ilmu dan kepuasan ilmu. Karena masih ada batasan yang harus diperhatikan semua pihak, dalam mengembangkan ilmu yang kemudian diabadikan untuk kesejahteraan masyarakat.

Pada Dies Natalis Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) ke 58, Sabtu (20/10) siang, Rektor UPI Bandung, Profesor Sunaryo Kartadinata, M.Pd mengatakan, pada tahun 1999 pertama kalinya, UPI mendapat perluasan mandat untuk membuka dan mengelola beberapa program studi non kependidikan sebagai ujicoba.

Namun demikian menurut Profesor Sunaryo, dalam perjalanannya masih dihadapkan kepada fakta pada tataran tertentu yang tidak mendapat apresiasi semestinya. " pelaksanaan otonomi perguruan tinggi berjalan tersendat-sendat, karena masih menemukan hambatan, sehingga otonomi babak pertama ini merupakan otonomi setengah hati. Hal ini menunjukkan pemberian otonomi dibarengi aturan yang justru bertabrakan dengan pelaksanaannya. " tandas Sunaryo.

Dari hasil penelitian menunjukkan, di berbagai belahan dunia seperti di Amerika, Australia, serta negara-negara eropa dan Asia, perguruan tinggi yang mendapat otonomi utuhjauh lebih maju dan berkembang lebih cepat. Lebih terpandang.

"dibandingkan dengan perguruan tinggi yang otonominya dikekang, dan akan terus bergantung kepada negara, baik kebijakkan penyelenggaraan maupun evaluasinya, sehingga kreativitas menjadi tumpul," tuturnya. (Dadi)


Kota Bandung Sandingkan Gelar Juara

Tipe Berita = olahraga



Tim Basket Putra-Putri Kota Bandung Tampil Sebagai Juara Pada Kejurda Basket KU-15 Tahun 2012

Jl. Padjadjaran, Minggu (21/10/2012)

Melengkapi dominasi sebagai tim terkuat dan tidak pernah terkalahkan selama pertandingan yang dijalani, tim tuan rumah baik putra maupun putri keluar sebagai juara pada Kejuaraan Daerah ( Kejurda) Basket Kelompok Umur (KU) 15 yang berlangsung selama satu pekan, di GOR Tri Lomba Juang, Jl. Padjadjaran Bandung.

Pada pertandingan final tim basket putri menang atas Kabupaten Bandung Barat (KBB) dengan skor 102-53. Sedangkan di bagian putra, Kota Bandung menang atas Kab. Sukabumi, skor 82-47.

Peringkat tiga masing-masing direbut Kota Depok di sektor putri usai mengalahkan Kab. Karawang. Sedangkan juara tiga putra direbut Kota Bogor yang menang tanpa tanding, karena yang menjadi lawannya pada perebutan tempat ketiga, Kab. Indramayu terkena diskualifikasi.

Menanggapi hasil yang diraih Tim KBB, Ketua Umum KONI KBB, Erni Ernawan yang menyempatkan hadir di GOR guna memberi semangat para atlet mengatakan, pada kejurda tahun ini KBB mulai bisa memperlihatkan kemampuannya. Dibanding tahun lalu tidak masuk final. "Saya sangat mengapresiasi sudah bisa masuk final. Sekarang atlit putri masuk final tetapi kalah oleh Kota Bandung, tahun depan Insya Allah bisa jadi juara," harapnya.

Erni menuturkan, ajang ini bisa menjadi upaya mencari bibit atlet yang akan terus di bina sampai menghasilkan prestasi. " Perbasi bekerjasama dengan dinas-dinas termasuk pengurus pelatih, serta atlet bisa berprestasi lebih baik," ujarnya. (Dadi)


PDAM,BTN Dan PD.Pasar Lakukan Kerjasama

Tipe Berita = populer



Jl. Dalem Kaum, Senin (22/10/2012)

Dalam mengambangkan usahanya Perusahaan darah Air Minum ( PDAM) Tirtawening Kota Bandung melakukan kerjasama ditandai dengan penandatangana MoU antara PDAM dengan PD Pasar Bermartabat , kemudian Bank Syariah BTN. Kerjasama yang dilakukan antara PDAM dengan PD. Pasar bermartabat yaitu untuk mendistribusikan pruduk air produksi Tirtawening Kota Bandung yakni Air MInum Dalam Kemasan (AMDK) merk Hanaang , baik dalam kemasan botol maupun galon. Selanjutnya kerjasama yang dilakukan dengan Bank Syariah BTN, berupa kerjasama dalam penyedian fasilitas system penagihan retribusi .

“ Pengembangan dan pelayanan usaha dari internal pasar dengan PDAM dan Bank hari ini dengan menggunakan teknologi, sebagai upaya penghematan, tanpa mengurangi padat karya,” ungkap Walikota Bandung, H. Dada Rosada, usai penandatanganan MoU, di pendopo, Senin (22/10) sore.

Walikota tidak menampik jika dalam perjalanan terjadi kebocoran dalam soal tagihan. Namun demikian ia meminta pihak terkait untuk senantiasa melakukan pengawasan.

Sementara, Direktur PD. Pasar Bermartabat Kota Bandung, Rinal Siswadi menuturkan, dengan adanya sistem tersebut, mengalami peningkatan pendapatan sekitar 20 persen. “dari ujicoba yang dilakukan selama 20 hari, dari pendapatan sebesar antara Rp 60-70 juta pada tiga pasar yakni Pasar Anyar, Ujungberung dan Pasar Sederhana naik sebesar 20 persen,” jelasnya.

Rinal Siswadi menambahkan, saat ini baru tiga pasar yang telah menggunakan program tersebut. Namun pihaknya mentargetkan akhir tahun 2012, seluruh pasar di Kota Bandung yang jumlahnya 27 akan memberlakukan program itu. (Dadi/foto Humas Pemkot Bdg)


KONI KBB Akan Fasilitasi Keperluan Atlet

Tipe Berita = olahraga



Bandung, Senin (23/10/2012)

Pada pelaksanaan PON XVIII di Riau September lalu / Kabupaten Bandung Barat (KBB) cukup berkontribusi untuk kontingen Jabar dalam mendulang medali. Medali yang diraih atlet-atlet KBB terdiri dari 15 emas, 26 perak dan 29 perunggu. Berbeda saat pelaksanaan PON XVII/2008 lalu di Kalimantan Timur, hanya mampu menyumbangkan 8 medali emas serta beberapa keping perak dan perunggu.

"Kami sangat bangga dan sangat mengapresiasi atas perjuangan para atlet yang telah meraih prestasi," ujar Ketua Umum KONI KBB, Hj. Erni Ernawan, saat ditemui RRI di GOR Tri Lomba Juang, Minggu (21/10).

Erni juga menuturkan, pada pelaksanaan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) IV, Oktober 2012, atlet-atlet NPCI KBB juga memberi sumbangsih raihan 6 medali emas untuk Jabar, serta beberapa medali perak dan perunggu. " dengan prestasi menjadi modal bagi KBB untuk bisa meningkatkan prestasi pada Porda di Kabupaten Bekasi nanti," harapnya.

Erni menambahkan, KONI akan senantiasa berkoordinasi dengan seluruh cabor, guna mengetahui persoalan dan keperluan para atlet untuk kemudian difasilitasinya. " Saya minta atlet tetap fokus terhadap pembinaan yang diberikan pelatih dan pengurus, karena KONI siap membantu jika ada persoalan yang dihadapi para atlet," tandasnya.

Sementara untuk persiapan menjelang Pekan Olahraga Daerah (Porda) XII/2014, yang rencananya akan digelar di Kabupaten Bekasi, KONI KBB akan mulai melakukan Pelatcab pada tahun depan. Namun demikian sampai saat ini pihaknya belum menginventarisir atlet yang akan dipersiapkan untuk mengikuti Pelatcab.

" Pelatcab akan segera kami gelar. Sebenarnya dua tahun menjelang Porda hal itu sudah dilakukan, namun saat ini cabor baru mulai menyiapkan atlet inti termasuk tim bayangan," jelas Erni. (Dadi)


Bahana Takluk Di Tangan Wahana

Tipe Berita = olahraga



Tim Voli Putri Wahana Bungkam Bahana 3-0, Pada Final Kejurda Bola Voli Senior Tahun 2012

Bandung, Selasa (23/10/2012)

Sempat leading hingga setengah perjalanan pada pertandingan di set pertama, Tim Voli Putri Bahana Bina Pakuan (BBP) tidak mampu mempertahankan perolehan poin. Namun Tim Wahana Express Grup (WEG) yang menjadi lawan pada pertandingan final Kejuaraan Daerah (Kejurda) Bola Voli Jabar tahun 2012 Senior di GOR Tri Lomba Juang, Selasa (23/10) dengan penuh kesabaran akhirnya mampu menyamakan kedudukan 18-18. Kejar-kejaran angka sempat terjadi saat mendekati angka kritis, tapi para pemain Wahana yang dimotori pemain timnas Mella Marsyelina berhasil memimpin rekan setimnya, dan akhirnya merebut set pertama dengan kemenangan 25-20.

Di set kedua, tim Wahana yang diarsiteki dua pemain Proliga, Risco Herlambang dan Rastoni kembali meraih kemenangan pada set kedua 25-18. Pada set tersebut, tampaknya anak-anak wahana sudah bisa menyesuaikan diri dengan permainan yang ditampilkan pemain Bahana. Sehingga di set tersebut, Wahana terus memimpin dalam perolehan angka. Memasuki set ketiga atau set penentuan kemenangan wahana pada Kejurda Bola Voli Jabar tahun 2012 di kelompok putri memang dari awal sudah nampak didepan mata.

Namun Anak-anak Bahana sepertinya tak mau begitu saja memberi kemenangan bagi Wahana, dan berupaya memperkecil perolehan angka hingga 22 sama. Kendati akhirnya Wahana menyudahi pertandingan tersebut dengan kedudukan 25-23. Sekaligus merebut juara Kejurda tahun ini dan berhak tampil pada Kejurnas Bola Voli, pada 8 Nopember mendatang, di Sentul Jawa Barat.

Pelatih Wahana, Risco mengatakan, awalnya was-was dengan kekuatan pemain yang tampil di final, karena kedua tim yang mayoritas diperkuat pemain muda itu telah beberapa kali kalah dari Bahana.

" Alhamduillah pemain sudah mengikuti instruksi, sehingga kami bisa mengalahkan lawan. Berdasarkan pengalaman tim kami pernah mengalami kekalahan dari Bahana, itu yang selalu menjadi bahan evaluasi. Kedua tim sama-sama diperkuat pemain muda-muda, tapi kami punya satu pemain senior, yaitu Mella yang bisa mengarahkan rekan-rekannya. Sedangkan satunya lagi Komang tidak tampil karena ada urusan keluarga," tuturnya.

Risco mengatakan, di kejurnas nanti, Wahana tidak menargetkan juara, tapi hanya satu tekad yaitu bisa lolos masuk Divisi I, agar bisa tampil di ajang Livoli "Dua tim yang kami waspadai di kejurnas nanti, Elektrik dan Tektona, karena keduanya terkena degradasi, sehingga dua tim itu bertekad bisa lolos kembali ke divisi satu," ujarnya. Sementara kelompok putra juara satu dimenangkan Tim Pasundan atas Bina Cijawura 3-2 (25-23, 25-18,20-25, 22-25, 15-12).(Dadi)


Bien : BJB Komitmen Dukung Olahraga

Tipe Berita = olahraga



Jl. Naripan, Selasa (23/10/2012)

Tiga Tim Cabang Olahraga, terdiri dari Tim Basket, Bola Voli dan Akuatik yang berlaga di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012 Riau, serta Tim Sepakbola Homeless World Cup (HWC)Soccer dari Rumah Cemara yang berlaga di Piala Dunia di Meksiko menghadiri syukuran atas prestasi yang diraihnya, di GOR Bank Jabar, Jl. Naripan, Selasa (23/10) malam.

Selain para atlet tampak Direktur Utama PT. Bank Jabar Banten (BJB) Bien Subiantoro, Ketua Umum KONI Jabar, Azis Syarief, serta para pengurus cabang olahraga, seperti Ketua Umum Pengprov PBVSI Jabar, HM. Kudrat Iswara, Ketua Umum Pengda Perbasi Jabar, Robby Suganda dan Ketua Umum PRSI Jabar, Entis Kushendar, termasuk pelatih dan sejumlah pengurus lainnya.

Ketiga tim cabor PON tersebut telah menyumbangkan prestasi, dengan mengantarkan Kontingen Jabar masuk dua besar. Tim Renang yang pada pelaksanaan PON XVIII berhasil meraih 22 medali emas dari 32 yang diperebutkan, serta 10 perak dan 4 perunggu. Kemudian Tim Voli mendapat medali emas di bagian putri dengan mengalahkan tim kuat Jatim, serta medali emas juga diraih tim basket putra, dengan mengalahkan DKI. Sementara tim sepakbola HWC berhasil menjadi empat besar, setelah Chili, Mexico dan Brasil.

Dalam acara syukuran tersebut, para atlet dari ketiga tim cabor PON dan tim HWC juga mendapatkan uang pembinaan serta merchandise dari BJB.

Dirut BJB, Bien Subiantoro mengatakan, dukungan ini sudah menjadi komitmen BJB untuk mengapresiasi olahraga, khsuusnya para atlet agar terus bersemangat dan meningkatkan prestasinya. " Ke depan kami akan berupaya sebagai bapak angkat untuk cabang olahraga lain, di samping tiga cabor ini, dan tim sepak bola HWCS," ungkap Bien

.

Ketua Umum KONI Jabar Azis Syarief mengungkapkan, sudah sewajarnya, jika BJB mendukung, karena diilahirkan di Jabar. "Saya sangat mengapresiasi atas dukungan yang telah diberikan BJB untuk olahraga di Jabar. Mudah-mudahan ini akan terus berlanjut, terlebih tahun 2016 nanti Jabar akan menjadi tuan rumah PON," harapnya. (Dadi)


Bonus Dari Kota Bandung Cair Tahun 2013

Tipe Berita = olahraga



Jl. Jakarta, (24/10/2012)

Atlet-atlet asal Kota Bandung yang memperkuat Kontingen Jawa Barat, pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012 harus bersabar, karena pencairan bonus dari Pemkot Bandung akan diberikan pada tahun depan, meski dari Pemprov rencananya akan dicairkan 10 Nopember 2012 mendatang.

Keterlambatan pencairan bonus tersebut, disebabkan mulai tahun ini sesuai aturan, Pemkot Bandung tidak akan mengeluarkan hibah dua kali dalam setahun. "Untuk tahun ini KONI dan juga masyarakat, LSM tidak akan mendapat dana hibah dari Anggaran Bantuan Tambahan (ABT), sehingga bonus untuk atletpun akan tertunda hingga tahun depan pada APBD murni," ungkap Ketua Umum KONI Kota Bandung, Aan Johana, di Gedung KONI Kota Bandung, Rabu (24/10) sore.

Aan menyebutkan, untuk bonus PON nanti, pihaknya akan menyiapkan dana sebesar Rp2 milliar rupiah, sesuai perolehan medali atlet-atlet asal Kota Bandung yang mencapai 40 persen dari jumlah 100 medali emas yang diraih Kontingen Jabar

"untuk medali emas nomor perorangan akan mendapat sekitar Rp15-20 juta rupiah. Jumlah ini mungkin lebih sedikit dari yang diperolah atlet kota dan kabupaten lain, karena perolehan medali yang diraihnya jauh lebih sedikit, sehingga pembagian jumlah nominalnya akan jauh lebih besar," jelas Aan.

Pada Pelaksanaan PON XVIII di Riau, atlet asal Kota Bandung berhasil menyumbangkan sebanyak 40 medali emas, di samping beberapa keping medali perak dan perunggu.(Dadi)


KONI Kota Bandung Inventarisir Venue

Tipe Berita = olahraga



Jl. Jakarta (24/10/2012)

Ketua Umum KONI Kota Bandung, Aan Johana menilai keberdaan sarana olahraga di area Lodaya kurang memenuhi standar untuk pertandingan, meski sebenarnya sejumlah venue di lokasi tersebut selalu digunakan untuk menggelar turnamen.

" dari beberapa venue yang ada hanya lapangan voli pasir yang cukup memenuhi standar pertandingan. Namun untuk yang lainnya seperti sepak takraw dan sepakbola kurang representatif. Begitupun lapangan softball perlu dibenahi, terutama tribun penonton," papar Aan, kepada wartawan usai melakukan perjalanan ke Purwakarta, sekaligus untuk test drive minibus milik KONI Kota Bandung, Rabu, (24/10) sore.

Keinginan Aan untuk membenahi sejumlah venue pertandingan di Kota Bandung, untuk melengkapi sembilan venue baru yang ada di Kompleks Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage.

" Ini antisipasi KONI Kota Bandung dan atas permintaan Pemkot Bandung, untuk persiapan menjelang PON XIX/2016, karena sebagai Ibukota Provinsi, Kota Bandung tentunya akan menjadi tempat penyelenggaraan pertandingan," jelasnya.

Meski Pemprov Jabar rencananya akan melakukan pemerataan pembangunan, Aan Johana mengaku hal itu tidak menjadi masalah. Karena ajuan konsep pembangunan venue pertandingan yang dilakukannya itu atas permintaan Pemkot Bandung, sebagai upaya persiapan Kota Bandung menyongsong pesta olahraga rakyat Indonesia 2016 mendatang. (Dadi)


129 Kampus Terlibat Narkoba

Tipe Berita = pendidikan



Jl. Lengkong Besar, (30/10/2012)

Badan Eksekutif Mahasiswa-(BEM) Se-Kota Bandung menyatakan siap memberantas dan memerangi Narkoba dan mencegah peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang masuk kampus.

" Ini salah satu upaya yang kami lakukan dengan menggelar konsolidasi BEM Se-Kota Bandung, untuk membahas Kampus Bebas Narkoba dan Obat-Obatan," ujar Ketua BEM Universitas Al-Ghifari Bandung, Fadlan Abdillah Salam, di Wisma Taruna Jl. Lengkong Besar Bandung, Selasa (30/10) siang.

Fadlan menuturkan, masa remaja merupakan masa transisi, tidak ada kestabilan, sehingga tidak sedikit remaja yang menyimpang dalam pergaulan seperti tawuran, perampokan, melakukan sex bebas hingga teribat kasus narkoba.

Dijelaskannya, dalam dua tahun terakhir, Indonesia menjadi incaran pasar narkoba jaringan internasional. "Ini membuat kami merasa miris, karenanya, guna menghindari itu semua BEM Se-Kota Bandung ingin turut andil dalam memberantas narkoba," ujarnya.

Sementara Suharso dari pihak Kejati Jabar menjelaskan, dalam satu terakhir diperoleh data 129 kampus di Jabar Mahasiswa sebagai pemakai, dan 88 kasus di antaranya sedang diproses pihak yang berwenang. "potensi peredaran di kampus lebih besar dilihat dari segala lini terutama ekonomi, mahasiswa bisa mengelola sendiri," katanya.

Hadir dalam kesempatan tersebut Walikota Bandung Dada Rosada, Kapolda Jabar, Kejati Jabar, Ketua KNPI Pusat, Granat dan Forum PKBL BUMN Jabar sebagai Pembicara. Dada Rosada mengatakan, melalui konsolidasi ini agar dijadikan sarana untuk tukar fikirian antar perguruan tinggi, untuk menciptakan akademis yang dinamis, sehingga bisa meninggalkan perilaku menyimpang dengan aturan agama dan negara.

"di mulai dari kalangan mahasiswa, karena generasi muda sangat rentan dengan narkoba akibat belum adanya kestabilan dalam perilaku kehidupan sehari-hari," ujar Dada. (Dadi/Foto Humas Pemkot Bdg)


UKM Informal Penopang Kestabilan Ekonomi

Tipe Berita = populer



Jl. Lembong, Rabu(31/10/2012)

Keberadaan pengusaha informal cukup penting. Pasalnya pengusaha terhadap bisa  membantu. jika terjadi  goncangan iklim ekonomi global. "Di Kota Bandung, ada sekitar 283 ribu pengusaha formal dan informal. Kita punya keinginan untuk mengubah pengusaha informal menjadi pengusaha formal, salahsatunya, dengan bantuan dari pengusaha formal," ujar Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Bandung, Ema Sumarna, usai membuka pelatihan kepada 100 pengusaha Kecil dan  Menengah (UKM) di Hotel Istana, Jl. Lembong Bandung, Rabu (31/10) siang.

Sehubungan hal itu Pemkot Bandung sendiri kata Ema, akan mendukung dengan memberikan insentif kepada para pelaku UKM yang memiliki legalitas lengkap. "bentuknya berupa kemudahan dalam mendapatkan bantuan, atau akses ke bank untuk mendapatkan permodalan, bagi pelaku UKM yang tidak melanggar dalam melakukan  kegiatan," ujar Ema.

Sementara  Imbauan pemerintah untuk membantu  UKM ini, mendapat respon positif pihak Alfamart, melalui program Corporate Social Responsibilty (CSR),  dengan menggelar pelatihan UKM yang diikuti 100 pedagang kecil. Menurut Gouverment Relation Menejer Alfamart, Pramono Adi, kegiatan pelatihan  yang pertama kalinya di gelar di Kota Bandung ini sesuai  misi sosialnya. " dengan berorientasi bagi 100 pelaku UKM tahap pertama  baru bisa member kepada 100 orang  untuk dibina. Kami sebenarnya mempunyai punya 5 ribu mitra UKM," ungkap Pramono.

Pramono mengatakan, pelatihan yang diberikan, antara lain menejemen usaha, permodalan, penataan barang. "Dalam penyampaiannya dilakukan dengan cara simple dan mudah diserap," jelasnya.

Ditambahkan Pramono, bagi para UKM bisa menitipkan barang-barang buatannya ke gerai Alfamart, sesuai dengan standar yang dilakukan Alfamart, baik pengemasan maupun kualitas produk yang dititipkan ke gerai. (Dadi)


P3 Pinang Edi Siswadi Di Pilwalkot

Tipe Berita = politik



RRI Bandung, (31/01/2013)

Partai Persatuan Pembangunan (P3) Kota Bandung ajukan tujuh kriteria kepada calon walikota yang akan maju pada Pemilihan Walikota (pilwalkot) Bandung 2013, kendati keputusan akhir akan dikembalikan ke Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) P3 Jabar. Tujuh kriteria itu, seperti memliki komitmen kuat untuk melindungi umat Islam di Kota Bandung, memajukan guru ngaji paling tidak sama dengan kesejahteraan guru biasa, membatasi tempat hiburan terlebih pub, karaoke, panti pijat dan diskotek, dan mengawasi izin bangunan.

“untuk menjaga kondusifitas keamanan di Kota Bandung dan mewujudkan Bandung sebagai Kota Agamis. hal harus dilakukan terutama menjaga agar tidak terlalu banyak tempat hiburan,” ujar Ketua DPC P3 Kota Bandung, Lia Noer Hambali, kepada wartwan, di rumah kediaman Sekda Edi Siswadi, di Jl. Cijaura Girang II, Kamis (31/1).

Lia mengatakan, untuk sementara ini P3 baru melakukan komunikasi politik dengan dua orang, meski tidak formal. Selanjutnya P3 juga masih menunggu beberapa nama lain yang muncul di masyarakat, termasuk calon yang mungkin muncul dari intenal, yang akan dibahas dalam rapimcab (Rapat Pimpinan Cabang) nanti.

Selain Edi, sebelumnya Lia sudah menemui salah seorang arsitek muda Ridwan Kamil. Kini, Lia tengah menunggu tindak lanjut dari Aa Tarmana, yang sebelumnya juga mengaku ingin menjalin komunikasi politik dengan P3. Selain itu, P3 juga akan mencari calon mana yang sering disebut masyarakat dalam media masa. Termasuk Artis Doel Sumbang. “ Untuk Aa Tarmana dan Kang Dul, kita sudah melakukan pembicaraan, tapi belum sampai obrolan pencalonan walikota, seperti yang dilakukan dengan Pak Ridwan Kamil dan Pak Edi,” tandasnya.

Lia menerangkan, rencanya tanggal 5 Februari mendatang P3 baru akan mengumumkan kepastian nama yang akan diusung. “sampai batas waktu yang sudah ditentukan itu, P3 masih menunggu orang-orang yang kira-kira ingin merapat,’’ singkatnya.

Menanggapi hal itu, Sekda Kota Bandung Edi Siwadi mengaku merasa berbangga hati, karena ada komunikasi lanjutan dengan P3. Sebelumnya, Edi diusung oleh beberapa partai non parlemen, sehingga, kini meski tanpa dukungan partai besar, Edi mengaku sudah mengantongi 15 persen suara.

Terkait dengan syarat-syarat yang diajukan P3, Edi mengaku akan memenuhinya meski tidak mudah. Salah satunya adalah mengurangi tempat hiburan. Edi mengakui, itu memang harus dilakukan seiring dengan tujuan Bandung sebagai Kota Agamis. “ Untuk kebijakan kita semua harus mendukung dan mendorongnya, bukan sebaliknya mendistorsi,” tegas Edi.

Sementara terkait dengan izin mendirikan bangunan, Edi mengatakan, sudah seharusnya ada pemetaan yang jelas, guna memastikan kawasan untuk perkantoran, pemukiman, maupun pariwisata.(dadi)


Sertijab Kapolda Jabar

Tipe Berita = populer



Bandung,(02/11/2012) Brigjen Pol. Drs. Tubagus Anis Angkawijaya, Msi resmi menggantikan Irjen Pol Drs. Putut Eko Bayuseno SH untuk menjadi Kapolda Jabar. Serah terima jabatan Kapolda yang berlangsung Kamis(1/11) di halaman Mapolda Jabar jl Soekarno Hatta Bandung itu dihadiri Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Dalam kesempatan itu Kapolda baru Brigjen Pol.Tubagus Anis Angkawijaya, Msi berjanji akan meneruskan program Kapolda lama,diantaranya pembentukan polisi siswa,polisi peduli pendidikan dan polisi peduli pengangguran. Selain itu Anis juga prihatin dengan premanisme yang kerap terjadi di Jawa Barat yang dilakukan oknum ormas. Diungkapkan Brigjen Pol Drs Tubagus Anis Angkawijaya,Msi,pihaknya akan melakukan shoft Power,pendekatan secara halus terhadap premanisme,bukan dengan represif. Sebelum menjadi Kapolda Jabar, Brigjen Polisi Tubagus Anis Angkawijaya kelahiran Bandung itu, lama bertugas di Wilayah Sulawesi, dan terkahir menjadi Kapolda Sulawesi Tenggara. Sementara Irjen Polisi Putut Eko Bayuseno selanjutnya menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya.(lj/zis)

Terobosan Pengelolaan Potensi Jabar

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(05/11/2012) Tahapan pembahasan RAPBD Jabar sudah memasuki tahapan jawaban pihak eksekutif terhadap beberapa pertanyaan dan kritik dari Fraksi-Fraksi di DPRD Jabar. Pemprov Jabar, melalui Wagub Jabar Dede Yusuf dalam nota jawaban setebal 29 halaman menegaskan soal komitmen Pemprov Jabar untuk membuat terobosan dalam pengelolaan potensi daerah. Dalam nota tersebut Dede Yusuf memaparkan ke depan dalam pengelolaan potensi pendapatan akan dilakukan berbagai terobosan baik melalui strategi intensifikasi maupun ekstensifikasi,antara lain melalui optimalisasi kinerja OPD pemungut dan penghasil, optimalisasi pendayagunaan asset daerah, BUMD, penerbitan obligasi daerah serta sumber lainnya sebagai sumber pendapatan dan peningkatan kontribusi sektor swasta dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk mengejar target pendapatan sektor retribusi daerah, ke depan ditingkatkan retribusi melalui optimalisasi potensi daerah yang ada. Oleh karenanya, untuk retribusi yang berasal dari sektor tempat-tempat rekreasi, pelayanan pelabuhan dan penyeberangan air, upaya yang dilakukan antara lain dengan meningkatkan standar pelayanan kepada masyarakat, merevitalisasi sarana dan prasarana pelayanan retribusi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Sementara itu khusus untuk memacu peningkatan pendapatan melalui peran BUMD, langkah yang dilakukan dalam tahun 2013 yaitu melakukan pembinaan, pengarahan dan optimalisasi terhadap kinerja perusahaan yang diharapkan di masa mendatang akan meningkatkan bagian labanya untuk disetorkan kepada deviden.(lj/den)

Wisuda UNPAD,Waspada Macet

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(05/11/2012), 2 ribu 583 mahasiswa Universitas Padjadjaran Bandung, selama 3 hari mulai hari Selasa, Rabu & Kamis, tanggal 6, 7 & 8 November 2012 akan di wisuda dalam kegiatan Akademik Wisuda Gelombang I Tahun Akademik 2012/2013. Pelaksanaan wisuda akan dibagi dalam 5 sesi,yakni seksi pagi dijadualkan pukul 09.00-11.00 WIB sedangkan sesi siang pukul 14.00-16.00 WIB. Upacara pelepasan wisuda akan dilaksanakan dalam Sidang Terbuka Senat Universitas yang akan dipimpin Rektor Unpad merangkap Ketua Senat Universitas Pajajaran Bandung, Prof. Dr. Ir. Ganjar Kurnia, DEA. Mahasiswa yang di wisuda terdiri atas mahasiswa Program Diploma-III dan Diploma-IV, Program Sarjana, Pendidikan Spesialis dan Profesi, serta Program Pascasarjana. Untuk menghindari kemacetan, para wisudawan dan orangtua wisudawan/wisudawati diharapkan hanya mengantar wisudawan dan orangtua di gerbang utama Unpad. Parkir kendaraan di area parkir Monumen Perjuangan dan sekitar kampus Unpad diantaranya Jalan Teuku Umar dan Jalan Hasanuddin. Diperkirakan saat berlangsungnya wisuda akan terjadi kemacetan di sekitar Jalan Dipatiukur Bandung.(lj)

Potensi Panas Bumi Jabar

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(05/11/2012) Jawa Barat memiliki potensi panas bumi terbesar di Indonesia untuk pembangkit listrik tenaga panas bumi atau Geo Thermal. Dari total potensi panas bumi di Indonesia sebesar 29 ribu MW, sebagian besar berada di wilayah Jawa Barat yakni sekitar 5 ribu 500 MW. Menurut Kapala Badan Geologi Kementerian ESDM, DR. Sukhyar,pengembangan tenaga alam panas bumi untuk listrik itu tidak semudah yang diperkirakan. Sukhyar menyebutkan, sedikitnya ada dua pertimbangan, yaitu investor dan pembeli. Sampai saat ini pembeli yang sudah jelas,tegas Sukhyar adalah hanya pihak PLN. Selain itu,ungkap Sukhyar,pihaknya harus mencari investor yang benar-benar mau menanamkan investasinya di bidang panas bumi,sebab investasi di bidang bumi termasuk investasi yang cukup mahal.(lj)

Kesenian Jipeng

Tipe Berita =



Bandung,05/11/2012 Revitalisasi Pewarisan Seni Tradisional merupakan salah satu upaya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Disparbud Jawa Barat dalam mempertahankan kelestarian dan kelangsungan hidup seni tradisional yang ada di Jawa Barat. Revitalisasi Pewarisan Seni Tradisional dan Wvaluasi Seni Tradisional yang menjadi bagian dan program kegiatan Taman Budaya Jawa Barat tersebut,telah dilakukan ke berbagai pelosok daerah di Jabar. Salah satu kesenian daerah yang telah menjadi obyek evaluasi yakni Kesenian Jipeng,yang merupakan salah satu kesenian khas masyarakat Kampung Adat Ciptagelar Kasepuhan Banten Kidul Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi. Kepala Balai Pengelolaan Taman Budaya Jawa Barat Hj. Rosdiana Rachmawati menjelaskan, kesenian Jipeng atau Tanji dan Topeng merupakan hasil akulturasi masyarakat beda budaya yaitu Jawa Barat dan Belanda. Waditra atau perangkat musik yang dipergunakan antara lain Kenong,Kendang,Gong,Titimpring,Bassdrum,Clarinet,Terompet,Terombone,Tamborin dan Rebab serta Cymbal. Generasi kesenian Jipeng saat ini adalah generasi yang ke 9. Komposisi lagu-lagu yang tidak asing lagi bagi para penggemarnya, antara lain Ngalagedur,Geseh,Adem Ayem,Jiro,Kipas Kiyar,Kampret,Oyongpoyong Bangkong,Rayak-rayak,Berenuk,Aleuy,Peuyeum Gaplek,Cendol Hejo dan Kembang Beureun serta Mapay Rokok. Hentakan irama musiknya hampir mirip dengan Bajidor sehingga dalam sebuah pertunjukan Jipeng tak heran apabila ada penonton spontanitas menari,seperti pada pertunjukan seni Bajidoran. Kesenian Jipeng dalam pementasannya selain membawakan sederetan lagu yang dilantunkan oleh sinden,juga di isi dengan sebuah lakon drama jenaka yang diangkat dari kehidupan masyarakat sehari-hari. Kesenian Jipeng yang merupakan kesenian tradisional masyarakat kampung Adat Kasepuhan Banten Kidul Ciptagelar Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi,pimpinan Ugi Sugriana R dikenal Abah Anom itu akan mengisi pementasan di panggung Teater Terbuka Taman Budaya Jawa Barat 10 Novemper 2012 mendatang.(lj/iwan)

Kekayaan Budaya Masyarakat Jabar

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(05/11/2012) Salah satu kekayaan Budaya masyarakat Jawa Barat yang tidak ternilai dalah Naskah Kuno. Isi dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sarat dengan ajaran atau pedoman,ilmu pengetahuan yang bersifat universal dan berlakau sepanjang zaman serta dapat diterima oleh semua bangsa dan agama apapun. Tujuan dari isinya yakni guna meningkatkan martabat kemanusiaan. Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Disparbud Jawa Barat Nunung Sobari,nilai-nilai kehidupan yang terkandung di dalam naskah kuno,kini banyak yang tidak diketahui lagi oleh pemiliknya yaitu masyarakat Jawa Barat atau Tatar Sunda masa kini. Padahal nilai-nilai luhur dalam naskah kuno tersebut dapat mendukung pembangunan manusia dari segi mentalitas. Kekayaan nasakah kuno tersebut,jumlahnya banyak dan beragam,mulai dari aksara atau huruf,bahasa dan bahan. Sebagian besar naskah sudah rusak bahkan disinyalir hampir punah,karena sebagian besar khasanah naskah kuno belum terpelihara secara baik dan belum digali kandungan isinya secara optimal. Sehubungan dengan hal itu,upaya penelitian,pengkajian dan [enyebar luasannya perlu terus ditingkatkan termasuk melaksanakan bedah naskah kuno. Dikatakan Nunung Sobari, naskah-naskah kuno,selain berada di Unit Pelaksana Teknis UPT Disparbud Jawa Barat,yakni Balai Pengelolaan Museum Negeri Sri Baduga,juga berada di Lembaga Adat,Yayasan Pernaskahan dan masyarakat. Untuk menggali kandungan di Lembaga Adat,Yayasan Pernaskahan dan Masyarakat. Untuk menggali kandungan isinya dan antisipasi penyelamatan dari kerusakan atau kemusnahan,museum Negeri Sri baduga telah melakukan transliterasi dan reproduksi naskah kuno melalui kegiatan peningkatan apresiasi permuseuman Jawa Barat. Sementara itu naskah kuno yang tersimpan di Museum Negeri Sri Baduga ada sekitar 146 Naskah Kuno.(lj/iwanr)

Pemprov Jabar Usulkan 12 Raperda

Tipe Berita = politik



Bandung,(08-11-2012) Ditetapkannya Program Legislasi Daerah Prolegda 2012, Pemprov Jabar mengusulkan Raperda baru sebanyak 12 Raperda. Usulan Raperda baru tersebut disampaikan Gubernur Ahmad Heryawan dalam sidang paripurna. 12 Raperda itu diantaranya,Raperda tentang Pembinaan Kinerja dan Disiplin PNS, Raperda tentang Penyertaan Modal Pemda pada PT Jamkrida Jabar serta Raperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 3 Tahun 2009 tentang Garis Sempadan Jalan. Selain itu, Ahmad Heryawan juga mengusulkan Raperda tentang Penyelenggaraan Peternakan dan Kesehatan hewan, Raperda Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun B3 di Jabar, Raperda tentang Satu Data Pembangunan Jaba serta , Raperda tentang Sekretariat Badan Koordinasi Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Provinsi Jabar. Raperda lainnya adalah Raperda tentang Penyelesaian Kerugian Daerah, Raperda Pengelolaan Pertanggungjawaban Sosial dan Lingkungan Perusahaan CSR, Raperda tentang Penyertaan Modal Daerah pada PT Agro Jabar, Raperda tentang Pengelolaan Kawasan Lindung serta Raperda tentang Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Narkotika.Menurut Ahmad Heryawan,diusulkannya Raperda tentang Pembinaan Kinerja dan Disiplin PNS dimaksudkan untuk memberikan kepastian hukum dalam kebijakan pengukuran kinerja dan disiplin pegawai serta pemberian tunjangan tambahan penghasilan yang lebih kuat sebagai dasar dalam kebijakan pembinaan karir pegawai yang komprehensif,terukur serta meningkatkan motivasi dan produktivitas pegawai.(lj/den)

Pengacara Daftar Cagub Jabar

Tipe Berita = politik



Bandung,(09/11/2012) Yopi Gunawan pengacara Bandung mendaftarkan diri sebagai calon Gubernur JawaBarat ke KPU Jawa Barat.Komisi Pemilihan Umum KPU Jawa Barat,kamis siang(08/11) kedatangan salah satu pasangan yang akan mendaftarkan sebagai bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat. Ia adalah Yopi Gunawan seorang pengacara di Bandung dan M.Aris Wibisono yang menurutnya diusung partai Gerindra. Ia datang ke KPU sekitar jam 9 pagi dan diterima staf KPU Jawa Barat Cecep. Saat itu pendaftar disarankan untuk menjalin koalisi jika ingin maju dalam Pilgub Jabar sebagai syarat utama. Penegasan itu disambut pendaftar,yang akan secepatnya melakukan lobi dengan sejumlah partai. Sedangkan Yopi Gunawan ketika ditanya niat pencalonannya pada Pilgub Jabar 2013,mengungkapkan, Ia ingin membuktikan Jawa Barat bebas dari praktik korupsi. Kemudian dalam menjalankan roda pemerintahan, Ia tidak ingin mengumbar janji, tetapi akan membangun keterbukaan dalam mensejahterakan masyarakat jawa barat tegas Yopi. Sementara itu, hingga siang hari hanya satu pasangan Dikdik dan Toyib yang telah resmi mendaftarkan sebagai cagub dan cawagub ke KPU Jawa Barat. Berdasarkan informasi dari tim sukses masing-masing pasangan calon, mereka akan mendaftarkan ke KPU JAWA BARAT pada hari sabtu yang merupakan hari terakhir jadual pendaftaran calon gGbernur dan Wakil Gubernur.(lj/end)

3 Partai Besar Sepakat Koalisi

Tipe Berita = politik



Bandung, (09/11/2012) Tiga partai besar seperti PKS, P-3 dan Partai Hanura, sepakat berkoalisi mendorong Ahmad Heryawan untuk maju dalam pesta Pilgub Jawa Barat 2013 mendatang. Kesepakatan disampaikan kepada sejumlah media di Bandung hari Kamis siang oleh ke 3 pimpinan partai. Wakil Ketua DPW P 3 Jawa Barat Komarudin Taher membenarkan terjadinya koalisi tersebut. Dalam Koalisi ini P3 Jawa Barat juga menyodorkan beberapa nama untuk dicalonkan menjadi wakil Gubernur Jawa Barat mendampingi Ahmad Heryawan. Namun jika tidak ada satupun yang terpilih, Komarudin Taher menegaskan, itu merupakan hasil kesepakatan koalisi. Sementara Sekretaris Umum PKS Jawa Barat Nur Supriyanto mengungkapkan, koalisi tidak hanya tiga partai, tetapi masih membuka kesempatan kepada partai lain untuk bergabung Rencananya koalisi ini akan mendaftarkan Ahmad Heryawan dan Pasangannya menjadi Calon Gubernur dan Calon wakil Gubernur ke KPU Jawa Barat pada hari sabtu sore tanggal 10 Nopember 2013. Sementara itu, KPU Jawa Barat juga kedatangan satu pasangan calon yang ingin mendaftarkan diri sebagai Cagub dan Cawagub pada pilgub Jabar mendatang. Mereka adalah Aris Wibisono dan Yopi Gunawan salah seorang pengacara di Kota Bandung. Staf KPU Jawa Barat Cecep menyarankan, supaya pasangan Aris dan Yopi membangun koalisi dengan partai lain sebagai salah satu syarat.(lj/end)

Kegiatan Peringati Dies Natalis UNPAD

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(09/11/2012) – Universitas Padjadjaran UNPAD Bandung, akan menggelar berbagai kegiatan dalam rangka Dies Natalis ke 55. Kegiatan tersebut akan dimulai pada tanggal 12 hingga 20 November 2012 mendatang. Menurut Ketua Panitia Dies Natalis UNPAD Dwi Indra dalam Jumpa Pers kamis siang, sedikitnya ada lima kegiatan besar yang akan diselenggarakan UNPAD. Kegiatan tersebut adalah Olimpiade Padjadjaran, Padjadjaran Edu Fest, Workshop, Sarasehan Nasional, dan Unpad Berbagi, yang merupakan kegiatan bakti sosial UNPAD. Menurut Dwi Indra, semua kegiatan tersebut akan digelar di kawasan kampus UNPAD Jatinangor Kabupaten Sumedang. Menurutnya, semua kegiatan dalam rangka penyebarluasan hasil kegiatan Tri Darma Perguruan Tinggi. Diharapkan dengan tersebut akan bermanfaat bukan hanya bagi UNPAD sendiri melainkan dapat lebih luas khususnya bagi masyarakat dan mampu memberikan kontribusi yang signifikan.(lj)

Mutasi Atlet Ganggu Pembinaan

Tipe Berita = olahraga



Jl. Jakarta-RRI Bandung (10/11/2012)

KONI Kota Bandung mengaku terganggu kenyamanannya tatkala ada ada daerah lain yang akan mengambil atlet dengan tidak etis. Terkait hal itu KONI telah dan terus berkoordinasi dengan cabor dan klub, untuk tidak menyerahkan atlet potensial terlebih atlet yang turun di cabor nomor perorangan yang bisa meraih tiga medali emas lebih.

" Jelas kami sedikit terganggu kenyamanan. Karena keberhasilan Kota Bandung selama ini merupakan hasil kerja keras, dalam membinan atlet. Tapi setelah berhasil hengkang ke daerah lain," ungkap Ketua Umum KONI Kota Bandung, Aan Johana, usai menggelar Rakor dengan Cabang Olahraga (cabor) di Ruang Serbaguna KONI Kota Bandung, Jl. Jakarta, Jum'at (9/11) sore.

Untuk mengantisipasi agar atlet tidak pindah ketika ada penawaran tanpa jalur resmi, KONI Kota Bandung melalui bidang hukum akan memberi perlindungan oleh tim advokasi. Selain itu mengupayakan memberi kesejahteraan pada atlet. "bahkan insyaallah KONI akan lebih meningkatkan insentif, jika ada anggarannya," janji Aan.

Sementara, Wakil Ketua Bidang Hukum KONI Kota Bandung Andi Mulyadi menuturkan, sesuai pogrgam yang telah dilakukan tahun 2012, yakni melakukan audensi dengan Bidang Hukum KONI Jabar, untuk membahas segala hal yang berkaitan dengan mutasi atlet jelang Porda 12 di Kabupaten Bekasi 2014 mendatang, mulai tahun ini permasalahan harus terselesaikan." dengan mengacu kepada Peraturan Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasiona - SKN Nomor 3 tahun 2005, dua tahun menjelang Porda atau PON, permasalahan mutasi atlet harus sudah selesai," terangnya.

. Andi menjelaskan, awalnya PORDA akan digelar April 2014. Namun karena ada sesuatu hal dan tuan rumah tidak siap dundur ke Bulan Desember. Sehubungan dengan itu pada pertengahan Desember tahun ini. akan melakukan sosialisasi kepada cabor tentang mutasi atlet. " Selain itu juga sosialisasi tambahan, berkaitan Perkap Kapolri Nomor 5/2003, tentang Mekanisme perijinan ketika akan menggelar kejuaraan, sehingga tidak akan terjadi perselisihan," katanya.

Andi Mulyadi yang juga bertugas di Polsek Sumur Bandung itu menambahkan, Bidang hukum akan selalu siap mendampingi antara cabor dengan kepolisian dalam melaksanakan kegiatan. "Kami siap membantu dan mendampingi atlet atau cabor yang sedang mengalami permalahan," ucapnya. (Dadi)


Oneng-Teten Tiru Jokowi-Ahok

Tipe Berita = politik



Mengenakan Baju Ala Jokowi-Ahok Pasangan Rieke Diah Pytaloka dan Teten Masduki Datang Ke KPU Jabar Untuk mendaftar Cagub-Cawagub Di Pilkada Jabar 2013

Jl. Garut, RRI Bandung – (10/11/2012)

Sejak pukul 10.00 WIB, di Kantor Komisi pemilihan umum (KPU) Provinsi Jawa Barat calon Gubernur (cagub) dan Calon Wakil Gubernur (cawagub) yang akan maju dalam Pemilahan Kepala daerah (pemilukada) Jawa Barat 24 Pebruari 2013 datang bergantian untuk mendaftarkan diri sekaligus menyerahkan formulir model D KPU Partai Politik (parpol).

Pasangan cagub/cawagub dari parpol Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Teten Masduki – Rieke Diah Pytaloka (Oneng) mendapat jadwal pertama untuk menyerahkan persyaratan. Pendaftaran itu sendiri sebenarnya sudah dimulai Minggu (4/11/2012) dan baru pada hari Selasa (6/11/2012), baru satu pasang cagub-cawagub yang telah mendaftarkan diri, yaitu Dikdik Mulyana Arief Mansur - Cecep S Toyib melalui jalur perorangan.

Pada hari terakhir ini sedikitnya ada 4 pasangan yang akan mendaftarkan diri. Selain pasangan Teten-Rieke, juga pada pukul 14.00, Dede Yusuf-Lex Laksamana. Kemudian Ahmad Heryawan-Dedy Mizwar, pukul 16.00 WIB dan terakhir Irianto Syafiuddin (Yance)-Tatang Farhanul Hakim. Setelah dari KPU, Pasangan Rieke Diah Pitaloka - Teten Masduki langsung mendeklarasikan diri dan menyatakan resmi mengusung nama PATEN yang merupakan singkatan dari Pitaloka dan Teten, di Gedung Indonesia menggugat.

Sementara Pasangan Ahmad Heryawan-Dedy Mizwar akan menggelar deklarasi di Monumen Perjuangan. Sedangkan Dede Yusuf dan Lex Laksamana juga direncanakan akan mendaftar ke KPUD Jabar pada Sabtu hari ini. Direncanakan mereka akan datang pukul 14.00 WIB. Mereka akan menggelar deklarasi pada pukul 12.00 WIB di Hotel Horison Bandung. Kandidat lainnya dari Parpol Golkar, Irianto MS Syafiuddin alias Yance masih belum menentukan secara resmi siapa pasangannya. Dia disebut-sebut akan berpasangan dengan Tatang Farhanul Hakim, mantan bupati Tasikmalaya.

Kedatangan pasangan PATEN ke KPUD Jabar di Jl. Garut cukup menarik perhartian, karena mengenakan baju yangsama saat Gubernur DKI terpilih Jokowi-Ahok maju dalam Pilgub DKI beberapa waktu lalu. Menanggapi hal itu, Rieke mengaku tidak sungkan untuk mengenakan busana yang sama yakni kemeja kotak-kotak. Menurutnya ini sesuai anjuran dari Jokowi – Ahok. Karena dengan demikian akan tercipta satu spirit, satu tekad untuk memajukan daerahnya melalui parpol yang sama. "Kita bersama-sama rakyat Jabar bertekad memajukan Jabar, dan memenangkan Pilgub," kata Rieke, saat orasi di podium di Kantor KPU usai mendaftar. (dadi)


1 Muharam Jangan Kalah Dari 1 Januari

Tipe Berita = olahraga



Jl. Cipaganti-RRI Bandung (11/11/12)

Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1434 H, Keluarga Besar Dewan Keamanan Mesjid (DKM) Masjid Besar Cipaganti Bandung menggelar Jalan sehat yang diikuti hampir seribu peserta mulai anak-anak hingga orangtua. Ketua Panpel Jalan Sehat,H. Samsyi kepada RRI mengatakan, Kegiatan jalan Sehat ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan, dalam rangka memperingati tahun baru Islam 1434 H, yang jatuh pada 15 Nopember 2012 M.

Tujuan kegiatan ini selain ingin turut menyehatkan warga Kota Bandung," namun hal penting lainnya, untuk memberi kesadaran, khususnya bagi kaum muslimin, bahwa dalam tahun baru Islam jangan kalah dengan 1 Januari yang selalu diperingati secara berlebihan," ungkap Samsyi di Sekretariat DKM Mesjid Besar Cipaganti, Minggu (11/11).

Kegiatan Jalan sehat yang dilepas Sekda Kota Bandung Edi Siswadi, akan mengambil Rute di mulai dari Jalan Cipaganti, melalui Jl. Sempurnna, Boscha, Jl. Jurang, Cemara, Karang Layung, Sindang Sirna serta finish di lapangan ABRA, Jl. Cipedes Tengah. Adapun hadian utama yaitu umroh untuk satu orang, di samping hadiah hiburan lainnya. Selain tambahan hadiah dari Sekda yang diumumkan sesat sebelum melepas peserta Jalan Sehat. (dadi)


LPSE Jabar Raih Penghargaan

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(12-11-2012) - Balai Layanan Pengadaan Barang/Jasa Secara Elektronik LPSE Jawa Barat kembali memperoleh penghargaan untuk kategori Service Innovation. Menurut Kepala Balai LPSE Jawa Barat Ika Mardiah,penghargaan diperoleh dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah LKPP yang diserahkan langsung oleh Kepala LKPP Agus Rahardjo. Penyerahan penghargaan dilakukan di Jakarta pada kegiatan Rapat Koordinasi Nasional ke 8 LPSE jumat lalu. Diungkapkan Ika Mardiah, inovasi yang telah dilakukan LPSE Jawa Barat,selain penerapan ISO diantaranya Pengembangan Aplikasi Pakar Report untuk pelaporan dan money, Pengembangan Aplikasi Pakar Monitoring untuk memonitor infrastruktur teknologi informasi. Selain itu tegas Ika,yang paling utama yakni berkat dukungan kuat dari Gubernur Jawa Barat,sehingga LPSE Jabar mampu berprestasi memberikan layanan yang terbaik kepada masyarakat dalam pengadaan barang dan jasa.(lj)

Kedudukan DPRD, Kurang Jelas

Tipe Berita = politik



Bandung,(12/11/2012) Asosiasi DPRD Provinsi Se-Indonesia ADPSI selama dua hari di Bandung telah menyelenggarakan rapat kerja Raker yang diikuti peserta dari Satuan Kordinator Wilayah Satkorwil Jawa. Kepada wartawan Ketua DPRD Jawa Barat Irfan Suryanagara mengungkapkan,ada beberapa hal yang dibahas dalam raker tersebut diantaranya masalah kejelasan kedudukan anggota DPRD, baik di tingkat provinsi maupun Kabupaten/Kota. Dijelaskan Irfan, kedudukan anggota DPRD diatur dalam Undang-Undang nomor 27/2009,namun belum memberikan ketegasan soal status kedudukan para wakil rakyat tersebut. Hal tersebut tegas Irfan, berbeda dengan kedudukan DPR RI, statusnya sudah jelas yaitu pejabat Negara. Sementara kedudukan DPRD sebagai bagian dari Pemerintah Daerah,namun, hak dan kewajibannya masih kabur. Padahal sebagai bagian dari Pemerintah Daerah yang setara dengan Pejabat Eselon II kewajiban pajaknya yang setara dengan pejabat Negara, sudah diberlakukan.(lj/den)

Panpel Persib Terancam Diadukan

Tipe Berita = olahraga



Bandung,(13/11/2012) Panitia Pelaksana Panpel Persib musim lalu terancam akan diadukan ke pihak Kepolisian,apabila tidak segera menyelesaikan berbagai tunggakannya pasca kompetisi sepak bola Liga Super Indonesia musim lalu. Manajer Persib Umuh Muchtar kepada wartawan menjelaskan,langkah mengadukan ke pihak Kepolisian terpaksa akan diambil karena hingga saat ini sama sekali tidak ada itikad baik dari Panpel,bahkan Ketua Panpel nya sendiri Ruri Bachtiar,hingga kini tidak diketahui keberadaannya. Kondisi itu ungkap Umuh Muchtar,membuat pihak Kepolisian menjadi berfikir ulang untuk mengeluarkan izin pertandingan seperti yang dialami panitia CELEBES CUP yang berakhir beberapa waktu lalu. Selain hutang biaya pengamanan,Panpel Persib musim lalu juga menunggak honor Panita Lapangan. Ketika didesak berapa jumlahnya,Umuh Muchtar hanya mau membeberkannya ketika kasus ini nantinya jadi diadukan ke pihak Kepolisian. Wan prestasinya Panpel Persib musim lalu diakui Manajer Tim Umuh Muchtar,sudah mencoreng nama baik Persib,karena sebagian besar masyarakat tidak tahu kalau Panpel Persib musim lalu sudah di out sourcing kan atau dilakukan pihak ke 3. Untuk musim depan,rencananya Panitia Pelaksana akan langsung ditangani oleh pihak PT Persib Bandung Bermartabat. Umuh Muchtar meminta Ketua Panpel Persib musim lalu Ruri Bachtiar segera menyelesaikan berbagai kewajibannya sebelum pihaknya benar-benar mengadukan masalah ini ke pihak Kepolisian.(lj/didi)

Putuskan Hubungan Diplomatik Malaysia

Tipe Berita = politik



Bandung,(13/11/2012)Pemerintah Harus Putus Hubungan Diplomatik Dengan Malaysia Bandung,(13/11/2012) Anggota Komisi IX DPR RI Rieke Dyah Pitaloka, mendesak pemerintah memutuskan hubungan diplomatik dengan Malaysia. Buntut perlakuan tidak wajar oleh oknum penegak hukum warga Negara Malaysia terhadap nasib tenaga kerja Indonesia berbuntut panjang. Menteri Tenaga Kerja Muhaimin Iskandar meminta satgas gabungan TKI mengevaluasi kasusnya. Langkah tersebut diambil supaya kasus pemerkosaan TKI oleh tiga oknum polisi Malaysia diusut hingga tuntas diadili. Desakan pedas juga dilontarkan Rike Dyah Pitaloka. Menurut Anggota Komisi IX DPR-RI ini, pemerintah harus segera menyediakan perlindungan bantuan hukum kepada para TKI yang kurang beruntung nasibnya. “Nota Diplomatik harus segera dikeluarkan dan pemerintah harus menyediakan pengacara. Untuk dana perlindungan TKI memang ada sebesar satu trilyun di kementrian luar negeri yang multi years, kemudian juga ada dari asuransi tenaga kerja itu sendiri untuk perlindungan hukum. Tidak ada alasan pemerintah tidak bisa memberi advocasi”. Dalam keterangannya di Bandung hari Selasa siang(13/11),Rike Dyah Pitaloka satu dari lima yang mencalonkan menjadi Gubernur Jawa Barat ini menuntut supaya pemerintah segera mengeluarkan kebijakan Moratorium TKI ke Malaysia diberlakukan bahkan jika memungkinkan memutuskan hubungan diplomatic dengan Malaysia. “Tuntutan paling keras adalah kita harus mmenghentikan hubungan diplomatic dengan Malaysia karena ini pelanggaran HAM // Yang lebih lagi moratorium TKI ke malaysia diberlakukan lagi jika pemerintah mau bener-bener memikirkan nasib TKI” Jumlah Tenaga Kerja Indonesia di Malaysia hingga kini mencapai 2,5 juta TKI yang sebagian besar tidak berdokumen.(lj/end)

Dada Kecewa Gagal Maju Di Pilgub Jabar

Tipe Berita = politik



Jl. Dalem Kaum - RRI Bandung (13/11/2012)

Setiap manusia tidak luput mengalami kekecawaan dalam hidupnya. Begitupun yang dialami Wali Kota Bandung Dada Rosada saat gagal maju pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2013, karena tidak ada yang mengusungnya jadi cagub.

"Itu sudah kodrati manusia dalam kehidupan. Saya terima dengan lapang dada, karena mungkin ini sudah digariskan yang Maha Kuasa," ungkap Dada kepada wartawan di Pendopo, usai ekspose Perwal Penataan PKL, Selasa (13/11) siang.

Sehubungan dengan reklame bergambar atas dirinya sebagai Cagub yang masih terpasang di sejumlah tempat, kendati tidak lagi maju pada Pilgub Jabar 2013, Dada Rosada menegaskan itu bukan perintahnya.

"Saya tidak memerintahkan orang untuk memasang (reklame) foto saya, Itu dilakukan oleh balad, relasi yang mendukung saya. Saya sudah minta Distam atau Satpol PP menurunkan reklame itu," pinta Dada.

Sementara, berkaitan dengan Peraturan Walikota (perwal) Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Bandung akan diatur dalam tiga zona yaitu zona hijau, kuning dan merah. " Zona hijau PKL bebas berjualan sedangkan zona kuning pedagang berjualan sesuai jadwal diatur waktu dan zona merah tak boleh ada pedagang," jelasnya.

Dada mengatakan zona PKL yang diatur dalam Perwal segera diberlakukan secara bertahap. " PKL boleh berjualan tapi harus ada aturan agar rapi dan nyaman," tegas Dada. (Dadi)


DPRD Jabar Setujui APBD Tahun 2013

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(14/11/2012) RAPBD Provinsi Jawa Barat 2013 sebesar Rp 13, 154 Trilyun setelah melalui pembahasan kurang lebih selama satu bulan, akhirnya disetujui menjadi APBD Provinsi Jawa Barat Tahun 2013. Persetujuan ditandatangani oleh Ketua DPRD Jawa Barat , Irfan Suryanagara dan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dalam sidang paripurna selasa(13/11). Sebelum disetujui dan ditandatangani menjadi APBD, pihak Ban-Gar melaporkan hal-hal yang berkaitan dengan hasil pembahasan RAPBD. Hasil pembahasan dibacakan masing-masing anggota Ban-Gar, Yod Mintaraga dan Sukmana, meliputi bidang pendapatan, bidang belanja dan pembiayaan. Pendapatan dalam APBD Tahun 2013 sebesar Rp. 12.064.252.735.807,20 dengan rincian pos pendapatan meliputi Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp. 9.882.025.240.600,20, dana perimbangan Rp.2.166.936.046.444,- serta lain-lain pendapatan daerah yang sah tidak mengalami perubahan yaitu sebesar Rp.15.291.448.763,00. Sementara itu di bidang belanja sebesar Rp.13.029.303.322.337,20 dengan rinciannya, belanja tidak langsung sebesar Rp.9.578.352.585.652,20 serta belanja langsung Rp.3.450.950.736.685,00. Dari uraian tentang pendapatan dan belanja terjadi defisit sebesar Rp.965.050.586.530,00. Untuk pembiayaan, terdiri atas penerimaan pembiayaan sebesar Rp.1.089.950.586.530.00 dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp.124.900.000.000,-. Untuk pembiayaan netto sebesar Rp.965.050.586.530,00 yang digunakan untuk menutupi defisit. Dengan demikian, volume APBD Provinsi Jabar tahun 2013 sebesar Rp.13.154.203.322.337,20. Pada prinsipnya delapan Fraksi di DPRD Jawa Barat telah sepakat untuk menyetujui RAPBD Provinsi Jabar Tahun 2013 menjadi Peraturan Daerah.(lj/den)

Bandung Siap Tampung Kulit dari Sumbar

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(14/11/2012) Pemerintah Kota Bandung akan memfasilitasi pasokan bahan baku kulit untuk sentra sepatu Cibaduyut dari Padang Panjang, Sumatera Barat. Menurut Kepala Dinas UMKM Koperasi dan Indag Kota Bandung Ema Sumarna, Padang Panjang mempunyai pabrik pengolahan kulit dengan kualitas bagus, karenanya pihaknya akan memfasilitasi pasokan ke sentra sepatu Cibaduyut untuk menekan harga bahan baku kulit yang saat ini dikeluhkan pelaku usaha di Cibaduyut. Diungkapkannya, pekan depan pihaknya akan berangkat ke Padang Panjang untuk memastikan rencana kerjasama pemenuhan bahan baku tersebut bagi para pengrajin sepatu di Bandung. Proses penjajakan sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu, dan ternyata kulit produk Padang Panjang memiliki kualitas bagus dan lebih ekonomis dibandingkan dengan kulit yang dibeli para pengrajin dari toko. Permasalahan selama ini regenerasi pengrajin sepatu di Bandung terus menurun, karena upah pekerja sepatu di Cibaduyut kurang menjanjikan, namun dengan adanya bahan baku lebih murah maka anggaran produksi bisa digunakan untuk menaikan upah pekerja sehingga kembali diminati generasi muda.(lj)

100 Miliar Untuk Bangun RKB PTS

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(14/11/2012) Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan komitmen membangun dunia pendidikan. Komitmen Ahmad Heryawan itu, selain menyalurkan Bantuan Operasional Sekolah BOS dan membangun Ruang Kelas Baru RKB bagi sekolah dasar dan menengah. Kini giliran Perguruan Tinggi Swasta PTS bakal mendapat jatah pengembangan Ruang Kuliah Baru RKB dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Untuk tahun 2013 Gubernur Ahmad Heryawan berencana mengalokasikan Rp 300 juta untuk masing-masing PTS di Jabar yang jumlahnya mencapai 350 institusi. Ahmad Heryawan mengungkapkan hal itu saat membuka seminar Lembaga Akreditasi Mandiri dan UU tentang Perguruan Tinggi. Program tersebut menurutnya merupakan kelanjutan dari peningkatan kualitas pendidikan di Jawa Barat, terutama pembangunan RKB. Pada tahun-tahun sebelumnya Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkonsentrasi pada penguatan di pendidikan dasar dan menengah.(lj)

Puluhan Jurnalis Timba Ilmu Peliputan

Tipe Berita = populer



Jl. Setiabudhi-RRI Bandung (17/11/2012)

Lima daerah di Jabar masuk dalam sepuluh daerah rawan bencana nasional. Ironisnya dari bencana yang beberapa kali menimpa, baik di Jawa Barat maupun daerah lain kerap terjadi di saat hari libur. Ini menunjukkan, bahwa bencana tidak mengenal waktu, orang, tempat dan musim bisa saja terjadi. Untuk itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat tetap menyiagakan petugas secara penuh untuk menjaga lokasi-lokasi rawan bencana, baik di kala musim penghujan ataupun kemarau.

“ Berdasarkan pengalamannya selama dua atau tiga tahun belakangan ini, bencana kerap terjadi pada saat hari libur,” ujar Kepala Pelaksana Badan BPBD Provinsi Jawa Barat, Udjwalaprana Sigit, pada Workshop dan Pelatihan Jurnalis Siaga Bencana dan penanggulangan bencana, di Cipaku Hotel, Jl. Setiabudhi Bandung, Sabtu (17/11) sore.

Udjwalaprana mengatakan, meski Jawa Barat sudah dikenal rawan bencana, namun tidak menyurutkan minat wisatawan untuk berkunjung terutama di masa libur panjang. “Kami selalu mengingatkan, agar masyarakat ataupun stafnya tetap waspada, jika bepergian di hari libur,” tandasnya.

Sementara, Ketua Panpel Workshop Ferry Yuniar mengatakan, melalui workshop yang digelar Ikatan Jurnalis Televisi (IJTI) Pengda Jabar itu, guna mengetahui dan memposisikan peran jurnalis saat melakukan peliputan di lokasi bencana.

“tidak sedikit para jurnalis kurang memahami manajemen peliputan di daerah bencana. Sehingga melalui workshop yang diselenggarakan IJTI ini, jurnalis memiliki pengetahuan tentang bencana, saat mendapat tugas peliputan,” katanya.

Pada workshop tersebut, sebagian besar diikuti jurnalis televisi, termasuk wartawan media radio salah satunya RRI Bandung, serta media cetak dan online.Hadir sebagai pembicara, salah satunya Wakil Ketua IJTI Pusat, Pasaoran Simanjuntak, dengan mengangkat topik jurnalis dan bencana.

Dalam kesempatan itu juga digelar simulasi bencana yang diikuiti peserta workshop, mulai saat bencana gempa terjadi, hingga upaya penyelamatan dan pertolongan terhadap para korban. (dadi)


Bandung Selatan Banjir

Tipe Berita = populer



Kabupaten Bandung,(19/11/2012) - Meluapnya sungai Citarum dan Cisangkuy, sebagian wilayah Dayeuhkolot dan Baleendah Kabupaten Bandung kembali dilanda banjir. Selain itu sebagian wilayah Banjaran dan Soreang juga mengalami banjir. Laporan reporter RRI Bandung menyebutkan,banjir mulai menggenang pemukiman sejak pukul 01.00 WIB pada minggu malam. Selain melanda rumah warga, banjir juga memutus jalan raya Dayeuhkolot, akibatnya macet parah tak terhidarkan di kawasan Baleendah dan Bojongsoang, di Senin pagi (19/11). Sementara itu di Desa Kamasan Banjaran banjir sudah setinggi betis orang dewasa, dan sudah masuk ke rumah warga. Di Soreang, Selain banjir, hujan deras yang berlangsung seharian pada hari minggu,juga mengakibatkan longsor di Desa Cingcin.(lj/end)

Ahmad Heryawan Tinjau Lokasi Banjir

Tipe Berita = populer



Bandung,(19/11/2012) Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meninjau lokasi banjir bandang di Cincin Permata Indah dan lokasi longsor di kawasan desa Sadu Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung. Saat meninjau lokasi banjir bandang dikawasan perumahan Cincin Permata Indah Soreang, Gubernur Ahmad Heryawan meminta seluruh instansi terkait meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap warga korban banjir. Dalam kunjungannya, Gubernur sekaligus memberikan bantuan logistic berupa 12 ton beras dan lauk pauk serta dana segar 100 juta rupiah. Bahkan dalam amanatnya, Ahmad Heryawan berjanji, akan lebih memperhatikan berbagai kebutuhan untuk warga yang terkena musibah. Banjir bandang yang menerjang pemukiman Komplek Cincin Permata Indah Soreang, tahun ini merupakan yang terparah. Ketinggian air mencapai hampir tiga meter ini, selain merenggut satu orang tewas yang terbawa hanyut, juga menenggelamkan ratusan rumah warga. Saat ini di lokasi sudah didirikan dapur umum yang didirikan BPBD Jawa Barat dan Kabupaten Bandung serta disiapkan sejumlah perahu karet untuk proses evakuasi. Pantauan RRI di lapangan, akibat bencana banjir bandang ini sejumlah irigasi jebol dan beberapa sekolah terendam sehingga mengganggu aktifitas kegiatan belajar mengajar. Banjir bandang di Kabupaten Bandung tidak hanya menerjang kawasan perumahan cincin permata indah soreang melainkan juga melanda kampung Ciseah Kecamatan Kutawaringin.(lj/end)

Ribuan Rumah di Andir Terendam

Tipe Berita = populer



Bandung,(19/11/2012) Ribuan rumah di Kelurahan Andir Kecamatan Bale Endah Kabupaten Bandung terendam banjir. Hujan yang terjadi pada minggu siang hingga malam hari, membuat warga berupaya menyelamatkan diri ke tempat pengungsian. Reporter RRI Endang Taryana melaporkan, Ribuan warga menempati tempat evakuasi seperti di Gedung olahraga Bale Endah, Gedung Kwarcab Kabupaten Bandung, Taman Bale Endah dan salah satu gedung milik partai politik. Menurut salah seorang warga kampung Andir Kecamatan Bale Endah Edi Yusuf, ketinggian banjir di kawasan Bale Endah hingga dua meter. Sebagian warga kata Edi, ada yang mengugsi, ada juga yang tinggal di rumahnya di lantai dua ataupun di masjid terdekat. Namun khusus daerah terparah seperti Cigosol dan Ciputat menurutnya, terpaksa harus di evakuasi karena khawatir banjir susulan dimalam hari. Meski pemerintah sudah berupaya menormalisasikan aliran sungai Citarum, namun kata Edi Yusuf belum 100 persen manfaatnya dapat dirasakan. Namun karena dirinya sebagai warga asli Bale Endah Kabupaten Bandung, / Edi Yusuf menghargai upaya pemerintah mengantisipasi musibah banjir yang selalu dirasakan oleh warga yang tinggal di bantaran sungai citarum. Untuk Bantuan warga dijelaskan Edi Yusuf, Bupati Bandung dan Wakil Bupati sudah meninjau ke lapangan sekaligus memerintahkan BPBD untuk menyediakan logistic. Banjir inipun pungkas Edi Yusuf, sempat memutuskan akses jalur lalu lintas banjaran Dayeuhkolot Bale Endah yang menuju kota Bandung.(lj/end)

Garuda Bandung Berwajahkan Dan Nama Baru

Tipe Berita = olahraga



Sebagai Bentuk Penghormatan Bagi Almarhum Andy Mamuaya Selaku Pemilik Klub Garuda, Bandung Terpilih Menjadi Kota Pertama Gelaran NBL 2012/2013

Jl. Lombok-RRI Bandung (23/11/2012)

Kota Bandung  akan menjadi penyelenggaran putaran  kompetisi liga basket professional Indonesia  atau Nasional Basket League (NBL) 2012/2013, yang akan bergulir mulai Sabtu (24/11) hingga Minggu (02/12, bertempat di GOR C’tra Arena, Jl. Cikutra Bandung. Pada penyelenggaraan NBL kali ini seperti biasanya diikuti 12 klub basket profesional, terdiri dari  Klub Satria Muda Britama, Pelita Jaya, Stadium, Tonga BSC, Dell Aspac Jakarta, yang kelima klub tersebut wakil dari Ibukota. Klub-klub dari Jawa Timur seperti CLS dan Pasific Caesar Surabaya, serta Bimasakti Malang. Kemudian Hangtuah Sumsel  IM Palembang, Satya Wacana Salatiga,  NSH GMC Riau dan serta  Garuda Kukar Bandung.

Untuk NBL musim ini, manajemen  menginginkan adanya penyegaran dalam tim, dengan merekrut  pemain-pemain muda  yang  sejak setahun lalu telah disiapkan.Karenanya Garuda dipastikan  mendapat sorotan khusus," ungkap Asisten Pelatih Garuda Kukar Bandung, AF. Rinaldo, kepada wartawan, di Cafe D'Plam, Jl. Lombok Bandung, Jum'at (23/11) sore.

Rinaldo berharap, kehadiran bintang-bintang  muda baru seperti   Diftha Pratama, Chandistira Pranatyo, Jonathan Elyaday, Fendi Yudha Pratama  dan  Surliyadin, bisa  memberikan energi dan spirit baru bagi tim Garuda. " Skill kelima pemain baru kami tidak kalah dengan seniornya. Itu terbukti saat mengikyti laga preseason NBL beberapa waktu lalu di Surabaya," ujar Rinaldo.

Selain merekrut pemain baru, Garuda Bandung juga ditinggalkan pemain lamanya untuk memperkuat tim lain pada NBL musim ini, di antaranya Indra Budianto, Candra dan Nico Donda.

Klub Garuda Bandung, pada seri I akan menjalani sebanyak 6  laga di kandang sendiri. Untuk laga perdana melawan CLS Surabaya, Sabtu (24/11) pada partai terakhir. (Dadi)


Alex Asmasoebrata Bicara Arcamanik

Tipe Berita = olahraga



Arcamanik-RRI Bandug (25/11/2012)

Komunitas Olahraga Berkuda Jawa Barat mengaku kesal, terkait belum adanya kejelasan dari Pemerintah Provinsi (Pemvrop) Jawa Barat yang akan mengganti lintasan pacuan kuda yang terletak di Arcamanik Bandung menjadi Sport Centre Jabar. "Kami dari Pordasi sebenarnya tidak keberatan jika lintasan pacuan kuda di Arcamanik dijadikan sport centre, tetapi sebelum ditiadakan harus disediakan tempat yang baru," ujar Tokoh Berkuda Indonesia, Alex Asmasoebrata, di sela-sela kejurda pacuan kuda, di Arcamanik Bandung, Minggu (25/11) sore.

Alex yang pada kesempatan itu dipercaya menjadi Ketua Panpel Kejurda Pacuan Kuda Seri I itu mengatakan, Dengan gelaran kejurda ini agar bisa menghidupkan kembali pacuan kuda dan tidak menginginkan pacuan kuda musnah. Namun ironisnya, lintasan yang hanya tersisa kini akan dimusnahkan, pihaknya mengaku kecewa, karena Berkuda bukan hanya olahraga tapi juga merupakan budaya, sebagai salah satu hiburan.

" Bukan hanya atlet, di sini juga melibatkan pelatih, pengurus juga keluarga, Sehingga akan menghilangkan mata pencaharian, sehingga menyebabkan pengangguran. Selain itu, sarana ini juga menjadi aset budaya warga Jabar khususnya, karena bisa menjadi sebuah pesta dan hiburan bagi rakyat," tegasnya.

Alex mengaku, lintasan pacuan kuda Arcamanik menjadi tempat yang dicintai warga Jabar. Seharusnya Gubernur harus membina olahraga bukan membinasakan.

Sementara, Ketua Tim Kajian Pengda Pordasi Jabar Bagus Haryanto, mengatakan, Lintasan Pacuan Kuda Arcamanik sebenarnya penyangga lintasan di Indonesia setelah Lintasan Pulo Mas di Jakarta. " Kalau tidak ada pengganti yang jelas, Pordasi akan mempertahankan sampai kapan pun," tandasnya.

Bagus mengatakan, anggaran sebesar Rp68 Milliar sebenarnya sudah ada melalui tahun aggaran 2011/2012, namun kejelasan untuk lahannya sampai mau habis tahun ini belum ada kejelasan. Sementara lahan arcamanik seluas 65 Ha, sedangkan yang dijadikan lintasan oleh Pordasi sekitar 15-20 Ha.(dadi)


Andra Kurang Dukungan

Tipe Berita = olahraga



Bandung-RRI Bandung (25/11/2012)

Akibat minimnya sponsor untuk mendukung keikutsertaan di ajang balap formula " Asian Formula Renault (AFR) Series 2012 Round 7-8, di Internasional Cirkuit China, pada 7-9 Desember 2012 mendatang, membuat Pembalap Formula Indonesia Alexandra Asmasoebrata hanya akan mengikuti 4 race. " untuk seri terakhir AFR, Andra hanya akan mengikuti empat race, tentu ini kendalanya sponsor, padahal tahun 2012 Andra bisa meraih juara dua tingkat asia, dan empat kali juara pertama, tidak lantas menjamin bisa mencari sponsor dengan mudah," ujar manajer Andra, Alex Asmasoebrata, di Arcamanik Bandung, Minggu (25/11) sore.

Alex yang juga ayah kandung Andra itu menyebutkan, meski dari lomba sebelumnya Andra gagal naik podium, akibat hasil kerja tim mekanik kurang memuaskan, tapi untuk ajang kali ini, manajamen optimis bisa meraih juara I balapan seri terakhir ini.

Keoptimisan Andra yang diungkapkan Alex dengan melihat prestasi serta pengalaman balap yang diikutinya, mulai siapa lawan, sirkuit maupun kesiapan saat latihan mulai latihan fisik, mental dan memperbanyak latihan mengemudikan balap mobil. " Selain itu, yang tidak kalah pentingnya, untuk balapan seri terakhir ini, Andra di bawah tim manager sekaligus pelatih yakni Pekka Saarinen (finlandia). Bahkan mobil yang akan dipakai putri saya nanti dalam kondisi prima dan siap meroket pada balapan, " terangnya.

Alex berharap, pemerintah peduli untuk mendukung putra-putri Indonesia yang mau berkiprah membawa harum nama Indonesia di mata dunia internasional. " Meraih juara itu memang sulit, namun lebih sulit untuk mencari sponsor yang mau mendukungnya," tegasnya.

Andra yang pernah mendapatkan bintang jasa Parama Krida Pratama dari Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono itu, akan bertolak ke China pada Selasa, 6 Desember. Untuk balapan kali ini, Andra hanya didukung Menko Polhukam, Djoko Suyanto, Menteri Perdagangan, Gita Wiryawan, Menegpora, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Telkomsel. (dadi)


Anggota Paspampres Digodok di BFC

Tipe Berita = olahraga



Kampung Gajah-RRI Bandung (24/11/2012)

Sebanyak 18 siswa terdiri dari 15 Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dan tiga orang Pasukan Pengawal Pribadi TNI mengikuti trainning camp beladiri gabungan Mix Martial Art (MMA) di Bandung Fighting Club (BFC) selama dua bulan. Hari Sabtu (24/11) merupakan usainya ke 18 siswa mengikuti pelatihan yang diakhiri dengan uji kemampuan dengan petarung-petarung BFC, sekaligus menerima sertifikat, yang berlangsung di Kampung Gajah Kabupaten Bandung Barat.

"Kita dua bulan melaksanakan trainning camp dan sudah beberapa kali melaksanakan. Hal ini ditujukan untuk memantapkan dari materi yang telah kami berikan," ujar Ketua BFC, H. Edwin Sandjaya.

Menurut Edwin, MMA merupakan kolaborasi cabamg olahraga beladiri seperti tinju, gulat, judo, sansao. Edwin berharap, dengan materi yang telah diberikan, kendati dalam waktu yang singkat, namun bisa membantu para pasukan bertugas di lapangan.

" Dua bulan masih kurang, tapi mudah -mudahan bisa memeri manfa'at kepada para siswa untuk bertugas dalam pengamanan presiden," harapnya.

Selama mengikuti perjalanan ada juga siswa yang mengalami cedera, tapi menurutnya, itu suatu hal yang wajar, karena beladiri memang mengandung banyak resiko. Terlebih MMA yang berbeda dengan beladiri biasa.

Dari 18 siswa Pasukan Pengamanan Presiden dan TNI, terpilih dua siswa favorit dan satu siswa terbaik. " kriteria yang kami nilai yakni kedisiplinan, di samping melihat hasil latihan, kemampuan fisik, teknik," jelas Edwin.(dadi)


Yatim Piatu Bisa Sukses

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(26/11/2012) Setiap orang berhak untuk sukses, tidak terkecuali meski sejak kecil hidup seseorang sudah yatim piatu, karena semuanya tergantung dari bagaimana orang tersebut berusaha, bertekad dalam meraih cita-cita. Demikian diungkapkan Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Barat Netty Prasetiyani Heryawan ketika mengunjungi Panti Rohimul Aitam, di Jalan Logam Anggaran 2, Margacinta 282, Cijawura Buah Batu Kota Bandung yang dihuni oleh 14 anak yatim piatu usia Sekolah Dasar dan Menengah. Dalam kunjungan tersebut,istri Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan itu, berusaha me motivasi anak-anak yang sudah ditinggal ke dua orang tuanya,bahwa dengan keseriusan dan belajar tekun, maka bukan menjadi halangan untuk menjadi orang yang sukses. Dalam kunjungan social tersebut Netty Heryawan juga memberian bantuan berupa buku-buku bacaan.(lj)

Percasi Berhasil Jalankan Organisasi

Tipe Berita = olahraga



Jl. Jakarta-RRI Bandung (25/11/2012)

Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Catur Indonesia (Percasi) Kota Bandung dinilai berhasil dalam menjalankan roda organisasi. Menurut Ketua Umum KONI Kota Bandung, Aan Johana usai membuka Kejurda, keberhasil Cabor Catur cukup memberi kontribusi dalam raihan prestasi untuk olahraga di Kota Bandung, di samping keberhasilan melakukan berbagai kegiatan dan program.

"Salah satunya merangkul masyarakat dengan mendirikan kepengurusan di tingkat kecamatan, termasuk menggelar kejuaraan yang mungkin baru Percasi Kota Bandung yang mengadakan," ujar Aan kepada wartawan, Sabtu (24/11).

Namun demikian Aan Johana menuturkan, bukan menganggap cabang olahraga lain tidak mampu melakukan hal serupa, karena ada beberapa di antaranya telah menjalankan roda organisasi sesuai harapannya.

Sementara itu, Ketua Panpel Kejurda yang juga Sekum Percasi Kota Bandung Solehudin Al-Ayubi menuturkan, pada tahun 2012, Percasi telah melakukan untuk yang ketiga kalinya, masing-masing tingkat junior, serta nomor perorangan dan beregu di tingkat kecamatan. "ini amanah raker, untuk menggelar kejuaraan di samping termasuk membentuk pengurus catur di 30 kecamatan, Alhamdulillah saat ini sudah ada 26 kecataman percasi yang terbentuk," jelas Ayub.

Ayub menginginkan, sampai akhir tahun ini seluruh kecamatan sudah ada kepengurusan percasi. " Untuk empat kecamatan yang belum membentuk kepengurusan diupayakan akhir ini akan terbentuk. Kita mengambilnya secara topdown, yakni dari pihak kecamatan disosialisasikan ke tingkat kelurahan, RW dan RT.

Pada Kejurda Catur Beregu Tingkat Kecamatan ini, Kecamatan Andir tampil sebagai juara. Tim Catur Kec. Andir unggul dalam raihan point dengan mengumpulkan 17,5. Sedangkan posisi dua Kec. Coblong (4,5) poin dan Kec. Cibeunying Kidul A, peringkat 3 dengan poin sama 4,5, namun nilai progresif lebih kecil dari peringkat dua. Kejurda Catur Beregu Tingkat Kecamatan, yang berlangsung selama dua hari, 24-25 Nopember 2012, di Ruang Serbaguna KONI Kota Bandung, Jl. Jakarta Bandung. (dadi)


Hanya 1% Penduduk Indonesia Pakai BBG

Tipe Berita = populer



Dago-RRI Bandung (27/11/2012)

Kecenderungan cadangan minyak bumi yang makin hari semakin menipis, Badan Pengkajian Dan Penerapan Teknologi (BPPT) sejak Mei 2012 lalu telah mengupayakan untuk mengembangkan konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) Dengan menipisnya cadangan gas bumi itu, tentunya harus ada dukungan semua pihak, di beberapa departemen dan kementrian terkait.

"Kami dari BPPT berupaya mencari inovasi didang teknologi energi bahan bakar, untuk mencoba melakukan konversi BBM ke BBG," ujar Kepala Bidang (Kabid) Perencanaan Energi Terbarukan (PTPSE) BPPT, Erlan Rosyadi," pada forum diskusi bersama PT. Dirgantara Indonesia (DI) di Valey Dago, Selasa (27/11) sore.

Erlan menjelaskan, konversi BBM ke BBG, dari sisi teknologi converter bisa diproduksi secara massal di dalam negeri. Selain itu harga converter dalam negeri hanya ratusan ribu rupiah. "Dilihat dari efisiensi, harga gas lebih murah dibandingkan harga minyak. Saat ini saja harga gas hanya Rp4.100, setara satu liter premium subsidi Rp4.500. Apalagi dibandingkan dengan harga pertamax harga gas selisihnya bisa dua kali lipat lebih murah," paparnya.

Erlan menginginkan, semua pihak mendukung untuk mendorong konversi BBM ke BBG, karena upaya ke arah sana harus sudah dimulai dari sekarang dibarengi konsistensi dalam menerapkannya.

Sementara, Kabid Perencanaan Energi BPPT Adhi Dharma Permana menuturkan, dalam mendukung masyarakat menggunakan BBG di sektor, harus lebih memperbanyak tempat-tempat penampungan dan saluran secara kontuinitas, serta memperbanyak SPBU. Adhi Dharma menilai, keengganan masyarakat mencoba merubah untuk menggunakan BBM ke BBG, karena harus antri berlama-lama ketika akan mengisi bahan bakar untuk kendaraannya.

"selain itu masyarakat Indonesia belum memahami akan manfaat penggunaan BBG. Kendala lainnya tidak sedikit masyarakat banyak yang ketakutan menggunakan BBG, karena tidak mau ambil resiko. Selain itu, dari sekian juta penduduk Indonesia, baru satu persen yang menggunakan bahan bakar gas untuk kendaraannya," terang Adhi. (dadi)


Dada Rosada Bagikan Bonus Atlet POPDA

Tipe Berita = olahraga



Jl. Pelajar Pejuang-RRI Bandung (28/11/2012)

Pemerintah Kota Bandung membagikan uang kadeudeuh kepada para pahlawan olahraga Kota Bandung yang turun di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) IX/2012 yang berlangsung (48 Juli 2012 lalu. Pada pelaksanaan POPDA kali ini, Kota Bandung yang diperkuat 366 orang terdiri dari 254 atlet, 64 pelatih dan 48 menajer berhasil mempertahnakan Gelar juara umum dengan perolehan medali masing-masing 57 emas, 18 perak,25 perunggu.

Usai penyerahan uang kadeuedeuh Walikota Dada Rosada mengaku bangga atas prestasi atlet-atlet pelajar Kota Bandung, yang telah mempersembahkan prestasi untuk Kota Bandung, yang juga sekaligus mendukung program Pemkot Bandung dengan tujuh Program Prioritas Pembangunan "prestasi yang telah diraih jangan sampai berhenti sampai di sini, karena dari atlet-atlet pelajar ini masih diharapkan kiprahnya di ajang yang lebih tinggi," ungkap Dada, di Hotel Horison, Selasa (27/11) malam.

Selain itu Dada Rosada mengingatkan, di samping sukses prestasi di bidang olahraga, jangan sampai melupakan prestasi akademis. "Saya minta kepada Guru-Guru di sekolah senantiasa membina lebih baik lagi, di segi olahraga termasuk juga akdemisnya," pinta Dada.

Sementara Ketua Umum KONI Kota Bandung Aan Johana mengatakan, prestasi dari POPDA ini bisa terus dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi, terlebih pada tahun 2014 mendatang akan dihadapkan pada ajang multi event olahraga empat tahunan tingkat Jawa Barat, yakni PORDA 12 di Kabupaten Bekasi.

"semua atlet yang turun di POPDA menjadi tumpuan Kota Bandung utnuk tetap member prestasi terbaik sebagai daerah terkuat pada Bidang Olahraga di Provinsi Jawa Barat ini. Selain itu besar kemungkinan atlet-atlet pelajar yang turun di POPDA sebagian besar akan dipersiapkan membela Kontingen Jabar pada Pekan Olahraga Remaja (POR) di Jawa Timur,tahun 2013 mendatang," kata Aan.

Hal yang diungkapkan Aan Johana tersebut cukup beralasan, mengingat raihan medali emas Kota Bandung di ajang POPDA, terpaut 31 keping dari posisi dua yaitu, Kota Cirebon yang hanya berhasil mengumpulkan 29 medali emas.

Penyerahan uang kadeudeuh secara simbolis diberikan kepada, Endi Adam Ma’sum mewakli Manajer, Koswara mewakili pelatih dari Cabang Olahraga renang, serta Atlet diwakili atlet Bola Voli untuk putra yaitu Irwan Rahmat dan Atlet putri oleh Taekwondoin Mareta.(dadi)


Tardian Terbukti Korupsi

Tipe Berita = kriminal



Bandung,(29/11/2012) Hakim Pengadilan Tipikor Bandung, Azharyadi menghukum Kasi Kesra Kecamatan Cisayong Tasikmalaya, Tardian karena terbukti berbuat tindak pidana korupsi. Selain divonis penjara, Hakim juga memerintahkan kepada Terdakwa Tardian untuk membayar denda 50 juta rupiah atau subsider tambahan hukuman dua bulan, jika terdakwa tidak sanggup membayar denda. Putusan yang dibacakan pada sidang di Pengadilan Tipikor Bandung hari Rabu siang (28/11) sama dengan tuntutan jaksa sebelumnya, yakni satu tahun penjara. Sementara Jaksa Penuntut Umum Ahmad Sidik usai siding menyatakan menerima putusan majelis hakim tersebut, karena sesuai dengan tuntutannya. Jaksa Ahmad Sidik menerangkan, kasus korupsi Uang Raskin di Kecamatan Cisayong Tasikmalaya terungkap setelah Bulog menghentikan pasokan karena pembayaran macet. Setelah ditelusuri ternyata uang pembayaran dari sejumlah desa itu sengaja tidak disetorkan Terdakwa selaku Kasi Kesra kecamatan Cisayong yang juga sebagai Sekretaris Tim Penyaluran Beras raskin. Dalam pertimbangan hukumnya Hakim Azharyadi memberikan keringanan karena terdakwa mengakui perbuatan korupsinya secara terus terang. Kemudian Terdakwa telah mengganti kerugian Negara 140 juta rupiah yang menurut pengakuanya uang tersebut digunakan untuk membayar biaya berobat anaknya di RSHS Bandung. Meski demikian Hakim Azharyadi tetap memberikan hukuman kepada Terdakwa Tardian untuk meringkuk dihotel prodeo alias dipenjara, atas ulahnya berbuat tindak pidana korupsi.(lj/end)

Tuna Grahita Ikuti Turnamen Futsal

Tipe Berita = olahraga



Jl. Padjadjaran-RRI Bandung (29/11/2012)

Mengisi kegiatan Hari Internasional Penyandang Disabilitas (Hipendis) tahun 2012, Nasional Paralimpik Commitee Indonesia (NPCI) Kota Bandung, menyelenggarakan turnamen Bocce, Futsal dan Gerak Jalan yang diikuti kaum difabell dari Gugus-Gugus SLB di Kota Bandung mulai 28 hingga 29 Nopember.

Untuk turnamen Bocce berlangsung di Lapangan dan GOR Wyataguna, Jl. Padjadjaran Bandung. Pada turnamen Bocce diikuti peserta Tuna grahita dan Tuna Rungu sebanyak 19 tim masing-masing 5 tim putra-putri, Sedangkan tuna Grahita sebanyak 14 tim 7 putra - putri.

Sementara Futsal berlangsung di GOR Parahyangan Jl. Garuda Bandung, juga diikuti peserta tuna rungu dan grahita. " peserta tidak kami batasi, karena tidak ada batasan usia, namun yang terpenting pelajar," ujar Ketua Panpel Jumono, di Lapangan Wyataguna, Kamis (29/11) siang. Sedangkan turnamen futsal merupakan pertama kalinya digelar, berbeda dengan bocee setiap tahun dipertandingkan setiap hari Hipendis.

Disinggung, terkait hanya mengadakan 2 cabor, untuk tahun ini memang kegiatan NPCI cukup padat. Makanya pemilihan bocee dan futsal ini karena lebih semarak olahraganya.

Sementara pada turnamen bocce kategori tuna grahita putra, juara pertama diraih pasangan Anto dan Irfan Septiana. Kemudian Tunarunggu putra diraih Arifin dan M. Fajar. Sedangkan tuna runggu putri diraih Siti Hamimah dan Yanti.

Masih dalam rangka Hipendis yang jatuh pada 3 Desember setiap tahunnya, pada Minggu, (2/11) akan dilaksanakan jalan sehat dari Jalan Cikapayang menuju Balai Kota Bandung. (dadi)


Cabor Karate Paling Awal Seleksi Atlet

Tipe Berita = olahraga



Jl. Pasirkaliki-RRI Bandung (30/11/2012)

Federasi Olahraga Karate Indonesia (FORKI) Pengprov Jawa Barat akan melangkah lebih awal untuk melakukan rekuirtmen atlet dalam mempersiapkan menjelang PON XIX/2016 di Jabar. Guna memunculkan karateka-karateka berkualitas, FORKI Jabar menggelar Kejurda Karate Gubernur Cup pada 1 dan 2 Desember, di GOR Tri Lomba Juang, Jl. Padjadjaran Bandung.

Selain persiapan mencetak atlet untuk PON, kejurda Gubernur cup tersebut, sebagai ajang seleksi menghadapi Kejurnas Karate Piala Kasad dan juga PON Remaja tahun depan. " Kejurda Karate Gubernur Cup ini seleksi terakhir bagi atlet yang dipersiapkan untuk mewakili Jabar di piala Kasad ataupun PON Remaja," ungkap Ketua Harian FORKI Jabar Giyanto, SE, di Pasarkaliki Hyper Square Bandung, Kamis (29/11) sore.

Berkaitan dengan rekuirtmen bagi para karateka, sehingga pada kejurda piala gubernur ini cenderung terhadap kualitas dan bukan dari jumlah peserta. Adapun kategori yang dipertandingkan yakni Kadet, Junior dan senior. Sugiyono menjelaskan, untuk cabang olahraga beladiri Karate, dalam setahun tidak boleh kurang dari 12 kali untuk melakukan pertandingan, karena di depan juga banyak digelar, sehingga atlet harus banyak jam terbang bertanding.

"Seleksi yang telah dilakukan untuk persiapan di 2016 seperti Kejurnas mendagri dan mendiknas. Intinya karate ingin melangkah paling depan untuk mempersiapkan atlet PON 2016," terangnya.

Sementara berbicara tentang cabor karate yang belum masuk industri, diakui Giyanto, bahwa karate untuk saat ini belum bisa menopang hidup dalam segi materi, berbeda halnya dengan sepakbola. " Karate di Jabar meski saat ini telah menjadi kegiatan masyarakat. Namun ketila seorang karateka sudah merasa berada di level kadet atau senior sudah mengarah ke materi. Padahal karate belum bisa menjadi penopang hidup dan semata-mata untuk kesehatan," ungkap Giyanto.

Sebagai pengurus di FORKI Jabar, Giyanto merasa bertanggungjawab untuk memajukan prestasi olahraga. (dadi)


Skuad Persib Diresmikan

Tipe Berita = olahraga



Pendopo-RRI Bandung (30/11/2012)

Menjelang bergulirnya kompetisi sepakbola profesional Indonesia Super Leageu (ISL)2013, pada Jum'at (30/11) sore dilakukan launching Tim Persib Bandung, di Pendopo Kota Bandung, Jl. Dalemkaum Bandung.

Pada Launching skuad Persib tersebut dihadiri para jajaran petinggi Persib Bandung, seperti Direktur Utama PT. PBB, Glen Sagita, Wakil Gubernur Dede Yusuf, Walikota Dada Rosada dan Ketua DPRD Kota Bandung, Erwan Setiawan. Tidak ketinggalan fans setia Persib, Bobotoh yang sejak siang sudah berdatangan ke lokasi acara.

Dada Rosada dalam sambutannya menuturkan, acara launching tidak digelar di hotel berbintang, namun dengan kesederhanaan ini, skuad Persib bisa memberi hadiah bagi para pecintanya, dengan gelar juara. " Sudah dipastikan dalam kompetisi, dari sisi teknik banyak pemain yang bagus. Mungkin kekalahan itu juga salah satunya akibat non teknis, makanya saya minta masalah non teknis harus dikonsolidasikan," ungkap Dada.

Pada ISL musim ini, Persib Bandung diperkuat 22 pemain, lima orang di antaranya pemain asing, masing-masing, Abanda Herman, Mbida Messi, Herman Djumafo, ketiganya dari Kamerun. Kemudian Naser Al Shebai (Suriah) dan Kenji Adachihara (Jepang). Selain lima pemain asing. Sedangkan pemain lokal, di antaranya, I made Wirawan, Shahar Ginanjar dan Cecep Cupriatna sebagai Kiper. Selanjutnya Rizki Bagja, Maman Abdurahman Toni sucipto, Atep, Firman Airlangga Sucipto dan Hariono.

Dalam kesempatan tersebut juga sekaligus launching dan Jersey tiga warna, terdiri dari warna biru untuk main di kandang, serta dua warna lainnya putih dan biru tua, yang diperagakan oleh tiga pemain Persib U-21.(Dadi)


Wasit Juri Harus Berani Ambil Keputusan

Tipe Berita = olahraga



Jl. Hegarmanah-RRI Bandung (01/12/2012)

Untuk penyegaran organisasi, khususnya Bidang Pendidikan dan Penataran (Diklatar) KONI Kota Bandung menggelar workshop bagi wasit juri seluruh cabang olahraga, di bawah induk KONI Kota Bandung. Workshop yang sekaligus refreshing ini berlangsung di Secapa AD, Jl. Hegarmanah Bandung, pada Sabtu (1/12).

"Ini sebagai bentuk perhatian dan pengakuan  KONI Kota Bandung, untuk  menyentuh berbagai aspek, bukan saja  atlet dan  pelatih, termasuk wasit juri, karena mereka sama-sama telah memberi kontribusi prestasi olahraga Kota Bandung," kata Ketua Umum KONI Kota Bandung, Aan Johana, sehari sebelum kegiatan penyegaran wasit juri dilaksanakan.

Aan mengatakan, meski terbatas sehubungan jumlahnya banyak, sehingga akan bergiliran  atau minimal diwakili  dari cabang olahraga. " Ideal semuanya bisa ikut. Namun sehubungan cabor beladiri saja sampai  50 orang jumlahnya ribuan ketika menggelar suatu kegiatan. Kalau pelatih paling 3-4 orang dan masih bisa diakomodir seluruhnya," jelasnya.

Aan menerangkan, dalam suatu pertandingan tidak sedikit wasit juri asal Kota Bandung yang dilibatkan. Meski diakui Aan, seorang wasit juri harus berlaku obyektif saat manakala ada permasalahan non teknis, terlebih yang bertanding adalah atlet Kota Bandung, diharapkan mereka bisa sedikit diuntungkan. " Sungguh menjadi ironis, ketika ada permaslahan non teknis, mereka tidak mau  membela atletnya sendiri. Kendati demikian seorang wasit juri harus mengedepankan obyektifitas," tegas Aan.

Sementara Ketua Pelakana kegiatan Dedi Supriyadi menjelaskan, dengan kegiatan yang dilakukan di alam terbuka ini, sebagai upaya menghilangkan kejenuhan khususnya bagi wasit juri, yang sehari-hari berkutat dengan pertandingan. " Mudah-mudahan dengan penyegaran inu, para peserta bisa lebih fresh, sekaligus dapat menentukan keputusan-keputusan yang tepat sesuai koridor ketika kembali ke pekerjaannya," harap Dedi.

Pada kegiatan tersebut, peserta melakukan permainan di bawah instruktur. Di mulai dengan jalan kaki dengan mata tertutup, dari Sekertariat Denma menuju lapangan tembak di komplek Secapa AD. Kemudian permainan berjalan di atas bambu, serta jalan dengan bertumpu di atas matras ukuran 20X20 cm, sambil bergandengan tangan dan dilakukan secara bergantian dan tidak terputus.

" Hal ini sebagai simbol bahwa seorang wasit harus berani mengambil keputusan dengan tepat. Di samping itu bisa saling mengenal satu sama lain, terutama yang berbeda cabor," ungkap salah seorang peserta, Herry Mulyadi.

Kegiatan penyegaran Wasit Juri di mulai pukul 8.00 sampai 14.00 dan dibuka oleh Wakil Ketua KONI Kota Bandung, Tjutju Nurdin, SH (dadi)


Pengguna SMS Turun 50 Persen

Tipe Berita = pendidikan



Jl. Pasirkaliki-RRI Bandung (29/11/2012)

Di tengah persaingan bisnis operator selular GSM, Axis meluncurkan empat paket Blackberry ekonomis, sekaligus untuk memenuhi target di Jabar yakni double digit. Hal itu dilakukannya untuk lebih mengena dengan slogan Axis Makin Dekat Dengan Rakyat.

"paket terbaru ini di mulai paket Rp 1000 per hari hingga Rp 30 ribu perbulan, dengan fasilitas khusus. Kemudian paket dua full servis dengan menurunkan harganya," terang Direktur Sales PT Axis, Syakieb Ahmad Sungkar, di Bandung, Kamis (29/11) siang.

Syakieb menjelaskan, Jabar merupakan daerah yang cukup potensial dan setiap tahun mengalami pertumbuhan. " sebagai contoh, sejak paket Blackberry Axis Pasti Hemat diluncurkan pekan lalu, jumlah pengguna baru secara nasional bertambah 10 ribu pelanggan," ungkap Syakieb.

Syakieb mengatakan, di Indonesia saat ini, pengguna sms mengalami penurunan, karena masyarakat sudah banyak yang menggunakan messanger, dalam bentuk bbm, ym dan whatsap Berangkat dari situ, axis secara bertahap tentu akan melahirkan produk baru dan meningkatkan layanan yang mudah dan murah, agar tetap diminati para pelanggan.

"guna merealisasikannya, Axis akan menambah jaringan dan bts node b (3G), seperti dari 10 ribu, 50 persennya bts node b dan HSDPA. Untuk Jawa-Barat sendiri, 15 persen dari total bts nasional," ujar Syakieb.

Ditambahkannya, axis akan menambah coverage bts 3G, dan penguatan jaringan dalam gedung, dengan merangkul komunitas sekolah hingga pameran di mall. (dadi)


Angka Kecelakaan di Bandung Menurun

Tipe Berita = populer



Bandung,(04/12/2012) Angka kecelakaan lalu lintas di kota Bandung dalam tahun 2012 menurun,meskipun jumlah kendaraan di kota ini meningkat. Menurut Waka Satlantas Polrestabes Bandung Kompol Deny Agung,hingga Desember ini,angka kecelakaan di kota Bandung mencapai 920 kejadian,sedangkan kejadian yang sama di tahun 2011 lalu mencapai seribu 100 kecelakaan. Diungkapkan Kompol Deny Agung ,human error masih menjadi penyebab tertinggi angka kecelakaan lalu lintas di kota Bandung,disusul kondisi jalan,cuaca dan kondisi kendaraan yang dipergunakan. Melihat kondisi tersebut,ungkap Kompol Deny,kampanye safety Riding yang dilakukan oleh sejumlah instansi maupun berbagai perusahaan perlu terus dilakukan.(lj)

Sidang Korupsi Mantan Kepala KPP Bogor

Tipe Berita = kriminal



Bandung,(04/12/2012) Jaksa Penuntut Umum Cut Leli yang menangani kasus korupsi mantan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama KPP Bogor Angrah Suryo menjelaskan, tuduhan kuasa hukum terdakwa bahwa dakwaan jaksa tidak lengkap, jelas dan kabur adalah tidak benar. Kerangka surat dakwaan menurutnya, sudah disusun melalui yang sebenarnya. Adapun pihak terdakwa menyangkal tuduhan berbuat korupsi, seperti yang diurai jaksa dalam surat dakwaan, dikatakan Jaksa Cut Leli, fakta hasil penyidikan dan penangkapan oleh petugas KPK bahwa terdakwa Angrah Suryo melakukan hal demikian. Ungkapan itu disampaikan dalam Tanggapannya menjawab Eksepsi dari kuasa hukum terdakwa dalam sidang di Pengadilan Tipikor Bandung hari Senin. Menanggapi jawaban kuasa hukum bahwa perbuatan terdakwa bukanlah tindak pidana korupsi, Jaksa Cut Leli menegaskan, jawaban itu dipandangnya sudah memasuki pokok perkara, sehingga menurutnya tidak perlu dijelaskan, tetapi akan dibuktikan saat pemeriksaan saksi-saksi di persidangan. Terdakwa Anggrah Suryo dalam dakwaan jaksa dituduh melakukan pengurangan pembayaran pajak oleh PT GEA. Modus dilakukan antara tahun 2006 hingga 2008 dan diketahui PT GEA yang seharusnya membayar pajak 24 miliar rupiah oleh terdakwa Anggrah Suryo yang bertindak sebagai Kepala Pelayanan Pajak KPP Bogor diberikan kemudahan menjadi kewajiban bayar pajak PT GEA hanya Rp. 1,2 Milyar. Atas jasa pengurangan pajak tersebut, Kepala KPP Bogor memperoleh imbalan Rp. 300 juta dalam dua amplop yang perbuatannya sudah di-incar petugas KPK. Sidang perkara ini akan dilanjutkan pada senin minggu depan dengan agenda putusan sela.(lj/end)

Mantan Pegawai PT Onamba Ikuti Sidang

Tipe Berita = kriminal



Bandung,(04/12/2012) Belasan mantan karyawan PT Onamba Indonesia senin siang mendatangi Pengadilan Tipikor Bandung, namun kedatangan mereka ingin mengikuti sidang putusan mantan bosnya, Presiden Direktur PT Oi Shiokawa Toshio dalam perkara suap hakim PHI Bandung Imas Dianasari harus mendapat kekecewaan, karena jadual sidang dengan agenda pembacaan vonis, diundur menjadi hari ini selasa (04/12). Koordinator aksi mantan karyawan Onamba Indonesia, Doni Abe Moses ditemui di Pengadilan Tipikor Bandung mengungkapkan, Ia dan kawan-kawan ingin mendengar apakah perkara yang menjerat mantan bosnya itu terbukti atau tidak, karena menurut Doni, peristiwa penyuapan hakim PHI Imas Dianasari dan Shiokawa Toshio berawal dari perkara PHK karyawan PT Onamba. Apabila memang terbukti, maka Doni akan mengungkap kembali putusan perkara Phk-nya yang dinilai cacat hukum karena berbau suap. Belasan mantan karyawan PT Onamba Indonesia yang datang langsung dari Karawang itu, hadir kembali menyaksikan vonis terdakwa Shiokawa Toshio dengan massa yang lebih banyak. Terkait dengan perkara yang menyeret bosnya itu atau berapapun lamanya hukuman penjara, mantan karyawan tidak memikirkanya, namun akan mencari celah apakah perkara di perselisihan perburuhan di PHI Bandung yang menimpa nasibnya bisa dibatalkan atau ditinjau ulang.(lj/end)

Etika Pejabat Publik Diatur UU

Tipe Berita = politik



Pakar Pemerintahan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri STPDN Jatinangor Prof Sadu Wasistiono mengungkapkan,etika bagi para pejabat public sudah diatur dalam undang-undang termasuk dengan sangsi-sangsinya. Menurut Prof Sadu dalam dialog pagi RRI menyoroti kasus Bupati Garut Aceng Fikri,dari sangsi moral akan bergeser ke sangsi politik. Skandal yang dilakukan Bupati Garut Aceng Fikri ungkap Prof Sadu,merupakan kasus spesifik,artinya masyarakat Garut melihat kasus ini merupakan sesuatu yang berupa penghinaan terhadap kaum perempuan yang kemudian menyebar secara nasional terkait baik atau buruk bukan melihat dari salah dan benarnya,yang kemungkinan juga ada factor kekuasaan,sehingga pengawasan ada di tangan Kepala daerah diatas Bupati yakni Gubernur mengingat Gubernur adalah wakil pemerintah pusat. “Nah apakah ini rekayasa politik....s/d…..diambil keputusan”. Sementara itu menurut pendengar RRI Bandung, Badrudin, dalam kasus perilaku Bupati Garut ada satu hal yang disayangkan oleh seorang ibu,gara-gara nikah siri tiba-tiba berakibat fatal. “Ini merupakan satu diantara fakta…s/d…Kantor urusan Agama”. Seorang pejabat public yang melakukan pelanggaran memang selayaknya ditegur untuk segera memperbaiki diri,namun skandal Bupati Garut,tegas Pakar Pemerintahan Prof Sadu Wasistiono,sudah meluas kemana-mana sampai ke tingkat nasional, sehingga pemerintah tidak efektif,akibatnya program apapun yang ditawarkan Bupati di daerah akan ditolak masyarakat.(lj)

Red Notice Mabes Polri Tidak Sah

Tipe Berita = kriminal



Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung diketuai Setyabudi Tejocahyono menyatakan Red Notice atau surat perintah penangkapan terhadap buronan yang dikeluarkan Mabes Polri tidak sah. Sekaligus menolak eksepsi yang dilayangkan oleh para tergugat, terkait perkara yang menimpa warga Indonesia yang tinggal di Singapura, Linda Soetanto. Hal itu disebutkan Hakim Setyabudi Tejocahyono dalam putusan sela yang dibacakan pada siding di PN Bandung hari Rabu. Untuk agenda selanjutnya Majelis Hakim memerintahkan kedua pihak penggugat dan para tergugat hadir pada tanggal 11 Desember untuk acara pembuktian dan pemeriksaan saksi-saksi. Sementara itu usai sidang, pengacara Penggugat yang diwakili R Ismadi mengungkapkan,adanya tindakan red notice yang diterbitkan Mabes Polri, merasa kliennya dihukum, didzolimi, dan dirampas hak asasi manusianya,sehingga mempersulit kebebasan untuk pulang dan menjalankan usahanya di Indonesia. Sepengetahuan Ismadi, Red Notice hanya diberlakukan untuk kasus tertentu kelas kakap seperti teroris dan koruptor.Kasus yang menjerat Linda hingga keluar Red Notice itu, dijelaskan Ismadi, berawal pada tahun 2002. Saat itu, Eka Gunawan (Alm), suami Linda, menyewa safe deposit box di Bank UOB Bandung, tercatat atas nama Eka Gunawan dan Linda Sutanto. Mengingat Linda sibuk mengurus anak-anaknya di Singapura dan Eka juga sangat sibuk, maka dibuatlah surat kuasa pada 13 Oktober 2008 kepada Hanna Gouw, adik kandung Eka Gunawan, untuk mengambil atau menaruh barang di kotak defosit box tersebut. Setelah Eka Gunawan meninggal pada 19 Mei 2010, Linda bermaksud akan membuka kotak itu, namun keberadaan kuncinya tidak diketahui,kemudian Penggugat Linda menanyakan kepada Hanna Gouw, namun Hanna Gouw tidak memberikan keterangan apapun. Setelah konsultasi dengan pihak Bank maka disarankan membuat laporan kehilangan kepada kepolisian. Dari surat inilah berbuntut panjang. Linda malah dilaporkan ke Polda Jabar oleh George Gunawan yang juga merupakan adik dari suaminya dengan tuduhan membuat laporan kehilangan palsu. Dari laporan itu Linda diperiksa dan dijadikan tersangka oleh penyidik Polda Jabar.(lj/end) ///

Target Penyelesaian SUS Gedebage Meleset

Tipe Berita = populer



Gedebage, (04/12/2012)

Proyek pembangunan Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage yang dijadwalkan rampung akhir tahun 2012, akan mengalami penundaan hingga Maret 2013, karena terkendala cuaca yang sejak Nopember sudah memasuki musim hujan. Padahal saat ini sedang melakukan pemasangan toping off yakni pemasangan atap, di atas ketinggian 40 m. Jika turun hujan, pekerjaan harus tertunda, karena rentan terjadinya kecelakaan akibat petir dan kondisinya menjadi licin.

"sampai awal Desember, progres pembangunan sudah mencapai 80,2 persen sedangkan target seharusnya 84 persen. Tidak tercapainya target pengerjaan sebab terkendala cuaca hujan dan petir, jika saat hujan dipaksakan berbahaya bagi pegawai karena sedang pembangunan atap," ujar Manajer Teknik PT Adhi Karya Hanif Setyo Nugroho di SUS Gedebage.

Sementara pekerjaan lainnya seperti ruang vip, pengecatan, pengaspalan, ruang bawah berjalan sebagaimana mestinya, karena tidak terkendala cuaca.

Hanif menjelaskan, saat ini pembangunan masuk minggu ke -167 seharusnya sudah mencapai 84,0488 % tapi realisasinya baru 80,221 %, sehingga deviasi pengerjaan mencapai 3,8279 %.

Hanif mengatakan, untuk mengerjakan atap tribun barat dan tribun timur dikerahkan 20 orang sedangkan total pekerja pembangunan SUS Gedebage sebanyak 700 orang. Untuk fasilitas lainnya yaitu lampu saat ini baru dipasang 80 buah dari jumlah keseluruhan 160 buah. Kemudian kursi terpasang 20.000 dari 38.000 yang akan dipasang.

"Pada akhir Desember bersamaan dengan tahun baru akan digelar topping off. Sedangkan lunching akan dilaksanakan Maret 2013," jelas Hanif.

Hanif menerangkan, untuk perlengakapan SUS Gedebage diimport dari luar negeri diantaranya kursi dari Malaysia yang bahan bakunya dari Inggris, track lari dari Belanda, lampu dari Belgia hanya rumput dari Bogor.

Stadion bertarap internasional tersebut juga memberi fasilitas bagi penyandang disabilitas berkapasitas 80 orang. "Bukan hanya tempat tapi toilet dirancang khusus untuk difabel dua ruang toilet. Total toilet yang dibangun di sebanyak 776 unit hampir ranpung," paparnya.

Hanif menambahkan, Disinggung biaya pembangunan stadion hingga rampung nanti, dijelaskan Hanif menelan biaya sebesar Rp 545 miliar. " Jumlah tersebut lebih rendah hampir seratus milyar, dari Pagu awal, ketika tender yakni Rp 643 miliar," pungkas Hanif. (dadi)


NPCI Kota Bandung Siapkan Atlet Peparda

Tipe Berita = olahraga



Jl. Padjadjaran–RRI Bandung (08/12/2012)

Nasional Paralimpik Commitee Indonesia (NPCI) Kota Bandung akan melaksanakan seleksi atlet yang akan dimasukkan dalam tim bayangan Pekan Olahraga Penyandang Cacat Daerah - Peparda IV/2014 yang akan berlangsung di Kabupaten Bekasi, melalui kegiatan parameter atlet atau seleksi atlet mulai 2013.

“ Kami sengaja melakukan itu karena kita belum tahu waktunya pelaksanaan Peparda, namun NPCI akan menyiapkan atlet, karena peparda pasti dilaksanakan. Karenanya kami akan menguji lewat tes latihan yang selama setahun dijalani atlet,” terang Ketua NPCI Kota Bandung, Adik Fachroji, kepada wartawan di Pajajaran, Sabtu (08/12) siang.

Adik mengatakan, kegiatan parameter tersebut meliputi tujuh cabang olahraga, terdiri dari bukutangkis, angkat berat, tenis meja, renang, atletik dan catur, menyusul tiga cabor yang telah melakukan kegiatan. “ Dari rencana sembilan cabor yang akan dipertandingkan di Peparda nanti, kami NPCI Kota Bandung telah melaksanakan kejuaraan untuk 3 cabor yang lainnya seperti goal ball, bocce serta futsal,” kata Adik.

Disinggung target yang ingin dicapai pada Peparda 2014 nanti, NPCI Kota Bandung bertekad mempertahankan gelar juara umum dengan perolehan medali yang sama dengan gelaran Peparda sebelumnya. Bahkan lebih ditingkatkan lagi. Pada penyelenggaraan Peparda 2010 di Bandung, Kota Bandung meraih 71 medali emas.

“Kita ada kans untuk kembali menjadi juara umum, dengan melihat jumlah perolehan medali emas NPCI Kota Bandung yang terpaut jauh dari posisi dua Kabupaten Kuningan yang hanya meraih 21 medali emas. Sementara daerah yang dipastikan menjadi pesaing di Peparda mendatang, yaitu KBB dan pastinya tuan rumah,” ujarnya (dadi)


Pasar Tradisional Akan Dilengkapi IT

Tipe Berita = populer



Jl. Japati-RRI Bandung (10/12/2012)

Dalam mengembangkan sistem Informasi Teknologi (IT) dan Implementasi Bisnis Solution For Community untuk Pasar Tradisional di Kota Bandung, khususnya penerapan penarikan retribusi secara online, PD. Pasar Bermartabat, melakukan melakukan nota kesepahaman MOU dengan PT. Telkom Indonesia, di Kantor PT. Telkom Indonesia, Tbk, Jl. Japati, Senin (10/12).

" Dengan adanya program ini, tidak ada yang berubah, sistem berjalan seperti biasanya, tapi mengemasnya secara elektronik. Hal ini untuk mensinergikan terhadap laporan keuangan PD Pasar bematabat terhadap ketentuan, Satuan Ketetapan Tarif (SKT)," ujar Dirut PD. Pasar Bermartabat, Rinald Siswadi, SH.

Menurutnya, sistem retribusi online sudah berjalan tiga bulan pada tiga pasar tradisional, yaitu Pasar Anyar, Sederhana dan Ujung Berung. " Kita menargetkan akhir tahun ini semua pasar tradisional yang jumlahnya 37 bisa menerapkan sistem retribusi online. Ke depan tentunya bisa jadi acuan untuk motivasi lebih maksimal lagi, sesuai dengan peningkatan infrasturktur pasar tradisional di Kota Bandung," harapnya.

Rinald menjelaskan, dengan sistem teknologi ini bisa memperluas cakupan jaringan di semua pasar tradisional. Terutama untuk melakukan monitoring sehubungan laporan penerimaan retribusi setiap saat.

" jika dengan karcis rentan ada kebocoran, tapi kalau sistem retribusi online bisa meminamilisir tingkat kebocoran. Sehingga kami bisa lebih meningkatkan perbaikan infrastruktur dan memberi kenyamanan bagi masyarakat yang belanja ke pasar tradisional." tandasnya.

Rinald menjelaskan, dengan andanya retribusi online bisa meningkatkan di semua sektor dan meminimalisir tingkat kebocoran. "berdasarkan laporan keuangan, ada peningkatan 20 persen, dari jumlah penerimaan Rp2,5 juta dalam sehari," terang Rinald.

Ditambahkannya, dengan pegembangan ICT, ke depan pasar tradisional, bukan hanya sebagai tempat untuk masyarakat melakukan kegiatan jual beli kebutuhan hidup sehari-hari. Namun bisa juga menjadi tempat wisata.

" program kami ke depan, menyediakan sarana prasarana serta fasilitas lain, di semua pasar tradisional nantinya akan difasilitasi internet gratis, dengan pemasangan hotspot, wifi. Di samping itu juga akan disediakan fasilitas taman bermain bagi anak-anak," katanya. (dadi)


Ahli Waris Capt Tony Dapat Santunan 1 M

Tipe Berita = pendidikan



Jl. Pajajaran-RRI Bandung (11/12/2012)

Keluarga Korban Almarhum Capt. Tony Hartono (42) yang gugur dalam kecelakaan pesawat pada kegiatan Bandung Airshow (BAS) 29 September lalu, mendapat santunan Rp1 milliar, yang diterima istri almarhum Ny. Rini Novanita (37) di Kampus BPA, Selasa (11/12).

Pemberian santunan diserahkan Dirut PT. Bandung International Aviation (BIA), M Nasrun, di Kampus Bandung Pilot Academy (BPA) " Ini semua sebagai bentuk perhatian manajemen kepada karyawan termasuk keluarganya," ujar Nasrun.

Nasrun mengatakan, alm Capt Tony menjadi instruktur terbang di BPA belum genap setahun, tapi sudah banyak jam terbangnya, serta banyak karya untuk BPA, seperti modul pengajaran dan konsep manajerial.

" Kami saat ini masih kesulitan mencari sosok seperti capt Tonny, sehingga santunan ini sudah sewajarnya kami berikan untuk kelangsungan hidup istri dan kedua putra yang ditinggalkannya," tandasnya.

Selain pemberian santunan sebagai rasa turut belasungkawa terhadap keluarga korban, pihak BIA juga memberi tawaran kepada istri almarhum, untuk menjadi karyawan pada salah satu unit usahanya.

Menanggapi tawaran pemberian santunan dan tawaran menjadi karyawan, Istri Almarhum Rini menyatakan rasa terimakasih kepada pihak BPA yang telah begitu memperhatikan almarhum dan juga keluarga. " Saya akan mempertanggungjawabkan apa yang telah diberikan kepada saya oleh pihak BPA, karena ini juga merupakan amanat dari almarhum untuk bisa membesarkan kedua anak tercintanya di kemudian hari," ungkapnya.

Terkait tawaran sebagai lkaryawan di PT. BIA Rini mengaku akan menerimanya dengan beberapa pertimbangan. " Saya akan menerima tawaran itu, karena dalam hal ini sudah ada ikatan bathin dengan suami saya untuk bisa membantu BPA," kata Rini.

Sementara, di Bandung Pilot Academy saat ini mempunyai 10 pilot tetap dan 3 pilot baru yang sedang menyelesaikan trainning guna mendapatkan Lisensi Flight Instructor (FI).

Adapun rata-rata instruktur BPA harus memiliki 7 ribu jam terbang. Bahkan di antaranya sudah ada yang memiliki pengalaman 22 ribu jam terbang. "Ini dimaksudkan, agar FI dapat mentransformasikan skill knowledge dan attitude yang maksimal bagi siswa penerbangnya," ungkap Nasrun. (dadi)


Dada Dapat Anugerah Dari LPM

Tipe Berita = populer



Atas Kepeduliannya Kepada Masyarakat, Walikota Bandung Dada Rosada Dianugerahi Bapak Pemberdayaan Masyarakat

Jl. Cimuncang-RRI Bandung (11/12/2012)

Wali Kota Bandung Dada Rosada mendapatkan anugerah dari Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kota Bandung, sebagai bapak pemberdayaan masyarakat Kota Bandung. Penganugerahan tersebut karena, Dada Rosada dianggap. Sangat berjasa dan besar kepeduliannya dalam hal pemberdayaan masyarakat, sebagai upaya mensejahterakan masyarakat di Kota Bandung.

Anugerah tersebut diberikan oleh Ketua LPM Kota Bandung Merdi Hajiji, pada acara Gebyar P2KB, launching RW-Net dan lomba lagu P2KB, di Grha Emerald, jalan Cimuncang, Selasa (11/12).

" Saya ucapkan terimakasih sebesar-besarnya, karena upaya untuk mensejahterkan warga Kota Bandung mendapat apresiasi dari LPM di Kota Bandung," ungkap Dada Berrkaitan dengan gebyar P2KB, Dada menuturkan sesuai dengan judulnya P2KB yaitu percepatan pembangunan kelurahan, maka pembangunan diprioritaskan dari tujuh (7) agenda prioritas pembangunan Kota Bandung dimulai dari pendidikan sampai dengan bidang agama. Adapaun dana yang digulirkan untuk program P2KB ini dikatakan Dada cukup besar dan selalu meningkat setiap tahunnya.

" Dimulai tahun 2011 yang mencapai 20 Miliar per keluarahan, kemudian di tahun 2012 mencapai 66 Miliar, dan untuk tahun 2013 diperkirakan akan meningkat lagi. Untuk tahun depan mudah-mudahan meningkat lagi, tetapi besarannya belum tahu, tergantung dari kemampuan anggaran,” jelas Dada.

Dada menilai kegiatan RW-Net cukup bermanfaat karena selain dapat memberikan tambahan penghasilan untuk RW, juga memberikan kemudahan untuk berkomunikasi dengan Pemerintah Kota Bandung. " Dengan adanya RW-net, paling tidak ada tiga hal, yang bermanfaat dari RW-Net ini, yaitu pembayaran tagihan, sistem kependudukan, dan pendataan,” jelasnya.

Sementara Merdi mengatakan, Walikota Dada Rosada sudah selayaknya mendapatkan anugerah tersebut, karena sangat peduli terhadap LPM di Kota Bandung. " Pak Dada telah memberi kesempatan kepada LPM untuk aktif terlibat dalam pembangunan, bukan hanya pada proses perencanaannya saja, tetapi juga pada tahap pelaksanaan dan pengawasannya. Termasuk juga melibatkan LPM mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan pengawasannya,” ujar Merdy. (dadi/foto humas Pemkot Bdg)


Belasan Massa LSM Gelar Aksi

Tipe Berita = kriminal



Belasan masa dari LSM Dewan Kota dan Inside Cianjur menggelar aksi unjuk rasa di depan Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LRE Martadinata hari Selasa sore(11/12). Mereka menuntut majelis hakim yang saat ini menangani kasus dugaan korupsi makan minum gate, untuk bersikap professional. Dalam aksinya itu, mereka juga membakar ban hingga asap hitam mengepul di kawasan jalan Martadinata kota Bandung. Sidang lanjutan perkara korupsi Mamin Gate Cianjur, menurut massa yang mengatas namakan Dewan kota, pada orasinya meminta penegak hukum bertindak adil, karena kasus ini diduga melibatkan Bupati Cianjur. Kasus dugaan korupsi mamin gate Kabupaten Cianjur, saat ini sudah ditetapkan menjadi tersangka, masing-masing Heri Haeruman dan Edi Iryana yang perkaranya sedang disidangkan di Pengadilan Tipikor Bandung. Kedatangan mereka ke Pengadilan Tipikor Bandung,karena sesuai rencana akan diminta menjadi saksi yaitu isteri Bupati Cianjur. Usai melakukan orasi di Pengadilan Tipikor Bandung massa pendemo melakukan aksi serupa di depan kantor Kejaksaan Tinggi Jawa bBrat.(lj/end)

Klub Asal Bandung Absen Lagi Di Proliga

Tipe Berita = olahraga



RRI Bandung, (02/02/2013)

Kompetisi Bola Voli Profesional Proliga dalam waktu tidak lama lagi akan digulirkan, tepatnya tanggal 15 Pebruari, untuk seri pertama, putaran I yang akan dilaksanakan di Jakarta. Untuk musim ini, Jawa Barat dan Kota Bandung kembali absen, sehubungan masalah klasik yakni dana, karena tidak ada satupun sponsor yang turut mendukung klub-klub bola voli di Jabar, termasuk klub di Kota Bandung.

" sangat disayangkan ya, padahal tidak sedikit Kota Bandung memiliki klub-klub besar yang melahirkan atlet-atlet nasional, seperti Klub Tectona, Alko dan lainnya," tutur pemilik Klub Tectona yang juga Ketua Harian Pengda PBVSI Jabar, H. Dadi Sariji, di GOR Persada Gedebage Bandung, di sela-sela Seminar Kepelatihan Cabor Voli bagi Guru Olahraga.

Dadi Sariji mengatakan, meski tidak ada klub di Jabar yang ikut serta di Proliga musim ini, tapi sebagian besar pemain telah direkrut klub-klub peserta Proliga 2013, seperti Jakarta Elektrik, Popsivo Polwan, Jakarta BNI, baik atlet putra maupun putri. " Tidak sedikit atlet kita yang memperkuat klub lain. Namun dari beberapa klub peserta Proliga hanya Jakarta Elektrik yang memberi konvensasi, dengan perekrurtan atlet milik Tectona, yaitu Agustin Wulandari," katanya.

Sementara, untuk perhelatan Proliga tahun ini, tim-tim berpengalaman seperti juara bertahan yang sudah dipastikan ikut tampil, diikuti 7 tim putra-putri. Di bagian putri ada Jakarta Popsivo Polwan, Jakarta Electric, Jakarta BNI 46, Jakarta TNI AU dan Gresik Petrokimia, serta Bontang LNG Badak yang pada tahun kedua ini berganti nama menjadi BLB Pertamina Energy. "untuk musim ini ada satu klub dari pulau di bagian timur, yakni Papua Barat akan turut meramaikan perhelatan Proliga 2013," ujar Dadi.

Sedangkan di bagian putra, terdiri dari Jakarta BNI, Semarang Bank Jateng, Jakarta Pertamina. Palembang Bank Sumsel Babel, Jakarta Sananta, Surabaya Samator dan Jakarta Electric.

Setelah seri di Jakarta, berlanjut ke Banyuwangi, kemudian Gresik Jawa Timur seri 2 dan 3. Seri-4, 5 dan masing-masing di Magetan, Semarang dan Yogyakarta yang akan menjadi tuan rumah. Sementara final four akan dilakukan dua kali, masing-masing di Malang dan Kota Bandung. Sedangkan grand final akan digelar di Istora Senayan Jakarta. (dadi)


KONI Kota Bandung Waspadai Mutasi Atlet

Tipe Berita = olahraga



Bandung-RRI Bandung (12/12/2012)

Menjelang perhelatan Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jabar  XII/2014 di Kabupaten Bekasi,  sejumlah daerah telah membidik atlet-atlet berprestasi asal Kota Bandung. Sehubungan hal itu  KONI  Kota Bandung, mulai saat ini atau dua tahun menjelang Porda berlangsung akan mengambil langkah, untuk memproteksi atlet binaannya,  agar tetap membela Kota Bandung.

" Untuk mengantisipasi agar atlet tidak menerima tawaran pindah ke daerah lain, baik secara ilegal atau resmi, KONI Kota Bandung akan membentuk tim advokasi. Melalui bidang hukum, tim advokasi nantinya akan memberi perlindungan kepada atlet," terang Ketua KONI Kota Bandung, Aan Johana pada acara ‘Sosialisasi Peraturan Mutasi Atlet dan Mekanisme Perizinan Kegiatan Keolahragaan, di Hotel Mitra, Jl. Supratman Rabu (12/12).

Menurutnya  program tersebut digelar untuk meminimalisasi maraknya atlet Kota Bandung yang sudah dibina di Bandung. Namun, pada saatnya event atlet malah membela daerah lain. " Kami lakukan hal ini dalam rangka meningkatkan prestasi olahraga kota Bandung menuju Porda 2014. Sekaligus mempertahankan juara umum, karena mempertahankan jauh lebih berat dibanding merebut," kata Aan.

Aan menjelaskan, perlindungan yang akan diberikan kepada atlet  cukup banyak. Salah satunya jika memang atlet tersebut ingin pindah,   harus melalui proses dan aturan yang benar. " Jika nanti ternyata di daerah yang baru dibelanya tersebut kurang mendapatkan perhatian dengan baik, pihaknya  akan melakukan tindakan," tandasnya.

Aan mengimbau para atlet tidak tergiur dengan tawaran pindah. KONI akan senantiasa memberi perlindungan dan mengupayakan memberikan kesejahteraan kepada atlet. Bahkan kesejahteraan atlet ini akan lebih ditingkatkan lagi. " Selain itu Kami akan mengikuti jejak KONI Jabar yang sudah mengantisipasi hal-hal nonteknis yang selalu terjadi baik sebelum dan  saat event keolahragaan berlangsung," jelasnya.

Sementara, Wakil Ketua Bidang Hukum KONI Kota Bandung Andi Mulyadi menuturkan, tim  advokasi terhadap atlet ini sebenarnya sudah terprogram sejak tahun 2012.  Untuk memantapkan program tersebut,  pihaknya sudah melakukan audiensi dengan Bidang Hukum KONI Jabar, guna membahas  tentang  mutasi. " sesuai peraturan mutasi bisa dilakukan jika permintaan pindah atlet itu disampaikan dua tahun sebelum pindah," terangnya. (dadi)


Dada Upayakan Minimalisir Kasus HIV-AIDS

Tipe Berita = populer



Bandung-RRI Bandung (12-12-2012)

Dada menargetkan tahun 2013 Kota Bandung bebas dari HIV-AIDS, meskipun hal itu diakuinya suatu hal yang mustahil. Tetapi setidaknya jumlah penderitanya dapat berkurang. Hal tersebut dikemukakan Dada setelah mengikuti peringatan HARI AIDS internasional di Bandung Timur Plaza, Jalan AH. Nasution, Rabu (12/12).

Terkait hal itu Dada meminta kepada Ketua Harian KPA (Komisi Penanggulangan AIDS) Kota Bandung, untuk bisa menemukan sekolah yang benar-benar seratus persen pelajarnya tidak menggunakan narkoba. “Coba temukan sekolah yang pelajarnya benar-benar seratus persen tidak mengunakan narkoba, nanti kita beri mereka penghargaan,” ujar Dada.

Menurutnya, berbagai upaya terus dilakukan oleh Pemkot Bandung, agar penularan HIV-AIDS terus berkurang, misalnya saja dengan melakukan penyuluhan dan pembinaan. “Kita tentu saja terus melakukan penyuluhan dan pembinaan agar, penularan HIV-AIDS ini dapat dicegah,” jelas Dada.

Sementara Ketua Harian KPA Kota Bandung, Sukarno mengatakan, penyuluhan dan pembinaan terus dilakukan. " melihat dari fenomena, pergeseran para penderita HIV dan AIDS itu bukan hanya mereka yang mempunyai resiko tinggi, tetapi untuk mereka yang mempunyai resiko rendah pu, seperti ibu rumah tangga jumlah penderita HIV AIDS nya cukup tinggi," terangnya.

Berdasarkan data yang ada jumlah kumulatif kasus HIV-AIDS di kota Bandung dari tahun 1991 sampai dengan 2012 untuk penjaja sex mencapai 122 kasus, sedangkan untuk ibu rumah tangga mencapai 282 kasus dan anak-anak mencapai 94 kasus.

Sukarno menambahkan, penderita HIV-AIDS ini menurutnya seperti fenomena gunung es, sehingga perlu lebih ditingkatkan lagi pemahaman dan sosialisasi mengenai bahaya dari HIV-AIDS ini. (dadi)


KONI Kota/Kab Ingin UU SKN Diamandemen

Tipe Berita = olahraga



Jl. Supratman (13/12/2012)

Dengan keterlibatan seluruh KONI Kota dan Kabupaten dalam kegiatan KONI Pusat, pada acara Rembug Olahraga Nasional di Balikpapan Kalimantan Timur, diakui Ketua Umum KONI Kota Bandung Aan Johana, menjadi sebuah kebanggaan, sehubungan selama ini setiap KONI Pusat mengadakan kegiatan atau program hanya dihadiri KONI Provinsi dan Pengurus Daerah (Pengda) Cabang Olahraga di Indonesia. Tujuan dengan mengundang seluruh KONI Kota/Kab. di seluruh Indonesia tiada lain untuk menyatukan perpsesi mengenai aktivitas KONI, baik kegiatan maupun anggaran yang diterima setiap daerah.

Selain itu juga, dalam kesempatan itu, dibahas tentang penguatan eksistensi KONI Pusat dengan keberadaan KOI. "menjadi sebuah Kelemahan yang dirasakan KONI ketika digelar even Internasional, karena KOI yang maju terlebih dahulu," ujar Aan di sela-sela acara Sosialisasi Peraturan Mutasi Atlet di Bandung, Rabu (12/12).

Aan menjelaskan, yang membina olaharaga KONI dan cabor-cabor, namun KOI hanya sebuah lembaga sebagai persyaratan yang ditentukan Induk Olahraha Dunia (IOC) untuk berkiprah di even internasional. " kalau waktu kepengurusan Rita Subowo tidak ada masalah, tapi sekarang dengan adanya dualisme kepemimpinan tentuanya akan ada perbedaan. Ini jelas menghambat terhadap program-program pembinaan yang dilakukan KONI. Jika tidak penajaman terkait usulan itu, dikhawatirkan berdampak terhadap seluruh cabor ," papar Aan.

Sehubungan hal itu, seluruh KONI Kota/Kab mengusulkan KONI dan KOI harus dipimpin satu orang. Disinggung juga mengenai Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) di mana didalamnya pemerintah wajib memberikan bantuan biaya terhadap aktifitas olahraga yang dilakukan KONI ataupun cabor. " Kita sebenarnya patut berbangga, menyusul bantuan dari pemerintah cukup besar, dibandingkan dengan yang diterima beberapa daerah lain," paparnya.

Aan mengaku, sebenarnya bagi KONI Kota Bandung tidak ada masalah, karena lebih leluasa melakukan dan mengatur biaya, karena sudah punya renstra. Sedangkan Koni Pusat ada pengecilan peran yang ditentukan menpora.

" Jika ini dikabulkan ke depan tidak akan terjadi tumpang tindih, khususnya ketika melaksanakan pemusatan latihan, seperti Menpora dengan program Prima nya yang bersebrangan dengan program yang dilakukan KONI Pusat," ungkap Aan.

Terkait dengan UU SKN, seluruh KONI daerah meminta untuk segera diamandemen, sehingga tidak membatasi peran KONI pusat. Dalam hal ini seluruh KONI Kota/Kab sepakat untuk dikeluarkan yudisial review tentang UU SKN No.3/2005, dengan mencantumkan bahwa KONI satu-satunya wadah terhimpun yang melakukan kegitan olahraga. Bahkan sejak berdiri tahun 1966, tidak ada lembaga lain. Sehingga peran pemerintah di sini hanya memberi fasilitas.

" KONI pusat akan segera melaporkan kepada presiden, atas usulam semua KONI daerah, tentang yudisial review UU SKN, meski harus menunggu karena untuk itu semua membutuhkan proses, untuk kemudian presiden mengeluarkan perpres atas persetujuan DPR," ujar Aan. (dadi)


Layanan Publik Kota Bandung Masih Rendah

Tipe Berita = populer



Bandung-RRI Bandung (13/12/2012)

Berdasarkan hasil survey Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tentang integritas sektor publik, Kota Bandung bersama Kota Depok, Cirebon dan Bekasi, Wali Kota Dada Rosada meminta kepada inspektorat untuk segera mengevaluasi kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Bandung, terutama di bidang pelayanan yang mempunyai nilai kurang.

Dada menuturkan agar, setelah dilakukan evaluasi agar dilakukan perbaikan. Dada juga meminta kepada inspektorat untuk membentuk tim dalam melakukan evaluasi tersebut. Apabila tim tersebut membutuhkan surat tugas dari dirinya agar segera diajukan kepadanya.

“Saya minta segera bentuk tim untuk melakukan evaluasi ini, kalau perlu surat tugas segera ajukan kepada saya untuk ditandangani,” jelas Dada, saat menghadiri acara peringatan hari AIDS internasional di Bandung Timur Plaza, Jalan AH. Nasution, Rabu (12/12) siang.

Dengan penilaian tersebut, tentu saja merasa kecewa dengan hasil survey tersebut. Namun hal itu jangan sampai menanggapinya secara emosional. Justru harus menyikapinya dengan memperbaiki kekurangan yang ada. "Tentu saja saya kecewa dengan hasil survey tersebut. Tetapi kita tidak perlu emosional menanggapinya, kita lakukan perbaikan letak kekurangannya,” ungkap Dada.

Menurut Dada, dalam pekerjaan kadang kala ada fluktuasi naik dan turun mengenai kinerja tetapi, jangan sampai penurunannya kurang dari standar yang sudah ditentukan.

Ia mencontohkan, apabila ada masyarakat yang mengurus perijinan, tentu saja mereka ingin cepat selesai dengan harga sesuai peraturan. Tetapi dalam perjalananya, kadang-kadang persyaratan yang diberikan oleh masyarakat itu kurang, kemudian petugas juga tidak memberitahukan kepada pemohon kekurangannya, tentu saja proses perijinannya akan memakan waktu yang lama.

"Ini tentunya akan merugikan pemohon, karena prosesnya menjadi lama, padahal pemohon membutuhkan sesegara mungkin," pungkasnya. (dadi)


NPCI Jabar Tidak Mampu Jalankan Program

Tipe Berita = olahraga



RRI Bandung (13/12/2012)

Nasional Paralimpik Commitee Indonesia (NPCI) Kota Bandung siap menggantikan peran NPCI Jawa Barat, karena dinilai vakum. Padahal berbagai even baik yang sifatnya daerah, yaitu Pekan Olahraga Penyandang Cacat daerah (Peparda), maupun internaisonal seperti asian Para Games yang sudah menanti di depan mata.

“seharusnya NPCI Jabar lebih giat lagi menggelar berbagai kegiatan ataupun kejuaraan , hal ini sebagai upaya memotivasi atlet penyandnag cacat di semua Kabupaten dan kota, agar mempunyai tujuan setelah berlatih setiap hari,” ujar Ketua NPCI Kota Bandung Adik Fachroji, pada acara pertemuan dengan seluruh atlet NPCI Kota Bandung di GOR Pajajaran Bandung, Kamis (13/12) sore.

Adik menegaskan, dengan anggaran yang telah dikucurkan Pemprov Jabar kepada NPCI Jabar, seharusnya bisa menggelar kejuaraan untuk sembilan cabang olahraga dalam setiap tahun. Tetapi NPCI Jabar bisa dikatakan tidak pernah melaksanakan kejuaraan. Justru NPCI Kota Bandung sendiri yang banyak melaksanakan kejuaraan sebagai upaya memberi kesempatan terhadap atlet penyandang cacat berkompetisi. Bahkan NPCI kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat cukup banyak yang turut ambil bagian.

“Karena NPCI Jabar didominasi atlet-atlet asal Kota Bandung, sehingga itu sudah mewadahi keinginan sebagain besar atlet penyandang cacat. Seharunya dengan segala keterbatasan mereka harus selalu diapresiasi dan memberi peluang di segala bidang,” ungkap Adik.

Sementara, Ketua Harian NPCI Kota Bandung, Jumono menuturkan, NPCI Kota Bandung bersama NPCI daerah lain di Jawa Barat sudah menyuarakan, agar NPCI Jabar secara rutin menggelar, sehingga tidak akan kehabisan atlet, terutama seperti yang terjadi daerah lain.

Menyikapi hubungan antara NPCI Kota bandung dan Jabar sebenarnya berjalan cukup baik, namun dirinya meminta, bukan sebatas hubungan baik, tetapi mencoba untuk lebih membina atletnya, melalui sebuah kompetisi.

“selama ini anggaran yang telah mereka terima, kesannya hanya untuk acaranya sendiri. Sementara untuk NPCI kota dan kabupaten termausk cabor tidak ada. Pernah ada juga raker Cuma berlangsung dua jam dan itu juga upaya NPCI dengan KONI Kota Bandung yang memohon kepada KONI Jabar dan dikabulkan oleh Wakil Sekum KONI Jabar Lili Rolina,” kata Jumono. (dadi)


Lahan Pertanian Terancam

Tipe Berita = populer



Bandung-RRI Bandung (16/12/2012)

Langkah kongkri t yang akan dilakukan Keluarga Besar Fakultas Pertanian (KAFP) Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung dalam upaya menunjang sumberdaya alam (SDA) berkelanjutan di Jawa Barat, demi terwujudnya pengembangan Provinsi Jawa Barat sebagai Provinsi Agribisnis, akan memberi masukan kepada Pemerintah Pusat, terkait APBN untuk sektor pertanian yang belum merata. Dalam APBN 2013 yang disampaikan Presiden, alokasi anggaran untuk Kementrian Pertanian, sebesar Rp1650 triliun untuk tiga sektor, meliputi sektor pertanian, kehutanan, serta kelautan dan perikanan. Faktanya alokasi sektor pertanian paling minim, sehingga kebijakan itu tidak membumi . < /p>

“Kami dari alumni KAFP Unpad dengan jumlah sekitar 10 ribu orang, 8400 di antaranya SI/S2/S3 dan 1600 D3, merupakan Potensi luar biasa yang tersebar di berbagai kementrian di Pemerintah Pusat, Provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia, untuk mencermati kebijakan pengalokasian APBN yang belum merata. Kemudian memberi masukan ke Pemerintah Pusat , berkaitan dengan pengalokasian APBN itu,” ungkap HM. Ir. Qudrat Iswara, di sela-sela saresehan refleksi akhir tahun 2012, di Grand Hotel Preanger, Jl. Asia-Afrika Bandung, Minggu (16/12) siang.

Selain masalah alokasi anggaran Iswara juga mengatakan, Jawa Barat sebagai penyangga ketersedian pangan nasional, karenanya untuk mempertahankan lumbung pangan nasional perlu menyikapi alih fungsi lahan yang tidak terkendali, menyusul program green province yang dibahas pada saresehan refleksi akhir tahun 2012, dengan tema 'Mendorong Implementasi Green Province, Menuju Jawa Barat Sebagai Provinsi Agribisnis. “Kami siap bermitra dengan Jabar, dan memberi kontribusi untuk ketahanan pangan Provinsi Jawa Barat, yang mempunyai kebijakan menetapkan 45 persen kawasan lindung, kemudian penekanan semua aktivitas yang dilakukan dengan tetap menjaga daya dukung lingkungan, serta penggunaan bioenergi," jelas Iswara.

Sementara, Gubernur Jabar, H. Ahmad Heryawan, Lc, usai memberi pengarahan pada saresehan tersebut mengatakan, mengantisipasi alih fungsi lahan perlu komitmen bersama, agar ada lahan berkesinambungan atau lahan abadi melalui peraturan pemerintah, undang – undang dan secara mendetail diserahkan kepada kabupaten dan kota, untuk mengantisipasi beraihnya alih fungsi lahan pertanian yang dijadikan lahan perumahan.

“Kita awasi bersama sesuai perda lahan yang dijadikan lahan perumahan, dengan adanya peraturan pemerintah yang merupakan turunan Undang-Undang Tata Ruang secara global, kemudian detailnya dilakukan pemerintah di Kabupaten dan Kota,” terang Ahmad Heryawan.

Dalam kesempatan tersebut dilakukan pelantikan pengurus KAFP Unpad masa bakti 2012-2015, sebanyak 69 orang, dengan Ketua Umum, H.M. Qudrat Iswara, Ketua I (Bidang Pemberdayaan Alumni) Ahmad Rivani, Ketua II (Bidang Pengabdian Masyarakat) M. Gunardi Judawinata, Ketua III (Bidang Komunikasi dan Humas) Rita Saadah, Ketua IV (Bidang Dana dan Usaha)Joni Hartoyo dan Ketua V (Bidang Kerjasama Antar Lembaga) Dikdik Koesnandi. (dadi)


Petani Penyangga Ketahanan Pangan

Tipe Berita = pendidikan



Bandung-RRI Bandung (16/12/2012)

Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad), Prof. Ganjar Kurnia menyebutkan, dengan adanya sarjana pertanian menjadi porfekstif untuk menyelesaikan permasalahan alih fungsi lahan pertanian. Ganjar mencontohkan, dengan memperhatikan Rate Of Population Grwoth atau laju pertumbuhan penduduk sekitar 1.9 persen dari jumlah 50 juta penduduk di Jawa Barat pada tahun ini, akan terjadi double populatian.

“ dalam waktu 36 tahun atau tahun 2048, penduduk di Jabar bertambah menjadi 100 juta yang tentunya memerlukan pangan. Sedangkan konversi lahan irigasi dalam catatan 10 tahun ke depan hanya 80 hektar. Dan ini menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh lulusan pertanian Unpad,” ujar Ganjar Kurnia, pada Saresehan yang digelar Keluarga Besar Alumni Fakultas Pertanian (KAFP) Unpad, Minggu (16/12) siang

Disinggung masih minimnya masyarakat Indonesia mencari penghidupan dari sektor pertanian, Ganjar tidak memungkiri, karena sektor itu tidak menjanjikan sehubungan belum jelasnya tingkat kesejahteraan. Padahal ketahanan pangan harus berbicara ketahanan pertanian dan ketahanan pertanian perlu ditunjang dengan keberadaan petani.

“ Tadi ada gagasan yaitu dengan melakukan sistem gadai kepada pemerintah, kemudian petani tersebut juga akan mendapat uang dari lahan yang digadaikan, selain bisa mengelola sendiri lahan garapannya, termasuk mendapat bagian keuntungan,” ujarnya. (dadi)


Pordasi Tak Mau Seperti PSSI

Tipe Berita = olahraga



Lembang-RRI Bandung (16/12/2012)

Komunitas Pordasi mengaku khawatir terkait kemelut yang terjadi di internal organisasi mengikuti yang sedang terjadi di pesepakbolaan nasional. Sehingga bisa segera menyusun program untuk persiapan menjelang hajatan olahraga di level asia tenggara maupun nasional.

"Saya inginkan akan segera ada titik temu, karena ini akan menghambat pembinaan atlet. Apalagi saat ini akan dihadapkan pada dua multi even olahraga SeaGames dan PON. Apalagi seperti yang terjadi dengan PSSI dengan dualisme kepeminmpinan, Jika dibiarkan berlarut-larut mau dikemanakan prestasi olahraga kita," ungkap Ronny Lukito Pemilik Klub Berkuda, Bandung Equistrian Club (BEC) di sela-sela Kejuaraan Berkuda Equistrian di Parongpong, KBB, Sabtu (15/12) sore.

Menurutnya, wacana menyatukan belum ada titik temu, namun melalui munas Pordasi yang digelar di rumah kediaman Rony Lukito, di Kampung Gajah, Jum'at (14/12) malam itu, kemelut akan segera berakhir. " Melalui Ketua Umum PB Pordasi yang baru, Pak Jose, kekisruhan di tubuh pordasi segera tuntas," tandas Ronny dengan optimis.

Sementara, gelaran kejuaraan equistrian tersebut, merupakan program rutin untuk pembinaan Pordasi setiap tahunnya, bertajuk Pordasi Cup. "setiap tahun kami menyelenggarakan sebanyak lima seri, tapi untuk tahun ini hanya berlangsung tiga seri. Mudah-mudahan tahun depan akan berjalan seperti biasanya, seiring tuntasnya semua kemelut di tubuh Pordasi," harapnya. Pada Kejuaraan Equistrian seri terakhir untuk tahun 2012, diikuti 45 raider dengan 80 ekor kuda, dari berbagai klub di Jabar, termasuk dari luar Jawa Barat.

Berikut Juara-Juara Equistrian Indonesia Training Competition di Equsitrian Parongpong KBB, Sabtu 15/12. Pada Nomor Dressage Kelas CD-4 Advance, Raider Yoel Mamongan dengan Kudanya Laura keluar sebagai juara. Di nomor Dressage Class CD-5, Prix St. Georgeus, juaranya James Mamongan menunggangi Kuda Nartcho. Kemudian Nomor Starting Order, CLass CD-3 Medium, kuda bernama Kuda Casilass, dengan raidernya Brayen Brata Coolen menjadi yang terbaik. Selanjutnya Nomor Dressage Class CD-2A Elementary Junior, William Sunjaya, Kudanya Arthur, serta nomor Dressage, Class CD-2B Elementary Senior, juaranya raider Purtri Mieliane Stephani, bersama Kudanya Everest. (dadi)


Lima Pasangan Resmi Dapatkan Nomor Urut

Tipe Berita = politik



Bandung 18/12/2012 (RRI Bandung)

Lima Pasangan Kandidat Cagub-cawagub telah mendapat ketetapan nomor urut, untuk Pilgub Jabar 2013 mendatang. No. 1 Pasangan dari independen Dikdik Mulyana Arief Mansyur-Cecep NS. Toyib mendapat nomor satu. No. 2 Irianto MS. Syafiudin (yance) -Tatang Farhanul. No. 3 Pasangan Dede Yusuf - Lexs Laksamana. No. 4 Ahmad Heryawan - Deddy Mizwar. No. 5 Rieke Diah Pitaloka (oneng)-Teten Masduki

Kepada wartawan, Cagub dari kelima pasangan mengungkapkan berbagai argumentasi dari nomor urut yang resmi akan digunakan selama Pilgub Jabar 2013. Menanggapi hasil pengundian nomor urut tersebut, pasangan Dikdik-Mulyana mengatakan angka satu merupakan awal yang baik untuk meraih kesuksesan. Lain halnya dengan Yance, setelah mendapat ketetapan mendapat nomor itu semua sesuai perkiaraan awal. “ nomor dua menandakan Golkar kembali bangkit, Kami optimis bisa menang di Pilgub nanti,” tegasnya.

Sedangkan Dede Yusuf menuturkan, semua nomor itu baik, namun menurutnya nomor tiga adalah nomor keberuntungan,” Dulu saya bersama Kang Aher mendapat nomor tiga dan bisa memenangkan Pilgub 2008 ,” kenangnya. Sementara bagi Ahmad Heryawan, nomor empat adalah nomor semangat, sehingga dirinya optimis bisa memenangkan pada Pilgub nanti.

Selanjutnya menurut Oneng dan pasangannya, nomor lima sesuai keinginannya. Oneng menerangkan nomor lima sesuai dengan dasar negara yakni pancasila. “Dengan Kang Teten saya akan menjadikan Jawa Barat sebagai Laboraturium Pancasila dan membangkitkan semangat pancasila yang dimulai dari Jawa Barat,” ujar Oneng.

Setelah ditetapkan dan penandatangan nomor urut pasangan oleh kelima pasangan Cagub-Cawagub. Kemudian Pembacaan Deklarasi Damai dan penandatanganan serta Nota Kesepahaman Pemilu Berkualitas.

Acara pengundian nomor urut dan launching pasangan Cagub-Cawagub Jabar 2013 berbeda dengan sebelumnya. Acara yang digelar di Sasana Budaya Ganesha tersebut KPU Jabar menganggarkan dana sebesar Rp73 juta rupiah. “Biaya itu hanya untuk menyewa tempat, panggung dan konsumsi, Sedangkan untuk acara hiburan dan keperluan blocking time siaran langsung televisi, KPU Jabar tidak menganggarkannya,” tegas Sekretaris KPU Jabar Heri Suherman. (dadi)


Semangat KAA Untuk Palestina

Tipe Berita = pendidikan



Bandung, 20/12/2012 (RRI Bandung)

Sebagai bentuk dukungan moril bangsa Indonesia, khususnya pihak Museum Konferensi Asia-Afrika (KAA) terhadap perjuangan rakyat Palestina akan menggelar kegiatan penutup akhir tahun 2012 yang bertemakan Bandung 'Spirit Of Palestine'. Hal ini sebagai konteks dari semangat Konferensi Asia-Afrika, agar terus hidup sampai kapanpun, selama berlangsung konflik dan bentuk-bentuk penjajahan.

“ Bandung Spirit Of Palestine menjadi moment yang tepat sebagai penutup akhir tahun 2012, sekaligus sebagai bentuk dukungan moril terhadap perjuangan Rakyat Palestina ,” ujar Kepala Museum KAA, Thoma Siregar, di Bandung, Kamis (20/12) siang.

Menurut Thomas, bukan hanya dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina, di forum-forum dunia lain seperti PBB, KTT Gerakan Nonblok, serta Nes Asian-African Strategic Partnership (NAASP) yang berbasis pada politik luar negeri bebas aktif, pihak Museum KAA secara konsisten mengawal dukungan baik moril maupun materil.

" Selain dukungan moril, Kami juga secara langsung datang ke Palestina guna memberi bantuan untuk pembangunan rumah sakit sebesar Rp20 milliar rupiah,” kata Thomas.

Berbagai kegiatan penutup tahun 2012 yang akan digelar Museum KAA akan dimulai 26 Desember. Pertunjukkan yang akan ditampilkan di antaranya pemuataran film dan pameran foto, berhubungan dengan perjuangan rakyat Palestina. Kemudian talkshow, yang mengangkat tema 'Bandung Spirit Dulu Kini dan Masa Depan'. Selanjutnya, menyambut malam pergantian tahun 2012 -2013 atau pada hari Senin (31/12) mulai pukul 19.00 sd. 00.59 WIB, menampilkan khas ‘Night at The Museum’ untuk masyarakat, dengan pertunjukan bernafas kebangsaan berupa seni akustik, angklung, kuliner dan teatrikal. (dadi)


Bulan Dana PMI Tahun 2012 Capai 1 Miliar

Tipe Berita = populer



Bandung, 20/12/2012 (RRI Bandung)

Kepedulian warga Kota Bandung, khususnya terhadap saudara yang sedang membutuhkan dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Hal itu diketahui dari partisipasi Warga Kota Bandung yang menyumbang dalam bentuk uang ataupun darah kepada PMI Cabang Kota Bandung.

"dalam lima tahun terakhir secara berturut-turut mengalami kenaikan di atas seratus persen. Ini menandakan kepedulian masyarakat sudah tinggi," ujar Ketua Bulan Dana PMI Cabang Kota Bandung, Nym Hj. Nani Dada Rosada, di Pendopo Kota Bandung, Kamis (20/12) siang.

Menurutnya, dana tersebut tentunya akan digunakan PMI untuk kegiatan kemanusiaan, yang tidak terbatas untuk membantu warga Kota Bandung, tetapi juga warga Jabar atau daerah lain yang tertimpa musibah.

Disinggung tentang penarikan sumbangan yang terkesan memaksa, Nani Dada Rosada membatahnya. Menurutnya masyarakat sudah menyadari, karena semua kegiatan PMI sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang sedang mendapat musibah. Bahkan Nani Dada Rosada berharap pada kegiatan bulan dana PMI tahun depan akan lebih banyak yang peduli, karena PMI sudah jelas peruntukkannya.

Sementara Walikota Bandung Dada Rosada mengatakan, PMI pada prinsinya melayani msyarakat di bidang musibah dan bencana khususnya pengadaan darah. " kepedulian dan kebutuhan sangat erat kaitannya, karenanya PMI harus bisa menanggulangi semua kebutuhan tersebut, bukan hanya darah tapi bantuan lainnya," kata Dada.

Dada menambahkan jika dikaitkan dengan berbagai program kemanusian bukan hanya di Bandung, tapi Jawa Barat tentunya memerlukan dana. " dengan adanya bulan dana PMI setiap tahunakan bisa menjawab semua kebutuhan untuk program yang akan dilakukan PMI," tutupnya.(dadi)


Peserta Saparua Festival Membludak

Tipe Berita = olahraga



Bandung, 22/12/2012 (RRI Bandung )

Sekitar seribu peserta, terdiri dari Komunitas sepatu dari berbagai klub se-Indonesia, kemudian pecinta alam dari SMA se-Jabar, serta penggemar mobil remot control, penggemar sepeda BMX turut ambil bagian pada kegiatan Saparua Festival, yang berlangsung selama tiga hari sejak Jum'at (21/12) hingga Minggu (23/12).

Khusus untuk sepatu roda, yang menggelar kejuaraan untuk memperebutkan Piala Gubernur Jabar, diikuti 600 peserta yang datang dari Pulau Sumatera, Kalimantan, Yogyakarta, Semarang, dan Surabaya / termasuk klub-klub sepatu roda di Jabar seperti dari KBB dan Kabupaten Bandung serta Kota Bandung, di antaranya klub B'Blades dan Bagasasi. Untuk sepatu roda yang diikuti siswa SD, SMP dan SMA mempertandingkan nomor-nomor terdiri dari speed in line (sepatu roda cepat), Agresif inline dan slalom in line.

Sedangkan BMX mempertandingkan Bike Trial dan BMX Freestyle, Fix Gear, Slack in line dan Sa su su (sepeda adventure). Ada juga kompetisi skateboard, remote mobile control. Selanjutnya untuk Panjat tebing yang melombakan nomor Fun Climbing diikuti 75 peserta pencinta alam. Tidak ketinggalan Forum Club Motor Bandung turut memeriahkan kegiatan Saparua Festival, yang dibuka secara resmi pagi tadi oleg Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Provinsi Jawa Barat, Otji S. Wiharjadi, mewakili Gubernur Ahmad Heryawan yang berhalangan hadir.

Menurut Ketua Panitia Safarua Festival, Erry Sudrajat, untuk sementara kegiatan Saparua Fesatival lebih cenderung kepada olahraga, namun ke depan tidak menutup kemungkinan dikatkan dengan pariwisata. " selama tiga tahun penyelenggaraan makin berkembang dan banyak peminatnya. Bahkan saat ini, panitia kewalahan dengan membludaknya jumlah peserta. Karena saat ini masuk liburan sekolah, sehingga orang tua banyak juga yang mengantar sekaligus untuk wisata," ungkap Erry, di sela-sela kegiatan, Sabtu (22/12) siang.

Erry menginginkan,Saparua Festival ke depan bisa menjadi agenda rutin tahunan, termasuk melakukan kerjasama dengan dinas pariwisata Kota Bandung dan Jawa Barat. "Melalui Saparua Festival olahraga menjadi bagian dari industri," harapnya.

Terkait rencana tersebut Erry menggatakan, untuk penyelenggaraan selanjutnya akan lebih mempersiapkan diri jauh-jauh hari, seperti mengkoordinasi untuk akomodasi peserta, serta pemberitahuan lebih awal, agar peserta yang datang dari pulau lain, bisa mengatur jadwal serta pemesana tiket penerbagangan. " Termasuk untuk penginapan tentunya kami akan memfasilitasi, kendati atas biaya dari peserta sendiri," selorohnya.

Erry Sudrajat menambahkan, banyaknya peminat yang mengikuti Saparua Festival, karena di daerah asalnya tidak petrnah ada kegiatan yang digelar seperti saat ini. "Mungkin kegiatan Saparua Festival satu-satunya yang digelar di Indonesia sementara ini, sehingga peserta banyak yang mendaftar," tuturnya.

Sementara Ketua Umum KONI Kota Bandung Aan Johana mengungkapkan, dengan makin banyaknya peminat yang turut ambil bagian pada Saparua Festival tersebut, dan memberi kesan nyaman dan betah bagi peserta dari luar saran untuk dibenahi. karena kondisinya saat ini sudah memprihatinkan "Di samping itu juga, sebagai persiapan menjelang PON XIX di Jabar, saya ingin sarana di Saparua ini direnovasi untuk menjadi salah satu venue pertandingan nantinya," tandas Aan. (dadi)


Muspida Jabar Janjikan Keamanan Natal

Tipe Berita = populer



Bandung, 24/12/2012 (RRI Bandung)

Gubernur Jawa Barat Ahamd Heryawan, Ketua DPRD Irfan Suryanegara, Pangdam III Siliwangi Sony Wijaya, Kapolda Jabar Irjen Pol Tubagus Anis Angkawijaya, berkeliling ke gereja-gereja di Kota Bandung guna memberi kepastian kemanaan bagi umat kristiani yang sedang menjalankan misa natal malam, Senin (24/12) malam.

Gereja yang pertama dikunjungi Gereja Kathedral di Jl. Merdeka, dilanjutkan ke gereja-gereja yang menampung jemaat dalam jumlah banyak lainnya, seperti Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan Pasir Kaliki dan Gereja HKBP.

Sebelum mengunjungi Gereja Kathedral, kepada wartawan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan mengatakan, sebagai Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, malam ini melakukan keliling ke gereja untuk memastikan rasa aman kepada umat yang merayakan misa natal malam ini.

"Atas nama pemerintah mengucapkan selamat Natal, agar natal memberi makna yang mendalam untuk kedamaian dalam kehidupan sehari-hari. Karena menurutnya kegiatan keagamaan bisa memberi nilai-nilai sakral di masyarakat, untuk hidup bersama bagi semua agama tanpa ada perbedaan," ujar Gubernur.

Dalam kesempatan itu juga Gubernur dan rombongan disambut Pastur Leo sekaligus memberi ucapan dan menjamin keamanan perayaan natal tahun ini cukup kondusif.

Misa Natal di Gereja Katedral dilakukan dalam empat gelombang yang dimulai pukul 16.00 WIB.

Sementara itu, di beberapa ruas jalan, khususnya jalan-jalan yang menuju berbagai gereja lalulintas sukup padat, namun tidak sampai terjadi kemacetan yang berarti. Sedangkan di sepanjang Jalan Gatot Subroto, sejak sore hinggal pukul 21.00 WIB mulai perempatan Jalan Pelajar Pejuang 45, menuju arah Trans Super Mall (TSM) terjadi kepadatan arus kendaraan. (dadi)


Dada Rosada Sambangi Pastur Leo

Tipe Berita = populer



Bandung, 25/12/2012 (RRI Bandung)

Pada perayaan Natal di Gereja Katedral St. Petrus menggelar open house, yang dihadiri sejumlah tokoh agama, sekaligus memberi selamat kepada umat kristiani yang sedang merayakan natal tahun ini. Mereka di antaranya, Walikota Bandung Dada Rosada selaku pimpinan daerah, kemudian Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Ahmad Suherman, hadir juga Ketua Ahmmadiyah, dan tokoh agama Budha.

Sementara Tokoh Kristiani, yakni Romo Leo Van de Boer dan Romo Paulus Wirasmohadi Suryo, Keuskupan Bandung. Romo Paulus mengaku bangga dan bersyukur, karena mendapat perhatian atas kunjungan tokoh agama.

Menurut Romo Paulus, dengan pertemuan tokoh antar lintas agama, bisa membawa penerang dan kedamaian dalam kehidupan antar umat beragama pada natal ini. "Dengan menggunakan simbol burung merpati untuk menandakan kehidupan akan lebih damai, meski berbeda keyakinan," ujar Romo Paulus, Selasa (25/12) siangh.

Romo Paulus juga mengatakan, keuskupan Bandung mengusahakan melalui pertemuan hari ini bisa menjadi acuan untuk semua umat di Indonesia bukan hanya terbatas perbedaan agama, tapi sekaligus etnis.

Sementara Walikota Dada Rosada mengatakan, melalui kegiatan Pertemuan Terbuka Natal 2012 Bersama Tokoh Antar Lintas Agama, menjadi momen tepat, karena Kota Bandung adalah rumah bersama dan setiap perbedaan selalu menanamkan kebersamaan.

“Kita menghadiri acara ini karena hal ini merupakan implementasi dari Bandung agamis, dan kita semuanya bersahabat satu sama lainnya, kalau ada permusuhan di antara kita tidak mungkin tokoh lintas agam a ini mau hadiri disini,” jelas Dada.

Dada juga mengakui bahwa di Bandung rasa toleransi dan rasa persahabatannya luar biasa, terbukti bahwa saat ini tidak ada konflik atau bentrokan yang berarti. Meskipun potensi terjadinya keributan itu ada, karena Kota Bandung merupakan Kota yang heterogen. “tetapi dengan adanya Bandung agamis, potensi konflik yang ada itu dapat diredam,” tegas Dada. (dadi/foto humas Pemkot Bdg)


Aa Boxer Ingatkan Pelatih

Tipe Berita = olahraga



RRI Bandung, Sabtu (19/01/2013)

Setelah menggelar program latihan gabungan yang diikuti seluruh Satuan Latihan (Satlat) Kodrat se-Kota Bandung, sebagai kelanjutan dari progran yang dilakukan Pengurus Cabang (Pengcab) Kodrat Kota Bandung, yaitu persiapan menghadapi Pekan Olahraga Daerah (porda) XII/2014 di Kabupaten Bekasi, Pengurus Kodrat (Tarung Derajat) Kota Bandung pada Jum'at (19/1) malam, menggelar konsolidasi bersama Pengcab dan 52 Satuan Latihan (Satlat) Kodrat yang ada di Kota Bandung.

"Maksud dilaksanakan pertemuan ini, tiada lain untuk menyamakan visi, misi termasuk berbagai hal, supaya dalam pelaksanaannya tidak menemui kendala yang tida diharapkan," ungkap Ketua Pengcab Kodrat Kota Bandung, Erwan Setiawan, di Rumah Dinas DPRD Kota Bandung, Jl. Tamansari Bandung.

Dalam konsolidasi tersebut, difokuskan bagi para pelatih sebagai pencetak atlet. Karena melalui tangannya bisa mengangkat motivasi dan prestasi atletnya "Pemain sehebat apapun jika dilatih dengan cara yang salah, kan jadi percuma," ungkapnya.

Erwan menjelaskan bahwa selama ini peran pelatih sendiri banyak menuai kritikan dari berbagai pihak. Tidak sedikit para pelatih menggunakan aturan yang dinilai menyimpang. Terkait dengan kinerja pelatih, Erwan minta pelatih harus bisa meregenerasi para atletnya, yakni harus memberi kesempatan kepada para petarung muda untuk tampil. "Jangan hanya karena merasa mampu, pelatih jadi tidak mau memberi kesempatan kepada para pelatih muda, Padahal semua itu akan berakhir seiring makin bertambahnya usia," katanya.

Demikian juga dikatakan Sang Guru Aa Boxer, sekarang ini insan petarung telah sombong. Sebagai petarung yang lahir ditempat di mana tarung derajat dilahirkan, para pelatih ataupun yang dilatih sudah merasa mampu menguasai tarung derajat. "Sekarang saya lihat semuanya sudah merasa sok jagoan. Padahal mengapa harus merasa sok, kan kita memang jagoan. Namun jangan merasa diri sudah hebat, kekuatan tarung derajat sekarang telah merata. Terbukti di PON Riau, Jabar kalah sama Jateng, meski itu menjadi hal positif, bahwa kekuatan kini sudah merata di semua daerah," ucapnya.

Ditegaskan Aa, perlu ada pembenahan khususnya dari segi kepelatihan yang harus bisa menyulap bakat-bakat hebat menjadi prestasi membanggakan. Karena sebagai tempat dilahirkannya tarung derajat, sudah seharusnya Kota Bandung mencetak atlet-atlet hebat.(dadi)


Air Artesis Hotel Newton Bandung Disegel

Tipe Berita = kriminal



Bandung, 27/12/2012 (RRI Bandung)

Dalam Empat Bulan Beroperasi, Hotel Newton Bandung Gunakan Air Ilegal

Penggunaan air bawah tanah oleh pengusaha di Kota Bandung masih bermasalah, seperti tunggakan pajak dan perizinan. Terkait hal itu tim gabungan penggunaan air bawah tanah terdiri dari BPPT, BPLH, Dispenda, dan Polrestabes, terus melakukan pembinaan.

"Dengan adanya peraturan daerah No. 03/2011, kami akan rutin mensosialisasikan serta memberi pembinaan, ke semua perusahaan, yang disinyalir bermasalah dalam penggunaan air bawah tanah, seperti yang dilakukan saat ini, " ujar Kepala Sub Bidang pengelolaan air bawah tanah BPLH Kota Bandung, B. Saptiaji, di Hotel Newton, Jl. RE. Martadinata, Kamis (27/12) siang.

Pada sidak yang dilakukan hari itu, Tim gabungan, menyambangi dua lokasi yang diduga bermasalah. Kedua tempat itu yakni perusahan pembuat karpet PT Nobel dan Pastex dan Hotel Newton di Jl RE Martadinata. Untuk PT Nobel dan Pastex, menunggak pajak selama kurang lebih 16 bulan, dengan tunggakan sekitar Rp29 juta dan 5,5 juta.

"Kepada dua Perusahaan tersebut, kami masih memberi toleransi sampai Jum'at (28/12) hingga pukul 10.00 WIB. Namun Jika masih belum bayar, maka akan kami segel," terangnya.

Sementara untuk Hotel Newton, ada pengegelan mesin penyedot air, sebab belum memiliki izin pengagunaan air bawah tanah. Segel akan dilepas jika izin sudah keluar. Menurutnya, penggunaan air bawah tanah di Kota Bandung kini memang sudah cukup banyak. Terutama dilakukan oleh hotel. "Hotel mungkin lebih banyak, Ya menggunakannya dibanding pabrik. Kecuali untuk pabrik yang melakukan proses pencelupan," tandasnya.

Saptiaji menambahkan, ketinggain air muka tanah berkurang sebanyak 50-60 centimeter setiap tahun. Hal itu dinilai karena banyak pengusaha yang menggunakan air bawah tanah.

Sementara itu perwakilan dari Hotel Newton Ai Melinda mengatakan, berhubung dirinya bukan orang yang berkewenangan memberikan penjelasan untuk hal ini. sehingga dirinya akan melaporkan penyegelan ini kepada pihak menejemen. "Persoalan ini akan segera kami laporkan ke pihak manajemen hotel. Jika dimintai keterangan itu bukan kewenangan saya," ungkapnya.

Berdasarkan pantauan RRI di lapangan, Hotel Newton hanya menggunakan satu sumur artesis berkedalaman 60 meter, dan menghabiskan sekitar 5 ribu liter perhari. (dadi)


Konsumen Dituntut Cerdas Memilih Produk

Tipe Berita = kriminal



Sepanjang Tahun 2012 BB POM Temukan 53 Kasus Produk Dengan Kandungan Zat Berbahaya.

Bandung, 27/12/2012 (RRI Bandung)

Ke- 53 kasus berbagai produk ilegal hasil temuan sepanjang tahun 2012 Balai Besar Pengawasan Obat-Obatan dan Makanan (BB POM) Bandung itu terdiri dari obat tradisional, kosmetik, obat keras , produk makanan dan obat yang disinyalir mengandung bahan berbahaya, tanpa Ijin edar serta terkontaminasi adanya bahan kimia obat.

"Dari kasus yang ditangani, sebanyak 34 kasus berlanjut ke ranah hukum, Sedangkan sisanya, non projustitia atau hanya diberikan peringatan" ungkap Kepala Bidang Pemeriksaan dan Penyidikan BBPOM Bandung, Dela Triatmani, pada kegiatan Warning Publik, di Kantor BB POM, Jl. Pasteur 25 Bandung, Kamis (27/12) siang.

Menurutnya, Kasus yang ditangani yaitu obat tradisional sebanyak 6 kasus, dengan contoh kosmetika sebanyak 8 kasus, di antaranya Shampo Mac, Walet, Original DR, Natural 99. Kemudian Obat keras sebanyak 16 kaus (Deksametason,Piroksikam). Untuk Pangan sebanyak 16 kasus, Sedangkan obat sebanyak 7 kasus.

Dela mengatakan, dari sejumlah kasus yang telah masuk ke meja hijau, tenyata hukumannya memang masih terlalu ringan. Sangsi yang diberikan dengan jalur hukum, belum membuat para pelakunya menjadi jera, karena hukuman yang diberikan kepada para pelanggar ternyata ringan," tegasnya.

Dela mencontohkan, salah satu produsen kosmetik dengan mengandung merkuri yang membahayakan masyarakat mampu beromzet sekitar Rp1 miliar per bulan, dibandingkan hukuman yang diberikan ternyata hanya hukuman percobaan dengan denda Rp10 juta paling tinggi. "Dengan hukuman itu, para produsen dipastikan akan kembali beroperasi.Padahal hukuman bisa dilakukan setinggi-tingginya dengan ancaman penjara 19 tahun dan denda Rp100 juta," ujar Dela.

Dela menambahkan, untuk tahun 2013, tren pelanggaran oleh para produsen nakal masih akan tetap berlangsung,sebab keuntungan yang diperolehnya memang cukup besar, tanpa mempedulikan kesehatan Konsumen.

Sementara Plt. Kepala BB POM Bandung, Ujang Supriatna mengatakan, masyarakat sebagai konsumen memang perlu bijak dan cermat dalam memilih produk. Pasalnya, produk yang telah terdaftar belum tentu aman. Hal itu dikarenakan produsen sering menggunakan kode pendaftaran secara ilegal.

" salah satu hal yang mudah untuk diteliti oleh para konsumen, produk yang mempromosikan secara berlebihan yang dipastikan tidak terdaftar. Termasuk brosur atau kemasan yang memuat gambar yang seronok, tidak sopan, dan irasional," jelas Ujang. (dadi)


Bryan Tjut Sukses Di Hari Pertama KRAPSI

Tipe Berita = olahraga



Perenang Putra Jabar Bryan Tjut Berhasil Ciptakan Tiga Rekor Baru Di Kejurnas Renang KRAPSI Hari Pertama

Bandung, 27/12/2012 (RRI Bandung)

Perenang masa depan Jabar asal Klub Elvira Swima Gemilang (ESG), sukses membuat rekor baru di hari pertama Kejuaraan Nasional Renang Antar Perkumpulan Se- Indonesia (KRAPSI) ke 34 tahun 2012, yang berlangsung di Kolam Renang Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Jl. Setiabudi.

Ketiga rekor baru yang diciptakan Bryan, hingga pukul 15.00, masing-masing dari nomor 400m gaya bebas Putra KU III, dengan catatan waktu 04.30.79. Rekor KRPASI sebelumnya 05.25.09. Kemudian nomor 100m gaya punggung Putra KU III, catatan waktu (01.07.15) memecahkan rekor KRAPSI dengan catatan waktu sebelumnya 01.14.76. Waktu tersebut dicatat oleh Juara dua pada KRAPSI tahun ini melalui Bima Cahya dari klub Jember Jatim (01.08.97). Selanjutnya nomor 200m gaya ganti perorangan Putra KU III, (02.22.33). Waktu yang dibukukannya itu berhasil menumbangkan rekor krapsi sebelumnya (02.50.46), atas nama M Auliya Akbar dari PKG Gresik, Jatim (02.27.59).

Sementara pada pelaksanaan KRAPSI ke-34 ini diikuti 1026 perenang dari 152 klub se-Indonesia yang berlangsung selama empat hari, mulai Kamis (27/12) sampai dengan Minggu (30/12). Untuk gelaran kali ini terbagi ke dalam bebarapa kelompok umur baik putra maupun putri, meliputi KU Senior (18 tahun dan diatasnya), KU I (15 - 17 tahun), KU II (13 - 14 tahun), KU III ( 11 - 12 tahun ), dan KU IV ( 10 tahun dan di bawahnya ), dengan mempertandingkan 4271 nomor.

Selaku tuan rumah, Klub Elvira Swima Gemilang (ESG) Kabupaten Bandung, mengaku bangga, karena sejak empat tahun berselang kembali dipercaya menjadi tuan rumah oleh Pengurus Besar (PB) Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI).

"Untuk Krapsi ke 34 ini, merupakan kesempatan kedua ESG ditunjuk sebagai penyelenggara, setelah Pengda PRSI Jabar menjadi tuan rumah pada tahun 2007, 2009, 2010, dan 2011. Tentunya hal ini sebagai kehormatan dan kebanggaan bagi kami,” ujar Ketua Pelaksana KRAPSI ke 34, Iman Firmansyah, di sela-sela acara, Kamis (27/12) siang.

Iman mengatakan, pada KRAPSI kali ini bisa membawa pembinaan renang Indonesia tumbuh pesat dan melahirkan atlet yang bisa berjaya di kancah nasional maupun internasional. "Klub merupakan ujung tombak prestasi renang. Untuk itu, selain kuantitas juga kualitas harus ditingkatkan," tandasnya.

Sementara, Wakil Ketua III Bidang Pembinaan PB PRSI, Herlambang Widjaya menilai, dengan banyaknya animo peserta pada Krapsi tahun ini diharapkan, akan tercipta rekor-rekor baru. Selain itu, harapan lainnya para perenang daerah lain mampu untuk mensejajarkan diri dengan perenang Jabar.

"Seperti diketahui prestasi renang Jabar sangat gemilang di PON di Riau, karenanya seluruh atlet bisa mengikuti prestasi perenang Jabar," ujarnya. (dadi)


1170 Petarung Ikuti Latihan Gabungan

Tipe Berita = olahraga



Tegallega, 13/01/2013 (RRI Bandung)

Pengurus Cabang (Pengcab) Kodrat Kota Bandung pada Minggu, (13/1) menggelar kegiatan Latihan Gabungan, di Lapangan Tegallega Bandung yang diikuti 1170 atlet dari 42 Satuan latihan (satlat) Kodrat se-Kota Bandung, mulai anak-anak hingga dewasa yang terbagi berbagai level Kurata I-VII serta Jat I sampai III.

Selain sebagai program rutin, kegiatan ini juga sebagai ajang silaturahmi seluruh jajaran pengruus dan atlet, yang selama ini belum mengenal satu sama lainnya. “ selama ini di antara atlet dari semua satua latihan se-Kota Bandung tidak saling mengenal, padahal semuanya keluarga besar Tarung Drajat Kota Bandung,” ungkap Ketua Umum Pengcab Kodrat Kota Bandung, Erwan Setiawan, SE, di sela-sela kegiatan.

Erwan Setiawan yang juga Ketua DPRD Kota Bandung itu menandaskan yang tidak kalah pentingnya melalui latihan gabungan tesebut, sekaligus untuk mengenalkan kepada masyarakat tentang olahraga beladiri Tarung Drajat bukan olahraga keras dan harus ditakuti. Selain itu ingin membuktikan, bahwa beladiri Tarung Drajat Kota Bandung tetap eksis. Bahkan saat digelar kejuaraan 2012 lalu, Walikota Bandung Dada Rosada sudah mencanangkan Kota Bandung sebagai Kota Tarung Drajat.

“Tarung Drajat bukan olahraga yang keras dan ditakuti, karena kami menjamin keamanan dan keselamatan kepada atlet. Bahkan kami pun berupaya untuk mewadahi generasi muda, agar tidak terlibat dalam kegiatan yang akan merusak masa depannya,” ungkap Erwan.

Erwan berharap, dengan digelarnya latihan gabungan, semangat akan terus terbangun dan terbina lebih baik lagi.

Sementara dengan diikutkannya Cabor tarung drajat pada multi event olahraga tingkat negara-negara Asia Tenggara SeaGames 2013 di Myanmar, Erwan mengaku bangga karena olahraga asli Kota Bandung sudah diakui di dunia internasional.

Erwan menambahkan, selain bisa berkiprah di level negara asia tenggara, ke depan diharapkan tarung drajat bisa juga dipertandingkan di tingkat asia, yakni ajang Asian Games.

Sedangkan menghadapi persiapan Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jabar XII/2014 di Kabupaten Bekasi, Pengcab Kodrat Kota Bandung saat ini sudah memasuki tahapan Pelatcab. Di Porda Bekasi nanti Cabor Tarung Drajat Kota Bandung optimis bisa meraih juara umum. "Dengan terpilihnya tiga atlet dari Kota Bandung, Kami cukup optimis di Porda nanti bisa menjadi juara umum," tandas Erwan.

Sementara Sang Guru Muda Badai Mega Negara menuturkan, pada Seagames nanti, Cabor Tarung Drajat akan diikuti 8 negara peserta. " Kota Bandung sebagai penopang prestasi nasional, tentunya bertekad memberikan kontribusi bagi Indonesia," singkatnya.

Ditambahkannya, selain bisa berkiprah di level negara asia tenggara, ke depan diharapkan tarung drajat bisa juga dipertandingkan di tingkat asia, yakni ajang Asian Games. (dadi)


Erwan Siap Bersaing Di Pilwalkot 2013

Tipe Berita = politik



RRI Bandung, (13/01/2013)

Jelang Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Bandung 2013, Partai Demokrat Kota Bandung saat ini masih dalam tahap sosialisasi kepada masyarakat. Namun demikian Partai Demokrat Kota Bandung sudah mempunyai calon, salah satunya Ketua Umum Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat, Erwan Setiawan, SE.

" untuk mewakili partainya yang akan maju pada Pilwalkot Bandung 2013, kami tetap mengacu pada Petunjuk Pelaksanaan (juklak) dan Petunjuk Teknis (juknis) di tubuh partai, karena yang akan menentukan siapa yang akan didaftarkan oleh tim 9, terdiri dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Daerah (DPD) serta DPC Demokrat, masing-masing tiga orang," jelas Erwan, di Lapangan Tegallega Bandung, Minggu (13/1).

Disinggung tentang koalisi dengan parpol lain, tegas Erwan Setiawan, sampai saat ini belum melakukan pembicaraan serius dengan parpol lain. Namun Jika ada hal terburuk harus sendiri tanpa koalisi, Demokrat menyatakan siap."Kita harus melakukan koalisi karena ada wakil selain walikota, tapi dengan parpol lain saya belum menjajaki secara formal," ujar Erwan.

Sementara untuk mendatarkan diri, Erwan menjelaskan, masih menunggu arahan dari DPD dan DPP. " Ya kalau sampai batas akhir pendaftaran baik DPD maupun DPP tidak mengajukan nama lain, berarti saya yang akan maju," tegasnya. (dadi)


SUS Gedebage Layak Bernama Gelora Rosada

Tipe Berita = populer



RRI Bandung, (14/01/2013)

Insan Olahraga Kota Bandung terdiri dari atlet dan pengurus cabang olahraga datangi Gedung DPRD Kota Bandung, untuk menyampaikan aspirasinya, terkait pemberian nama Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage, agar dinamakan Gelora Rosada

Keinginan untuk menamakan Gelora Rosada yang saat ini masih dalam kajiaan tim tersebut cukup beralasan, karena Dada Rosada selaku Walikota Bandung, punyai jasa yang besar untuk mewujudkan Stadion milik Kota Bandung yang berstandar internasional. "Sudah sepantasnya jika nama akhir pak wali dijadikan nama stadion, karena dari tiga walikota Bandung sebelumnya tidak terealisasi. Namun setelah Dada Rosada bisa terwujud," ujar Ketua Umum KONI Kota Bandung, Aan Johana di Gedung DPRD, Jl. Aceh, Senin (14/1) siang.

Selain itu kata Aan, mengacu kepada daerah lain ada juga yang masih menggunakan tokoh daerah yang belum meninggal, seperti mantan Gubernur Riau, Kaharudin Nasution yang dijadikan Stadion di Rumbai Riau, kemudian Stadion Mashud yang merupakan nama mantan Bupati Kab. Kuningan Jabar. " Kita bisa mencontoh kedua daerah itu, karena dua tokoh itu masih ada. Kalau nama jalan ya pasti tokoh yang sudah tiada, agar diabadikan," terang Aan.

Aan mengakui, meski dana untuk pembangunan stadion Gedebage berasal dari APBD Kota Bandung, termasuk bantuan dari Pemprov Jabar, namun insan olahraga Kota Bandung sangat berharap penamaan Stadion yaitu Gelora Rosada.

Sementara, Ketua DPRD Kota Bandung, Erwan Setiawan, menyayangkan, karena aspirasi yang disampaikan insan olahraga di Kota Bandung terlambat, seharusnya menurut Erwan seminggu sebelumnya, untuk dijadikan landasan oleh tim kajian dari Unpad, dengan Ketua Tim, Prof. Nina Herliani Lubis. Erwan menambahkan, pihaknya akan ekpos hasil kajian naskah akademisi dari Unpad perihal penamaan SUS Gedebage.(dadi)


Pilwalkot, Gerindra Masih Perlu Kursi

Tipe Berita = politik



RRI Bandung, (14/01/2013)

Dewan Pimpinan Cabang -(DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kota Bandung, mulai Senin 14 hingga Kamis 24 Januari 2013, membuka pendaftaran bagi tokoh dan warga yang berminat maju menjadi Calon Wali kota-Calon Wakil Wali Kota Bandung 2013-2018.

" sebetulnya pembukaan pendaftaran akan dimulai dua minggu kemarin,tapi sehubungan ada beberapa hal yang harus disiapkan," ujar Ketua DPC Partai Gerindra Kota Bandung Deni Wahyudin,SE,MM, kepada wartawan di Kantor DPC Gerindra, Jl. Lodaya 111 Bandung, Senin (14/01).

Deni yang didampingi Ketua Tim Penjaringan Mohamad Abas, H.ST, minta bagi para kader Gerindra untuk memberikan masukan kalau ada tokoh dan warga yang ingin maju di Pilwalkot Kota Bandung. "Kami juga akan melakukan sosialisasi soal pendaftaran ini," terangnya.

Deni menuturkan, setiap tokoh dan warga yang berminat bisa mengambil dan menyerahkan formulir di Kantor DPC Gerindra harus satu visi dan misi. " Kami ingin bersatu menyatukan cita-cita merebut Bandung satu untuk menuju perubahan warga dan Kota Bandung," tandasnya.

Ditambahkannya, untuk saat ini Gerindra masih kekurangan kursi di parlemen, untuk itu Gerindra Kota Bandung, akan melakukan koalisi dengan partai non parlemen. "Untuk mencapai minimal 16 kursi, kami akan berkoalisi dengan tiga partai non parlemen, yakni, Hanura, PDKB dan PBB," pungkas Deni. (dadi)


Kini Hadir Matik Berteknologi Balap

Tipe Berita = populer



RRI Bandung, (02/02/2013)

PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) kembali telurkan produk sepeda motor dengan tipe terbaru Xeon RC (Racing Champion).menurut Supervisor Promosi Area Jabar Yamaha Indonesia, Yurry Pribadi, dibubuhkannya RC dimaksudkan untuk mempertegas Xeon sebagai matik racing dengan teknologi balap yang menggunakan DiASil Cylinder dan Forged Piston. Sekaligus menyempurnakan mesin 125 cc yang mempunyai pendingin cairan dan penambahan YMJET-FI untuk menaikkan tenaga menjadi 11,4 PS dan peningkatan torsi ke 10,4 Nm.

“teknologi ini telah menghasilkan akselerasi lebih spontan dengan penggunaan bahan bakar lebih irit sekitar 20%,” jelasnya, saat Launching New Xeon RC di Miko Mall, Kopo Bandung, Sabtu (2/2) sore.

Sepeda motor matik injeksi keluaran ketiga Yamaha, yang sebelumnya Mio J dan Soul GT itu desain bodinya yang sporty dan agresif. Dilengkapi desain lampu belakang dengan konsep After Burner Jet Tail Lamp. Kemudian Jok dua warna, knalpot lebih tangguh, serta desain speedometer iluminasi indiglow yang modern. "Matik ini lebih lincah, dengan perubahan sasis yang membuat tenaga menjadi naik sekitar 8%,” jelasnya. (dadi)


Enam Masalah Kota Belum Tuntas

Tipe Berita = populer



Enam Bulan Menjelang Berakhirnya Sebagai Walikota Bandung, Enam Persoalan Kota Belum Terselesaikan

Madur-RRI Bandung, (29/01/2013)

Dari laporan yang disampaikan SKPD di Lingkungan Pemerintah Kota Bandung, berkaitan dengan tujuh program prioritas pembangunan, Walikota Dada Rosada mengaku puas, kendati masih menyisakan pekerjaan rumah menjelang berakhirnya masa kepemimpinan sebagai walikota selama dua periode, sejak 2003 hingga Oktober 2013.

"PR yang masih belum terselesaikan yaitu persoalan PKL, banjir cileuncang, transportas, pemenuhan kehidupan warga dan ketenaga kerjaan," ungkap Dada Rosada, pada acara Forum Penyampaian untuk bertukar pikiran dan masukan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terhadap penguatan 7 Agenda Prioritas Pembangunan Kota Bandung Tahun 2013, di Pasir Madur Ciparay Kabupaten Bandung, Selasa (29/1) siang.

Menurut Dada, tujuh agenda hakekatnya untuk memenuhi kebutuhan dasar warga, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tujuh program tersebut meliputi bidang pendidikan, yang berorientasi terhadap penciptaan SDM yang berkualitas berdaya saing dan berakhlakul karimah, dengan tujuan memenuhi segala kebutuhan, tetapi meminimalkan penggunaan SDA yang terbatas.

" Keberhasilan di bidang pendidikan, dengan naiknya angka partisipasi sekolah, renovasi ruang kelas, kenaikan anggaran pendidikan yang cukup drastis, dari Rp31,48 m pada tahun 2003 menjadi Rp1,2 triliun tahun 2012," terang Dada.

Bantuan Pemkot Bandung lainnya untuk kemudahan akses pendidikan, dengan digulirkannya program bawaku sekolah. Pada Tahun 2005 hanya Rp3,1 untuk 13.332 siswa kurang mampu, berubah menjadi Rp26 miliar untuk 20 ribu siswa. Di bidang kesehatan, yang berorientasai kepada peningkatan jangkauan, kualitas dan pemerataan pelayanan kesehata juga mengalami peningkatan.

Sementara di Bidang kemakmuran, terfokus kepada perluasan kesempatan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat cukup berhasil. "pada tahun 2003 mencapai 330 ribu KK, namun tahun 2011 menurun menjadi 82 ribu KK," ucapnya.

Di bidang Lingkungan hidup, Pemkot Bandung menjamin pembangunan berkelanjutan, agar pembangunan tidak menyisakan persoalan lingkungan bagi generasi mendatang. Terutama masalah sampah, menyusul dibangunnya PLTsa di Kawasan Gedebage.

Berlanjut ke Bidang Seni dan Budaya yang mengorientasikan kepada pelestarian dan pengembangan seni budaya daerah, guna memberi nilai tambah ekonomi bagi pelakunya. Kemudian keberhasilan di Bidang Olahraga, dengan suksesnya Kota Bandung menjadi juara umum 11 kali penyelenggaran Porda dan merealisasikan Stadion Sepakbola bertaraf internasional di Gedebage.Yang terakhir Bidang Agama, Kota Bandung secara bertutut-turut selama empat tahun menjadi juara umum MTQ tingkat Jawa Barat, serta berhasil menutup lokalisasi Saritem.

Sementara Wakil Walikota Ayi Vivananda dalam pernyataannya lebih menyoroti permasalahan PKL dan infrastruktur, terkait banjir cileuncang tatkala musim penghujan. "Dengan besarnya anggaran untuk Dinas DBMP, dua persoalan itu bisa diselesaikan tahun ini ," pinta Ayi.

Sedangkan Ketua DPRD Erwan Setiawan mengatakan, dengan anggaran Rp4,2 triliun lebih tahun ini, merupakan upaya Dewan dalam mendorong perbaikan infrasturuktur. Sehingga di Kota Bandung tidak akan ada lagi banjir cileuncang dan jalan rusak. " Saya menginginkan masyarakat menikmati hasil pembangunan dalam berbagai bentuk apapun ," harap Erwan. (dadi)


Simpanse Juga Memiliki Rasa Keadilan

Tipe Berita = populer



Bukan hanya manusia yang memiliki rasa keadilan. Dalam sebuah tes yang menguji kemauan untuk berbagi, ilmuwan menemukan bahwa simpanse pun memiliki sifat tersebut. Sifat itu ditemukan lewat penelitian yang dilakukan oleh tim ilmuwan dari National Primate Research Center di Emory University di dekat Atlanta, Georgia, Amerika Serikat. Tim ilmuwan dari Georgia University juga terlibat dalam studi itu. Untuk menguji rasa keadilan, peneliti menggunakan permainan "Ultimatum". Obyek ujinya adalah simpanse dan manusia berusia 2-7 tahun sebagai pembanding. Permainan yang digunakan menguji rasa keadilan sederhana. Manusia atau simpanse diberi pasangan bermain dan diminta memilih salah satu di antara koin dengan dua warna berbeda. Setiap koin dapat ditukar dengan penghargaan, berupa pisang bagi simpanse dan stiker bagi manusia. Penghargaan bisa dinikmati setelah simpanse atau manusia memenuhi persyaratan tertentu. Satu warna koin mensyaratkan pembagian yang sama, sementara koin lain menyerahkan penentuan porsi pembagian pada individu. Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya perbedaan pada manusia dan simpanse. Jika pembagian dengan porsi yang sama disyaratkan, maka simpanse akan melakukannya "Manusia biasanya menawarkan pembagian merata, seperti 50 persen penghargaan, pada pasangannya, dan itulah yang kami temukan pada studi dengan simpanse," kata Frans de Waal, salah satu peneliti yang terlibat riset ini seperti dikutip AFP, Senin (14/1/2013) Di sisi lain, ilmuwan juga menemukan keegoisan manusia yang juga dimiliki simpanse. Jika tak ada keharusan berbagi, maka manusia dan simpanse memilih menikmati penghargaan itu sendiri. Studi ini dipublikasikan di Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS). Studi ini menunjukkan bahwa rasa keadilan pada manusia merupakan hasil evolusi. Simpanse sendiri diduga mengembangkan rasa keadilan dan kerja sama untuk mendukung kesintasannya atau kemampuan terus bertahan hidup di alam.

Pemkot Bandung Gandeng Historia van Band

Tipe Berita = populer



BANDUNG, (PRLM).- Tujuan wisata ke Kota Bandung tengah diarahkan pengembangannya kepada wisata sejarah, mengingat kota ini memiliki banyak tempat bersejarah maupun catatan akar pelaku sejarah nasional dan dunia. Untuk menggairahkan wisata sejarah, Pemkot Bandung menggaet Komunitas Historia van Bandoeng sebagai mitra, untuk memperkenalkan maupun menumbuhkan kecintaan berbagai sejarah berkaitan kota ini. Gambaran tersebut disampaikan Wakil Walikota Bandung, Ayi Vivananda, kepada lima anggota Komunitas Historia van Bandoeng, saat silaturahmi di Balai Kota Bandung, Selasa (15/1/13) petang. Ia menilai, berkembangnya peminat dan pemerhati sejarah di Kota Bandung, sebagai momen yang sangat penting untuk menumbuhkan kembali perhatian dan kecintaan generasi muda terhadap sejarah bangsanya, khususnya di Kota Bandung. Ayi pun menyatakan siap mendukung sejumlah aktivitas dari Komunitas Historia van Bandoeng (HvB), di mana peminatnya belakangan ini diketahui terus bermunculan di Bandung. Ayi juga berharap, HvB dan sejumlah komunitas lainnya yang berkaitan sejarah Kota Bandung dapat bersinergi menciptakan citra unik dan positif. Seorang penggagas Historia van Bandoeng (HVB), Bagus Kamajaya, mengatakan, komunitas ini bersifat terbuka bagi siapa yang berminat bergabung. "Agar lebih meriah, juga terbuka bagi para anggota yang ingin berpenampilan ala zaman tahun 1900 sampai 1950 berikut aneka tampilan pelaku zaman itu. Batasan tahun ini, lebih berdasarkan tujuan independensi sejarah," ujarnya Bagus, senada rekannya, Iwan Hermawan, Eim Ganda, dan Firman Hendriansyah. Disebutkan mereka, dalam aktivitasnya, Komunitas HvB juga ikut aktif dalam bertukar informasi maupun memperkenalkan sejarah Kota Bandung dalam banyak kegiatan. Dijelaskan, walau dalam Komunitas HvB banyak terdiri para reenactor (penggemar reka ulang sejarah) berikut tampilannya, namun keberadaannya terpisah dari Indonesian Reenactor (IDR). (A-81/A-108) ***

Kasus Gelapkan Raskin Libatkan Perangkat

Tipe Berita = populer



SOREANG, (PRLM).- Ada indikasi kuat kasus penggelapan raskin di Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung melibatkan oknum perangkat desa yang dipercaya memegang pendistribusian beras. Hal itu dikatakan warga RT 01 RW 03 Kampung Babakan Rengas, Desa Sukamulya, Wawan Kustiawan ketika ditemui di Kantor Desa Sukamulya, Selasa (15/1) malam. Menurut Wawan, selama ini sejumlah warga melakukan investigasi. Namun diketahui sejumlah aparat desa, BPD, masyarakat, bahkan aparat yang seharusnya memiliki tanggung jawab terhadap raskin, yakni Kepala Seksi (Kasi) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Desa Sukamulya, tak mengetahui secara pasti rincian distribusi raskin tersebut. "Yang mendsitribusikan beras-beras ini dan yang mengurus semuanya merupakan orang kepercayaan kepala desa. Dan orang ini juga sempat berubah jawaban ketika ditanya tentang 10 karung beras yang disimpan di gudang kantor desa," ujar Wawan. Wawan mengatakan, bukti-bukti penggelapan raskin ini sudah dilaporkan ke pihak yang berwajib. Ia melaporkan penggelapan tersebut bersama anggota BPD Sukamulya pada Rabu 26 Desember 2012. Namun pihaknya belum mendapatkan tanggapan dari pihak kepolisian. "Awalnya kami lapor ke Polsek Rancaekek, tapi kami diminta untuk melaporkan kasus ini ke Polres Bandung. Sejauh ini laporan kami ini belum ada tanggapan. Kata pihak Polres Bandung, kasus ini baru bisa diproses jika ada pengaduan terlebih dulu, Saya siap mempertanggungjawabkan persoalan ini," ujar Wawan. (A-211/A-26).***

Gelora Rosada Tak Masuk Polling

Tipe Berita = populer



RRI Bandung (17/01/2013)

Tim Kajian Penamaan Stadion Utama Sepakbola (SUS) Gedebage merekomendasikan dua nama untuk Stadion bertaraf internasional yang terletak di Kawasan Bandung Timur yakni Stadion Bandung Lautan Api (BLA) dan Stadion Gedebage Kota Bandung. Kedua nama yang direkomendasikan merupakan pengerucutan dari 40 nama sebelumnya yang dilakukan tujuh orang dari dari Universitas Padjajaran (Unpad), dengan ketuanya Nina Herlina Lubis.

" 40 usulan nama stadion yang disampaikan masyarakat antara lain kepada DPRD Kota Bandung, usulan melalui media massa, dan jejaring sosial. Setelah itu mengerucut 20 nama, dan selanjutnya tim memilih dua nama," ujar Nina, usai rapat dengan Komisi A dan D, di ruang Paripurna DPRD Kota Bandung, Kamis (17/01).

Nina menilai, dua nama yang direkomendasikan, berdasarkan pertimbangan berbagai aspek dari ilmu sejarah, kebijakan publik, hukum, sosiologis serta antropologis, bahasa Indonesia, dan bahasa Sunda.

Nina menjelaskan, delapan kriteria yang menjadi alasan Tim Kajian mengusulkan penamaan stadion berkelas internasional yang dibangun di wilayah Gedebage, Kota Bandung yakni memberikan kebanggan bagi warga, kemudian harus menjadi sesuatu yang patut dikenang dan diingat, memiliki keterkaitan dengan bangunan. Selanjutnya penamaan nama tokoh umumnya setelah tokoh meninggal, memiliki unsur pendidikan, keenam ialah orisinal atau tidak ada dua nama untuk bangunan serupa, menumbuhkan semangat, sportifitas, dan mengambarkan kenetralan serta tidak bertentangan dengan norma kesusilaan dan ketetiban umum.

" delapan kriteria itulah, kami akhirnya mengambil kesimpulan, untuk nama stadion masing-masing Bandung Lautan Api, dan Gedebage Kota Bandung. "Bandung Lautan Api itu peristiwa bersejarah yang mencerminkan pengorbanan dan perjuangan. Sejarah harus dikenang. Sehingga ini bisa 'membakar' semangat masyarakat sepak bola dan meningkatkan prestasi. Selanjutnya tentang penamaan Gedebage nama yang memiliki keterkaitan budaya setempat, dan masyarakat sunda umumnya. Nama itu bagus. Gede atau ageung dalam bahasa Sunda artinya besar. Bage itu bahasa Sunda yang berarti bahagia. Nama ini juga bersifat netral. Nama Gedebage patut dikenang sebagai nama daerah di Kota Bandung," papar Nina.(dadi)


Makna Dibalik Nama Rosada

Tipe Berita = olahraga



Sebagai Penghargaan Seorang Anak Terhadap Orangtua, Insan Sepakbola Kota Bandung Inginkan Stadion Gedebage Dinamakan 'Gelora Rosada'

RRI Bandung (17/01/2013)

Insan Sepakbola Kota Bandung datangi Gedung DPRD untuk menyalurkan aspirasinya, agar nama Rosada' masuk dalam salah satu nama kandidat stadion yang rencana diputuskan lewat poling.

"Pak Dada Rosada orang tua kami. Maka kami sebagai anak, tentu menghormati orang tua. Pak Dada merupakan inisiator SUS Gedebage, wajar kalau kami mengusulkan stadion itu diberi nama 'Gelora Rosada'," jelas Koordinator Lapangan Insan Sepak Bola Bandung, Asep Setiadji, di Gedung DPRD, Kamis (17/01).

Menurutnya, penamaan Rosada' bukan semata merujuk kepada Dada Rosada yang kini masih menjabat Walikota Bandung. "Dalam Islam, Rosada itu diartikan menuju arah kebaikan, sehingga jangan terlalu dipolitisir, terkait nama 'Rosada' tersebut.

Sekum Pengcab PSSI, Oce Permana menambahkan, Dada Rosada telah berjasa terhadap pembinaan sepak bola di Kota Bandung, Sehingga sudah selayaknya 'Gelora Rosada' masuk menjadi salah satu nama yang nanti dilakukan poling.

"Persoalan terpilih atau tidak, terpenting sudah berkompetisi lewat polling, karena dalam kompetisi itu ada yang kalah dan menang," cetus Oce.

Dalam aksi damai tersebut, Massa membawa sejumlah spanduk yang di antaranya bertulis 'Insan Sepak bola Kota Bandung Usulkan Gelora Rosada untuk Nama SUS Gedebage', dan spanduk dari Viking Persib Fans Club berisi 'Kami Dukung Stadion ROSADA, Jangan Pernah Melupakan Jasanya. (dadi)


PBVSI Jabar Gelar Seminar Untuk Guru

Tipe Berita = olahraga



Gedebage-RRI Bandung, (28/01/2013)

Sekolah merupakan pondasi, sebagai tempat melatih atlet, di samping klub, karenanya seorang guru olahraga dituntut untuk menguasai teknik yang bagus, sehingga prestasi olahraga bisa meningkat Sebagai orang yang bertanggungjawab terhadap keberhasilan olahraga, Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Jawa Barat, menggelar kegiatan Volley Ball Technical Seminar For Teacher, dalam upaya peningkatan metodologi pengajaran bola voli untuk guru-guru olahraga, di SMP dan SMA.

Yamin Nuriman, salah seorang instruktur pada seminar menuturkan, kegiatan itu sebagai lanjutan dari seminar yang dilakukan Badan Bola Voli Dunia, yaitu Federation Internasional Volley Ball (FIVB) oleh Profesor Hans Broogher dari Sport science Jerman di Jakarta Nopember 2012 lalu.

Keinginan untuk menindaklanjuti progran FIVB itu tegas Yamin, setelah melihat kekuatan bola voli Negara Thailand sangat sulit untuk dikalahkan oleh Indonesia, ternyata Thailand menjalankan semua program yang dilakukan FIVB dalam setiap tahun, seperti Technikal Seminar For Teacher, Libero dan Back Player.

" makanya Thailand bagus dan lebih siap dibanding Indonesia yang seperti katak dalam tempurung. Untuk itu kita ingin melakukan hal yang sama," ujar Yamin, di GOR Persada, Senin (28/1) siang.

Yamin mengatakan, peserta seminar yang berjumlah 50 guru olahraga dari SMP dan SMA di Kota Bandung itu mendapat metodi terbaru dalam mengajar yang disebut Teknichal seminar Teacher, tentang cara-cara mengajar bola voli. Kemudian bisa diadrobe dan diteruskan ke seluruh guru di Indonesia. " banyak hal baru yang bisa akan diperoleh guru-guru termasuk juga bisa diadopsi pengda, pengcab maupun klub," tutur Yamin yang juga sebagai Ketua Binpres Pengda PBVSI Jabar itu.

Yamin mengungkapkan, sementara saat ini baru tiga provinsi yang menggelar kegiata serupa yaitu Riau, Sulawesi Utara dan Jabar. Di Jabar sendiri, hal ini merupakan ujicoba untuk yang pertama kalinya. " Sebetulnya ini program lama dari badan voli dunia, sehingga kita bisa dikatakan ketinggalan mengikuti program ini," ungkapnya. (dadi)


Artis Belum Tentu Mampu Pimpin Daerah

Tipe Berita = politik



RRI Bandung, (18/01/2013)

Setiap menjelang Pemilihan Kepala Daerah (pemilukada) sejumlah lembaga survei mulai mengumbar hasil penelitiannya. Begitupun dalam menghadapi Pemilihan Walikota - (pilwalkot) Bandung 2013, meski belum ada kandidat resmi yang maju bakal calon walikota, tapi nama-nama tokoh sudah bermunculan. Seperti sosok artis dan presenter Muhamad Farhan. Selain Farhan, sosok publik figur yang masuk penelitian yakni Nurul Arifin dan Tina Talisa.

"dengan melihat pengalaman pemilukada di berbagai daerah, artis saat ini sudah bukan sosok yang dielu-elukan menjadi pemimpin, karena masyarakat kini sudah cerdas dan bisa menilai pemimpin yang benar-benar bisa membawa perubahan bagi daerahnya, yang bukan dilihat dari segi popularitas" ungkap Sukmahadi, selaku tim dari Lembaga Survey Bijak Institut, di Bandung Jum'at (18/1) sore.

Sukmahadi, menerangkan, Bijak Institut merupakan lembaga penelitian manajemen dan kebijakan publik bagi kepentingan ilmu pengetahuan,serta lembaga pemerintahan maupun swasta. "Bijak institut adalah independen, sehingga penelitian yang dilakukannya bukan pesanan pihak ataupun calon tertentu," ungkap Sukmahadi.

Dari Survey yang dilakukan Bijak Institut, selama satu bulan mulai 10 Desember 2012 hingga 10 Januari 2013, dengan menyebar seribu kuesioner ke 151 Kelurahan dari 30 Kecamatan di Kota Bandung. "dari seribu lembar yang disebar, terdapat margin error sekitar 2,9 persen, sehingga kuesioner kembali 880 responden," ujar pimpinan lembaga survey Bijak Institute, Eka Setiajatnika.

Eka menjelaskan, survey yang dilakukan berupa teknik sampling dengan menggunakan multistage cluster, secara acak dan wawancara. " survei dilakukan untuk mengukur popularitas dan elektabilitas yang pantas menjadi Walikota Bandung periode 2013-2018," jelasnya.

Dari hasil survei tersebut, muncul lima besar kandidat dari 20 tokoh yang dipilih responden. Para tokoh berasal antara lain dari kalangan birokrat, pengusaha dan artis atau publik figur. Dari lima besar itu Farhan terpilih responden berdasarkan popularitas dan elektabilitas yang pantas menjadi Walikota Bandung mendatang.

" survei rinci yang dilakukan kami, figur populer paling tinggi diperoleh Edi Siswadi. Disusul Ayi Vivananda, Asep Dedi Ruyadi, serta Muhamad Farhan posisi empat dan Abu Sauki. Sedangkan untuk elektabilitas figur hasil penilitian, Edi Siswadi masih menempati pertama, Ayi Vivananda, Asep Dedi Ruyadi, Erwan Setiawan dan Muhamad Farhan," papar Eka. (Dadi)


Roy Suryo Puji Semangat KONI Jabar

Tipe Berita = olahraga



RRI Bandung, (03/02/2013)

Melihat semangat yang diperlihatkan Jawa Barat dengan keberhasilan meraih peringkat dua saat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII, di Riau 2012 lalu, Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menegpora) RI, Roy Suryo, menyambut positif sekaligus memberi suport, kepada KONI Jabar untuk bisa menempati posisi teratas pada PON XIX/2016 mendatang.

"ini tentunya harus diikuti KONI daerah lainnya, sehingga dalam kompetisi nanti akan lebih sehat dan berkualitas, yang ujungnya bisa berdampak terhadap prestasi olahraga nasional di ajang SeaGames maupun Asian Games," ungkap Roy Suryo dalam kesempatan kunjungan ke KONI Jabar, belum lama ini.

Roy menerangkan, saat PON di Riau, Jabar berhasil menempati posisi dua. Jabar telah menunjukkan semangat yang sangat luar biasa. Sehingga saat PON XIX nanti, Jabar bisa jadi juara umum, karena akan menjadi tuan rumah. Selain itu, kata Roy Suryo, kemandirian yang dilakukan KONI Jabar berkaitan dengan sarana prasarana untuk kesiapan PON nanti. " Saya bisa melihat kemandirian KONI Jabar terutama dalam pengelolaan sarana dan prasarana," pujinya.

Berkaitan dengan usulan dari KONI daerah, pihaknya tidak bisa memutuskan apa yang harus dilakukan Pemerintah dan KONI Pusat, karena harus ada usulan dari KONI Jabar. " Kami siap menerima usulan dari KONI di daerah untuk melakukan program ataupun bantuan anggaran. Tapi saya berharap agar tidalk selalu bergantung kepada anggaran pemerintah, tetapi harus bisa mandiri," ujar Roy Suryo yang juga pakar IT itu.

Sementara, maksud dengan kunjungan itu tambah Roy Suryo, memang sengaja dilakukan guna mengetahui berbagai hal serta masukan langsung dari sumbernya. "Kunjungan ke KONI Jabar ini adalah yang kedua, setelah Jakarta, untuk mengetahui apa-apa yang sudah dilakukan Kementrian Olahraga selama ini, serta ingin mendapat masukan langsung dari bawah," imbuhnya.

Selain melakukan kunjungan ke KONI, cabor-cabor pun tak luput dikunjungi, seperti yang sudah dilakukannya yakni ke panahan, bulutangkis, Tinju Wushu. (dadi)


Squash Bastaman Diminati Atlet Jepang

Tipe Berita = olahraga



RRI Bandung, (05/02/2013)

sukses yang diraih atlet-atlet Squash dari Sekolah Squash Bastaman Kota Bandung  dengan meraih tiga predikat juara, pada kejuaraan Internasional Squash  yang memperebutkan Piala Kijono 2013,  di Ciputat Jakarta Januari lalu, membuat  Tim Squash DKI termasuk salah seorang atlet dari jepang Sayaka, berkeinginan untuk mengetahui kurikulum dan proses pembinaan yang  telah dilakukan Sekolah Squash Bastaman. Kepenasarannya itu dibuktikan dengan   mengunjungi sekolah  yang berlokasi di Jln, Lodaya Bandung, (04/02) sore.

"Saya sangat ingin mengetahui, pembinaan yang dilakukan di sekolah ini, karena atlet-atlet yang turun di kejuaraan squash Kijoni sangat kuat," ungkap Sayaka dalam bahasa inggris yang terbata-bata.

Sayaka yang didampingi pelatih Squash DKI, Ujang Kustiana mengungkapkan sangat terksesan dengan penerimaan  pihak Sekolah Squash Bastaman atas sambutan pihak sekolah bastaman, seraya mengatakan,  maksud  kedatangan ke Kota bandung ini,  selain untuk mengetahui pembinaan yang telah dialkukan pihak sekolah Squash  Bastaman  terhadap para atletnya, sekaligus ingin mengetahui Kota Bandun,  yang menjadi favorit warga Jakarta  saat liburan akhir pekan.

Sementara Ketua Umum Pengcab Squash Kota Bandung, H. Amar Maryana pun mengaku bangga, bahwa Sekolah Squash dibawah kepengurusannya, bisa menarik  minat  tamu dari Jepang termasuk menjadi buruan pengda-pengda di Indonesia untuk belajar.

" Kami tidak segan-segan  membebeberkan ilmu dan kurikulum kepada pihak-pihak yang ingin belajar di Sekolah tersebut dan Alhamdulillah prestasinya sudah bisa bersaing dengan kita," ungkapnya.

Saat berlangsung  Open Turnamen Squash Internasinal  yang diselenggarakan,           Institut Squash Club Indonesia (ISCI) Jakarta, Tim Squash Sekolah Bastaman berhasil meraih  gelar juara dari tiga nomor. Sedangkan satu nomor direbut tuan rumah ISCI Jakarta. (dadi)


Bambang-Alex Siap Maju Di Pilwalkot

Tipe Berita = politik



RRI Bandung, (07/02/2013)

Barisan Aliansi Masyarakat Bandung (BAMB) menggelar deklarasi pengusungan pasangan Bambang Setiadi-Alex Tahsin Ibrahim (Balex) untuk mendukunganya maju di Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Bandung 2013 dari jalur perseorangan, di Hotel Lingga Jalan Soekarno Hatta Kota Bandung Kamis (7/2) sore. Dukungan tersebut dibuktikan dengan surat pernyataan dan fotocopy kartu tanda penduduk (KTP) kepada Balex.

Bambang Setiadi mantan anggota DPRD Kabupaten Bandung, sedangkan pasangannya Alex Tahsin sebagai Wakil Sekretaris Pengadilan Negeri (PN) Bandung akan mendaftar ke KPU Minggu 10 Februari 2013, bertepatan dengan hari libur nasional, yakni Tahun Baru Imlek. "saat mendaftar nanti akan diantar kesenian babarongan dan benjang skaligus menyerhakan berkas 150 ribu dukungan KTP dan tandatangan," ujarnya, kepada wartawan.

Untuk maju di Pilwalkot bandung 2013 Bambang mengaku optimis bisa lolos dari verifikasi KPU Kota Bandung, sebab semua pengumpulan berkas sudah sesuai dengan persyaratan yang disyaratkan dan tersebar di 30 kecamatan dan 150 kelurahan, selama kurun waktu 2 tahun lalu.

Bambang dan Alex maju bertarung di Pilwalkot Bandung 2013 karena ingin memperbaiki masalah di Kota Bandung khususnya mengentaskan kemiskinan. " Kami ingin jangan sampai ada pedagang kecil kehabisan modal dan makan raskin yang tak layak," janjinya.

Sementara, Alex Tahsin yang mendampingi Bambang sebagai Calon Wakil Walikota Bandung di Pilwalkot nanti menginginkan, warga Kota Bandung sadar hukum dan tidak melakukan tindak pidana. " Saya tergugah untuk mencalonkan, dalam situasi kota bandung saat ini, khususnya di Bdang pidana masih kurang kinerja, sehingga saya ingin memperbaikinya," ungkap Alex.

Di Pengadilan Negeri Kota Bandung, Alex dirinya menjabat sebagai wakil sekertaris itu mempunyai inisiatif mencalonkan wakil walikota dan meminta Bambang Setaiadi untuk mendampinginya.(dadi)


Festival Jajanan Kuliner Diserbu Warga

Tipe Berita = populer



RRI Bandung, (09/02/2013)

Kota Bandung mendapat kehormatan sebagai tempat kegiatan Festival Jajanan Bango (FJB) hari Sabtu (9/2/2013), yang menampilkan puluhan stand kuliner bertemakan 'Legenda Kuliner Nusantar', bertempat di Monumen Perjuangan Bandung. Kegiatan FJB digelar sebagai wujud komitmen dari misi sosial bango yang ingin mengajak masyarakat luas ikut melestarikan berbagai makanan tradisional Nusantara warisan leluhur.

"selain di Bandung, kegiatan dengan konsep serupa juga akan digelar di empat kota besar lain di tanah air, yakni, Surabaya, Malang, Semarang dan Jakarta," ungkap Senior Brand manager Bango, Marieska Widhiana.

Menurutnya, pada tahun ini bertepatan dengan ulang tahun Bango ke-85, sehingga pihaknuya ingin memberi kejutan, salah satunya menyajikan 10 legenda kuliner Nusantara dengan 40 stand jajanan kuliner yang disajikan khusus buat para pecinta kuliner. " 10 legenda kuliner tersebut di antaranya Mie Kocok Mas Edy, Oseng-oseng Mercon Bu Narti, Tengkleng klewer solo, Sate jamur Pa Oni, Sate klatak, Lontong Balap dan lain sebagainya," jelas Marieska. (dadi)


Tim Voli BC&WEG Juara Gubernur Cup 2013

Tipe Berita = olahraga



RRI Bandung, (11/02/2013)

Dari segi penyelenggaraan Kejuaraan Bola Voli antar klub se-Jabar yang memperebutkan Piala Gubernur 2013 telah usai dan berlangsung cukup sukses. Salah satunya antusias penonton yang kerap memadati GOR Tri Lomba Juang, di Jalan Padjadjaran Bandung setiap harinya, yang dimulai sejak (5/2). Terlebih pada pertandingan final, hari Minggu (10/2).

Kendati cuaca hujan tidak menyurutkan penonton untuk datang ke GOR. Bahkan saat berlangsung, pertandingan sempat terhenti karena atap GOR bocor, namun akhirnya dapat dilanjutkan kembali. " Alhamdulillah untuk gelaran tahun ini cukup sukses, penonton pun sangat antusias untuk menyaksikan dalam setiap partai yang digelar," ujar Ketua Penyelenggaran Kejuaraan Bola Voli Piala Gubernur 2013, Uus Susansyah kepada RRI.

Selain sukses penyelenggaraan, menurut Uus yang juga pemain timnas itu, kualitas para pemain di masing-masing klub cukup bagus, di mana persaingan ketat dalam tiap partai cukup berat. " meski masih terbilang junior, tapi para pemain yang didominasi kelahiran 95-96 dan masih minim jam terbang, mampu bersaing dengan pemain yang sudah berpengalaman," ucap Uus.

Uus berharap, untuk penyelenggaraan ke depan bisa berlangsung lebih sempurna sesuai yang diharapkan oleh samua pihak.

Sementara hasil keseluruhan Kejuaraan Bola Voli antar Klub Piala Gubernur 2013, Bina Cijawura (BC) Bandung, keluar sebagai juara usai mengalahkan Tectona tiga set langsung (25-23, 25-22, 25-19). Tempat ketiga diraih Alko dengan menumbangkan Pasundan 3-1 (23-25, 25-14, 25-20, 26-24).

Sedangkan di bagian putri, Tim Wahana Express Grup (WEG) sebagai juarta usai menumbangkan Bahana Bina Pakuan 3-0 (25-17, 25-17, 25-19). Sedangkan perebutan posisi 3, tim bola putri Tectona menang atas Alko 3-1 (28-26, 14-25, 25-13, 25-22). (dadi)


Terluka Obat Untuk Fans Shaden

Tipe Berita = populer



Sepuluh Tahun Vacum, Grup Vocal Shaden Kembali Ramaikan Blantika Musik Indonesia Sekaligus Membuktikan Bahwa 'Dunia Belum Berakhir'

RRI Bandung, (16/02/2013)

Grup Vocal Shaden kembali hadir memeriahkan blantika musik Indonesia, setelah hampir 10 tahun vacum. Single pertamanya yang bertajuk 'Dunia Belum berakhir' dan 'Pacarku' cukup hits pada tahun 2003 silam melalui trio band yang merupakan kakak beradik. Pada vocal Nuri, Drummer Abrar Bey dan Gitaris Rijal Bey.

" kami ingin kembali eksis untuk memberi warna musik di tanah air, karena banyak dukungan dari berbagai pihak termasuk para musisi untuk kembali membuat single, dengan konsep berbeda, kendati masih sekitar lagu-lagu melow," kata Nuri pada launching single barunya Terluka, di Green Cafe, Jl. Diponegoro 26, Sabtu (16/02).

Selain itu Nuri juga mengatakan, melalui single baru ini, Shaden ingin mencoba hal baru, sekaligus belajar seperti yang disarankan Bung Achim selaku Produser dari Musica. "Saya merasa bersyukur bung Acim tahu keinginan kami dan siap mendukung," ujar Nuri, yang juga istri pesinetron Hikmal Akbar itu.

Ditambahkan Nuri, dengan kembali eksis di indutri musik Indonesia, hanya dengan modal Bismillah, seraya berharap, single terbaru Shaden ini bisa diterima masyarakat di Indonesia.

Di awal tahun 2013 ini, Shaden kembali meluncurkan album terbaru, dengan singlenya 'Terluka'. Rencananya dari 15 single tersebut, yang semuanya diciptakan Rijal Bey, akan diambil sekitar 10 lagu untuk dikemas dalam satu album.

Menanggapi konsep lagu-lagu dalam album terbaru Shaden, Sang Gitaris mengungkapan, sebagai gambaran kesedihan kisah cinta yang dialaminya untuk dituangkan dalam lagu-lagu di album terbaru Shaden ini. " Ide menciptakan lagu berawal saat sedang acara makan malam keluarga. Sementara lirik dalam lagu Terluka, menceritakan seorang yang sangat mencitai pacarnya melalui perjuangan untuk mendapatkannya, Namun jerih payah itu tidak ada hasilnya," paparnya. Grup vocal Shaden berdiri tahun 1997, di mana para personelnya masih duduk di bangku SMP. Penggemar Shaden sendiri tercatat sekitar 600 ribu. Dengan hadirnya kembali Shaden ke dunia musik diharapkan bisa mengobati kerinduan buat para pencitanya. (dadi)


Dojo Polres A Rebut Piala Gubernur 2013

Tipe Berita = olahraga



Setiabudi, (18/02/2013)

Dojo Polres A sukses meraih juara umum dengan perolehan 9 medali emas, 8 perak dan 2 perunggu, pada Kejuaraan Karate Terbuka antar Dojo Se-Jabar Gubernur Cup 2013, yang berlangsung tanggal 15 sampai 17 Pebruari 2013, di Hall Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Jl. Setiabudi Bandung. Tempat kedua direbut Dojo PPLP JABAR, dengan raihan 6 emas, 3 perak, 1 perunggu, serta posisi tiga Dojo SMAN 20 Bandung Grup A, dengan mengumpulkan 6 emas,1 perak dan 4 medali perunggu.

Menurut Ketua Penyelenggara kejuraan, Wawan Hernawan Abdullah, melalui ajang tersebut, menjadi ukuran kemampuan atau kredit poin seluruh karateka untuk bisa mengikuti turnamen yang lebih tinggi lagi, salah satunya seleksi yang dilakukan FORKI Jabar menuju kejurnas Piala Mendiknas dan Mendagri," ujar Wawan di sela-sela kejuaraan.

Selain itu, persiapan untuk PON XIX/2016 mendatang, di Jabar, dengan harapan Cabang Karate bisa mendukung dalam mewujudkan Jabar Kahiji di PON nanti.

" pembinaan dan kekuatan antar dojo di Jabar sudah merata. Tentu saja ini hal yang menggembirakan dan cukup membanggakan bagi Jawa Barat, karena mutiara-mutiara dari daerah yang selama ini tidak dikenal, saat kejuaraan ini sudah mulai kelihatan," katanya.

Wawan menambahkan, untuk kejurmas Mendiknas dan Mendagri FORKI Jabar akan menggunakan skala prioritas bagi atlet yang akan dikirim. " Kami tidak akan mengirim terlalu banyak peserta. Namun melihat kemampuan dari atlet di setiap nomor atau kelas yang akan dipertandingkan," jelasnya.

Dalam Kejuaraan Karate Open Antar Dojo Se-Jabar yang memperebutkan Piala Gubernur 2013 tersebut, diiukuti hampir 800 karateka perwakilan dari 90 dojo yang ada di Jawa Barat. Kategori yang dipertandingkan, yaitu Usia Dini, Pra Pemula, Pemula, Kadet dan Junior.

Kejuaraan tersebut juga sebagai ajang seleksi untuk dua single even karate tingkat nasional, yaitu Kejurnas piala Mendagri dengan peserta atlet usia dini, pra pemula dan pemula. Kemudian Kejurnas piala Mendiknas diperuntukan bagi karateka kadet dan junior. Sedangkan atlet senior dalam waktu dekat akan mengikuti Kejurnas Piala Kasad, pada 28 Pebruari hingga 2 Maret 2013 mendatang di Batam Kepri.

Menurut, Manajer Tim Jabar untuk Kejurnas Piala Kasad, Sugianto, didampingi Ketua Bidang Komtek Pengda FORKI Jabar, Agus Kusnasi, Jawa Barat akan mengirimkan 15 atlet, terdiri dari 8 putra dan 7 putri. " Untuk nomor KATA, diiukti 4 putri dan putra 3 atlet, sedangkan nomor Kumite putri 2 orang dan putra 5 karateka," kata Sugianto yang juga Ketua Harian Pengda FORKI Jabar itu.(dadi)


Aan Johana Apresiasi Kegiatan HIMA Unpad

Tipe Berita = olahraga



RRI Bandung, (18/02/2013)

Untuk menyiapkan vunue pertandingan saat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 di wilayah Jawa Barat, KONI Kota Bandung akan melakukan kerjasama dengan pihak universitas yang memiliki sarana olahraga memadai khususnya yang berlokasi di Kota Bandung.

Sebagai ibukota provinsi, Kota Bandung tentunya akan menjadi pusat sejumlah pertandingan di PON nanti. Sehingga Pemkot Bandung mengusulkan kepada KONI untuk bekerjasama dengan pihak universitas, terkait venue pertandingan yang akan digunakan nanti.

"dari hasil invetarisasi yang kami lakukan, ada beberapa universitas yang memiliki sarana fasilitas olahraga yang memenuhi syarat. Untuk itu, sesuai mandat dari KONI Jabar maupun Pemkot Bandung, kita ditugaskan untuk melakukan koordinasi dengan pihak kampus untuk penggunaan fasilitas saat PON 2016 nanti," ungkap Ketua Umum KONI Kota Bandung, Aan Johana, usai membuka turnamen basket dan futsal dalam kegiatan PR Championship, di Bale Santika Kampus Unpad Jatinangor, Senin (18/2) sore.

Aan mengatakan, di Kota Bandung, tidak sedikit sarana olahraga, tapi belum memenuhi syarat untuk pelaksanaan pertandingan sekelas PON. " Rencananya dalam waktu dekat akan dibangun kolam renang, tapi jika pada realitasnya kolam renang yang dibangun itu belum rampung maka pihaknya akan berkoordinasi dengan UPI untuk menggunakan kolam renangnya," jelasnya.

Selain kolam renang, di Kampus UPI juga terdapat gedung-gedung representatif yang bisa digunakan untuk senam dan cabor beladiri. " Selain di UPI, di kampus lainnya seperti di Sabuga milik ITB ada pula kolam renang yang dapat dijadikan untuk cabor selam nomor kolam monofin," papar Aan.

Sementara, dengan kegiatan PR Championship yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Hubungan Masyarakat (Hima Humas) Unpad bekerjasama dengan KONI Kota Bandung tersebut, Aan sangat mengapresiasi kegiatan kampus tersebut, sebab selain kampus telah memanfaatkan dengan baik fasilitas yang dimiliki, kompetisi itu juga memberikan kesempatan positif terhadap atlet yang mungkin ada di kampus namum belum tergali.

" Saya sangat berharap melalui kegiatan ini bisa muncul atlet berprestasi dari kalangan pelajar maupun mahasiswa yang kebetulan juga banyak atlet yang kita bina sekarang ini masih tercatat sebagai mahasiswa. Sudah seharusnya kita mendukung," tandasnya.

Sedangkan Koordinator Media Partner PR Championship, Fretty Giovani menyebutkan, dalam PR Championship ada tiga kejuaraan yang sekaligus digelar, meliputi turnamen basket dan futsal, masing-masing diiukti 16 tim dari perguruan tinggi dan SMA se-Kota Bandung. Kemudian kejuaraan yang menggabungkan seni dan olahraga yakni Cheerleaders diikuti 4 tim putri. PR Championship berlangsung selama 10 hari, mulai 18 hingga 27 Pebruari 2013 mendatang.

" yang melatarbelakangi kami menyelenggarakan kegiatan ini, karena banyaknya peminat. Jadi tidak ada salahnya, selagi kami mampu sekaligus sebagai fasilitator untuk mewadahi bakat dan kreatifitas yang mereka miliki," tutur Fretty.

Fretty pun berharap, melalui kegiatan tersebut, mahasiswa ataupun pelajar di Kota Bandung dalam menjunjung tinggi nilai sportifitas, baik dalam berkompetisi termasuk kegiatan di dunia pendidikan," harapnya. (dadi)


Penggabungan KOI Dan KONI Hanya Wacana

Tipe Berita = olahraga



RRI Bandung, (19/02/2013)

Selama empat hari, mulai 19 hingga 22 Pebruari 2013, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat menggelar dua kegiatan, yakni Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) di Kota Bandung di Grand Ballroom Grand Hotel Preanger, Jalan Asia Afrika Kota Bandung. Diawali Musornaslub yang dibuka oleh Ketua Umum KONI Pusat, Tono Suratman, guna membahas konflik yang terjadi serta pembagian tugas antara KONI dengan Komite Olimpiade Indonesia (KOI).

Ketua Umum KONI Pusat, Tono Suratman usai membuka musornaslub, KONI sempat mengajukan wacana penggabungan antara KONI dan KOI berdasarkan hasil Rembuk Olahraga Nasional di Balikpapan, Kalimantan Timur, 7-9 Desember lalu. Saat itu diputuskan, KONI menjadi satu-satunya National Olympic Committee (NOC) yang diakui. Namun, wacana tersebut ditolak KOI karena menilai tugas masing-masing institusi berbeda. Namun Rencana menyatukan kembali KONI dan KOI, kurang mendapat tanggapan dari anggota, sehubungan sebagian menilai masalah tersebut akan menjalani proses panjang dan harus mengamandemen Undang Undang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN).

“Keinginan kami, KOI maupun KONI harus berjalan harmonis dan bekerja sama karena memiliki tujuan yang sama, yaitu membawa prestasi olahraga di Indonesia menjadi lebih baik, terlebih kita akan dihadpakan berbagai even, salah satunya SeaGames Myanmar” ujar Tono.

Dalam kesempatan itu juga untuk melakukan sosialisasi dengan Jabar, terkait pelaksanaan PON XIX/2016, termasuk ekspose tentang kesiapan Jabar sebagai tuan rumah. Sementara, dalam RAT, akan membahas tentang perubahan logo KONI dan lagu Mars Patriot Olahraga.

" Kami akan mengembalikan logo KONI ke logo asal yakni dengan menyertakan kembali lima bola lingkaran di atas logo serta mengembalikan tulisan ‘Indonesia’ di bagian bawah logo. Saat ini, logo KONI tidak menyertakan bola lingkaran di atasnya. Selain itu, logo tersebut hanya bertuliskan KONI Pusat. Sedangkan lagu Mars Patriot Olahraga akan ditetakan menjadi Mars KONI Pusat," kata Ketua Pelaksana Rakernas, Bambang Rus Effendy. (dadi)


Menpora Resmikan Lab Uji Doping

Tipe Berita = pendidikan



RRI Bandung, (20/02/2013)

Indonesia tidak perlu lagi pergi ke luar negeri untuk melakukan sampel tes doping, karena saat ini telah berdiri laboratorium pengujian Doping di Kampus ITB Bandung. Laboratorium untuk pengawasan doping tersebut merupakan yang pertama di Indonesia. "ITB cukup layak dilihat kemampuan baik tenaga ahli maupun infrastruktur pendukungnya," ujar Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menegpora) Roy Suryo, usai peresmian pada Rabu (20/02) siang.

Roy Suryo menerangkan, laboratorium itu berfungsi jika ada kejuaraan tingkat nasional, asia maupun dunia, guna mempelajari jenis-jenis doping terbaru atau jenis makanan yang tidak boleh dimakan sebelum bertanding. Setelah melalui tahap awal dengan peresmian Gedungnya, doping akan terus berkembang, mulai obat-obatan hingga darah.

"Untuk itu semua perlu deteksi, dan laboratorium ini akan mengawasinya / sekaligus bisa mengetahui jenis-jenis doping yang baru," terangnya. Saat peresmian Gedung Laboratorium Pengujian Doping, Menpora Roy Suryo didampingi Rektor ITB Akhmaloka dan Walikota Bandung Dada Rosada.

Dada mengungkapkan, dengan adanya fasilitas tersebut, tentu saja Indonesia bisa mengurangi ketergantungan ke luar negeri. "Selain itu jadi pengendali sikap tidak jujur pada atlet. Sehingga Pemkot Bandung berkomitmen melakukan perlawanan, terhadap segala hal yang melanggar ketentuan," tegas Dada.

Dada pun sangat bangga dan memberi apresiasi, menyusul Kota Bandung mempunyai fasilitas Laboratoriun Pengujian Doping yang pertama di Indonesia. Ditambahkannya, dengan adanya laboratorium tersebut, sudah selayaknya ITB, menjadi simbol perjuangan para atlet, yang bukan hanya regional tapi hingga dunia, yakni World Anti Doping Agency.

Usai meresmikan Laboratorium Pengujian Doping di Kampus ITB, Roy Suryo selanjutnya membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI Pusat di Hotel Preanger Bandung. (dadi)


KONI Jatim Bungkam Terkait Mutasi Irene

Tipe Berita = olahraga



KONI Jatim Rusak Tatanan Pembinaan Atlet Atas Perekrutan Pecatur Jabar GWM Irene Kharisma Sukandar

RRI Bandung, (20/02/2013)

Untuk mendongkrak prestasi jelang perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 di Jawa Barat, KONI Jabar dibuat gusar dengan kepindahan pecatur wanita andalannya Grand Master Wanita (GWM) Iren Kharisma Sukandar, untuk memperkuat Jawa Timur dengan menerima pembayaran sebesar Rp1 milyar. Kekecewakan yan dirasakan jajaran pengurus KONI Jabar yang terlihat pada acara Musywarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) dan Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI Pusat tahun 2013, di Grand Hotel Preanger, Rabu (20/2).

”Pengajuan surat pengunduran diri Irene dari kontingen Jawa Barat per 22 Januari 2013 cacat hukum, pasalnya Irene telah melanggar Surat Keputusan Nomor 56 Tahun 2010 yang dikeluarkan KONI Pusat," tandas Ketua I KONI Jabar Djumara Frasad, di sela-sela Rakernas.

Permasalahan terkait mutasi Irene tersebut, masih menyisakan pertanyaan seperti ketentuan dalam hal administrasi, juga perjanjian kerjasama Irene dengan KONI Jatim yang berkaitan dengan pemberian bantuan keuangan dari Pemprov Jabar yang masih diterimanya. Padahal saat yang bersamaan Irene juga menerima uang pembinaan dari Jatim.

" Irene masih terus menerima uang pembinaan dari Jawa Barat. Hingga Desember 2012, sebesar 50 juta, guna bantuan keikutsertaan turnamen di Rusia. Di samping bantuan dana Rp10 juta untuk bantuan mengikuti turnamen di Australia," tukas Djumara, yang diaminin Ketua Bidang Hukum KONI Jabar Agus Sihombing.

Agus Sihombing juga dibuat bingung atas kerjasama yng dilakukan KONI Jawa Timur dengan Irene. Karena pada halaman pertama tertera kerjasamanya berlaku per hari Rabu, 12 Januari 2012. Sementara di Bab IV pasal 5, agenda kerjasama Irene dengan Jawa Timur ditulis berlaku per tanggal 12 Desember 2012.

Sementara Kabid Binpres PB Percasi Kristianus Liem menyatakan, keberatan untuk intervensi dengan persoalan itu, karena tidak cukup mempunyai wewenang. Sehingga ia menyerahkan semua keputusan kepada KONI Jawa Barat, Irene dan KONIDA Jatim. ”Yang akan kami lakukan, surat sudah ditembuskan ke PB. Kami sudah rapat pleno. Persoalan selanjutnya PB Percasi menyerahkan semuanya kepada pihak terkait," tegas Kris.

Sedangkan ketika dimintai pendapat kepada pihak KONI Jatim sehubungan persoalan itu, enggan untuk berkomentar.(dadi)


Orang Bandung Harus Bangga Bahasa Sunda

Tipe Berita = pendidikan



RRI Bandung, (21/02/2013)

Setelah diterbitkannya Peraturan Daerah (Perda) No 9 Tahun 2012, Tentang Penggunaan, pemeliharaan dan pengembangan bahasa sastra dan aksara sunda, Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda merasa yakin bahasa sunda bisa dijaga dan tidak akan punah di Kota Bandung. Untuk menguatkan hal itu, di samping ada muatan lokal (mulok) bahasa sunda diajarkan di sekolah-sekolah di Kota Bandung, sehingga Anak-anak muda menjadi akrab kembali dengan bahasa indung,” ujar Ayi, saat menghadiri launching nama padepokan seni “Mayang Sunda”, dan peringatan hari bahasa ibu internasional yang ke-13, di padepokan Seni, Jalan Peta No 209, Kamis (21/2) siang.

Ayi mengatakan, bahasa sunda sebagai bahasa lokal,  merupakan kekayaan nasional yang harus terus dijaga dan dilestarikan.   “Saya berharap masyarakat bisa menggunakan bahasa sunda dalam kesehariannya, mereka tidak perlu takut salah, karena semuanya itu bisa dilakukan secara bertahap,” jelasnya.

               

Sementara dengan peresmian padepokan seni yang mempunyai nama baru, Ayi juga berharap agar gedung tersebut bisa menjadi tujuan wisatawan, baik lokal maupun luar negeri. “Saya berharap gedung ini bisa menjadi tujuan wisata, sehingga setiap sabtu atau minggu para wisatawan ini bisa menyaksikan kesenian-kesenian yang ditampilkan,” tegasnya. (dadi)


Dirjen IKP Pertajam Program Anti Korupsi

Tipe Berita = populer



RRI Bandung, (21/02/2013)

Untuk menjadikan Indonesia sebagai Negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang maju dan modern, Kementerian  Komunikasi dan Informasi (Kominfo) pada tahun ini mempunyai sejumlah program unggulan yang dilakukan Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik (DJIKP), di antaranya menyediakan model desa informasi dan di wilayah perbatasan, pulau terluar, tertinggal dan kantong kemiskinan.

"desa informasi merupakan upaya pemerintah untuk pemerataan informasi, yang nantinya akan didukung infrastruktur informasi dan komunikasi dan pemberdayaan masyarakat," ujar Sekjen Kementerian Kominfo, Dr. Ir. Basuki Yusuf Iskandar, MA, di sela-sela Rapat kerja Ditjen IKP tahun 2013, di sela-sela Raker DJIKP di Hotel Horison Bandung, Kamis (21/2) sore.

Basuki berharap, melalui program itu, bisa menjadi jawaban atas  permasalahan kesenjangan informasi yang terjadi khususnya di wilayah perdesaan terpencil.

Sementara Dirjen Kementerian Kominfo, Drs. Freddy Herman Tulung, MUA, menuturkan, program unggulan untuk tahun 2013, selain menyediakan desa informasi, termasuk juga sosialisasi Pemilu 2014 dan pendidikan budaya anti korupsi.

Untuk program pendidikan dan budaya anti korupsi menurutnya, sebagai upaya memerangi masalah korupsi. "dengan adanya pendidikan budaya anti korupsi  yang tidak cukup hanya dengan penegakkan hukum, tetapi harus tertanam budaya malu. Karena selama ini koruptor  seakan tidak peduli terhadap masyarakat, selain tidak mau tahu terhadap kasus korupsi yang terjadi," tandasnya.

Fredy menjelaskan, salah satu komponen peranan pendidikan anti korupsi dan budaya malu, lembaga media menjadi sarana yang  tepat untuk  menanamkan edukasi tentang korupsi, selain samping melalui pendidikan formal."media merupakan wadah yang signifikan dalam memberi edukasi kepada masyarakat, khususnya para koruptor, sehingga nantinya akan tertanam budaya malu dalam dirinya," cetus Fredy.

Sementara pada  Rapat Kerja tersebut, selain evaluasi atau menyelesaikan program-program kerja tahun sebelumnya, juga mempertajam program ke depan apa yang akan dilaksanakan. "untuk tahun  akan ditekankan tentang pendidikan anti korupsi dan budaya malu," jelasnya. (dadi)


Warrios Kunjungi Bandung Jelang Laga

Tipe Berita = olahraga



RRI Bandung, (21/02/2013)

Setelah Kota Bandung yang pernah meraih sukses untuk Tim Basket Indonesia Warrios saat menjamu Tim Basket Westport Malaysia Dragon dari Negeri Jiran Malaysia tahun lalu, untuk gelaran ajang ASEAN Basketball League (ABL) Season 4, di Palembang Sport and Convention Center 24 April mendatang, bisa kembali mengulang sukses tersebut.

"Kami dari tim Basket Indonesia Warriors terus melakukan terobosan baru, guna memperkenalkan tim, ke seluruh Nusantara," ujar Vice Managing Marketing Indonesia Warriors Rudolf Tulus P Sirait, di Bandung, Rabu (20/2) malam.

Rudolf menyebutkan dipilihnya Palembang sebagai "home base" bagi Indonesia Warriors merupakan hasil kerjasama dengan KONI provinsi setempat. "pemilihan Palembang, karena venue bertaraf internasional dengan kapasitas 3.500 penonton. Hal ini sesuai dengan kriteria yang ditetapkan panitia ABL," terang Rudolf.

Untuk mempertahankan prestasi setelah menjadi musim lalu menjadi juara, menurutnya, saat ini tim sebagai pemuncak klasemen, hasil delapan kali menang dan dua kali kalah. "'Performance' para pemain alhamdulillah terus membaik dan sekarang pun terus menanjak. Namun kami tetap waspada, karena tim Malaysia juga tidak tinggal diam. Salah satunya melakukan pergantian pemain," kata Rudolf.

Menanggapi pemilihan Palembang menjadi home base oleh Tim Basket Warrios, Ketua Umum KONI Sumatera Selatan H Mudai Maddang mengaku bangga dan menyambut baik keputusan itu. "Terus terang sangat percaya diri karena memiliki fasilitas tempat pertandingan yang memadai. Untuk itu kamipun berharap tim ini bisa meraih hasil maksimal di musim ini," harapnya.

Menurutnya, pertandingan basket internasional ABL merupakan ajang bola basket bertaraf internasional pertama yang dipertandingkan di Palembang. "pertandingan melawan tim Malaysia itu akan menentukan langkah Indonesia Warriors dan sangat strategis untuk menentukan tim yang lolos ke babak "play off," ungkap Mudai. (dadi)


Ayi Masih Bungkam Tentang Pilwalkot

Tipe Berita = politik



RRI Bandung, (22/02/2013)

Wakil Walikota Bandung, Ayi Vivananda belum mau berkomentar, terkait pencalonananya maju pada Pemilihan Walikota (pilwalkot) Bandung 2013. Keengganan Ayi tersebut cukup beralasan, karena  untuk maju pada Pilwakot Bandung 2013, menunggu keputusan  dari  partainya.

"di internal PDIP  sampai sekarang  belum memutuskan nama, sehubungan ada mekanisme yang harus ditempuh sebelum partai memutuskan siapa yang akan maju. Saya akan  taat pada keputusan partai, apapun keputusannya saya siap jika diminta. " ujar Ayi, saat menghadiri meresmikan Padepokan Seni Mayang Sunda, di Jl. Peta Bandung.

Menurutnya, sekarang masih menjabat  wakil walikota, untuk itu ia akan fokus dulu pada posisi yang dijabatnya itu "Sementara ini saya akan fokus dulu terhadap tugas sebagai walikota," ucap Ayi.

Disinggung soal sudah munculnya beberapa nama yang siap maju pada pilwalkot, Ayi Vivananda menanggapinya dengan santai. Termasuk dengan adanya pemasangan spanduk-spanduk Calon di sejumlah ruas jalan di Kota Bandung, Ayi juga mengatakan hal itu sah-sah saja dan dirinya menghormati akan hal itu " Silahkan saja mereka memasang, saya menghormati koq. Malahan sayang mengucapkan  selamat," tegas Ayi. (dadi)


Artis Berlomba Terjun Ke Politik

Tipe Berita = politik



RRI Bandung, (22/02/2013)

Bermodalkan  ketenaran yang dimiliki, tidak sedikit artis saat ini terjun ke dunia politik. Jika dulu keterlibatan artis hanya sekadar menarik massa saat kampanye. Namun saat ini  ingin  melibatkan diri dalam pencalonan, baik sebagai anggota legislatif maupun Kepala Daerah.

Beberapa daerah dipimpin oleh Kepala Daerah/wakil Kepala Daerah yang berlatar-belakang artis seperti Dede Yusuf sebagai wakil Gubernur Jawa Barat dan Rano Karno sebagai Wakil Bupati Tangerang, serta sejumlah artis lainnya merupakan bukti maraknya artis menduduki jabatan publik.

Di masa yang akan datang fenomena ini tampaknya terus berlanjut. Saat ini beberapa artis mencalonkan diri sebagai calon Gubernur, Wakil Gubernur Jawa Barat yaitu dengan tampilnya Rike Diyah Pitaloka berpasangan dengan Teten Masduki sebagai Gubernur dan wakil gubernur yang diusung PDIP. Kemudian PKS mengusung pasangan Ahmad Heryawan dan Dedi Mizwar.

Menanggapi hal itu, Pesinetron Hikmal Akbar  yang bermain dalam salah satu sinetron komedi bersama Sule, dalam kesempatan di Bandung menilai cukup bagus dan berpotensi. "kehadiran artis di panggung politik  bisa memberi  warna baru  dan  tren  positif di kalangan artis," ujarnya.

Hikmal Akbar yang kini aktif di DPD Partai Gerindra DKI sejak 2012 itu mengatakan, untuk terjun ke dunia politik bukan suatu yang sulit, karena ada persamaan ketika seseorang akan terjun ke dunia keartisan. " Namun siapapun orangnya, tentu saja harus mempunyai niat dan menggemari perpolitikan," katanya.

Sementara itu, dengan menggandeng artis diharapkan dapat mendongkrak suara massa. Dilibatkannya artis dalam Pemilukada setidak-tidaknya berdampak pada membaiknya kondisi keuangan Partai Politik. Sebab, sudah menjadi rahasia umum, dibutuhkan dana yang besar untuk menggerakkan mesin partai.

Anggota Partai yang berlatar-belakang artis diharapkan dapat mengatasi kesulitan keuangan yang dihadapi partai politik. (dadi)


TNI Ingin Selalu Dekat Dengan Masyarakat

Tipe Berita = olahraga



RRI Bandung, (22/02/2013)

Anggapan bahwa anggota TNI tidak bisa menjalin keharmonisan dengan masyarakat selama ini harus dibuang jauh-jauh. Karena sebagai aparat negara, yang harus mengayomi dan melindungi warga masyarakat tentunya ingin keberadaannya bisa dekat dengan masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan Secapa TNI AD memberi sarana dengan menggelar kegiatan olahraga, yaitu kejuaraan futsal.

"melalui kegiatan ini, kami keluarga besar Secapa TNI AD, ingin lebih mendekatkan diri dengan masyarakat, khususnya di sekitar Hegarmanah. Selain itu ingin membantu anak-anak menyalurkan bakatnya pada olahraga futsal," ujar Ketua Penyelenggara Kejuaraan Futsal, Dan Secapa, Brigjen TNI Hartomo, usai membuka Kejuaraan Futsal Wiladhatika Cup 2013, di GOR Napitupulu Secapa TNI AD, Jl. Hegarmanah Bandung, Jum'at (22/2).

Tidak hanya itu, kepada tim yang meraih prestasi terbaik, pihak Secapa TNI akan mengapresiasi dengan memberi kesempatan kepada tim terbaik itu megikuti ke jenjang kejuaraan yang tinggi lagi.

Hartomo mengatakan, kegiatan itu juga dalam rangka kegiatan rutin teritorial Secapa TNI AD setiap tahunnya. "Bukan hanya Futsal, namun sebelumnya juga Pernah menggelar turnamen Sepakbola yang diikuti Turnamen 40 klub. Kemudian rencana dalam waktu dekat, akan melaksanakan kejuaraan Bola Voli antar SMP dan SMA," terangnya.

Disinggung, tentang sarana yang ada di Secapa, Hartomo menegaskan, seluruh sarana bisa digunakan untuk umum. Sejumlah sarana yang ada di tempat tersebut, antara lain untuk Panahan, Lapangan Voli, Basket, Futsal serta sepakbola. " Bahkan ada juga barak atau wisma yang bisa dijadikan untuk penampungan peserta kejuaraan yang digelar di Secapa, serta tidak menutup kemungkinan saat pelaksanaan PON XIX/2016 mendatang, bisa digunakan oleh kontingen," tuturnya.

Ditambahkannya, di Secapa sudah ada atlet yang memperkuat kontingen Jabar, salah satunya pelari I Gede Karang Asem. " Kita punya atlet yang sudah berkiprah di ajang PON, Namun Secapa sementara ini baru sebatas menyediakan sarana,dan belum bisa untuk membina," ungkap Hartomo.

Kejuaraan Futsal yang berlangsung selama 3 hari 22-24 di GOR Olahraga Napitupulu, Secapa TNI AD, diikuti Seratus 20 lebih tim, terdiri dari 90 tim umum dan 32 dari SMA. (dadi)


Dua Pelaku Black Campaign Digerebek

Tipe Berita = politik



Pelaku Mengaku Disuruh Dadan Hendaya Lakukan Black Campaign Terhadap Pasangan Ahmad Heryawan - Deddy Mizwar

RRI Bandung, (23/02/2013)

Tim advokasi dan pengamanan pasangan calon pada Pilgub Jabar nomor urut 4, Ahmad Heryawan/Deddy Mizwar (aher-demiz), menangkap basah dua orang yang diduga akan melakukan black campaign terhadap paslon no urut tersebut. Penangkapan basah tersebut setelah pihaknya menerima informasi dari simpatisan, terkait di sebuah percetakan Zone di Jalan Lengkong Kecil Bandung, sedang mencetak spanduk berukuran 3X1 meter.

Pada spanduk tersebut ada cover majalah tempo yang akan terbit hari senin (25/2). Isinya runyam aher dibobol bank, bergambar foto aher yang sedang memegang buku tabungan BJB, disertai tulisan yang berbunyi "Silahkan hubungi agen terdekat'. " materi black campaign yang akan dipasang nanti malam, agar dilihat besok sebelum pencoblosan," jelas tim advokasi Paslon no urut 4, Firman Hidayat, didampingi Tim pengamanan Jejen Jaelani, di Kantor Panwaslu Jabar, Sabtu (24/2) malam.

Firman menuturkan, tidak mengetahui spanduk akan diterbitkan atau tidak, tapi yang jelas motifnya adalah jelas untuk mempengaruhi animo pemilih no 4. Namun yang membuatnya heran dia sudah tahu pada saat hari Sabtu.

Firman menjelaskan, sekitar pukul 14.00, pihaknya menerima laporan. Atas laporan itu, enam orang dari tim advokasi dan pengamanan paslon no urut 4, didampingi seorang petugas intel dari Mapolrestabes Bandung menuju ke percetakan pukul 16.00. "Sekitar pukul 20.00, ada satu mobil chevrolet yang datang dan loading spanduk itu. Ada dua orang yang di mobil tersebut," papar Firman.

Setelah ada dua orang tersebut datang dan loading, tim bersama intel kemudian langsung menangkap keduanya. " dua orang yang ditangkap, itu berinisial RK, dan AN. Keduanya diindikasikan merupakan tim sukses salah satu paslon dan disuruh orang bernama Dadan Hendaya,"jelasnya.

Dari keterangan RK dan AN, spanduk tersebut setelah diambil akan langsung dipasang se Bandung Raya. Hingga berita ini disusun, kedua pelaku sedang dalam pemeriksaan Panwaslu Jabar. Hingga berita ini diterbitkan,dua pelaku masih dalam proses pemeriksaan. (dadi)


Dada Rosada Sesalkan KPU Jabar

Tipe Berita = politik



RRI Bandung, (24/02/2013)

Walikota Bandung Dada Rosada mengaku mampu menguasai perasaan, ketika akan melakukan pencoblosan, serta waktu membuka kertas suara, di bilik suara, Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2013, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 39, yang berlokasi di SDN Sarijadi 7, Keluarahan Sarijadi, Kecamatan Sukasari Kota Bandung. "Mulai saat pencalonan sampai pencoblosan hari ini, waktunya sangat panjang, sehingga sudah bisa menguasai perasaan," ujar Dada," usai mencoblos di lokasi, Minggu (24/2) siang.

Sebelumnya Dada sempat akan mencalonkan diri menjadi calon gubernur yang diusung dari salah satu partai besar. Namun di internal partai tersebut memilih namun lain untuk maju. Dengan gagalnya maju di Pilgub Jabar ini, Dada mengaku, tidak kecewa, bahkan tidak tersiratpun rasa benci atau dendam. Dada mengaku semua calon gubernur adalah 'balad' Dada Rosada. Namun, saat diminta wartawan akan mencoblos pasangan pilihannya, Dada tidak mau mengatakannya secara langsung. "Ini kan pemilihan rahasia dan jurdil, Jujur dan adil," kata Dada, dengan singkat.

Namun demikian Dada beraharap, pasangan gubernur Baru yang baru bisa membawa rakyat Jabar ke arah lebih baik dan semadin sejahtera. "Semua yang bagus untuk diteruskan, dan harus mampu memperbaiki yang masih kurang," tegas Dada.

Sesuai dengan janji saat berkampanye, bagi calon terpilih, agar membuktikan janjinya itu. Intinya kata Dada gubernur terpilih lebih peka terhadap keinginan rakyat Jabar. Sehingga pembangunan lebih tepat sasaran.

"Saat kampanye, mereka kan mungkin sudah mendengar sendiri, apa yang diharapkan warga, semoga gubernur terpilih mewujudkannya," pinta Dada.

Dada Rosada dan Keluarga tiba di TPS sekitar pukul 9:45 WIB. Usai melakukan pencoblosan, Dada Rosada memantau TPS 22 yang berada di Rumah Sakit Hasan sadikin (RSHS) Jalan. Pasteur Bandung.

Walikota menyesalkan KPU Jabar, karena tidak menyediakan TPS bergerak untuk mendatangi pasien yang tidak bisa beranjak dari tempat tidur, sehingga lebih 2000 pasien yang dirawat kehilangan hak politiknya.

" Bukan saya yang menyesal, bagi pemilih, dan juga bagi calon yang akan dipilihnya. Jika jumlah 2000 itu untuk satu orang pasangan. bisa bayangkan akan kehilangan ribuan suara," ujarnya (dadi)


15 Karateka Jabar Ikuti Piala Kasad

Tipe Berita = olahraga



RRI Bandung, (25/02/2013)

Lima belas Karateka Jabar bertolak menuju Batam untuk mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Piala Kasad tahun 2013, yang akan digelar Sport Hall Tumenggung Abdul Jamal Batam, 28 Pebruari sampai 2 Maret.

"Kami tim Karate Jabar berangkat dari Bandung 10 orang, serta 5 lainnya dari Jakarta, karena tercatat sebagai atlet pelatnas," ujar Ketua Harian Pengda FORKI Jabar, Gianto Hartono, SE, saat ditemui RRI di Bandara Husen Sastranegara Bandung, Senin (25/2) siang.

Tim Karate Jabar pada

Gianto mengatakan, Kejurnas Piala Kasad merupakan even cukup bergengsi, karena atlet terbaik punya kesempatan masuk pelatnas. " Dengan diterapkannya sistem promosi degradasi, bagi atlet terbaik di kejurnas kasad ini bisa menggeser atlet yang saat ini menghuni pelatnas," jelas Gianto.

Selain target tersebut, menurut Gianto, Tim Karate Jabar menargetkan 3 medali emas, masing-masing dua dari Kata Perorangan dan beregu Putri, serta Satu dari Kumite putra. Sementara itu, Hartono sebagai tim monitoring menjelaskan, selain kualitas, tim pemantau akan mempelajari kekuatan lawan, serta mental juga tidak luput dari pantauannya.

" Kami sengaja mengirim tim monitoring tiga orang, guna untuk melihat kekuatan atlet Jabar termasuk lawan, sebagai acuan untuk PON XIX/2016 mendatang, yang akan berlangsung di Jawa Barat," terangnya. Selain Hartono, dua pemantau lainnya yakni Iin Hasanah dan Agus Kusnadi.

Sedangkan Pelatih Karate Jabar Yedih Lesmana menuturkan, atlet yang ikut dalam kejurnas Kasad ini, merupakan hasil seleksi cukup ketat di ajang Kejurda Piala Gubernur di Bandung, Desember 2012 lalu. "Di  Piala Kasad ini kami tidak mengirim secara full, namun hanya atlet yang berpotensi meraih emas," katanya.

Yedih  juga mengatakan, kejurnas piala Kasad 2013 akan dijadikan  gambaran untuk persiapan tim karate Jabar di PON XIX nanti. Namun demikian Pengda FORKI Jabar juga saat ini memiliki atlet junior sebagai pelapis yang kualitasnya tidak jauh berbeda dengan senior. "tidak menutup kemungkinan junior - junior ini nantinya bisa juga menjadi tim inti PON, jika kualitasnya memang lebih bagus," tandas Yedih. (dadi)


Saatnya Kota Bandung Dipimpin Sosok Muda

Tipe Berita = politik



RRI Bandung, (28/02/2013)

Sebanyak 23 partai nonparlemen Kota Bandung secara bulat mendukung tokoh muda Ridwan Kamil, sebagai calon Walikota Bandung, pada Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bandung periode 2013-2018.

"sebelumnya dukungan hanya 17 partai non parlemen, namun dalam perjalanan ada penambahan menjadi 23 partai nonparlemen yang mengusung Ridwan Kamil," ujar Sekretaris Koalisi Parpol Non Parlemen Kota Bandung Ruslan Abdulgani, kepada wartawan, di Hotel Karangsetra, Jl. Bungur Bandung, Kamis (28/2) siang.

Ruslan mengatakan, awalnya telah mengantongi beberapa nama. Kemudian melalui hasil analisa ditambah adanya dukungan masyarakat serta melalui pertimbangan, akhirnya menetapkan Ridwan Kamil. Pengusungan Ridwan Kamil merupakan bentuk tanggung jawab kepada konstituen. Kami sepakat memilih sosok muda yang memiliki terobosan dalam membangun Kota Bandung, dan nonbirokrat.

"sosok muda lebih progresif, terlebih Ridwan kami nilai cukup berprestasi, profesional, seorang arsitek internasional, yang idenya dipakai di beberapa kota dunia. Selain itu, Ridwan Kamil bersedia dan dan mampu bekerja untuk masyarakat," terangnya.

Ruslan menambahkan, dari 23 partai nonparlemen itu, dukungan terhadap Ridwan Kamil untuk maju pada Pilwalkot Bandung. periode 2013-2018 sudah mengantongi, 6,57 persen, atau 200 ribu suara atau 6 kursi. Sehingga kami masih memerlukan sisa kursi dengan mencoba mengadakan pembicaraan dengan partai menengah di parlemen. " Kami akan mencoba minta dukungan kepada partai di parlemen, guna memenuhi suara yang ditetapkan di piwalkot nanti," tegas Ruslan. (dadi)


Reksadana Saham Investasi Menjanjikan

Tipe Berita = pendidikan



RRI Bandung, (28/02/2013)

Dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia,khususnya di wilayah Jawa Barat, salah satu Bank Asing Standard Chartered melahirkan dua produk baru untuk berinvestasi yakni Reksadana Saham (RDS) bekerjasama dengan Eastspring Investments Alfa Navigator dan Produk Bancassurance Smart Legacy persembahan Allianz Life Indonesia.

"dua produk itu cukup potensial bagi pemilik dana untuk menginventasikannya, karena dengan reksadana saham yang kami luncurkan tahun ini memiliki berbagai keuntungan," ujar Head of Investment and Treasury Standard Chartered Bank, Alfred Triestanto, kepada wartawan di sel-sela acara Seminar Edukasi Keuangan Wealth on Wealth (WOW) di Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto Bandung, Kamis (28/2).

Sedangkan Smart Legacy menurutnya, merupakan produk asuransi tradisional dengan premi tunggal berbasis universal life pertama di Indonesia yang mempunyai premium financing.

Alfred mengatakan, para nasabah atau investor untuk membeli saham-saham yang potensial, tentunya melihat kinerja perusahaan sebagai manajer investasi dari porto folio dan fleksibilitasnya yang bisa memberi keamanan, sehingga tak ada keraguan lagi untuk mencoba berinventasi dengan dua produk yang dikeluarkan Bank tersebut.

Alfred menambahkan, mengacu pada pertumbuhan ekonomi sebelumnya cukup positif, dengan kenaikan sekitar 20 persen. "kemungkinan besar tahun 2013 akan mengalami hal yang sama bahkan bisa meningkat lagi," tandas Alfred.

Dalam seminar tersebut menghadirkan pembicara, Senior Invesment Strategist Standard Chartered Bank, Manpreet S. Gill, yang memaparkan prediksi pertumbuhan ekonomi dunia. Kemudian Senior Economist and Government Realtions Head Standard Chartered Indonesia, Fauzi Ichsan, dengan topik bahasan peluang dan prediksi ekonomi Indonesia di tahun 2013, serta Pengamat Politik Nasional, Anies Rasyid Baswedan, tentang pengaruh peta politik erhadap dinamika ekonomi nasional selama tahun ular, dan General Manager Wealth Management Priority International Banking & Country Marketing Head Consumer Banking, Standard Chartered Bank Indonesia, Lanny Hendra yang membahas iklim investasi.(dadi)


MMC Tawarkan Perawatan Murah Dan Ramah

Tipe Berita = populer



RRI Bandung, (02/03/2013)

Warga Kota Bandung yang biasa berobat ke Singapura tidak perlu khawatir harus mengeluarkan biaya tinggi untuk bisa mendapat tindakan medis terhadap berbagai penyakit berat yang dideritanya. Karena saat ini bisa berobat ke Rumah Sakit Mahkota Medical Centre (MMC) di Melaka Malaysia yang merupakan cabang rumah sakit internasional di Singapura, dengan pembiayaan sekitar 40 persen lebih murah.

" untuk operasi Katarak, pasien yang berobat ke Singapura pasien harus mengeluarkan 4000 dollar Sing dollar setara Rp20 juta, tapi kalau Mahkota Medical Centre di Malaysia, dengan 4000 Ringgit jatuhnya sekitar 11 atau 12 juta. Memang harganya murah, tapi secara fasilitas dan kualitas sama dengan di rumah sakit di Singapura," terang Marketing MMC, Herry Siswandi, di Kantor Perwakilan MMC, Jl. Cihampelas 76 Bandung, Sabtu (2/3).

Herry mengatakan, MMC merupakan rumah sakit milik PT. Health Manajemen Internasional, sebuah perusahaan medis dari Singapura, mulai kepemilikan, fasilitas dan manajemen yang mengacu kepada Singapura.

Dengan berbagai tindakan medis yang sama seperti yang dilakukan di Rumah Sakit di Singapura, pasien tidak perlu lagi berangkat ke Singapura, tapi bisa ke Melaka Malaysia. Namun sebelumnya, bisa melakukan konsultasi awal dengan datang ke kantor perwakilan di Jalan Cihampelas 76 Kota Bandung, sebagai konsultasi awal, untuk mendapatkan informasi berbagai hal, guna persiapan, seperti janji apoinment dengan dokter, tentang jenis penyakit yang diderita pasien sambil membawa medical record tentang USG, MRA, Rontgent. Termasuk mengetahui estimasi biaya, membantu transportasi dan akomodasi selama di Malaysia. " Kami siap membantu untuk memberi kemudahan, khususnya dalam segi pembiayaan agar pasien bisa melakukan persiapan," kata Herry.

Ditambahkannya, dalam sebulan pasien yang berobat ke MMC Melaka Malaysia, perbulan ada sekitar 100 orang. Kebanyakan dari pasien itu mengaku datang ke dokter spesialis orthopedy atau tulang. Selain itu pasien yang menderita kanker dan kandungan. Bahkan di MMC ada spesialisasi bayi tabung, dan pasien dari Kota Bandung sudah ada yang berhasil.

Salah seorang pasien yang menderita penyakit Thalasemia mengaku selama berobat ke MMC, ditangani dokter yang sangat profesional dan tidak berorientasi materi. " Di samping sangat mahir dan cekatan, dokter di sana lebih mengutamakan kepentingan pasien, serta penerimaan yang baik sekali," ucapnya.

Diakuinya, perawatan yang dilakukan di rumah sakit di Bandung tidak ada perbedaan dengan MMC, termasuk dari segi biaya, tapi Ia menegaskan, sangat terkesan atas keramahan dan pelayanan.

Selain di Bandung, ada 15 kantor perwakilan di Indonesia, yakni di Pekanbaru Riau yang merupakan kantor perwakilan pertama sejak 10 tahun lalu. Kemudian di kota-kota besar lain di tanah air di antaranya, Aceh, Bali, Batam, Jakarta, Makassar, Medan, Surabaya dan Bandung yang baru berdiri 2010 lalu. (dadi)


Persani Bidik Siswa SD

Tipe Berita = olahraga



RRI Bandung, (03/03/2013)

Melalui kepengurusan baru, Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Senam Indonesia (Persani) Kota Bandung masa bhakti 2013-2017, di bawah komando Dasep Ruswana Sastrawijaya, akan mencoba memasukan cabang olahraga (cabor) senam ke Sekolah Dasar. Hal itu sebagai upaya memberi rangsangan bagi anak-anak usia dini, menyusul cabor senam kurang begitu populer di masyarakat.

"Kami akan mulai untuk membina usia dini, karena untuk menjadikan pesenam handal seperti Ester dan Vicky Burki perlu proses panjang," ujar Dasep, usai dilantik untuk memimpin Pengcab Persani Kota Bandung, di GOR Bandung, Jl. Jakarta, Sabtu (2/3).

Dikatakannya, dalam kepengurusan baru Persani ini, akan berupaya memasalkan cabor senam dengan menggelar ekshibisi ke SD setiap liburan sekolah. Sehingga anak-anak dan orang tuanya akan terangsang untuk mencoba olahraga itu.

Disinggung tentang sarana, Dasep mengaku masalah yang cukup pelik, sementara Kota Bandung merupakan salah satu daerah yang dijadikan barometer bagi kota/kabupaten di Jabar. " Kami akan mencari gedung, baik itu membangun maupun menyewa untuk menggelar pertandingan, ataupun berlatih ketika menjelang multi event Porda maupun PON," ungkapnya.

Dasep berharap, di Kota Bandung untuk segera ada gedung senam, karena selain sangat dibutuhkan untuk tempat latihan, tapi juga untuk menyimpan peralatan agar tidak selalu berpindah, sebab jika sering dipndahkan akan cepat rusak. Padahal peralatan itu cukup Berat dan mahal, bahkan harus di impor. " Untuk pita saja kami ingin buatan Jepang, karena kalau produk lokal hanya bisa digunakan untuk latihan saja," tegas Dasep.

Sementara menanggapi keinginan Persani tersebut, Ketua Umum KONI Kota Bandung, Aan Johana akan berupaya memfasilitasinya. Terlebih Jawa Barat akan menjadi penyelenggara PON XIX/2016, atas anjuran Pemkot Bandung, pihak KONI akan menginventarisir sarana dan venue olahraga, termasuk Gedung Senam atau Gymnasium di SOR Gedebage. Karena hal itu juga mempengaruhi aset yang dimiliki Persani cepat rusak. " Setelah Porda 2010 lalu, peralatan senam banyak yang lecet, karena tidak ada Gedung yang tetap," ucap Aan.

Aan berharap, Walikota Bandung yang baru bisa memperhatikan keinginan tersebut, serta akan memprioritaskan cabang olahraga lain tidak hanya senam, termasuk juga atletik dan panahan yang telah diusulkan. Sehubungan cabor-cabor itu cukup potensial dan menjadi lumbung emas.

"Panahan, atletik dan juga senam cukup potensial, tapi sarana belum mendukung, dengan sasaran antara kami yakni Porda, sekaligus persiapan PON, dalam mendukung Program Jabar Kahiji," tegasnya. (dadi)


Kang Emil Klaim Sudah Kantongi 70% Suara

Tipe Berita = politik



RRI Bandung, (10/03/2013)

Tokoh Muda Ridwan Kamil, yang akrab disapa Emil memantapkan diri untuk berkompetisi di ajang Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Bandung 2013. Bahkan dirinya mengklaim 70 persen sudah menduduki kursi Walikota Bandung atau B 1.

Keyakinan tersebut bukan bualan atau impian, karena dari hasil survey dan komunikasi politik dengan beberapa partai. Usai mendeklarasikan kesiapan maju ke Pilwalkot Bandung, siang tadi di Gedung Indonesia Menggugat (GIM) Emil menyebutkan, beberapa komunitas, dirinya mengantongi suara 30 persen, baik menjadi walikota ataupun wakilnya.

"Saya cukup untuk yakin maju ke ajang Pilwalkot Bandung akan hasil itu. Saya maju di Pilwalkot Bandung bukan incumben atau seseorang yang berasal dari birokrasi," ujarnya kepada wartawan, Minggu (10/03).

Emil menuturkan, pihaknya sudah melakukan beberapa komunikasi intens dengan beberapa partai, selain 23 partai non parlemen, yang sekarang resmi mendukungnya. "Pembicaraan intens dengan PKS dan Partai Demokrat. Kemungkinannya 50:50," tandasnya. Dari partai Demokrat, Emil kemungkinan akan disandingkan dengan Erwan Setiawan. Sedangkan denga PKS, mungkin dengan Oded, atau Yudha.

"begitupun saat berkomunikasi dengan PPP, kemungkinan diusung PPP juga masih 50:50, karena PPP sedang mempertimbangkan Edi Siswadi," terang Emil.

Terkait posisi lanjutnya, baik sebagai walikota atau wakilnya, yang jelas harus memiliki porsi kerja yang jelas. Sehingga visi dan misinya membangun kota bandung lebih mungkin terealisasi.

Disinggung sosok yang diharapkannya untuk mendampinginya nanti, Emil mengatakan, membutuhkan sosok yang bisa saling mendorong dan mengingatkan, terhadap gagasan-gagasan dalam membangun Kota Bandung, dan membutuhkan partner yang bisa mengimbanginya dalam segi administrasi dan birokrasinya. "Saya perlu orang yang bisa meng Gas sekaligus mengerem, terhadap ide-ide yang akan saya lakukan," tegasnya.

Emil menambahkan, akan daftar ke KPU, pada 16 atau 17 Maret 2013 mendatang, karena hal itu sudah biasa dilakukan partai jika daftar ke kpu lebih senang di akhir-akhir waktu. (dadi)


Generasi Muda Perlu Tahu Peristiwa BLA

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(22-03-2013) - Peristiwa Bandung Lautan Api merupakan peristiwa kebakaran besar yang terjadi di kota Bandung, pada 24 Maret 1946. Dalam waktu tujuh jam, sekitar 200 ribu penduduk Bandung membakar rumah mereka, meninggalkan kota untuk menuju pegunungan di daerah selatan Bandung. Hal ini dilakukan untuk mencegah tentara Sekutu dan tentara NICA Belanda untuk dapat menggunakan kota Bandung sebagai markas strategis militer dalam Perang Kemerdekaan Indonesia.

Peristiwa Bandung Lautan Api yang terjadi 46 tahun silam,ditanggapi anggota DPRD Jawa Barat Didin Supriyadin sebagai peristiwa yang memiliki sejarah cukup panjang. Kepada RRI Didin anggota Komisi E ini menyebutkan,dalam konteks Bandung Lautan Api,berkaitan erat dengan sejarah kota Bandung. Bahkan Bandung Lautan Api di era kekinian,tegas Didin, menjadi salah satu alternative nama yang saat ini sedang di pooling oleh DPRD kota Bandung untuk nama Stadion Olah Raga SOR Bandung Lautan Api di Gede Bage, karenanya,ungkap Didin,apapun keputusan yang diambil berkaitan dengan nama SOR Gedebage,baik itu nama Bandung Lautan Api,atau nama lainnya,semuanya mempunyai nilai sejarah.

Berkaitan dengan peringatan peristiwa Bandung lautan api 24 Maret 2013 ini,Didin berharap kepada generasi muda masa kini dan masa mendatang,perlu ada kegiatan yang mengingatkan tentang peristiwa Bandung Lautan Api. Sebab sekarang ini,banyak generasi muda yang lupa dengan sejarah ini. Masih dalam konteks Bandung Lautan Api,tegas Didin Supriyadin,harus benar-benar ditanamkan didalam diri generasi muda masa kekinian agar paling tidak bagi generasi muda itu sendiri maupun bagi Kota Bandung ke depan bisa nisa menjadi lebih baik.(lj)

DPRD Jabar Setujui Raperda JPKM

Tipe Berita = populer



Bandung,(27-03-2013) - DPRD Provinsi Jawa Barat menyetujui Rancangan Peraturan Daerah Raperda tentang Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat JPKM melalui Rapat Paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Jabar Rudy Harsa Tanaya setelah melalui pembahasan yang dilakukan oleh Komisi E DPRD Jawa Barat. Raperda JPKM yang merupakan raperda prakarsa DPRD tersebut, telah dinantikan oleh masyarakat,mengingat kesehatan merupakan hak azasi dari setiap warga negara dan derajat kesehatan yang tinggi merupakan investasi bagi masyarakat ,sekaligus negara serta tumpuan bagi keberlangsungan serta daya saing bangsa.

Kepada RRI,Anggota Komisi E DPRD Jawa Barat Yod Mintaraga mengungkapkan,meskipun sudah disetujui,masih harus dilengkapi dengan Peraturan Gubernur sebagai pelaksana teknisnya dan paling lambat diberi waktu satu tahun sehingga di tahun 2014 Perda JPKM bisa dilaksanakan,berbarengan dengan diluncurkannya Badan Pengelolaan Jaminan Sosial BPJS.

Masih menurut Yod Mintaraga,masing-masing Kabupaten/Kota di Jawa Barat sudah mempersiapkan segera melaksanakan Perda tentang Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat ini.

Nantinya,tegas Yod Mintaraga,secara keseluruhan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat ini akan dikelola oleh Badan Pengelola Jaminan Sosial atau BPJS,sehingga di tiap Kabupaten/Kota di Jawa Barat.(lj)

TVRI Jabar Luncurkan TV Mobile

Tipe Berita = populer



RRI Bandung, (11/03/2013)

Dalam melayani kebutuhan masyarakat baik hiburan dan informasi melalui layar televisi, TVRI sebagai Lembaga Penyiaran Publik (LPP), tentunya ingin bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat, hingga kaum minoritas, di daerah yang sampai saat ini belum bisa menikmatinya.

" perkembangan TVRI ke depan dan seiring kemajuan teknologi, berkolaborasi lintas divisi atau bidang di internal, dengan mencoba akses TV mobile, melalu situs www.tvrijabar.co.id, yang telah bisa diakses mulai hari ini. terang Kepala Stasiun LPP TVRI Jabar, Ir. Iskandar Achmad, MM, di Kantor TVRI Jl.Cibaduyut Raya, Senin (11/3) sore.

Dengan adanya tv mobile tersebut kata Iskandar, seluruh masyarakat bisa melihat TVRI Jabar, mulai pukul 04.00 pagi hingga berakhirnya waktu siaran dalam setiap harinya. "untuk streaming siaran lokal, bisa diakses mulai pukul 15-19 dan selebihnya siaran relay dari Jakarta. Rencananya 10 hari kedepan situs ini akan disempurnakan," ujarnya

Selain pembuatan streaming untuk program siarannya, TVRI Jabar yang cenderung menayangkan siaran dengan kearifan lokal, dalam tiga tahun ke depan, harus sudah menggunakan sistem digital, sebagai peralihan dari VHF dan UHF, khususnya untuk kota-kota besar di Indonesia, seperti Jakarta yang telah melakukannya, kemudian Bandung, Surabaya dan Batam.

"target kita untuk tiga tahun ke depan semua pemancar sudah baru. Kalau dulu di era 80-90 an kita punya 30 pemancar tapi powernya kecil hanya 100 watt. Sehingga harus mendata ulang, dengan terobosan baru membangun pemancar baru dengan power yang lebih kuat, tetapi tidak perlu menambah kuantitinya, termasuk penggunaan tv digital," ujar Iskandar.

Sementara, dalam kegiatan Hari Jadi TVRI Jabar ke XXVI/2013, yang jatuh pada 11 Maret, selain menampilkan pagelaran Wayang Golek semalam suntuk bersama Dalang Asep Sunandar Sunarya, akan menampilkan hiburan musik Dangdut Fantastis di halaman TVRI Jabar, hari Rabu 13 Maret, mulai pukul 22.00 yang akan disiarkan langsung secara nasional. (dadi)


Pelatihan Tenaga Cinderamata

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(27-03-2013) - Dalam rangka pembangunan ekonomi Nasional,sentra-sentra kerajinan sebagai basis ekonomi kerakyatan, perlu terus dikembangkan. Semangat berkarya dan berkreasi perlu difasilitasi, diberikan kemudahan dengan memberikan kesempatan kepada para perajin, untuk mengembangkan karya-karyanya. Strategi Pemasaran yang tepat, akan membuat hasil produksi para perajin semakin dikenal,baik didalam maupun keluar negeri. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Drs. Nunung Sobari MM ketika membuka pelatihan cinderamata di Kabupaten Subang.

Nunung Sobari menjelaskan, Industri kerajinan sebagai bentuk perpaduan antara keterampilan tangan dengan nilai-nilai seni dan keindahan,serta bagian yang tidak terpisahkan dari kebudayaan Indonesia. Produksi kerajinan Jawa Barat memiliki keunggulan, tidak kalah dibandingkan dengan produksi kerajinan dari wilayah lain. Menurut nya, ,Strategi yang perlu dibangun untuk bersaing di pasar global, antara lain melalui pengembangan design dan produk inovasi terbaru. Dengan design dan produk yang berkualitas, akan terbentuk standarisasi harga yang sesuai dan dapat merebut pasar perdagangan kerajinan di negara lain.

Sementara itu menurut Kepala Balai Pengembangan Kemitraan, Pelatihan Tenaga Kepariwisataan Dan Kebudayaan, H. Moch Kahfi menjelaskan, tujuan diselenggarakan pelatihan,diantaranya memberikan wawasan dan pengetahuan tentang prospek dan peluang Cinderamta, kemasan dan desain cinderamata, hak cipta, mengembangkan usaha dengan berkoperasi, serta strategi pemasaran.

Pelatihan selama 3 hari itu di ikuti 30 peserta dengan Nara Sumber Pelatihan diantaranya dari UNPAD,ITB,DPD ASITA Jawa Barat,Dinas Koperasi dan KUKM Provinsi Jawa Barat.(lj/iwan)

Pemberdayaan Sarjana Seni di Jabar

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(27-03-2013) - Program Pemberdayaan Sarjana Seni Bidang Kesenian dan Perfilman DISPARBUD Jawa Barat tahun 2013,pelaksanaannya berbeda dengan tahun lalu. Beberapa pertimbangan perubahan yang harus dilaksanakan,salah satunya bahwa Sarjana Seni identik dengan ilmiah dan akademis. Selama ini,hal itu belum terlihat jelas dan tahun ini akan lebih difokuskan lagi,sehingga pengemasan seni tradisi Jawa Barat akan lebih menarik.

Menurut Kepala Bidang Kesenian dan Perfilman DISPARBUD Jawa Barat, H.Agus Endang Hanafiah,tahun lalu pelaksanaan hasil pemberdayaan Sarjana Seni dilaksanakan dalam 4 triwulan. Tahun ini akan dilaksanakan secara serentak mulai bulan April, Mei dan Juni 2013. Sementara pelaksanaannya akan difokuskan di satu tempat, yaitu di Kota Bandung, yang menurut rencana bulan Agustus 2013.

Kegiatannya dinamakan Pekan Seni Budaya 2013,dengan menampilkan kesenian tradisi di 3 Zona Beda Budaya,yaitu Priangan,Cirebonan dan Melayu Dermayon,serta akan dijadikan program tahunan dan menjadi icon Jabar. Peserta program Pemberdayaan Sarjana Seni tahun 2013, di ikuti 52 orang sarjana seni yang tersebar di 26 Kabupaten Kota di Jawa Barat.

Pemberi materi dalam pemberdayaan sarjana seni tahun 2013,antara lain Dosen dari Universitas Pendidikan Indonesia UPI, Prof. DR. Tati Narawati tentang tehnik penulisan laporan kegiatan Pemberdayaan Sarjana Seni,serta tentang konsep seni pertunjukkan dan helaran oleh DR. Rianti.(lj/iwan)

Penggeledahan Ruang di PN Bandung

Tipe Berita = kriminal



Bandung,(27-03-2013) - 10 Orang penyidik KPK menggeledah tiga ruang kerja pejabat Pengadilan Negeri Bandung. Penggeledahan dimulai sejak hari senen sore dan berakhir selasa dinihari. Humas PN Bandung Joko Indarto mengakui, dirinya turut serta mendampingi penyidik KPK saat menggeledah beberapa ruangan kerja pejabat PN Bandung.

Tersiar kabar ditemukannya sejumlah uang rupiah dan dolar di ruang kerja Wakil Ketua PN Bandung Setyabudi Tedjocahyono, yang tersimpan dalam tas kulit warna coklat, Joko membenarkan hal itu, bahkan untuk meyakinkan isi tas itu penyidik terpaksa membongka paksa dengan cara digergaji. Saat ditanyakan berapa jumlah uang yang ditemukan itu, Joko tidak mengetahui secara jelas, namun berdasar penglihatannya ,jelas itu uang.

Penggeledahan ini buntut dari tertangkapnya Wakil Ketua PN Bandung Setyabudi Tedjocahyono oleh KPK karena menerima suap dalam kaitan perkara korupsi Bansos Kota Bandung. Selain Hakim Setyabudi, KPK juga menciduk seorang pejabat Pemkot Bandung dan dua orang yang disinyalir tersangkut modus penyuapan tersebut. (lj/ndang)

Dibalik Keindahan,Jabar Waspada Bencana

Tipe Berita = populer



Bandung,(28-03-2013) - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Jawa Barat Ujuwal Prana Sigit mengakui, Jawa Barat memiliki sumber daya alam subur dan indah,namun dibalik keindahan itu tersimpan sesuatu yang harus dikenali dan dipahami oleh warga Jawa Barat.

Dalam “Dialog Pagi RRI Bandung” Sigit begitu Ia disapa, mengungkapkan, ada beberapa daerah di Jawa Barat yang rawan bencana,baik banjir maupun longsor. Oleh karena itu, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan sudah menetapkan bahwa sejak 16 Januari hingga 16 April 2013 menetapkan Jawa Barat dalam status siaga darurat bencana banjir dan longsor.

Dengan 4 hal tersebut,menurut Ketua BPBD Jawa Barat ini, apabila terjadi bencana seperti longsor di Cililin ini,petugas sudah siap siaga.

Sosialisasi tentang daerah rawan bencana longsor di Cililin ungkap Ujuwal Prana Sigit, sudah dilakukan secara makro,sebab daerah Cililin sudah pernah mengalami longsor sampai 3 kali, mulai tahun 2001,2009 dan 2012 serta di tahun 2013 yang baru saja terjadi longsor dan menelan korban puluhan warga setempat.(lj)

Cililin Masuk Zona Merah Longsor

Tipe Berita = populer



Bandung,(28-03-2013) - Sebelum terjadi longsor di Cililin beberapa hari lalu,Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Jawa Barat, sudah memetakan daerah tersebut sebagai zona merah rawan longsor. Menurut Kepala BPBD Jabar Ujuwal Prana Sigit, daerah Cililin yang beberapa hari lalu terjadi longsor termasuk daerah rawan bencana.

Melalui Dialog Pagi RRI Bandung,Ujuwal Prana Sigit mengungkapkan ,sebagian besar warga Cililin sudah mengetahui bahwa mereka berada di posisi rawan bencana longsor,dan sudah puluhan tahun mereka tinggal didaerah tersebut dan tidak ada inisiatif mereka harus kemana.

Kepala BPBD Jawa Barat Ujuwal Prana Sigit juga mengungkapkan, masih terlalu banyak warga Jawa Barat yang bermukim di daerah-daerah yang tidak direkomendasikan sebagai areal tempat tinggal. Masih butuh waktu cukup panjang dan butuh biaya yang besar pula untuk menyosialisasikan kepada masyarakat.

Ujuwal Prana Sigit mencontohkan, kampung Nagrog yang merupakan daerah sangat subur,apapun jenis tanaman di area ini pasti tumbuh,namun untuk permukiman, lokasi tersebut tidak tepat karena merupakan daerah yang rawan bencana longsor mengingat tanahnya sangat subur.(lj)

BPA Wisuda 15 Pilot Angkatan I

Tipe Berita = pendidikan



RRI Bandung, (28/03/2013)

Setelah dinyatakan memenuhi syarat sesuai program yang ditentukan Departemen Perhubungan, yakni. Planning Prosedur Manual melalui ujian dan test flight, Bandung Pilot Akademi (BPA) Husein Sastranegara. Bandung,  mewisuda  15  siswa  Angkatan pertama, pada Kamis (28/3) di Hall A Kampus BPA Husein Sastranegara, Jl  Padjadjaran Bandung. Dan menetapkan Adhitya Dwi Mulyawan terpilih sebagai siswa terbaik. Penilaian terbaik berdasarkan   dari jam  terbang  dan kesehariannya, selama menuntut ilmu  18 bulan di akademi tersebut.

Kepada Wartawan, adhitya mengaku bangga, karena pada   angkatan I/2013, di BPA terpilih menjadi siswa terbaik. Menurutnya, setelah lulus di BPA yang merupakan  step awal, untuk bisa  berkiprah  menjadi seorang pilot profesional ke depan.

Adhitya bersama lulusan lainnya memang telah terikat kontrak dengan airlines yang dituntut.. "Untuk rencana ke depan, saya akan melanjutkan studi di unversitas, yang akan disesuaikan dengan jadwal kedinasan," terangnya.

Menanggapi dunia penerbangan di tanah air, Adhitya menilai perkembangannnya cukup pesat. "Maskapai di Indonesia sudah bisa  memborong pesawat cukup banyak. Hal itu  menunjukkan hasil positif untuk penerbangan di Indonesia dengan banyaknya pembelain pesawat saat ini," paparnya.

Sementara, Direktur Utama BPA, M. Nasrun menuturkan, para lulusan BPA  tinggal menunggu laison terbang, karena pihaknya sudah melakukan kerjasama dengan  airlines. Nasrun mengatakan, ke-15 wisudawan yang salah satunya adalah perempuan dinilai telah  layak memegang laison di dunia penerbangan.

Kriteria penilaian terbagi ke dalam tiga kategori, selain skill atau kemampuan serta knowledge yang berkaitan dengan ilmu selama belajar, attitude atau sikap seorang pilot menjadi hal utama, berkaitan dengan tanggungjawab sebagai leadership dalam pesawat. "di BPA seorang pilot tidak dituntut hanya bisa terbang, tapi sikap mental di Bandung Pilot Akademi juga kita utamakan, sehingga akan menjadi seorang airmanship yang profesional," tegasnya.

Nasrun menambahkan, di BPA terdapat 12 instruktur pilot, empat orang diantaranya instruktur asing untuk, serta instruktur dari TNI AU " BPA ke depan punya rencana untuk menambah pesawat sampai 20, termasuk instrukturnya," kata Nasrun. (dadi)


Ayi Vivananda Blusukan Ke Pemukiman

Tipe Berita = populer



RRI Bandung, (29/03/2013)

Wakil Walikota Bandung Ayi Vivananda, pada Jum'at (29/3) kunjungi warga RW 08 Kelurahan Kebon Gedang, Kecamatan Batununggal. Dalam kunjungan tersebut, Ayi Vivananda untuk menghadiri syukuran, sehubungan telah rampungnya perbaikan jalan, melalui swadaya masyarakat dan juga program PNPM yang dicanagkan Pemkot Bandung.

Nampak hadir juga Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung, Achmad Nugraha dan sejumlah pendukung Ayi Vivananda yang akan maju pada Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Bandung, periode 2013-2018 yang berpasangan dengan Nani Suryani (Ani).

Ayi dan rombongan di sambut Camat Batununggal Sarzani Saleh, Ketua RW 08 Cece Sukmawan, termasuk Tokoh Masyarakat di antaranya Udin Syarifudin, serta Warga di Kelurahan Kebon Gedang. Ayi dan rombongan langsung menempati tempat yang telah disediakan di halaman Masjid Kebanggaan Warga RW 08 Jami Al-Ikhwan.

Atas undangan tersebut, Ayi pun mengucapkan terimakasih dan mengaku bangga, dengan selesainya perbaikan jalan yang dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat.

Ayi menjanjikan akan membantu anggaran melalui APBD jika masih ada jalan lain yang harus diperbaiki, bukan hanya di tempat tersebut, tapi juga wilayaj lainnya. "Jika masih ada kekurangan Pemkot Bandung telah menganggarkan Rp600 M pada tahun ini untuk Dinas DBMP. Jumlah itu mengalami penoingkatan 3 kali lipat dibandingkan dari anggaran sebelumnya.

Diharapkannya, pada bulan Mei dan Juni semua jalan di Kota Bandung akan baik. Terkait hal itu, Ayi berpesan, jika nfrastruktur sudah diperbaiki, warga agar turut memelihara lingkungan dengan tidak membuang sampah, karena sampah akan menyumbat aliran air, sehingga akan terjadi banjir. "Kota Bandung dahulu terkenal hujan sebe. sar apapun tidak akan menyebabkan banjir cileuncang," kata Ayi.

Ayi menambahkan, Tasyakur Binimah tidak hanya dilakukan dengan seremonial tapi juga bisa dengan cara turut menjaga lingkungan melalui kegiatan yang bermanfa'at. " Kita harus menjadi teladan, dengam mendahulukan praktek bukan hanya teori. Selain itu juga Ayi menuturkan, dalam rangka tasyakur binimah ini juga sebagai ajang silaturahmi antara warga dengan pemimpinnya," tegasnya.

Sementara itu, Salah seorang panitia Eddi Rahmat mengatakan, "meski swadaya masyarakat, namun tidak tidak ada keharusan warga untuk menyumbang, hanya bagi donatur yang dengan sukarela mau menyumbangkan, baik materi maupun tenaga," ungkapnya.

Perbaikan Jalan sepanjang hampir 1000 m, yang menelan biaya Rp60 Juta itu, pengerjaannya dilakukan dalam dalam waktu seminggu.(dadi)


LPSK Diminta Lindungi Saksi Kasus Cebong

Tipe Berita = kriminal



Bandung,(01-04-2013) - Wakil Menteri Hukum dan Ham Deni Indrayana meminta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban – LPSK memberi perlindungan penuh kepada saksi yang mengetahui peristiwa penyerangan Lapas Cebongan Sleman. Reporter RRI Bandung Endang Taryana melaporkan, Peristiwa peyerangan Lembaga Pemasyarakatan Lapas Kelas Dua Cebongan Sleman Yogyakarta yang menyebabkan empat orang tahanan meninggal dunia hingga saat ini masih didalami dan melibatkan berbagai pihak. Namun untuk memberikan kenyamanan dan kemanan kepada para saksi yang sedikitnya mengetahui peristiwa ini, Wakil Menteri Hukum dan Ham, Deni Indrayana berharap Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban atau LPSK betul-betul bisa mewujudkan hal itu.

Usai memberi pembekalan kepada 125 CPNS dilingkungan Kementrian Hukum dan Ham Kanwil Jabar pada Senin siang tadi, Wamenkumhan Deni Indrayana berharap bantuan pada Lembaga Negara terkait untuk memberikan perlindungan demi pengamanan penuh kepada para saksi. Pada bagian lain disebutkan Wamenkumham Deni Indrayana, untuk sempurnanya terungkapnya peristiwa penyerangan tanggal 23 maret di Lapas Cebongan Sleman , pihaknya akan memberikan masukan karena sedikit mengetahui apa yang terjadi saat itu.

Informasi terakhir tim investigasi kasus ini yang dibentuk KASAD Jendral Pramono Edie Wibowo, sudah membuka celah titik terang. Namun untuk mengungkap hal itu masih harus disempurnakan, sekaligus dicocokan dengan hasil kerja tim lain untuk mengungkap peristiwa penyerangan ke lapas Cebongan Sleman. (lj/end)

Kasus Lapas Cebongan Segera Terungkap

Tipe Berita = kriminal



Bandung,(01-04-2013) - Wakil Menteri Hukum dan Ham Deni Indrayana optimis kasus penyerangan Lapas Cebongan Sleman DIY segera terungkap. Salah satu yang mendorong keyakinan itu setelah dibentuknya tim investigasi oleh Kepala Staf Angkatan Darat. Usai memberikan pembekalan kepada CPNS dilingkungan Kanwil Depkumhan Jawa Barat hari Senin pagi Deni Indrayana, tidak memasang target cepat atau lambatnya menangkap pelaku yang telah membombardir empat tahanan di Lapas Cebongan hingga tewas dan delapan petugas sipir mengalami luka – luka pada aksi penyerangan tanggal 23 maret Sabtu dini hari. Yang jelas kata Wamenkumhan Deni Indrayana pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap pengungkapan kasus ini.

“sudah ada titik terang dan kerjasama dibentuknya tim investigasi bentukan KASAD. Kita optimis kasus ini akan cepat terungkap dan Kemenkumham akan full support untuk terungkapnya siapapun pelaku keji yang menewaskan 4 orang dan melukai 8 orang dilapas cebongan. Yang penting pelakunya kita dorong agas secepat mungkin terungkap “

Seperti dikabarkan sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Pramono Edhie berjanji bakal terbuka terkait pembentukan tim investigasi soal kasus penyerangan Lapas Cebongan Sleman. Pembentukan tim investigasi sebagai respon atas temuan sementara tim investigasi kepolisian yang disampaikan kepada Panglima TNI tentang adanya indikasi keterlibatan oknum prajurit. Mantan panglima Kostrad itu berharap temuan tim investigasi dari kepolisian akan dilengkapi dan disempurnakan TNI AD sekaligus berjanji, tidak akan menutup-nutupi temuan di lapangan untuk mengungkap kasus tersebut.(lj/end)

Dada Rosada Akhirnya Serahkan Paspor

Tipe Berita = kriminal



Bandung,(03-04-2012) - Walikota Bandung Dada Rosada ahirnya menyerahkan Paspor miliknya ke Kantor Imigrasi kelas 1 Bandung pada Selasa siang tanggal 2 April 2013. Kepala Kantor Imigrasi kelas 1 Bandung Ali Rahman di ruang kerjanya membenarkan hal itu, bahkan kata Ali, sedianya petugas imigrasi yang akan mengamankan Paspor tersebut. Namun belum sempat tim ke lapangan, ungkap Ali Rahman, utusan Wali Kota Bandung Dada Rosada datang sambil membawa Paspor tersebut. Penarikan Paspor milik Walikota Bandung Dada Rosada, merupakan tindak lanjut setelah KPK memerintahkan untuk mencekal Dada selama 6 bulan terkait penyidikan kasus suap hakim PN Bandung Setyabudi Tejocahyono.

Pada bagian lain Kepala Imigrasi Bandung Ali Rahman menerangkan, status pencekalan terhadap orang nomor satu di kota Bandung sudah disebar ke seluruh TPI atau Tempat Pemeriksaan Imigrasi di seluruh Indonesia. Hal ini diupayakan untuk menghidari yang bersangkutan bepergian keluar negeri dan untuk mempermudah penyidik melakukan proses hokum.

Terbitnya surat pencekalan tersebut setelah KPK menangkap tangan wakil ketua PN Bandung Setyabudi Tejocahyono karena menerima suap 150 juta rupiah kaitan perkara korupsi bansos kota Bandung. Dalam penangkapan tersebut , KPK juga mengamankan Heri Nurhayat PNS kota Bandung dan seseorang inisial AT sebagai kurir yang menyerahklan uang kepada Hakim Setyabudi.(lj/end)

20 Hotel Jabar Berklasifikasi Bintang

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(03-04-2013) - Pertumbuhan ekonomi Jawa Barat di bidang Usaha jasa pariwisata,hotel dan restoran,menempati posisi kedua setelah industry manufacture dengan perputaran angkanya sekitar 23 sampai dengan 25 persen. Sementara untuk industry manufacture, perputaran angkanya sekitar 40 persen lebih. Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf,di hadapan 20 managemen hotel penerima sertifikat klasifikasi bintang Hotel standar Internasional se-Jawa Barat tahun 2013 mengatakan,usaha jasa pariwisata,hotel dan restoran termasuk ke dalam pembangunan ekonomi sector reel.

Para pelaku ekonomi sector reel unggulan Jawa Barat ini diharapkan, selain bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi,juga bisa mendorong lebih banyak lagi terhadap pendapatan daerah melalui usaha jasa,pariwisata,hotel dan restoran. Berbicara hotel jasa dan restoran artinya orang datang langsung spending money dan spending money itu langsung terasa oleh sector reel,karena tidak melakukan tender,tidak melakukan kontrak,melainkan langsung dikerjakan. Misalnya jika makanan, langsung dikerjakan koki,oleh pelaku-pelaku UKM kalau yang bekerjasama dengan pelaku UKM.

Kesemuanya itu berarti pariwisata adalah kegiatan atau pergerakan ekonomi sector reel yang sangat cepat sekali. Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf sangat mengapresiasi dan mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh pengambil kebijakan dibidang usaha jasa, pariwisata,hotel dan restoran,serta kepada 20 hotel yang menerima sertifikat klasifikasi bintang hotel tahun 2013 didalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi sector reel Jawa Barat.

Sertifikat Klasifikasi Bintang Hotel diserahkan Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yususf didampingi Kepala DISPARBUD Jawa Barat Nunung Sobari dan Ketua BPD PHRI Jawa Barat Muchtar Effendi,di Hotel Papandayan Bandung. 3 Hotel menerima sertifikat klasifikasi bintang 5 dan 5 hotel menerima sertifikat bintang 4, serta 10 hotel menerima sertifikat bintang 3 dan satu hotel menerima sertifikat klasifikasi hotel bintang dua. Sampai saat ini,jumlah hotel di Jawa Barat sekitar seribu 500 hotel, 70 hotel diantaranya telah mengikuti sertifikasi standar internasional dan memperoleh sertifikat klasifikasi bintang hotel standar internasional.(lj/iwan)

Pengembangan Pariwisata Diperlukan

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(03-04-2013) - Meningkatkan daya saing dan keunggulan pariwisata daerah,tidak cukup dengan penataan daya tarik saja,karena kegiaatan pariwisata sedikitnya meliputi 3 aspek yang harus diperhatikan,yaitu Arus Kunjungan,Lama Kunjungan dan Anggaran belanja yang dikeluarkan wisatawan. Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DISPARBUD Jawa Barat, Nunung Sobari,dari sisi Sarana Pariwisata,usaha jasa bidang akomodasi dan perhotelan memegang peranan cukup penting.

Di dalam pencitraan pariwisata secara keseluruhan, fasilitas dan pelayanannya harus baik. Dengan demikian ungkap Nunung Sobari, perlu ada standarisasi penggolongan atau klasifikasi bintang hotel yang berlaku internasional.

Di tahun 2013 Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DISPARBUD Jawa Barat telah menyerahkan Sertifikat klasifikasi Hotel Bintang kepada 20 Hotel yang ada di Jawa Barat. Pengakuan sertifikasi bintang hotel ini diharapkan Kepala DISPARBUD Jawa Barat Nunung Sobari, menjadi motifasi untuk manajemen hotel meningkatkan kualitas,fisik, maupun sarana prasarana,termasuk yang paling penting adalah pelayanan yang intanjibel harus terus meningkat secara terstandar dan professional.(lj/iwan)

Gunung Guntur Garut Masih Aman

Tipe Berita = populer



Bandung, (04-04-2013) - Staf Ahli Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Jawa Barat Gatot Mochamad Sudrajat mengungkapkan, dua hari lalu status Gunung Guntur di Kabupaten Garut dinaikkan menjadi level 2 waspada karena ada beberapa indikasi berdasarkan pantauan Badan Geologi. Dalam Dialog Pagi RRI Bandung,Gatot mengungkapkan peningkatan kegiatan vulkanisme tersebut merupakan hal biasa atau dinamika dalam vulkanisme yang dialami oleh Gunung berapi.

Diungkapkan Gatot,yang perlu dikhawatirkan apabila status waspada terus meningkat menjadi level 3 atau 4 yang berbahaya. Sampai saat ini berdasarkan data yang ada, status Gunung Guntur jarang untuk menjadi status waspada,sehingga peristiwa dua hari lalu Gunung Guntur sempat membuat suatu kekhawatiran bagi Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Jawa Barat.

Menurut Gatot,alat-alat pantau yang ditempatkan di Gunung Guntur Garut termasuk paling canggih di Jawa Barat,sehingga apapun aktifitas Gunung Guntur akan selalu tertangkap meskipun kegiatan gunung tersebut masih rendah. Kondisi ini tegas Gatot merupakan awal atau informasi bagi Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Jawa Barat dalam mengantisipasi bencana.(lj)

Alat Pantau di Gunung Guntur Canggih

Tipe Berita = populer



Bandung,(04-04-2013) - Alat-alat pantau yang ditempatkan di Gunung Guntur Garut termasuk paling canggih di Jawa Barat,sehingga apapun aktifitas Gunung Guntur akan selalu tertangkap meskipun kegiatan gunung tersebut masih rendah. Demikian diungkapkan Staf Ahli Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Jawa Barat Gatot Mochamad Sudrajat dalam Dialog Pagi RRI Bandung. Kondisi ini tegas Gatot merupakan awal atau informasi bagi Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Jawa Barat dalam mengantisipasi bencana. Dengan kondisi tersebut,Gatot menghimbau masyarakat Garut dan sekitarnya tidak perlu panic.

Berdasarkan laporan petugas Posko Gunung Guntur,diperoleh data ada kecenderungan status Gunung Guntur fluktuatif ke arah menurun kegempaannya,meskipun stasusnya belum diturunkan,tetapi ada trend penurunan. Masih diungkapkan Staf Ahli Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Barat Gatot Mochamad Sudradjat,untuk menyiapkan masyarakat di sekitar Gunung Guntur harus lebih focus,dan dari segi persiapan diantaranya evakuasi jika terjadi bencana, BPBD Jabar sudah siap. Meskipun demikian Gatot berharap Gunung Guntur di Kabupaten Garut aktifitasnya tetap aman. (lj)

Pemkot Bandung Akan Tambah Jatah Raskin

Tipe Berita = populer



RRI Bandung, (04/04/2013)

Perum Bulog Kota Bandung senantiasa melakukan perawatan beras yang disimpan dalam gudang, dengan meletakkannya tidak bersentuhan langsung ke lantai. Hal itu dilakukannya sebagai antisipasi terjadinya penurunan kualitas beras.

"Kami gunakan dua atau tiga tumpukan balok yang disebut founder untuk menghalangi karung, agar tidak dingin. Jika tanpa founder, kelembaban akan naik ke dalam karung, sehingga akan muncul jamur dan hama dalam jangka waktu dua atau tiga minggu," ujar Kepala Sub Divre Perum Bulog Bandung Irwan Gunawan, di Gudang Bulog Gedebage, Kamis (4/4).

Sementara Wakil Wali Kota Bandung Ayi Vivananda menuturkan, Pemkot Bandung akan menyalurkan beras dengan kualitas terbaik, dari hasil panen sawah abadi milik Pemkot Bandung sebanyak 1 kg, tanpa mengurangi jatah raskin sebelumnya, bagi penerima raskin yang berjumlah 62.255 rumah tangga sasaran penerima manfa'at (RTSPM), "Dari hasil panen sawah abadi milik Pemkot Bandung seluas 30 hektar, akan disalurkan kepada masyarakat, sehingga mereka bahagia mendapat jatah beras gratis dan bagus," janji Ayi.

Ayi yang dalam kesempatan itu didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Bandung Dedy Mulya dan Sekeratis Elly Wasliah mengaku, beras yang akan disalurkan kepada warga kualitasnya memenuhi standar, kendati ada penurunan kualitas akibat tersimpan terlalu lama. (dadi)


Dada Rosada Korban Penipuan Surat Palsu

Tipe Berita = populer



RRI Bandung, (04/04/2013)

Walikota Bandung Dada Rosada, mendatangi Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, berkaitan surat pemanggilan yang diterimanya hari Selasa 2 April 2013 lalu. Dalam surat panggilan tersebut Dada Rosada akan diperiksa sebagai saksi atas penyelewengan dana Bantuan Sosial (Bansos) Kota Bandung. Setelah membaca surat pemanggilan sebagai saksi untuk kasus Bansos, yang diantar seseorang berumur antara 20-30 tahun ke alamat rumah Dinasnya di Pendopo, Dada mengira surat tersebut merupakan surat resmi yang dikeluarkan KPK, berisikan dirinya akan diperiksa pada Kamis 4 April.

Untuk itu Walikota berangkat ke Jakarta sehari sebelumnya yaitu, Rabu (03/04) sekitar pukul 14.00 WIB, karena keesokan harinya hari ini pukul 10.00 WIB harus sudah berada diKantor KPK. Sesampainya di Gedung KPK, dengan maksud menemui Warih Sadono, Dada diterima petugas KPK dan dipersilahkan untuk menunggu serta mengisi daftar tamu.

"Dua petugas yang keduanya wanita kebingungan setelah membaca surat tersebut, namun tetap saja menyuruh saya mengisi buku tamu," ujar Dada kepada wartawan saat menggelar konferensi pers di ruamh kediaman pribadinya, di Jalan Tirtasasi II Nomor 12 Bandung, Kamis (4/4) sore.

Selanjutnya Dada Rosada pun memasuki salah satu ruangan bertemu dengan petugas penyidik Damanik didampingi Ferdinan. Dari kedua penyidik tersebut, Dada mendapat kepastian bahwa surat panggilan yang diterimanya tidak sesuai dengan format KPK dan bukan dikirim resmi oleh KPK.

Dari kedua penyidik, Dada memperoleh keterangan, bahwa surat tersebut palsu, karena di luar format KPK. Penyidikpun meminta kepada walikota untuk hati-hati jika ada pihak-pihak tertentu yang mengatasnamakan KPK akan mengurus apapun apalagi sampai meminta uang, agar jangan dipercaya. Bahkan Damanik meminta, kalau sampai itu terjadi harap segera dilaporkan. Menyikapi hal ini, kepada Wartawan dalam siaran pers di rumah kediamannya, Dada mengaku tidak akan menindaklanjutinya ke ranah hukum.

"Saya serahkan semuanya persoalan ini kepada pihak yang mempunyai kewenangan, dan saya hanya bisa berdo'a agar kasus serupa tidak dialami orang lain," kata Dada.

Sementara disinggung tentang kasus suap terhadap Majelis Hakim Setyabudi Tejocahyono yang mengadili kasus korupsi Bansos Kota Bandung, Dada Rosada tidak mau berkomentar, karena tidak ada kaitaannya dengan pemanggilan sebagai saksi kasus korupsi dana bansos, seperti yang tertera dalam surat palsu dari seroang oknum yang mengaku mendapat tugas dari KPK. (dadi)


Bandung Sulit Jadi Kota Layak Anak

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(05-04-2013) - Psikolog Sri Rahayu mengungkapkan,jika Kota Bandung dikatakan sulit untuk menjadi kota Layak Anak atau tidak ,sangat tergantung dari kemauan baik dari sisi pemerintahan maupun dari masyarakatnya. Sebab kota layak anak adalah kota yang harus membuat halaman bagi anak-anak. Hal itu diungkapkan Psikolog Sri Rahayu dalam Dialog Pagi RRI Bandung. Menurut Sri Rahayu, selain itu juga kota Bandung harus membuat anak-anak di kota Bandung bisa berkembang secara fisik maupun psikologi. Selama ini tegas Sri Rahayu, seringkali yang dibahas untuk program Kota Layak Anak hanya berkaitan dengan ruang hijau terbuka,walaupun sebetulnya aturan yang membuat anak itu menikmati keamanan dan kenyamanan yang tertuang dalam Undang-Undangnya,yakni an ak-anak terjamin untuk dilindungi secara fisik,emosi dan kejiwaannya.

Psikolog Sri Rahayu juga memprihatinkan terhadap para pengguna sepeda motor di kota Bandung yang semakin banyak dan seringkali tidak mematuhi aturan lalu lintas. Hal ini membuat pengendara roda 4 merasa terganggu dan sangat tidak nyaman. Terlebih untuk pejalan kaki maupun pengguna jalan bagi anak-anak untuk menggunakan sepeda. Kondisi ini tegas Sri Rahayu harus diperhatikan oleh pengambil kebijakan di kota Bandung,apabila sebuah kota akan membuat anak-anak bisa berkembanga secara baik.(lj)

Pemkot Bandung Promosikan Wisata Sejarah

Tipe Berita = kriminal



Bandung,(05-04-2013) - Pemerintah Kota Bandung akan mempromosikan bekas sel penjara mantan Presiden Soekarno di kawasan pertokoan Banceuy Permai Bandung sebagai tempat wisata sejarah. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bandung Heri M djauhari akan mencoba menghubungi sejumlah agen jasa wisata menyampaikan keberadaan monumen penjara Banceuy itu, Heri Pemprov Jabar. Sejurus hal itu pihak Pemkot Bandung segera koordinasi dengan pemprov jabar untuk melestarikan peninggalan sejarah tersebut .demikian pula Wakil Walikota Bandung Ayi Vivananda menegaskan , terlepas kewenangan siapa bekas penjara proklamator bung Karno merupakan asset bersejarah pergerakan Kemerdekaan Indonesia yang harus dirawat dan dilestarikan keberadaanya.(lj/end)

Diguyur Hujan Pembalap Tetap Antusias

Tipe Berita = olahraga



RRI Bandung - Tasikmalaya, Minggu (07/04/2013)

Tingginya minat kawula muda di Tasikmalaya terhadap balapan belum bisa dipenuhi secara optimal oleh pemerintah setempat, karena belum adanya sirkut permanen yang bisa menjadi tempat untuk menyalurkan bakat tersebut, kendati saat ini di wilayah tersebut sudah ada sirkuit bukit puseur dan arena di bekas terminal lama Cilembang, tapi hanya bisa dipakai ketika ada event.

Sehubungan hal itu, Helmy Sungkar sebagai tokok otomotif nasional, di sela-sela kegiatan Balapan Motor Pertamina Enduro Comet K Factory Drag Bike Day Battle Putaran II, di Sirkuit Eks Terminal Lama Cilembang Kota Tasikmalaya, mengungkapkan, sudah saatnya pemerintah setempat memfasilitasinya.

Helmy menilai sirkuit yang digunakan pada even tersebut merencanakan akan menjadikan eks terminal lama Cilembang menjad sirkuit tetap. "Saya akan meminta kepada pemerintah setempat, untuk mendukung menjadikan tempat ini sebagai sirkuit resmi, yang bisa digunakan setiap akhir pekan, karena sudah dinilai memenuhi standar," tegasnya usai membuka balapan motor Dragbike, Minggu (7/4) siang.

Helmy mengatakan, tidak sedikit pembalap asal Tasikmalaya kerap tampil dalam berbagai even, buktinya dalam kesempatan tersebut ada 10 pembalap lokal turut ambil bagian, seperti Deden Tomcat dan Raka Pujangga.

Berkaitan dengan kegiatan kali ini, tujuannya tiada lain ingin memberi hiburan, di samping menampung aspirasi anak muda di Tasikmalaya dalam menyalurkan bakatnya.

Dengan banyaknya jumlah peserta yang hampir mencapai 400 pembalap dari berbagai daerah di Indonesia, seperti. Jakarta, Yogyakarta, Pasuruan, Semarang dan Surabaya, Helmy selaku Promotor dari Trendy Promo Mandira ini menjanjkan tahun-tahun ke depannya akan mengelar kegiatan serupa secara kontinyu, tentunya dengan penyelenggraan yang lebih spektakuler. "melalui ajang ini akan lahir lebih banyak lagi pembalap-pembalap dari Tasikmalaya yang bisa berkiprah di ajang yang lebih tinggi lagi," harap Helmy.

Keinginan Helmy Sungkar, mendapat lampu hijau dari pihak Brigif 13 Galuh Kolonel Farid seraya mengatakan, niat menjadikan Bekas Terminal Lama Cilembang menjadi Sirkuit tetap, menjadi PR pihaknya untuk disampaikan ke Pemda.

"Rencana ini sangat positif, jika anak-anak balapan di Jalan raya. Di samping itu juga generasi muda Tasikmalaya terhindar dari kegiatan yang dapat merugikan seperti Narkotika," tegasnya..

Diharapkan melalui event tersebut akan ada pemecahan rekor waktu tercepat, yang bisa diraih peserta tuan rumah.

Balapan Motor Dragbike Day Battle 201 M putaran II ini, lanjutan putaran I pada 23-24 Maret 2013, di Parkir Timur Senayan Jakarta. Kelas yang dilombakan sebanyak 14 kelas, diantaranya Kelas Sport 2 Tak Tune Up, Matic Tune Up, Bebek 2 Tak dan 4 Tak Tune Up serta Kelas Free For All. Meski diguyur hujan adan track licin, acara tetap berlanjut, di mana para pembalap harus menyelasaikan lintasan atau track sepanjang 450 m mulai star hingga akhir lintasan pengereman.

Dalam kesempatan itu, Helmy Sungkar menyumbangkan Sajadah untuk Masjid yang berdekatan dengan sirkuit. (dadi)


20 Paket Soal UN 2013

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(09-04-2013) - Menghadapi Ujian Nasional UN 2013 Kementerian Pendidikan Nasional membuat 20 paket soal untuk mengurangi kebocoran dan meningkatkan kualitas UN untuk tingkat SLTP dan SLTA sederajat. Jika setiap ruang ujian terdiri atas 20 orang siswa, maka setiap siswa akan memiliki soal pertanyaan yang berbeda dengan siswa lainnya.

Berkaitan dengan perubahan system dalam UN 2013 ini, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Barat melalui Eep mengungkapkan,hal itu sudah dicantumkan dalam pedoman pelaksanaan UN tahun 2013. Diungkapkapkan Eep,pada intinya variasi soal-soal ujian nasional tahun ini jauh lebih banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya dan pada saat siswa mengerjakan soal-soal ujian yang bersangkutan tidak mengetahui paket berapa soal yang dikerjakannya. Dalam Dialog RRI,Eep juga menegaskan,paket soal-soal Ujian nasional 2013 ini menggabung dengan lembar jawabannya. Menanggapi paket soal dalam pelaksanaan Ujian Nasional 2013 ini, Iwan Hermawan dari Koalisi Pendidikan Kota Bandung mengungkapkan,program apapun yang dilakukan oleh pemerintah terkait Ujian Nasional,selama ini yang diperbaiki hanya bagaimana teknis pelaksanaan Ujian Nasional,padahal sebetulnya yang perlu diperbaiki sistemnya.

Berbicara system dalam pelaksanaan Ujian Nasional,Iwan Hermawan menjelaskan,kelulusan anak didik bukan tergantung kepada ujian nasional,melainkan 40% bergantung dari nilai sekolah. Disinilah tegas Iwan,pemerintah tidak pernah melihat bagaimana kecurangan yang terjadi ketika pihak sekolah mendongkrak nilai 40% sehingga kualitas guru di Jawa Barat seolah-olah rendah tetapi kelulusan 99,9 %.(lj)

Gelora BLA Segera Diresmikan

Tipe Berita = olahraga



RRI Bandung, Selasa (09/04/2013)

Walikota Bandung Dada Rosada bersama jajaran pejabat Pemkot melakukan peninjauan ke Stadion Sepakbola Gedebage atau Sarana Olahraga (SOR) Gelora Bandung Lautan Api (BLA) sebelum melakukan soft launcing 29 April mendatang. " ini merupakan kunjugan terkahir sebelum soft launching, nampak masih ada beberapa kekurangan dalam pembangunan stadion utama ini, namun diharapkan saat soft launching nanti sudah rampung semuanya," harap Dada, usai meninjau Gelora Bandung Lautan Api, Selasa (09/04) siang.

Dada mengatakan, Setelah pembangunan tahap awal ini, rencananya akan dilakukan pembangunan tahap II untuk finishing, dengan memprioritaskan tempat berdagang untuk PKL atau bagi pedagang permanen. Pembangunan tahap II nanti, lanjut Dada dibutuhkan tambahan lahan selias 20 hektar. "kami akan mendahulukan warga sekitar SuS BLA untuk pedagang permanen," tandasnya.

Selain untuk pedagang, tambahan lahan tersebut juga untuk tempat parkir dan Ruang Terbuka Hijau (RTH), termasuk membangun beberapa fasilitas untuk cabang olahraga lain serta tempat yang disewakan untuk perkantoran. " Fasilitas olahraga di lingkungan SOR BLA tidak untuk disewakan untuk latihan, melainkan hanya untuk menggelar pertandingan, karena kalau disewakan untuk latihan, dikhawatirkan fasilitas jadi cepat rusak, terutama untuk rumput, kendati biaya untuk sewanya tinggi," ujar Dada.

Dada menambahkan, masyarakat dan bobotoh, untuk merawat fasilitas di Gelora BLA, terutama untuk fasilitas kamar kecil umum yang kerap menjadi sorotan pengunjung, yang selalu kurang diperhatikan.

Sementara Kepala Distarcip Kota Bandung Rusjaf Adimengggala menuturkan, Untuk pembangunan tahap II diperkirakan dilakukan dalam jangka waktu satu tahun. sehingga pada 2014 mendatang sudah bisa dipergunakan untuk pertandingan. " Rencana jangka panjangnya, stadion ini akan digunakan untuk penutupan dan pembukan PON XIX/2016," katanya.

Pembangunan tahap selanjutnya, tambah Rusjaf, akan menyediakan tempat parkir dengan kapasitas parkir bisa menampung sebanyak 50 bus, satu juta motor dan 2500 mobil. (dadi)


Gagasan Bangun Ruang Steril di PN Bandun

Tipe Berita = kriminal



Bandung,(11/-04/2013) - Gagasan membangun ruangan steril diperuntukan tempat pertemuan para pihak akan segera diwujudkan di Pengadilan Negeri Bandung. Ruangan steril terbuat dari kaca tersebut,menurut Wakil Ketua Pengadilan Negeri Bandung Nurhakim, nantinya akan mudah dilihat semua orang dan dilengkapi kamera pemantau atau cctv. Langkah ini merupakan S-O-P dari Mahkamah Agung untuk menghindari para pihak bertemu membicarakan hal berkaitan dengan Perkara. Bahkan dengan tegas dikatakan Nurhakim bertemu dengan pihak ketiga untuk kepentingan perkara adalah sesuatu yang harus dihindari oleh Hakim.

“Setiap hakim atau pejabat peradilan itu dilarang bertemu dengan siapapun juga kecuali diruangan steril yang semua dindingnya kaca. Bahkan saking ekstrimnya bertemu dengan keluargapun di kantor harus di ruangan tersebut. Hal ini untuk menghindari tudingan kaitan pengaruh dengan perkara sehingga haram istilahnya” Peristiwa penangkapan seorang hakim PN Bandung oleh KPK karena menerima suap kaitan dengan perkara korupsi Bansos Kota Bandung, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Bandung Nurhakim mengakui dengan jujur perbuatan itu telah mencoreng citra peradilan. Namun Ia berharap dari peristiwa itu dijadikan hikmah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada sipencari keadilan. “Kedepannya dibandung ini tidak lagi terjadi hal yang memalukan dunia peradilan dana ini dijadikan pelajaran dunia peradilan bandung ini yang sangat berharga dan kedepan tidak terulang”. Selain akan membenahi SD IT perkara untuk memudahkan diakses oleh masyarakat.(lj/end)

HTI Jabar Tolak RUU Ormas

Tipe Berita = politik



Ratusan pengunjuk rasa ormas Hizbut Tahrir Indonesia wilayah Jawa Barat, menolak Rancangan Undang-Undang Ormas. Mereka menuangkan penolakan dengan menggelar aksi unjuk rasa ke Gedung Sate Bandung hari kamis siang. Massa Hizbut Tahrir Indonesia menganggap sejumlah pasal yang diterapkan dalam Rancangan Undang Undang RUU Ormas sangat memberatkan. Penolakan itu menurut Luthfi Afandi juru bicara HTI Jawa Barat materi yang terkandung dalam RUU ormas berpotensi membungkam sikap kritis masyarakat terhadap pemerintah, sehingga nantinya tidak akan berbeda dengan kebijakan pada zaman Orde Baru. Pada bagian lain disela aksi unjuk rasa digedung sate Bandung kamis siang(11/04) Humas HTI Jabar Lutfi Afandi juga mengungkapkan, selain menyerukan menolak RUU Ormas untuk disahkan juga mengajak masyarakat menata kembali kerangka berpikir positif untuk menjadikan masyarakat dan negeri berwibawa serta menyerukan kepada seluruh masyarakat kembali kepada syariah dan khilafah. Sementara itu, aksi unjuk rasa yang melibatkan perempuan dan anak-anak itu mendapat pengamanan cukup ketat dari aparat kepolisian dan berlangsung tertib.(lj/end)

1 Juta Lebih Siswa di Jabar Ikuti UN

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(12/04/2013) - 1 juta 90 ribu 993 siswa, dari berbagai tingkatan di Jawa Barat mulai hari senin (15/04) mengikuti ujian nasional tahun ajaran 2012-2013. Siswa SMA/SMK/Madrasah Aliyah atau MA, pelaksanaan UN dimulai tanggal 15 hingga 18 April. Untuk tingkat SMP / Mts Terbuka, akan dimulai senin 22 sampai dengan 25 April. Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat Wahyudin Zarkasi menjelaskan, bagi siswa SMA/SMK dan MA yang berhalangan diberi kesempatan mengikuti ujian susulan mulai tanggal 22 sampai 25 April. Sementara untuk tingkat SMP/MTs Terbuka, ujian susulan di jadual mulai 29 April hingga 2 Mei 2013.

Menyinggung jumlah mata pelajaran yang akan diujikan secara serentak, Wahyudin Zarkasi menegaskan, meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Ilmu Pengetahuan Alam serta mata pelajaran Matematika.

Sementara metode penilaian ujian nasional tahun ajaran 2012-2013, Kadisdik Jabar menerangkan penilaian mata pelajaran muatan local pilihan dan pekajaran ciri khas sekolah madrasah, ditentukan oleh masing-masing sekolah. Penilaian itu sendiri ungkap Wahyudin Zarkasi melalui ujian praktek atau tertulis serta mempertimbangkan penilaian pendidik sesuai karakteristik mata pelajaran, mencakup nilai UN dan Ujian Sekolah atau Ujian Madrasah.

Nilai sekolah atau nilai madrasah pungkasnya, merupakan gabungan nilai US atau UM dengan nilai rata-rata rapor semester 1,2,3,4 dan 5/ dengan pembobotan 60 persen nilai Ujian Sekolah atau Ujian Madrasah / serta 40 persen nilai rapor.(lj/dang)

Pembahasan RUU Ormas Alot

Tipe Berita =



Pembahasan RUU Ormas Hari jum’at ini (12/04) DPR-RI berencana akan mengesahkan Rancangan Undang Undang RUU Ormas. Namun dibalik penggodogan RUU Ormas itu aksi unjuk rasa penolakan berlangsung di beberapa kota besar ditanah air. Seperti halnya di Bandung pada hari kamis ratusan masa HTI Jawa Barat melakukan aksi unjukrasa digedung sate Bandung. Lutfi Afandi Humas HTI Jawa barat di sela aksinya mengemukakan, fakta dalam RUU Ormas justru mengusung semangat mengontrol dan merepresi ala orde baru.

Dengan demikian tegas Lutfi, RUU Ormas selain dikhawatirkan dapat membungkam sikap kritis masyarakat terhadap pemerintah juga menjadi pintu nyata kembalinya rezim refresif ala orde baru.

Ratusan massa Hizbut Tahrir Indonesia HTI Jawa Barat dalam aksinya di gedung sate Bandung, selain menggelar orasi penolakan RUU Ormas , juga membentangkan sejumlah spanduk kecaman.

Usai menyampaikan orasinya, massa HTI Jabar yang didominasi kaum perempuan membubarkan diri secara tertib dengan kawalan aparat kepolisian. Sementara itu Pembahasan Rancangan Undang-undang Organisasi Masyarakat berjalan alot di DPR, hingga masa akhir sidang III 2012-2013 belum juga selesai di Badan Legislasi. Hal ini terjadi karena sejumlah fraksi partai politik di DPR belum sepakat terkait dengan isi di sejumlah pasal. (lj/dang)

UN 2013 Mengarah ke Perbaikan

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(12/04/2014) - Sistem pelaksanaan Ujian Nasional 2013 sudah mengarah kepada perbaikan system. Menurut Praktisi Pendidikan Ani Rukmini,pemerintah sudah mulai serius untuk mengatasi berbagai kebocoran soal ujian nasional maupun kecurangan-kecurangan lainnya yang terjadi selama ini di dunia pendidikan Indonesia.

Ketika dihubungi RRI, Ani Rukmini mantan wakil rakyat di DPRD Jabar ini juga mengungkapkan,untuk tertibnya pelaksanaan Ujian nasional,pemerintah juga menurunkan para dosen dari perguruan tinggi untuk mengawasi UN dan dengan model-model soal yang sifatnya barkot atau soalnya berbeda tiap anak peserta UN dalam mendapatkan soal ujian, sehingga bisa memperkecil kemungkinan adanya kebocoran soal.

Masih dituturkan Ani Rukmini, selama ini yang terjadi dan dikhawatirkan para siswa peserta ujian nasional adalah tentang kekhawatiran siswa karena ada beberapa oknum yang terkesan memberikan kelonggaran supaya dinaikkan nilai ujian nya dengan diberi jawaban. Kondisi ini,menurut Ani Rukmini sangat mengganggu secara psikis bagi anak-anak yang sudah diarahkan kepada jalan yang lurus dengan tidak terpengaruh bocoran soal. Ani juga menegaskan dengan system Ujian Nasional kali ini praktek joki soal sangat minim.

Peningkatan kualitas mutu pendidikan menurut Ani merupakan hal yang mesti terus menerus ditingkatkan, baik dalam peningkatan mutu kelulusan, peningkatan layanan penyelengaraan pendidikan, termasuk didalam nya tentang kebijaksanaan pelaksanaan pendidikan, yakni kebijakan penyelengaraan Ujian Akhir Nasional.(lj)

PRSI Jabar Fokuskan Regenerasi Atlet

Tipe Berita = olahraga



RRI Bandung, (12/04/2013)

Sebanyak 650 perenang dari 22 Kota/Kab di Jawa Barat serta 56 perkumpulan renang se-Indonesia mengikuti Kejuaraan Renang Antar Kota/Kabupaten se-Jabar Piala Gubernur Jabar IV/2013 serta Kejuaraan antar perkumpulan renang se-Indonesia BJB Cup III/2013, yang berlangsung di kolam renang Kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Jl. Setiabudi Bandung, mulai Jum'at (12/4) sampai Minggu (14/4). Event tersebut merupakan agenda rutin Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Jabar.

Tujuan digelar kejuaraan ini tiada lain untuk melihat sejauhmana pembinaan yang dilakukan Kota /Kab serta klub terhadap para atletnya " Untuk saat prestasi renang Jawa Barat masih menjadi kekuataan di tanah air, sehingga masih memerlukan lawan dari daerah lain yang kualitasnya di atas perenang Jabar," ujar Ketua Panpel Ir. Verdia Yosef, di sela-sela kejuaraan, Jum'at (12/4) siang.

Terkait hal itu menurut Yosef, untuk penyelenggaraan ke depan akan menjadikan event ini sifatnya nasional. Selain itu mengundang peserta dari negara-negara Asean. "Kami merencanakan akan mengajak klub-klub renang dari Philipina, Singapura dan lainnya, untuk lebih memicu atlet kita berkompetisi," ungkapnya.

Yosef yang juga salah seorang pengurus di Pengda PRSI Jabar itu mengatakan, pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012 di Riau, tim renang Jabar berhasil menyabet 22 medali emas. Atas prestasi itu, tentunya menjadi tugas berat PRSI Jabar dalam mempertahankannya. Terlebih atlet yang turun di PON Riau beberapa di antaranya tidak bisa lagi ikut karena terbentur usia.

"Mulai dari sekarang, kami akan mencoba fokus untuk pembinaan kepada atlet muda, karena antara senior dan junior kualitasnya cukup jauh. Sehingga melalui event ini, akan lahir bibit muda potensial, yang akan meneruskan tradisi juara umum renang Jabar di arena PON," tegas. Yosef.

Melalui kejuaraan itu juga, tambah Yosef, menjadi ajang seleksi bagi daerah di Jawa Barat, untuk menentukan atlet yang akan disiapkan untuk Porda Jawa Barat XII/2014 di Kabupaten Bekasi.

Sebelum pembukaan resmi yang dilakukan Ketua II KONI Jabar, Yudha M. Saputra, Kontingen Kota Bandung berhasil merebut empat medali emas, masing -masing dua medali disumbangkan Perenang Putra Riky Anggawijaya, melalui gaya bebas 400 m dan gaya pungggung 200 m KU-1 dan senior. Kemudian dua lagi dipersembahkan perenang putri Monalisa Ariswata, melalui gaya bebas 400 m dan gaya pungggung 200 m KU-1 dan senior. (dadi)


Disorda Siapkan SDM Berkualitas

Tipe Berita = olahraga



RRI Bandung, (12/04/2013)

Untuk kelancaran dan suksesi pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016, Jawa Barat selaku tuan rumah akan mempersiapkan berbagai hal, yang bukan hanya tertuju pada prestasi, namun juga sukses penyelenggaran termasuk kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) di semua pelaku pertandingan serta pihak-pihak yang akan terlibat di dalamnya.

Sehubungan hal itu, perlu membangun sinergitas antara Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) sebagai pemerintah dan KONI selaku pembina olahraga, serta UPI dari sisi akademis, dengan menggelar Rapat Konsultasi dan Validasi Data Sumber Daya Manusia (SDM) Bidang Tenaga Keolahragaan.

" validasi data SDM di masing-masing pengda, seperti pelatih, wasit, atau juri dan pengelola pertandingan mutlak diperlukan, sehingga arahnya untuk PON 19 sudah SDM-nya sudah siap, sesuai dengan kebutuhan setiap cabor," papar Kepala Seksi Tenaga Keolahragaan Disorda Jabar, Drs. Asep Sutrisna, MPd, di sela-sela Rapat, di Isola Resort UPI, Jl. Setibudi Bandung.

Dengan adanya acara ini, diharapkan bisa membantu dalam menutupi kekuarangan, sekaligus mengeluarkan kebijakan dan terobosan baru. Salah satunya, dengan rencana membuat website yang berisi data base bagi seluruh pengelola pertandingan. Hal itu bertujuan guna mengetahui kekuarangan setiap individu, yang nantinya Disorda akan mengeluarkan kebijakkan.

" kedepannya Disorda akan memberi pelatihan sesuai kebutuhan setiap cabang olahraga, yang tentunya ada aturan berdasarkan sertifikasi yang dimiliki setiap cabor, baik untuk ketentuan pada Porda maupun PON, sehingga akan jelas lisensi SDM yang akan diterjunkan," terangnya.

Asep yang dalam kesempatan itu didampingi Pelatih Cabang Olahraga Beladiri Karate, Yedih Lesmana mengatakan, pertemuan itu sebenarnya lebih diperuntukkan bagi tenaga administrasi dan operator, karena berhubungan dengan IT. " adanya situs data base, agar Pengda menjadi tertib organisasi," katanya.

Diakui Asep, pola pikir kegiatan tersebut baru tercetus sekarang ini. Dan ini merupakan ide dari seksi tenaga keolaharagaan dibawah Bidang Keolaharagaan Disorda Jabar. " Mungkin pada Rapat Kerja Nasional (Rakornas) Disorda Jabar akan mensosialisasikan program tersebut, sehingga Jabar akan menjadi pelopor," harap Asep.

Disinggung tentang target penyelesaian web tersebut, Asep mengaku tidak bisa dalam waktu secepatnya, karena masih ditentukan pengaturan anggaran. "Untuk program ini, kami akan coba ajukan pada anggaran perubahan. Jika anggaran sudah ada, maka akhir tahun ini akan rampung," pungkasnya. (dadi)


Dua Perenang Raih Predikat Terbaik

Tipe Berita = olahraga



RRI Bandung, (15/04/2013)

Dua Atlet Renang Kota Bandung Ricky Anggawijaya dan Monalisa Arieswati terpilih sebagai perenang terbaik pada Kejuaraan Renang Antar Kota/Kabupaten Se-Jabar Piala Gubernur IV/2013, yang berlangsung di Kolam Renang UPI, Jl Setiabudi sejak 12-14 April 2013.

Ricky menyabet 2 emas di nomor Gaya Bebas 400 dan 200 m Punggung KU-1 dan Senior. Sedangkan Monalisa berhasil menyumbangkan 11 emas dan 1 perak.

Ke-13 medali emas yang disumbangkan kedua atlet itu sekaligus antarkan Kota Bandung keluar sebagai juara umum, dengan total medali seluruhnya 31, perak 20 dan perunggu 15. Sementara juara umum Piala BJB Antar Perkumpulan diraih oleh PRI Aquarius Bandung, dengan perolehan 19 emas, 4 Perak dan 3 perunggu.

Kepada RRI, Ricky mengaku bangga bisa menyumbangkan prestasi untuk Kota Bandung, sehingga keluar sebagai juara umum.

"Saya merasa puas bisa memberi kontribusi bagi Kota Bandung. Sayapun berharap kedepan akan berusaha memberi lebih banyak lagi prestasi bukan hanya untuk Kota Bandung dan Jabar, tapi juga buat merah putih," ujar Ricky kepada wartawan.

Ricky mengungkapkan, kemenangan yang diraihnya di dua nomor tersebut bisa memicu dirinya untuk terus berkprah di renang dan meraih prestasi lebih tinggi lagi. "Saya sudah dipanggil pelatnas, dan sayapun ingin mewujudkan impian ini," ucapnya. (dadi)


UN 2013 Tidak Ada Perubahan

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(16/04/2013) - Praktisi Pendidikan Kota Bandung Asep Hartono mengungkapkan,pelaksanaan Ujian Nasional UN kali ini merupakan cerita ujian nasional yang berulang tidak ada perubahan. Kondisi ini ungkap Hartono dalam dialog RRI,sangat memalukan bagi warga Negara Indonesia yang menginginkan generasi penerus merasa tentram dan nyaman dalam menikmati pendidikannya. Ungkap Hartono, apabila kita melihat di daerah Indonesia bagian tengah,para siswa galau lebih dari pelajar yang ada di Indobesia bagian barat,kondisi ini hendaknya jangan menjadi kita merasa bangsa dengan Ujian Nasional.

Bagi pihak yang awam terhadap system pelaksanaan UN menurut Hartono, memperkirakan ada apa dibalik UN yang masih terus dipertahankan,padahal bukan hanya guru yang mengkritisi tetapi para guru besar di perguruan Tinggi di Bandung maupun didaerah lainnya yang menginginkan agar UN tidak dijadikan sebagai standar untuk penilaian tetapi UN dijadikan sebagai bentuk pemetaan dari kondisi riil yang ada di seluruh pelosok Indonesia.

Dampak lain dari pelaksanaan Ujian Nasional menurut Hartono,UN adalah penghamburan pembiayaan,dicontohkan orang tua siswa kini sudah tidak percaya lagi kepada sekolah dengan menggiring anaknya untuk belajar melalui bimbingan belajar maupun latihan-latihan serta pemantapan yang apabila dijumlahkan biaya yang dikeluarkan menjadi lebih besar bisa melebihi satu trilyun rupiah. Kondisi ini merupakan pemborosan.(lj)

Gayus Beli Rumah Di Sekitar Sukamiskin

Tipe Berita = kriminal



Bandung,(17/04/2013) - Kepala Kanwil Kemenkum HAM Jawa Barat, I Wayan Dusak memastikan terpidana kasus korupsi Gayus Tambunan dan mantan Bupati Subang, Eep Hidayat tidak pernah menginap diluar sel Lapas Sukamiskin Bandung.

Kepastian itu didapat setelah tim investigasi Kanwil Kemenkum HAM Jabar melakukan investigasi terkait adanya isu yang menyebutkan kedua terpidana itu sering tidur diluar kamar penjara. Merebaknya isu ini diperoleh setelah ketahuan keluarga Gayus Tambunan yang dikenal si-mafia pajak ini membeli rumah tinggal yang tidak jauh dari Lapas Sukamiskin Bandung. Namun laporan tim investigasi tdak menemukan adanya permintaan dari Gayus Tambunan meninggalkan penjara kecuali saat dirinya berobat kesalah satu rumah sakit di Bandung. Isu lebih santer lagi tegas Wayan Dusak, terpidana Eep Hidayat mantan Bupati Subang, yang tersandung korupsi upah pungut sering menggelar pertemuan dengan massanya diluar Lapas. Kepada sejumlah awak media diruang kerjanya hari Rabu Kepala Kanwilkumham Jawa Barat menegaskan isu tersebut sudah sampai kepada menteri hukum dan HAM.

Remuan KPK bahwa keluarga Gayus Tambunan telah membeli rumah di dekat Lapas Sukamiskin Bandung I Wayan Dusak menegaskan hal itu urusan pribadi keluarga Gayus dan dirinya tidak memiliki kompetensi mengomentari pembelian rumah tersebut. Namun pungkas Kepala Kanwil kumham Jawa Barat I Wayan Dusak jika yang membelinya rumah itu Gayus Tambunan, Ia yang akan mempertanyakan sampai bisa melakukan transaksi jual beli diluar Lapas.(lj/dang)

Eswan Luncurkan Kartu Katumbiri

Tipe Berita = politik



RRI Bandung, (17/04/2013)

Bakal calon Wali Kota dan wakil wali Kota Bandung Edi Siswadi- Erwan Setiawan (Eswan) meresmikan kartu multiguna 'Katubiri' sebagai andalan pasangan Eswan untuk menarik simpatik warga untuk memilihnya pada Pemilihan Walikota ( Pilwalkot) Bandung 2013-2018. Kartu katumbiri ini, bisa digunakan untuk tujuh jenis fasilitas kesejahteraan sosial warga Kota Bandung, meliputi pendidikan, kesehatan, bantuan pangan, bantuan permodalan, perbaikan rumah kumuh, beasiswa mahasiswa tidak mampu, asuransi kecelakaan dan kematian pekerja non formal.

"Untuk rumah tidak layak huni yang akan diperbaiki sebanyak 10 ribu, sedangkan beasiswa akan diberikan kepada 2.000 mahasiswa. Kemudian bantuan pendidikan akan diberikan untuk 200 ribu orang dan kesehatan sebanyak 750 ribu orang, bantuan pangan sebanyak 62 ribu orang, bantuan modal untuk 50 ribu orang dan asuransi kematian dan kecelakaan kerja bagi sektor informal sebanyak 40 ribu orang," jelas Edi Siswadi, usai launching Kartu Katumbiri di Ciroyom Bandung, Rabu (17/4) siang.

Edi menjamin masalah kesehatan tidak akan serumit saat ini banyak ditolak dan harus mengurus surat miskin. "Dengan katumbiri tak perlu lagi minta keterangan surat miskin. Selain itu juga untuk mengatasi kemacetan akan dibuat bus gratis untuk siswa sekolah mulai tingkat SD, SMP, SMA. "Jika satu sekolah ada 2.000 siswa maka akan ada 2.000 sepeda motor tentunya arus lalu lintas macet. Tetapi dengan bus gratis antar jemput akan mengurangi kemacetan," katanya.

Usai meresmikan Kartu Multiguna Katumbiri, Edi Siswadi kemudian melakukan peninjaungan ke pemukiman, guna melihat kondisi persoalan secara langsung. sementara Erwan Setiawan melakukan peninjaun ke Stadion Bandung Lautan Api (BLA) di Gedebage, untuk menghadiri sebuah acara bersama para pemain Persib Bandung. (dadi)


Iswara Buatkan Sumur Artesis Untuk Warga

Tipe Berita = politik



RRI Bandung, (17/04/2013)

Setelah melakukan kunjungan ke beberapa wilayah di Kota Bandung, Bakal calon Walikota Bandung, M. Qudrat Iswara menilai masalah terbesar warga Kota Bandung di kawasan padat penduduk yaitu sanitasi. untuk persoalan sanitasi, Iswara berencana akan membuatkan sumur artesis utuk kebutuhan warga.

" Nantinya sumur artesis akan dibuat di beberapa RW yang dinilai sangat membutuhkan air bersih. Secara teknis, biar ketua RW yang mengatur pembagiannya," ujarnya, saat melakukan kunjungan ke warga di Jl. Inhoftank Bandung. Selain masalah sanitasi, yang juga menjadi menjadi masalah, yakni sarana pendidikan sarana peribadatan.

Beberapa wilayah di Kota Bandung sudah dikunjungi di antaranya, Babakan Ciparay ,Bandung Kidul, Pelindung Hewan dan Cicadas. (dadi)


Ayi Janji Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Tipe Berita = politik



RRI Bandung, (17/04/2013)

Sebagai garda terdepan untuk menjadikan kondisfitas kehilayahan merupakan tugas dan tanggungjawab cukup berat. Karenanya Bakal Calon Walikota Bandung lainnya. Ayi Vivananda menjanjikan, akan meningkatkan insentif bagi RW, RT, PKK, Pos Yandu, Linmas, guru ngaji, guru PAUD akan ditingkatkan. "aparat kewilayah ini mempunyai tugas dan tanggung jawab yang berat untuk menjaga situasi kondusifitas lingkungan, sudah sewajarnya kesejahteraan ditingkatkan," ujar Ayi di Balai Kota.

Ayi yang pada Pilwalkot Bandung 2013 berpasangan dengan Istri walikota Dada Rosada, Nani Suryani Rosada itu menjelaskan, untuk RW akan diberi insenrif 300-500rb/ bulan mulai tahun depan, saat ini Ketua RW 1,5 jt/ tahun, sedangkan Ketua RT 1,2juta/tahun.

Dengan banyaknya wisatawan bisa meningkatkan PAD kota Bandung. Karenanya kesejahteraan Guru ngaji, guru Paud, Kader pos Yandu, dan PKK yang merupakan pahlawan bangsa yang mendidik dan membina anak-anak dan sebagai asset pembangunan masa depan bangsa harus mendapat perhatian tingkat kesejahteraannya. "Wajar bila kenaikan PAD dan APBD dikembalikan kepada masyarakat berupa kenaikkan insentif bagi warga berprestasi yang masih membutuhkan kesejahteraan," tandasnya. (dadi)


Emil Inisiatif Cabut Spanduk Liar

Tipe Berita = politik



RRI Bandung, (18/04/2013)

Promosi Politik dengan pemasangan billboard pasangan calon walikota Bandung banyak yang menyalahi aturan,khususnya pemasangan yang dilakukan simpatisan dan relawan dari calon pengusung dan pendukung.

Hal itu dilakukannya sebagai ungkapan antusiasme untuk mendukung pasangan yang akan maju pada Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Bandung Periode 2013-2018. Dari semua tindakan tersebut, tentunya tidak semua pasangan calon tidak mengetahui, termasuk jika di salah satu titik ada pemasangan billboard, tidak pada tempat semestinya atau yang ilegal.

Sehubungan hal itu, bakal calon Walikota Ridwan Kamil yang berpasangan dengan M. Oded Danial berinisiatif untuk membongkar atau mencabut billboard ataupun spanduk serta pamflet yang dipasang di tempat yang tidak diperbolehkan.

Ridwan mengaku tidak mengetahui jumlah spanduk yang telahj tetpasang, karena itu dilakukan tanpa sepengetahuannya, namun yang jelas pemasangan spanduk tentunya ada aturan-aturan sesuai yang diberlakukan.

" Selama tiga hari pada mlam hari sudah menertibkan spanduk di bberapa tempat. Ini saya lakukan senagai bentuk tanggung jawab," ujar Ridwan di sela-sela konsolidasi dengan partai pengusungnya Gerindra, di d'Palm Jl. Lombok, Kamis (18/4).

Ridwan Kamil yang akrab disapa Kang Emil ini menyebutkan, Penertiban spanduk dan billboar yang sudah dicabut dan diturunkan yaitu di Jalan Ci kondang, Pasar Simpang Dago dan Antapani.

Emil mengaku, tidak sampai menindak relawan dan simpatisan yang telah melakukan pemasangan spanduk sembaranga, karena itu dinilainya sebagai ungkapan antusiasme. "Saya mengapresiasi, namun untuk ke depan, sebelumnya akan melalukan koordinasi dan mensosialisasikan berbagai hal dengan cara-cara yang tidak melanggar," tandasnya.

Dengan sikap koperatif yang ditunjukkannya, Emil mengaku, bisa memberi nilai tambah dari masyarakat terhadap dirinya dan pasangannya.

Emil meminta, kepada Pemkot Bandung, agar ke depan menentukan titik -titik yang diperbolehkan untuk pemasangan. Bukan hanya saat akan Pilkada tetapi juga promosi yang lainnya. Diakuinya, hal ini menjadi tugas dan pekerjaan rumahj yang harus dituntaskan. " Selama ini kita tidak mengetahui kejelasan yang sesuai kebijkaaan dari Pemkot Bandung," katanya.

Ditambahkan Emil, untuk promosi berbagai hal, perempatan jalan dinilainya tidak bermasalah, di samping akan lebih jelas bagi orang-orang yang melihatnya. "Pemasangan spanduk dengan menempelkan atau memasang di tempat yang bukan perutunkannya : tentu saja sangat mengganggu estetika kota,"tegas Emil.

Sementara pada pertemuan dengan relawan bersama Pengurus DPC Gerindra, untuk bersama-sama menentukkan program yang akan dilakukan baik menjelang kampanye termasuk membahasa permasalahan kota Bandung, Banjir, Macet, tata kota dan PKL.

Menurutnya semua itu akan menjadi konsep dengan meminta pihak lain yang untuk bersama-sama mendukung dan membangun kota ke arah yang lebih baik ke depan.

"Untuk hal-hal yang general ada program pengentasan masalah banjir dengan membuatkan sumur resapan, perbaikan gorong-gorong dan kirmir. Sedang kemacetan dengan upaya menyediakan transportasi massal," pungkasnya. (dadi)


Iswara Aspirasi Keinginan Warga

Tipe Berita = politik



RRI Bandung, (16/04/2013)

Bakal Calon Walikota Qudrat Iswara berkomitmen akan menyediakan sarana olahraga, di setiap kecamatan, jika terpilih untuk memimpin Kota Bandung dalam lima tahun ke depan.

" bukan hanya lapangan voli, tapi sarana olahraga lainnya seperti bulutangkis dan futsal," kata Iswara pada kegiatan Safari Saba Kampung untuk melihat sarana olahraga, di Kecamatan Ujungberung.

Menurutnya, sebagain warga sangat menggemari olahraga, tapi keinginannya itu belum didukung sarananya. Bahkan tidak sedikit warga Kota Bandung yang telah memberi sumbangsih prestasi bukan hanya untuk Kotanya, tetapi juga bagi Jabar dan nasional. "Selama ini sarana prasarana belum memadai. Maka ke depan hal itu akan menjadi program secara tematik, bahwa di setiap kecamatan akan ada sarana olahraga," janji pria yang murah senyum dan juga orang pertama di pengurus Pengda PBVSI Jabar itu.

Dalam Safari Saba Kampung itu, juga Iswara hadir di GOR Alamo, Jl. Kebon Jati, untuk menyaksikan final Kejuaraan Bulutangkis Iswara Cup 2013, sekaligus penyerahan hadian dan menutupnya.

Salah seorang warga, yang juga pengurus Ikata Voli (Ivo) Resko, Ade Karyana menilai, sosok Iswara sangat pantas untuk menjadi pemimpin di Kota Bandung. Selain berkompeten, namun juga bisa mengetahui keinginan masyarakat. "dengan terpilihnya daerah ini sebagai tuan rumah pada Safari Voli, sebagai bentuk perhatian yang telah dibuktikan pak Iswara," ujarnya.

Ade menuturkan, melalui kegiatan tersebut, otomatis untuk mensosialisasikan program-program dan mengenalkan figur Iswara, tapi secara luwes. "Ini adalah dampak postif bagi warga, sehingga bisa memberi motivasi bagi generasi muda untuk berprestasi," imbuhnya(dadi)


Eksistensi Wanita Di Jabar Sudah Maju

Tipe Berita = populer



RRI Bandung, (19/04/2013)

Peranan Wanita saat ini bisa dkatakan telah sejajar dengan kaum pria. Di berbagai sektor kehidupan, tidak sedikit kaum hawa ingin melibatkan diri, termasuk di dunia politik. Apalagi saat ini ada peraturan, bahwa 30 persen Legislatif untuk kaum Wanita.

" Saya tidak menduga perjuangan RA Kartini dalam memperjuangkan haknya kepada kaum perempuan mengalami kemajuan dari hari ke hari. Dan Kita, khususnya generasi muda untuk bisa meneruskan cita-cita beliau, sehingga peran kaum perempuan tidak lagi disepelekan, tentunya sesuai kodratinya," ucap Istri Wagub Jabar Dede Yusuf, Sendy Yusuf, sebelum membuka turnamen Bola Voli, dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun ini bertajuk Womens Day Turnamen Iswara Cup -pertama 2013 di GOR Persada Cimicrang Bandung Timur, Jum'at (19/4).

Sendy pun mengatakan, perempun di Jawa Barat, sudah bisa memperlihatkan potensinya, seperti halnya di bidang olahraga, sudah banyak atlet putri Jawa Barat menaruh prestasi. "Bukan hanya di tingkat Jawa Barat, akan tetapi sampai ke level Asia sudah banyak atlet Jabar yang mengharumkan nama daerah dan bangsanya," katanya.

Sendy menilai, bukan hanya di bidang olahraga, pada Pemilhan Kepala Daerah pun seperti Pilgub, Pilwalkot dan Pilbup, maupun Pemilu Legislatif di antarnya, "Seperti di KBB ada Erni Ernawan yang mencalonkan Bupati serta di Kota Bandung Nani Suryani Rosada yang mendampingi Ayi Vivananda sebagai Wakil Walikota Bandung," terangnya. (dadi)


Pedagang Pasar akan Dapat Lapak Gratis

Tipe Berita = populer



RRI Bandung, (22/04/2013)

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai tahun ini akan melakukan revitalisasi pasar tradisional dengan menggunakan dana dari APBD. Dilakukannya hal itu, menyusul keberhasilan Pemerintah Kota Solo, ketika melakukan studi banding tahun 2011 lalu.

“ Kami akan akan mencontoh Pemkot Solo untuk melakukan revitalisasi Pasar Tradisional dengan menggunakan APBD , sehingga para pedagang akan mendapat lapak secara gratis, dan menjadikan program itu dengan Program Bawaku Pasar,” terang Wakil Walikota Bandung Ayi Vivananda, dalam satu kegiatan di Pasar Kiaracondong, Senin (22/4).

Menurut Ayi dengan rencana menggratiskan lapak kepada para pedagang baik pedaganga lama maupun yang baru, tentunya akan berdampak untuk menyelesaikan persoalan kota lainnnya seperti tidak ada lagi Pedagang Kaki Lima (PKL) dan akan mengurai kemacetan, sebab para pedagang yang berjualan di luar akan pindah ke dalam pasar. Selain itu juga untuk menguatkan pasar tradisional untuk bersaing dengan pasar modern, sehingga tidak perlu khawatir karena kebersihan akan terjamin.

“ untuk program ini, pedagang hanya dipungut retribusi. Pemkot akan memulai di Pasar Sarijadi dan Cijerah yang merupakan embrionya pasar tardisional, Jika program ini efektif akan dilanjutkan untuk pasar-pasar lainnya, seperti Pasar Kiaracondong, Cihaurgeulis dan Kosambi,” katanya.

Namun demikian kata Ayi, Pasar Sarijadi berada di kawasan KBU, sehingga untuk melaksanakan program tersebut, terlebih dahulu harus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi. (dadi)


Jurnal Jamsinas 3

Tipe Berita = populer



Meski perjalanan Bangdung hingga ke Propinsi Jambi harus dilewati melalui jalur darat dan udara, hal itu tidak membuat 18 anggota rombongan mengeluh, apalagi selama perjalanan banyak hal yang dapat dinikmati. Para peserta rombongan Jamsinas RRI Bandung memang harus berangkat lebih awal yaitu pukul 04.30 untuk menghindari macet di Kota Jakarta sebelum sampai di Bandara Cengkareng Tangerang Propinsi Banten. Beruntung kondisi jalan cukup lancar, sehingga pukul 7.56 rombangan jamsinas RRI bandung sudah tiba di Bandara. Setelah mengurus bagasi dan perijinan bagi tanaman langka yang akan di tanam di jambi selesai, akhirnya rombongan dapat sedikit beristirahat menunggu keberangkatan pesawat Citylink yang akan membawa rombongan ke Jambi. Rombongan Jamsinas 3 RRI Bandung yang dipimpin oleh Kepala RRI Bandung Drs. Eddy Sukmana, Msi. SH, MH, didampingi kepala ibu dan Kepala Bidang Layanan Usaha dra. Lelly Anggraeni MS, serta kabid Siaran Drs. Wisman Lustiawan dan Kabid Teknik dan Media Baru Kusdinar, kemudian mengecek kembali seluruh anggota rombongan sebelum akhirnya bertolak tepat sesuai rencana pukul 11.25 WIB. Pesawat Citylink kemudian mendarat di Bandara Sultan Thaha pukul 12.10 WIB dengan selamat, bahkan rombongan sempat di jemput Panitia pelaksana di Ruang VIP Bandara. Setelah mendapat pengalungan batik Jambi oleh sepasang pengantin Jambi, rombongan pun mencicipi berbagai hidangan khas Jambi, berupa makanan ringan dan minuman khusus . Dengan diantar 3 buah kendaraan , rombongan kami menuju rumah makan dan menikmati makam siang yang sudah diaiapkan tuan rumah. Direktur Utama LPP RRI Niken Widiastuti bersama-sama seluruh Kepala Satker (Kepala Stasiun) RRI se Indonesia, Kamis (25/4/2013) melakukan penanaman pohon di Arboretum Pramuka Desa Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Pohon yang ditanam para kepala satker itu merupakan pohon-pohon langka atau pohon yang menjadi ciri khas masing-masing daerah dimana RRI berada. RRI Nabire misalnya membawa bibit pohon Buah Merah, Ambon pohon Gandaria, Palu pohon Eboni, Palembang pohon Duku, Biak pohon Merbau, Tahuna pohon pala. Dirut RRI Niken Widiastuti mengatakan RRI sebagai Lembaga Penyiaran Publik (LPP) peduli dan konsern terhadap pelestarian lingkungan, diantarnya dengan program Green Radio.

Jurnal Jamsinas 3 Jambi (bagian pertama)

Tipe Berita = populer



Jurnal Jamsinas 3 Propinsi Jambi 2013 (Bagian pertama) Meski perjalanan Bangdung hingga ke Propinsi Jambi harus dilewati melalui jalur darat dan udara, hal itu tidak membuat 18 anggota rombongan mengeluh, apalagi selama perjalanan banyak hal yang dapat dinikmati. Para peserta rombongan Jamsinas RRI Bandung memang harus berangkat lebih awal yaitu pukul 04.30 untuk menghindari macet di Kota Jakarta sebelum sampai di Bandara Cengkareng Tangerang Propinsi Banten. Beruntung kondisi jalan cukup lancar, sehingga pukul 7.56 rombangan jamsinas RRI bandung sudah tiba di Bandara. Setelah mengurus bagasi dan perijinan bagi tanaman langka yang akan di tanam di jambi selesai, akhirnya rombongan dapat sedikit beristirahat menunggu keberangkatan pesawat Citylink yang akan membawa rombongan ke Jambi. Rombongan Jamsinas 3 RRI Bandung yang dipimpin oleh Kepala RRI Bandung Drs. Eddy Sukmana, Msi. SH, MH, didampingi ibu dan Kepala Bidang Layanan Usaha dra. Lelly Hernawati , serta kabid Siaran Drs. Wisman Lustiawan dan Kabid Teknik dan Media Baru Kusdinar, kemudian mengecek kembali seluruh anggota rombongan sebelum akhirnya bertolak tepat sesuai rencana pukul 11.25 WIB. Pesawat Citylink kemudian mendarat di Bandara Sultan Thaha pukul 12.10 WIB dengan selamat, meski sempat dibayang-bayangi cuaca buruk diangkasa. Rombongan pun sempat di jemput Panitia pelaksana di Ruang VIP Bandara. Disertai sambutan pengalungan batik Jambi oleh sepasang muda mudi berpakaian adat. Rombongan RRI Bandung kemudian disuguhi berbagai hidangan khas Jambi, berupa makanan ringan dan minuman khusus . Keramahan dan pelayanan yang baik dari panitia, belum berakhir. Kami pun mendapat kendaraan penjemput dari Dinas Perkebunan Propinsi Jambi di pimpin pak Zul. Dengan diantar 3 buah kendaraan , rombongan kami menuju rumah makan Safari dan menikmati makam siang yang sudah disiapkan tuan rumah. Meski tidak begitu sesuai dengan selera lidah orang Sunda, toh makanan itu pun ludes karena memang lapar sudah melanda sejak pagi. Meskipun di jadwal setelah makan kami harus diantar ke lokasi Bumi Perkemahan, namun petugas pengantar nampak tidak keberatan mengantar kami ke rumah Saudara dari ibu Muilah, kasi Layanan Usaha yang letaknya tidak jauh dari rumah makan tersebut. Namun karena baru pertama kali, kami sempat menunggu lama penunjuk jalan di depan Mapolda Jambi yang megah bak Istana Raja. Setelah menunggu lama, akhirnya penunjuk jalan pun datang. Lagi-lagi satu kendaraan rombongan tercecer jauh, sehingga kami harus menunggu lagi. Setelah lengkap, baru rombongan melanjutkan perjalanan hingga tiba di rumah yang dituju. Keramah tamahan tuan rumah membuat rombongan betah, bahkan beberapa orang sempat madi dan Shalat Dhuhur. Karena masih ada agenda pendaftaran peserta, saya pun segera menuju RRI Jambi didampingi Penanggung Jawab Lomba saudara Nurudin dan penanggung jawab dekorasi logistik pak Dahlan dan anak buahnya bung Adji. Setelah usai mendaftarkan anggota rombongan, kami kembali ke rumah saudaranya bu Muilah sembari mengatur tugas berikutnya. Untuk seksi dekorasi pameran ditugaskan menyelesaikan stand pameran Korwil III Jawa Barat, sementara sisanya menuju Bumi Perkemahan Sei Gelam. Saya yang bersama rombongan kepala RRI Bandung pun tiba di lokasi menjelang sore. Sayangnya karena kunci pondok berada di penjemput yang membawa rombongan Ibu Lelly, terpaksa Kepsta beserta ibu dan Saya juga pak Ahmad Ghozali dan pak Wisman harus menunggu lama di luar. Menjelang malam, rombongan ibu Lely baru tiba, dan kami pun bisa masuk pondok perkemahan. Sebagian rombongan kemudian mandi dan menunaikan shalat Magrib, sebagian lagi mempersiapkan tempat untuk tidur. Usai makan malam, seluruh kontingen diperintahkan Panitia untuk berkumpul di lapangan Utama buper Sei Gelam untuk mengikuti acara api unggun. Sebelumnya sejumlah kontingen juga menyajikan atraksi kesenian di panggung utama pendopo Buper Sei Gelam dengan meriah. Suasana keabraban pun mulai terjalin, dengan bertemunya kembali sejumlah sahabat dan mantan anak buah dengan pimpinannya. (bersambung)

Jurnal Jamsinas 3 Jambi

Tipe Berita = populer



Jurnal Jamsinas 3 Propinsi Jambi 2013 (Bagian pertama) Meski perjalanan Bangdung hingga ke Propinsi Jambi harus dilewati melalui jalur darat dan udara, hal itu tidak membuat 18 anggota rombongan mengeluh, apalagi selama perjalanan banyak hal yang dapat dinikmati. Para peserta rombongan Jamsinas RRI Bandung memang harus berangkat lebih awal yaitu pukul 04.30 untuk menghindari macet di Kota Jakarta sebelum sampai di Bandara Cengkareng Tangerang Propinsi Banten. Beruntung kondisi jalan cukup lancar, sehingga pukul 7.56 rombangan jamsinas RRI bandung sudah tiba di Bandara. Setelah mengurus bagasi dan perijinan bagi tanaman langka yang akan di tanam di jambi selesai, akhirnya rombongan dapat sedikit beristirahat menunggu keberangkatan pesawat Citylink yang akan membawa rombongan ke Jambi. Rombongan Jamsinas 3 RRI Bandung yang dipimpin oleh Kepala RRI Bandung Drs. Eddy Sukmana, Msi. SH, MH, didampingi ibu dan Kepala Bidang Layanan Usaha dra. Lelly Hernawati , serta kabid Siaran Drs. Wisman Lustiawan dan Kabid Teknik dan Media Baru Kusdinar, kemudian mengecek kembali seluruh anggota rombongan sebelum akhirnya bertolak tepat sesuai rencana pukul 11.25 WIB. Pesawat Citylink kemudian mendarat di Bandara Sultan Thaha pukul 12.10 WIB dengan selamat, meski sempat dibayang-bayangi cuaca buruk diangkasa. Rombongan pun sempat di jemput Panitia pelaksana di Ruang VIP Bandara. Disertai sambutan pengalungan batik Jambi oleh sepasang muda mudi berpakaian adat. Rombongan RRI Bandung kemudian disuguhi berbagai hidangan khas Jambi, berupa makanan ringan dan minuman khusus . Keramahan dan pelayanan yang baik dari panitia, belum berakhir. Kami pun mendapat kendaraan penjemput dari Dinas Perkebunan Propinsi Jambi di pimpin pak Zul. Dengan diantar 3 buah kendaraan , rombongan kami menuju rumah makan Safari dan menikmati makam siang yang sudah disiapkan tuan rumah. Meski tidak begitu sesuai dengan selera lidah orang Sunda, toh makanan itu pun ludes karena memang lapar sudah melanda sejak pagi. Meskipun di jadwal setelah makan kami harus diantar ke lokasi Bumi Perkemahan, namun petugas pengantar nampak tidak keberatan mengantar kami ke rumah Saudara dari ibu Muilah, kasi Layanan Usaha yang letaknya tidak jauh dari rumah makan tersebut. Namun karena baru pertama kali, kami sempat menunggu lama penunjuk jalan di depan Mapolda Jambi yang megah bak Istana Raja. Setelah menunggu lama, akhirnya penunjuk jalan pun datang. Lagi-lagi satu kendaraan rombongan tercecer jauh, sehingga kami harus menunggu lagi. Setelah lengkap, baru rombongan melanjutkan perjalanan hingga tiba di rumah yang dituju. Keramah tamahan tuan rumah membuat rombongan betah, bahkan beberapa orang sempat madi dan Shalat Dhuhur. Karena masih ada agenda pendaftaran peserta, saya pun segera menuju RRI Jambi didampingi Penanggung Jawab Lomba saudara Nurudin dan penanggung jawab dekorasi logistik pak Dahlan dan anak buahnya bung Adji. Setelah usai mendaftarkan anggota rombongan, kami kembali ke rumah saudaranya bu Muilah sembari mengatur tugas berikutnya. Untuk seksi dekorasi pameran ditugaskan menyelesaikan stand pameran Korwil III Jawa Barat, sementara sisanya menuju Bumi Perkemahan Sei Gelam. Saya yang bersama rombongan kepala RRI Bandung pun tiba di lokasi menjelang sore. Sayangnya karena kunci pondok berada di penjemput yang membawa rombongan Ibu Lelly, terpaksa Kepsta beserta ibu dan Saya juga pak Ahmad Ghozali dan pak Wisman harus menunggu lama di luar. Menjelang malam, rombongan ibu Lely baru tiba, dan kami pun bisa masuk pondok perkemahan. Sebagian rombongan kemudian mandi dan menunaikan shalat Magrib, sebagian lagi mempersiapkan tempat untuk tidur. Usai makan malam, seluruh kontingen diperintahkan Panitia untuk berkumpul di lapangan Utama buper Sei Gelam untuk mengikuti acara api unggun. Sebelumnya sejumlah kontingen juga menyajikan atraksi kesenian di panggung utama pendopo Buper Sei Gelam dengan meriah. Suasana keabraban pun mulai terjalin, dengan bertemunya kembali sejumlah sahabat dan mantan anak buah dengan pimpinannya. (bersambung)

Hujan hambat pembukaan Jamsinas 3

Tipe Berita = populer



Jambi, 25 April 2013. Meskipun cuaca pagi terasa panas, namun menjelang siang cuaca Kota jambi berubah mendung padahal siangnya akan digelar pawai budaya yang menampilkan 77 kontingen RRI dari seluruh Indonesia dan masyarakat Kota Jambi sudah menunggu moment tersebut. Hujan akhirnya memang turun dan membuat sejumlah jalan di kota Jambi tergenang air, termasuk lokasi pameran digedung RRI Jambi. Meski demikian hal ini tidak membuat acara pawai defile kontingen RRI dari 77 daerah dibatalkan. Dengan mengambil start dari halaman Universitas Jambi, pawai berlangsung cukup meriah, beberapa warga pun masih antusias menunggu rombongan lewat. Beberapa kontingen cukup menarik perhatian warga, seperti kontingen papua, Padang, Jawa Tengah dan Bali yang tampil atraktif, demikian juga dengan kontingen DKI Jakarta yang menampilkan si Pitung dan bang Jiih yang pandai silat. Selanjutnya upacara pun berlangsung ditengah hujan yang belum reda. Sejumlah acara hiburan dan empat sambutan mulai dari Dirut LPP RRI, Gubernur Jambi H.Hasan Basri Agus, hingga Mentri Pemuda dan Olah Raga Roy Suryo yang ditutup pidato sambutan Menko Kesra Agung Laksono membuat peserta upacara tidak tahan dan satu persatu mereka meninggalkan lapangan upacara. Usai acara pembukaan, para tamu undangan pun meninjau stand pameran di lokasi kantor RRI Jambi. Dalam kesempata tersebut Gubernur Jambi H.Hasan Basri Agus menyatakan kagum dan salut karena para peserta pameran mampu mendatangkan hasil kerajinan dan makanan khas daerahnya masing-masing hingga dapat dikenal masyarakat Jambi. Ia pun berharap para peerta jambore siaran nasional ke 3 di Jambi bisa membawa cendramata khas Jambi ke daerahnya, baik berupa makanan maupun kerajinannya sehingga dapat dikenal masyarakat Indonesia. Sebelumnya Direktur Utama LPP RRI Niken Widiastuti bersama-sama seluruh Kepala Satker (Kepala Stasiun) RRI se Indonesia, pada pagi harinya telah melakukan penanaman pohon di Arboretum Pramuka Desa Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Pohon yang ditanam para kepala satker itu merupakan pohon-pohon langka atau pohon yang menjadi ciri khas masing-masing daerah dimana RRI berada. RRI Nabire misalnya membawa bibit pohon Buah Merah, Ambon pohon Gandaria, Palu pohon Eboni, Palembang pohon Duku, Biak pohon Merbau, Tahuna pohon pala. Dirut RRI Niken Widiastuti mengatakan RRI sebagai Lembaga Penyiaran Publik (LPP) peduli dan konsern terhadap pelestarian lingkungan, diantarnya dengan program Green Radio. Menurutnya, program peduli lingkungan oleh media radio dan televisi itu sudah menjadi komitmen bersama para anggota Asia-Pacific Broadcasting Union (ABU). "Semua lembaga penyiaran dunia anggota ABU yang terdiri dari 600 radio televisi dunia sudah menerapkan program green radio, sehingga pelestarian itu sudah menjadi lifestyle, gaya hidup dari masyarakat negara masing-masingn," ungkapnya saat memberikan sambutan sebelum penanaman. Karena itu, Dirut RRI mengajak seluruh angkasawan angkasawati RRI diseluruh Indonesia untuk menjadikan penanaman dan pemeliharaan pohon ini sebagai hidup sehari-hari. Kegiatan penanaman pohon dalam program Green Radio RRI di Jamsinas Ke-III di Provinsi Jambi ini antara lain dihadiri Wakil Gubernur Jambi H.Fachrori Umar dan Kadishut Provinsi Jambi serta sejumlah pejabat lainnya. Sementara itu malam harinya seluruh undangan dari 77 Satker RRI se Indonesia dijamu langsung Gubernur Jambi H.Hasan Basri Agus di rumah dinas Gubernur Jambi dan disuguhi berbagai kesenian tradisional dari 9 daerah di Propinsi Jambi. Sebagian para peserta mengikuti technikal meeting di LPP RRI Jambi, untuk mendengar penjelasan panitia lomba yang akan digelar besok (Jum’at, 26/04). Lomba yang terdiri lomba broadcasting, presenter, dan web site serta reportase dan cerdas cermat akan digelar hingga hari sabtu nanti. Sedangkan malamnya akan dilakukan pementasan dari berbagai daerah peserta jamsinas 3 di halaman kantor Gubernur jambi.

Iswara Jadi Bapak Asuh 18 Anjal

Tipe Berita = politik



RRI Bandung, (29/04/2013)

Untuk menarik simpatik masyarakat, terkait pencalonannya pada Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Bandung periode 2013-2018, bakal calon walikota dari Parpol Golkar yang didukung sejumlah partai koalisi, M. Qudrat Iswara melakukan pertemuan dengan sejumlah anak jalanan , komunitas silver , serta masyarakat setempat, di perempatan Jalan Laswi-Buah Batu Bandung, untuk memberi santunan.

Pemberian santunan kepada anak Jalanan di lokasi tersebut, selain menarik simpatik, tetapi juga sebagai wujud kepedulian calon pemimpin Kota Bandung. "sudah menjadi tugas pemerintah untuk memberi pembinaan terhadap anak jalanan (anjal) Gepeng, karena semua yang dilakukan bukan kenginannya, tetapi karena keterpaksaan untuk bisa bertahan hidup," tandas Iswara kepada wartawan, Senin (29/4).

Menurutnya, pemerintah wajib memberi pembinaan dari skilll yang dimiliki para anjal, sehingga nantinya bisa menjadi modal untuk mencari pekerjaan yang lebih layak. Termasuk pemerintah pun harus menyediakan lapangan pekerjaan.

"Jika kemampuan yang ada dalam diri anak-anak ini dikembangkan dan bisa bermanfa'at bagi kehidupan mereka nantinya, lambat laun keberadaan mereka akan terkikis," tutur Iswara.

swara juga mengatakanpihaknya akan memberi pendidikan gratis serta pemberian beasiswa. Bahkan dalam kesempatan itu, Iswara sekaligus menjadi bapak angkat untuk 18 anak jalanan masing-masing 9 anak perempuan dan 9 laki-laki, yang akan mendapatkan biaya untuk pendidikan setiap bulan.

"Saya minta data untuk 18 anak ini, untuk dijadikan anak asuh dan mendapat biaya pendidikan secara rutin setiap bulan," katanya.

Sementara itu, anggota dewan Edwin Senjaya yang mendampingi Iswara dalam kegiatan tersebut menyatakan, dirinya menjadi salah seorang yang ikut memberikan pembinaan terhadap komunitas silver untuk melakukan kegiatan yang positif. Dijelaskannya, komunitas silver yang mulai ada sejak Desember 2012. Dalam melakukan kegiatan di sejumlah perempatan jalan di Kota Bandung, sambil membawa kotak sumbangan.

"dari uang sumbangan yang terkumpul tersebut, tidak semuanya dipakai untuk diirinya sendiri, tetapi juga kembali disumbangkan kepada anak jalanan lainnya yang memerlukan, baik untuk biaya pendidikan maupun kebutuhan hidup lainnya," jelas Edwin.

Edwin menambahkan, kegiatan yang dilakukan anjal, gepeng dan komunitas silver itu memang rutin dilakukan sekali dalam sebulan.

Dalam aksi sosial tersebut. semua anak jalanan dan gepeng mendapatkan jatah makanan dan sejumlah uang. (dadi)


19 Warga Terajring Operasi Yustisi

Tipe Berita = populer



RRI Bandung, (30/04/2013)

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung, menggelar operasi Yustisi kepada para pengunjung di kawasan Jl. Purnawarman dan Jalan Merdeka. Dalam operasi yustisi tersebut 19 orang terjaring, karena tidak bisa memperlihatkan kartu identitasnya. Warga yang terjaring dan tidak bisa menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP), langsung di bawa ke Posko operasi Yustisi yang tidak berjauhan tempatnya saat operasi digelar.

Saat pemeriksaan di posko, petugas dari Disdukcapil warga yang terjaring didenda Rp50 ribu.Dari warga yang terjaring itu, ima orang di antaranya bebas dari denda, karena tidak membawa uang. "operasi ini untuk memberi kesadaran kepada masyaraka, agar setiap bepergian selalu membawa dentitas diri. Sehingga ketika sedang dalam perjalanan, mendapatkan sesuatu hal yang tidak diinginkan bisa diketahui keberadaanya," terang Kepala Seksi Pengawasan dan Yustisi Disdukcapil Taspen Effendi, usai menggelar operasi kepada wartawan, Selasa (30/4) siang.

Selain itu juga menurut Taepen, KTP sebagai syarat layanan publik untuk berbagai keperluan pembuatan persyaratan baik melamar pekerjaan ataupun sebagai pelengkap pembuatan surat-surat permohonan lainnya.

Taspen mengatakan, dalam operasi bukan mencari pelanggaran, tetapi berdasar Perda 08, hanya dikenai denda atau sangsi admnistrasi. "Dengan adanya peraturan daerah yang baru, bagi yang tidak mempunyai KTP hanya dikenai denda administrasi dan tidak ada unsur pidana. Tetapi sebelum adanya perda saat menggelar operasi yustisi selalu melibatkan aparata hukum, sehingga bagi pelanggar bisa dikenakan pidana," ujarnya.

Pada operasi Yutisi yang berlangsung sekitar satu jam lebih itu, petugas yang diterjunkan di dua lokasi tersebut berjumlah 20 orang. Mereka didampingi dari Koramil, Aparat Kewilayahan seperti dari RT, RW, Kelurahan dan Kecamatan.

Salah seorang warga yang terjaring, tidak bisa memperlihatkan KTP-Nya, karena berdasar pengakuannya, KTP miliknya tersimpan di bagasi motor. Sementara saat saat yang bersamaan juga Petugas Satpol PP berhasil mengamankan enam unit sepeda motor yang parkir sembarangan di sepanjang jalur Purnawarman. (dadi)


Kesejahteraan Buruh Belum Memadai

Tipe Berita = pendidikan



Bandung,(30 Mei 2013) - Memperingati Hari Buruh se Dunia pada 1 Mei 2013 hari ini,para pekerja atau buruh kembali akan melakukan unjuk rasa. Unjuk rasa yang dilakukan para buruh ini merupakan roh nya Hari Buruh Sedunia atau yang biasa disebut May Day. Menanggapi rencana aksi unjuk rasa buruh setiap Hari Buruh,Pakar Perburuhan Universitas Pasundan Bandung Prof Mashudi mengungkapkan,selama ini kesejahteraan buruh diakui belum memadai. Unjuk rasa buruh terjadi ungkap Mashudi karena kesejahteraan buruh belum memadai untuk memenuhi kebutuhan hidupnya,padahal sudah ada kesepakatan antara buruh dengan pemerintah. Apalagi pemerintah tahun ini kembali menaikkan harga BBM,tegas Prof Mashudi, maka masyarakat akan menanggung dampaknya,belum naikpun,masyarakat sudah terkena imbas dari rencana kenaikan BBM tersebut. Sewajarnya kata Prof Mashudi,pemerintah harus bisa meredam untuk tidak menaikkan harga BBM saat ini.

Apabila kondisi tersebut terjadi,menurut Pakar Perburuhan Prof Mashudi, jaminan dari pemerintah untuk ketenangan para buruh,hendaknya pemerintah tidak lagi menaikkan harga BBM. Dengan demikian ,maka akan membuat para buruh tenang. Apabila pemerintah sudah membuat kesepakatan menaikkan Uang Minimum Provinsi UMP hendaknya pemerintah konsokeun dengan melaksanakan undang-undang tersebut untuk menyejahterakan buruh.(lj)

Ical Optimis Iswara Menang Di Pilwalkot

Tipe Berita = politik



RRI Bandung, (01/05/2013)

Menanggapi majunya Bakal Calon Pasangan Walikota/Wakil Walikota Bandung, Iswara – Asep Dedi Ruyadi (IDE) yang diusung Parpol Golkar dan 22 Parpol koalisi di Pilwalkot Bandung 2013-2018, Ketua Umum DPP Parpol Golkar, Aburizal Bakrie (Ical) mengaku optimis, Iswara bisa memenangkan di Pilwakot nanti. Karenanya Ical pun tidak henti-hentinya menyarankan Iswara, mendekati rakyat dan meberitahukan janji-janjinya, untuk menjadikan Bandung yang baru, di waktu dua bulan tersisa.

"niatnya sangat luhur dan tulus untuk memperbaiki Kota Bandung. Selain itu, jika dalam tiga tahun tidak berhasil bersedia mundur,itu merupakan janji yang luar biasa," ujarnya, usai melakukan silaturahmi dengan pasangan IDE dan seluruh pendukung, di Bandung, Rabu (01/05).

Untuk dirinya sendiri yang akan mencalonkan diri pada Pilpres 2014, Ical mencontoh Presiden Amerika, Barack Obama yaitu mengirimkan surat kepada rakyat melalui pemuka masyarakat, guru, Pos Yandu di seluruh Indoensia. " Untuk keperluan ini saya telah mengantongi database seluruh rakyat di tanah air, sesuai by name by adress.

Ical menargetkan, pada April 2014 mendatang akan mengantongi sebanyak 19 juta suara untuk maju pada Pilpres 2014.

Sementara itu, Iswara pun menjanjikan memberi dukungan penuh kepada Aburizal Bakrie untuk memenangkan di Pilpres 2014 mendatang.(dadi)


Invitasi Basket Untuk Edukasi

Tipe Berita = pendidikan



RRI Bandung, (01/05/2013)

Selain sepakbola dan futsal, cabang olahraga basket menjadi pilihan tepat yang dilakukan oleh kalangan pelajar, karena di hampir sekolah ada lapangan basket. Selain itu basket juga menjadi olahraga, khususnya di kalangan generasi muda. "Sebagai pemerintah, tentunya kami akan senantiasa mendukung berbagai kegiaatan positif. Khususnya di bidang olahraga akan mencetak atlet berbakat yang nantinya bisa membawa daerah di berbagai kejuaraan," ujar Wakil Walikota Bandung Ayi Vivananda, usai membuka Kejurnas Basket Bumi Siliwangi Cup (BSC) VIII/2013, di GOR Pajajaran Bandung, (1/5).

Namun demikian tegas Ayi, terlepas dari itu semua, melalui olaharaga akan terbagun sportivitas dalam diri setiap manusia sejak anak-anak. "Membentuk karakter seseorang, harus dilakukan sejak usia dini, sehingga dengan sendirinya jika sudah dewasa nanti akan terbiasa untuk bersikap fairplay," katanya.

Ayi mengatakan, Kota Bandung saat ini sudah dilengkapi dengan sarana olahraga. Karenanya untuk ke depan harus pertimbangan olahraga basket ataupun sepakbola bisa menjadi salah satu kegiatan extrakurikuler di setiap sekolah.

Ayi menegaskan, dengan adanya kegiatan ektrakurkuler olahraga, tidak akan mengganggu kegiatan belajar mengajar. "selama ini juga sudah banyak kegiatan di luar waktu belajar namun proses belajar belajar seperti biasanya," tandasnya.

Menurut Ayi, Kota Bandung sudah dilengkapi sarana olahraga seperti Stadion Siliwangi, kemudian Stadion Bandung Lautan Api, karena itu sangat disayangkan jika tidak dimanfa'atkan melakukan pembinaan olahraga sejak dini.

Sementara tentang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Basket BSC Cup VIII tersebut diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2013. Kejurnas yang bertemakan basketball for education, diikuti 1650, mulai Pelajar tingkat SD sampai SMA, dari Pulau Jawa dan Luar Jawa.

Event yang merupakan agenda rutin unit kegiatan basket Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) itu bertujuan membantu program pemerintah di bidang olahraga, serta menjadi ajang pembibitan di kalangan pelajar Karena event ini bertemakan edukasi, sehingga kepada setiap peserta diminta menyumbangkan buku untuk taman bacaan. Invitasi itu sendiri akan berlangsung selama dua pekan (1 sd 16 Mei 2013). (dadi)


Baru Ada Aksi Setelah Jatuh Korban

Tipe Berita = populer



RRI Bandung, (03/05/2013)

Warga Kota Bandung diminta maklum dna bersabar, terkait sebagian besar ruas jalan masih dalam kondisi rusak, terlebih setelah kejadian yang menimpa salah seorang warga Nani Monica (22 tahun) yang tewas mengenaskan akibat menghindari jalan berlubang di Jalan Ibrahim Adjie atau jalan Kiaracondong, Rabu malam lalu. " Saya secara pribadi meminta ma'af jika saat ini kondisi jalan di Kota Bandung yang rusak belum diperbaiki, karena masih menunggu proses lelangnya," ujar Waikota Bandung Dada Rosada, saat meninjau kondisi jalan di Jl, Sukahaji Bandung, Jum'at (3/5) sore.

Menurut Dada, perbaikan jalan bisa secepatnya dilakukan, dengan syarat peraturan pemerintah pusat tidak berubah seketika. Dada juga mengatakan, secepatnya permasalahan kerusakaan jalan akan segera diperbaiki dan akan di beton, tetapi tentu saja prosesnya melalui prosedur normatif dengan cara tender karena menggunakan dana APBD Kota Bandung.

" dalam kalau kondisi darurat, saya sudah meminta dinas terkait sesegera mungkin diperbaiki sesuai dengan cara dan prosedur ," tandasnya.

Sementara Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kota Bandung, Iming Ahmad mengakui, jumlah jalan rusak di Kota Bandung terdapat sekitar 383 kilometer, dari total jalan 1.236 kilometer. "Jalan rusak di Kota Bandung mencapai 31,04 persen, sebanyak 15,13 persen rusak berat dan 15,91 persen rusak ringan," terang Iming.

Iming menambahkan, DBMP mempunyai anggaran 255 miliar ditambah 30 miliar yang diperuntukan jalan menuju Gelora Bandung Lautan Api. "Alokasi dana sebesar itu sudah sangat besar, karena melonjak tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 84 miliar. Pada tahun 2012, DBMP Kota Bandung hanya bisa memperbaiki jalan sepanjang 61 Km," pungkasnya. (dadi)


Air Keruh Disulap Jadi Layak Minum

Tipe Berita = populer



RRI Bandung, (03/05/2013)

Bagi sebagian warga Kota Bandung, khususnya di RT 3 RW 4 Kelurahan Balonggede Kecamatan Regol Kota Bandung, tidak perlu lagi membeli air galon untuk keperluan minum ataupun masak, karena air sumur yang keruh beberapa waktu terakhir, kini sudah jernih dan layak dikonsumsi. Kondisi ini tentunya sangat disambut gembira karena air sumur yang terletak di WC umum selama ini digunakan 80 Kepala Keluarga atau 300 jiwa.

Menurut Bakal Calon Walikota Bandungm Ridwan Kamil, berkat kecanggihan teknologi karya ahli sipil Institut Teknologi Bandung (ITB) Rusnandi. "Alhamdulillah air sumur yang semula kuning kini bisa diminum, walaupun harus dimasak dulu. Jadi gak perlu beli lagi air galon," ujar Ridwan, Jum’at (3/5).

Ridwan yang mengaku sudah mencoba meminum air sebelum diserahkan ke warga itu mengatakan, pembuatan air bersih sebagai program Jumat solusi dan hanya membutuhkan dana Rp 8 juta. “setelah minum air selama tiga hari tidak merasakan gangguan pencernaannya . Hasil penelitian, kualitas PH airnya 7 sampai 9 sesuai standar Kementrian Kesehatan sehingga bisa dikonsumsi,” ungkapnya. (dadi)


Air Suply Hibur Warga Bandung

Tipe Berita = populer



RRI Bandung, (05/05/2013)

Para penggemar Air Suply Bandung terpaksa harus menunggu hampir dua jam untuk bisa memasuki arena konser Air Suply di Trans Luxury Hotel, di Jalan Gatot Subroto Bandung, pada Minggu (5/5), sehubungan ada permasalahan teknis. Rencana open gate dibuka pukul 18.30, namun satu jam kemudian ada pengumuman, bahwa penonton harus bersabar sampai batas waktu yang dijanjikan pukul 20.00 WIB. " Kami mohon ma'af karena ada kesalahan teknis, pintu baru akan dibuka tidak lebih dari pukul 8," ujar panitia, melalui pengeras suara.

Spontan penonton yang datang ke tempat konser sejak pukul 17.00 mengeluh di tengah kekecewaannya.

Konser Grup Band Legendaris asal Australia yang bertajuk Air Supply World Tour-Asia 2013 Journey of the Legend di Kota Bandung, menjadi yang terakhir setelah sebelumnya digelar di tiga Kota yaitu, di Kuta, Bali pada 1 Mei 2013. Kemudian di Balikpapan, Kalimantan Timur tanggal 3 Mei, serta di Pekanbaru, Riau pada 4 Mei 2013 dan Minggu malam, di Trans Luxury Hotel, Jl Gatot Subroto Bandung.

Publik Relations Konser Air Suply Anggia menuturkan, tiket untuk seluruh kelas sudah solud out atau terjual habis. "Dari jumlah 1200 lembar tiket, 95 persen sudah terjual habis dan hanya tersisa untuk tiket Platinum sekitar 20 lembar," kata Anggia.

Untuk harga tiket dibagi menjadi 4 kelas, masing-masing kelas Platinum harga tertinggi Rp2.200.000, kelas gold., Rp1300.000, kelas silver Rp600.000.

Konser Air Suply Di Bandung Molor Dua Jam Raut kekecewaan penonton pun lenyap, ketika mengalun tembang 'Even The Nights Are Better' dengan musik sedikit ngebeat dari saat tampil di panggung. Disusul lagu kedua bertajuk Just As I'am.

Meski di usia yang sudah tidak muda lagi, namun kualitas suara duo itu masih stabil, dengan lengkingan suara, seperti lagu Making Love Out of Nothing at All”, “Without You”,” I Can't Wait Forever.

Dalam konser tersebut, dua personil Air Suply, Graham Russel dan Russell Hitchcock tampil dengan konsep full band dengan tambahan, yaitu: Jonni Lightfoot pada (Bass/Vocal), CJ Burton (Drum), Amir Efrat (Piano/Keyboard/Vocal), dan Harun McClain ( Lead Guitar/Vocal).. I'm an out of love.

Sama seperti konser sebelumnya, saat tampil di hadapan ribuan fans Kota Kembang, Graham dan Hitchock membawakan tembang-tembang romantis sepanjang masa, seperti, 'Even The Nights Are Better, Just As I am', 'Every Woman In The World'. 'Here I Am, ' Chances', ' Dance With Me', ' The Power Of Love', ' Me And The River', ' Twi Kess Lonely In The World', The One That You Love', 'Lost In Love', ' Sweet Dream', ' Making Love Out Of Nothing At All' dan satu hits nya di awal 1990 ' Good Bye', serta di penghujung membawakan I 'm All Out Love'. Para penontonpun terbawa suasana akan kenangan ketika mengalun lagu-lagu yang dibawakan duet tersebut.

Usai membawakan lagu yang juga hits dibawakan Celine Dion' The Power Of Love', dalam kesempatan tersebut, Graham Russel dengan petikan gitarnya menyanyi solo dengan lagu yang dialunkan 'Me And The River'.. Konser berakhir menjelang pukul 23.00. (dadi)


'Sang Martir' Dijagokan Di FFB 2013

Tipe Berita = pendidikan



RRI Bandung, (06/05/2013)

Menjelang pelaksanaan acara bagi para insan film Kota Bandung, yaitu Festival Film Bandung (FFB) ke-26, yang akan berlangsung 16 Juni 2013 mendatang, Forum Film Bandung menggelar roadshow ke kampus dan sekolah di Kota Bandung. Seperti yang dilakukan Senin (6/5) sianng, di Kampus Universitas Pasundan (Unpas) Jalan Setiabudi Bandung, dengan menggelar diskusi seputar film 'Sang Martir' yang masuk penilaian juri FFB. Sebelumnya dilakukan pemutaran film tersebut yang juga dihadiri langsung pemain di film yakni Fauzan Smith dan Ghina Salsabila.

Pengamat Film yang juga pengurus Forum Film Bandung, Eddy D. Iskandar mengatakan, selama ini masyarakat kerap disuguhi film seputar percintaan dan drama rumah tangga, padahal menurutnya film Sang Martir yang menjadi salah satu film yang didiskusikan tersebut kurang mendapat tempat di hati masyarakat.

"lain hanlnya dengan film yang membooming seperti 'Ayat-Ayat Cinta' dan 'Laskar Pelangi', masyarakat Indonesia sebenarnya lebih menyukai film yang mengangkat tentang kehidupan sehari-hari atau human interest," ujarnya kepada wartawan di kampus Unpas.

Selain itu menurut Eddy, film action seperti 'The Raid' cukup laku. Eddypun menilai orentasi film 'Sang Martir' garapan Sutradara muda Helfy Kardit akan lebih menarik jika judulnya memakai bahas ingggris, tentunya akan lain pandangannya.

Eddy menuturkan, masyarakat Indonesia lebih menyukai tema diluar tema umum, seperti film dengan judul 'Malaikat Tanpa Sayap', ceritanya menarik tapi kurang mendapat tempat di hati masyarakat. Berbeda dengan film 'Laskar Pelangi' dan 'Ayat-Ayat Cinta'.

"pernah ada film tentang orang makan manusia, berjudul 'Sumanto', tapi ketika doiangkat menjadi sebuah film tidak laku. Termasuk juga kisah Eyang Subur kalau difilmkan diprediksi tidak akan laku di pasaran, padahal pemberitaan sangat gencar.

Sementara Aktor Fauzan Smith mengaku senang bisa terlibat pada kegiatan tersebut, karena melalui diskusi bisa saling sharing berbagai hal, untuk saling melengkapi. "ini merupakan kegiatan pertama saya. Sayapun sangat senang karena bisa memberi dan menerima masukan berkaitan perfilman nasional," ungkapnya.

Berkaitan dengan acara Festival Film Bandung tahun ini, pihak Forum Film Bandung semua acara akan dirancang dan dikemas pihak sponsor. Dalam hal ini kerjasama dengan salah satu televisi, sehingga semua diserahkan dan dirancang pihak Stasiun TV tersebut dan bukan pihak FFB yang menawarkan.

Sebelum acara puncak FFB ke-26 bulan depan di Lapangan Gasibu Bandung, rencananya pada 16 Mei 2013, Forum Film Bandung akan mengumumkan nominasi film dan berbagai kategori terbaik, di Kampus STSI, Jl. Buah Batu Bandung. (dadi)


Dada Yakin Angka Kelulusan UN SD 100 %

Tipe Berita = pendidikan



RRI Bandung, (07/05/2013)

Walikota Bandung Dada Rosada didampingi Kepala Dinas Pendidikan Oji Mahroji dan Camat Sukasari Ayi Sutarsa meninjau pelaksanaan Ujian Nasional. - UN ke Sekolah Dasar Percobaan Negeri (SDPN) Setiabudi, di Jalan Sari Rasa Sarijadi Bandung, Selasa (7/5).

Dalam peninjauan tersebut Dada Rosada tidak sampai masuk ke ruangan kelas, dan hanya menunggu di Ruang Guru, agar tidak menggangu konsentrasi siswa yang sedang mengerjakan soal Matematika yang diujikan pada hari kedua pelaksanaan UN untuk SD, setelah pada hari pertama Senin (6/5) untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia.

" Kita tunggu saja di sini sampai waktu UN habis, agar anak-anak tenang dalam mengerjakan soal. Ini juga untuk mengikuti anjuran Mendikbud, agar pejabat yang melakukan pemantauan UN jangan terus masuk ke ruangan kelas," jelas Dada kepada wartawan.

Sekitar pukul 10.00 bersamaan dengan habisnya waktu UN, siswa-siswi di sekolah tersebut berkumpul di lapangan sekolah, untuk mendengarkan wejangan dari Walikota.

" Hari ini saya melakukan peninjauan ke sekolah ini, untuk memonitor pelaksanaan UN. Alhamdulillah pelaksaan UN SMP, SMA dan sekarang SD hari kedua, berjalan lancar dan kondusif, itu sesuai dengan harapan pemerintah, siswa dan juga orang tua," kata Dada.

Dalam kesempatan itu juga Dada, tak lupa mengimbau saat pulang agar berhati-hati di jalan, menyusul kejadian sehari sebelumnya ada siswa SMP di jalan Sari Rasa nyaris tertabrak.

Sementara itu, Kadisdik Koita Bandung Oji Mahroji mengatakan, peserta UN tingkat SD di. Kota Bandung seluruhnya berjumlah 42 217, terbagi dalam 17 sub rayon. di SDPN Setiabudi sendiri sebanyak 93 siswa kelas VI yang mengikuti UN, dengan menggunakan lima ruang kelas.

" jumlah seluruh peserta UN tingkat SD ada 42. 217 dari 743 SD di Kota Bandung, sedangkan daya tampung di SMP 218. Namun hal itu tidak masalah, karena jumlah siswa di SMP lebih banyak dalam tiap kelasnya, sehingga tidak ada permasalahan kekurangan daya tampung," terangnya.

Menurut Oji, tingkat kelulusan UN tingkat SD seratus persen, sedangkan SMP dan SLTA sederajat ada di kisaran 95 persen. " pada hari pertama ada 37 siswa yang tidak ikut UN, karena sakit dan alasan lain. Bagi mereka yang tidak bisa mengikuti ujian utama, bisa ikut ujian susulan yang akan dilaksanakan Senin depan," jelasnya. (dadi)


57 Taekwondoin Ikuti Kejurda Di Subang

Tipe Berita = olahraga



RRI Bandung, (09/05/2013)

Cabang olahraga Beladiri Taekwondo Kota Bandung merupakan salah satu dari sekian cabang olahraga yang dinilai berhasil baik dalam pembionaan organisasi maupun prestasi. Dari sisi organisasi, selain rapi dalam menata adminsitrasi, Pengurus Cabang (Pengcab) Taekwondo Indonesia (TI) Kota Bandung sukses dalam melakukan regenerasi atlet, karena setiap tiga kerap tampil sebagai juara

"seperti pada single maupun multi even, Kota Bandung selalu tampil sebagai juara umum, seperti PON dan kejurnas banyak atlet Kota Bandung yang memperkuat Jabar, dengan berbagai predikat juara," ujar Ketua Umum KONI Kota Bandung , Aan Johana usai melepas tim Taekwondo di Gedung KONI, Jl. Jakarta, Kamis (9/5).

Begitupun pada kejuaraan tingkat kota dan kabupaten se-Jabar, Taekwondo kota Bandung telah tiga kali berturut-turut menjadi juara umum. Sehubungan hal itu, Aan meminta, pada Kejuaraan Daerah tahun ini yang digelar di Subang, juara umum bisa dipertahankan. "KONI Kota Bandung Aan Johana mengaku sangat bangga dan selalu mengapresiasi, bukan hanya kepada cabang taekwondo, tetapi juga cabang lain," janjinya.

Menurut Aan Pengcab TI, selain berhasil dalam pembinaan organisasi dan prestasi, namun juga Pengcab TI Kota Bandung berhasil mengajak pihak swasta atau unit-unit, ketika menggelar even. Tidak ketinggalan pula dukungan dari para orang tua atlet.

Berkaitan dengan dukungan dan sebagai bentuk perhatian KONI terhadap cabang olahraga, akan memfasilitasi gedung khusus untuk beladiri." karena selama ini Kota Bandung belum mempunyai gelanggang sendiri untuk cabang olahraga beladiri," kata Aan.

Seiring dengan soft launching Stadion Bandung Lautan Api (BLA) pada Jum’at (10/5), Aan berharap, Pemkot Bandung akan mewujudkan impiannya untuk membangun venue di sekitar Stadion." Rencana membangun venue di sekitar stadion memang sudah ditegaskan Walikota Dada Rosada, yang berkeinginan dibangun gedung, baik indoor maupun outdor yang bukan hanya untuk sekedar tempat berlatih, tetapi juga untuk menggelar pertandingan," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengcab Taekwondo Kota Bandung, Dadang Supriyatna menuturkan, catatan prestasi yang ditorehkan para atetnya cukup membanggakan. "dengan prestasi juara umum dalam tiga tahun penyelenggaraan secara bertutur-turut, jangan dijadikan beban, tetapi sebaliknya harus menjadi penyemangat, sekaligus gelar juara bisa dipertahankan," harapnya.

Dadang menambahkan, dalam Kejurda taekwondo yang diselenggarakn Pengda TI Jabar, Kota Bandung mengirimkan 57 atletnya, terdiri dari atlet Kyorugi 29 orang, dan Pomse 16 orang Junior dan senior." pada Kejurda kali ini mengirimkan atlet yang menitikberatkan ke regenerasi, sehingga ke depannya dapat mengikuti jejak para senior," ujarnya. (dadi)


Bonus PON Atlet Kota Bandung Segera Cair

Tipe Berita = olahraga



RRI Bandung, (09/05/2013)

Tidak lebih dari bulan Mei ini, bonus untuk atlet Kota Bandung, yang memperkuat Kontingen Jawa Barat di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012 akan segera diserahkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui KONI Kota Bandung. " Mudah-mudah tidak lebih dari bulan Mei bonus akan segera kita berikan kepada atlet, karena bantuan hibah dari pemerintah Kota Bandung sedang dalam proses, dan kami sudah menandatangani naskah perjanjian hibah," terang Ketua Umum KONI Kota Bandung Aan Johana, di Bandung, Kamis (9/5).

Keterlambatan pencairan anaggaran menurut Aan, karena adanya pergantian Pejabat Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Pemkot Bandung sebagai pengguna anggaran, dari Herry Nurhayat kepada Ahmad Rekotomo.

" untuk pencairan dana hibah masih menunggu SK dari walkiota. Namun penyerapan sudah tuntas, sehingga Mei akan menerima bantuan hibah yang akan diprioritaskan untuk bonus atlet yang tertunda," ujar Aan.

Aan mengatakan, untuk tahun 2013, KONI mendapat kucuran dana dari Pemkot Bandung sebesar Rp22 Milyar Maksmal untuk tahun ini mendapat 22 Milyar. Jumlah tersebut, dinilai Aan tidak sesuai yang diajukan. Namun diakunya jumlah tersebut cukup, namun dalam penggunaan anggarannya terpaksa dengan budget oriented. "Kami akan gunakan sesuai dengan program utama, termasuk bonus atlet PON dan persiapan menghadapi pelatcab Porda XII,"jelas Aan.

Namun demikian Aan menandaskan, untuk tahun depan, KONI perlu anggaran yang lebih besar, sehubungan untuk keperluan menghadapi Porda. XII/2014 di Kabupaten Bekasi. " Seperti biasa dari anggaran atau hibah yang kami terima, sebanyak 80 persen akan disalurkan untuk pembinanan, dan 20 persen untuk bidang-bidang pendukung dan gaji pengurus," pungkas Aan. (dadi)


BBC Dan PP Luruskan Konflik

Tipe Berita = politik



RRI Bandung, (08/05/2013)

Meski telah menemukan jalan damai antara Organisasi Masyarakat (ormas) Buah Batu Coprs (BBC) dan Ormas Pemuda Pancasila (PP), tapi Polrestabes Bandung akan tetap kasus pengrusakaan atribut ormas PP oleh oknum BBC memproses secara hukum.

Pasca perseteruan antara dua ormas BBC Kabupaten Bandung dan PP di Baleendah, beberapa waktu lalu, ketua dari kedua ormas tersebut melakukan pertemuan di salah satu rumah makan di Bandung, Rabu (8/5) untuk duduk bersama mengclearkan persoalan yang terjadi, guna mengantisipasi meluasnya perseteruan dan bentrokan di wilayah lain.

" adanya kejadian tersebut besar kemungkinan dilakukan oleh oknum BBC yang ingin memecah belah kami. Padahal kami berdua adalah sahabat sejak lama," ujar Ketua BBC Imam Hermanto kepada wartawan.

Sehubungan hal itu Imam mengatakan, Oknum anggota BBC itu tentu harus dipecat dan diproses secara hukum. " saya minta untuk semua yang hadir di sini, memahami sejarah berdirinya BBC maupun PP yang keduanya merupakan sahabat. Di BBC sendiri telah ditanamkan kepada senior harus taat serta hormat kepada junior," tegasnya.

Imam menerangkan, BBC dan PP selalu bersama. Bahkan sudah tiga orang anggota BBC pernah menjadi Ketua PP.

Di pihak lain, Ketua PP Jabar Tubagus Dasep juga meminta kepada oknum yang melakukan pembakaran atribut PP, segera meminta maaf, baik secara langsung ataupun melalui masa media, karena sudah menyinggung harga diri dengan membabat atribut.

"Bagi pelaku untuk secepatnya meminta ma'af secara terbuka melalui media, agar semua PP di seluruh Indonesia bisa tenang, sehingga kasusnya tidak merembet ke daerah lain," tandasnya.

Sementara dengan perseteruan antara Ormas BBC dan PP sudah diselesaikan oleh Polrestabes, termasuk identitas pelaku  sudah diketahui. Dan BBC untuk membantu dalam menyerahkan kedua tersangka pelaku penganiayaan tersebut. Kepada para tersangka akan dijerat pasal 170 KUH Pidana, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (dadi)


PON 2016 Jabar Targetkan 4 Sukses

Tipe Berita = olahraga



RRI Bandung, (11/11/2013)

Gubernur Ahmad Heryawan beserta Muspida di Pemerintah Provinsi Jabar, secara resmi dilantik sebagai Panitian Besar Pekan Olahraga Nasional (PB-PON) XIX/2016. PB PON dilantik langsung oleh Ketua KONI Pusat, Tono Suratman, di Gedung Sate, Senin (11/11/2013) sore hari.

Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman mengatakan, meski sudah ada panitia besar, pihaknya akan tetap membimbing, mengarahkan, serta ikut bertanggunjawab sesuai tugas pokok dan fungsi, baik segi teknis dan non teknis. "Untuk persiapan dan penyelenggaraan PON, kami akan tetap melaksanakan pengawasan, berkoordinasi, serta melibatkan dan memfasilitasi  PB PON dalam berbagai kegiatan, untuk persiapan dan penyelenggaran PON XIX.

"Sasaran pokok yaitu prestasi, yang bukan hanya tertuju terhadap perolehan medali, tapi beberapa rekor baru harus tercipta, untuk keperluan di ajang Sea Games dan Asian Games," harap Tono. 

Tono menyebutkan, sesuai kebutuhan PON, visi, misi dan tema melaksnakan kesiapan sedini mungkin yang lebih terarah, dengan memperhatikan PON-PON sebelumnya yang kurang efektif. "Mudah-mudahan di Jabar menjadi era baru. Dan saya yakin Jabar dapat mewujudkan itu semua," tandasnya.

Sementara Gubernur Heryawan mengatakan, untuk pelaksanaan PON 2016 di Jabar, sebagai tuan rumah menargetkan empat sukses sekaligus, yaitu prestasi, penyelenggaraan, pemberdayaan ekonomi dan sukses administrasi. "Ada satu tambahan yakni sukses administrasi, yang di dalamnya meliputi sukses kesehatan, keuangan dan keamanan. Sehingga setelah usai PON, tidak akan ada persoalan," tukas gubernur.

Heryawan menyatakan, atas kepercayaan dari KONI Pusat tersebut, merupakan kehormatan bagi Jabar.

Menurutnya, moment ini bisa menjadi motivasi untuk menyamakan persepsi, demi kelancaran dan keberhasilan PON di Jawa Barat. "salah satu momentum aktualisasi daerah, pola pembinaan dan pembangunan daerah, yang bukan hanya dikemukan sekali, tapi dalam tiap kesempatan," ujarnya.

Gubernur berharap, sebagai tuan rumah,  tetap memohon bimbingan, arahan untuk suksesnya penyelenggaran PON di Jabar. Dalam kesempatan itu, Gubernur pun menegaskan, sebagai tuan rumah, Jabar akan berupaya untuk menjadi juara umum. Kemudian demi suksesnya penyelenggaraan, Pemprov Jabar, bersama Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) serta KONI, sudah dan akan terus membangun venue pertandingan, termasuk sarana lain.

"Venue-venue yang belum ada akan kami bangun, kemudian juga perbaikan dan perluasan venue yang sudah ada. Intinya pada awal 2016 sebelum pelaksanaan PON semua sudah terselesaikan," janji Gubernur.

Heryawan menambahkan, untuk keperluan semua, diperlukan anggaran sekitar Rp800 milliar. (Dadi)


Jelang Pemilu Bawaslu Tingkatkan Kinerja

Tipe Berita = politik



RRI Bandung, (11/11/2013)

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kembali menggelar sosialisasi pengawasan bagi calon anggota legislatif (caleg) pada berbagai tingkatan dan seluruh pimpinan partai politik se Provinsi Jawa Barat. Digelarnya kegiatan sosialisasi dalam rangka mengefektifkan fungsi pengawasan dalam aspek pencegahan pelanggaran Pemilu. Kegiatan sosialisasi berlangsung Senin (11/11) di Harris Hotel & Conventions Festival City Link, Jl. Peta 241 Pasir Koja, Kota Bandung, dan dibuka Ketua Bawaslu, Dr. Muhammad.

Pada kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 1.000 orang, terdiri dari calon anggota DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi Jawa Barat, calon anggota DPRD Kota Bandung, pimpinan partai politik peserta Pemilu 2014 tingkat Provinsi Jawa Barat, pimpinan partai politik Kota Bandung, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.

Pimpinan Bawaslu, Nasrullah, yang juga Koordinator Devisi Humas dan Hubal Bawaslu mengatakan, kegiatan sosialisasi pengawasan Pemilu ini khusus bagi calon anggota parlemen di tingkat pusat dan daerah, termasuk calon anggota senator dari Dapil Provinsi Jawa Barat. "Tujuannya tiada lain, dalam rangka membangun kesepahaman bersama dengan para calon anggota parlemen terkait dengan persoalan atau kasus-kasus yang terjadi di berbagai daerah," sebutnya.

Nasrullah menyatakan, calon anggota parlemen ini jangan dijadikan sebagai musuh, tapi sebagai mitra dalam membangun bentuk pengawasan partisipatif. “Meski sebetulnya masyarakat boleh melakukan pengawasan secara partisipatif. Tapi mereka sebenarnya orang-orang yang bisa menyampaikan berbagai persoalan, seperti persoalan daftar pemilih tetap (DPT), kampanye, dan proses pencalonan itu sendiri,” ujarnya.

Nasrullah meyakini, para calon anggota parlemen ini mempunyai basis konstituen di daerah pemilihannya masing-masing. "basis konstituen tersebut harus dipastikan agar mereka betul-betul terdaftar dalam DPT. Selain itu, mereka juga dapat memberikan informasi terkait dengan persoalan yang dialami oleh para caleg sendiri," ungkapnya.

Kegiatan sosialisasi pengawasan Pemilu tersebut imbuhnya sangat penting bagi calon anggota parlemen. Karena dapat menyerap informasi sebanyak-banyaknya terkait aktivitas mereka sebagai caleg. "Dalam kampanye misalnya, mereka dapat mengetahui batas-batas yang mereka bisa dilakukan atau tidak dilakukan. Kalau aturan kampanye dan bentuk sanksinya sudah mereka ketahui, maka potensi untuk melakukan pelanggaran Pemilu dapat diminimalisir," paparnya.

Menurutnya, dalam melakukan pengawasan, Bawaslu selalu mengedepankan aspek pencegahan, sebelum pelanggaran Pemilu itu terjadi. Dengan adanya kegiatan sosialisasi pengawasan Pemilu gencar dilakukan oleh Bawaslu pada berbagai stake-holder, baik kepada masyarakat, calon anggota parlemen, dan juga kepada pimpinan partai politik di berbagai daerah.

"Keberhasilan Bawaslu mengawasi proses dan tahapan Pemilu 2014 tidak diukur dari banyaknya pelanggaran yang ditindak, tapi seberapa seberapa potensi pelanggaran yang dapat dicegah," jelas Nasrullah. (Dadi)


Iswara Sosialisasi Di Basis Pesaingnya

Tipe Berita = politik



RRI Bandung, (11/05/2013)

Calon Wali Kota Bandung MQ Iswara dan Barisan Muda Kosgoro melakukan sosialisasi di basis utama kubu Ayi Vivananda- Nani Suryani dengan melaksanakan sunatan masal di Pendopo,Jl. dalemkaum Bandung, Sabtu (11/5). "sengaja mengelar sosialisasi, sebagai tindak lanjut bentuk kesepakatan bersama antar saya, Ayi dan Budi Budi Dalton.

Atas kesedian Walikota Bandung Dada Rosada yang memberi kesempatan itu, Iswara menyampaikan ucapan terima kasihnya. Ia pun menilai, Dada Rosada sebagai pimpinan yang bijakdan luar biasa." Buktinya Pendopo sebagai tempat yang sakral diberika untuk masyarakat sebagai rumah warga," ucap Iswara.

Sementara Wali Kota Bandung Dada Rosada yang hadir bersama Ny Nani Suryani mengatakan, Pendopo rumah rakyat jadi siapa pun bisa berkunjung." Pendopo terbuka untuk rakyat. Terlebih bagi warga Kota Bandung harus tahu Pendopo," ujar Dada.

Sedangkan Ketua Barisan Muda Kosgoro Yadi Kusmayadi mengatakan, kegiatan mendapat dukungan dari berbagai kalangan. Menurutnya, dari 65 anak yang disunat hanya dua anak yang tak bisa disunat karena alasan media satu anak kegemukan dan satu anak harus dioperasi."Sunatan masal keluarga besar Kosgoro mengjkhitan 65 anak sebagai kepedulian sosial dan digelar rutin setiap tahun," kata Yadi.

Dalam acara sunatan masal tersebut dimeriahkan hiburan, pencak silat dan berbagai kesenian, dengan menampilkan Sinden Bungsu Bandung. (dadi)


Peresmian Stadion BLA Munculkan Kritik

Tipe Berita = olahraga



RRI Bandung, (11/05/2013)

Peresmian Stadion Utama Sepakbola -SUS Bandung Lautan Api, muncul berbagai kritikan. Salah satunya dari Manajer Persib Bandung Umuh Muhtar yang menilai peresmian pada Jum'at malam terkesan dipaksakan." Dalam kondisi masih acak-acakan di luar stadion sudah harus diresmikan. Ini seperti memaksakan diri," ujar manajer Persib H. umuh Muchtar, sesaat sebelum peresmian Stadio Utama Sepakbola (SUS) Bandung lautan Api (BLA), Jum'at (10/5) malam.

Menanggapi hal itu Walikota Bandung Dada Rosada kepada wartawan menjelaskan, hal itu telah dipersiapkan dengan matang. Bahkan menurut Dada, peresmian tersebut hanya untuk stadion Bandung Lautan Api, yang nyata-nyata pembangunannya sudah rampung, maka bisa saja di resmikan saat ini. bahkan Bobotoh yang meminta untuk segera diresmikan.

" dalam kesempatan mendatang tentunya akan kembali dilakukan untuk peresmian secara Gelora BLA secara keseluruhan, setelah seluruh pembangunan rampung, mulai akses jalan menuju stadion serta lahan parkir dan sarana lain yang diperlukan," papar Dada panjang lebar.

Dada Rosada mengungkapkan, untuk memenuhi kebutuhan keseluruhan, masih membutuhkan 25 hektar lahan, termasuk anggaran. "Untuk anggaran Pemkot Bandung akan mengalokasikan di perubahan sebesar 200 milliar, termasuk bantuan dari APBD Provinsi yang menjanjikan akan membantu seratus milliar yang juga dari anggaran perubahan tahun ini," Katanya.

Sedangkan untuk akses Jalan tol menuju stadion, Dada mengatakan sudah mengirim surat ke Kementerian Perhubungan atau pihak terkait untuk membuka akses tol di KM 151 dan Km 149. Pembangunan Stadion megah tersebut menurut Dada menghabiskan anggaran Rp970 milyar, bersumber dari APBD Kota Bandung Rp685 milliar dan bantuan provinsi Rp285 milliar.

" dengan dana yang cukup besar untuk mewujudkan stadion terbesar kedua setelah Gelora Bung Karno di Jakarta." Dada berpesan stadion tersebut milik semua masyarakat, sehingga ketika Persib kalah bertanding, Bobotoh jangan sampai merusak," pesan Dada.

Dada menambahkan, untuk pemeliharaan ada tiga opsi baik dikelola pemerintah melalui dinas , atau swasta dan kerjasama pemerintah dan swasta. " atau nanti akan ada dinas untuk pemeliharaan, yakni BUMD bisa saja itu terjadi," jelasnya.

Saat soft launching tersebut, banyak masyarakat yang ingin menonton, sehingga membuat lalulintas macet dan membuat padat lokasi stadion," bagaimana jika persib bertanding. Ini menadakkan bahwa warga sangat bangga dengan keberadaan stadion ini," ucap Dada.

Untuk sementara ini, stadion belum bisa digunakan untuk bertanding, karena rumput di lapangan masih belum tumbuh, " masih memerlukan waktu enam bulan lagi lapangan bisa dipakai. ya mudah-mudahan musim depan, bisa menjadi basis Persib untuk menjamu lawna-lawannya," pungkas Dada. (dadi)


HUT 62 PBSI Jabar Hujan Penghargaan

Tipe Berita = olahraga



RRI Bandung, (11/05/2013)

Mewakili Penerima Penghargaan Walikota Bandung Dada Rosada mengatakan, rangkaian kegiatan menjadi sarana komunikasi dan konsolidasi terutama Bulutangkis cabor prestasi pada pertandingan multi event.

"Jabar sebagai kampiun kelas dunia diperkuat para atletnya seperti  dari Mutiara Imelda, Taufdik SGS, Riky dari Kotab," ujar Walikota Bandung Dada Rosada, usai menerima penghargaan dari PBSI Jabar, sebagai Pembina Olahraga di Kota Bandung, di Aula BJB, Jl. Naripan, Sabtu (11/5).

Menurut Dada, guna meraih kembali kejayaan Bulutangkis yang kini meredup, perlu kerja keras dalam membina secara extra untuk dapat mencetak atlet muda potensial. "terlebih dengan penghargaan yang telah diberikan merupakan  komitmen PBSI Jabar dalam mendukung prestasi bulutangkis nasional," katanya.

Tak lupa Dada pun mengaku rasa bangganya atas  penghargaan tersebut. Dengan penghargaan ini diharapkan,  dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

" penghargaan ini tentunya akan lebih meningkatkan lagi kualitas pembinaan, baik dengan melengkapi berbagai fasilitas yang dibutuhkan maupun mendorong turunnya stimulus atau uang pembinaan dari pemerintah kepada atlet-atlet berprestasi," janjinya.

Dada menilai,  perpaduan antara fasilitas dengan sistem pembinaan yang ada selama ini belum secara konsisten menghasilkan atlet-atlet yang bisa bersaing di level nasional apalagi dunia, sehingga perlu upaya terobosan dan penyempurnaan secara terus menerus.

" upaya yang kami lakukan ini juga perlu dukungan PBSI Jawa Barat, baik dalam bentuk pendanaan maupun teknis, karena apa yang kami kerjakan pada hakekatnya adalah demi kepentingan Jawa Barat khususnya dan kepentingan Nasional pada umumnya," pungkasnya.

Selain Dada Rosada, perhargaan dalam rangka HUT PBSI Jabar ke 62 tahun 2013 ini juga diberikan kepada 113 lainnya yang terbagi dalam dua kategori, penghargaan utama dan penghargaan pratama.

Kategori utama diberikan kepada lembaga,  atlet olimpiade  dan pembina setingkat kepala daerah, antara lain Yonex dan Pikiran Rakyat. Sedangkan kategori pratama untuk pembina seperti pelatih dan pengurus serta  mantan atlet, seperti Beberapa pembina dan atlet juga menerima penghargaan serupa, seperti Tony Cahyadi, Taufik Hidayat, Ricky Subagja, Rexi Mainaki, Susi Susanti, dan Chandra Wijaya.(dadi)


Jabar Tuan Rumah Ski Air Indonesia Open

Tipe Berita = olahraga



RRI Bandung, (12/05/2013)

Menghadapi beberapa even selain PON, sejak April 2013 lalu. Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Ski Air Wake Indonesia (PSAWI) Jawa Barat, sudah melaksanakan Pelatda Jangka Panjang, di Waduk Saguling Kota Baru Parahyangan Kabupaten Bandung Barat (KBB). Selain pelatda, PSAWI Jabar juga tengah melakukan latihan, untuk persiapan Kejurnas Pelajar dan Indonesia Open Juni mendatang, yang akan digelar di tempat tersebut.

"Untuk meningkatkan teknik para atlet, kami sengaja melakukan program latihan sejak jauh-jauh hari, agar bisa meningkatkan raihan medali emas dari pelaksanaan PON sebelumnya," terang Ketua Pengda PSAWI Jabar, Darwin Suratman, di lokasi, Minggu (12/5).

Darwin mengaku, selama menjalani latihan masih terkendala sarana atau peralatan. Namun merasa beruntung karena ada pinjaman dari orang tua salah seorang atletnya meminjamkan boat. Di samping itu juga kendala lain selama menjalani latihan, venue yang digunakan masih harus dibenahi, untuk itu seiring digelarnya Pelatda PON jangka panjang, KONI membentuk tim investigasi yang diketuai Letnan Faturachman dari Dodik Kodam III Siliwangi, guna memantau pelaksanaan pelatda di semua cabang olahraga, sehingga pada saatnya nanti bisa membenahi dan melengkapi kekurangan yang ada. "kendati minim baik peralatan maupun venue, tapi kita tetap latihan optoimal," cetusnya.

Menurut Darwin, untuk saat ini latihan masih menggunakan alat yang lama, karena masih menunggu boat yang sudah dilengkapi mesin baru yang dipesan dari Amerika melalui Singapura seharga Rp.262 juta. " Untuk latihan ini, kami masih menggunakan alat-alat yang pernah digunakan. Mungkin satu mingguan ke depan, kita akan memakai boat dengan Mesin Master Craff yang baru," ujar Darwin.

Darwin mengatakan, sudah mempersiapkan atlet sementara ini berjumlah 10 orang, terdiri dari tiga atlet puteri dan 7 putra. Namun Jabar Jabar sebagai tuan rumah PON XIX/2016 mendatang akan diperkuat 12 atlet, untuk 12 medali yang akan diperebutkan.

Nomor yang dilombakan di antaranya, Trik Readng, Slalom, Wake Boarding dan Jumping putra-putri, perorangan dan beregu. "peluang Jabar di PON nanti minimal bisa meraih tiga medali emas. Dari target tersebut, ada nomor yang sengaja kami sembunyikan," ucap Darwin.

Disinggung tentang pesaing Jabar untuk cabor Ski Air tambah Darwin, yakni DKI, Jawa Timur, Kepulauan Riau dan Gorontalo. Pada Pelatda PON Cabang Olahraga Ski Jabar tersebut, diikuti 10 atlet dari Kabupaten / Kota Se-Jabar, seperti KBB, Kota Bandung, Purwakarta dan Bekasi.(dadi)


Mantan Atlet Dan Artis Terjun Ke Politik

Tipe Berita = politik



RRI Bandung, (14/05/2013)

Para Mantan atlet Indonesia yang pernah mengharumkan nama bangsa dan negara melalui olahraga mencoba berkecimpung di perpolitikan. Jika dulu hanya sebatas melakukan kaderisasi atlet di cabangnya masing-masing dengan menjadi pelatih, namun kali ini ramai-ramai mendaftar sebagai Calon Anggota Legislatif (Caleg), untuk Komisi X DPR RI, yang membidangi olahraga.

Diantara para atlet yang telah terdaftar resmi dan mendapat nomor, di antaranya mantan Petenis Yayuk Basuki dari Partai Amanat Nasional (PAN) untuk Dapil Jateng, Ricky Subagja atlet bulutangkis, dari Partai Nasional Demokrasi (Nasdem) untuk Dapil Jabar. Kemudian perenang Richard Sambera Partai PDI-P untuk Dapil Jateng.

Ricky menjelaskan, kiprahnya di dunia politik setelah melihat keprihatinan bangsa Indonesia mengingat perkembangan olahraga di tanah air yang makin terperosok. "terjun ke dunia politik, karena ingin lebih memajukan lagi prestasi olahraga di tanah air. Di olahraga harus perlu sebuah sistem melalui wewenang pemerintah, dan bukan hanya terus giat berlatih untuk bisa mengembalikan prestasi olahraga tanah air," ujar Ricky Subagdja kepada Reporter RRI Bandung, Dadi Mulyadi, di Bandung.

Ia bersama rekan mantan atlet lainnya merasa terpanggil untuk masuk ke sistem itu, dan berharap partainya bisa mengakomodir dalam hal perbaikan olahraga.

Selain atlet, sejumlah artis yang terjun ke politik seperti Nurul Arifin, Tantowi Yahya dan Teti Kadi dari Partai Golongan Karya (Golkar). Kemudian Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ada Gusti Randa, Reny Jayusman, dan Kris Dayanti. Dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ada Ridho Roma, Iyeth Bustami dan Vicki Irama. Dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), diisi Angel Lelga, Okki Asokawati, dan Mat Solar. Partai PDIP, Rieke Dyah Pitaloka, Yesi Gusman, dan Nico Siahaan. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Irwansyah, Jamal Mirdad Bella Saphira dan Iis Sugianto. Partai (NasDem) dengan komposisi Doni Damara, Jane Salimar dan Melly Manuhutu. Partai Demokrat diisi Vena Melinda, dan Nurul Qomar. Partai Amanat Nasional (PAN) komposisi Primus Yustisio, Ikang Fawzi, Desi Ratnasari, Jeremy Thomas dan Ayu Azhari. (dadi)


Gita Wirjawan Saksikan Sirnas Di Bandung

Tipe Berita = olahraga



RRI Bandung, (23/05/2013)

Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, yang kini menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) hadir di GOR Bandung, Jl. Jakarta untuk menyaksikan Sirkuit Nasional (Sirnas) Jabar Open 2013, yang berlangsung sejak Senin (22/5) dan berakhir Sabtu (26/5).

Menanggapi penyelenggaran Sirnas kali ini, Gita Wirjawan menilai lebih bagus dari sebelumnya, karena banyak diikuti atlet muda yang akan menjadi kaderisasi, seperti Jonathan dan Tommy yang tergabung dalam Tim pelatnas.

"melalui mereka Indonesia dan kader-kader baru atlet kita akan mampu mengembalikan kejayaan bulutangkis, setelah dalam waktu lama prestasinya meredup," ujar Gita Wirjawan kepada wartawan, di GOR Bandung, Kamis (23/5) sore.

Gita mengaku, secara teknik pebulutangkis Indonesia sudah membaik, tetapi dari sisi mental dan IT perlu dipertajam lagi." Saya merasa yakin dalam dua atau tiga tahun ke depan, Bulutangkis Indoensia kembali jaya. Apalagi dengan kembalinya Rexy Maynaki sebagai kepala Binpres," katanya dengan yakin.

Gita Wirjawan menuturkan, dengan menurunkan kader pebulutangkis baru, merupakan terobosan dan upaya Indonesia. Sehingga tinggal menanamkan konsistensi, keteguhan dan upaya maksimal guna meraih kembali kejayaan. Termasuk memufuk mental, mengukur IT termasuk memfasilitasi dalam menunjang pendidikan atlet.

" Kita sudah membangun sekolah untuk anak-anak pelatnas di cipayung, agar ada jaminan kesejahteraan jika tidak lagi terjun di bulutangkis, karena dengan bekal ilmu yang dimiliki bisa dijadikan modal untuk mencari penghiudpan lain. kendati dengan profesi lain," tandasnya.

Dalam berbagai event yang akan diikuti Tim Bulutangkis Indonesia, salah satunya World championship di Ghuangzhou bisa meraih satu titel juara. Selain itu juga prestasi dari event lainnya seperti asian Games, All England, serta Piala Sudirman yang sedang berlangsung di Bukit Jalil Malaysia memasang target temus semifinal, Namun langkah Indonesia tertahan setelah dikalahkan Tim China 3-2.

Dalam Sirnas Jabar Open 2013 tersebut diikuti seribu lebih peserta dari seluruh Indonesia, termasuk peserta dari Jepang, India dan Ceko.(dadi)


Jabar Siapkan Pelatih Jelang PON 2016

Tipe Berita = olahraga



RRI Bandung, (24/05/2013)

Dalam meningkatkan kualitas para pelatih Cabang Olahraga (cabor) Tarung Drajat, Pengurus Daerah (Pengda) Kodrat Jawa Barat menyelenggarakan Penataran dan Diklat bagi para pelatih Pengcab Tarung Drajat, yang diikuti 78 peserta dari seluruh Pengurus Kodrat Kota dan Kabupaten se-Jabar, 24-25 Mei 2013, di Pusdik Bakti Asih, Jl Padasuka Atas, No. 233 Bandung.

"hikmah dari sertifikasi ini, agar kita bisa mengontrol kemampuan pelatih, kemampuan organsasi dari pengcab sampai ke pengda. Sehingga kerucutnya menuju kualitas dari kuantitas pelatih yang ada di Jawa Barat," jelas Sang Guru GH. Ahmad Drajat, usai membuka penataran dan sertifikasi pelatih.

Pria yang akrab disapa Aa Boxer itu mengatakan, melihat dari kilas balik tarung derajat untuk saat ini ada pengabaian, sehingga hal itu otomatis untuk meraih prestasi di berbagai kejuaraan